Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya memperluas akses informasi ketenagakerjaan bagi masyarakat. Melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), masyarakat dapat memperoleh informasi lowongan kerja terbaru dari berbagai perusahaan yang membuka rekrutmen di Kota Tangerang dan sekitarnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan informasi lowongan kerja resmi yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang agar terhindar dari informasi palsu maupun praktik penipuan berkedok rekrutmen.
"Manfaatkan layanan informasi lowongan kerja yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang. Pastikan masyarakat melamar melalui jalur resmi perusahaan dan tidak mudah percaya pada pihak yang meminta sejumlah uang dengan alasan proses rekrutmen,” jelas Ujang, Senin (6/7/26).
”Seluruh pencari kerja juga diharapkan menyiapkan dokumen lamaran dengan baik agar peluang diterima bekerja semakin besar," tambahnya.
Pemerintah Kota Tangerang berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan sekaligus mendukung penurunan angka pengangguran di Kota Tangerang.
Berikut infromasi rekrutment dan lowongan kerja di Kota Tangerang pekan ini :
1. Kurir Distribusi Sayuran - Mustika Selasih Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / 0877 – 4221 – 4382 Penempatan : Gudang Sayur Sudimara Pinang – Pasar Bengkok. Jln KH Mansyur RT 01/06 No.78 Tangerang Kualifikasi : Laki – laki 22 – 35 tahun, bisa berkendara dan memiliki SIM, memiliki kendaraan, komunikatif
2. Operator Machining - PT. Lutfi Rizki Abadi Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / 0857 – 0620 – 1175 Kualifikasi : Pria 18 – 30 tahun, pendidikan minimal SMA/SMK sederajat, tidak buta warna 7 tidak minus, memiliki pengalaman di bidang manufaktur menjadi nilai tambah
3. Montir – Lion Group Upload lamaran di https://recruitment.lionair.co.id Penempatan : Balaraja, Tangerang Kualifikasi : Pendidikan minimal SMA/SMK (diutamakan Teknik Otomotis/ Teknik Mesin), pengalaman minimal 2 tahun sebagai montir, memahami proses perawatan, perbaikan, dan overhaul mesin kendaraan diesel, mampu melakukan diagnosis kerusakan mesin dan troubleshooting secara mandiri, memiliki SIM BI menjadi nilai tambah
4. Maintenance & Dry Ice – Lion Group Upload lamaran di : https://recruitment.lionair.co.id Penempatan : Head Office Balaraja, Tangerang Kualifikasi : Pendidikan minimal SMK jurusan Teknik Elektro, Teknik Mesin, atau jurusan lain yang relevan, fresh graduate (dengan pengalaman kerja minimal 1 tahun di bidang maintenance menjad nilai tambah), memahami dasar arus instalasi listrik, memahami mesin pendingin/ refrigeration, memahami instalasi pipa air dan system plumbing dasar, tidak buta warna maupun disabilitas fisik
5. Guru Desain Komunikaasi Visual & Guru Manajemen Perkantoran Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. Kualifikasi : Min.S1 Linear dengan mata pelajaran, maks. Umur 35 tahun, merdomisili Tangerang, menguasai pembelajaran Hybrid, mampu bekerja dalam Tim
6. Admin Penjualan – PT Asia Sukses Megatama Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. Penempatan : jl. Raya Daan Mogot, Jurumudi Baru, Kec Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15124 Kualifikasi : Pria, SMA/SMK – S1 Sederajat, Pengalaman Admin nilai tambah
7. Logistics officer – Sefas Group Shell Lubricants Distributor Upload lamaran di bit.ly/3SKwBv9?r=qr Penempatan : Marunda Kualifikasi : Pendidikan minimal D3 atau S1 dari jurusan yang relevan, pengalaman kerja 1–2 tahun di bidang logistik atau operasional pergudangan, memahami proses logistik dan manajemen persediaan (inventory). (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hukmah mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat disiplin, meningkatkan kolaborasi, serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya potensi bencana pada musim kemarau. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Rutin Senin Pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (06/07/26).
"Apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat disiplin, membangun kolaborasi, memastikan seluruh program pemerintah daerah dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik serta siap siaga menghadapi segala potensi bencana, khususnya di musim kemarau," ujar Wabup Intan
Dalam amanatnya, Wabup Intan menandaskan pentingnya meningkatkan edukasi dan kesadaran bersama untuk tidak membakar sampah secara sembarangan. Kebiasaan tersebut sangat berisiko menimbulkan kebakaran yang lebih besar, merusak lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat akibat polusi udara, hingga berdampak terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
"Mari kita sama-sama membangun budaya menjaga lingkungan yang lebih baik. Jaga kebersihan dan hindari kebiasaan membakar sampah sembarangan yang beresiko menimbulkan potensi bencana baru dan gangguan di masyarakat apalagi di musim kering seperti ini," tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin yang sudah berjalan 1 pekan. Menurutnya, kolaborasi dan sinergitas lintas sektor dalam penanganan bencana kebakaran TPA Jatiwaringin tersebut menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dalam menghadapi setiap tantangan yang dihadapi.
Ia pun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kolaborasi dan kerja keras seluruh petugas di lapangan yang berjibaku, bahu membahu menangani kebakaran. Sampai saat ini, roses penanganan masih terus dilanjutkan mengingat masih terdapat titik-titik bara di bawah timbunan sampah yang berpotensi memicu kebakaran kembali apabila tidak ditangani secara menyeluruh.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses penanganan kebakaran, mulai dari BPBD Kabupaten Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, para relawan, hingga berbagai instansi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah tetangga, BUMD, dan seluruh elemen masyarakat yang memberikan dukungan personel, armada, pasokan air, maupun bantuan lainnya," ucapnya
Lanjut dia, kesiapan logistik dan pelayanan masyarakat yang terdampak juga harus menjadi prioritas penanggulangan bencana juga. Untuk itu, dia menghimbau agar kebutuhan darurat seperti bahan makanan, air bersih, perlengkapan mandi, serta kebutuhan dasar lainnya selalu tersedia dan dapat didistribusikan secara cepat kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Saya mohon kepada seluruh camat agar aktif melakukan pemantauan wilayah serta membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah desa, kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan guna mendeteksi secara dini berbagai potensi kebakaran maupun bencana lainnya," imbuhnya
Memasuki musim kemarau, Wabup Intan juga meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Ia menginstruksikan agar seluruh OPD terkait melakukan mitigasi dan langkah-langkah antisipatif untuk mengatasi segala potensi bencana di musim kemarau
"Saya minta kepada seluruh perangkat daerah segera lakukan mitigasi dan langkah-langkah antisipatif, ketersediaan air bersih tetap terjaga termasuk armadanya distribusinya dan terus memperkuat koordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi kekeringan. Dinas Kesehatan bersama seluruh Puskesmas lakukan edukasi masif mengenai perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah meningkatnya berbagai penyakit yang lazim muncul saat musim kemarau," pintanya
Mengakhiri amanatnya, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta apel untuk mendoakan agar proses penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin segera selesai secara menyeluruh, seluruh petugas yang masih bertugas diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan, serta masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala.
"Semoga setiap ikhtiar yang kita lakukan menjadi amal pengabdian dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Gebyar Festival Kuliner yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, resmi ditutup dengan meriah melalui kegiatan Senam Sehat bersama, Minggu (5/7/2026). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini menjadi wadah promosi, kolaborasi, dan penguatan daya saing bagi koperasi serta pelaku usaha mikro di Kabupaten Tangerang.
Penutupan festival dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, yang menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan Sukamulya, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah, kita telah sampai di penghujung kegiatan. Festival ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan ruang berkarya dan berkolaborasi bagi komunitas serta warga Sukamulya dan sekitarnya," ujar Syaifullah dalam sambutannya.
Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi global, sektor koperasi dan usaha mikro telah membuktikan diri sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat. Usaha mikro dinilai tidak hanya berperan sebagai unit bisnis, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.
Syaifullah menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat sektor tersebut melalui berbagai program strategis, mulai dari pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
"Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk mendukung tumbuh kembang koperasi dan usaha mikro. Kami hadir melalui program pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran agar produk lokal kita mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional," tegasnya.
Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk terus bertransformasi melalui digitalisasi usaha, peningkatan kualitas produk, serta memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan momentum festival sebagai sarana membangun kemitraan.
"Teruslah berinovasi dan jaga kualitas. Mari kita tumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal dengan memperkuat akses pasar. Pemerintah akan terus bersinergi agar kontribusi usaha mikro terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang semakin signifikan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Hj. Raden Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan memberikan ruang bagi koperasi dan pelaku usaha mikro untuk memperkenalkan, mempromosikan, serta memasarkan produk kepada masyarakat luas.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk melalui pengenalan kualitas, inovasi, dan keberagaman produk, sekaligus membuka peluang kemitraan antara pelaku usaha mikro, koperasi, sektor swasta, maupun pemerintah.
"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan motivasi kepada para pelaku usaha agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan pelaku usaha mikro," ujarnya.
Gebyar Festival Kuliner tahun ini diikuti sebanyak 25 booth yang diisi para pelaku usaha mikro dari Kecamatan Sukamulya dan wilayah sekitarnya. Selama penyelenggaraan pada 1–5 Juli 2026, masyarakat disuguhkan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya pameran produk koperasi dan usaha mikro, bazar kuliner, bazar UMKM, talkshow, penampilan tari dari sanggar lokal, pertunjukan band lokal, hingga Senam Sehat yang menjadi penutup acara. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid kembali mengunjungi warga terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang mengungsi di Balai Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Minggu malam. (5/7/26)
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk.
Pada kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada para pengungsi serta memastikan kondisi mereka tetap terlayani dengan baik. Dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa agar proses penanganan kebakaran segera tuntas.
"Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang agar api di TPA Jatiwaringin dapat segera padam sepenuhnya dan semoga Allah SWT segera menurunkan hujan sehingga proses pendinginan dapat berlangsung lebih cepat," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menjelaskan bahwa upaya penanganan kebakaran yang dilakukan secara terpadu oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, TNI, Polri, Damkar, BPBD, relawan, dan berbagai unsur terkait telah menunjukkan hasil yang signifikan.
"Alhamdulillah, kondisi kebakaran saat ini sudah jauh berkurang. Tinggal beberapa titik api yang terus dilakukan proses pendinginan dan pemadaman hingga benar-benar aman," ujarnya.
Selain memastikan kebutuhan logistik terpenuhi, pihaknya juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan para pengungsi. Ia mengimbau seluruh warga agar tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disiagakan di lokasi pengungsian.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di pengungsian untuk selalu menjaga kesehatan. Jika ada keluhan atau mengalami gangguan kesehatan, segera hubungi petugas medis. Tim kesehatan dari Dinas Kesehatan sudah siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan akan terus mendampingi masyarakat terdampak hingga situasi benar-benar aman dan pulih.
"Berbagai kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, serta dukungan psikososial terus diberikan agar para pengungsi tetap merasa aman dan nyaman selama berada di lokasi pengungsian," imbuhnya. (Red)
BOGOR, lensafokus.id – Hukum seolah tak punya taring di hadapan para pengusaha tambang nakal. Meski Pemerintah Kecamatan Cariu telah melayangkan surat teguran resmi dengan nomor 600.4.8.5/254-Trantib pada Selasa (9/6/2026) untuk menghentikan total segala aktivitas, praktik lancung ini nyatanya masih melenggang bebas.
Proyek yang diduga kuat sebagai galian C ilegal di wilayah Bantar Kuning, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, kedapatan masih nekat beroperasi secara terang-terangan pada Minggu (5/7/2026).
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, instruksi hitam di atas putih dari pemerintah setempat sama sekali tidak diindahkan. Sebuah dump truck besar terlihat jelas sedang bebas beraktivitas di sekitar akses keluar masuk area tersebut, mengabaikan total volume larangan dari pihak berwenang.
Surat penertiban dari instansi kecamatan tampaknya hanya dianggap sebagai angin lalu oleh oknum pengelola galian C ilegal ini. Mereka disinyalir sengaja menutup mata demi terus meraup keuntungan pribadi di atas kerusakan lingkungan.
Pembiaran aktivitas ilegal yang terus berjalan menantang pasca-teguran resmi ini memicu pertanyaan besar sekaligus mosi tidak percaya di kalangan masyarakat.
Ketegasan pemerintah daerah dan nyali aparat penegak Perda kini benar-benar diuji di hadapan publik. Jika surat teguran resmi camat saja bisa dikangkangi dengan mudah oleh pengusaha tambang, lalu kepada siapa lagi masyarakat harus mengadu.
Dinas terkait dan Satpol PP Kabupaten Bogor segera turun ke lapangan untuk melakukan tindakan riil, bukan sekadar formalitas administratif berupa penyegelan total dan tindakan hukum pidana yang tegas. (Asp)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang meresmikan Balai Warga RT. 10, RW 09 Perum Vila Regensi Tangerang 2 Desa Gelam Jaya Kec. Pasar Kemis, Minggu (05/07/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan warga RT. 10, RW 09 Perum Vila Regensi Tangerang 2 untuk terus memperkuat kebersamaan, persatuan dan kepedulian sosial untuk kemajuan bersama.
"Saya yakin, balai ini bisa berdiri karena ada kebersamaan, ada kepedulian, ada gotong royong, dan ada rasa memiliki dari seluruh warga. Satu pesan saya, balai warga ini jangan hanya ramai saat peresmiannya saja, namun manfaatkan benar-benar untuk kegiatan yang membawa kebaikan dan kemajuan bagi masyarakat," ujar Wabup Intan
Menurut dia, komunikasi yang baik merupakan kunci untuk menjaga kebersamaan, persatuan dan kepedulian antarwarga. Lingkungan yang warganya sering berkumpul, sering berdiskusi, dan sering bersilaturahmi akan menjadi lingkungan yang lebih rukun, aman, dan nyaman serta maju dibandingkan yang lainnya.
"Modal terbesar sebuah daerah bukan hanya jalan yang bagus atau gedung yang megah, tetapi masyarakatnya yang kompak, rukun dan saling peduli. Kalau semangat seperti ini terus kita jaga, saya optimistis lingkungan ini akan semakin maju, semakin nyaman dihuni, dan menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lainnya di Kabupaten Tangerang," tandasnya
Wabup Intan juga mengingatkan agar kerja keras, gotong royong dan kepedulian warga terus dipupuk dan diperkuat, termasuk dalam mengelola dan memanfaatkan balai warga agar keberadaannya bisa terus memberikan manfaat yang lebih luas lagi bagi masyarakat. Dan jadikan balai warga tersebut sebagai tempat mempererat silaturahmi, tempat saling mengenal, saling peduli, dan saling menguatkan sebagai satu keluarga besar.
"Rawatlah balai warga ini bersama-sama. Jaga kebersihannya, pelihara fasilitasnya, gunakan dengan penuh tanggung jawab, dan tumbuhkan rasa memiliki. Karena kalau semua merasa memiliki, saya yakin balai warga ini akan terus bermanfaat, bukan hanya untuk kita yang hadir hari ini, tetapi juga untuk anak cucu kita di masa yang akan datang," ujarnya
Selain itu, Wabup Intan meminta warga untuk bersama-sama bersinergi dan berinovasi dalam penanganan dan pengelolaan sampah rumah tangga di wilayah perumahan. Inovasi tersebut bisa berupa bank sampah, pembuatan ekoenzim, pupuk dan produk lainnya yang bisa memberikan manfaat nyata, baik untuk lingkungan mauoun pendapatan warga.
"Sampah adalah persoalan kita semua. Saya harap warga di sini juga saling kolaborasi dan berinovasi dalam penanganan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Bisa dengan membuat bank sampah, ekoenzim, pupuk atau produk lainnya yang bisa menambah pendapatan dan membuat lingkungan lebih bersih dan asri," ungkapnya
Pihaknya berjanji siap membantu memfasilitasi warga yang sunguh-sungguh ingin memanfaatkan sampah menjadi barang yang mempunyai nilai lebih dan mampu menopang ekonomi keluarga
"Nanti saya bantu, saya beliin timbangan duduknya. Nanti juga ada pelatihan bagaimana membuat ekoenzim, kompos. Jadi nanti ibu-ibu ditraining, bisa kumpul di sini," ucapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Kecamatan Tigaraksa kembali menghadirkan terobosan strategis dalam pelayanan publik dengan menggelar program "Pelayanan Mantap Jasa" pada Sabtu malam (04/07/26). Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Tigaraksa, kegiatan bulanan ini menjadi magnet bagi ratusan warga yang memanfaatkan momentum akhir pekan untuk mengurus berbagai dokumen penting secara cepat, mudah, dan terintegrasi dalam satu lokasi.
Program inovasi unggulan ini dirancang khusus untuk memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja operasional. Dalam pelaksanaannya, Forkopimcam Tigaraksa berhasil mengorkestrasi berbagai instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk), perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling dan SKCK dari Polresta Tangerang, perpanjangan STNK dari Gerai Samsat Tigaraksa, hingga pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas Tigaraksa dan Pasir Nangka. Tidak hanya itu, tersedia pula pos bantuan hukum (Posbakum), sertifikasi produk halal, pameran produk 8 UMKM dari perwakilan desa/kelurahan, hingga bursa lowongan pekerjaan.
Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, menegaskan bahwa kehadiran program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dan komitmen jajaran Forkopimcam untuk senantiasa responsif terhadap dinamika kebutuhan pelayanan masyarakat.
"Pelayanan mantap jasa ini merupakan bagian inovasi dari Kecamatan Tigaraksa bahwa pemerintah daerah dan Kami dari Forkopimcam hadir mendekatkan diri pelayanan terhadap masyarakat. Pada saat masyarakat dihari kerja ada keterbatasan waktu atau bekerja, maka malam minggu kami siapkan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, antara lain kebutuhan adminduk, perpanjangan SIM, kemudian juga SKCK, ada juga dari SAMSAT yang kebetulan dari tanggal 24 Juni yang Kecamatan Tigaraksa menghadirkan gerai samsat, bisa untuk perpanjangan pajak STNK, Kemudian cek kesehatan gratis dari puskesmas Tigaraksa dan Pasir Nangka, Kemudian juga ada pos bantuan hukum, bisa untuk melaporkan atau curhat terkait dengan pelayanan hukum, Kemudian ada sertifikasi produk halal, dan ada 8 UMKM dari masing-masing desa dan kelurahan." ujar camat cucu.
Lebih lanjut, Cucu Abdurrosyied memaparkan bahwa antusiasme masyarakat pada edisi bulan Juli ini sangat luar biasa, terutama dengan hadirnya beberapa layanan tambahan yang bersifat taktis dan sangat dibutuhkan, termasuk kolaborasi dengan sektor industri untuk penyediaan lapangan kerja lokal bagi warga sekitar.
"Dan malam ini memang ada tambahan. Salah satunya kita kerjasama dengan satu perusahaan. Yang bisa bergabung untuk melayani hari ini adalah lowongan pekerjaan bagi masyarakat tigaraksa, kami bekerjasama dengan perusahaan dan alhamdulillah antusiasnya luar biasa, ini adalah bagian dari kita untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di saat mereka ada kesempatan di hari libur untuk melakukan proses pelayanan administrasi" tambahnya.
Tingginya lonjakan kunjungan masyarakat pada pelayanan kali ini juga didorong oleh momentum menyambut tahun ajaran baru sekolah. Banyak warga berbondong-bondong memperbarui dokumen keluarga mereka demi memenuhi persyaratan pendaftaran sekolah anak, khususnya perpindahan dari dokumen fisik/manual ke sistem identitas digital yang mutakhir.
"Ini kan menjelang daftar sekolah anak, di bulan Juli ini angka mengurus administrasi makin banyak. Salah satunya lebih banyak itu kepada perubahan yang dulu kakaknya manual sekarang menjadi digital, kepada IKD. Ini lebih kepada IKD karena sekarang harus ada barcode. Nah ini masyarakat lebih arah kepada pelayanan untuk mengurus anak untuk sekolah” jelasnya lagi.
Menanggapi kepadatan warga yang hadir sejak sore hari, Camat Tigaraksa memastikan bahwa koordinasi antar-petugas terjalin dengan sangat baik guna memberikan kenyamanan maksimal. Pihaknya berkomitmen untuk konsisten mempertahankan dan memperluas jangkauan integrasi pelayanan publik ini melalui sinergi lintas instansi yang kokoh di masa depan.
"Ya sebenarnya pelayanan ini kita akan mulai di jam 18.30, tapi dari jam 4 masyarakat sudah berdatangan dan kita layani. Jadi sebenarnya walaupun jadwalnya malam tapi dari sore ya sudah kita layani, dan bagi masyarakat Tigaraksa yang malam ini tidak terlayani, bisa kembali di hari Senin sampai Jumat, lalu untuk Samsat dilakukan tambahan, setengah hari kerja di hari Sabtu” tutup camat cucu. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen penuh Pemkab Tangerang menangani bencana kebakaran TPA Jatiwaringin, termasuk memfasilitasi masyarakat yang terdampak. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat mendampingi Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono saat meninjau lokasi TPA Jatiwaringin, Sabtu (04/07/26)
"Alhamdulillah sudah kita siapkan tempatnya, tempat tidurnya, kebutuhan sehari-harinya, termasuk dengan pemeriksaan kesehatannya. Dinas Kesehatan maupun Puskesmas tidak hanya standby di posko tetapi hadir door to door mendatangi rumah-rumah," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Lanjut dia, ada 2 tempat pengungsian sementara yang diperuntukan bagi masyarakat yaitu di Kantor Desa Tanjakan dan Kantor Desa Rajeg Mulya. Sampai tadi malam tercatat ada sekitar 102 warga yang saat ini mengungsi di tempat yang telah disediakan dan untuk data sementara warga yang terkena ISPA ada sekitar 22 orang yang ditangani oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan.
"SOP tanggap darurat sesuai dengan peraturan perundangan sudah dilakukan melalui SK Bupati tentang status kedaruratan selama 14 hari, tetapi mudah-mudahan ini lebih cepat penanganannya supaya ini juga bisa kita atasi," imbuhnya
Dia juga menegaskan Pemkab Tangerang bersama seluruh komponen yang terlibat dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin akan menindaklanjuti arahan Wamen LH dan mohon doa dari seluruh masyarakat agar bencana kebakaran segera dapat teratasi.
Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono mengungkapkan bahwa pemadaman kebakaran seperti di TPA Jatiwaringin bukan hal yang mudah, karena karakteristiknya seperti kebakaran lahan gambut.
"Mungkin di atasnya terlihat sudah padam tetapi kita lihat di bagian bawahnya masih ada apinya, kapan saja bisa terbakar dan karena ada CH4-nya (Gas Metana) yang berpotensi menimbulkan ledakan," jelas Diaz
Saat ini, pihaknya juga telah melakukan monitoring dan pemantauan dengan drone untuk menganalisa titik-titik api (hotspot) di TPA Jatiwaringin dan akan berkoordinasi dengan pihak bandara agar pemantauan melalui drone dapat dilakukan secara berkala. Selain itu, Kemen LH juga telah menyiapkan Mobile Monitoring System untuk melakukan pemantau kualitas udara.
"Kementerian kehutanan juga telah membantu kami memadamkan api. 30 personil dari Kementerian Kehutanan dari Jawa Barat dan Sulawesi ini ahli dalam memadamkan gambut jadi yang serupa dengan TPA ini," imbuhnya
Dia juga menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin, baik itu keselamatan personil yang bertugas maupun masyarakat
"Kita tekankan keselamatan adalah prioritas dari KLH, baik itu untuk masyarakat mauoun keselamatan petugas pemadaman itu sendiri. Pak Bupati terima kasih sudah melakukan antisipasi untuk pengecekan ISPA dan penanganan pengungsian," ujarnya
Dia juga meminta kepada Pemkab Tangerang untuk memastikan dan menjaga lahan seluas 5 hektar yang dialokasikan untuk program Waste to Energy (WTE) agar tidak digunakan untuk hal-hal lain agar progeam WTE dari Presiden Prabowo tetap bisa berjalan sesuai dengan rencana. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi melepas duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang yang akan berlaga pada MTQ ke-23 Tingkat Provinsi Banten. Acara tersebut digelar di Hotel Yasmin, Sabtu (04/07/26)
Pada kesempatan tersebut Bupati Maesyal Rasyid memberikan pesan dan dorongan semangat kepada Kafilah Kab. Tangerang agar terus semangat, percaya diri, jaga kesehatan dan kekompakan untuk berjuang mengharumkan nama daerah dan masyarakat Kab. Tangerang di ajang MTQ Tingkat Provinsi Banten tahun 2026
"Nanti tampil lepas jangan grogi, harus percaya diri, penuh dengan senyuman. Jaga kesehatan dan jangan melupakan salat serta memanjatkan doa. Upaya sudah maksimal, persiapan sudah matang, proses tidak akan menghianati hasil," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menyebut, MTQ merupakan salah satu barometer syiar Islam di Provinsi Banten. Untuk itu, dia berharap semua pihak terus menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk mendukung serta berperan aktif dalam pembangunan, khususnya di bidang keagamaan.
"Kepada masyarakat, tokoh ulama, MUI, DMI, FKUB dan semuanya, saya harap terus terlibat aktif untuk bisa mendorong sekaligus juga melanjutkan perjuangan-perjuangan syiar Islam dikumandangkan di Kabupaten Tangerang melalui MTQ ini sebagai parameter dan barometer kita," ujarnya
Dia juga menekankan bahwa kepada kafilah hendaknya jangan hanya mengejar prestasi terbaik, namun juga harus mampu menjadi teladan yang bisa hadir di tengah-tengah masyarakat dan menginspirasi banyak orang dalam kebaikan dan kepedulian.
"Yang kita kejar bukan hanya predikat kita yang terbaik, tapi bagaimana kita bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, bagaimana kita bisa menjadi teladan dan menginspirasi banyak orang dengan syiar Islam yang terus kita dikumandangkan," tandasnya
Sementara itu, Ketua LPTQ Kab. Tangerang yang juga menjabat Sekda, Soma Atmaja melaporkan bahwa MTQ ke-23 Provinsi Banten akan dilaksanakan tanggal 6-10 Juli 2026 di KP3B, Kota Serang
"Jumlah Kafilah Kabupaten Tangerang sebanyak 157 orang. Peserta sebanyak 66 orang, 33 putra dan 33 putri yang akan mengikuti semua cabang MTQ, pimpinan dan penanggung jawab kafilah 35 orang, pembina, official dan panitia serta pendamping 56 orang," ungkap Soma
Lanjut dia, semua peserta telah mengikuti tahap pembinaan dan pemantapan sebanyak 6 kali. Tujuan pembinaan tersebut untuk meningkatkan kualitas peserta MTQ serta mempertahankan prestasi terbaik sebagai juara umum.
"Pembinaan ini untuk meningkatkan kualitas peserta MTQ serta mempertahankan prestasi terbaik sebagai juara umum. Kami siap meraih prestasi juara umum yang kelima kalinya secara berturut-turut pada MTQ ke-23 ini," ujarnya
Dia juga memberikan pesan kepada duta-duta terbaik MTQ Kab. Tangerang agar tidak menyia-nyiakan berbagai tahapan pembinaan yang telah dilalui serta perjuangan yang telah dilakukan selama ini.
"Untuk adikku para peserta, sekali lagi tanamkan mentalitas juara kita. Karena menjadi seorang juara bermula dari sini, sekali lagi kita tekadkan dan niatkan saat ini untuk menjadi juara," pungkasnya. (Red)
Kota y, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Salah satunya dengan merencanakan pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan.
Kepala Bidang Perencanaan dan Teknis Kebinamargaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Rusdy menuturkan, rencana pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase dinilai dapat mengefisiensikan tingginya beban kerja Dinas PUPR Kota Tangerang dalam mengelola ribuan jalan lingkungan dan drainase yang memicu keterlambatan penanganan masalah di lapangan.
”Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman wilayah (kecamatan) untuk membahas lebih lanjut teknis detil rencana pelimpahannya. Prinsipnya, rencana akan didorong sebagai solusi quick response terhadap masalah-masalah penanganan infrastruktur yang biasanya dikeluhkan masyarakat seperti kerusakan jalan lingkungan, saluran mampet, turap jebol, dan sebagainya yang skalanya kecil,” ujar Rusdy, Jumat (3/7/26).
Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang telah melakukan pembahasan dengan melibatkan semua kecamatan beberapa hari kemarin.
Rencananya, kriteria jalan lingkungan yang akan dilimpahkan kewenangan pengelolaannya berupa jalan dengan lebar terbatas di bawah dua meter, serta jaringan saluran pembuangan air tersier dengan lebar penampung tidak melebihi 40 centimeter yang berada di tengah kawasan pemukiman.
”Rencana pelimpahan kewenangan ini direspons sangat positif tapi memang ada beberapa hal yang masih harus dikoordinasikan lebih lanjut karena memang tidak hanya menyangkut kewenangan saja melainkan juga pembagian anggaran ke depannya,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang berharap rencana pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase yang sedang dicanangkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan di Kota Tangerang. (Red)