Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid kembali menggelar dialog yang mengusung konsep kearifan lokal, ngariung bersama masyarakat. Kali ini Bupati Maesyal Rasyid bersama perwakilan OPD ngariung bersama komunitas nelayan di TPI Tanjung Pasir Kec. Teluknaga, Jum'at (26/09/26)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa sektor perikanan tangkap bukan hanya sekedar penggerak ekonomi, namun juga menjadi urat nadi kehidupan bagi ribuan kepala keluarga di sepanjang pesisir Kab. Tangerang
"Melalui dialog yang mengusung kearifan lokal seperti ini, pemerintah bersama pihak terkait lainnya hadir lebih dekat kepada masyarakat, khususnya nelayan untuk mendengarkan usulan, aspirasi dan keinginan masyarakat secara langsung dan terbuka tanpa sekat," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia mengungkapkan bahwa selain bersilahturahmi dan menghimpun aspirasi para nelayan, pihaknya bersama para mitra pemerintah daerah juga memberikan bantuan sebgai bentuk dukungan nyata untuk meningkatkan produktifitas, perlindungan dan pelayanan penerbitan kartu pass untuk kebutuhan barcode BBM bersudsidi serta kegiatan sosial bagi nelayan
"Kami semua bersama hadir juga memberikan bantuan kepada para nelayan untuk meningkatkan hasil tangkap ikannya di antaranya: 10 unit bubu naga, 300 unit bubu rajungan, 15 keranjang ikan dan dibantu juga ada 3 akta notaris AHU untuk kelompok nelayan dan juga 200 sembako anak yatim," ungkapnya.
Dia berharap berbagi program dan bantuan yang terlah diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima manfaat serta mampu meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan nelayan
Menanggapi usulan dan aspirasi para nelayan terkait normalisasi sungai, PJU dan bantuan perahu, pemecahan gelombang, docking kapal dan akses jalur ke PIK, pihaknya berjanji akan berupaya maksimal membantu secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah serta terus mendorong pemerintah provinsi dan pusat serta pihak lainnya agar aspirasi masyarakat dapat segera direalisasikan
"InsyaAllah akan kita respon nanti sesuai dengan mekanisme dan kewenangan yang ada di Kabupaten Tangerang. Kita akan bantu nelayan untuk mereka bisa melaksanakan tangkap ikan ke laut, meningkatkan pendapatan dan hasil tangkapnya," ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengikuti proses penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 yang diwakili oleh Kelurahan Tigaraksa, Kec. Tigaraksa. Kegiatan penilaian digelar secara virtual di Ruang Rapat Citus, Kantor Bupati Tangerang, Kamis (25/6/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan optimisme dan kesiapan Kabupaten Tangerang apabila kembali dipercaya mewakili Provinsi Banten pada ajang Lomba Kelurahan tingkat nasional.
"Kami siap apabila ditunjuk mewakili Provinsi Banten di tingkat nasional. Dari pengalaman dan sejarah yang sudah-sudah, Kabupaten Tangerang beberapa kali menjadi wakil Provinsi Banten pada lomba kelurahan tingkat nasional, bahkan pernah masuk lima besar kelurahan terbaik nasional," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan bahwa seluruh indikator yang menjadi bahan penilaian harus benar-benar sesuai dengan kondisi dan capaian nyata di lapangan, sehingga hasil yang diperoleh dapat mencerminkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan yang sesungguhnya.
"Kami berharap penilaian ini bukan hanya bersifat administratif atau seremonial semata, tetapi benar-benar menggambarkan progres dan kenyataan yang ada di lapangan. Apa yang dipaparkan harus sesuai dengan kondisi riil yang menjadi objek penilaian," tandasnya.
Ia menambahkan, Kelurahan Tigaraksa telah melakukan berbagai persiapan dan pembenahan dalam rangka penilaian tingkat provinsi. Berbagai program pemberdayaan masyarakat, inovasi pelayanan publik, serta pembangunan lingkungan terus diperkuat guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kelurahan Tigaraksa sudah siap. Apabila nanti ditunjuk untuk mewakili Provinsi Banten ke tingkat nasional, kami optimistis mampu memberikan yang terbaik dan membawa nama baik Kabupaten Tangerang maupun Provinsi Banten," tegasnya.
Menurutnya, keikutsertaan Kelurahan Tigaraksa pada lomba kelurahan bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi menjadi momentum untuk mengukur keberhasilan pembangunan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang telah dilaksanakan di tingkat kelurahan.
"Kelurahan Tigaraksa menjadi perwakilan Kabupaten Tangerang setelah berhasil menunjukkan berbagai capaian dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Gema Muharam 1448 H dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan di Masjid Al Mujahidin, Desa Sodong, Kec. Tigaraksa, Kamis (25/6/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Sodong yang secara konsisten menyelenggarakan santunan anak yatim setiap tahun melalui program pengumpulan dana dari masyarakat.
“Ini merupakan contoh nyata kepedulian sosial yang tumbuh dari masyarakat. Saya sangat mengapresiasi kebersamaan warga Desa Sodong yang saling membantu dan berbagi untuk memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim,” ujar Wabup Intan.
Dia menyebut program santuan kepada anak yatim tersebut yang dilakukan masyarakat Desa Sodong layak menjadi inspirasi bagi wilayah lain karena mampu membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial secara sukarela, gotong-royong dan berkelanjutan.
"Luar biasa sekali masyarakat Desa Sodong ini, dengan sukarela dan gotong royong berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim secara rutin. Ini layak jadi contoh dan inspirasi bagi wilayah lainnya di Kabupaten Tangerang," tandasnya
Lanjut dia, momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya juga menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
Ia berharap kegiatan santunan anak yatim dan peringatan Tahun Baru Islam seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Sodong, para donatur, panitia, dan terutama bagi anak-anak yatim yang menerima santunan. Mari kita jadikan Muharam ini sebagai momentum untuk memperbanyak amal kebaikan dan memperkuat kepedulian kepada sesama,” ujarnya.
Wabup Intan juga memberikan pesan dan dorongan semangat kepada para anak yatim agar tetap semangat dan malu terhadap keterbatasan yang dimiliki. Namun mampu menjadikan keterbatasan yang dimiliki sebagai pelecut semangat untuk bisa berprestasi meraih cita-cita yang membanggakan banyak orang.
“Kepada anak-anak yatim, jangan pernah merasa rendah diri atau kehilangan semangat. Teruslah belajar, raih cita-cita setinggi mungkin. Jadilah generasi yang berprestasi dan membanggakan keluarga, masyarakat, serta Kabupaten Tangerang,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Intan juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, termasuk kesempatan memperoleh beasiswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Sementara itu, ketua panitia kegiatan, Hj. Mulyanah mengungkapkan bahwa program santunan anak yatim di Desa Sodong sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan. Santunan yang diberikan merupakan hasil sukarela dan gotong-royong dari celengan warga, majelis taklim dan para donatur.
"Santunan tahun ini diberikan kepada 120 anak yatim yang berasal dari 8 RT di Desa Sodong. Dana santunan dihimpun dari program celengan warga, kontribusi majelis taklim, serta donasi masyarakat yang terkumpul sepanjang tahun," ungkapnya
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain: anggota DPRD Kabupaten Tangerang Hj. Hernih Susilawati, Sekretaris Kecamatan Tigaraksa beserta jajaran, Kepala Desa Sodong beserta Ketua TP PKK Desa Sodong dan jajaran, Ketua DKM Masjid Al Mujahidin beserta pengurus, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para jamaah dan warga setempat. (Red)
Bandung, lensafokus.id – Warga Lingkungan Jl sasak bubur Desa Singa Jaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, menyampaikan kekhawatiran mendalam maraknya peredaran obat-obatan keras golongan G yang terus berulang di wilayah mereka. Meskipun sudah beberapa kali ditindak kepolisian, praktik tersebut kerap muncul kembali dalam waktu singkat.
Menurut keterangan warga, obat-obatan seperti Tramadol, Trihexyphenidyl, dan sejenisnya beredar bebas tanpa resep dokter, berkedok di tempat usaha seperti warung dan konter. Padahal obat golongan G ini berisiko tinggi menyebabkan ketergantungan, kerusakan organ, gangguan jiwa, hingga kematian jika disalahgunakan.
"Sudah berkali-kali digerebek dan ditindak, tapi tak lama kemudian tempatnya buka lagi. Kami sangat resah, apalagi anak muda banyak yang tergoda," ujar salah satu warga.
Merespons keluhan itu, Polsek Cililin turun melakukan operasi penindakan. Petugas menutup tempat yang diduga menjadi sarana peredaran dengan memasang garis polisi, sekaligus menyita barang bukti dan memproses hukum pelaku.
Kapolsek Cililin menegaskan tindakan ini sebagai bentuk penegakan hukum. "Kami akan lakukan penindakan tegas, tidak hanya menutup sementara, tapi juga memutus rantai peredarannya agar tidak terulang kembali," ujarnya. Kamis (25/6/2026).
Warga berharap penanganan kali ini benar-benar tuntas sehingga lingkungan kembali aman dan terhindar dari penyalahgunaan obat berbahaya. Masyarakat juga diajak aktif melaporkan jika menemukan indikasi peredaran serupa.(Tim)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menerima kunjungan tim Kementerian Kesehatan RI dan tim Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta dalam rangka pembahasan rencana pembangunan Klinik Jantung Harapan Kita di Kabupaten Tangerang. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Solear, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis (25/6/26).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Tangerang menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan dan RS Jantung Harapan Kita untuk membangun klinik jantung di wilayah Kabupaten Tangerang.
"Alhamdulillah, kami merasa senang dan berterima kasih atas rencana pembangunan Klinik Jantung Harapan Kita di Kabupaten Tangerang. Ini merupakan kabar baik bagi masyarakat karena akan semakin mendekatkan layanan kesehatan jantung yang berkualitas," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan lahan yang berada di seberang RSUD Tigaraksa sebagai lokasi pembangunan klinik jantung Harapan Kita. Lokasi tersebut dinilai sangat strategis karena berada dekat dengan RSUD Tigaraksa sehingga dapat mendukung kolaborasi pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan pasien penyakit jantung.
"Kami sudah menyiapkan lokasi di seberang RSUD Tigaraksa. Lahannya sudah siap dan sangat strategis karena berdekatan dengan RSUD Tigaraksa, sehingga nantinya dapat berkolaborasi dalam penanganan pasien jantung dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran Klinik Jantung Harapan Kita diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat Kabupaten Tangerang yang selama ini harus melakukan pengobatan maupun kontrol rutin ke Jakarta.
"Kehadirannya tentu akan memudahkan masyarakat yang membutuhkan layanan jantung, sehingga tidak perlu lagi jauh-jauh ke Jakarta untuk berobat ataupun kontrol rutin. Kami berharap pembangunan klinik ini dapat segera direalisasikan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Perencanaan, Pengembangan Strategi dan Layanan (PPSL) Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, Dr. drg. Maya Marinda Montain, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap rencana pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.
"Alhamdulillah, kami merasa senang dan bersyukur atas atensi dan perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang yang langsung sigap menyiapkan segala sesuatunya untuk mendukung rencana pembangunan klinik ini," ujar Maya.
Ia menjelaskan, seluruh tahapan perencanaan dan administrasi akan terus diproses bersama berbagai pihak terkait. Apabila seluruh proses berjalan lancar, pembangunan Klinik Jantung Harapan Kita di Kabupaten Tangerang ditargetkan dapat mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2027.
"Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan baik. InsyaAllah apabila tidak ada kendala, pembangunan awal dapat dimulai pada akhir tahun 2027," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara Pelepasan Purnasiswa Angkatan I SMK Satya Muda Gemilang Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Tigaraksa, Kamis (25/6/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengaku bangga dan merasa bersyukur melihat perkembangan pesat sekolah yang sempat menghadapi masa sulit beberapa tahun lalu.
"Saya senang dan bangga. Sekolah ini memiliki sejarah panjang perjuangan. Dulu bernama SMK Korpri dan sempat mengalami masa yang tidak mudah, bahkan jumlah siswanya hanya sekitar empat orang. Namun berkat kerja keras yayasan, kepala sekolah, para guru, dan seluruh pihak yang tidak menyerah, hari ini SMK Satya Muda Gemilang telah bangkit dan memiliki ratusan siswa," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, keberhasilan meluluskan angkatan pertama menjadi bukti nyata bahwa semangat, komitmen, dan kerja keras mampu mengubah tantangan menjadi prestasi. Ia pun memberikan apresiasi kepada Yayasan Abdi Satya Negara, jajaran sekolah, serta para guru yang telah membangun dan mengembangkan sekolah hingga mampu melahirkan lulusan pertama.
"Kalian adalah saksi sejarah kebangkitan sekolah ini. Saya berharap para lulusan Angkatan I dapat menjadi generasi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan Kabupaten Tangerang," ujarnya
Ia berharap SMK Satya Muda Gemilang terus berkembang dan mampu mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan zaman.
"Semoga dari sekolah ini lahir pemimpin masa depan, tenaga profesional, pengusaha sukses, dan generasi muda yang mampu membawa nama baik Kabupaten Tangerang di tingkat nasional maupun internasional," harapnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa-siswi yang diwisuda atas kerja keras dan ketekunan mereka selama menempuh pendidikan. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk memasuki dunia baru yang lebih luas, baik dalam melanjutkan pendidikan, bekerja, maupun berwirausaha.
"Selamat kepada siswa-siswi yang diwisuda pada hari ini. Bersiaplah memasuki babak baru yang lebih luas, baik lanjut pendidikan, bekerja maupun berwira usaha," ucapnya
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan, termasuk Program Beasiswa Tangerang Gemilang yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu agar tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Pemerintah daerah berkomitmen terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Program sekolah SD, SMP swasta gratis dan beasiswa Tangerang Gemilang telah digulirkan agar mereka yang mempunyai keterbatasan dapat terus sekolah bahkan sampai perguruan tinggi," tandasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moc. Maesyal Rasyid secara resmi menutup kegiatan Gala Siswa Indonesia (GSI) Tahun 2026 Tingkat Kab. Tangerang yang digelar di Stadion Trainning Ground Indomilk Kec. Kelapa Dua, Rabu (24/06/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mengapresiasi kegiatan GSI yang bukan hanya sebagai wadah pembinaan dan pengembangan skill, namun juga melatih kekompakan, sportifitas dan mental bertanding para pemain muda potensial Kab. Tangerang
"Kami, pemerintah daerah sangat mengapresiasi. Ini bukan hanya ajang pembinaan dan pengembangan talenta-talenta muda pesepak bola, namun juga menguji bagaimana kekompakan, sportifitas dan mental bertanding para pemain muda potensial untuk menghadapi even yang lebih tinggi lagi," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Lanjut dia, Kabupaten Tangerang akan menjadi tuan rumah POPDA tingkat Provinsi Banten tahun 2028 mendatang. Berbagai persiapan harus segera dilakukan sejak dini agar mampu mempersembahkan yang terbaik pada even pelajar tingkat provinsi tersebut nantinya.
"Kita menjadi tuan rumah POPDA tingkat provinsi pada tahun 2028 mendatang. Sarana dan prasarana harus kita benahi mulai dari sekarang, termasuk cabang-cabang olahraga lainnya, bukan hanya sepak bola harus mempersiapkan diri selama dua tahun ini," tegasnya
Dia juga memberikan pesan dan semangat kepada para peserta dan official dari 26 kecamatan agar terus giat berlatih dan tidak patah semangat dalam meraih prestasi terbaik.
"Belum bisa menjadi juara 1, 2, 3 dan seterusnya, itu bukan gagal tapi tertunda prestasinya. Jangan putus semangat, terus giat berlatih dan meningkatkan kemampuan diri dan kekompakannya. Mudah-mudahan tahun mendatang bisa diraih prestasinya," pesannya
Selain itu, Bupati juga meminta para guru olahraga, kepala sekolah dan orang tua terus mendukung anak-anak sejak dini, bukan hanya dalam mengejar prestasi akademik semata, namun juga pengembangan minat dan bakat anak-anak seperti olahraga maupun seni budaya.
"Edukasi dalam bidang akademik penting, olahraga, seni, budaya dan minat serta bakat lainnya juga penting. Orang tua, guru, kepala sekolah harus terus mendukungnya, baik akademik maupun minat dan bakat anak-anaknya," ujarnya
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan jerih payah para orang tua, guru dan kepala sekolah yang dengan tulus, tanpa lelah mendampingi, membimbing dan memberikan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan anak-anak.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dadan Gandana melaporkan penyelenggaraan GSI tingkat kabupaten merupakan rangkaian kegiatan pembinaan minat bakat bagi siswa SMP yang ada di Kabupaten Tangerang, khususnya sepak bola. Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Askab Kabupaten Tangerang dan KONI Kabupaten Tangerang menggelar kompetisi sepak bola untuk SMP se-Kabupaten Tangerang dengan mengusung tema "Talenta Sehat, Hebat dan Berkarakter melalui Olahraga.
"Peserta GSI Kabupaten Tangerang di tahun 2026 ini diikuti oleh 26 Kecamatan, dimana babak penyisihannya dari tanggal 15 Juni di 4 stadion mini yaitu Kelapa Dua, Pasar Kemis, Rajeg dan Solear. Perempat final dan semifinal dilaksanakan tanggal 17 Juni dan saat ini pertandingan final di Stadion Trainning Ground Sport Center," jelas Dadan
Pihaknya berkomitmen akan terus meningkatkan pembinaan bakat dan minat para siswa agar bibit-bibit unggul di Kabupaten Tangerang, khususnya dalam olahraga sepak bola terus ada dan mampu menggantikan para senior secara profesional. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka kegiatan Kemah Bakti Pelajar Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang. Kegiatan diikuti Kegiatan tersebut diikuti oleh 80 pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Tangerang dan digelar di GSG Bumi Perkemahan Kitri Bakti, Curug, Rabu (24/06/26)
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tangerang mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Berbagai pengaruh negatif dapat dengan mudah masuk melalui berbagai platform media digital. Untuk itu diperlukan penguatan karakter dan ketahanan mental sejak usia sekolah agar generasi muda tidak kehilangan jati dirinya dan melupakan nilai-nilai luhur idiologi bangsa
“Anak-anak muda saat ini hidup di era digital yang penuh tantangan. Karena itu, penting bagi kita untuk terus memperkuat karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta membangun mental yang tangguh agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif,” ungkap Wabup Intan.
Menurut dia, Kemah Bakti Pelajar merupakan sarana penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian sosial yang tinggi. Generasi muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan daerah dan negara, sehingga pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan harus terus diperkuat melalui berbagai kegiatan positif.
“Kegiatan pembinaan kepemudaan ke depan harus terus diperkuat, dengan melibatkan berbagai pihak, seperti psikolog pendidikan, tenaga kesehatan, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN), guna memberikan edukasi yang lebih komprehensif mengenai berbagai isu yang dihadapi remaja saat ini,” ujarnya
Dia menandaskan pentingnya menjaga kesehatan mental dan kemampuan menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Untuk itu, para pelajar harus mampu menyikapi setiap tantangan dengan bijak, lebih terbuka dan tidak cepat mengambil keputusan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Kehidupan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Setiap orang pasti menghadapi tantangan dan kesulitan. Karena itu, jangan pernah ragu untuk bercerita kepada orang tua, guru, teman maupun pihak yang dapat membantu ketika menghadapi masalah,” tandasnya.
Selain itu, Wabup Intan juga mengajak para peserta untuk melestarikan permainan tradisional dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai secara berlebihan. Menurutnya, aktivitas fisik dan permainan tradisional dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk memperkuat kerja sama, sportivitas, kreativitas, dan interaksi sosial antarpelajar.
“Kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan persaudaraan antar pelajar. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, bertukar pengalaman, membangun jejaring pertemanan, dan mengembangkan potensi diri,” imbuhnya.
Dia berharap kegiatan Kemah Bakti Pelajar tersebut bisa menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, serta penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Peserta akan mendapatkan berbagai materi dan pengalaman yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan, kepemimpinan, karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan jadikan pengalaman yang didapat sebagai bekal untuk menjadi generasi yang kreatif, inovatif, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Mudah-mudahan tahun depan jumlahnya dapat bertambah sehingga semakin banyak generasi muda Kabupaten Tangerang yang mendapatkan pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, dan kepemimpinan,” harapnya
Menutup arahannya, dia juga memberikan pesan dan dorongan semangat kepada seluruh peserta untuk terus belajar, berkarya dan berprestasi. Mampu menjaga nama baik, keluarga sekolah dan menginspirasi sesama serta lingkungannya untuk maju lebih baik lagi.
“Teruslah belajar, berkarya, dan berprestasi. Jadilah generasi muda yang membanggakan orang tua, sekolah, daerah, serta bangsa Indonesia. Kalian adalah calon pemimpin masa depan yang akan membawa Kabupaten Tangerang dan Indonesia menjadi lebih maju,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melakukan peletakan batu pertama pembangunan perluasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Rabu (24/6/26).
Pembangunan perluasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah diharapkan dapat mendukung kenyamanan para peziarah sekaligus memperkuat peran kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi wisata religi yang menjadi kebanggaan Kabupaten Tangerang.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa keberadaan kawasan Maqbaroh Al-Istiqlaliyyah tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga sebuah potensi menjadi destinasi wisata religi yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
"Di sini ada wisata religi, sekaligus dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari kuliner hingga usaha-usaha lainnya. Dengan demikian, keberadaannya dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga sekitar," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, perluasan area maqbaroh diharapkan dapat memberikan fasilitas yang lebih baik bagi para peziarah yang datang untuk mendoakan para ulama dan sesepuh, di antaranya Almarhum Abah Sepuh Dimyati dan Almarhum Abah Sepuh Uci Turtusi.
Ia juga mengucapkan syukur dan apresiasinya atas inisiatif dan semangat kebersamaan dari pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah beserta seluruh jamaah yang bergotong royong mendukung percepatan pembangunan kawasan maqbaroh tersebut
"Apresiasi kepada seluruh pimpinan, para santri Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah dan jamaah, alhamdulillah akhirnya pembangunan ini dapat dimulai, tujuannya juga mulia agar masyarakat Kabupaten Tangerang maupun dari luar daerah yang datang untuk berziarah dapat melaksanakannya dengan aman dan nyaman," ujarnya
Pihaknya juga mengajak semua yang hadir untuk mendukung dan mendoakan agar pembangunan pembangunan pelataran atau perluasan area maqbaroh dapat berjalan lancar dan dapat diselesaikan pada waktunya
"Mari kita dukung dan doakan bersama, mudah-mudahan pembangunan pelataran maqbaroh ini berjalan lancar dan segera selesai sehingga mampu mengakomodasi dan menerima para peziarah dengan lebih baik dan nyaman," imbuhnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengajak masyarakat menjadikan bulan Muharam sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan amal ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan Pengajian Akbar Tingkat Kabupaten Tangerang, di Masjid Agung Al-Amjad, Rabu (24/6/26).
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan Pengajian Akbar tersebut diisi ceramah yang disampaikan oleh KH. Ahmad Fudholi dan dihadir pula pada acara tersebut, jajaran Forkopimda, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, Ketua TP PKK Kab. Tangerang, Hj. Rismawati Maesyal Rasyid, para Kepala OPD, para pegawai dan masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Muharam merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Momentum pergantian tahun hijriah hendaknya tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga menjadi sarana introspeksi dan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.
"Tahun Baru Islam selalu menjadi pengingat bagi kita tentang makna hijrah. Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi perpindahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam keimanan, akhlak, cara berpikir maupun dalam menjalankan amanah yang diberikan kepada kita," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia pun mengajak seluruh pegawai dan masyarakat menjadikan Muharam sebagai titik awal untuk meningkatkan amal ibadah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan semangat pengabdian dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang.
"Mari kita sambut tahun baru ini dengan semangat hijrah, semangat memperbaiki diri, semangat melayani dengan lebih baik, serta semangat untuk terus berbuat kebaikan bagi masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas pelayanan, pengabdian, serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah yang berdampak nyata bagi masyarakat
"Melalui momentum Tahun Baru Islam ini, saya juga ingin mengajak kita semua untuk semakin peduli terhadap sesama, memperkuat rasa empati, saling membantu, saling menguatkan dan meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," ajaknya.
Selain diisi dengan pengajian akbar, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai wujud kepedulian dan implementasi nilai-nilai Islam yang mengajarkan cinta kepada sesama. (Red)