Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen dalam memastikan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak sekolah dasar. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP)Kabupaten Tangerang menggelar kegiata n sosialisasi pangan asal hewan yang ASUH (Aman, Sehat,Utuh, dan Halal). Acara yang berlamgsung di GOR RW 12, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, ini tidak hanya menjadi wadah edukasi gizi, tetapi juga memperkuat implementasi program makan bergizi ditingkat akar rumput, Selasa(21/07/26).
Kegiatan ini menyasar siswa-siswi dari perwakilan empat sekolah dasar sekaligus, yakni SD Negeri 1 Cikasungka, SD Negeri 2 Cikasungka, SD Negeri 3 Cikasungka, dan SD Negeri 4 Cikasungka. Pemilihan Desa Cikasungka sendiri merupakan bagian dari lokus prioritas penanganan kawasan khusus di Kabupaten Tangerang tahun 2026.
Kehadiran langsung Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di tengah para siswa dan tenaga pendidik memberikan warna tersendiri dalam acara tersebut. Dalam arahannya, Bupati menegaskanpentingnya kegiatan makan bersama ini sebagai pelengkap strategis dari program nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Alhamdulillah hari ini kita bersama dengan SD Cikasungka 1, 2, 3, sampai dengan 4 bersama murid, guru, kepala sekolahnya untuk makan bersama, makan bergizi. Jadi ini melengkapi program MBG yang dijalankan oleh Bapak Presiden kita Prabowo Subianto. Tadi kita bersama dengan Kadis Pertanian, bersama juga dari Kementerian Pertanian, bersama juga dari Provinsi Banten, makan bersama bergizi di luar dari program MBG," ujar Bupati Maesyal.
Lebih lanjut, Bupati Maesyal juga menekankan bahwa esensi utama dari kegiatan ini melampaui aspek konsumsi pangan semata, melainkan terbangunnya silaturahmi yang erat antara jajaran pemerintah daerah, guru, kepala sekolah, serta para siswa. Pesan-pesan moral dan edukatif turut serta anak-anak senantiasa giat belajar, menjaga kedisiplinan, serta berbakti kepada orang tua dan guru.
"Tapi ini yang penting adalah silaturahminya bersama dengan para guru, kepala sekolah, dankepada anak-anak supaya apa yang kita sampaikan itu bisa dijalankan oleh mereka. Nanti diprogramkan lagi oleh Dinas Pertanian pesan-pesannya supaya mereka ikut belajar mengajar dengan baik, disiplin, taat kepada kedua orang tuanya, taat juga kepada guru dan kepala sekolahnya sehingga bisa melaksanakan belajar dengan nyaman," tambah Bupati Maesyal.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner pada DPKP Kabupaten Tangerang, Joko Ismadi, menjelaskan bahwa sosialisasi ini dirancang agar anak-anak dapat memahami standar kualitas pangan asal hewan sejak usia dini.
"hari ini kita mengadakan acara sosialisasi pangan asal hewan yang ASUH, yaitu aman, sehat,utuh, dan halal untuk anak-anak siswa-siswi sekolah dasar. Lokasinya yang kita undang adalah SD Negeri 1, 2, 3, dan 4 di Desa Cikasungka. Ada 10 lokus desa, dan salah satunya di Cikasungka yang kami pilih. Tujuannya agar para siswa sedini mungkin bisa mengetahui pangan asal hewanyang sehat, aman, utuh, dan halal," ujar Kabid Joko.
Joko Ismadi menambahkan, dengan keterbatasan kuota peserta di mana masing-masing sekolah hanya menghadirkan 60 orang siswa/i dari total ratusan murid, para peserta diharapkan mampu berfungsi sebagai agen perubahan atau narasumber bagi rekan sebaya mereka di sekolah.
"Harapannya anak-anak setelah pulang dari sini bisa memberitahu ke temen-temennya, karena inisatu SD cuma kebagian 60 orang, padahal satu SD ada kurang lebih 800 sampai 900 siswa. Jadikami harap anak-anak ini jadi narasumber baru di temen-temennya nanti untuk bisa mengedukasiterkait dengan pangan yang ASUH tadi. Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap tahun denganlokasi yang berputar di berbagai daerah di Kabupaten Tangerang," tambahnya.
Dukungan senada turut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner pada DPKP Provinsi Banten, Ari Mardiana, ia mengapresiasi langkah mandiri Kabupaten Tangerang dalam mengawal keamanan produk hewan yangkini banyak terserap dalam menu harian program makan bergizi.
"Kegiatan ini cukup bagus ya, bahkan sangat bagus, karena memang mendukung bagaimana peredaran produk hewan khususnya di Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten ini keamanannya terjamin. Jadi ASUH itu bukan hanya sekadar slogan dan itu harus aplikatif kepada masyarakat. Saat ini, hampir lebih dari 75% dari program MBG menggunakan produk hewan, contohnya yang paling murah adalah telur dan daging ayam yang dikonsumsi bisa seminggu tiga kali. Ini akan selalu kita dukung," ujar Ari.
Melalui pengenalan dini ini, Ari Mardiana berharap para siswa tidak hanya menikmati makanan bergizi,tetapi juga memiliki kepekaan untuk mengenali kualitas produk pangan yang dikonsumsi sehari-hari.
"Mudah-mudahan dengan pengenalan dini tentang program atau tentang ASUH ini, anak-anak juga bisa melek dan bisa menjadi detektif cilik dalam hal ini, melihat apakah produk hewan yang memang dipergunakan oleh MBG ini bagus atau tidak. Kami berharap acara seperti ini rutin dilaksanakan. Melihat Kabupaten Tangerang sudah mandiri dan bisa berjalan sendiri, kami bisa berkonsentrasi ke kabupaten/kota lain," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafikus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung dua rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di Kampung Kali Asin, Desa Kali Asin, Kecamatan Sukamulya, yang akan segera dibangun melalui program bantuan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Selasa, (21/7/26)
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi jajaran perangkat daerah, Camat Sukamulya, dan pemerintah desa melihat langsung dan memastikan kondisi rumah warga yang membutuhkan penanganan segera. Dua rumah yang ditinjau merupakan milik Bapak Suwaan dan Ibu Nawis yang lokasinya berdekatan.
"Hari ini saya datang ke Desa Kali Asin bersama tim, OPD, Camat, dan pemerintah desa untuk melihat langsung kondisi rumah Pak Suwaan. Insya Allah rumah ini akan segera kita perbaiki. Isi rumah yang memang diperlukan juga akan kita bantu," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Ia mengatakan, kondisi rumah milik Bapak Suwaan sangat memprihatinkan sehingga akan segera diperbaiki agar menjadi rumah yang layak, aman, dan nyaman untuk dihuni. Selain perbaikan rumah, pemerintah juga akan membantu kebutuhan dasar yang diperlukan keluarga. Ia juga menginstruksikan agar rumah milik Ibu Nawis mulai dibangun pada hari ini. Proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar tiga minggu hingga satu bulan.
"Rumah Ibu Nawis hari ini mulai kita bangun. Mudah-mudahan dalam waktu tiga minggu sampai satu bulan sudah selesai. Yang kita bangun adalah rumah yang sehat dan memenuhi standar sehingga bisa ditempati dengan nyaman oleh keluarga. Harapannya, mereka tidak lagi khawatir rumah bocor saat musim hujan," ujarnya.
Menurut dia, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang layak dan nyaman
"Program ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah daerah. Kami akan terus hadir kepada masyarakat untuk memastikan warga yang rumahnya tidak sehat dan tidak layak, kita bantu agar rumahnya bisa layak dan nyaman ditinggali," tandasnya
Sementara itu, penerima program pembangunan RTLH, Bapak Suwaan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah datang langsung melihat kondisi rumah kami. Alhamdulillah rumah kami akan dibangun sehingga nanti keluarga kami bisa tinggal dengan lebih nyaman dan aman," ungkapnya.
Hal senada disampaikan Ibu Nawis yang sudah berusia lanjut dan lemah mengaku sangat bersyukur rumahnya yang ambruk bisa langsung dimulai pembangunannya melalui program pemerintah.
"Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Saya tidak menyangka rumah saya bisa dibangun. Semoga pembangunan berjalan lancar dan menjadi berkah bagi keluarga kami," tuturnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati yang berlokasi di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa. Selasa, (21/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa keberadaan Parahyangan Agung Bhuwana Raksati tersebut membuktikan bahwa Kabupaten Tangerang adalah daerah yang harmonis dan menjunjung tinggi toleransi. Pura tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah umat Hindu, tetapi juga memiliki manfaat yang lebih luas sebagai sarana edukasi, pelestarian budaya, hingga destinasi wisata.
"Tempat ini bukan hanya untuk ibadah, tetapi juga menjadi tempat edukasi, agro wisata, dan wisata budaya. Sudah banyak sekolah, termasuk dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, hingga siswa SD dan SMP yang datang untuk belajar mengenal keberagaman. Ini membuktikan bahwa Kabupaten Tangerang adalah daerah yang harmonis dan menjunjung tinggi toleransi," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Ia menegaskan bahwa pembangunan pura telah memenuhi seluruh ketentuan administrasi dan perizinan yang berlaku. Hal tersebut menjadi contoh bahwa seluruh umat beragama dapat menjalankan hak beribadah dengan tetap menaati aturan yang berlaku
"Umat Hindu telah menunjukkan keteladanan dengan membangun rumah ibadah sesuai peraturan yang berlaku. Semua perizinan telah dipenuhi. Saya yakin umat beragama lainnya juga memiliki komitmen yang sama untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan di Kabupaten Tangerang," tegasnya.
Ia juga berharap kawasan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk belajar, berwisata, hingga menggelar kegiatan positif yang mempererat persaudaraan antarumat beragama.
"Terima kasih kepada komunitas umat Hindu yang telah membuka tempat ini tidak hanya untuk kepentingan ibadah, tetapi juga bagi masyarakat umum. Mudah-mudahan sarana ibadah ini membawa manfaat yang lebih besar dan semakin memperkuat persatuan serta kerukunan di Kabupaten Tangerang," ujarnya.
Bupati Maesyal Rasyid pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Hindu dan panitia pembangunan yang telah berhasil menyelesaikan pembangunan pura yang dimulai sejak April 2018 dan rampung pada Maret 2026.
"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat menghormati, menghargai, dan mengapresiasi berdirinya Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati ini. Pembangunannya memakan waktu delapan tahun dan menjadi bukti nyata semangat gotong royong serta kebersamaan masyarakat dalam membangun sarana ibadah," ucapnya.
Dengan diresmikannya Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap semangat toleransi, keberagaman, dan kerukunan antarumat beragama semakin kuat, sekaligus menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat edukasi budaya dan destinasi wisata religi yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan pengelola pura, Wayan, menjelaskan pembangunan Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati dimulai pada April 2018 dan selesai pada Maret 2026. Pembangunan dilakukan melalui dukungan berbagai pihak, termasuk bantuan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Ia juga mengungkapkan selain menjadi tempat ibadah umat Hindu dari Kabupaten Tangerang dan daerah sekitarnya, pura tersebut juga telah dimanfaatkan sebagai lokasi studi banding oleh berbagai perguruan tinggi, kegiatan pembelajaran siswa, hingga lokasi foto pranikah.
"Setiap tahun tempat ini digunakan untuk kegiatan edukasi oleh sekolah-sekolah, dan berbagai institusi pendidikan lainnya. Kami juga membuka tempat ini untuk masyarakat yang ingin melakukan foto prewedding atau berkunjung. Tidak ada tarif yang ditentukan, hanya tersedia kotak amal secara sukarela," ujar Wayan. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota Tangerang terus menghadirkan berbagai inovasi untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan publik. Salah satunya melalui Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA), kanal pengaduan resmi yang memungkinkan warga menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun masukan terkait pelayanan publik secara cepat, mudah dan terintegrasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Mugiya Wardhany mengatakan, LAKSA menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"LAKSA hadir untuk memastikan setiap aspirasi dan pengaduan masyarakat dapat diterima, diteruskan kepada perangkat daerah terkait, serta ditindaklanjuti secara cepat. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini apabila menemukan kendala atau ingin memberikan masukan terhadap pelayanan publik di Kota Tangerang," ujar Mugiya, Senin (20/7/26).
Melalui LAKSA, masyarakat dapat menyampaikan berbagai pengaduan, seperti jalan rusak, lampu penerangan jalan umum (PJU) mati, tumpukan sampah, drainase tersumbat, banjir, pelayanan administrasi kependudukan, hingga berbagai persoalan layanan publik lainnya.
Agar laporan dapat diproses lebih cepat, berikut langkah-langkah menggunakan LAKSA:
• Sampaikan laporan melalui kanal resmi, yaitu aplikasi Tangerang LIVE, WhatsApp 0811-1500-152, Instagram @lapor_laksa, email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., atau media sosial resmi Pemerintah Kota Tangerang. • Tuliskan kronologi secara jelas, meliputi lokasi, waktu kejadian, serta permasalahan yang dialami. • Sertakan bukti pendukung, seperti foto atau video agar memudahkan proses verifikasi. • Cantumkan identitas dan nomor kontak aktif, sehingga petugas dapat menghubungi pelapor apabila membutuhkan informasi tambahan. • Pantau perkembangan laporan, karena setiap pengaduan akan diteruskan kepada perangkat daerah yang berwenang untuk ditindaklanjuti.
Mugiya menjelaskan, seluruh laporan yang masuk akan diverifikasi oleh admin LAKSA sebelum diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai dengan jenis pengaduan. Setelah itu, masyarakat dapat memantau progres penanganan hingga laporan dinyatakan selesai.
"Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik. Melalui LAKSA, warga dapat berperan aktif membantu pemerintah mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan sehingga penanganannya dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran," tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang gelar apel pagi minggu ketiga di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin(20/07/26). Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Daerah (Asda) III Bidang Hukum, Administrasi, dan Umum, Firzada Mahalli.
Dalam arahannya, Firzada Mahalli menyampaikan sejumlah poin penting, mulai dari apresiasi atas prestasi daerah hingga imbauan krusial terkait antisipasi bencana di tengah musim kemarau.
Membuka arahannya, Asda III menyampaikan rasa syukur atas pencapaian gemilang Kafilah Kabupaten Tangerang yang berhasil mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Banten secara lima kali berturut-turut. Prestasi ini diharapkan dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang demi mewujudkan visi Tangerang yang semakin gemilang.
Selain itu, ia juga mengingatkan para pegawai untuk senantiasa menjaga kedisiplinan dan kesiapan dalam menjalankan tugas pelayanan publik usai apel pagi.
"Alhamdulillah minggu lalu kita kembali meraih juara MTQ lima kali berturut-turut. Semoga tahun-tahun ke depan kita juga akan terus meraih prestasi di ajang MTQ dan bidang lainnya, agar selaras dengan harapan para pimpinan agar Kabupaten Tangerang semakin gemilang," ujar Asda III Firzada.
Lebih lanjut ia menekankan kepada pegawai untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau panjang yang sudah berlangsung selama hampir tiga minggu tanpa turun hujan. Firzada menginstruksikan para pemangku kepentingan terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), untuk siaga penuh mengantisipasi potensi bencana, terutama ancaman kebakaran lingkungan.
"Saya mengingatkan kepada kita semua bahwa saat ini kita memasuki musim kemarau dan hampir tiga minggu tidak turun hujan. Kondisi ini harus kita waspadai bersama karena potensi kebakaran sangat besar. Untuk itu, saya instruksikan stakeholder terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Lingkungan Hidup untuk siaga menjaga kebersihan serta kondisi lingkungan guna menghindari risiko bencana kebakaran," pungkasnya.
Menutup arahannya, Asda III juga mengingatkan perwakilan perangkat daerah (OPD) dan para kepala dinas untuk senantiasa disiplin dan hadir dalam agenda-agenda kedinasan selanjutnya demi menjaga produktivitas kinerja pelayanan kepada masyarakat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 bersama ribuan masyarakat di Alun-Alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin dini hari (20/7/26)
Kegiatan nobar yang dipadati masyarakat tersebut berlangsung meriah. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyiapkan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, di antaranya dua unit sepeda listrik serta beragam doorprize lainnya. Selain itu Pemkab Tangerang juga menggelar stand UMKM yang meramaikan acara tersebut
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan nobar ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia.
"Alhamdulillah pada final Piala Dunia 2026 ini kami Pemerintah Kabupaten Tangerang mengadakan nobar bersama masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami juga telah menyiapkan berbagai macam doorprize menarik, di antaranya dua unit sepeda listrik serta beberapa hadiah menarik lainnya," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya semangat kebersamaan sekaligus kecintaan terhadap olahraga sepak bola. Dalam laga final, Tim Nasional Spanyol berhasil menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol yang tercipta pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia Piala Dunia 2026.
"Kita tadi telah menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 dan Spanyol berhasil keluar menjadi juara mengungguli Argentina," ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya menjagokan Timnas Spanyol untuk menjadi juara. Ia menilai keberhasilan Spanyol merupakan buah dari kedisiplinan, kerja keras, serta permainan yang konsisten sepanjang turnamen.
"Saya sendiri menjagokan Spanyol dan alhamdulillah Spanyol berhasil juara. Tentunya ini bukan hal yang mudah diraih oleh Timnas Spanyol. Mereka bisa menjadi juara karena disiplin dan kerja keras yang tinggi sehingga mereka bisa keluar menjadi juara dunia pada tahun 2026 ini," pungkasnya.
Kegiatan nobar berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Ribuan warga yang memadati Alun-Alun Tigaraksa turut merayakan kemenangan Spanyol sekaligus menikmati kebersamaan bersama Pemerintah Kabupaten. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan khitanan massal yang digelar di Masjid Sholeh Al Balusyi, Kecamatan Sindang Jaya, Minggu. (19/7/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara yang terus istiqamah menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim dan khitanan massal setiap tahunnya.
"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat dan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah melaksanakan santunan anak yatim sekaligus khitanan massal. Ini merupakan kegiatan yang sangat mulia dan patut terus dipertahankan," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada H. Mus Mulyadi, yang turut berperan langsung dalam pelaksanaan khitanan massal sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Terima kasih kepada Pak Haji Mus Mulyadi yang memberikan perhatian luar biasa kepada warganya. Semoga kepedulian seperti ini menjadi teladan bagi kita semua," ujarnya.
Menurut dia, kegiatan yang telah berlangsung selama satu dekade ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Mudah-mudahan agenda ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Jangan pernah berhenti berbuat kebaikan kepada masyarakat. Jangan pernah lelah memberikan perhatian kepada anak-anak yatim yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kasih sayang dan bantuan dari kita semua," tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat, termasuk para jamaah majelis taklim dan warga Perumahan Taman Laguna, untuk terus memperkuat tumbuhnya semangat kebersamaan dan berbagi kepada sesama
"Semoga seluruh masyarakat senantiasa diberikan rezeki yang halal dan berkah oleh Allah SWT sehingga dapat terus membantu serta memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga menyampaikan harapannya agar jumlah penerima manfaat pada kegiatan sosial tersebut terus bertambah setiap tahunnya sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
"Saya yakin tahun depan penerima santunan maupun peserta khitanan massal akan semakin bertambah. Semoga tidak ada lagi perbedaan dalam memberikan perhatian kepada masyarakat. Siapa pun yang membutuhkan, baik anak yatim maupun masyarakat kurang mampu, mari kita bantu bersama," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang secara resmi membuka Open Turnamen Catur Piala Bupati Tangerang tahun 2026 yang digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Minggu (19/07/26)
Dalam sambutannya, Sekda Soma sangat mengapresiasi upaya Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tangerang yang menggelar Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang 2026 sebagai salah satu upaya pembinaan berkelanjutan dan mengasah fisik serta mental, khususnya para pecatur muda potensial Kab. Tangerang.
"Luar biasa, kita apresiasi apa yang telah dilakukan Percasi Kabupaten Tangerang ini. 310 peserta dari berbagai kelompok usia dan kategori ikut kejuaraan. Ini bukan hanya mengasah fisik dan mental tapi juga wadah pembinaan bagi atlet-atlet catur muda potensial Kabupaten Tangerang," ujar Sekda Soma
Menurut dia, turnamen tersebut sangat besar manfaatnya, bukan hanya meningkatkan prestasi namun juga mencari bibit-bibit pecatur unggul yang bisa mengharumkan Kab. Tangerang, baik di tingkat provinsi maupun nasional bahkan internasional
"Kejuaraan ini membuktikan bahwasanya pembinaan terus berlangsung. Bakat anak-anak kita jadi lebih kelihatan, kemudian mereka dibina sebagai bibit-bibit potensial yang luar biasa untuk masa depan catur Kabupaten Tangerang khususnya dan Provinsi Banten pada ajang PON nantinya," ungkapnya
Dia juga berharap kepada seluruh pengurus Percasi Kab. Tangerang terus memperkuat sinergi, tidak hanya sukses mengelar berbagai kejuaraan namun juga sukses melakukan pembinaan atlet-atlet yang mampu berprestasi dan membanggakan Kab. Tangerang.
"Mudah-mudahan peningkatan prestasi dan pembinaan ini bisa dilanjutkan oleh kepengurusan yang sekarang. Kibarkan kembali Percasi Kabupaten Tangerang di tingkat yang lebih tinggi lagi," harapnya
Sementara itu, Ketua Percasi Kab. Tangerang, Hendra melaporkan bahwa turnamen catur piala Bupati Tangerang tahun 2026 diikuti oleh peserta mulai dari usia muda sampai veteran, kelompok junior usia 7-19 tahun putra putri serta kelompok terbuka putra dan putri.
"Open turnamen Percasi piala Bupati Tangerang ini diikuti total sebanyak 310 peserta. Turnamen yang dilaksanakan selama 1 hari ini juga untuk penjaringan ke tingkat provinsi," ungkap Hendra
Percasi Kab. Tangerang berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan berjenjang dan berkelanjutan agar dapat melahirkan pecatur-pecatur potensial yang dapat mewaliki Provinsi Banten pada ajang PON nantinya. (Red)
Jakarta, lensafokus.id – Momen penting mewarnai Dialog Kebangsaan bertema "Peran Tionghoa Dalam Pusaran Kebangsaan" yang digelar pada Minggu (19/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, tokoh inovator Bank Air dan Tol Air, Sudirman Indra, secara resmi menyerahkan buku panduan pengelolaan sumber daya air terpadu kepada Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Helmi Yuni Moraza.
Penyerahan buku panduan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara inovasi dan kebijakan pemerintah dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui pelibatan sektor UMKM.
Buku panduan itu memuat konsep pengelolaan cadangan air nasional, sistem Tol Air yang lebih efisien, serta peta jalan yang membuka peluang keterlibatan pelaku usaha, termasuk UMKM, dalam mendukung ekosistem pengelolaan sumber daya air.
Sudirman Indra menegaskan bahwa gagasan Bank Air dan Tol Air merupakan bentuk kontribusi nyata bagi kedaulatan air Indonesia.
"Bank Air dan Tol Air adalah gagasan untuk kedaulatan air bangsa. Kami menghadirkan panduan ini agar selaras dengan kebijakan pemerintah, memberikan manfaat secara merata, serta membuktikan bahwa setiap elemen bangsa memiliki kontribusi bagi kemajuan bersama," ujar Sudirman.
Sementara itu, Wakil Menteri UMKM Helmi Yuni Moraza menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, sinergi antara inovasi masyarakat dan kebijakan pemerintah merupakan faktor penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
"Sinergi inovasi dan kebijakan adalah kunci kemajuan. Solusi yang disampaikan menjadi masukan berharga untuk memperkuat ketahanan usaha serta memastikan setiap pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," kata Helmi. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Kabupaten Tangerang secara resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Maestro Summit 2026. Maestro Summit sebagai forum strategis yang mempertemukan para pegiat seni, budaya, dan dakwah ini berlangsung khidmat di Pesantren Modern Daar el Qolam, Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Sabtu (18/7/26).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, hadir secara langsung sebagai wakil pemerintah daerah pada acara tersebut. Ia mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang untuk menjadi lokasi perhelatan berskala nasional ini.
Dalam sambutannya, Soma Atmaja menegaskan bahwa kehadiran para peserta Maestro Summit 2026 menjadi energi positif bagi Kabupaten Tangerang. Menurutnya, acara ini selaras dengan visi daerah yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai budaya dan keagamaan.
"Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Kabupaten Tangerang dipercaya menjadi tuan rumah forum yang sangat strategis ini. Ini adalah motivasi bagi kami untuk terus membangun daerah yang kuat dalam menjaga nilai-nilai budaya, keagamaan, dan karakter masyarakat," ujar Soma Atmaja.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lembaga Seni, Budaya dan Peradaban Islam Majelis Ulama Indonesia (LSBPI MUI) beserta panitia pelaksana atas keberhasilan penyelenggaraan acara tersebut.
Soma Atmaja menekankan bahwa seni dan budaya adalah elemen krusial dalam membangun peradaban. Melalui karya seni, masyarakat mewariskan nilai-nilai luhur yang dapat memperkuat jati diri bangsa. Untuk itu, ia sangat mendukung fokus Maestro Summit 2026 yang mengintegrasikan strategi dakwah ke dalam karya seni.
"Seni akan memiliki makna yang lebih besar apabila menjadi wasilah (sarana) untuk menyampaikan kebaikan, memperkuat persaudaraan, menumbuhkan optimisme, dan menghadirkan nilai-nilai yang membangun dan memperkuat jati diri bangsa," tandasnya.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk terus mendukung tumbuhnya ekosistem seni dan budaya yang positif. Hal ini dipandang sebagai bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan.
"Di tengah pesatnya arus teknologi, saya berharap agar para pelaku seni terus melahirkan karya inovatif yang tetap berpijak pada moral, etika, dan kesopanan," imbuhnya
Lebih lanjut, Soma menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah akan jauh lebih bermakna apabila pembangunan ekonomi dan infrastruktur berjalan seiring dengan kemajuan budaya serta akhlak masyarakatnya.
"Melalui Maestro Summit 2026, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat antara seniman dan tokoh dakwah dalam menjawab berbagai tantangan sosial melalui pendekatan kebudayaan yang santun dan edukatif," pungkasnya. (Red)