TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026 yang digeler di Kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang, (12/05/26).
Kabupaten Tangerang menorehkan catatan penting dalam sejarah pengawasan pemilu dengan menjadi daerah pertama dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia yang menyelenggarakan Kick-Off Pendidikan Pengawas Partisipatif Tahun 2026 yang dibuka secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Anggota Bawaslu RI, Ibu Lolly Suhenty.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Bawaslu RI yang telah menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai daerah pertama dari 514 kabupaten/kota di Indonesia sebagai Peluncuran Nasional Pendidikan Pengawas Partisipatif 2026
“Kami bangga dan bersyukur dapat melaksanakan tugas mulia ini, dalam program Pendidikan Pengawas Partisipatif, di mana Kabupaten Tangerang menjadi daerah pertama dari 514 kabupaten/kota di Indonesia yang melaksanakannya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, capaian dan kepercayaan yang diberikan Bawaslu Pusat dan KPU ini menjadi awal baik bagi Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga dan meningkatkan dinamika politik dan iklim demokrasi yang kondusif dan semakin dewasa serta bisa menginspirasi daerah lainnya. Sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, Bawaslu, KPU dan seluruh jajaran Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat juga sangat diperlukan untuk menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemilu yang aman, kondusif dan bermartabat.
"Koordinasi dan sinergi lintas sektor adalah kunci utama. Saya ingat betul bagaimana komunikasi dan koordinasi yang intensif, bahkan hingga dini hari, dilakukan demi memastikan situasi tetap terkendali tanpa mengintervensi norma hukum yang ada," ungkapnya
Dia berharap program Pendidikan Pengawas Partisipati yang mengusung jargon "Berfungsi dan Bergerak Untuk Pemilu 2029 Yang Bermartabat" tersebut mampu membekali para kader pengawas partisipatif untuk menjadi mata dan telinga dalam menjaga integritas dan tegaknya demokrasi.
“Saya berharap program ini para kader pengawas semakin berintegritas dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tegasnya, menjaga integritas dan tegaknya demokrasi. Selain itu, literasi politik masyarakat harus diperkuat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau upaya memecah belah persatuan,” harapnya
Sementara itu, Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, menegaskan bahwa demokrasi yang sehat dan bermartabat itu tidak hadir secara tiba-tiba, melainkan membutuhkan proses dan komitmen seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan unsur Forkopimda
“Pengawasan partisipatif adalah salah satu instrumen krusial untuk mempersempit ruang gerak politik uang dan politisasi SARA. Para Kader Pengawas Partisipatif adalah mata dan telinga yang memastikan setiap suara terjaga demi tegaknya keadilan pemilu,” jelas Lolly
Pihaknya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang terus konsisten memberikan dukungan penuh Bawaslu. Meskipun Kabupaten Tangerag sempat dikategorikan rawan tinggi berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu, namun berkat kolaborasi yang kuat dan netralitas ASN yang baik, kerawanan tersebut dapat dimitigasi dan diatasi. sehingga wilayah ini dipilih sebagai lokasi kick-off nasional yang disaksikan oleh perwakilan dari 514 Kabupaten/Kota se-Indonesia.
“Terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memberikan dukungan penuh dan fasilitas demi suksesnya agenda nasional in. Sinergi dan kolaborasi ini diharapkan juga terus menginspirasi daerah lain di seluruh belahan kabupaten/kota lainnya,” ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Suasana penuh antusias dan kebahagiaan mewarnai kegiatan Pengundian Hadiah Umroh yang digelar pihak pengembang Batara Parkview di Marketing Gallery Batara Parkview, Minggu (10/5/2026). Program spesial dari Badak Perkasa Group ini menjadi bentuk apresiasi nyata kepada para konsumen yang telah mempercayakan pilihan hunian mereka di kawasan tersebut.
Acara yang dimulai pukul 14.00 WIB itu dihadiri ratusan konsumen, tamu undangan, serta sejumlah pihak terkait yang turut menyaksikan langsung proses pengundian hadiah umroh. Program ini diperuntukkan bagi konsumen yang telah menyelesaikan pembelian unit dan merealisasikan akad sesuai periode dan ketentuan yang berlaku.
Dari hasil verifikasi data yang dilakukan secara ketat, tercatat sebanyak 113 peserta sah berhak mengikuti pengundian hadiah tersebut.
Untuk memastikan proses berjalan adil dan transparan, pengundian dilakukan menggunakan sistem digital secara real-time dan ditampilkan langsung melalui layar lebar agar dapat disaksikan seluruh peserta yang hadir. Selain itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh sejumlah saksi resmi dari berbagai instansi, mulai dari notaris, Dinas Sosial, kepolisian, pihak perbankan, hingga tokoh masyarakat setempat.
Suasana acara berlangsung meriah dan hangat. Para konsumen tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan acara, penjelasan mekanisme pengundian, hingga momen penentuan pemenang hadiah umroh yang menjadi puncak acara.
Perwakilan Badak Perkasa Group menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat kepada Batara Parkview.
“Program Umroh ini adalah wujud nyata rasa terima kasih kami. Kepercayaan masyarakat memilih Batara Parkview sebagai tempat tinggal adalah kebanggaan terbesar kami. Semoga apresiasi ini membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh konsumen yang telah menjadi bagian dari keluarga besar kami,” ujarnya.
Pihak pengembang juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program menarik dan bermanfaat bagi konsumen, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan serta pengembangan hunian yang nyaman, aman, dan bernilai tinggi.
Kegiatan pengundian hadiah umroh tersebut ditutup dengan penuh kebahagiaan. Seluruh peserta, baik yang berhasil memenangkan hadiah maupun yang belum beruntung, tetap pulang dengan rasa puas atas perhatian dan apresiasi yang diberikan oleh Batara Parkview. (Red)
Jakarta, lrnsafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi yang digelar di Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Senin (11/05/26)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mendukung penuh dan siap menyukseskan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI untuk menjadikan pendidikan sebagai salah satu instrumen dalam pembentukan karakter dan kepribadian generasi penerus bangsa sejak dini.
"Kami mendukung penuh dan siap menyukseskan program Kemendikdasmen yang menjadikan pendidikan sebagai bagian untuk menguatkan pembentukan karakter dan kepribadian bangsa di jenjang sekolah dasar dan menengah," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, nilai-nilai kejujuran, budi pekerti dan adab harus ditanamkan sejak dini, bukan hanya di lingkungan sekolah namun juga di keluarga dan masyarakat
"Budaya jujur, bersih dan beradab itu harus dimulai sejak dini. Anak didik kita tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari kurikulum sekolah tapi juga pengalaman dari lingkungan keluarga dan masyarakat," tandasnya
Pihaknya berharap dengan adanya Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Anti Korupsi tersebut dapat membantu para tenaga pendidik di jenjang pendidikan dasar dan menengah dalam memberikan arah dan metode mengajar yang lebih jelas terhadap penanaman nilai-nilai kejujuran, bersih dan anti korupsi kepada para anak didiknya
"Dengan buku ini diharapkan para guru bisa mendapatkan gambaran dan arah yang lebih jelas untuk mengajarkan nilai-nilai kejujuran, budaya bersih dan anti korupsi yang bermuara pada pembentukan dan penguatan karakter bangsa," ujarnya
Sentara itu, Mendikdasmen RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya terus berusaha menjadikan sekolah sebagai role model pembentukan karakter dan kepribadian bangsa yang kuat dan tangguh di semua jenjang pendidikan.
"Dengan peluncuran buku panduan tentang pendidikan antikorupsi ini, kami berkomitmen bahwa sekolah dapat menjadi model bagaimana budaya jujur, budaya bersih, budaya antikorupsi itu tidak sebatas hanya pengetahuan tapi menjadi budaya dan peradaban utama," ungkapnya
Lanjut dia, panduan pendidikan antikorupsi tersebut bukan sekedar buku semata, melainkan peta jalan strategis dalam membangun generasi bangsa yang berintegritas. Buku ini dirancang secara sistematis dan berjenjang. Panduan ini menjadi acuan nasional bagi satuan pendidikan dan pemangku kepentingan dalam menanamkan nilai antikorupsi sejak usia dini hingga menengah
"Panduan pendidikan antikorupsi ini menyajikan peta kompetensi yang jelas serta langkah langkah implementatif, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menumbuhkan pendidikan antikorupsi yang berkelanjutan," imbuhnya
Ketua KPK, Komjen Pol. (Purn) Setyo Budiyanto Ketua KPK yang juga hadir pada acara tersebut berharap buku panduan pendidikan anti korupsi tersebut bisa semakin memperkuat penanaman budaya bersih dan anti korupsi sejak dini kepada para peserta didik.
"Saya berharap bahwa untuk hari Ini, esok dan masa depan, antikorupsi tidak dimulai dari ruang persidangan tapi dari ruang kelas. Anak cucu kita sejak dini sudah bisa memahami budaya hidup jujur dan bersih serta bagaimana proses pencegahannya," harapnya. (red)
Jakarta Barat, lensafokus.id – SANTORINI Memorial Homes Cilegon menggelar Exclusive Gathering di Restoran Hao Di Fang, P4 Season City, Jakarta Barat, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperluas kolaborasi sekaligus memperkenalkan konsep kawasan memorial premium kepada komunitas dan organisasi yang tergabung dalam PTK Indonesia.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Owner SANTORINI Memorial Homes Cilegon, Then Bui Phin, Manager Budi Hartono, beserta tim marketing. Turut hadir Ketua Umum PTK Indonesia, Yordanus, bersama jajaran pengurus serta tamu undangan dari berbagai perkumpulan afiliasi PTK Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat tujuh agenda utama yang menjadi fokus pembahasan.
Agenda pertama yakni penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara SANTORINI Memorial Homes dengan sejumlah lembaga dan organisasi di bawah naungan PTK Indonesia. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi anggota komunitas dalam memiliki lahan memorial dengan skema khusus.
Selanjutnya, Manager SANTORINI Memorial Homes, Budi Hartono, memaparkan konsep dan visi perusahaan sebagai legacy memorial park yang mengusung nuansa arsitektur Santorini, Yunani, dipadukan dengan nilai kekeluargaan Indonesia.
“Kami ingin setiap keluarga memiliki tempat peristirahatan terakhir yang indah, tenang, dan terjaga selamanya,” ujar Budi Hartono.
Pada sesi utama, pihak manajemen juga mengupas “9 Pilar SANTORINI” yang menjadi keunggulan kawasan memorial tersebut, meliputi konsep eco living, pemakaman prestisius bertaraf internasional, area makam yang nyaman dan indah, hingga perencanaan finansial agar tidak membebani keluarga di masa depan.
Selain itu, SANTORINI Memorial Homes menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi kepada komunitas melalui program dana sosial, subsidi pembelian bagi anggota, serta dukungan terhadap berbagai kegiatan organisasi mitra.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan pembukaan NUP (Nomor Urut Pemesanan) bagi para tamu undangan yang ingin mengamankan posisi awal pemilihan unit lahan terbaik di kawasan SANTORINI Memorial Homes.
Seluruh peserta gathering turut menerima materi promosi berupa company profile, brosur “9 Pilar SANTORINI”, dan privilege card khusus anggota perkumpulan afiliasi PTK Indonesia.
Acara kemudian ditutup dengan gala dinner dan hiburan musik di Restoran Hao Di Fang yang berlangsung hangat dan penuh keakraban antar mitra.
Owner SANTORINI Memorial Homes, Then Bui Phin, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan PTK Indonesia dalam menjalin kerja sama tersebut.
“Terima kasih untuk kepercayaan rekan-rekan PTK Indonesia. MoU hari ini adalah awal. Kami berkomitmen menjaga amanah keluarga yang menitipkan legacy di SANTORINI,” tegasnya.
Melalui gathering ini, diharapkan terjalin kerja sama jangka panjang antara SANTORINI Memorial Homes dengan seluruh jaringan PTK Indonesia, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan memorial yang bermartabat sejak dini. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Sebanyak 25.000 buruh dari berbagai sektor di Kabupaten Tangerang tumpah ruah merayakan puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, di Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Minggu (10/5/26).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, hadir langsung di tengah-tengah massa buruh didampingi jajaran Forkopimda, di antaranya Kapolresta Tangerang, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kapolres Tangsel, Dandim 0510/Tigaraksa, Dansatradar, serta Kajari Kabupaten Tangerang, dan Sekda.
Dalam keterangannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas antusiasme dan kondusifitas para buruh dalam merayakan hari besar mereka. Ia merinci berbagai program yang disiapkan khusus untuk memanjakan para pekerja, mulai dari pekan olahraga, pengajian dan puncaknya mancing bersama dan bakti sosial
"Alhamdulillah, ada sekitar 25.000 buruh yang hadir merayakan puncak May Day di Kabupaten Tangerang. Kami bersama Forkopimda hadir untuk memastikan perayaan ini milik bersama. Berbagai kegiatan kita gelar, mulai dari mancing bersama dengan taburan ikan sebanyak 5 ton, hingga bazar sembako dan pangan murah untuk 3.000 paket," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Selain hiburan, Pemkab Tangerang bersama sektor swasta juga menyalurkan bantuan CSR berupa minyak goreng. Dia menambahkan sisi kemanusiaan tetap menjadi prioritas perayaan dengan adanya layanan cek kesehatan gratis dan donor darah yang dipadati peserta.
"Ini membuktikan kebersamaan antara pemerintah, Forkopimda, dan serikat buruh terus berjalan baik. Semua kegiatan ini murni untuk kepentingan buruh dan masyarakat. Tadi juga ada usulan agar tahun depan porsi olahraganya ditambah, tentu ini masukan yang positif," tambahnya.
Di tempat yang sama, Gubernur Banten Andra Soni yang turut hadir, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang tercipta di Kabupaten Tangerang. Baginya, ini adalah kali kedua ia hadir secara berturut-turut dalam puncak perayaan May Day di Kab. Tangerang
"Saya mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh serikat buruh dan Bapak Bupati. Peringatan ini bukan sekadar seremoni, tapi ada aksi nyata seperti bakti sosial, cek kesehatan, hingga hiburan memancing yang sangat fenomenal," kata Andra Soni.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, buruh, dan pengusaha sebagai mesin penggerak pembangunan di Provinsi Banten.
"Semoga kolaborasi ini terus berjalan baik sehingga kemajuan Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang, bisa semakin meningkat. Buruh adalah bagian utama dari tumbuh berkembangnya pembangunan di daerah kita," tegasnya.
Acara puncak May Day 2026 tingkat Kabupaten Tangerang ini ditutup dengan ramah tamah dan peninjauan langsung ke lokasi memancing serta posko layanan kesehatan oleh rombongan Bupati dan Gubernur Banten. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang kembali mengambil langkah tegas terhadap wajib pajak yang belum memenuhi kewajiban perpajakannya melalui tindakan pemasangan stiker pada sejumlah restoran di wilayah Kecamatan Kelapa Dua.
Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budi, menyampaikan bahwa langkah tersebut telah sesuai dengan ketentuan Pasal 103 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
“Pemasangan stiker ini merupakan bagian dari upaya penegakan kepatuhan pajak daerah sekaligus bentuk transparansi kepada masyarakat. Kami tegaskan bahwa tindakan ini bukan penyegelan usaha, melainkan penindakan administratif terhadap wajib pajak yang belum menyelesaikan kewajibannya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Slamet Budi.
Ia menjelaskan, sebelum tindakan pemasangan stiker dilakukan, Bapenda Kabupaten Tangerang telah terlebih dahulu menyampaikan surat teguran kepada wajib pajak yang bersangkutan. Namun hingga batas waktu yang telah ditentukan, belum terdapat itikad baik dari pemilik dan/atau penanggung jawab objek pajak restoran untuk menyelesaikan kewajiban perpajakannya.
“Kami mengimbau seluruh wajib pajak daerah agar kooperatif dan segera memenuhi kewajiban perpajakannya. Pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” tambahnya.
Diketahui, objek pajak restoran yang dilakukan penindakan administratif memiliki total tunggakan pajak daerah berdasarkan dokumen SKPDKB (Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar) sebesar Rp655.887.145,00 (enam ratus lima puluh lima juta delapan ratus delapan puluh tujuh ribu seratus empat puluh lima rupiah).
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Wasdal Bapenda Kabupaten Tangerang, Arif, menegaskan bahwa pemasangan stiker, spanduk, papan informasi, plang, maupun media lainnya merupakan bentuk sanksi administratif dan sosial untuk mendorong wajib pajak segera menyelesaikan kewajibannya.
“Alhamdulillah, setelah dilakukan pemasangan stiker pada objek pajak yang memiliki tunggakan pajak daerah, salah satu wajib pajak segera melakukan pembayaran kewajiban pajaknya sebesar Rp124.176.831,00 (seratus dua puluh empat juta seratus tujuh puluh enam ribu delapan ratus tiga puluh satu rupiah),” ungkap Arif.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa langkah penagihan melalui pemasangan stiker cukup efektif dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendorong percepatan realisasi penerimaan pajak daerah.
Arif menambahkan, penerapan penindakan administratif berupa pemasangan stiker, spanduk, papan informasi, plang, atau media lainnya diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi wajib pajak lain agar lebih patuh terhadap kewajiban perpajakan daerah.
“Apabila hingga batas waktu yang ditentukan wajib pajak masih belum melunasi kewajibannya, maka persoalan ini akan diserahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang dan/atau Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) sebagai penegak Peraturan Daerah. Tahapan lanjutan dapat berupa penyegelan, penyitaan, penutupan izin usaha, hingga koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang melalui Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) serta MCP KPK sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan monitoring misa dan hadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Imamat ke-30 Romo Felix dan Romo Richard yang diselenggarakan di Gereja Katolik Santa Odilia, Paroki Citra Raya, Sabtu (9/5/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para Romo serta menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang sebagai wilayah yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.
"Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak membeda-bedakan perlakuan. Kabupaten Tangerang adalah wilayah yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antar umat beragama," tegas Bupati Maesyal Rasyid
Ia sangat mengapresiasi peran aktif Romo Felix dan Romo Richard yang telah mengabdi selama tiga dekade. Ia menyoroti sosok para Romo sebagai figur yang multifungsi, tidak hanya fokus pada pelayanan ibadah, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan, seperti menanam pohon, sayuran, hingga peternakan.
"Beliau ini tanpa melihat siapa pun, tanpa perbedaan pengakuan, selalu hadir di mana pun masyarakat mengundang. Figur para Romo ini sulit digantikan dan menjadi contoh bagi kita semua karena dedikasinya yang tidak pernah lelah," ujarnya di hadapan jemaat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mematahkan isu-isu miring yang menyebut pemerintah daerah pasif terhadap kegiatan keagamaan tertentu. Ia menegaskan bahwa kehadirannya dalam berbagai hari besar keagamaan, seperti Paskah dan rencana menghadiri kegiatan umat Hindu pada bulan Juli mendatang, merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
"Kabupaten Tangerang adalah kabupaten toleransi yang selalu menghargai antarumat dan saling menjaga. Jika ada isu bahwa pemerintah daerah diam terhadap kegiatan ibadah, itu tidak benar. Kami harus menjamin kegiatan apa pun di tengah masyarakat berjalan aman, lancar, dan tertib," tegasnya.
Menutup sambutannya, ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara kerukunan berdasarkan nilai-nilai luhur Pancasila. Ia berharap keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Tangerang dapat terus diabadikan demi kelancaran pembangunan dan kehidupan sehari-hari yang damai.
"Mari kita pelihara kerukunan itu, kita jaga dan abadikan kebersamaan ini agar hubungan antarmanusia dan antaragama tetap harmonis di Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang menghadiri kegiatan Pembukaan Gebyar Lomba dan Talenta Siswa Jenjang SMA, SMK, dan SKH, Deklarasi Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, serta Launching Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 yang digelar di Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., serta dihadiri juga oleh Gubernur Banten beserta jajaran Pemerintah Provinsi Banten, Forkopimda Provinsi Banten, para kepala daerah se-Provinsi Banten, Wakapolresta Tangerang, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang beserta jajaran, kepala sekolah, guru, dan ribuan peserta didik.
Kehadiran Bupati Tangerang menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap penguatan kualitas pendidikan, pengembangan talenta siswa, serta pembangunan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari lingkungan pendidikan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak agar generasi muda dapat berkembang secara optimal, berprestasi, dan memiliki karakter yang kuat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Lanjut dia, kegiatan jenjang pendidikan menangah atas sederajat tersebut merupakan juga menjadi ajang kreatifitas, kejujuran, daya saing dan semangat juang serta kebersamaan para siswa tingkat menengah atas se-Provinsi Banten
"Dengan kegiatan ini, tentunya semangat juang, keberanian bersaing, kejujuran, kreatifitas, semangat juang serta kebersamaan para siswa seluruh Provinsi Banten akan benar-benar teruji dan banyak menginspirasi," ungkapnya
Melalui momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi mendukung peningkatan mutu pendidikan, pembentukan karakter generasi muda, serta pengembangan potensi siswa menuju sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan bahwa kegiatan Gebyar Talenta Siswa menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keterampilan lainnya. Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan melalui program sekolah gratis yang saat ini terus diperluas di Provinsi Banten.
“Setiap anak adalah istimewa dan memiliki potensi masing-masing. Tugas kita bersama adalah memberikan ruang dan kesempatan agar mereka dapat berkembang dan meraih prestasi terbaik,” ujar Gubernur Andra Soni
Pada kesempatan yang sama, Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti mengapresiasi Pemerintah Provinsi Banten atas penyelenggaraan deklarasi budaya sekolah aman dan nyaman yang menjadi yang pertama di Indonesia pada tingkat provinsi.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi agar sekolah benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi peserta didik.
“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita. Anak-anak harus didampingi untuk berkembang sesuai bakat dan potensi yang mereka miliki,” ujar Prof. Abdul Mu’ti.
Kegiatan ini turut memperkuat komitmen seluruh pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Tangerang, dalam mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang inklusif, ramah anak, dan berintegritas.
Selain deklarasi budaya sekolah aman dan nyaman, kegiatan juga dirangkaikan dengan launching Sekolah Adiwiyata sebagai bentuk penguatan budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah.
Gebyar Talenta Siswa Tahun 2026 diikuti ribuan peserta dari jenjang SMA, SMK, dan SKH se-Provinsi Banten melalui berbagai perlombaan bidang olahraga, seni, sains, dan keterampilan. (Red)
JAKARTA, lensafokus.id – Kabupaten Tangerang meraih Paritrana Award 2025 kategori kabupaten terbaik se-Indonesia atas komitmennya dalam mewujudkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dan diterima langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Gedung Plaza BPJS Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Paritrana Award 2025 kembali diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada pemerintah daerah, desa/kelurahan, dan pelaku usaha yang memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Penghargaan ini diberikan kepada daerah dan pelaku usaha yang dinilai berhasil mendorong kepatuhan serta memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja, khususnya pekerja rentan.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang kembali diraih Kabupaten Tangerang tersebut. Penghargaan yang diraih ini semakin menguatkan motivasi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah hari ini Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan tahunan yang ketiga terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di seluruh Indonesia. Dengan penghargaan ini, kita akan terus meningkatkan jumlah kepesertaan BPJS dan juga meningkatkan jumlah anggaran yang akan kita siapkan,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menandaskan bahwa Pemkab Tangerang akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa agar masyarakat di desa-desa, khususnya para pekerja rentan, dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kita akan kolaborasi dengan pemerintah desa supaya masyarakat di desa-desa bisa terlindungi, bisa terjamin aspek sosialnya. Ini sebagai upaya meningkatkan jumlah kepesertaan BPJS di Kabupaten Tangerang terutama kepada para pekerja rentan,” ungkapnya.
Lanjut dia, pekerja rentan yang menjadi perhatian di antaranya ojek online, petani, nelayan, sopir, dan berbagai profesi informal lainnya yang membutuhkan perlindungan sosial ketenagakerjaan.
“Pedagang, petani, nelayan, supir, pekerja rumah tangga, pengrajin dan pekerja informal lainnya, akan ditingkatkan jumlah kepesertaannya dan juga ditingkatkan jumlah kolaborasi sumbernya untuk bisa memberikan jaminan sosial kepada masyarakat kita selaku pekerja rentan di Kabupaten Tangerang,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh kepala daerah penerima penghargaan, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Ia berharap penghargaan Paritrana Award tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemerintah daerah untuk terus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan di wilayahnya masing-masing.
“Semoga penghargaan ini semakin memotivasi para kepala daerah lainnya untuk terus memberikan jaminan kepada pekerja rentan khususnya masyarakat di wilayahnya,” ujarnya.
Selain Pemkab Tangerang yang meraih penghargaan, Desa Panongan juga menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan yang diterima langsung oleh Kepala Desa Panongan. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemkab Tangerang untuk memajukan dan menguatkan sektor pertanian dalam rangka mendukung pengembangan ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang
Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat membuka acara Ngeriung Maesyal (NGEMAS) sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat di Desa Mekar Jaya Kec. Sepatan, Jum'at (08/05/26)
"Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong pembangunan pertanian melalui peningkatan sarana dan prasarana, penguatan kelompok tani, pengembangan ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas infrastruktur pendukung pertanian," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Dia mengatakan bahwa kegiatan NGEMAS digelar dengan mengusung konsep Ngariung, yaitu kearifan lokal yang menekankan kebersamaan, musyawarah, dan silaturahmi antara seluruh unsur yang terlibat. Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi, komunikasi, dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
"Kita kumpul bersama dalam rangka ngariung bersama para kelompok petani dan masyarakat. Kami dari Pemda, dinas dan pak camat beserta muspikanya berkomunikasi langsung menekankan kebersamaan dan musyawarah terkait apa-apa saja yang diinginkan oleh kelompok petani agar lebih maju dan sejahtera," ujarnya
Dia menyebut kegiatan NGEMAS merupakan bagian penjabaran dari program Astacita Presiden RI, khususnya menyangkut program pembangunan pertanian yang harus terus didorong untuk mempercepat dan memperkuat tumbuh kembangnya roda perekonomian yang dimulai dari bawah
"Pembangunan pertanian harus didorong untuk mempercepat dan memperkuat tumbuh kembangnya roda perekonomian dari bawah, dari desa, kecamatan yang bisa meningkatkan pendapatan para petani," tandasnya
Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui OPD pada tahun 2026 terkait telah memprogramkan pendamlingan dan bantuan kepada para kelompok tani untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Bantuan tersebut di antaranya berupa penyeluran benih, bibit, pupuk, sarana penunjang pertanian dan beras untuk Intervensi Rentan Rawan Pangan Tahun 2026.
"Sebagian bantuan tersebut telah mulai disalurkan kepada masyarakat. Bantuan dari pemerintah daerah ini untuk merangsang kelompok tani agar bisa bercocok tanam, beternak sehingga mereka benar-benar produktif dan pandapatannya juga semakin meningkat," jelasnya
Menanggapi usulan petani terkait bantuan bibit tanaman jahe, bawang, tomat dan cabai, pihaknya bersama OPD terkait akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk dapat direalisasikan pada program bantuan selanjutnya
"Inilah menjadi bekal kami dalam rangka nanti untuk bisa membahas dan memberikan perhatian usulan kelompok tani. Mudah-mudahan apa diharapkan para petani ini secara bertahap bisa kita realisasikan nantinya," ujarnya
Di akhir dialog, dia juga mengajak masyarakat, khususnya para kelompok tani untuk terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dalam rangka mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan sejahtera
"Mari kita terus memperkuat semangat gotong royong, kebersamaan, dan sinergi dalam mewujudkan ketahanan pangan serta pembangunan daerah yang berkelanjutan," pungkasnya
Pada kegiatan tersebut Bupati Maesyal Rasyid memberikan santunan kepada anak yatim dan menyerahkan secara simbolis bantuan berupa bibit, pupuk dan traktor. (Red)