Bupati Tangerang Lepas Peserta Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif 2026

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melepas peserta Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif yang digelar di area Scientia Park Gading Serpong Kec. Kelapa Dua, Minggu (07/06/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mendukung upaya-upaya penyelenggaraan kegiatan olahraga yang melibatkan para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang, salah satunya Fun Run Komunitas Wisata Kreatif.

"Ini adalah agenda yang positif supaya masyarakat Kabupaten Tangerang ini terus mengumandangkan olahraga dan memasyarakatkan olahraga juga sekaligus ada beberapa UMKM yang hadir di sini untuk memeriahkan jalan santai tingkat Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menambahkan kehadirannya bersama dengan anggota DPRD Provinsi Banten, DPRD Kab Tangerang, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), baik dari Provinsi Banten maupun Kabupaten Tangerang serta Camat merupakan bentuk dukungan untuk terus membudayakan hidup sehat sekaligus menggerakan roda perekonomian lokal

"Baru saja kita lepas mereka untuk melaksanakan jalan santai atau lari santai. Mudah-mudahan dengan jalan santai ini, kita bisa bersilaturahmi, bisa sehat dan agenda ini akan terus kita laksanakan secara rutin untuk membiasakan bahwa pola hidup sehat, termasuk di dalamnya adalah meningkatkan keberadaan UMKM yang ada di Kabupaten Tangerang," ungkapnya

Dia juga berharap kegiatan tersebut dapat memacu kegiatan olahraga wisata kreatif lainnya di Kabupaten Tangerang semakin berkembang sehingga berdampak luas bukan hanya untuk komunitas dan masyarakat, namun juga para pelaku UMKM di sekitar lokasi acara

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang juga atas nama provinsi Banten mengucapkan terima kasih apresiasi kepada panitia atas penyelenggaraan wisata kreatif Fun Run 5K tahun 2026 di Kabupaten Tangerang," pungkasnya

Ketua pelaksana Fun Run 5K, Indra Irawan melaporkan bahwa kegiatan tersebut merupakan event olahraga yang dikolaborasikan dengan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Tangerang

"Peserta sudah tercatat 1.100 peserta. Kegiatan ini pun bukan hanya fun run, hanya sekedar proud tapi kita membuat event ini dikolaborasikan dengan tradisi budaya yang ada di Kabupaten Tangerang," jelas Indra

Pihaknya berjanji akan membuat kegiatan tersebut sebagai agenda tetap dengan cakupan yang lebih luas, tidak hanya pesertanya dan tingkatannya, namun juga dengan seni budaya yang lebih beragam dan bekerjasama dengan UMKM yang lebih banyak. (Red)

Antusiasme Meluap, Pelayanan Malam 'MANTAP JASA' Tigaraksa Penuhi Kebutuhan Dokumen Ratusan Warga

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, membuktikan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar slogan di atas kertas. Melalui langkah progresif, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tigaraksa sukses menyelenggarakan malam pelayanan terpadu bertajuk "MANTAP JASA" (Malam Terpadu Jemput Aspirasi dan Solusi Administrasi) pada Sabtu malam (06/06/2026).

Mengusung tagline “Mendekatkan Pelayanan, Menghadirkan Solusi, Melayani Tanpa Batas Waktu,” kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan ini berubah menjadi pusat pelayanan publik yang masif. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga yang selama ini mengalami hambatan waktu akibat tuntutan pekerjaan di siang hari, seperti buruh pabrik, buruh harian, pedagang, dan pelaku UMKM.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme warga yang luar biasa. Berdasarkan data di lapangan, jumlah kunjungan pada malam ini berhasil memecahkan rekor tertinggi sejak inovasi ini pertama kali digulirkan dua tahun lalu.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat malam ini benar-benar di luar ekspektasi kami. Ini adalah rekor baru. Pelayanan administrasi dan pelayanan publik lintas sektor malam ini dipadati oleh warga. Bahkan, dari laporan petugas di meja registrasi, banyak warga yang sudah datang dan mengantre sejak pagi dan siang hari untuk mengamankan nomor antrean, padahal loket pelayanan baru resmi kami buka pukul 19.30 WIB setelah persiapan sejak pukul 18.00 WIB," ungkap Camat Cucu.

Cucu juga menambahkan bahwa daya tarik MANTAP JASA kini telah meluas ke luar batas wilayah administrasinya.

"Yang menarik, pergerakan warga malam ini menunjukkan bahwa yang datang bukan hanya masyarakat dari dalam Kecamatan Tigaraksa saja. Banyak warga dari kecamatan tetangga yang ikut memanfaatkan momentum ini karena melihat kelengkapan layanan yang kami sediakan." Tambah Camat Cucu.

Keberhasilan MANTAP JASA tidak lepas dari kolaborasi erat antara pihak kecamatan dengan berbagai instansi vertikal dan horizontal. Semua layanan diintegrasikan secara one-stop service untuk memastikan warga bisa menyelesaikan berbagai urusan sekaligus.

Berikut adalah rincian pelayanan terpadu yang tersedia:

• Administrasi Kependudukan (Adminduk): Disdukcapil melalui gerai kecamatan membuka layanan lengkap mulai dari perekaman dan pencetakan E-KTP, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), hingga pengurusan Akta Kelahiran dan Akta Kematian.

• Layanan Keamanan dan Hukum Kepolisian: Bekerja sama dengan Satpas Polresta/Polres, dihadirkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sangat diminati warga, serta loket pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

• Layanan Lintas Sektoral & Sosial: Kantor Samsat turut hadir memfasilitasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sementara itu, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten melalui Pos Pelayanan Hukum (Posbakum) memberikan ruang konsultasi hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan atau kejelasan hukum. Disediakan pula layanan kesehatan gratis dan sertifikasi halal bagi produk lokal.

• Penguatan Ekonomi dan Media Komunikasi: Lapangan luar diisi oleh belasan gerai UMKM lokal sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi. Di sudut lain, sebuah panggung interaktif digunakan untuk Live Talkshow publik yang menghadirkan unsur Polsek dan Anggota Dewan perwakilan rakyat guna menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung.

Kapolsek Tigaraksa yang hadir mendampingi jajaran Forkopimcam menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan yang humanis dan responsif. Masyarakat tidak hanya pulang membawa dokumen yang selesai, tetapi juga mendapatkan edukasi terkait kamtibmas dan hak-hak hukum mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Tigaraksa kembali menegaskan bahwa MANTAP JASA bukan hanya tentang mencetak dokumen penunjang administrasi, melainkan ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan keluhan birokrasi, infrastruktur, maupun masalah sosial.

"Kami membuka pos pengaduan langsung. Jika ada keluhan, hambatan, atau aspirasi yang tersumbat, malam ini silakan sampaikan kepada saya, kepada Pak Kapolsek, atau ke jajaran dinas terkait yang sedang bertugas. Kami hadir di sini untuk bekerja dan memberikan solusi langsung di tempat," Camat Cucu.

Secara regulasi, inovasi MANTAP JASA ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Peraturan Bupati Tangerang Nomor 33 Tahun 2023. Dengan memindahkan waktu pelayanan ke malam hari tanpa memotong produktivitas harian warga, inovasi ini memberikan penghematan biaya (cost efficiency) yang signifikan bagi masyarakat.

Melihat dampak positif dan lonjakan indeks kepuasan masyarakat yang nyata, Pemerintah Kecamatan Tigaraksa berencana menjadikan format ini sebagai model pelayanan berkala yang lebih masif. Model pelayanan jemput bola bertema malam hari ini juga sangat adaptif untuk direplikasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

"Inovasi MANTAP JASA adalah bukti komitmen kami bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat tanpa dibatasi oleh jam kerja formal. Kami ingin birokrasi di Tigaraksa berjalan dinamis, fleksibel, dan selalu berpihak pada kemudahan urusan rakyat," tutup Camat Cucu. (Red)

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming

TANGERANG, lensafokus.id - Upaya mencetak generasi baru petani modern terus diperkuat, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang resmi menggelar Pelatihan Integrated Farming (Pertanian Terpadu) bagi para Petani Milenial di areal lahan Taruna Tani Al Prakarsa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/6/2026).

Pelatihan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendorong regenerasi sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui keterlibatan generasi muda yang adaptif terhadap teknologi dan inovasi pertanian modern. 6

Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian, Endang Setiawan menegaskan bahwa kegiatan yang berpusat di Desa Margasari ini bukan sekadar pelatihan musiman, melainkan sebuah proyek percontohan (pilot project) strategis yang dipersiapkan matang untuk masa depan agribisnis daerah.

"Pelatihan di Kantor Taruna Tani Milenial Kecamatan Tigaraksa ini adalah pilot project kita. Kami ingin membangun sebuah model pertanian modern yang sukses terlebih dahulu di sini. Ke depan, konsep ini akan menjadi percontohan dan kiblat yang siap direplikasi di kecamatan-kecamatan lain di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang," ujarnya.

Endang menambahkan, pemilihan konsep integrated farming dinilai sangat tepat bagi petani milenial karena menawarkan solusi keterbatasan lahan lewat efisiensi tinggi, di mana sektor pertanian, peternakan, dan perikanan saling menyokong dalam satu ekosistem zero waste (tanpa limbah).

Dalam arahannya, ia juga menyoroti tantangan besar sektor pertanian saat ini, yaitu penurunan jumlah petani usia produktif dan kebutuhan pangan yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk Kabupaten Tangerang.

"Kami optimistis, lewat tangan-tangan kreatif petani milenial yang dibekali ilmu integrated farming ini, citra pertanian akan naik kelas. bertani itu keren, canggih, dan sangat menjanjikan secara ekonomi. Dari Tigaraksa, kita bawa semangat baru ini ke seluruh pelosok Kabupaten Tangerang," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Taruna Tani Milenial Al-Prakasa, Satria Gusputra, membagikan kisah inspiratif di balik terbentuknya kelompok tani tersebut. Satria yang memiliki latar belakang sebagai pekerja korporat memilih untuk resign dan menenangkan diri (cooling down) sebelum akhirnya terjun total ke dunia pertanian.

"Awalnya orang-orang menganggap saya agak stres. Enak-enak kerja kantoran, tiba-tiba malah pergi ke kebun. Namun, saya melihat desa ini memiliki banyak potensi lahan tidur yang bisa digarap, terlebih pemerintah sedang gencar menggalakkan swasembada pangan," katanya.

Selain potensi lahan, Satria juga tergerak oleh keprihatinan sosial terhadap maraknya kasus pemuda yang terjerumus ke dalam lingkaran judi online hingga narkoba akibat dampak negatif media sosial. Ia pun bertekad merangkul mereka untuk produktif kembali lewat jalur pertanian.

Pada satu tahun pertama, Satria berjuang sendiri dengan mengajak dua orang pemuda setempat. Secara perlahan, ia berusaha mengubah pola pikir mereka tentang profesi petani. Langkahnya mendapat titik terang setelah berkonsultasi dengan penyuluh pertanian lapangan (PPL), Pak Liswan.

"Respons dari Pak Liswan sangat positif. Beliau langsung datang membantu membentuk kelompok kami hingga akhirnya kami resmi terdaftar di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan)," jelasnya.

Meski saat ini alat pertanian yang digunakan oleh kelompoknya sebagian besar masih manual, Satria sudah menatap masa depan pertanian desa dengan visi yang futuristik.

"Harapan ke depan, konsep pertanian modern yang kami rancang bisa berjalan sepenuhnya. Kami ingin menerapkan sistem pertanian berbasis digitalisasi dan serba otomatis, di mana teknologi internet (Internet of Things) yang akan bermain dan mengendalikan sistem di lahan kami," tutup Satria. (Red)

Jangan Panik, Ini Cara Cek PIN SPMB Kota Tangerang Jika Belum Masuk ke WhatsApp

Tangerang, lensafokus.id - Sejumlah calon peserta didik baru dan orang tua di Kota Tangerang mungkin masih menunggu PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang digunakan untuk melanjutkan proses pendaftaran sekolah.

Namun, jika PIN belum diterima melalui WhatsApp, masyarakat diimbau untuk tidak panik dan terlebih dahulu melakukan pengecekan data yang telah didaftarkan.

“Salah satu penyebab PIN belum diterima adalah adanya perbedaan antara nomor WhatsApp yang digunakan saat ini dengan nomor yang didaftarkan ketika membuat akun SPMB,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar, Kamis (4/6/26).

“Karena itu, calon peserta didik maupun orang tua perlu memastikan kembali nomor telepon yang tercantum pada data pendaftaran,” tambahnya.

Ia menjelaskan, untuk mengetahui PIN SPMB, masyarakat dapat mengakses laman praspmb.tangerangkota.go.id dan memilih menu “Lihat Data”. Melalui fitur tersebut, informasi data pendaftaran termasuk PIN dapat dilihat secara mandiri tanpa harus menunggu pesan WhatsApp.

“Selain itu, layanan informasi juga tersedia melalui WhatsApp di nomor 0811-1342-488. Masyarakat cukup mengirimkan pesan dengan kata kunci ‘info pin spmb’ untuk mendapatkan informasi terkait PIN yang dibutuhkan,” tutur Wahyudi.

Dinas Pendidikan Kota Tangerang mengimbau para orang tua dan calon peserta didik untuk secara berkala memantau pesan WhatsApp yang terdaftar serta memastikan nomor yang digunakan masih aktif. Langkah ini penting agar seluruh informasi terkait proses SPMB dapat diterima dengan baik.

“Masyarakat juga diharapkan tidak terburu-buru membuat akun baru apabila PIN belum diterima. Sebaiknya lakukan pengecekan terlebih dahulu melalui fitur yang telah disediakan untuk menghindari kesalahan data dan kendala dalam proses pendaftaran,” atanya.

Dengan berbagai kemudahan layanan digital yang tersedia, proses SPMB Kota Tangerang diharapkan dapat berjalan lebih lancar, cepat dan memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi yang dibutuhkan. (Red)

Wabup Intan Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Ramah Lansia

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang ramah, sehat dan nyaman bagi para lanjut usia (Lansia)

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri acara Bakti Sosial (Baksos) yang dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) RI dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di LKS Husnul Khotimah Islamic Village Kec. Kelapa Dua, Kamis (04/06/26)

"Mari kita hadirkan lingkungan yang penuh kasih sayang, penghormatan dan perhatian bagi para lanjut usia, karena sesungguhnya cara kita memperlakukan orang tua hari ini adalah cerminan masa depan yang sedang kita bangun untuk generasi berikutnya," ujar Wabup Intan

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan bakti sosial dalam rangka HLUN.

Dia menyebut bahwa kegiatan baksos tersebut merupakan bukti nyata bahwa kepedulian kepada para lanjut usia bukan hanya tanggung jawab keluarga tapi juga tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen bangsa.

"Hari Lanjut Usia Nasional merupakan momentum penting untuk mengingatkan kita semua bahwa para lansia adalah sumber kebijaksanaan pengalaman dan teladan kehidupan mereka telah memberikan kontribusi besar dalam membangun keluarga masyarakat hingga bangsa dan negara," ungkapnya

Dia menambahkan sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tangerang yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya menghadirkan berbagai program yang ramah lansia baik melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi maupun kegiatan sosial kemasyarakatan yang mendukung kualitas hidup para lanjut usia.

"Sudah sepantasnya kita memberikan penghormatan perlindungan serta pelayanan terbaik agar para lansia dapat menjadi masa tuanya menjalani masa tuanya dengan sehat, mandiri, aktif dan bermartabat," imbuhnya

Pihaknya berharap kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata tetapi juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial, mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong, khususnya dalam rangka memberikan perhatian kepada para lansia

"Kepada para lansia yang hadir pada kesempatan hari ini, kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian serta perjuangan yang telah diberikan selama ini. Semoga bapak dan ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan serta keberkahan dalam menjalani kehidupan," pungkasnya

Sementara itu, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono yang juga hadir langsung menyampaikan bahwa kegiatan baksos tersebut merupakan rangkaian dari peringatan HLUN, yang beberapa waktu lalu telah dilaksanakan dan dipusatkan di Kupang dan Kabupaten Ende Provinsi NTT.

"Kegiatan hari ini adalah salah satu bagian kelanjutan dari peringatan Hari Lanjut Usia Nasional. Kemensos bekerjasama dengan para pihak menyelenggarakan bakti sosial di LKS Islamic Village," jelas Agus

Lanjut dia, bakti sosial tersebut merupakan upaya dari pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan sosial, kesehatan, pendidikan dan kebutuhan hak dasar masyarakat. Pihaknya berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas sehari-hari termasuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan keluarga

"Kementerian Sosial terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat, baik itu dalam bentuk bantuan sosial, atensi intervensi maupun penyelenggaraan sekolah rakyat sebagai wujud nyata kehadiran negara," tandasnya. (Red)

Inovasi Bank Air dan Tol Air Raih Dukungan Penuh STIK Polri, MoU Segera Ditandatangani

JAKARTA SELATAN, lensafokus.id – Sebuah terobosan inovatif di bidang pengelolaan sumber daya air nasional mendapat angin segar. Gagasan Bank Air dan Tol Air yang digagas inovator nasional Sudirman Indra menuai respons positif dari jajaran pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Polri dalam pertemuan strategis yang berlangsung di Kampus STIK, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong lahirnya kolaborasi antara dunia inovasi dan institusi negara guna menjawab tantangan ketahanan air nasional di masa depan.

Dalam kesempatan itu, Sudirman Indra didampingi oleh Dr. Sofian Tjandra, Ph.D, yang turut memaparkan konsep, urgensi, serta potensi besar dari program Bank Air dan Tol Air sebagai solusi berkelanjutan untuk pengelolaan sumber daya air di Indonesia.

Paparan tersebut disampaikan langsung di hadapan Rektor STIK Polri, Irjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., serta Komjen Pol Prof. Dr. Chryshanda Dwilaksana, M.Si.

IMG 20260603 235524

Dr. Sofian Tjandra menjelaskan bahwa konsep Bank Air dan Tol Air dirancang untuk menjadi instrumen strategis dalam menjaga ketersediaan air, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memperkuat ketahanan nasional di tengah ancaman krisis air yang semakin nyata.

“Inovasi ini bukan sekadar gagasan, tetapi sebuah solusi yang dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan sumber daya air nasional secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.

Paparan tersebut mendapat sambutan hangat dari jajaran pimpinan STIK Polri. Baik Irjen Pol Eko Rudi Sudarto maupun Komjen Pol Chryshanda Dwilaksana menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap inovasi yang dinilai memiliki nilai strategis bagi kepentingan bangsa.

Dukungan tersebut bahkan akan ditindaklanjuti melalui kerja sama resmi antara STIK Polri dan tim inovator.

“Sebagai bentuk tindak lanjut, STIK dan tim inovator sepakat untuk segera melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam waktu dekat,” ungkap Dr. Sofian Tjandra.

Rencana penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah awal menuju sinergi yang lebih luas dalam pengembangan konsep Bank Air dan Tol Air, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset, kajian akademik, hingga implementasi program di berbagai daerah.

Kolaborasi antara inovator dan STIK Polri ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengembangan solusi strategis untuk menjaga masa depan sumber daya air Indonesia. (Asp)

Wabup Perkuat POSBAKUM untuk Masyarakat Desa Kecamatan Tigaraksa

Tangerang, lensafokus.id – Kecamatan Tigaraksa menggelar penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi "Penguatan Pos Bantuan Hukum dalam Pelayanan Hukum Masyarakat Desa" Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada Rabu, (03/06/2026) di Gedung Serba Guna Kecamatan Tigaraksa. Kegiatan ini diinisiasi sebagai langkah nyata untuk memperkuat pelaksanaan dan efektivitas Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang saat ini telah terbentuk di seluruh wilayah kerja Kecamatan Tigaraksa.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, hadir langsung untuk membuka acara secara resmi sekaligus memberikan arahan strategis terkait pentingnya pemerataan akses hukum bagi segenap warga. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi keberadaan Posbakum tingkat desa yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat.

"Mudah-mudahan Pos Bantuan Hukum ini bisa berguna untuk masyarakat, terutama yang ada di desa dan di Kecamatan Tigaraksa, supaya mereka bisa mendapatkan bantuan hukum dan juga tidak terjadi masalah-masalah yang krusial di desa maupun di kecamatan," ujarnya saat memberikan keterangan resmi di lokasi acara.

Sementara itu, Camat Tigaraksa, Bapak Cucu Abdurrosyied, menyampaikan rasa syukur atas komitmen seluruh desa dan kelurahan yang kini telah memiliki pos bantuan hukum masing-masing. Kehadiran Posbakum ini dinilai menjadi tonggak penting dalam mendekatkan pelayanan konsultasi hukum kepada masyarakat.

"Hari ini adalah penguatan pelaksanaan penyelenggaraan dari pendampingan hukum, termasuk dari konsultasi. Acara ini sangat bermanfaat, karena juga hadir narasumber baik dari Kanwil Kemenkumham, TNI, Polri, DPMPD, serta dari organisasi bantuan hukum yang merupakan kecamatan binaannya," ungkap Cucu Abdurrosyied.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut diikuti secara antusias oleh perwakilan dari 12 desa dan 2 kelurahan se-Kecamatan Tigaraksa. Masing-masing desa dan kelurahan mengirimkan 10 orang utusan yang terdiri dari unsur perangkat desa/kelurahan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para paralegal yang aktif mengabdi di wilayah Tigaraksa.

"Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, kegiatan menghadirkan lima narasumber ahli di bidangnya. Materi yang dipaparkan meliputi peran strategis Posbakum dalam mendukung ketahanan bangsa oleh Kasdim 0510/Tigaraksa Mayor Inf. Windra Sanur, peran paralegal oleh Kakanwil Kemenkumham Banten Dr. Pagar Butar Butar, perlindungan hukum oleh Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana, mekanisme pendampingan oleh Ketua YLBHAS Abdul Khoir, serta tertib administrasi desa oleh Kabid Adpemdes DPMPD Ibu Desy Natalia," jelasnya.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied berharap melalui penguatan Posbakum dan pelaksanaan sosialisasi tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan lembaga bantuan hukum dapat terus berjalan beriringan. Serta upaya kolektif ini diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang melek hukum demi terwujudnya lingkungan desa yang aman, tertib, dan kondusif.

"Kami berharap pembekalan ini mampu menstimulus kesadaran hukum yang lebih masif pada masyarakat sehingga masyarakat Tigaraksa semakin mantap jasa dan Tangerang semakin gemilang," harapnya. (Red)

Bupati Tangerang Gerak Cepat, RTLH di Jayanti Langsung Dibangun

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid turun langsung meninjau kondisi Rumah Tidak Layak hlHuni (RTLH) milik Herman, warga Desa Pasir Muncang, Kecamatan Jayanti, Selasa (2/6/26).

Kedatangan Bupati Measyal Rasyid tersebut didampingi Camat Jayanti, pemerintah desa, petugas kesehatan, serta sejumlah pihak yang turut membantu penanganan kondisi Herman yang hidup seorang diri tanpa istri dan anak. Saat melihat langsung kondisi tempat tinggal Herman yang berdiri di atas lahan milik perusahaan, Bupati menilai perlu adanya langkah cepat agar Herman memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat.

"Saya tadi pagi mendapat informasi bahwa ada warga yang memerlukan perhatian pemerintah daerah. Setelah kami lihat langsung, memang harus segera kita bangunkan rumah yang layak huni. Alhamdulillah, kakaknya, Ibu Ela, telah mengikhlaskan sebagian lahannya untuk dibangun rumah bagi Pak Herman," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurut dia, lahan seluas 4 x 6 meter yang disediakan keluarga menjadi solusi agar Herman bisa memiliki tempat tinggal permanen yang legal dan lebih layak. Rencananya pembangunan rumah tersebut akan dilakukan secara gotong royong berbagai pihak dengan dukungan material dan tenaga kerja yang telah disiapkan.

Bupati menegaskan bahwa proses pembangunan rumah tersebut tidak akan ditunda. Bahkan, di hari yang sama telah dilakukan persiapan pencarian tenaga tukang serta pemesanan material bangunan.

"Hari ini sudah dicari tukangnya dan material juga langsung dipesan. InsyaAllah besok pembangunan sudah dimulai. Kita ingin Pak Herman segera memiliki rumah yang layak huni dan sehat," tegasnya.

Selain memperhatikan kondisi tempat tinggal, Bupati juga memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan Herman yang diketahui mengalami keluhan pada bagian kaki dan pinggang.

Petugas dari Puskesmas setempat yang turut hadir diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Dan apabila diperlukan penanganan lanjutan, pihaknya akan memberikan rujukan ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan pelayanan medis yang lebih optimal.

"Kesehatannya juga harus diperhatikan. Tadi sudah ada petugas kesehatan yang hadir. Jika memang perlu pemeriksaan lebih lanjut atau rujukan, akan langsung kita fasilitasi ke rumah sakit agar beliau bisa sehat dan tinggal dengan nyaman," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama warga kurang mampu yang menghadapi persoalan tempat tinggal dan kesehatan.

"Kita ingin memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian. Pemerintah harus hadir, melihat langsung kondisi masyarakat, dan memberikan bantuan yang benar-benar dibutuhkan," pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Apresiasi Pembangunan Sarana Ibadah dan Asrama Pondok Pesantren oleh Danrem 052/Wijayakrama

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid menghadiri acara peresmian rehab panti asuhan Pondok Pesantren Darussalamah Assalimah Kecamatan Legok yang dilakukan langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Faizal Rizal bersama jajaran Dandim dan Kasrem, Senin (01/06/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Korem 052/Wijayakrama dan seluruh jajarannya atas kepedulian dan partisipasi aktifnya dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang sarana ibadah

"Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pak Danrem, Pak Jenderal, beserta Pak Dandim dan Pak Kasrem yang telah memberikan perhatian luar biasa terhadap sarana ibadah di Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan jajaran TNI dan Polri dalam menyukseskan program pembangunan daerah, khususnya program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan sarana keagamaan.

"Ini adalah bentuk sinergi dan kolaborasi bersama. TNI tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga memberikan bantuan sosial berupa sembako dan perlengkapan asrama seperti kasur untuk para santri. lni juga bukti nyata bahwa TNI betul-betul hadir, memperhatikan masyarakat, dan menyentuh langsung kebutuhan pokok di wilayah kita," ungkapnya

Ia memandaskan bahwa langkah nyata Korem 052/Wijayakrama tersebut sangat sejalan dengan program pembangunan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang secara rutin setiap tahunnya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sanitasi pondok pesantren (Sanitren).

"Mulai tahun anggaran mendatang, Pemkab Tangerang akan menambah porsi bantuan tersebut. Tidak hanya berfokus pada sanitasi, pemerintah daerah juga akan menganggarkan pembangunan fisik asrama pondok pesantren bagi yang memiliki kesiapan lahan," jelasnya

Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa kolaborasi dan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah tersebut merupakan bentuk penjabaran dan pelaksanaan nyata dari Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia. Perhatian dan kepedulian yang besar terhadap pondok pesantren dan sarana pendidikan merupakan pondasi utama dalam mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Bapak Presiden Prabowo terus konsisten memperhatikan masyarakat bawah. Melalui peningkatan sarana pesantren ini, kita sedang membangun SDM yang memiliki dua topangan utama yaitu pondasi pendidikan agama yang kuat dan pendidikan umum yang bermutu. Supaya barudak urang pada pinter engkena (supaya anak-anak kita pintar semua kedepannya)," tambahnya.

Ia juga menjabarkan bahwa program-program pusat lainnya seperti makan bergizi gratis, sekolah rakyat, ketahanan pangan, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan terus dikawal secara bersama-sama melalui kolaborasi harmonis antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan unsur masyarakat.

Di akhir sambutannya, Moch. Maesyal Rasyid mengucapkan selamat kepada pimpinan Pondok Pesantren Darussalamah Asalim agar fasilitas asrama, sanitasi, yang telah disediakan oleh jajaran TNI ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan sebaik-baiknya demi kenyamanan ibadah dan belajar para santri. (Red)

Bupati Tangerang Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Pancasila

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (01/06/26).

Upacara tersebut diikuti unsur Forkopimda, ASN, TNI, Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen daerah lainnya.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, semangat kebangsaan harus terus dijaga di tengah keberagaman masyarakat, khususnya di Kabupaten Tangerang.

“Semangat Hari Lahir Pancasila harus menjadi energi bersama dalam memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Tangerang,” tegas Bupati Maesyal.

Lanjut dia, kehadiran jajaran Forkopimda, ASN, TNI, dan Polri dalam upacara tersebut menunjukkan kuatnya komitmen bersama untuk menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap sendi kehidupan Menurutnya, kebersamaan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa Pancasila masih menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semangat tersebut harus terus dikumandangkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita semua menjalankan amanah dari Pemerintah Pusat dengan memastikan nilai-nilai dan norma-norma Pancasila terus dikumandangkan di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam menjalankan tugas dan kehidupan bermasyarakat. Karena itu, penanaman nilai-nilai Pancasila harus terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat.

“Sebagaimana kita tahu bahwa Pancasila adalah dasar negara dan pegangan hidup kita dalam menjalankan tugas sehari-hari. Upaya yang terus menerus dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, khususnya di Kabupaten Tangerang, sangat diperlukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberagaman yang ada di Kabupaten Tangerang harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan. Nilai toleransi, gotong royong, dan saling menghormati perlu terus dijaga agar kehidupan masyarakat tetap harmonis dan kondusif.

“Dengan Pancasila, kita hidup, duduk, berdiri dan juga menjalankan tugas bersama-sama. Dengan nilai-nilai Pancasila, kita pelihara, kita abadikan. Nilai-nilai Pancasila untuk toleransi juga terus kita kedepankan,” tegasnya.

Bupati Maesyal juga menekankan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam pelayanan publik yang semakin baik. Dia juga tidak menutup mata bahwa Pemkab Tangerang masih memiliki berbagai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk menjawab harapan masyarakat.

“Pastinya, banyak PR yang harus kita kerjakan sebagai implementasi atau penjabaran dari nilai-nilai Pancasila terhadap kepentingan harapan masyarakat Kabupaten Tangerang. Untuk itu, kita jalankan dan kita tingkatkan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, serta kapasitas kita sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Page 6 of 281
Go to top