Banten

Banten (6942)

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Naker Fest 2026 yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang di area Parkir Utara Mall Ciputra Tangerang, Selasa (07/07/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan Naker Fest 2026 merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan dunia usaha dalam memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran.

"Hari ini kita bersama dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Tangerang. Kurang lebih 40 pihak pembuka lowongan kerja berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk membuka lapangan pekerjaan melalui program Job Fair Naker Fest 2026," ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia mengungkapkan, sebanyak 3.174 lowongan pekerjaan disediakan oleh total 40 peserta Naker Fest 2026 yang mayoritas beroperasi di wilayah Kabupaten Tangerang. Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat pencari kerja Kabupaten Tangerang.

"Tadi pihak perusahaan sudah menyampaikan bahwa tersedia sekitar 3.174 lowongan pekerjaan. Ini kesempatan besar bagi masyarakat Kabupaten Tangerang karena sebagian besar perusahaan tersebut berada di wilayah Kabupaten Tangerang," katanya.
Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada seluruh perusahaan yang telah berpartisipasi dan mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja.

IMG 20260707 WA0012

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan perusahaan yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat segera mendapatkan kepastian pekerjaan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya," tuturnya.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang bekerja maka angka pengangguran dan kemiskinan dapat terus ditekan. Selain itu, para pekerja juga akan menjadi bagian penting dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

"Ketika masyarakat sudah bekerja, maka mereka ikut memutar roda perekonomian Kabupaten Tangerang. Secara bertahap masyarakat akan semakin sejahtera dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih baik," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Rudi Lesmana menjelaskan bahwa Naker Fest 2026 tidak hanya menghadirkan Job Fair, tetapi juga berbagai layanan dan program ketenagakerjaan yang terintegrasi.

Ia menyebutkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Tangerang pada tahun 2025 tercatat sebesar 5,9 persen. Untuk itu, Pemkab Tangerang terus berupaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kompetensi masyarakat, salah satunya melalui Naker Fest 2026.
"Naker Fest 2026 dilaksanakan secara hybrid. Pencari kerja dapat bertemu langsung dengan perusahaan, namun proses lamaran dilakukan secara digital melalui aplikasi milik Kabupaten Tangerang," jelas Rudi.

Selain Job Fair, kegiatan ini juga menghadirkan Festival Vokasi yang menampilkan berbagai program pelatihan kerja dari UPT Latihan Kerja, pameran produk hasil pelatihan wirausaha baru, layanan pembuatan kartu kuning (AK1), pembuatan ID CPMI bagi calon pekerja migran Indonesia, konsultasi BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, pelayanan pembayaran PBB dan aktivasi identitas kependudukan digital, layanan Samsat, hingga pemeriksaan kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan.

Rudi menambahkan, sebanyak 40 perusahaan dan UPTD Latihan Kerja turut ambil bagian dalam Naker Fest 2026 dengan menyediakan 243 jabatan dengan total 3.174 lowongan kerja untuk berbagai sektor pekerjaan, baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Masyarakat tidak hanya dapat datang langsung ke lokasi kegiatan, tetapi juga bisa mengajukan lamaran secara online melalui aplikasi hingga 12 Juli 2026 pukul 23.00 WIB," ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan Naker Fest 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat mempercepat penyerapan tenaga kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Mala)

IMG 20260707 WA0008

TANGERANG, lensafokus.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja berharap Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba) mampu menjadi penggerak dan pendorong terwujudnya desa/kelurahan yang mandiri dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Sekda Soma saat menghadiri serah terima Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa Tahun 2026 di GSG Puspemkab Tangerang, Selasa (07/07/26).

"Saya berharap adik-adik mahasiswa Uniba ini mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Jadi pendorong dan penggerak terwujudnya desa/kelurahan yang mandiri dan berkelanjutan," harap Sekda Soma.

Dalam sambutannya, Sekda Soma mengatakan tema KKM Uniba tahun ini, yaitu "Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Inovasi Pendidikan, Ekonomi Lokal, Sosial Budaya, Lingkungan dan Tata Kelola Desa/Kelurahan Menuju Desa/Kelurahan Mandiri dan Berkelanjutan".

IMG 20260707 WA0009

Tema tersebut dinilai sangat selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Tangerang yang terus mendorong terciptanya masyarakat yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Kehadiran mahasiswa yang melakukan KKM diharapkan juga dapat memperkuat sinergi tersebut melalui berbagai program yang inovatif, kreatif, dan berkelanjutan.

"Kuliah Kerja Mahasiswa bukan hanya memenuhi kewajiban akademik. Lebih dari itu, KKM merupakan wahana pembelajaran nyata untuk membangun kepedulian sosial, mengasah kepemimpinan, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat," tandasnya.

Lanjut dia, Kabupaten Tangerang memiliki potensi yang sangat besar di berbagai sektor. Potensi tersebut akan berkembang lebih optimal apabila didukung oleh kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

"Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah sebagai kekuatan untuk menghadirkan perubahan yang nyata. Karena pembangunan yang berhasil bukan hanya tentang apa yang kita bangun hari ini, tetapi juga tentang generasi yang kita siapkan untuk melanjutkannya," imbuhnya.

Dia juga memberikan pesan kepada seluruh mahasiswa Uniba agar menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, disiplin, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat selama KKM berlangsung. Dan mampu menunjukan bahwa kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat benar-benar menjadi solusi terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat.

"Bangun komunikasi yang baik, hormati nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, dengarkan aspirasi masyarakat, kemudian hadirkan gagasan dan inovasi yang sederhana yang memberikan manfaat nyata," pesannya.

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh civitas Uniba yang kembali memilih Kab. Tangerang sebagai lokasi KKM. KKM sebagai bentuk pengabdian tersebut diharapkan menjadi amal kebaikan yang membawa manfaat, bukan hanya bagi mahasiswa dan universitas, namun juga bagi masyarakat.

"Kami apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Bina Bangsa yang kembali menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai mitra dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa. Semoga ini menjadi bagian ikhtiar kita semua dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Bina Bangsa (Uniba), Gatot Hartoko, menyampaikan bahwa pihaknya menerjunkan sebanyak 1.948 mahasiswa untuk melaksanakan KKM di Kabupaten Tangerang. Gatot menjelaskan bahwa para mahasiswa tersebut tersebar di sejumlah kecamatan dan desa dengan fokus program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

"Mahasiswa akan belajar dan mencoba mengaplikasikan teorinya secara langsung di masyarakat, serta berusaha membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi, baik di bidang pendidikan, keagamaan, pemberdayaan ekonomi, sosial budaya, hingga tata kelola desa," ujar Gatot.

Gatot juga menekankan bahwa program KKM ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Menurutnya, melalui kolaborasi yang terjalin, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dengan menghadirkan solusi atas tantangan-tantangan di lapangan, seperti pengembangan website desa, penguatan pelaku UMKM melalui digitalisasi pembayaran, hingga konsultasi hukum.

"Kami memohon petunjuk dan arahan dari pihak pemerintah daerah agar mahasiswa kami dapat melaksanakan program-program ini dengan baik dan maksimal. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Mala)

Kota Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial menggelar Pelatihan Tata Boga bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Program tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang. Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Sekretaris Dinas Sosial Kota Tangerang, serta jajaran Pemerintah Kota Tangerang.

IMG 20260707 WA0006

Sebanyak 100 peserta dari 13 kecamatan di Kota Tangerang mengikuti pelatihan yang dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan di bidang tata boga. Selain meningkatkan kompetensi, pelatihan ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru dan memperkuat perekonomian keluarga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga maupun lingkungan.

"Sejauh mana sumber daya manusia dapat dibimbing dan dikembangkan untuk membantu pertumbuhan keluarga. Bagaimana potensi sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan dan difasilitasi sehingga mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Wali Kota.

IMG 20260707 WA0007

Menurutnya, pengembangan keterampilan menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pemerintah terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang mampu menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif.

Wali Kota juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat melalui pendekatan pentahelix dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan.

"Peran serta dan kolaborasi masyarakat secara pentahelix menjadi bagian penting dalam membantu pembangunan Kota Tangerang. Salah satunya melalui Pelatihan Tata Boga yang menjadi langkah konkret untuk mengembangkan keterampilan, membuka peluang usaha, serta mendorong masyarakat agar terus tumbuh dan berdaya," katanya.

IMG 20260707 WA0004

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya menguasai teknik dasar tata boga, tetapi juga memiliki bekal untuk mengembangkan usaha kuliner secara mandiri. Dengan demikian, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi sumber penghasilan baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pelatihan Tata Boga tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mendukung Program Gampang Kerja, yang berfokus pada peningkatan kompetensi masyarakat melalui pelatihan berbasis keterampilan. Program ini diharapkan mampu memperluas kesempatan kerja, memperkuat pemberdayaan sosial, serta mendorong PPKS menjadi masyarakat yang lebih mandiri dan produktif. (***)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya memperluas akses informasi ketenagakerjaan bagi masyarakat. Melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), masyarakat dapat memperoleh informasi lowongan kerja terbaru dari berbagai perusahaan yang membuka rekrutmen di Kota Tangerang dan sekitarnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan, masyarakat diimbau memanfaatkan layanan informasi lowongan kerja resmi yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang agar terhindar dari informasi palsu maupun praktik penipuan berkedok rekrutmen.

"Manfaatkan layanan informasi lowongan kerja yang disediakan Pemerintah Kota Tangerang. Pastikan masyarakat melamar melalui jalur resmi perusahaan dan tidak mudah percaya pada pihak yang meminta sejumlah uang dengan alasan proses rekrutmen,” jelas Ujang, Senin (6/7/26).

”Seluruh pencari kerja juga diharapkan menyiapkan dokumen lamaran dengan baik agar peluang diterima bekerja semakin besar," tambahnya.

Pemerintah Kota Tangerang berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan sekaligus mendukung penurunan angka pengangguran di Kota Tangerang.

Berikut infromasi rekrutment dan lowongan kerja di Kota Tangerang pekan ini :

1. Kurir Distribusi Sayuran - Mustika Selasih
Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / 0877 – 4221 – 4382
Penempatan : Gudang Sayur Sudimara Pinang – Pasar Bengkok. Jln KH Mansyur RT 01/06 No.78 Tangerang
Kualifikasi : Laki – laki 22 – 35 tahun, bisa berkendara dan memiliki SIM, memiliki kendaraan, komunikatif

2. Operator Machining - PT. Lutfi Rizki Abadi
Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. / 0857 – 0620 – 1175
Kualifikasi : Pria 18 – 30 tahun, pendidikan minimal SMA/SMK sederajat, tidak buta warna 7 tidak minus, memiliki pengalaman di bidang manufaktur menjadi nilai tambah

3. Montir – Lion Group
Upload lamaran di https://recruitment.lionair.co.id
Penempatan : Balaraja, Tangerang
Kualifikasi : Pendidikan minimal SMA/SMK (diutamakan Teknik Otomotis/ Teknik Mesin), pengalaman minimal 2 tahun sebagai montir, memahami proses perawatan, perbaikan, dan overhaul mesin kendaraan diesel, mampu melakukan diagnosis kerusakan mesin dan troubleshooting secara mandiri, memiliki SIM BI menjadi nilai tambah

4. Maintenance & Dry Ice – Lion Group
Upload lamaran di : https://recruitment.lionair.co.id
Penempatan : Head Office Balaraja, Tangerang
Kualifikasi : Pendidikan minimal SMK jurusan Teknik Elektro, Teknik Mesin, atau jurusan lain yang relevan, fresh graduate (dengan pengalaman kerja minimal 1 tahun di bidang maintenance menjad nilai tambah), memahami dasar arus instalasi listrik, memahami mesin pendingin/ refrigeration, memahami instalasi pipa air dan system plumbing dasar, tidak buta warna maupun disabilitas fisik

5. Guru Desain Komunikaasi Visual & Guru Manajemen Perkantoran
Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Kualifikasi : Min.S1 Linear dengan mata pelajaran, maks. Umur 35 tahun, merdomisili Tangerang, menguasai pembelajaran Hybrid, mampu bekerja dalam Tim

6. Admin Penjualan – PT Asia Sukses Megatama
Upload lamaran di This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
Penempatan : jl. Raya Daan Mogot, Jurumudi Baru, Kec Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15124
Kualifikasi : Pria, SMA/SMK – S1 Sederajat, Pengalaman Admin nilai tambah

7. Logistics officer – Sefas Group Shell Lubricants Distributor
Upload lamaran di bit.ly/3SKwBv9?r=qr
Penempatan : Marunda
Kualifikasi : Pendidikan minimal D3 atau S1 dari jurusan yang relevan, pengalaman kerja 1–2 tahun di bidang logistik atau operasional pergudangan, memahami proses logistik dan manajemen persediaan (inventory). (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hukmah mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat disiplin, meningkatkan kolaborasi, serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya potensi bencana pada musim kemarau. Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Rutin Senin Pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (06/07/26).

"Apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat disiplin, membangun kolaborasi, memastikan seluruh program pemerintah daerah dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik serta siap siaga menghadapi segala potensi bencana, khususnya di musim kemarau," ujar Wabup Intan

Dalam amanatnya, Wabup Intan menandaskan pentingnya meningkatkan edukasi dan kesadaran bersama untuk tidak membakar sampah secara sembarangan. Kebiasaan tersebut sangat berisiko menimbulkan kebakaran yang lebih besar, merusak lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat akibat polusi udara, hingga berdampak terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

"Mari kita sama-sama membangun budaya menjaga lingkungan yang lebih baik. Jaga kebersihan dan hindari kebiasaan membakar sampah sembarangan yang beresiko menimbulkan potensi bencana baru dan gangguan di masyarakat apalagi di musim kering seperti ini," tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin yang sudah berjalan 1 pekan. Menurutnya, kolaborasi dan sinergitas lintas sektor dalam penanganan bencana kebakaran TPA Jatiwaringin tersebut menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dalam menghadapi setiap tantangan yang dihadapi.

Ia pun mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kolaborasi dan kerja keras seluruh petugas di lapangan yang berjibaku, bahu membahu menangani kebakaran. Sampai saat ini, roses penanganan masih terus dilanjutkan mengingat masih terdapat titik-titik bara di bawah timbunan sampah yang berpotensi memicu kebakaran kembali apabila tidak ditangani secara menyeluruh.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses penanganan kebakaran, mulai dari BPBD Kabupaten Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, para relawan, hingga berbagai instansi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah tetangga, BUMD, dan seluruh elemen masyarakat yang memberikan dukungan personel, armada, pasokan air, maupun bantuan lainnya," ucapnya

Lanjut dia, kesiapan logistik dan pelayanan masyarakat yang terdampak juga harus menjadi prioritas penanggulangan bencana juga. Untuk itu, dia menghimbau agar kebutuhan darurat seperti bahan makanan, air bersih, perlengkapan mandi, serta kebutuhan dasar lainnya selalu tersedia dan dapat didistribusikan secara cepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Saya mohon kepada seluruh camat agar aktif melakukan pemantauan wilayah serta membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah desa, kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan guna mendeteksi secara dini berbagai potensi kebakaran maupun bencana lainnya," imbuhnya

Memasuki musim kemarau, Wabup Intan juga meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Ia menginstruksikan agar seluruh OPD terkait melakukan mitigasi dan langkah-langkah antisipatif untuk mengatasi segala potensi bencana di musim kemarau

"Saya minta kepada seluruh perangkat daerah segera lakukan mitigasi dan langkah-langkah antisipatif, ketersediaan air bersih tetap terjaga termasuk armadanya distribusinya dan terus memperkuat koordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi kekeringan. Dinas Kesehatan bersama seluruh Puskesmas lakukan edukasi masif mengenai perilaku hidup bersih dan sehat guna mencegah meningkatnya berbagai penyakit yang lazim muncul saat musim kemarau," pintanya

Mengakhiri amanatnya, Wakil Bupati mengajak seluruh peserta apel untuk mendoakan agar proses penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin segera selesai secara menyeluruh, seluruh petugas yang masih bertugas diberikan kesehatan, keselamatan, dan kekuatan, serta masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala.

"Semoga setiap ikhtiar yang kita lakukan menjadi amal pengabdian dan membawa keberkahan bagi Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Gebyar Festival Kuliner yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, resmi ditutup dengan meriah melalui kegiatan Senam Sehat bersama, Minggu (5/7/2026). Selama lima hari penyelenggaraan, festival ini menjadi wadah promosi, kolaborasi, dan penguatan daya saing bagi koperasi serta pelaku usaha mikro di Kabupaten Tangerang.

Penutupan festival dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Syaifullah, yang menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kecamatan Sukamulya, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

"Alhamdulillah, kita telah sampai di penghujung kegiatan. Festival ini bukan sekadar ajang promosi, melainkan ruang berkarya dan berkolaborasi bagi komunitas serta warga Sukamulya dan sekitarnya," ujar Syaifullah dalam sambutannya.

Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi global, sektor koperasi dan usaha mikro telah membuktikan diri sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat. Usaha mikro dinilai tidak hanya berperan sebagai unit bisnis, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan.

Syaifullah menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat sektor tersebut melalui berbagai program strategis, mulai dari pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran agar produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

"Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen penuh untuk mendukung tumbuh kembang koperasi dan usaha mikro. Kami hadir melalui program pelatihan, pendampingan, akses permodalan, hingga fasilitasi pemasaran agar produk lokal kita mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional," tegasnya.

Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk terus bertransformasi melalui digitalisasi usaha, peningkatan kualitas produk, serta memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan momentum festival sebagai sarana membangun kemitraan.

"Teruslah berinovasi dan jaga kualitas. Mari kita tumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal dengan memperkuat akses pasar. Pemerintah akan terus bersinergi agar kontribusi usaha mikro terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang semakin signifikan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Hj. Raden Anna Ratna Maemunah, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan memberikan ruang bagi koperasi dan pelaku usaha mikro untuk memperkenalkan, mempromosikan, serta memasarkan produk kepada masyarakat luas.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk melalui pengenalan kualitas, inovasi, dan keberagaman produk, sekaligus membuka peluang kemitraan antara pelaku usaha mikro, koperasi, sektor swasta, maupun pemerintah.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan motivasi kepada para pelaku usaha agar terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan pelaku usaha mikro," ujarnya.

Gebyar Festival Kuliner tahun ini diikuti sebanyak 25 booth yang diisi para pelaku usaha mikro dari Kecamatan Sukamulya dan wilayah sekitarnya. Selama penyelenggaraan pada 1–5 Juli 2026, masyarakat disuguhkan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya pameran produk koperasi dan usaha mikro, bazar kuliner, bazar UMKM, talkshow, penampilan tari dari sanggar lokal, pertunjukan band lokal, hingga Senam Sehat yang menjadi penutup acara. (Red)

Page 23 of 695
Go to top