Banten

Banten (6088)

Tigaraksa, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan HIV/AIDS dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia 2025, yang mengambil tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV”. Acara tersebut digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Kamis (04/12/25)

Dalam sambutannya, Wabup menekankan pentingnya layanan HIV/AIDS yang berkelanjutan dan berkesinambungan. Pelayanan terhadap penderita HIV tidak boleh berhenti, pelayanan mulai dari pendampingan, sosialisasi, pencegahan hingga pengobatan harus terus dilakukan tampa hambatan.

“Pelayanan HIV tidak boleh berhenti. Pencegahan, tes, pendampingan, hingga pengobatan harus tetap tersedia tanpa hambatan. Perubahan di tingkat nasional maupun daerah tidak boleh mengurangi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” tandas Wabup Intan.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen kuat untuk mempercepat penanggulangan HIV/AIDS melalui penguatan layanan kesehatan, edukasi masyarakat, serta kerja sama lintas sektor. Dibutuhkan kolaborasi menyeluruh dari pemerintah, fasilitas kesehatan, dunia pendidikan, komunitas, hingga tokoh masyarakat untuk mencapai taget eliminasi AIDS 2030.

“Target Eliminasi AIDS 2030 hanya bisa dicapai jika seluruh pihak bergerak bersama. Kita perlu memperkuat koordinasi lintas sektor, memperluas layanan berkualitas, serta memastikan tidak ada lagi stigma atau diskriminasi terhadap ODHA. Setiap kebijakan dan aksi hari ini akan menjadi kontribusi besar dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin sehat dan semakin Gemilang,” tegasnya.

Dia juga menyebut bahwa HIV masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius baik secara global maupun nasional. Estimasi ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) di Indonesia pada 2025 diperkirakan lebih dari 564.000 orang. Di Kabupaten Tangerang, tercatat 3.793 orang sedang menjalani pengobatan ARV dan 2.826 orang telah melakukan pemeriksaan Viral Load dengan hasil tersupresi.

“Sekali lagi saya tegaskan, dukungan sosial dan layanan terhadap ODHA tanpa diskriminasi sangat dibutuhkan. Keberadaan tokoh agama, termasuk MUI, sangat penting untuk membantu mengubah stigma masyarakat agar lebih menerima dan mendukung ODHA dalam proses pemulihan,” serunya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kab. Tangerang, Efi Indarti, mengatakan bahwa sektor pendidikan memiliki peran penting dalam pencegahan sejak dini. Untuk itu, pihaknya bersama para pendidik akan melakukan deklarasi komitmen pencegahan HIV di lingkungan sekolah.

“Sekolah adalah ruang strategis untuk membangun kesadaran kesehatan reproduksi dan pencegahan HIV/AIDS. Anak-anak dan remaja harus diberi pemahaman sejak dini.,” ujarnya.

Pihaknya bersama seluruh stakeholder terkait juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk penanganan dan penanggulan HIV/AIDS di Kabupaten Tangerang

“Kami bersama seluruh pihak terkait terus menguatkan komitmen besama untuk menerapkan strategi prioritas sesuai arahan nasional, termasuk penguatan kebijakan daerah, perluasan layanan tes dan terapi ARV, peningkatan monitoring dan sistem data, kolaborasi bersama komunitas dan pendamping, serta upaya penghapusan stigma,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut dirangkaikan juga dengan pemberian piagam penghargaan untuk para mitra penanggulangan AIDS, pemenang lomba video edukasi Hari AIDS Sedunia (HAS) 2025 dan pemberian santunan untuk anak dengan HIV (ADHIV) sebanyak 5 orang serta penandatanganan deklarasi dukungan pencegahan dan penularan HIV/AIDS. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Mad Sutisna atau sering di sapa Anoey wartawan dari Banten Tv resmi mendaftarkan diri kembali sebagai bakal calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KWRI Kabupaten Tangerang periode 2025–2028. Pada Rabu (03/12/2025), Anoey dengan semangatnya membawa misi besar, yakni penguatan organisasi.

Langkah Anoey saat mendaftar tak sendiri. Ia didampingi tim sukses dan kemenangannya, sebelumnya Anoey berpengalaman sebagai Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) DPC Kabupaten Tangerang periode tahun 2023-2025.

Dalam visi dan misinya, Anoey menempatkan konsolidasi organisasi sebagai prioritas utama. Ia berkomitmen memperkuat profesionalisme wartawan melalui perluasan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), pelatihan karya latih wartawan (KLW), dan penguatan program kemasyarakatan.

Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025 ini, di Taman Ide Perumahan Triraksa Village 2 Tigaraksa Kabupaten Tangerang.

Lahir di Tangerang pada November 1994, Anoey menapaki dunia pendidikan dengan tekun, menamatkan SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang sebelum melanjutkan studi ke Universitas Tangerang Raya (UNTARA).

Dirinya bukan sekadar jurnalis. Ia adalah representasi dari dedikasi, integritas, dan semangat membangun Profesionalisme wartawan yang bermartabat, mandiri serta berakhlak serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Anoey terus menulis kisahnya sendiri dengan tinta perjuangan dan semangat penguatan organisasi wartawan. (Lingga)

Tangerang, lensafokus.id - Sosok Heriyanto muncul sebagai figur baru yang berkomitmen untuk memajukan dunia jurnalistik didaerahnya, maju sebagai Calon Ketua Komite Wartawan Indonesia (KWRI) DPC Kabupaten Tangerang untuk periode 2025-2028.

Sebagai seorang yang telah berpengalaman di dunia jurnalistik, Heriyanto memahami betul dinamika yang terjadi di industri media saat ini. Disrupsi yang terjadi tidak hanya mempengaruhi cara informasi disampaikan, tetapi juga bagaimana wartawan beradaptasi dengan teknologi baru dan perubahan perilaku konsumen informasi. Dalam konteks ini, dirinya berkomitmen untuk membawa KWRI ke arah yang lebih progresif, dengan fokus pada penguatan kapasitas wartawan dan peningkatan kualitas jurnalistik di Indonesia.

Ia berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik bagi para jurnalis. Oleh karena itu, salah satu fokus utama dari visi dan misinya adalah memberikan pelatihan dan pendidikan yang memadai bagi wartawan agar mereka dapat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

Dalam pandangannya, KWRI harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjadi pelopor dalam menghadapi tantangan yang ada. Ia mengajak semua wartawan untuk bersatu dan berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem media yang sehat dan berkelanjutan. (Lingga)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan Penguatan dan Penyerahan Sertifikat Guru Pendidikan Agama Islam Profesional Dalam Jabatan Angkatan 1 Tahun 2025 yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Rabu (3/12/25).

Dalam perayaannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur dan bahagianya atas diraihnya para legalistas dan pengakuan profesi para guru PAI yang harus melalui proses panjang untuk mendapatkannya.

Dari total 753 orang yang mengikuti proses ini, sebagian besar telah lulus. Sisanya, sekitar 400 orang lagi, mari kita doakan agar segera mendapatkan pengakuan yang sama,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia juga mengirimkan proses seleksi CPNS yang sangat ketat dan tidak hanya membutuhkan kesabaran serta ketelitian namun juga doa dan usaha. Banyaknya pendaftaran yang sangat jauh melebihi kuota yang tersedia menggambarkan bagaimana luar biasanya perjuangan para peserta yang lolos.

“Dulu yang daftar CPNS ada 21.000 orang, dan yang diterima hanya sekitar 400. Kalau yang 753 ini lulus semua, itu artinya doa dan usaha mereka luar biasa. Bapak Ibu guru agama ini pasti rajin tahajud, patuh, taat, dan memiliki ketakwaan kepada Allah SWT,” tambahnya.

Selanjutnya dia, seorang guru PAI harus memiliki kecakapan dan karakter khusus lainnya yang membuat mereka mampu menjalankan tugas dengan penuh ketulusan dan profesionalisme.

"Guru PAI ini multiperan. Pagi ngajar agama, siangnya Bahasa Indonesia, bahkan ada yang mengajar olahraga. Mereka menjalani semua dengan ikhlas. Itulah kekuatan akhlak mulia," imbuhnya.

Di akhir Segalanya, beliau juga menegaskan bahwa penguatan kompetensi dan sertifikasi itu bukan sekedar pengakuan, tetapi juga amanah besar untuk meningkatkan mutu pendidikan agama di Kabupaten Tangerang.

“Kami semua, Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Kemenag, akan terus berkolaborasi demi kepentingan umat.

Kompetensi dan sertifikasi itu bukan sekedar pengakuan, tetapi juga amanah besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama di Kabupaten Tangerang,” tandasny

Dirinya pun menitipkan pesan kepada seluruh guru PAI agar terus meningkatkan kompetensi, semangat, tulus serta iklas mengabdikan diri untuk mendidik generasi penerus bangsa.

“Saya titip satu hal, tingkatkan kompetensi dan semangat mendidik anak-anak kita. Berikan mereka proses belajar yang terbaik, karena merekalah calon penerus bangsa, terutama menjelang Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak masyarakat Desa Ciakar Kec. Panongan untuk menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP),

Hal tersebut disampaikan saat Wabup Intan bersama Dandim 0510 Tigaraksa dan Kadis Koperasi dan Usaha Mikro meninjau langsung lokasi pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Ciakar Kec. Panongan, Rabu (03/12/25)

“Alhamdulillah hari ini, saya bersama Pak Dandim, Bu Kadis Koperasi meninjau langsung lokasi Koperasi Merah Putih di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan. Saya mengajak seluruh warga Kecamatan Panongan buat datang ke sini untuk jadi anggota Koperasi Merah Putih Desa Ciakar,” ujar Wabup Intan

Menurut dia, dengan menjadi anggota KDMP akan mendapatkan berbagai manfaat yang sangat berguna, terutama menghapi hari raya maupun tahun baru nantinya .

“Jadi anggota Koperasi Merah Putih itu keuntungannya banyak sekali apalagi menghadapi hari raya dan bulan Ramadhan,” jelasnya

Selanjutnya dia juga berharap pembangunan gedung KDMP Desa Ciakar dapat berjalan lancar dan segera beroperasi secara penuh melayani anggota dan masyarakat Kec. Panongan

“InsyaAllah gedung koperasi ini bisa selesai di tahun depan, di bulan Januari dan bisa langsung beroperasi melayani anggota serta warga Kecamatan Panongan nantinya,” tutupnya

Sementara itu, Kadis Koperasi dan Usaha Mikro Kab. Tangerang, Anna Ratna Maemunah mengungkapkan bahwa pembangunan gedung KDMP Desa Ciakar sepenuhnya, baik pendanaan dan pembangunan dilakukan oleh pihak BUMN yaitu PT. Agrinas Pangan Nusantara dibantu oleh pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“PT. Agrinas Pangan Nusantara bertugas membangun fasilitas fisik untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang meliputi gerai, gudang, dan sarana pendukung lainnya. Sedangkan TNI bertugas melakukan percepatan pembangunan di lapangan, termasuk dalam persiapan lahan dan pemanfaatan jaringan hingga tingkat desa,” jelas Anna

Menurut dia, penugasan ini diberikan oleh pemerintah untuk mempercepat program pembangunan ekonomi kerakyatan dengan memanfaatkan kemampuan profesional BUMN PT. Agrinas dan sinergi dengan TNI.

“Pembangunan ini tidak menggunakan bantuan dana CSR. Bantuan CSR itu hanya untuk pengadaan modal sembako, gas elpiji dan barang kebutuhan pokok lainnya, bukan untuk pembangunan gedung Kopdes Merah Putih,” tegasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Dua nama resmi ditetapkan sebagai calon ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia Kabupaten Tangerang 2025–2028. Mereka adalah Mad Sutisna (Anoey) yang kembali maju sebagai petahana, serta kandidat baru, Heriyanto yang siap menantang kepemimpinan lama dalam Musyawarah Cabang (Muscab) mendatang.

IMG 20251204 WA0003

Ketua Organizing Committee (OC) Muscab KWRI DPC Kabupaten Tangerang, Nurcahyadi mengatakan bahwa keduanya dinyatakan lolos seleksi administrasi setelah melalui proses verifikasi yang terbuka dan akuntabel. “Kedua nama ini telah kami tetapkan secara resmi karena sudah memenuhi semua persyaratan administrasi dan ketentuan organisasi,” ujarnya, Rabu (03/12/2025).

Nurcahyadi menambahkan, pendaftaran dibuka selama beberapa hari dan ditutup pada Rabu (03/12/2025) pukul 17.00 WIB. Hingga tenggat waktu tersebut, hanya dua kandidat yang menyerahkan berkas pendaftaran secara lengkap dan sah. “Semua proses kami lakukan secara transparan dan terbuka. Kami memastikan tidak ada calon yang didiskualifikasi karena syarat yang tidak terpenuhi,” tegasnya.

Selanjutnya, kedua calon akan mengikuti tahapan pemaparan visi dan misi di hadapan anggota KWRI DPC Kabupaten Tangerang. Sesi ini menjadi ruang penting untuk menyampaikan gagasan dan arahan kepemimpinan ke depan. “Kami berharap Muscab nanti bisa berlangsung tertib, demokratis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dalam organisasi kewartawanan,” imbuh Nurcahyadi.

Muscab dijadwalkan digelar pada 10 Desember 2025 mendatang dan akan dihadiri pengurus DPD Provinsi Banten serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi. Pemilihan ini disebut sebagai momentum penting bagi para jurnalis dalam menentukan arah organisasi selama tiga tahun ke depan. (Lingga)

Page 26 of 609
Go to top