Tigaraksa, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan HIV/AIDS dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia 2025, yang mengambil tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV”. Acara tersebut digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Kamis (04/12/25)
Dalam sambutannya, Wabup menekankan pentingnya layanan HIV/AIDS yang berkelanjutan dan berkesinambungan. Pelayanan terhadap penderita HIV tidak boleh berhenti, pelayanan mulai dari pendampingan, sosialisasi, pencegahan hingga pengobatan harus terus dilakukan tampa hambatan.
“Pelayanan HIV tidak boleh berhenti. Pencegahan, tes, pendampingan, hingga pengobatan harus tetap tersedia tanpa hambatan. Perubahan di tingkat nasional maupun daerah tidak boleh mengurangi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” tandas Wabup Intan.
Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen kuat untuk mempercepat penanggulangan HIV/AIDS melalui penguatan layanan kesehatan, edukasi masyarakat, serta kerja sama lintas sektor. Dibutuhkan kolaborasi menyeluruh dari pemerintah, fasilitas kesehatan, dunia pendidikan, komunitas, hingga tokoh masyarakat untuk mencapai taget eliminasi AIDS 2030.
“Target Eliminasi AIDS 2030 hanya bisa dicapai jika seluruh pihak bergerak bersama. Kita perlu memperkuat koordinasi lintas sektor, memperluas layanan berkualitas, serta memastikan tidak ada lagi stigma atau diskriminasi terhadap ODHA. Setiap kebijakan dan aksi hari ini akan menjadi kontribusi besar dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin sehat dan semakin Gemilang,” tegasnya.
Dia juga menyebut bahwa HIV masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius baik secara global maupun nasional. Estimasi ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) di Indonesia pada 2025 diperkirakan lebih dari 564.000 orang. Di Kabupaten Tangerang, tercatat 3.793 orang sedang menjalani pengobatan ARV dan 2.826 orang telah melakukan pemeriksaan Viral Load dengan hasil tersupresi.
“Sekali lagi saya tegaskan, dukungan sosial dan layanan terhadap ODHA tanpa diskriminasi sangat dibutuhkan. Keberadaan tokoh agama, termasuk MUI, sangat penting untuk membantu mengubah stigma masyarakat agar lebih menerima dan mendukung ODHA dalam proses pemulihan,” serunya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kab. Tangerang, Efi Indarti, mengatakan bahwa sektor pendidikan memiliki peran penting dalam pencegahan sejak dini. Untuk itu, pihaknya bersama para pendidik akan melakukan deklarasi komitmen pencegahan HIV di lingkungan sekolah.
“Sekolah adalah ruang strategis untuk membangun kesadaran kesehatan reproduksi dan pencegahan HIV/AIDS. Anak-anak dan remaja harus diberi pemahaman sejak dini.,” ujarnya.
Pihaknya bersama seluruh stakeholder terkait juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk penanganan dan penanggulan HIV/AIDS di Kabupaten Tangerang
“Kami bersama seluruh pihak terkait terus menguatkan komitmen besama untuk menerapkan strategi prioritas sesuai arahan nasional, termasuk penguatan kebijakan daerah, perluasan layanan tes dan terapi ARV, peningkatan monitoring dan sistem data, kolaborasi bersama komunitas dan pendamping, serta upaya penghapusan stigma,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut dirangkaikan juga dengan pemberian piagam penghargaan untuk para mitra penanggulangan AIDS, pemenang lomba video edukasi Hari AIDS Sedunia (HAS) 2025 dan pemberian santunan untuk anak dengan HIV (ADHIV) sebanyak 5 orang serta penandatanganan deklarasi dukungan pencegahan dan penularan HIV/AIDS. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan Penguatan dan Penyerahan Sertifikat Guru Pendidikan Agama Islam Profesional Dalam Jabatan Angkatan 1 Tahun 2025 yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Rabu (3/12/25).
Dalam perayaannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur dan bahagianya atas diraihnya para legalistas dan pengakuan profesi para guru PAI yang harus melalui proses panjang untuk mendapatkannya.
Dari total 753 orang yang mengikuti proses ini, sebagian besar telah lulus. Sisanya, sekitar 400 orang lagi, mari kita doakan agar segera mendapatkan pengakuan yang sama,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia juga mengirimkan proses seleksi CPNS yang sangat ketat dan tidak hanya membutuhkan kesabaran serta ketelitian namun juga doa dan usaha. Banyaknya pendaftaran yang sangat jauh melebihi kuota yang tersedia menggambarkan bagaimana luar biasanya perjuangan para peserta yang lolos.
“Dulu yang daftar CPNS ada 21.000 orang, dan yang diterima hanya sekitar 400. Kalau yang 753 ini lulus semua, itu artinya doa dan usaha mereka luar biasa. Bapak Ibu guru agama ini pasti rajin tahajud, patuh, taat, dan memiliki ketakwaan kepada Allah SWT,” tambahnya.
Selanjutnya dia, seorang guru PAI harus memiliki kecakapan dan karakter khusus lainnya yang membuat mereka mampu menjalankan tugas dengan penuh ketulusan dan profesionalisme.
"Guru PAI ini multiperan. Pagi ngajar agama, siangnya Bahasa Indonesia, bahkan ada yang mengajar olahraga. Mereka menjalani semua dengan ikhlas. Itulah kekuatan akhlak mulia," imbuhnya.
Di akhir Segalanya, beliau juga menegaskan bahwa penguatan kompetensi dan sertifikasi itu bukan sekedar pengakuan, tetapi juga amanah besar untuk meningkatkan mutu pendidikan agama di Kabupaten Tangerang.
“Kami semua, Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Kemenag, akan terus berkolaborasi demi kepentingan umat.
Kompetensi dan sertifikasi itu bukan sekedar pengakuan, tetapi juga amanah besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di Kabupaten Tangerang,” tandasny
Dirinya pun menitipkan pesan kepada seluruh guru PAI agar terus meningkatkan kompetensi, semangat, tulus serta iklas mengabdikan diri untuk mendidik generasi penerus bangsa.
“Saya titip satu hal, tingkatkan kompetensi dan semangat mendidik anak-anak kita. Berikan mereka proses belajar yang terbaik, karena merekalah calon penerus bangsa, terutama menjelang Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak masyarakat Desa Ciakar Kec. Panongan untuk menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),
Hal tersebut disampaikan saat Wabup Intan bersama Dandim 0510 Tigaraksa dan Kadis Koperasi dan Usaha Mikro meninjau langsung lokasi pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ciakar Kec. Panongan, Rabu (03/12/25)
“Alhamdulillah hari ini, saya bersama Pak Dandim, Bu Kadis Koperasi meninjau langsung lokasi Koperasi Merah Putih di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan. Saya mengajak seluruh warga Kecamatan Panongan buat datang ke sini untuk jadi anggota Koperasi Merah Putih Desa Ciakar,” ujar Wabup Intan
Menurut dia, dengan menjadi anggota KDMP akan mendapatkan berbagai manfaat yang sangat berguna, terutama menghapi hari raya maupun tahun baru nantinya .
“Jadi anggota Koperasi Merah Putih itu keuntungannya banyak sekali apalagi menghadapi hari raya dan bulan Ramadhan,” jelasnya
Selanjutnya dia juga berharap pembangunan gedung KDMP Desa Ciakar dapat berjalan lancar dan segera beroperasi secara penuh melayani anggota dan masyarakat Kec. Panongan
“InsyaAllah gedung koperasi ini bisa selesai di tahun depan, di bulan Januari dan bisa langsung beroperasi melayani anggota serta warga Kecamatan Panongan nantinya,” tutupnya
Sementara itu, Kadis Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Tangerang, Anna Ratna Maemunah mengungkapkan bahwa pembangunan gedung KDMP Desa Ciakar sepenuhnya, baik pendanaan dan pembangunan dilakukan oleh pihak BUMN yaitu PT. Agrinas Pangan Nusantara dibantu oleh pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“PT. Agrinas Pangan Nusantara bertugas membangun fasilitas fisik untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang meliputi gerai, gudang, dan sarana pendukung lainnya. Sedangkan TNI bertugas melakukan percepatan pembangunan di lapangan, termasuk dalam persiapan lahan dan pemanfaatan jaringan hingga tingkat desa,” jelas Anna
Menurut dia, penugasan ini diberikan oleh pemerintah untuk mempercepat program pembangunan ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan kemampuan profesional BUMN PT. Agrinas dan sinergi dengan TNI.
“Pembangunan ini tidak menggunakan bantuan dana CSR. Bantuan CSR itu hanya untuk pengadaan modal sembako, gas elpiji dan barang kebutuhan pokok lainnya, bukan untuk pembangunan gedung Kopdes Merah Putih,” tegasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Kontestasi pemilihan Ketua DPC Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang memasuki babak penting. Mad Sutisna, S.Kom., M.M., yang saat ini menjabat sebagai ketua, secara resmi kembali mengajukan diri sebagai bakal calon untuk periode 2025–2028. Pendaftarannya pada Rabu (3/12/25) menjadi penegasan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan organisasi yang telah dirintis selama masa kepemimpinannya.
Kedatangan Mad Sutisna ke kantor DPC KWRI diterima langsung oleh tim panitia pendaftaran. Ia menyampaikan bahwa seluruh berkas administrasi yang dipersyaratkan telah diserahkan dan dinyatakan lengkap. Kini, dirinya hanya menunggu hasil verifikasi panitia yang akan diumumkan pada pukul 17.00 WIB.
“Semua dokumen telah kami serahkan dan dinyatakan lengkap. Kami mengikuti seluruh mekanisme yang ditetapkan panitia. InsyaAllah hasil verifikasi akan diumumkan pada pukul lima sore,” tuturnya.
Sebagai petahana, Mad Sutisna tidak menutup mata bahwa masih ada beberapa agenda yang belum dapat diselesaikan dalam tiga tahun terakhir. Justru hal tersebut menjadi motivasi utamanya untuk kembali maju dan membawa program lanjutan yang dinilai penting bagi peningkatan kualitas organisasi dan kompetensi wartawan.
Dalam pencalonannya kali ini, ia kembali mengusung beberapa program strategis yang menjadi fokus utama, di antaranya:
Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta peningkatan kapasitas jurnalistik secara berkesinambungan.
Penyelenggaraan Karya Latih Wartawan (KLW) dan pelatihan rutin untuk meningkatkan profesionalisme anggota.
Penguatan program sosial kemasyarakatan, termasuk pembagian daging kurban, penyaluran sembako Idulfitri, santunan anak yatim, serta kegiatan buka puasa bersama.
“Kami bertekad menjadikan KWRI semakin solid dan progresif. Apa yang belum dapat kami tuntaskan akan menjadi prioritas pada periode mendatang, apabila kembali diberikan amanah,” tegasnya. (Asp)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten di Hotel Atria Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Rabu (03/12/25).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa tujuan pembentukan TPID antara lain menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan komoditas penting bagi masyarakat. Selain itu, menjamin kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok serta komoditas strategis lainnya dalam menekan potensi gejolak harga. Sementara itu, peran TPID sangat menentukan untuk menjaga kestabilan harga pangan dan ketersediaan bahan pokok yang berpengaruh langsung terhadap daya beli dan kesejahteraan masyarakat.
"TPID harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan mendorong iklim ekonomi yang kondusif bagi masyarakat. Sinergi antara perangkat daerah, BUMD, Bank Indonesia, Bulog beserta seluruh stakeholder adalah kunci utama agar upaya pengendalian inflasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat," tandas Wabup Intan.
Menurut dia, optimalisasi strategi 4K yaitu: Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi dan Komunikasi yang efektif terutama menjelang tahun baru dan tahun depan menjelang bulan suci Ramadan harus terus diperkuat.
"Melalui langkah-langkah pengendalian yang terukur dan tepat sasaran memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga respon terhadap persoalan inflasi dapat dilakukan secara cepat dan efektif meningkatkan efektivitas komunikasi publik agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai perkembangan harga serta kebijakan pengendalian inflasi," ujarnya.
Menurut dia, strategi 4K tersebut hendaknya juga menjadi landasan utama dalam penyusunan program kerja serta pelaksanaan kegiatan yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Selain itu dia juga meminta pemantauan harga secara berkala dan berkelanjutan rutin dilakukan untuk memastikan kewajaran harga di pasar dan mengendalikan laju inflasi daerah secara konsisten khususnya menjelang hari raya dan tahun baru.
"Melalui pertemuan ini, saya berharap lahir rumusan dan langkah-langkah yang lebih inovatif, terukur dan berdampak nyata bagi pengendalian inflasi di Kabupaten Tangerang," pungkasnya.
Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. Syaifullah menjelaskan bahwa High Level Meeting TPID merupakan salah satu poin amanat pemerintah pusat yang harus dilaksanakan oleh semua pemerintah daerah, sekaligus monitoring dan evaluasi sejauh mana hasil pelaksanaan program TPID dijalankan.
"Kegiatan High Level Meeting ini merupakan forum diskusi sekaligus juga kita juga bersama-sama membahas serta mengevaluasi sejauh mana hasil program-program pengendalian inflasi yang telah dilakukan," ungkapnya. (Red)
Jakarta, lensafokus.id - Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Tangerang meraih KORPRI Award 2025 kategori kepengurusan kabupaten terbaik nasional. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid pada acara Gala Night HUT ke-54 Korpri di Auditorium BMKG Kemayoran, Senin malam (01/12/25).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas torehan Dewan Kepengurusan KORPRI Kabupaten Tangerang yang meriah Korpri Award 2025 kategori kepengurusan kabupaten terbaik se-Indonesia.
"Alhamdulillah malam ini tepatnya malam Selasa, kami dari KORPRI Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan dari ketua Dewan Pengurus Pusat KORPRI nasional dan juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi. Hanya 2 se-Indonesia, kita terbaik untuk kabupaten dan kota diraih oleh Kota Gorontalo," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Menurut dia, penghargaan yang diraih tersebut merupakan satu bentuk pengakuan bahwa KORPRI pusat memberikan atensi kepada KORPRI Kabupaten Tangerang yang senantiasa bersama-sama dengan pemerintah daerah terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan yang terbaik mulai dari sisi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan juga pemberdayaan masyarakat.
"Penganugerahan ini semakin memicu penyemangat kami untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Hadirnya kami Pemerintah Kabupaten Tangerang dan KORPRI pastinya untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.
Lanjut dia, KORPRI Kabupaten Tangerang bersama-sama dengan pemerintah daerah berkomitmen terus hadir bersama masyarakat Kabupaten Tangerang, baik dalam bidang kesehatan, pendidikan maupun kemanusiaan.
"Pertama, KORPRI sudah mendirikan dan mengoperasikan klinik kesehatan, mendirikan sekolah SMP dan SMK yang murid-muridnya dibantu pembiayaannya, terus menyediakan parahu karet untuk melayani penangganan bencana banjir dan bedah rumah," imbuhnya.
Selain itu, KORPRI juga menyediakan mobil jenazah untuk masyarakat yang memerlukan pelayanan dan banyak lainnya yang KORPRI lakukan yang semuanya untuk kepentingan masyarakat.
Pihaknya pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN dan segenap jajaran pengurus KORPRI atas sinergi dan kolaborasinya dalam pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.
"Terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota KORPRI atas sinergi dan kolaborasinya bersama pemerintah daerah. Semoga KORPRI semakin kuat, berdaulat dan berdaya untuk kepentingan masyarakat," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meminta warga kawasan Perum Sudirman Indah lebih peduli sampah dan menerapkan pola hidup sehat.
Hal tersebut diungkapkan saat Wabup Intan bersama anggota DPR RI, H. Andi Ahmad Dara dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Nur Rojab serta Camat Tigaraksa, Cucu melakukan dialog dengan warga Perum Sudirman Indah di GOR Perum Sudirman Indah, Selasa (02/12/25).
"Saya minta kepada warga kawasan Sudirman lebih peduli sampah, jangan buang sampah sembarangan. Budayakan pola hidup sehat di keluarga dan lingkungan, terlebih di saat musim penghujan sekarang ini," pinta Wabup Intan.
Dia mengungkapkan bahwa dialog warga tersebut selain untuk silahturahmi dan menyerap aspirasi warga, juga untuk sosialisasi program-program pembangunan serta imbauan-imbauan.
"Kami bersama Pak H. Andi Ahmad Dara dari Komisi XI DPR RI, anggota DPRD, Bapak Rojab dan Pak Camat Cucu, hadir di sini di Perum Sudirman untuk sama-sama mendengar dan menyerap aspirasi-aspirasi warga dan juga sosialisasi program pembangunan, tadi disinggung juga sedikit terkait judi online," ujarnya.
Dia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan senantiasa hadir untuk masyarakat. Dia juga berharap dukungan aktif dan sinergi dari masyarakat untuk pembangunan daerah.
"Kehadiran kami semua merupakan bukti bahwa pemerintah akan selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar dan menyerap aspirasi warga. Semoga apa yang tadi disampaikan dapat kami upayakan. Kami juga mohon peran aktif, dukungan dan sinerginya untuk kelancaran pembangunan daerah," tandasnya.
Wabup Intan juga berjanji akan memberikan bantuan, khususnya bagi kelompok pengelola sampah di kawasan Perum Sudirman Indah.
"Kalau ada kelompok pengelola sampah di sini, tolong sampaikan. Kami siap bantu, misal ada yang butuh timbangan atau apa tolong sampaikan, nanti kami akan bantu," ucapnya.
Sementara itu, anggota DPR RI Komisi XI, H. Andi Ahmad Dara mengatakan bahwa masyarakat penerima manfaat seperti PKH dan penerima manfaat lainnya dari pemerintah agar bijak dan berhati-hati memanfaatkan bantuan yang diterima.
"Bagi bapak ibu penerima bantuan dari pemerintah seperti PKH atau yang lainnya, harus bijak dan musti berhati-hati. Sewaktu-waktu bisa dihentikan bantuannya tanpa pemberitahuan, karena terindikasi dengan judol, judi online," tegasnya.
Pihaknya juga berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi warga Perum Sudirman yang mendesak dan sangat diperlukan untuk bisa direalisasikan segera.
“Kami hadir untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Ambulan dan perbaikan drainase yang tadi disampaikan adalah kebutuhan mendesak, dan kami akan mendorong agar hal ini segera mendapat perhatian,” katanya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Pelatihan Teknisi Air Conditioner (AC) dan menyerahkan bantuan peralatan usaha bagi wirausaha baru. Acara tersebut kolaborasi antara Pemkab Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja dengan PIK 2 yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) Kosambi, Senin (1/12/25).
Pada kesemptan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada PT PIK 2 yang secara konsisten terus mendukung peningkatan kualitas SDM dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
"Alhamdulillah, kita dapat kembali melaksanakan pelatihan dan penyerahan peralatan usaha bagi wirausaha baru. Kami berterima kasih kepada PT PIK 2 yang terus menunjukkan komitmennya membantu masyarakat, tidak hanya melalui bantuan finansial, tetapi juga melalui fasilitas pelatihan, peralatan, dan pembukaan kesempatan kerja," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Bupati menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha sangat penting dalam membuka lapangan kerja baru serta memperluas kesempatan berusaha bagi masyarakat. Pihaknya pun akan meminta para pengembang lainnya untuk ikut berpatisipasi aktif membantu masyarakat agar masyarakat juga bisa merasakan kehadiran para pengembang di tengah-tengah masyarakat.
"Kami terus meminta para pengembang di Kabupaten Tangerang untuk ikut berperan membantu masyarakat. PT PIK 2 sudah membuktikan komitmennya, mulai dari pembangunan fasilitas umum, perbaikan jalan, bantuan sosial, hingga penyediaan pelatihan, termasuk pelatihan satpam yang seluruh biayanya ditanggung perusahaan," ungkapnya.
Lanjut dia, dari 100 peserta pelatihan, nantinya akan dipilih lima peserta terbaik yang akan mendapatkan hadiah motor operasional sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan dan komitmennya selama mengikuti pelatihan.
"Berlombalah menjadi yang terbaik. Lima peserta terbaik akan mendapatkan motor untuk mendukung usaha mereka. Kita ingin para peserta memiliki semangat, disiplin, dan loyalitas sehingga mampu mandiri setelah mengikuti pelatihan," imbuhnya.
Dia juga meminta kepada Disnaker untuk lebih banyak melibatkan perempuan dalam program pelatihan dan pemberdayaan ekonomi agar kaum perempuan juga dapat kesempatan yang sama.
"Ke depan, peserta perempuan akan lebih banyak dilibatkan agar kemandirian ekonomi dapat dirasakan secara merata," pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, melaporankan bahwa sepanjang tahun 2025 Disnaker telah membentuk 688 Wirausaha baru melalui berbagai skema program yang terdiri dari: program kolaborasi sebanyak 336 orang, program Musrenbang: 240 orang, Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak: 16 orang, Program Unit Layanan Disabilitas: 16 orang dan Program Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia Purna sebanyak 80 orang.
"Kami berharap pelatihan dan bantuan peralatan usaha ini mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta menjadi langkah nyata dalam menurunkan tingkat pengangguran di Kabupaten Tangerang," ujarnya
Lanjut dia, pembentukan wirausaha baru itu dilakukan melalui tiga tahap: yaitu pelatihan kewirausahaan oleh BLK, kedua pembekalan dan motivasi kewirausahaan dan ketiga penyerahan peralatan usaha.
"Adapun jenis usaha yang dibentuk meliputi menjahit, bengkel otomotif, las listrik, membatik, tata rias, pembuatan tempe, tata boga, dan sablon printing, yang tersebar di 18 kecamatan di Kabupaten Tangerang," jelasnya.
Adapun peralatan usaha diberikan kepada empat kelompok usaha, yaitu: Wira Usaha Baru Bengkel Sepeda Motor Desa Jati Mulya, Kecamatan Pakuhaji, Wira Usaha Baru Bengkel Sepeda Motor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Wira Usaha Baru Bengkel Sepeda Motor Desa Rawa Kidang, Kecamatan Sukadiri, dan Wira Usaha Baru Las Listrik Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji.
Sedangkan dari CSR PT PIK 2, diserahkan 10 set peralatan teknisi AC dan pelatihan untuk 20 peserta. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi bayi laki-laki (AY), berusia 5 bulan, asal Bukit Cikasungka, Kecamatan Solear, yang tengah menjalani perawatan intensif karena menderita Tuberkulosis (TBC) di RSUD Balaraja. Senin (1/12/25).
Di sela-sela kunjungannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memastikan masyarakat, khususnya bayi dan balita mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh terhadap kasus-kasus kesehatan, terutama mencakup bayi dan balita yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Dia juga memastikan bayi AY mendapatkan pelayanan terbaik dari RSUD Balaraja. Dia bertanya kepada RSUD Balaraja untuk berkumpul secara intensif setiap perkembangan bayi AY dan memenuhi segala kebutuhan medis dan penanganan lanjutan lainnya.
“Saya mohon kepada Dinas Kesehatan dan jajaran RSUD Balaraja untuk terus menyatukan kondisi anak ini secara intensif serta memastikan kebutuhan medis dan pendukung lainnya terpenuhi,” pintanya
Menurut dia, penyakit TBC menjadi salah satu penyakit yang menjadi perhatian serius pemerintah. Pemeriksaan dini sangat penting untuk menentukan penanganan dan pengobatan yang akan dilakukan nantinya.
Untuk itu, ia pun menghimbau seluruh masyarakat Kab. Tangerang untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap setiap gangguan kesehatan yang dialami, khususnya yang mengarah pada gejala TBC.
“Saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemeriksaan dini apabila terjadi gangguan kesehatan, khususnya yang berujung pada gejala TBC,” tutupnya
Kunjungannya tersebut diakhiri dengan doa bersama agar bayi AY dapat segera pulih dan kembali berkumpul dengan keluarganya dalam kondisi sehat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Kecamatan Kelapa Dua kembali menorehkan prestasi gemilang pada gelaran Turnamen Bola Voli Bupati Cup 2025. Pada kategori putra, tim voli Kecamatan Kelapa Dua berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan Kecamatan Cisoka di partai final dengan skor 3–1.
Kemenangan ini menegaskan posisi Kelapa Dua sebagai salah satu kecamatan dengan pembinaan olahraga terbaik di Kabupaten Tangerang.
Turnamen Bupati Cup tahun ini di mulai tanggal 29 November s.d 30 November yang dibuka langsung Oleh Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di GOR Don Bosco Tigaraksa, diikuti kurang lebih 280 atlet dari seluruh Kabupaten Tangerang. Total 14 kontingen kecamatan putra dan 6 kontingen kecamatan putri ambil bagian dalam kompetisi yang menjadi ajang prestisius sekaligus barometer pembinaan atlet daerah.
Antusiasme tinggi dari seluruh peserta menjadikan turnamen ini berlangsung meriah dan kompetitif.
Pertandingan final kategori putra berlangsung sengit pada awal laga, namun Kelapa Dua berhasil menunjukkan dominasi sejak set pertama hingga set terakhir. Serangan efektif, pertahanan solid, serta kekompakan tim menjadi kunci kemenangan yang membawa Kelapa Dua meraih emas untuk tahun ini.
Tak hanya di sektor putra, Kecamatan Kelapa Dua juga mencatat prestasi membanggakan pada kategori putri. Tim putri sukses merebut peringkat ketiga setelah mengalahkan Kecamatan Tigaraksa dengan skor 3–0. Hasil ini sekaligus memperkuat kontribusi Kelapa Dua dalam menyumbang prestasi bagi Kabupaten Tangerang.
Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet pelatih, official serta KOK yang terlibat.
“Kecamatan Kelapa Dua tetap fokus mendukung program pemerintah, dalam hal ini KONI dan Dispora Kabupaten Tangerang, dalam rangka melakukan pembinaan dan menggapai prestasi para atlet. Maka kami selalu sinergi dan kali ini mengikuti turnamen bola voli putra dan putri Bupati Cup,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Umum KONI Kabupaten Tangerang, Eka Wibayu, menegaskan bahwa pelaksanaan turnamen ini merupakan bagian dari persiapan menuju ajang lebih besar.
“Turnamen ini dilakukan dalam rangka persiapan PORPROV 2026 yang mempertandingkan antar Kabupaten Kota se Provinsi Banten,” jelasnya.
Dikesempatan yang sama, tokoh masyarakat Kelapa Dua, Jaro Rusdi, menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih.
“Alhamdulillah, ikhtiar insan olahraga Kecamatan Kelapa Dua membuahkan hasil yang menggembirakan dengan perolehan emas untuk tim putra dan perunggu untuk tim putri," pungkasnya
Menurutnya Hal ini mengingatkan kita pada PORKAB lalu yang meraih 20 emas meski tanpa cabor voli. Sekarang dapat dikatakan juara sejati pembinaan olahraga tahun 2025 adalah Kecamatan Kelapa Dua karena total sudah mengantongi 21 emas dalam rangkaian persiapan Porprov 2026 di Kota Tangerang Selatan.
"Prestasi beruntun yang diraih Kecamatan Kelapa Dua ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan olahraga sejak tingkat kecamatan. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, KONI, Dispora dan masyarakat. Kelapa Dua optimis mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang siap bersaing pada ajang yang lebih tinggi," kata jaro Rusdi.
Keberhasilan ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi kecamatan lain untuk terus meningkatkan pembinaan olahraga. Turnamen Bupati Cup 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat sportivitas, mempererat kebersamaan dan mengasah kualitas atlet menuju Porprov 2026. Seluruh pihak berharap prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus mengukir prestasi yang lebih besar di masa mendatang. (Red)