LEBAK, lensafokus.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di Kabupaten Lebak.
Ajakan tersebut disampaikan dalam agenda membangun kolaborasi bersama DLH Kabupaten Lebak yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari komunitas peduli lingkungan, pelaku usaha, tokoh masyarakat, hingga instansi terkait.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, mengatakan penanganan persoalan lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Permasalahan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Perlu adanya dukungan dan kerja sama dari semua elemen masyarakat agar program-program lingkungan dapat berjalan maksimal,” ujar Irvan saat menerima kunjungan pengurus PWI Lebak, Selasa (19/05/2026).
Menurutnya, sejumlah persoalan lingkungan yang saat ini menjadi perhatian antara lain pengelolaan sampah, pencemaran lingkungan, hingga perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak membangun komitmen bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pengelolaan sampah berbasis sumber, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
DLH Kabupaten Lebak berharap sinergi lintas sektor yang dibangun dapat memperkuat efektivitas program-program lingkungan sekaligus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat.
“Kami ingin kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan Kabupaten Lebak yang lebih bersih, hijau, dan sehat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Lebak, RA Sudrajat, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi bersama DLH Kabupaten Lebak dalam mendukung program pelestarian lingkungan melalui peran media dan edukasi kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari berbagai pihak yang menilai sinergi antara pemerintah, lembaga, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Lebak. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, melepas 96 petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 Hijriah/2026. Pelepasan ini dilakukan dalam Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (18/5/2026).
Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, menyatakan tim ini merupakan kolaborasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten II. Petugas tersebut akan disebar untuk memonitor ketersediaan dan kelayakan hewan kurban di wilayah Kabupaten Tangerang.
"Mereka bertugas mengecek apakah hewan sehat, tidak cacat, dan memenuhi syariat Islam. Kami ingin masyarakat tenang dan aman saat membeli hewan kurban," ujar Ujang.
Pemeriksaan di lapak pedagang dimulai pada tanggal 19-26 Mei 2026, sedangkan pemeriksaan hewan setelah dipotong akan dilakukan pada 27-31 Mei 2026. Secara total, DPKP menerapkan tiga tahapan pengawasan, yang diawali dengan pembekalan petugas dan peternak sejak awal Mei lalu.
Pada tahap kedua (saat pemotongan), DPKP bekerja sama dengan MUI dan IPB. Kolaborasi ini bertujuan mengedukasi tata cara penyembelihan yang higienis dan sesuai syariat Islam agar kualitas daging terjamin.
Tahap ketiga dilakukan pasca-pemotongan hingga tiga hari tasyrik. Tim khusus akan memeriksa daging dan jeroan untuk mendeteksi dini adanya cacing atau penyakit lainnya.
"Jika ditemukan organ yang mengandung cacing, petugas akan langsung melokalisirnya sesuai aturan. Langkah ini diambil demi menjamin masyarakat menerima daging kurban yang aman dan berkualitas tinggi," pungkasnya.
DPKP juga mengantisipasi penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD) melalui pemeriksaan rutin dan vaksinasi yang sudah digencarkan jauh-jauh hari.
Titik penjualan diprediksi melonjak dari tahun lalu yang mencapai 600 titik. Ujang mengimbau masyarakat agar selektif dan membeli hewan di lapak resmi yang telah diperiksa petugas.
Sementara itu, salah satu petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban perwakilan PDHI Banten II, drh. Reni Sulistyaningsih, menjelaskan pemeriksaan fokus pada dua tahap yaitu pre-mortem (sebelum disembelih) dan post-mortem (setelah disembelih).
"Sebelum disembelih, kita cek kelayakan fisik dan syariatnya. Setelah disembelih, organ dalam diperiksa agar bebas dari parasit seperti cacing hati," jelas drh. Reni.
Tahun ini, perhatian khusus diberikan pada Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dengan memeriksa mulut dan kaki hewan. Jika PMK parah, pemotongan ditunda. Namun, sesuai Fatwa MUI, hewan bergejala ringan yang tetap aktif dinilai sah untuk berkurban. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memimpin Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kearsipan ke-55 Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (18/5/26).
Dalam amanatnya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kualitas generasi muda, serta meningkatkan semangat kolaborasi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun ini dinilai memiliki makna strategis untuk menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang semakin dinamis.
“Generasi muda hari ini adalah penentu arah masa depan Indonesia. Karena itu, mereka harus dipersiapkan menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, semangat kebangkitan dan pantang menyerah harus terus dijaga dan diperkuat dalam menyukseskan pembangunan daerah, pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat
"Kita terus menumbuhkan semangat kebangkitan, inovasi, disiplin, dan pantang menyerah dalam setiap langkah pengabdian demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing," tandasnya
Dalam rangka, memperingati Hari Kearsipan ke-55 Tahun 2026 yang mengambil tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan menuju Indonesia Emas 2045”, Bupati Maesyal Rasyid mendorong semua OPD untuk terus meningkatkan pengelolaan arsip yang baik dan modern.
Dia menyebut bahwa arsip bukan hanya kumpulan bukti semata namun juga merupakan kumpulan catatan sejarah perjalanan perkembangan daerah dari masa ke masa yang harus dijaga dan dirawat dengan baik
“Arsip bukan sekadar kumpulan dokumen, tetapi menjadi bukti akuntabilitas negara, merekam jejak kebijakan dan pembangunan, menghimpun pengetahuan kolektif, sekaligus menjaga identitas bangsa dari generasi ke generasi,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh perangkat daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga komunitas untuk bersama-sama membangun budaya tertib arsip dan tata kelola informasi yang baik demi memperkuat pelayanan publik dan keberlanjutan pembangunan daerah.
Pada upacara tersebut, Bupati Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati, Intan Nurul Hikmah melakukan pelepasan secara simbolis petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban Tahun 2026 sebanyak 66 petugas yang akan diterjunkan mulai 19 hingga 29 Mei 2026 dan bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
"Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan hewan kurban dan daging yang dikonsumsi masyarakat benar-benar memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), sekaligus mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular seperti PMK, Antraks, dan LSD," jelasnya
Pada kesempatan yang sama, Bupati Maesyal Rasyid juga menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan Kenaikan Pangkat kepada 67 PNS dan melepas 52 ASN yang memasuki masa pensiun terhitung mulai 1 Juni 2026.
"Terima kasih dan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para ASN yang telah mengabdi untuk Pemerintah Kabupaten Tangerang. Selamat juga atas kenaikan pangkat yang diterima, semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid resmi membuka Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Cup 2026, kelompok usia U-13 dan U-15 di Training Ground Stadion Indomilk, Kecamatan Kelapa Dua, Minggu (17/05/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid, menegaskan pentingnya kompetisi kelompok umur yang berjenjang dan berkesinambungan, mulai dari U-13, U-15, U-16 hingga U-17 sebagai fondasi utama regenerasi dan mencetak pemain masa depan daerah
“Tujuannya jelas, agar kelak anak-anak kita dari daerah sendiri sebagai generasi penerus, mengisi barisan pemain masa depan Persita, bahkan menembus skuad nasional. Kita harus mencetak generasi penerus yang hebat,” tegas Bupati Maesyal
Menurut dia, pembinaa berjenjang dan berkelanjutan sejalan dengan harapan Presiden Persita, Zaki Iskandar, bersama jajaran manajemen agar kompetisi sepak bola di Kabupaten Tangerang terus berjalan secara konsisten demi menjaga mata rantai pembinaan atlet usia dini.
"Untuk memperkuat proses pembinaan, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama tokoh sepak bola daerah berencana membentuk Tim khusus Kabupaten Tangerang, berbasis hasil seleksi dari turnamen ini. Para pemain potensial akan dipantau dan dibina secara berkelanjutan melalui klub masing-masing agar siap mewakili daerah dalam berbagai ajang dan kompetisi di masa mendatang," ujarnya.
Dia juga memberikan pesan kepada seluruh pemain dan ofisial untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kondisi fisik serta mental agar mereka semua dapat siap bertanding secara maksimal
“Bermainlah dengan semangat, tetap sportif, dan hormati keputusan wasit di lapangan. Selain itu, saya juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan pola makan sebelum bertanding agar para atlet muda dapat tampil maksimal," pesannya.
Sementara itu, Sekretaris PSSI Kabupaten Tangerang, H. Memed, mengungkapkan bahwa ajang Piala Bupati Cup 2026 diikuti sebanyak 30 tim untuk kategori U-13 dan 29 tim kategori U-15. Secara keseluruhan, total peserta mencapai 1.475 anak. Jika digabungkan dengan kompetisi kelompok umur sebelumnya, tercatat sekitar 2.165 pesepak bola muda aktif dalam pembinaan sepak bola lokal Kabupaten Tangerang.
"PSSI Kabupaten Tangerang juga memastikan seluruh pemain yang bertanding merupakan putra daerah asli Kabupaten Tangerang. Kompetisi ini sepenuhnya diprioritaskan bagi klub-klub lokal tanpa melibatkan pemain dari luar daerah guna memetakan potensi atlet asli daerah secara optimal," ungkap H. Memed
Pihaknya berharap dengan dimulainya Piala Bupati Cup U-13 dan U-15 Tahun 2026 bisa melahirkan generasi atlet sepak bola muda yang tangguh, sehat, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di tingkat nasional maupun internasional. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Personel Polsek Mauk Polresta Tangerang mengamankan seorang pria berinisial KH, warga Desa Rawakidang, Kecamatan Sukadiri, usai videonya yang diduga berisi ujaran provokatif viral di media sosial.
Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana mengatakan, KH diamankan pada Sabtu (16/5/2026) untuk dimintai keterangan terkait video yang dibuat di kawasan Jalan Kali Cirarab, Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Menurut Nyoman, KH mengakui bahwa pria dalam video tersebut adalah dirinya. Kepada polisi, KH menyebut video itu dibuat karena emosi dan rasa kesal terhadap seseorang terkait urusan pribadi.
“Pada saat membuat video tersebut, KH diduga berada dalam pengaruh minuman beralkohol,” ujar Nyoman, Minggu (17/5/2026).
Di hadapan petugas, KH juga menyampaikan permintaan maaf dan mengaku tidak memiliki niat mencelakai siapa pun. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Meski demikian, polisi mempersilakan apabila ada pihak yang merasa dirugikan untuk menempuh langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri panen jagung serentak kuartal II, yang dirangkaikan dengan Groundbreaking 10 gudang katahanan Polri dan Lunching 166 SPPG Polri di Desa Dangdang Kec. Cisauk, Sabtu (16/05/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengatakan panen raya jagung serentak tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, kelompok tani, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional. Untuk itu, dia sangat mengapresiasi upaya Polri, khususnya Polres Metro Tangerang Selatan yang telah konsisten dan terlibat aktif dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
"Kami sangat menyambut baik dan sangat mengapresiasi keterlibatan Polres Tangerang Selatan dalam mendukung sektor pertanian. Kehadiran Polri ini menjadi langkah positif untuk menjaga stabilitas pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat kesejahteraan para petani," ujar Wabup Intan
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendukung pembangunan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing. Kecamatan Cisauk sendiri memiliki potensi pertanian jagung yang baik. Saat ini potensi lahan jagung di wilayah Cisauk mencapai sekitar 18 hektar, dengan produksi jagung pipil kering rata-rata mencapai 6,5 ton perhektar.
"Potensi ini tentunya harus terus kita tingkatkan melalui berbagai langkah nyata, seperti pendampingan budidaya, penggunaan benih unggul, peningkatan sarana dan prasarana pertanian, hingga memperkuat akses pemasaran hasil panen para petani," imbuhnya
Menurut dia, keberhasilan pembangunan pertanian tidak dapat dilakukan sendiri, dibutuhkan kolaborasi dan kebersamaan dari seluruh pihak. Dia pun merasa bangga Kabupaten Tangerang bisa menjadi salah bagian dari gerakan nasional panen raya jagung serentak.
"Mari kita jadikan momentum panen raya ini sebagai semangat untuk terus bekerja bersama membangun pertanian Kabupaten Tangerang yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan demi masa depan masyarakat yang lebih sejahtera," pungkasnya
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bhudi Hermanto mengungkapkan bahwa panen jagung kuartal II tahun 2026 dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo yang dihubungkan secara virtual daring dengan seluruh Polda se-Indonesia
"Kegiatan nasional ini terpusat di Kabupaten Tuban Jawa Timur diikuti oleh pemerintah daerah, Polri dan TNI untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat," jelasnya
Lanjut dia, luas lahan tanam sekitar 1,3 hektar di Desa Dangdang Kec. Cisauk dikelola oleh kelompok tani dengan komoditas jagung varietas benih NK 212.
"Saat ini sudah panen sekitar 5000 meter persegi atau setara dengan setengah hektar dengan estimasi produksi 6 ton jagung pipil kering perhektar. Hasil panen dari area siap panen hari ini mencapai 3 ton jagung pipil kering," ungkapnya
Dia juga menambahkan bahwa dukungan dan peran aktif Polri merupakan bentuk wujud nyata yang berkelanjutan dan berorientasi pada masyarakat untuk menjaga kesinambungan produksi distribusi dan pemanfaatan hasil pangan. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, menghadiri agenda peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia, , yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan diikuti secara virtual dari KDKMP Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/05/26).
Dalam sambutannya, Bupati Moch. Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak ketiga dalam memperkuat ekonomi desa melalui koperasi.
“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR dan pihak ketiga. Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan CSR dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan, dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 KDKMP telah beroperasi secara penuh meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki
“Masih ada 24 koperasi yang saat ini dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi. Kami targetkan dalam waktu dekat seluruhnya sudah dapat berjalan mandiri,” tambahnya.
Terkait kendala operasional yang dihadapi KDKMP, Bupati Maesyal juga meminta dukungan instansi vertikal guna menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok bagi koperasi desa.
“Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dapat mempercepat dukungan sehingga operasional koperasi di desa-desa tidak terhambat,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni mengapresiasi capaian Kabupaten Tangerang dalam pengembangan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus dimulai dari bawah yaitu dari tingkat desa.
“Hingga tahun 2026, sekitar 695 Koperasi Merah Putih telah beroperasi di Provinsi Banten. Koperasi ini merupakan instrumen penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” ujar Andra Soni.
Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tangerang berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang mencapai sekitar 5,67 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional maupun provinsi.
“Ekonomi desa harus bergerak. BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih harus mampu memutar roda perekonomian masyarakat dari bawah sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat daerah hingga nasional,” pungkasnya.
Usai mengikuti peresmian virtual, Bupati Tangerang bersama jajaran meninjau langsung fasilitas KDKMP Desa Ciakar yang telah dilengkapi gudang, klinik, apotek, armada truk, serta kendaraan roda tiga untuk mendukung distribusi logistik desa.
Secara terpisah, Presiden RI Prabowo Subianto menyebut peresmian serentak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai tonggak bersejarah dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
“Peristiwa ini hari yang penting, tonggak bersejarah,” ujar Presiden Prabowo dalam siaran virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Kepresidenan
Presiden menilai, peresmian kali ini juga menjadi momentum penting karena koperasi yang diresmikan telah memiliki kesiapan operasional yang lengkap, mulai dari gedung hingga sarana pendukung lainnya.
“Secara fisik gedungnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur logistiknya ada, ada truk dan kendaraan roda tiga. Saya kira hari ini cukup penting,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa awalnya pemerintah menargetkan peresmian sebanyak 1.300 KDKMP. Namun, setelah dilakukan evaluasi kesiapan, diputuskan sebanyak 1.061 koperasi yang diresmikan secara serentak.
“Saya bilang cukup seribu saja. Kemudian Dirut Agrinas Palma ingat, saya ini suka angka delapan. Kalau begitu 1.061 saja. Saya kira itu semacam semangat saja,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, keberhasilan mengoperasikan ribuan koperasi desa dalam waktu kurang dari satu tahun merupakan capaian besar yang menjadi fondasi penguatan ekonomi nasional berbasis desa. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Tahap IV Kafilah Kabupaten Tangerang dalam rangka persiapan menghadapi MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Acara tersebut yang dilaksanakan di Lemo Hotel Kec. Kelapa Dua, Jum'at malam (15/5/26).
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa persiapan menuju MTQ tingkat provinsi dilakukan secara bertahap, matang, konsisten dan berkesinambungan. Pembinaan yang saat ini memasuki tahap keempat akan kembali dilanjutkan pada Juni mendatang dengan melibatkan pembina dari tingkat provinsi.
“InsyaAllah persiapannya tidak instan. Ini sudah pembinaan yang keempat dan bulan Juni nanti akan kembali kita lakukan pembinaan bersama para pembina dari Provinsi Banten,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia meminta kepada panitia penyelenggara agar jumlah pembina terus ditambah agar seluruh cabang lomba mendapatkan perhatian dan pembinaan maksimal.
“Kalau bisa jumlah pembina jangan hanya 50 orang, lebih banyak lebih bagus karena cabang lomba juga banyak. Para pembina harus mampu mentransformasikan ilmu kepada para kafilah dengan baik dan maksimal,” tandasnya.
Lamjut dia, prestasi yang diraih Kabupaten Tangerang yang berhasil meraih juara umum MTQ selama 4 tahun berturut-turut di tingkat Provinsi Banten harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Meskipun demikian, ia juga menegaskan bahwa tujuan utama MTQ bukan semata-mata mengejar gelar juara, tetapi juga memperkuat syiar Islam dan membangun sinergi antara ulama dan umaro.
"Predikat juara memang tujuan, tetapi yang paling utama adalah bagaimana syiar Islam dapat terus dikumandangkan mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja yang juga Sekretaris Daerah melaporkan bahwa pembinaan kafilah Kabupaten Tangerang mengusung tema “Melalui Pembinaan Kita Pertahankan Prestasi Terbaik Kafilah Kabupaten Tangerang pada MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.”
“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas peserta sekaligus mempertahankan prestasi terbaik Kafilah Kabupaten Tangerang pada MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten yang akan dilaksanakan pada 6 sampai 10 Juli 2026 di KP3B Provinsi Banten,” ujar Soma
Lanjut dia, pembinaan kafilah tersebut merupakan tindak lanjut hasil pelaksanaan MTQ Ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang yang telah berlangsung pada 8–13 Januari 2026 yang lalu.
"Pembinaan ini dilaksanakan selama dua hari, 15–16 Mei 2026, dan diikuti sebanyak 183 peserta yang terdiri atas peserta kafilah Kabupaten Tangerang sebanyak 68 orang, pembina tingkat Provinsi Banten sebanyak 50 orang, pembina dari Kabupaten Tangerang sebanyak 35 orang, serta panitia pelaksana," ungkapnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengunjungi seorang bayi yang diberi nama Moch. Maesyal Rasyid di wilayah Kec. Sepatan. Bayi tersebut merupakan putra dari pasangan Boyirin Jamaludin dan Nabila Fauziah Kurniawati yang lahir pada Selasa (12/5/26) lalu di Puskesmas Sepatan.
Pada kunjungannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengaku merasa bahagia dan terharu dapat bertemu langsung dengan bayi yang memiliki nama serupa dengannya. Dia juga mengucapkan syukur bisa memenuhi janjinya yang akan datang langsung ke rumah keluarga tersebut setelah sang bayi lahir.
“Saya bersama Pak Camat Sepatan hari ini berkunjung langsung melihat bayi bernama Moch. Maesyal Rasyid asal sarakan Sepatan. Beberapa waktu lalu saya sudah berjanji akan hadir langsung apabila bayinya sudah lahir,” ujar Bupati Maesyal di kediaman Boyirin Jamaludin dan Nabila Fauziah Kurniawati, Kamis, (14/5/26).
Ia menambahkan, pemberian nama tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama keluarga besar dan orang tua bayi.
“Nama tersebut tentu hasil rundingan dan kesepakatan orang tua serta keluarga yang bersangkutan. Saya turut merasa bangga dan mendoakan semoga anak ini menjadi anak yang sehat, sholeh, serta bermanfaat bagi bangsa, negara, dan agama,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga memberikan doa dan motivasi kepada kedua orang tua bayi agar terus memberikan pendidikan dan kasih sayang terbaik bagi sang anak.
Sementara itu, ibu bayi bernama Moch. Maesyal Rasyid, Nabila Fauziah mengungkapkan alasan dirinya bersama keluarga memberikan nama yang mirip dengan nama Bupati Tangerang.
“Saya beserta suami dan orang tua kami sudah sepakat untuk menamai anak kami Moch. Maesyal Rasyid, sama seperti nama Bupati Tangerang, dengan harapan anak kami kelak menjadi orang besar, menjadi pemimpin seperti Bupati Tangerang, menjadi pribadi yang baik berbudi, dan juga menjadi anak yang sholeh,” ujar Nabila bahagia. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melakukan prosesi peletakan batu pertama renovasi dan pembangunan Masjid At-Ta’awun yang berlokasi di Perumahan Green Savana, RW 05, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Jumat (15/05/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi yang sangat strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.
“Masjid bukan hanya tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, tempat tumbuhnya nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan pendidikan akhlak bagi generasi muda kita,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan warga Green Savana dalam mendukung pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang dan religius.
"Atas nama pribadi dan pemerintah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan partisipasi aktif masyarakat yang begitu kuat untuk menjadikan masjid ini lebih nyaman dan aman serta bermanfaat lebih luas," ucapnya
Ia berharap pembangunan Masjid At-Ta’awun dapat semakin mempererat ukhuwah antarwarga serta menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid At-Ta’awun, Awaludin, menjelaskan bahwa renovasi dan pembangunan masjid dilakukan karena kapasitas bangunan sebelumnya sudah tidak mampu menampung jumlah jemaah yang semakin meningkat, terutama saat pelaksanaan Salat Jumat dan perayaan peringatan hari besar Islam lainnya
“Pada momentum tertentu, jemaah bahkan meluber hingga ke jalan. Karena itu, perluasan masjid menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan dilakukan dengan konsep bangunan vertikal sehingga luas masjid dapat meningkat dari yang awalnya sekitar 328 meter persegi menjadi 422 meter persegi. Kapasitas jemaah pun bertambah dari sekitar 217 orang menjadi 327 orang.
"Setelah dibangun, masjid ini nantinya akan lebih luas lagi menjadi sekitar 422 meter persegi yang dapat menampung sekitar 327 orang yang tadinya hanya sekitar 217 orang saja," imbuhnya. (Red)