Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri pengajian bulanan Majlis Ta'lim gabungan Desa Peusar, Kelurahan Mekar Bakti dan sekitarnya di Masjid Hidayatul Mu'minin Peusar Kec. Panongan, Minggu (28/06/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengucapkan rasa syukurnya bisa hadir di tengah-tengah para jamaah yang begitu kompak dan saling mendukung menjaga keharmonisan dan kepedulian sosial
"Alhamdulillah, pagi ini saya merasa sangat bersyukur dan senang berada di tengah-tengah bapak, ibu, dan seluruh jamaah yang kompak, bersatuan dan saling gotong royong. Mari kita terus dukung program-program pembangunan di Kabupaten Tangerang sesuai peran dan kemampuan kita masing-masing," ujar Wabup Intan
Dia menyebut acara tersebut arena bukan sekadar pengajian rutin, tetapi juga menjadi momen yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi. Melalui pengajian majelis taklim, semua yang hadir saling menyapa, saling mendoakan, dan saling menguatkan. Dia yakin ketika silaturahmi terjaga, Insyaallah hati menjadi lebih dekat, masyarakat menjadi lebih rukun, dan lingkungan pun semakin harmonis.
"Saya percaya, kalau masyarakatnya rukun, kompak, dan gemar bersilaturahmi, maka pembangunan akan berjalan lebih mudah dan keharmomisan akan terjaga. Karena pembangunan itu bukan hanya soal membangun jalan, gedung, atau fasilitas umum, tetapi juga membangun kebersamaan, membangun kepedulian, dan membangun akhlak masyarakatnya," tandasnya
Dia juga menandaskan bahwa Kabupaten Tangerang ini adalah rumah bersama. Membangunnya tentu tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Pemerintah membutuhkan dukungan dan peran aktif dari seluruh masyarakat, termasuk para alim ulama, tokoh masyarakat, dan ibu-ibu majlis ta'lim.
"Insyaallah, kalau kita bergerak bersama, menjaga kerukunan, saling mendukung dan saling mendoakan, Kabupaten Tangerang akan semakin maju, semakin sejahtera, dan semakin membawa keberkahan bagi seluruh masyarakatnya," ujarnya
Selain itu, Wabup Intan juga mengungkapkan bahwa program sekolah SD, SMP swasta gratis telah digulirkan dan secara bertahap akan terus diperluas cakupannya sesuai dengan kemampuan daerah. Dia pun meminta para orang tua yang anak-anaknya akan sekolah SD dan SMP untuk mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anaknya
"Pemerintah daerah sudah menggulirkan program SD-SMP swasta gratis agar anak-anak terus sekolah. Bapak, ibu jangan berkecil hati apabila tidak diterima di sekolah negeri, sekolah-sekolah SD-SMP swasta juga sudah banyak yang terdaftar sebagai penerima program sekolah gratis," ungkapnya
Mengakhiri sambutannya, Wabup Intanm engucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Majlis Ta'lim gabungan yang terus istiqamah menjaga kegiatan pengajian tersebut yang diharapkan juga mampu menginspirasi pihak lainnya untuk bersama-sama memajukan wilayah dalam semua aspek sendi kehidupan
"Terakhir, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus Majlis Ta'lim Gabungan yang istiqamah menjaga kegiatan pengajian ini. Mudah-mudahan majlis ilmu yang kita hadiri pada pagi hari ini menjadi wasilah turunnya rahmat, keberkahan, dan mempererat ukhuwah di antara kita semua," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Baitul Falah, Perum Griya Artha Rajeg, Kecamatan Rajeg, Sabtu malam (27/6/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum meningkatkan kualitas diri, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendidik generasi muda dengan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan zaman.
"Mari kita manfaatkan kegiatan ini sebagai momentum meningkatkan keimanan, memperkuat akhlak, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, momentum Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, namun juga momentum untuk hijrah menuju kehidupan yang lebih baik dan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat
"Momentum Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, tetapi menjadi kesempatan bagi kita semua untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui penguatan ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan, serta membangun lingkungan yang religius, aman, nyaman, dan harmonis," tandasnya
Pada acara tersebut juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim piatu. Bupati Tangerang secara langsung menyerahkan santunan sekaligus berdialog dengan para anak yatim yang hadir. Dengan penuh kehangatan, dia memberikan motivasi agar anak-anak terus semangat menuntut ilmu dan beribadah.
"Saya sangat senang bisa bertemu dan berbincang langsung dengan anak-anak hebat ini. Teruslah belajar, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah berhenti bermimpi. Insya Allah pemerintah daerah akan terus hadir memberikan perhatian dan dukungan bagi generasi muda Kabupaten Tangerang," ungkanya.
Bupati Maesyal pun mengapresiasi segenap panitia dan seluruh masyarakat yang telah menginisiasi kegiatan keagamaan tersebut sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keislama, kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Terima kasih dan apresiasi kepada selurub panitia, masyarakat dan donatur yang terus memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan dan kepedulian sosial, membantu mereka yang membutuhkan pertolongan," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka secara resmi kegiatan Bakti Sosial Kesehatan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Pusrehabkkeshan Kemhan RI) yang digelar di Pos AL Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Sabtu (27/6/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan RI melalui Pusrehabkkeshan yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertahanan RI melalui Pusrehabkkeshan yang telah memilih wilayah Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat sebagai bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus wujud sinergi yang baik antara pemerintah pusat, TNI, dan Pemerintah Daerah," ujar Wabup Intan.
Berbagai rangkaian kegiatan turut dilaksanakan, mulai dari pelayanan kesehatan, khitanan massal, pemberian bantuan sosial, penanaman mangrove hingga aksi kebersihan lingkungan. Wabup Intan mengatakan, kegiatan bakti sosial juga memiliki nilai strategis karena tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini sangat selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing. Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove dan pembersihan pantai memiliki nilai strategis sebagai investasi jangka panjang bagi keberlangsungan ekosistem di kawasan pesisir.
"Penanaman mangrove dan kegiatan kebersihan pantai ini memiliki arti penting. Selain menjaga kelestarian lingkungan, langkah tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk melindungi wilayah pantai dari abrasi sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir bagi generasi mendatang," tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat agar tercipta keluarga yang produktif dan sejahtera.
Ia berharap, melalui momentum HUT ke-58 ini, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dunia kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat. Ia meyakini bahwa tantangan pembangunan di bidang kesehatan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama.
"Mari kita jadikan kegiatan bakti sosial ini sebagai pengingat, bahwa pembangunan yang terbaik adalah pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketika kepedulian sosial, pelayanan kesehatan, dan pelestarian lingkungan berjalan beriringan, maka kita sedang mewariskan masa depan yang lebih baik bagi generasi Kabupaten Tangerang dan untuk Indonesia," tutupnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Pusat Rehabilitasi Kesehatan Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI dr. Sunaryo Kusumo, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tangerang atas dukungan dan izin pelaksanaan Bakti Sosial Kesehatan HUT ke-58 Pusrehabkkeshan Kemhan RI. Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan layanan Pusrehabkkeshan kepada masyarakat pesisir, sekaligus memperluas jangkauan pengabdian.
"Melalui momentum HUT ke-58 ini, kami ingin lebih memperkenalkan Pusrehabkkeshan kepada masyarakat. Selama ini kegiatan kami lebih banyak di daerah pegunungan, sedangkan tahun ini kami mulai menjangkau kawasan pesisir agar masyarakat Kabupaten Tangerang semakin mengenal layanan rehabilitasi yang kami miliki," ujarnya.
Ia menjelaskan, Pusrehabkkeshan Kemhan RI tidak hanya memberikan layanan rehabilitasi bagi prajurit TNI dan PNS Kementerian Pertahanan, tetapi kini juga melayani masyarakat umum, khususnya penyandang disabilitas. Selain itu, Pusrehabkkeshan juga memberikan pembinaan mental, rehabilitasi sosial, serta pelatihan keterampilan agar penyandang disabilitas lebih mandiri.
Menurutnya, kegiatan bakti sosial, penanaman mangrove, dan aksi bersih pantai juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya hidup sehat dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penanaman mangrove dan gerakan menjaga kebersihan pantai harus menjadi budaya bersama, karena kebersihan lingkungan merupakan fondasi utama kesehatan. Dengan begitu, masyarakat Tanjung Pasir dapat terus menjaga lingkungan pesisir tetap bersih, sehat, dan lestari," tutupnya.
Ketua Panitia, Kolonel Senohadi, menjelaskan bahwa bakti sosial yang digelar mencakup berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut meliputi pengecatan masjid, pelayanan pengobatan umum, pemeriksaan gigi dan mata, pemberian kacamata gratis bagi warga berusia di atas 40 tahun, penyaluran 100 paket alat tulis bagi siswa Rumah Kita, pembagian sekitar 500 paket sembako, penanaman sekitar 1.000 bibit mangrove, serta aksi bersih-bersih pantai. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, dalam agenda kunjungan kerja di PT. Terang Dunia Internusa Tbk (Pabrik UNITED E-Motor Plant 3) yang berlokasi di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (26/6/2026).
Kunjungan kerja ini berfokus pada peninjauan langsung infrastruktur dan perkembangan industri kendaraan listrik (EV) di dalam negeri.
Dalam agenda tersebut, Wapres bersama Gubernur Banten, Sekda Kabupaten Tangerang, dan rombongan jajaran terkait meninjau tiga gedung utama di kawasan pabrik guna melihat secara detail seluruh proses perakitan kendaraan listrik UNITED E-Motor.
Untuk memastikan kualitas serta performa dari hasil produksi industri lokal tersebut, Wapres Gibran Rakabuming Raka juga berkesempatan melakukan uji coba dengan mengendarai langsung salah satu unit motor listrik di area fasilitas pabrik.
Di sela-sela peninjauan di kawasan industri tersebut, Wapres turut menyambangi masyarakat yang berada di sekitar lokasi pabrik. Kehadiran wakil presiden ini disambut antusias oleh warga sekitar, di mana dia juga membagikan buku secara langsung kepada anak-anak.
Rangkaian agenda kunjungan kerja kemudian ditutup dengan pelaksanaan ibadah sholat Jumat berjamaah. Wapres, Gubernur Banten, Sekda Kabupaten Tangerang, beserta seluruh jajaran instansi dan manajemen melaksanakan ibadah bersama masyarakat setempat di masjid terdekat dari kawasan pabrik sebelum rombongan kembali melanjutkan agenda selanjutnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Asisten Bidang Administrasi Umum Firzada Mahalli secara resmi menutup kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Acara penutupan tersebut diselenggarakan di Gedung Diklat Kitri Bhakti Curug, Jumat (26/6/2026).
Dalam sambutannya, Firzada Mahalli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, para widyaiswara, serta instruktur dari Kodim 0510 Tigaraksa. Ia juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah menunjukkan semangat belajar dan kedisiplinan yang tinggi selama tiga hari pelaksanaan orientasi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan orientasi ini dengan baik dan lancar. Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian orientasi,” ujarnya.
Firzada Mahalli menegaskan bahwa orientasi PPPK bukanlah sekadar kegiatan formalitas belaka. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terbentuk aparatur yang memahami sistem pemerintahan, memiliki integritas, dan bersikap profesional. Para ASN juga dibekali nilai-nilai dasar BerAKHLAK agar mampu menjalankan tugas pelayanan publik secara optimal di unit kerjanya masing-masing.
“Saya ingin menegaskan bahwa ASN saat ini dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi harus mampu menjadi solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat. ASN harus hadir dengan pelayanan yang cepat, tepat, responsif, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berpesan agar seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama orientasi dapat segera diimplementasikan saat kembali ke unit kerja. Para PPPK dituntut untuk mengedepankan profesionalisme, memperkuat kapasitas organisasi, serta wajib memegang rahasia yang menurut sifatnya harus dirahasiakan.
“Orientasi ini telah berakhir, namun pengabdian sesungguhnya baru dimulai. Jadilah ASN yang bekerja dengan integritas, disiplin, serta memiliki semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” katanya.
Sebagai informasi, kegiatan orientasi tersebut telah berlangsung sejak 24 hingga 26 Juni 2026 dan diikuti oleh 186 PPPK dari unsur pendidikan, kesehatan, serta tenaga teknis. Melalui metode pembelajaran klasikal selama 61 jam pelajaran, para peserta mendapatkan berbagai materi penting guna mewujudkan birokrasi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang profesional, inovatif, dan melayani. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Perpustakaan dan Arsip (Disperpusip) Kabupaten Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola kearsipan yang profesional melalui kegiatan pemusnahan arsip inaktif. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Disperpusip Kabupaten Tangerang, Jumat (26/6/2026).
Pemusnahan arsip menjadi bagian dari upaya strategis untuk menciptakan sistem pengelolaan arsip yang efektif, efisien, tertib, dan akuntabel. Selain mengoptimalkan kapasitas ruang penyimpanan, langkah tersebut juga bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Kepala Disperpusip Kabupaten Tangerang, Nurul Hayati, menjelaskan bahwa arsip yang dimusnahkan berasal dari Bagian Sekretariat dengan tahun penciptaan 2016. Sebanyak 441 dokumen atau setara lima boks arsip dimusnahkan karena telah habis masa retensinya dan tidak lagi memiliki nilai guna, baik secara administratif maupun hukum.
"Proses pemusnahan dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh tahapan telah dilalui secara cermat, mulai dari identifikasi, penilaian, verifikasi, hingga penyusunan daftar usul musnah. Pelaksanaan kegiatan ini juga telah memperoleh persetujuan resmi dari Bupati Tangerang melalui surat persetujuan tertanggal 19 Juni 2026," ujar Nurul.
Ia menegaskan, pemusnahan arsip bukan sekadar mengurangi penumpukan dokumen, tetapi merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan arsip yang modern, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Pemusnahan arsip ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola kearsipan yang efektif, efisien, tertib, dan akuntabel. Seluruh proses telah dilaksanakan sesuai prosedur sehingga memiliki dasar hukum yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun hukum," katanya.
Menurut Nurul, penyusutan arsip akan mempermudah proses penemuan kembali arsip yang masih memiliki nilai guna, seperti arsip aktif dan arsip vital. Dengan demikian, pengelolaan dokumen menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien, sekaligus mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, tertib administrasi, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pada kesempatan tersebut, Nurul juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja sama dalam setiap tahapan penyusutan arsip. Menurutnya, sinergi lintas bidang menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kegiatan sekaligus fondasi dalam membangun budaya kearsipan yang semakin profesional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Saya berharap penyusutan arsip dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan dokumen, mendukung standar operasional yang lebih baik, serta memperkuat profesionalisme pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang bersama Wakil Bupati Tangerang menghadiri acara silaturahmi dan temu relawan yang tergabung dalam Relawan Bersatu Maesyal Rasyid–Intan (RBR). Kegiatan tersebut digelar di salah satu rumah makan di wilayah Kecamatan Sindang Jaya dan dihadiri ratusan relawan dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. Sabtu, (27/6/26)
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh relawan yang telah memberikan dukungan dan perjuangan selama proses Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Tangerang.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh relawan yang telah berjuang bersama-sama mendukung kami pada Pilkada Kabupaten Tangerang. Dukungan dan kerja keras teman-teman semua menjadi bagian penting dari perjalanan kami hingga hari ini," ujar Maesyal Rasyid.
Ia juga berharap dukungan dan sinergi para relawan dapat terus terjalin dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang
"Kami mohon untuk terus dibantu dan didukung. Tanpa teman-teman relawan, saya dan Ibu Intan tidak akan berada pada posisi ini. Karena itu, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kebersamaan yang telah diberikan," katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh relawan yang selama ini tetap menjaga komunikasi dan semangat kebersamaan.
"Saya memohon maaf karena baru pada kesempatan ini kita dapat berkumpul bersama. Pertemuan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan para relawan," ungkap Wabup Intan.
Menurutnya, relawan memiliki peran penting sebagai mitra dalam menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembangunan daerah
"Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, minimal satu tahun sekali, sehingga hubungan kekeluargaan, komunikasi, dan silaturahmi yang telah terjalin dapat semakin kuat," tambahnya.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang temu kangen pasca-Pilkada. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati Tangerang dengan para relawan yang selama ini telah berkontribusi dalam perjuangan politik maupun pembangunan daerah. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menunjukkan perhatian khusus kepada masyarakat di wilayah utara Kabupaten Tangerang dengan turun langsung ke lapangan untuk mendengarkan aspirasi warga, menyerap berbagai masukan, sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat dan anak-anak yatim, Jumat (26/6/26).
Kegiatan diawali dengan kunjungannya ke Kecamatan Teluknaga, di mana Bupati Tangerang berdialog langsung dengan kelompok nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan para nelayan terkait kondisi usaha perikanan dan kebutuhan masyarakat pesisir. Menurut dia, turun langsung, mendekat tanpa batas ke masyarakat merupakan cara terbaik untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan berdiskusi, menyerap aspirasi, masukan dan keinginan masyarakat
"Bagi saya, turun langsung ke lapangan dan bertemu masyarakat adalah cara terbaik untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Aspirasi para nelayan ini menjadi masukan penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun program yang tepat sasaran," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Usai dari Teluknaga, Bupati melanjutkan kegiatan dengan memberikan santunan kepada 140 anak yatim di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji. Kegiatan tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
"Anak-anak yatim adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga santunan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan, serta menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ujarnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan program Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Kiara Patung Pakuhaji. Selain melaksanakan salat Jumat berjamaah, Bupati memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan setempat.
Menurutnya, program Jumat Keliling menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan berbagai kebutuhan warga dapat diketahui dn ditindaklanjuti dengan baik.
"Kami ingin memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat. Melalui Jumling, kami bisa mendengar langsung aspirasi warga sekaligus memperkuat silaturahmi dan kebersamaan," ungkapnya.
Kegiatan Bupati di wilayah utara Kabupaten Tangerang ditutup dengan pemberian santunan kepada 650 penerima yang terdiri dari anak yatim dan janda di Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Kehadiran Bupati disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan kepada pemerintah daerah.
"Melalui kegiatan ini, kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memastikan berbagai program pembangunan dan pelayanan dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah pesisir dan pedesaan," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupat (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengingatkan para generasi Z yang sangat dekat dengan dunia digital akan dampak dan bahayanya narkoba. Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat membuka Talkshow Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2026 di Kampus Universitas Esa Unggul Citra Raya, Jum'at (26/06/26)
"Narkoba adalah ancaman nyata yang merusak masa depan generasi bangsa. Narkoba tidak hanya kesehatan tapi juga menghancurkan cita-cita, memutus masa depan dan menghilangkan potensi besar yang dimiliki gerasi muda," tegasnya
Dia juga menekankan bahwa para mahasiswa merupakan calon-calon pemimpin bangsa masa depan. Tema Talkshow "Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045," memiliki makna yang mendalam dan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini.
"Indonesia emas membutuhkan gerasi yang sehat, cerdas dan kuat. Sehat fisik dan mentalnya, cerdas dalam berpikir, mengambil keputusan dan memanfaatkan teknologi untuk hal positif serta kuat karakter dan integritasnya, tidak mudah menyerah menghadapi tantangan dan godaan kehidupan, salah satunya narkoba," tandasnya
Lanjut dia, Gerakan Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (Ananda-Bersinar) merupakan gerakan yang mengajak semua pihak untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang sehat, hebat, cerdas, kuat dan bersih dari narkoba.
"Gerakan ini dimulai dari keluarga, kemudian diperkuat lagi oleh pihak sekolah dan kampus dan harus dijalankan oleh generasinya sendiri. Karena perang melawan narkoba itu bukan hanya tugas pemerintah dan penegak hukum, namun tanggung jawab kita bersama," jelasnya
Wabup juga mengajak semua pihak untuk saling menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam mengawal dan menyukseskan gerakan Ananda Bersinar di lingkungannya masing-masing
"Kepada mahasiswa yang hadir hari ini, saya mengajak jadilah pelopor dan agen perubahan gerakan Ananda Bersinar. Jadi teladan dan inspirasi bagi teman dan lingkungan kalian untuk hidup sehat, produktif dan bebas dari narkoba," ajaknya
Ketua Panitia Penyelenggara, Kepala Sub Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan pada Badan Kesbangpol, Asta Rangga Jiwo melaporkan bahwa kegiatan diikuti sekitar 100 peserta secara langsung dan lebih dari 1.000 peserta secara daring.
"Talkshow ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus membangun ketahanan diri dalam menciptakan lingkungan pendidikan dan masyarakat yang bersih dari narkotika," jelas Angga
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan komitmen ikrar anti narkoba dilanjutkan penyematan pin anti narkoba secara simbolis kepada 5 orang peserta. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meminta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan pihak lainnya lebih serius menjalankan dan mengevaluasi program percepatan penurunan Stunting. Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka rapat koordinasi evaluasi dan rencana aksi TPPS tahun 2026 di Ruang Media Center Dinas Kesehatan, Kamis (26/06/26)
"Saya minta kita semua lebih serius terhadap pelaksanaan dan evaluasi program rencana aksi TPPS ini. Kalau perlu perombakan strategi dan metode intervensi di lapangan, segera lakukan agar target penurunan angka stunting dapat dicapai secara riil, bukan sekadar seremonial," tegas Wabup Intan
Dalam arahannya, Wabup Intan menyoroti hasil Elevaluasi di lapangan yang menunjukkan adanya fenomena Lost Contact, di mana orang tua tidak kembali menimbangkan anaknya ke Posyandu setelah menghadiri acara besar seperti Gerebeg Posyandu atau seremonial lainnya.
"Kita harus ubah strategi. Jangan hanya menyuruh mereka datang ke Puskesmas lalu membagikan makanan. Kalau perlu, lakukan metode jemput bola, disamperin ke rumahnya, dipantau langsung, dan didampingi saat makan agar gizinya benar-benar masuk," tandasnya
Lanjut dia, guna memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran, semua pihak lintas sektor harus terus menguatkan sinergi dan kolaborasi bersama dalam pelaksanaan rencana aksi percepatan penurunan Stunting tahun 2026
"Kader Dahsyat, Dapur Dahsyat Dharma Wanita dan PKK, petugas Puskesmas dan pendamping lainnya harus bersama-sama turun ke lapangan. Metode intervensi, pengawasan dan menu gizinya harus kita ubah agar lebih efisien dan berdampak nyata," jelasnya.
Wabup Intan juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus bergerak cepat dan responsif dalam mengevaluasi pelaksanaan program Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026. Dia menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB sebagai leading sektor untuk terus mempererat dan memperkuat kolaborasi, baik dari penganggaran maupun program kegiatan rencana aksi TPPS Kab. Tangerang
"Kita akan mengagendakan rapat khusus bersama Bappeda untuk mengunci dukungan penganggaran program ini. Sebagai perpanjangan tangan dari Pak Bupati, saya menugaskan Kepala Dinas Kesehatan dan Dinas KB untuk berkolaborasi menyusun strategi yang jauh lebih efektif," ujarnya
Selain itu, dia juga meminta semua pihak terus memperkuat monitoring, mulai dari tingkat desa melalui rembuk stunting dengan libatkan para camat agar pelaksanaan rencana aksi selanjutnya bisa lebih efektif dan tepat sasaran
"Sya minta seluruh jajaran bisa mendampingi tim survei eksternal yang akan turun pada bulan Agustus nanti agar sampling data yang diambil di lapangan benar-benar akurat dan mencerminkan kondisi riil," pungkas Wabup Infan.
Dia berharap melalui rapat koordinasi tersebut, TPPS Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk segera merumuskan rencana aksi baru yang lebih taktis, integratif, dan berbasis penanganan langsung di akar rumput demi mewujudkan Kabupaten Tangerang bebas stunting. (Red)