Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal bantuan Rasyid secara simbolis memberikan pemasangan sambungan air bersih PDAM secara gratis kepada 250 Kepala Keluarga (KK) di Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/2025).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program “Air Bersih untuk Rakyat” yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR). Selain pemasangan gratis, warga juga mendapatkan gratis pemakaian air selama tiga bulan pertama.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, kehadirannya bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Direktur Utama PDAM TKR, bertujuan untuk memastikan dimulainya komitmen pembangunan jaringan air bersih di wilayah yang selama ini belum terlayani air bersih secara optimal.
“Hari ini kita mulai pembangunan jaringan layanan air bersih PDAM di Desa Tanjakan Mekar. Seluruh peralatan sudah siap dan mulai dibangun. Alhamdulillah, masyarakat yang sejak lama menunggu layanan air bersih kini bisa segera menikmatinya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, pada tahap awal sekitar 250 KK yang mendapatkan sambungan air bersih secara gratis, termasuk penyediaan biaya pemakaian air selama tiga bulan pertama. Setelah memasuki bulan keempat, warga baru dikenakan pembayaran sesuai dengan pemakaian.
“Kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian Pemda bersama PDAM. Harapannya, pelayanan air bersih ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan menunjang kebutuhan sehari-hari warga,” tambahnya.
Dia juga menyampaikan aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Pihaknya berjanji akan mengupayakan perbaikan sejumlah ruas jalan di Desa Tanjakan Mekar pada tahun 2026 mendatang.
Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Safar mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen Perumdam untuk menghadirkan layanan air bersih yang merata dan terjangkau bagi masyarakat.
“Melalui program Air Bersih untuk Rakyat ini, kami melakukan pemasangan jaringan pipa air bersih untuk 250 KK di Desa Tanjakan Mekar secara gratis. Selain itu, PDAM TKR juga memberikan bantuan sembako kepada seluruh penerima manfaat,” ungkapnya.
Program Air Bersih untuk Rakyat ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air serta meningkatkan kualitas hidup warga di Desa Tanjakan Mekar dan sekitarnya.
Salah satu warga Desa Tanjakan Mekar, Asep mengungkapkan rasa terima kasih dan terima kasih atas bantuan yang selama ini ia dan warga idam-idamkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang dan PDAM. Sambungan air bersih ini sangat dibutuhkan masyarakat. Pemasangan gratis dan pemakaian air gratis selama tiga bulan sangat membantu kami,” ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Unsur Forkopimda menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Maung 2025. Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Jum'at (19/12/25)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa komitmen bersama seluruh unsur, baik perangkat daerah, TNI, Polri, OKP dan elemen masyarakat untuk memastikan keamanan kondusifitas wilayah dan kesiapsiagaan selama Natal 2025 dan perayaan tahun baru 2026
"Apel ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan bersama untuk memberikan rasa aman, nyaman, tertib dan tetap kondusif bagi seluruh masyarakat yang merayakan Natal maupun menyambut pergantian tahun," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Bupati Maesyal yang membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa momen Nataru tahun ini berpotensi menghadirkan aktivitas masyarakat yang sangat tinggi. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat hampir 8 persen dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, BMKG mencatat adanya tiga sistem siklonik yang meningkatkan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi bersamaan dengan puncak musim hujan November 2025 hingga Februari 2026.
“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra. Seluruh layanan Nataru harus mampu memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sebagai wujud kesiapan nasional, Polri menggelar Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026, dengan dukungan 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait,” ujarnya
Lanjut dia, di Kabupaten Tangerang menyiagakan 650 personel, dengan 178 personel bertugas setiap hari, serta 374 personel tambahan pada malam pergantian tahun. Pemkab bersama Polres dan Kodim juga mendirikan 6 Pos Pengamanan, 3 Pos Terpadu, dan 2 Pos Pelayanan di jalur tol.
"Koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara intensif, termasuk pengamanan rumah ibadah dan titik-titik keramaian. Kita telah sepakat melakukan monitoring ketat dan mengimbau masyarakat agar menghindari pawai kendaraan yang berisiko membahayakan keselamatan,” jelasnya.
Selain pengamanan Nataru, Pemkab Tangerang juga mempersiapkan mitigasi menghadapi potensi bencana di puncak musim hujan. Sebanyak 15 titik rawan banjir telah dipetakan, termasuk wilayah Tanjung Burung, Pengemis, Gelap, Cikadek, Jayanti, Soka, dan Teluk Naga. Sarana evakuasi dan penanganan darurat juga diperkuat, termasuk penyediaan 14 chainsaw untuk penanganan pohon tumbang, 14 perahu, serta 26 dayung, yang disebar di titik-titik strategis.
Selain itu, logistik darurat seperti perlengkapan bayi, makanan, dan beras disiapkan untuk kebutuhan mendesak masyarakat. DLHK bersama BPBD juga melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalur utama guna mengantisipasi potensi tumbang saat hujan dan angin kencang.
“Ini bentuk kesiapsiagaan bersama untuk memastikan penanganan cepat, tepat dan akurat jika terjadi keadaan darurat,” ungkapnya
Dia pun meminta seluruh unsur keamanan dan pemerintah daerah untuk bekerja secara solid, disiplin, dan responsif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pihaknya juga menghimbau seluruh masyarakat yang akan merayakan liburan Nataru untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan serta tidak memaksakan diri apabila kondisi tidak memungkinkan
“Keberhasilan pelayanan Nataru adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya
Setelah apel gelar pasukan, Bupati bersama unsur Forkopimda melakukan pengecekan tenda siaga bencana yang telah didirikan sebagai pos kesiapsiagaan terpadu menghadapi potensi cuaca ekstrem. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Amanah Rasa Optima yang berlokasi di Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa Kabupaten Tangerang menghadapi tantangan besar bonus demografi, di mana setiap tahun terdapat sekitar 60–80 ribu penduduk usia produktif baru. Kondisi tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan agar mampu terserap di dunia kerja. Peresmian LPK tersebut diharapkan mampu memperkuat peningkatan kualitas sumber daya manusia usia produktif.
“Setiap tahun masyarakat usia produktif terus bertambah. Kabupaten Tangerang merupakan wilayah industri, perdagangan, dan jasa sehingga banyak masyarakat dari luar daerah datang untuk mencari pekerjaan. Oleh karena itu, yang harus kita lakukan adalah menyiapkan kualitas SDM agar siap kerja, salah satunya melalui LPK seperti ini” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang telah melakukan berbagai upaya, mulai dari kerja sama dengan perusahaan, penyediaan bantuan permodalan melalui perbankan dan BUMD, hingga pengembangan kewirausahaan. Namun demikian, keberadaan balai dan lembaga pelatihan kerja masih sangat dibutuhkan untuk menjembatani kebutuhan industri akan kesiapan dan kompetensi tenaga kerja.
“BLK yang dimiliki Pemda saat ini masih terbatas. Dengan hadirnya LPK Amanah Rasa Optima sebagai mitra pemerintah daerah yang dapat membantu mencetak calon tenaga kerja yang siap pakai,” ujarnya.
Menurut dia, komunikasi dan sinergi antara LPK, perusahaan, dan Dinas Tenaga Kerja sangat dibutuhkan agar pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga setelah lulus mengikuti pelatihan di LPK, calon tenaga kerja benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.
“Jangan sampai industri membutuhkan keahlian tertentu, tetapi yang kita latih justru tidak sesuai. Maka komunikasi dan kerja sama dengan perusahaan sangat penting,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua LPK Amanah Rasa Optima, Ali Muchtar, menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya berkomitmen untuk berkontribusi dalam penyaluran tenaga kerja, khususnya bagi generasi muda. Ia menyebutkan bahwa pihaknya mendapat amanah dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengoptimalkan penempatan tenaga kerja ke Jepang melalui kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan.
“Kami melihat potensi demografi anak-anak muda ini sangat besar, namun penyaluran tenaga kerjanya masih terbatas. InsyaAllah melalui LPK ini, kami siap bantu memfasilitasinya," ujar Ali. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Forkopimda dan pengusaha transporter menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan jam operasional truk tambang jelang Natal 2025 dan tahun baru 2026. Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Tangerang yang didampingi unsur Forkopimda, Wakil Bupati dan Sekda Kab. Tangerang di Aula Pondopo Bupati, Kamis (18/12/25)
Pada rapat koordinadi tersebut menghasilkan kesepakatan penghentian sementara kegiatan operasional truk pengangkut hasil tambang terhitung mulai tanggal 24 Desember 2025 - 4 Januari 2026 di jalan nontol wilayah Kabupaten Tangerang
"Sementara kami liburkan dulu operasional truk tambang menyambut Natal dan Tahun Baru, juga musim penghujan mulai tanggal 24 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Bupati Maesyal Rasyid menandaskan bahwa kesepakatan tersebut dilakukan untuk menjaga kondusifitas dan keamanan masyarakat, khususnya menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026. Pihaknya tidak melarang usaha para pengusaha transporter, tetapi diatur agar aktivitas pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan keamanan dan hak masyarakat untuk merasa aman di lingkungan mereka sendiri
"Kami atur supaya aktivitas pembangunan tetap berjalan dan aktivitas usaha bapak-bapak tetap bisa berjalan, warga masyarakat kami ini bisa nyaman, bisa aman dan bisa kondusif," tandasnya
Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh pengusaha transporter untuk mematuhi aturan jam operasional dan spesifikasi kendaraan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, Pemkab Tangerang juga berkomitmen untuk terus menguatkan sinergi dan koordinasi dengan Kepolisian untuk memastikan tidak ada lagi pelanggaran yang memicu keresahan publik di masa mendatang demi kepentingan bersama.
"Ke depan bapak-bapak harus mematuhi peraturan perundangan yang berlaku termasuk peraturan lalu lintas. Jangan sampai sopir tidak punya SIM, bak mobil truk melampaui batas, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di wilayah kami," tegasnya
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah juga menegaskan bahwa keputusan penghentian sementara kegiatan operasional truk pengangkut hasil tambang tersebut diambil menyusul adanya laporan terkait kerusakan jalan yang masif akibat truk dengan tonase berlebih/overload, serta ketidakpatuhan sopir terhadap peraturan lalu lintas.
"Perwakilan dari pengusaha angkutan dan juga penerima bahan material sudah menyepakati ingin mengikuti peraturan yang ditetapkan. Pada intinya, kalau kita sama-sama tertib, sama-sama disiplin, sama-sama berkomitmen, hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi," tandasnya
Dia juga meminta semua pihak memegang teguh hasil kesepakatan yang telah ditandatangani bersama sehingga ketertiban dan kondusifitas wilayah, khususnya menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026 dapat terwujud. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meraih juara umum kinerja pengelolaan keuangan dan asset daerah tingkat Provinsi Banten tahun anggaran 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Gubernur Banten Andra Soni kepada Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Aula Pendopo Gubernur Banten, Kamis (18/12/25).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan yang diraih Pemkab Tangerang. Ia menegaskan capaian yang diraih tersebut, merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Atas rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa serta doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya kerja keras tim TAPD, Pemkab Tangerang berhasil meraih juara umum pengelolaan keuangan dan asset daerah tingkat Provinsi Banten tahun 2025. Terima kasih dan apresiasi atas kerja keras, kerjasamanya dari seluruh OPD dan masyarakat yang telah melaksanakan tata kelola keuangan dan aset daerah dengan sangat baik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang kembali meraih juara umum untuk ketiga kalinya dari empat kali penyelenggaraan penilaian pengelolaan keuangan dan aset daerah tingkat Provinsi Banten. Dari 9 indikator penilaian Pemkab Tangerang mendapatkan skor tertinggi 92,5 dengan kualifikasi predikat sangat baik
“Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan dan aset daerah yang kita lakukan berjalan dengan tertib, transparan dan dapat dipertangungjawabkan. Penghargaan ini sekaligus menjadi respon dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Banten terhadap daerah yang mampu mengelola keuangan dan aset secara baik,” ungkapnya.
Lanjut dia, penghargaan yang diraih tersebut hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam hal tertib administrasi pengelolaan keuangan dan aset daerah.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar kami terus istiqamah dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang, Muhammad Hidayat, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil komitmen kuat Pemkab Tangerang dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.
“Setiap tahun kami menjalankan prinsip pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, serta penuh kehati-hatian. Berkat bimbingan dan arahan pimpinan, Bupati Tangerang, serta Ketua TAPD,” jelasnya.
Dirinya menambahkan bahwa Pemkab Tangerang akan terus menjaga kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pengendalian rasio belanja, serta peningkatan kemandirian daerah.
“Ini menjadi komitmen kami untuk terus memperbaiki dan meminimalisir kesalahan, sehingga pengelolaan keuangan dan aset daerah Kabupaten Tangerang ke depan semakin baik dan berdampak kepada masyarakat,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dia berharap apa yang telah diraih Pemkab Tangerang bisa terus dipertahankan dan menginspirasi kabupaten/kota lainnya di Provisi Banten untuk terus meningkatkan pengelolaan keuangan dan aset daerahnya.
“Saya mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang berhasil meraih juara umum dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah tingkat Provinsi Banten. Pertahankan terus dan semoga menginspirasi lainnya” ujar Andra Soni. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah pentingnya pembentukan dan penguatan karakter pendidikan bagi para peserta didik seiring dengan derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi.
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka acara Refleksi Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2025 yang diinisiasi oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang.
“Pendidikan tidak hanya berbicara soal akademik, tetapi juga pembentukan dan penguatan karakter, etika, dan kepedulian sosial peserta didik agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” tegas Wabup Intan.
Selanjutnya, selain peningkatan kualitas akademik, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menaruh perhatian besar pada penguatan karakter pendidikan, literasi, numerasi, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.
“Kita ingin mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak, beretika, dan memiliki kepedulian sosial. Karena kecerdasan tanpa karakter tidak akan membawa kemajuan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Beliau juga menandaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkelanjutan, selaras dengan perkembangan teknologi serta dinamika sosial masyarakat. Dia berharap acara tersebut bisa menjadi momentum strategi untuk meluncurkan pencapaian serta merencanakan langkah-langkah perbaikan pembangunan pendidikan ke depan.
“Refleksi pendidikan ini penting sebagai bahan evaluasi bersama. Kita melihat apa yang sudah dicapai, apa kekurangannya, dan apa kelebihan yang perlu dipertahankan serta ditingkatkan di tahun berikutnya,” imbuhnya
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Dewan Pendidikan, satuan pendidikan, pendidik, orang tua, dan pemangku kepentingan juga menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan pendidikan.
“Tidak mungkin pendidikan maju jika berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan sinergi semua pihak sangat diperlukan agar pendidikan di Kabupaten Tangerang semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sukses menggelar Puncak Pemilihan Perempuan Inspiratif Kabupaten Tangerang 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Puspemkab Tangerang, Kamis (18/12/2025).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perempuan yang memiliki kontribusi nyata dan mampu menginspirasi masyarakat di lingkungannya.
Pada kesempatan tersebut, Asep menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang Perempuan Inspiratif Kabupaten Tangerang 2025 yang telah menunjukkan dedikasi, kepedulian, dan peran aktif di berbagai bidang pembangunan.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus berkarya, menginspirasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Asep.
Ia menjelaskan bahwa ajang ini menetapkan 12 juara dari empat kategori, yakni sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial, yang dinilai berdasarkan dampak dan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing.
Asep menegaskan bahwa perempuan merupakan pilar keluarga dan penggerak masyarakat, sehingga kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya perempuan yang berdaya, aman, dan berkontribusi dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Rasmawati dari Kecamatan Balaraja yang meraih Juara 1 Kategori Ekonomi mengaku bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai ajang Perempuan Inspiratif menjadi motivasi bagi perempuan untuk terus berdaya dan mandiri secara ekonomi.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus berusaha, berbagi pengalaman, dan mendorong perempuan lainnya agar berani mandiri serta berkontribusi bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” ujar Rasmawati.
Berikut ini adalah pemenang dari masing-masing kategori pada pemilihan perempuan inspiratif tahun 2025:
Tigaraksa, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri perayaan Hari Jadi ke-2 RSUD Tigaraksa. Kehadirannya merupakan bentuk kepedulian dan wujud dukungan Pemerintah Daerah terhadap peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa bertambahnya usia RSUD Tigaraksa harus menjadi motivasi dan penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, tantangan pelayanan ke depan menuntut profesionalisme, empati, dan kecepatan dalam merespons kebutuhan pasien.
“Berikan pelayanan yang responsif, cepat dan tepat, karena masyarakat sangat membutuhkan ketika berada dalam kondisi sakit. SOP pelayanan juga harus dipermudah agar masyarakat memperoleh akses yang lebih mudah dan nyaman,” pesan Bupati Maesyal kepada seluruh jajaran RSUD Tigaraksa, Kamis (18/12/25).
RSUD Tigaraksa dibangun Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Tigaraksa, Cikupa, Jambe, Cisoka, Solear, dan Curug. Keberadaannya tersebut diharapkan juga mampu memperkuat sistem rujukan dan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
"Selamat ulang tahun kepada seluruh jajaran RSUD Tigaraksa. Terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kerja keras tenaga kesehatan serta seluruh jajaran rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik sejak berdiri hingga saat ini," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga menyempatkan diri mengunjungi ruang rawat inap dan berdialog langsung dengan keluarga pasien untuk menyerap aspirasi, serta mendoakan agar para pasien segera diberikan kesembuhan.
"Tadi kita semua sudah mendengar masukan keluarga pasien, Alhamdulillah sejauh ini pasien puas dengan pelayanan yang di berikan," ungkapnya.
Kemudian, Bupati Maesyal didampingi Direktur RSUD Tigaraksa, Kadis Kesehatan serta para dokter juga meresmikan ruangan Echocardoigraphy (USG Jantung) metode pemeriksaan diagnostik non-invasif yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar visualisasi real-time dari struktur, fungsi, dan aliran darah jantung.
"Prosedur ini aman dan tidak menimbulkan rasa sakit, bertujuan menilai otot jantung, katup, dan memompa darah. Dengan hadirnya layanan kesehatan baru semoga masyarakat yang mengidap bisa teratasi," pungkasnya.
Sementara itu warga Kelurahan Tigaraksa, Awan Kurniawan yang sedang mendampingi anaknya di ruang rawat inap menuturkan sejauh ini pelayanan RSUD Tigaraksa sangat cepat dan Ramah.
"Alhamdulillah, anak saya di berikan layanan yang baik, keluhan kami di respon cepat," kata Awan saat memberikan keterangan
Perayaan Hari Jadi ke-2 RSUD Tigaraksa dirangkaikan dengan kegiatan santunan anak yatim serta pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba tenaga kesehatan. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian sosial sekaligus apresiasi atas kontribusi tenaga kesehatan dalam meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para kepala perangkat daerah terkait melakukan moitoring dan peninjauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Monitoring tersebut dilakukan di Pasar Gudang Tigaraksa dan Pasar Curug, Kamis (18/12/25).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tangerang didampingi Kapolres Tangerang, Dandim, Direktur Utama PD Pasar, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bagian Perekonomian, camat setempat, serta jajaran TPID.
Bupati Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa monitoring dan peninjauan ke pasar bertujuan untuk memantau fluktuasi harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Nataru. Dia mengatakan hasil pemantauan di lapangan, secara umum harga kebutuhan pokok masih relatif stabil dan ketersediaan bahan pokok masih mencukupi.
“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan kami di Pasar Gudang Tigaraksa dan Pasar Curug, beberapa komoditas utama masih dalam kondisi normal. Harga telur ayam misalnya, masih berada di kisaran harga eceran tertinggi Rp31.000 per kilogram, meskipun terdapat kenaikan kecil sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan bahwa kenaikan harga yang terjadi pada beberapa komoditas, seperti ayam, disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari agen atau distributor. Pihaknya juga akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok beberapa minggu ke dapan dan akan melakukan langkah-langkah konkret untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat
"Kami akan terus monitor sampai beberapa minggi ke depan. Kami bersama pihak-pihak terkait juga akan melakukan upaya-upaya untuk memastikan harga tetap stabil dan stoknya cukup. Kami optimis akan kembali normal seiring membaiknya distribusi," ujarnya
Bupati juga menyoroti harga minyak goreng yang terpantau mengalami kenaikan. Untuk itu, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Perum Bulog agar distribusi minyak goreng ke pasar-pasar dapat dilakukan secara optimal dengan harga yang sesuai ketentuan.
“Kita perlu komunikasi intensif dengan Bulog agar distribusi minyak goreng ke pasar bisa lebih merata dan harganya tetap terkendali,” tegasnya.
Selain memantau harga dan ketersediaan bahan pokok, Bupati bersama rombongan juga melakukan pengecekan tera timbangan milik para pedagang guna memastikan keakuratan timbangan dan melindungi hak konsumen.
“Alhamdulillah, timbangan pedagang sudah dicek dan sesuai standar. Ini penting agar masyarakat merasa yakin dan tidak dirugikan dalam bertransaksi,” tambahnya.
Pihaknya berharap hingga menjelang Nataru tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan. Untuk itu, Pemkab Tangerang bersama Forkopimda akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di seluruh wilayah Kab. Tangerang
“Kami akan terus memantau perkembangan harga bersama Forkopimda dan tim terkait agar kondisi pasar tetap kondusif dan masyarakat merasa tenang dalam menyambut Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada para petani dan kelompok tani di Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di UPT Dinas Pertanian, Kecamatan Curug, Kamis (18/12/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa penyerahan Alsintan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan.
“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Asisten Daerah II, Kepala Dinas Pertanian beserta jajaran, Sekretaris Dinas, para kepala bidang, mengundang seluruh kelompok tani se-Kabupaten Tangerang dalam rangka penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian untuk memperkuat ketahanan pangan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menjelaskan, bantuan alsintan yang diserahkan meliputi berbagai jenis alat penunjang kegiatan pertanian, antara lain combine harvester untuk panen padi, traktor, kultivator, pompa air, serta power thresher. Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung aktivitas usaha pertanian
“Semua bantuan ini untuk kepentingan para petani. Mudah-mudahan bermanfaat, membawa berkah, dan ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang dapat terus kita jaga dan tingkatkan, sejalan dengan kebijakan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Tangerang akan terus memperkuat dukungan dan meningkatkan sektor pertanian pada tahun mendatang sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran kelompok tani.
Adapun bantuan alsintan yang diserahkan bersumber dari dua sumber anggaran, yakni APBN dan APBD Kabupaten Tangerang. Dari APBN, bantuan yang diberikan terdiri atas 2 unit traktor roda empat, 6 unit traktor roda dua, dan 1 unit combine harvester. Sementara dari APBD Kabupaten Tangerang, disalurkan 49 unit traktor roda dua, 2 unit traktor roda dua insentif KP2B, 20 unit power thresher, 30 unit pompa air 3 inci, serta 30 unit cultivator.
"Seluruh Alsintan ini diserahkan kepada 140 kelompok tani yang tersebar di 27 kecamatan se-Kabupaten Tangerang. Mohon dirawat, dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," pungkasnya
Salah satu penerima manfaat, H. Sadeli, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Bantuan Alsintan tersebut akan digunakan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian serta mendorong kesejahteraan petani di daerahnya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas perhatian dan support dari Bupati Tangerang dan seluruh jajarannya yang telah memberikan bantuan alat pertanian kepada kelompok tani. Bantuan ini sangat membantu kami di lapangan,” ujarnya.
Usai menyerahkan bantuan Alsintan, Bupati juga menyempatkan diri mengunjungi klinik hewan yang di miliki Dinas Pertanian yang berada di komplek UPT tersebut. (Red)