Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Sekolah Gender Angkatan III di Ruang Berlian Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kab. Tangerang, Rabu (04/03/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan bahwa kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga mental dan ekonomi. Untuk itu, ia mendorong kaum perempuan untuk terus belajar meningkatkan kapasitas dan kemampuannya untuk membangun pondasi keluarga yang kuat
"Perempuan perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan keluarga, memahami kondisi ekonomi rumah tangga, serta membangun komunikasi yang sehat agar ketahanan keluarga tetap terjaga," ujar Wabup Intan.
Ia juga menyoroti meningkatnya persoalan rumah tangga akibat tekanan ekonomi, gaya hidup, hingga dampak negatif penyalahgunaan teknologi. Pemerintah daerah juga terus mendorong kaum perempuan yang juga merupakan kelompok rentan untuk lebih berani, tidak hanya lantang bersuara tapi bisa menjadi penggerak memulai aksi perubahan mengatasi dan menanggulangi tindaka kekerasan dan diskriminasi terhadap kaum perempuan dan anak, salah satunya melalui program Sekolah Gender
“Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi dari seberapa baik kita melindungi dan memberdayakan perempuan serta anak-anak,” tandasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pembentukan karakter anak sejak usia dini. Pendidikan karakter, menurutnya, harus dimulai dari keluarga dan terus diperkuat sejak usia 3 hingga 5 tahun, karena masa tersebut merupakan fondasi utama pembentukan sikap dan kepribadian anak.
"Sekolah Gender merupakan ruang pembelajaran dan penguatan kapasitas perempuan yang harus dimanfaatkan secara serius. Kegiatan ini bukan forum politik, melainkan wadah pendidikan dan peningkatan wawasan untuk membangun kesadaran akan pentingnya kesetaraan dan perlindungan perempuan serta anak, ungkapnya
Pihaknya berharap melalui Sekolah Gender ini akan melahirkan dan membentuk perempuan-perempuan tangguh yang berdaya, mampu memperkuat ketahanan keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.
Kepala DP3A Kabupaten Tangerang, Asep Suherman mengatakan bahwa Sekolah Gender ini bukan sekadar ruang pelatihan, tetapi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih berani menyuarakan keadilan dan melindungi hak-hak perempuan serta anak.
“Sekolah Gender ini bukan sekadar ruang pelatihan, tetapi ruang belajar bersama untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kapasitas masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih berani menyuarakan keadilan dan melindungi hak-hak perempuan serta anak,” ujarnya.
Lanjut dia, masih tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk kekerasan dalam rumah tangga kerap dipicu persoalan ekonomi, kurangnya komunikasi, hingga penyalahgunaan teknologi. Untuk itu, penguatan literasi sosial dan ketahanan keluarga menjadi langkah strategis dalam menekan angka kekerasan tersebut.
“Melalui Sekolah Gender, kami ingin membangun ekosistem sosial yang lebih adil dan setara, serta melahirkan perempuan-perempuan penggerak yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya,” tambahnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendampingi Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma dalam kegiatan Safari Ramadhan Provinsi Banten 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Raya Baitul Mukhtar, Kecamatan Pagedangan, Rabu (4/3/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasinya kepada Wakil Gubernur Banten beserta rombongan Safari Ramadhan Provinsi Banten di Kecamatan Pagedangan. Safari Ramadan Provinsi Banten menjadi momentum bersama untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara pemerintah Provinsi Banten, Pemkab Tangerang dan masyarakat.
“Di bulan suci Ramadhan ini kita duduk bersama tanpa sekat. Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Forkopimda, ulama dan masyarakat menyatu dalam suasana ukhuwah. Inilah kekuatan Banten dan Kabupaten Tangerang, yaitu kebersamaan dan persatuan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas bantuan Provinsi Banten yang diberikan kepada masjid, pondok pesantren, guru ngaji, marbot, dan masyarakat Kab. Tangerang sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakatnya
"Terima kasih kepada Propinsi Banten yang dalam hal ini diwakili oleh Pak Wagub Dimyati atas kepeduliannya kepada kami. Semoga bantuin ini bermanfaat untuk umat dan masyarakat, khususnya di Kecamatan Pagedangan ini," ujarnya
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma dalam sambutannya menekankan bahwa Safari Ramadan merupakan sarana memperkuat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat.
“Safari Ramadan ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi wadah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat, memperkuat ukhuwah islamiyah, serta memastikan bahwa program pembangunan yang dijalankan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Dimyati
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadan, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama.
“Ramadan adalah bulan berbagi dan bulan memperbaiki diri. Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan iman dan takwa, mempererat persaudaraan, serta menjaga persatuan demi Banten yang maju, adil, merata, dan tidak korupsi,” tegasnya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut dirangkaikan dengan simbolis penyerahan bantuan dilanjutkan dengan shalat tarawih berjamaah bersama masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja membuka Bazar Ramadhan 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang di Gerai Tangerang Gemilang, Kec. Cikupa (04/03/26)
Dalam sambutannya, Sekda Soma mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhannya saat Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri
"Bazar ini sangat positif. Selain sebagai wadah bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produknya kepada masyarakat, meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan berbuka puasa maupun produk fashion muslim dengan harga yang terjangkau," ungkap Sekda Soma
Lanjut dia, selain sebagai media promosi produk-produk lokal para pelaku usaha, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadikan Gerai Tangerang Gemilang sebagai salah satu pusat promosi dan pemasaran produk-produk unggulan daerah yang dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung serta berbelanja produk lokal hasil karya masyarakat Kabupaten Tangerang.
"Saya berharap kegiatan ini tidak hanya untuk memperkuat promosi produk lokal Kabupaten Tangerang, namun juga bisa menjadikan GTG ini sebagai salah satu pusat promosi dan pemasaran produk-produk unggulan daerah," ujarnya
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang serta seluruh panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik. Dan berharap semoga Bazar Ramadhan tersebut dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
"Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, saya mengajak untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dengan mengunjungi bazar ini serta mendukung produk-produk UMKM lokal kita. Mari kita bersama-sama mendorong kemajuan ekonomi daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan," pungkasnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Resmiyati Marningsih melaporkan bahwa Bazar Ramadhan 1447 H dilaksanakan mulai tanggal 4-6 Maret 2026 di Gerai Tangerang Gemilang.
"Kegiatan bazar ini diikuti oleh 21 pelaku usaha yang terdiri dari UMKM, IKM, dan pelaku ritel di Kabupaten Tangerang yang menghadirkan berbagai produk seperti kebutuhan bahan pokok, makanan dan minuman, serta produk fashion dan alas kaki," jelasnya.
Pihaknya berharap kehadiran para pelaku usaha tersebut juga dapat memberikan pilihan yang lebih beragam bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci Ramadan.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi ekonomi semata tetapi diharapkan mampu memperkuat penggunaan produk dalam negeri. Semakin banyak masyarakat yang mengenal dan membeli produk lokal, secara tidak langsung juga turut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kecil dan menengah," ungkapnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat menormalisasi saluran drainase di sepanjang Jalan Iskandar Muda Neglasari yang tidak berfungsi dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Iwan Nursyamsu menuturkan, normalisasi yang digencarkan sebagai salah satu langkah strategis untuk mengantisipasi genangan banjir yang dapat mempercepat kerusakan badan jalan pada musim penghujan.
”Kami sedang melakukan pengerukan timbunan sampah, sedimentasi, sampai bangunan yang menutup drainase di Jalan Iskandar Muda. Aksi normalisasi ini juga bagian dari tindak responsif menjawab keluhan masyarakat sekitar,” ujar Iwan, Selasa (3/3/26).
Baca Juga: Pemkot Tangerang Sukses Perbaiki 334 Segmen Jalan Berlubang Sepanjang Februari 2026 Ia melanjutkan, upaya normalisasi dilakukan untuk mengangkat timbunan sampah, sedimentasi, serta bangunan rumah dan toko warga yang menutup jalur saluran drainase di sepanjang Jalan Iskandar Muda Neglasari.
”Kami telah melakukan pengerukan dan pembukaan kembali saluran drainase yang tertutup atau hilang, agar fungsi pengaliran air dapat kembali optimal, serta kerusakan jalan tidak terus berulang,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang sedang melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan lainnya seperti di Jalan Poris Indah Cipondoh, Jalan Husein Sastranegara Benda, Jalan Ahmad Dahlan Ciledug, Jalan Aryasantika Karawaci, Jalan Pajajaran Jatiuwung, Jalan Raya Bayur Periuk, Jalan Kali Pasir Tangerang, Jalan Kaveleri Pemda Tangerang dan Jalan Halim Perdanakusuma Batuceper. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan agenda rutin tahunanTarawih Keliling (Tarling) di Masjid Jami Al-Mubarok, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Senin (2/3/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa kegiatan Tarawih Keliling merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Tangerang yang setiap tahunnya dilaksanakan di 29 kecamatan.
“Memang terbagi menjadi tujuh tim, karena kalau satu tim tentu tidak akan terjangkau 29 kecamatan. Maka dibagi menjadi tujuh tim. Alhamdulillah kami bisa datang di Desa Kadu, Kecamatan Curug, tepatnya di Masjid Jami Al-Mubarok,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan bahwa kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang bukan hanya untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi antara ulama, umaro, dan masyarakat.
“Silaturahmi ini adalah salah satu anjuran yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Hadirnya kami di sini bukan semata-mata melaksanakan shalat tarawih berjamaah, tetapi juga untuk mendekatkan diri bersama masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, DKM, tokoh masyarakat, serta alim ulama,” tuturnya.
Menurutnya, shalat berjamaah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga membawa keberkahan, termasuk harapan akan kesehatan dan umur panjang untuk terus melaksanakan ibadah serta pengabdian kepada masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan selamat melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Semoga kita semua senantiasa mendapatkan keberkahan dan rahmat Allah SWT, rahmat yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menanggapi usulan masyarakat terkait kebutuhan lahan parkir untuk menunjang berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Jami Al-Mubarok. Ia berjanji akan membahas lebih lanjut bersama pihak kecamatan, pemerintah desa, DKM, serta DPRD untuk mencari solusi terbaik.
“Nanti kita pikirkan bersama dengan Pak Camat dan semua pihak, tentunya dimusyawarahkan untuk mencari jalan terbaik supaya ada lahan parkir yang memadai untuk kepentingan umat, baik untuk Shalat Idul Fitri, tarawih, Isra Mi’raj, Maulid, dan kegiatan lainnya,” tuturnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melakukan monitoring pemantauan ketersediaan dan harga berbagai komoditi pokok di Pasar Kelapa Dua, Selasa (03/03/2026).
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa tinjauannya bersama Asda II, Kadis Perindag untuk mengetahui langsung ketersediaan dan fluktuasi harga bahan pangan dan bahan pokok lainnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M.
"Saya didampingi Bapak Asisten 2, Ibu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan meninjau langsung Pasar Kelapa Dua melihat ketersediaan dan harga-harga kebutuhan pangan serta kebutuhan pokok sebelum menghadapi Idul Fitri," ungkap Wabup Intan
Pada tinjauannya tersebut ditemukan kenaikan harga yang cukup signifikan pada komiditi daging sapi, bawang merah dan bawah putih serta minyak goreng yang stoknya cukup terbatas.
"Saat ini ditemukan kenaikan yang signifikan pada daging sapi juga bawang merah, bawang putih dan cabe rawit ini harganya agak melonjak. Minyak juga agak susah," jelasnya
Lanjut dia, monitoring ketersediaan dan harga komoditi pokok akan terus dilakukan, khususnya mendekati hari raya lebaran. Selain itu pemeriksaan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga akan digencarkan agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhannya menghadapi lebaran yang layak dan aman dikonsumsi.
"Kita akan terus melakukan monitoring stok dan ketersediaan bahan pangan dan komoditi pokok. Kita bersama BP POM juga akan melakukan uji kelayakan makanan menjelang hari raya agar masyarakat bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan aman dan layak konsumsi," imbuhnya
Menurut dia, hasil temuan di lapangan nanti akan dibahas lebih lanjut bersama seluruh OPD dan instansi terkait lainnya untuk meremuskan dan menentukan langkah-langkah preventif untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.
"Hasil temuan ini tentu akan kami bahas bersama lebih lanjut bersama dinas, instansi terkait lainnya. InsyaAllah Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mencoba mensubsidi minyak goreng dan menggelar Gerakan Pangan Murah menjelang hari raya Idul Fitri," tandasnya
Terkait dengan kenaikan harga daging yang cukup tinggi, pihaknya berharap pemerintah pusat juga bisa proaktif melakukan langkah-langkah jitu yang bisa menekan kenaikan harga daging sapi di pasaran sehingga masyarakat dapat terbantu dalam rangka mempersiapkan hari raya Idul Fitri nanti.
"Kita harapkan pemerintah pusat juga ada langkah proaktif untuk menekan kenaikan harga daging sapi. Mudah-mudahan ada peraturan dari pemerintah pusat nanti agar harga daging sapi tidak lebih dari Rp.160.000 perkilonya," ujarnya. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang baru saja menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Angkasa Pura Indonesia dan Jasa Marga untuk meningkatan akses di sekitar kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menuturkan, penjajakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari rencana pembangunan infrastruktur penunjang sebagai bagian dari pengembangan kawasan aerotropolis yang terintegrasi, mulai dari Jalan Utara Sedyatmo, Jalan Kali Perancis dan Jalan Promenade Cisadane Utara (Suryadarma).
“Kami sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman terkait rencana pengembangan akses konektivitas antarwilayah. Kalau dengan Jasa Marga terkait Simpang Susun Kunciran untuk mengurangi kemacetan di sana. Sedangkan, kerja sama bersama Angkasa Pura Indonesia terkait pengembangan Frontage Utara Sedyatmo yang akan dibangun junction di sana,” ujar Sachrudin di Puspem Kota Tangerang, Senin (2/3/26).
Di tempat sama, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Yeti Rohaeti menambahkan, Pemkot Tangerang menargetkan penjajakan kerja sama yang telah dilakukan dapat direalisasikan dalam waktu dekat.
Pemkot Tangerang memastikan, proses pengembangan akses konektivitas kawasan sudah mulai dipersiapkan secara matang, termasuk rencana melakukan pembebasan lahan dan penertiban bangunan liar di area lahan yang menjadi lokus pembangunan.
“Kami selanjutnya akan melakukan pembahasan secara teknis bersama pihak-pihak terkait. Adapun Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan penyusunan kajiannya ditargetkan dapat dituntaskan pada tahun ini,” tambah Yeti.
Pemkot Tangerang berharap, kerja sama tersebut dapat mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan perekonomian di Kota Tangerang secara jangka panjang. (Red)
Kota Cilegon, lensafokus.id - Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan Al Khairiyah dan pendirinya Brigjen KH Syam’un yang juga pahlawan nasional, memiliki sejarah besar dalam pembangunan pendidikan di Indonesia.
Di bidang pendidikan, saat ini Pemerintah Provinsi Banten telah melaksanakan Program Pendidikan Gratis.
Hal ini disampaikan Andra Soni pada Syirafah (Syiar Ramadan Al Khairiyah) yang diselenggarakan di Universitas Al Khairiyah Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Sabtu (28/2/2026).
“Syiar Ramadan Al Khairiyah di bulan Ramadan sebagai bulan yang penuh keberkahan, mengajarkan kita tentang kepedulian, serta penguatan ukhuwah Islamiyah,” ungkap Andra Soni.
“Brigjen KH Syam'un, pahlawan nasional dari Banten sangat konsen pada sektor pendidikan,” tambahnya.
Andra Soni mengaku takjub atas perjuangan KH Syam’un pada tahun 1925 mendirikan pesantren salafi, Madrasah Al Khairiyah yang kini dikenal Universitas Al Khairiyah.
Andra Soni menegaskan, beberapa hari ini Pemerintah Provinsi Banten keliling Safari Ramadan, “Kita diberi penghormatan oleh masyarakat luar biasa, dimana-mana kita bisa disambut, padahal kita tahu tidak semua hal sudah kita kerjakan, masih banyak hal-hal yang belum kita kerjakan,” ungkapnya
“Maka kita harus membalas penghormatan tersebut dengan kerja-kerja nyata, kerja-kerja dengan integritas untuk mewujudkan Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi", tegas Andra.
Andra menjelaskan, pada tahun 2025 Pemprov Banten telah memulai program sekolah gratis untuk SMA, SMK, SKh yang ada di provinsi Banten. “Ini juga merupakan bagian dari perjuangan kita bagian dari perjuangan aulia untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Cilegon dan Provinsi Banten,” jelasnya.
“Alhamdulillah kurang lebih sekitar 60.730 anak-anak kita mengikuti program sekolah gratis, yang Insya Allah tahun ini akan meningkat dan kita akan menyasar anak-anak yang dari sekolah agama,” tambah Andra Soni.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga mohon doa dan dukungan dalam pengusulan Ki Wasyid sebagai pahlawan nasional.
Sementara Ketua Umum PB Al Khairiyah, KH. Ali Mujahidin mengapresiasi dengan baik dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten untuk memberikan support dan semangat kepada para generasi muda mahasiswa dalam rangka menjalankan Syiar Ramadan Al Khairiyah.
Hal senada juga diungkap Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo mengucapkan terimakasih kepada Al Khairiyah yang sudah melakukan kontribusi yang sangat baik untuk Kota Cilegon, Provinsi Banten.
“Insya Allah kami siap sinergi dengan apa yang sudah dikerjakan oleh Pemprov Banten. terutama program-program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten,” ujarnya.
Sebagai informasi, Pemprov Banten menyalurkan berbagai bantuan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan saat Safari Ramadan.
Bantuan tersebut diberikan kepada masjid, pondok pesantren, guru ngaji dan bantuan pendidikan, serta alat bantu untuk disabilitas berupa tongkat ketiak dan kursi roda. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Wali Kota Tangerang, Sachrudin, secara resmi membuka gelaran Jakcloth Lebaran Fair 2026 Kota Tangerang yang digelar di Mall Metropolis Tangerang, Jumat sore (27/02/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang sekaligus menghadirkan destinasi belanja fashion lokal unggulan bagi masyarakat di bulan suci Ramadan.
“Berbagai brand lokal Kota Tangerang hadir di sini, memberi ruang bagi pelaku usaha fashion untuk berkembang sekaligus menjadi destinasi warga dalam memenuhi kebutuhan lebaran,” ungkap Sachrudin usai membuka acara tersebut.
Ia menambahkan, sinergi antara fashion dan kuliner yang dihadirkan dalam Jakcloth Lebaran Fair diharapkan mampu memberikan pengalaman berbelanja yang lebih menyenangkan, lengkap, dan tentunya dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar bazar, tetapi ruang kolaborasi dan kebangkitan ekonomi kreatif lokal. Ayo warga Tangerang, ramaikan Jakcloth Lebaran Fair di Mall Metropolis. Kita wisata belanja lokal sambil ngabuburit,” ajaknya.
Berkolaborasi dengan 70 brand lokal Tangerang, Jakcloth Lebaran Fair 2026 Kota Tangerang berlangsung mulai 27 Februari hingga 5 Maret 2026 di Mall Metropolis Tangerang.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap perputaran ekonomi masyarakat semakin meningkat, UMKM semakin berkembang, serta semangat kebersamaan dalam menyambut HUT Kota Tangerang dan ramadan semakin terasa di tengah masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meminta seluruh Kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) untuk terus memperkuat pendekatan promotif dan preventif yang berbasis komunitas dan keluarga dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dan ketahanan keluarga.
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan, saat membuka acara Optimalisasi Kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) Se-Kabupaten Tangerang Dalam Penguatan Ketahanan dan Keluarga Untuk Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Tahun 2026, di Warung Sunda Telaga Bestari, Jum'at (27/02/26).
"Saya mohon kepada kader-kader MKIA ini untuk terus memperkuat pendekatan promotif dan preventif yang berbasis komunitas dan keluarga untuk menghadapi tantangan sosial dan demografi yang makin komplek dalam upaya meningkatan derajat kesehatan ibu dan anak serta ketahanan keluarga," pinta Wabup Intan.
Menurut dia, keberadaan Kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (KMKIA) memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Untuk itu, seluruh kader MKIA dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas kader secara berkelanjutan.
"Kader MKIA tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi kesehatan, tetapi juga sebagai pendamping keluarga dalam membangun perilaku hidup sehat, melakukan deteksi dini risiko kesehatan ibu dan anak, serta menjadi penghubung antara masyarakat dan fasilitas layanan kesehatan," ungkapnya.
Dia menambahkan Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kapasitas kader, kolaborasi lintas sektor, serta program-program kesehatan berbasis keluarga. Ia berharap melalui kegiatan tersebut para kader MKIA sebagai agen perubahan semakin responsif, informatif dan humanis dalam memberikan edukasi, serta mendampingi keluarga secara berkelanjutan demi terwujudnya generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, kuat, dan berkualitas.
"Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader MKIA terkait kesehatan ibu dan anak berbasis keluarga serta mampu mendorong keterlibatan keluarga dalam upaya promotif dan preventif kesehatan ibu dan anak," ujarnya.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kader MKIA Kab. Tangerang atas semangat, dedikasi dan keiklasan yang telah diberikan dalam mendukung pencapaian indikator kesehatan ibu dan anak serta target pembangunan berkelanjutan.
"Atas nama pemerintah, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kader MKIA yang hadir dari berbagai kecamatan. Semangat dan dedikasi Bapak dan Ibu sekalian merupakan kekuatan besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Forum Kesehatan Ibu dan Anak Kab. Tangerang, Atif mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menguatkan komitmen seluruh kader MKIA untuk meningkatkan kinerja dalam rangka menekan angka kematian ibu dan bayi yang dilahirkan.
"Kita hari ini tidak lagi berbicara tentang bagaimana mendampingi ibu hamil resiko tinggi tapi bagaimana kita mengoptimalkan kinerja mengerem angka kematian ibu dan bayi yang baru dilahirkan," ungkapnya. (Red)