Banten

Banten (6088)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal bantuan Rasyid secara simbolis memberikan pemasangan sambungan air bersih PDAM secara gratis kepada 250 Kepala Keluarga (KK) di Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/2025).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program “Air Bersih untuk Rakyat” yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR). Selain pemasangan gratis, warga juga mendapatkan gratis pemakaian air selama tiga bulan pertama.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, kehadirannya bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Direktur Utama PDAM TKR, bertujuan untuk memastikan dimulainya komitmen pembangunan jaringan air bersih di wilayah yang selama ini belum terlayani air bersih secara optimal.

“Hari ini kita mulai pembangunan jaringan layanan air bersih PDAM di Desa Tanjakan Mekar. Seluruh peralatan sudah siap dan mulai dibangun. Alhamdulillah, masyarakat yang sejak lama menunggu layanan air bersih kini bisa segera menikmatinya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Lanjut dia, pada tahap awal sekitar 250 KK yang mendapatkan sambungan air bersih secara gratis, termasuk penyediaan biaya pemakaian air selama tiga bulan pertama. Setelah memasuki bulan keempat, warga baru dikenakan pembayaran sesuai dengan pemakaian.

“Kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian Pemda bersama PDAM. Harapannya, pelayanan air bersih ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan menunjang kebutuhan sehari-hari warga,” tambahnya.

Dia juga menyampaikan aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Pihaknya berjanji akan mengupayakan perbaikan sejumlah ruas jalan di Desa Tanjakan Mekar pada tahun 2026 mendatang.

Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Safar mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen Perumdam untuk menghadirkan layanan air bersih yang merata dan terjangkau bagi masyarakat.

“Melalui program Air Bersih untuk Rakyat ini, kami melakukan pemasangan jaringan pipa air bersih untuk 250 KK di Desa Tanjakan Mekar secara gratis. Selain itu, PDAM TKR juga memberikan bantuan sembako kepada seluruh penerima manfaat,” ungkapnya.

Program Air Bersih untuk Rakyat ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air serta meningkatkan kualitas hidup warga di Desa Tanjakan Mekar dan sekitarnya.

Salah satu warga Desa Tanjakan Mekar, Asep mengungkapkan rasa terima kasih dan terima kasih atas bantuan yang selama ini ia dan warga idam-idamkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang dan PDAM. Sambungan air bersih ini sangat dibutuhkan masyarakat. Pemasangan gratis dan pemakaian air gratis selama tiga bulan sangat membantu kami,” ujarnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Unsur Forkopimda menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Maung 2025. Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Jum'at (19/12/25)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa komitmen bersama seluruh unsur, baik perangkat daerah, TNI, Polri, OKP dan elemen masyarakat untuk memastikan keamanan kondusifitas wilayah dan kesiapsiagaan selama Natal 2025 dan perayaan tahun baru 2026

"Apel ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan bersama untuk memberikan rasa aman, nyaman, tertib dan tetap kondusif bagi seluruh masyarakat yang merayakan Natal maupun menyambut pergantian tahun," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Bupati Maesyal yang membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa momen Nataru tahun ini berpotensi menghadirkan aktivitas masyarakat yang sangat tinggi. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat hampir 8 persen dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, BMKG mencatat adanya tiga sistem siklonik yang meningkatkan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi bersamaan dengan puncak musim hujan November 2025 hingga Februari 2026.

“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra. Seluruh layanan Nataru harus mampu memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sebagai wujud kesiapan nasional, Polri menggelar Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026, dengan dukungan 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait,” ujarnya

Lanjut dia, di Kabupaten Tangerang menyiagakan 650 personel, dengan 178 personel bertugas setiap hari, serta 374 personel tambahan pada malam pergantian tahun. Pemkab bersama Polres dan Kodim juga mendirikan 6 Pos Pengamanan, 3 Pos Terpadu, dan 2 Pos Pelayanan di jalur tol.

"Koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara intensif, termasuk pengamanan rumah ibadah dan titik-titik keramaian. Kita telah sepakat melakukan monitoring ketat dan mengimbau masyarakat agar menghindari pawai kendaraan yang berisiko membahayakan keselamatan,” jelasnya.

Selain pengamanan Nataru, Pemkab Tangerang juga mempersiapkan mitigasi menghadapi potensi bencana di puncak musim hujan. Sebanyak 15 titik rawan banjir telah dipetakan, termasuk wilayah Tanjung Burung, Pengemis, Gelap, Cikadek, Jayanti, Soka, dan Teluk Naga. Sarana evakuasi dan penanganan darurat juga diperkuat, termasuk penyediaan 14 chainsaw untuk penanganan pohon tumbang, 14 perahu, serta 26 dayung, yang disebar di titik-titik strategis.

Selain itu, logistik darurat seperti perlengkapan bayi, makanan, dan beras disiapkan untuk kebutuhan mendesak masyarakat. DLHK bersama BPBD juga melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalur utama guna mengantisipasi potensi tumbang saat hujan dan angin kencang.

“Ini bentuk kesiapsiagaan bersama untuk memastikan penanganan cepat, tepat dan akurat jika terjadi keadaan darurat,” ungkapnya

Dia pun meminta seluruh unsur keamanan dan pemerintah daerah untuk bekerja secara solid, disiplin, dan responsif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pihaknya juga menghimbau seluruh masyarakat yang akan merayakan liburan Nataru untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan serta tidak memaksakan diri apabila kondisi tidak memungkinkan

“Keberhasilan pelayanan Nataru adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya

Setelah apel gelar pasukan, Bupati bersama unsur Forkopimda melakukan pengecekan tenda siaga bencana yang telah didirikan sebagai pos kesiapsiagaan terpadu menghadapi potensi cuaca ekstrem. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Amanah Rasa Optima yang berlokasi di Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa Kabupaten Tangerang menghadapi tantangan besar bonus demografi, di mana setiap tahun terdapat sekitar 60–80 ribu penduduk usia produktif baru. Kondisi tersebut, menurutnya, harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan agar mampu terserap di dunia kerja. Peresmian LPK tersebut diharapkan mampu memperkuat peningkatan kualitas sumber daya manusia usia produktif.

“Setiap tahun masyarakat usia produktif terus bertambah. Kabupaten Tangerang merupakan wilayah industri, perdagangan, dan jasa sehingga banyak masyarakat dari luar daerah datang untuk mencari pekerjaan. Oleh karena itu, yang harus kita lakukan adalah menyiapkan kualitas SDM agar siap kerja, salah satunya melalui LPK seperti ini” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang telah melakukan berbagai upaya, mulai dari kerja sama dengan perusahaan, penyediaan bantuan permodalan melalui perbankan dan BUMD, hingga pengembangan kewirausahaan. Namun demikian, keberadaan balai dan lembaga pelatihan kerja masih sangat dibutuhkan untuk menjembatani kebutuhan industri akan kesiapan dan kompetensi tenaga kerja.

“BLK yang dimiliki Pemda saat ini masih terbatas. Dengan hadirnya LPK Amanah Rasa Optima sebagai mitra pemerintah daerah yang dapat membantu mencetak calon tenaga kerja yang siap pakai,” ujarnya.

Menurut dia, komunikasi dan sinergi antara LPK, perusahaan, dan Dinas Tenaga Kerja sangat dibutuhkan agar pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga setelah lulus mengikuti pelatihan di LPK, calon tenaga kerja benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.

“Jangan sampai industri membutuhkan keahlian tertentu, tetapi yang kita latih justru tidak sesuai. Maka komunikasi dan kerja sama dengan perusahaan sangat penting,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LPK Amanah Rasa Optima, Ali Muchtar, menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya berkomitmen untuk berkontribusi dalam penyaluran tenaga kerja, khususnya bagi generasi muda. Ia menyebutkan bahwa pihaknya mendapat amanah dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengoptimalkan penempatan tenaga kerja ke Jepang melalui kerja sama dengan Balai Besar Pelatihan.

“Kami melihat potensi demografi anak-anak muda ini sangat besar, namun penyaluran tenaga kerjanya masih terbatas. InsyaAllah melalui LPK ini, kami siap bantu memfasilitasinya," ujar Ali. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Forkopimda dan pengusaha transporter menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan jam operasional truk tambang jelang Natal 2025 dan tahun baru 2026. Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Tangerang yang didampingi unsur Forkopimda, Wakil Bupati dan Sekda Kab. Tangerang di Aula Pondopo Bupati, Kamis (18/12/25)

Pada rapat koordinadi tersebut menghasilkan kesepakatan penghentian sementara kegiatan operasional truk pengangkut hasil tambang terhitung mulai tanggal 24 Desember 2025 - 4 Januari 2026 di jalan nontol wilayah Kabupaten Tangerang

"Sementara kami liburkan dulu operasional truk tambang menyambut Natal dan Tahun Baru, juga musim penghujan mulai tanggal 24 Desember 2025 sampai dengan 4 Januari 2026," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati Maesyal Rasyid menandaskan bahwa kesepakatan tersebut dilakukan untuk menjaga kondusifitas dan keamanan masyarakat, khususnya menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026. Pihaknya tidak melarang usaha para pengusaha transporter, tetapi diatur agar aktivitas pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan keamanan dan hak masyarakat untuk merasa aman di lingkungan mereka sendiri

"Kami atur supaya aktivitas pembangunan tetap berjalan dan aktivitas usaha bapak-bapak tetap bisa berjalan, warga masyarakat kami ini bisa nyaman, bisa aman dan bisa kondusif," tandasnya

Pihaknya pun mengimbau kepada seluruh pengusaha transporter untuk mematuhi aturan jam operasional dan spesifikasi kendaraan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga berkomitmen untuk terus menguatkan sinergi dan koordinasi dengan Kepolisian untuk memastikan tidak ada lagi pelanggaran yang memicu keresahan publik di masa mendatang demi kepentingan bersama.

"Ke depan bapak-bapak harus mematuhi peraturan perundangan yang berlaku termasuk peraturan lalu lintas. Jangan sampai sopir tidak punya SIM, bak mobil truk melampaui batas, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di wilayah kami," tegasnya

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah juga menegaskan bahwa keputusan penghentian sementara kegiatan operasional truk pengangkut hasil tambang tersebut diambil menyusul adanya laporan terkait kerusakan jalan yang masif akibat truk dengan tonase berlebih/overload, serta ketidakpatuhan sopir terhadap peraturan lalu lintas.

"Perwakilan dari pengusaha angkutan dan juga penerima bahan material sudah menyepakati ingin mengikuti peraturan yang ditetapkan. Pada intinya, kalau kita sama-sama tertib, sama-sama disiplin, sama-sama berkomitmen, hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi," tandasnya

Dia juga meminta semua pihak memegang teguh hasil kesepakatan yang telah ditandatangani bersama sehingga ketertiban dan kondusifitas wilayah, khususnya menjelang Natal 2025 dan tahun baru 2026 dapat terwujud. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Di tengah derasnya arus distraksi dan tantangan generasi muda saat ini, sosok Raihan Arsyad F.A. tampil sebagai contoh nyata bahwa usia muda adalah momentum terbaik untuk belajar, bertumbuh, dan mengukir prestasi gemilang. Putra terbaik asal Kabupaten Tangerang ini berhasil menorehkan sejumlah capaian membanggakan di tingkat nasional.

Raihan Arsyad, yang saat ini duduk di bangku kelas X SMA Taruna Nusantara Terintegrasi Kampus Malang, merupakan salah satu siswa terpilih yang lolos melalui proses seleksi ketat di institusi pendidikan unggulan tersebut. Pada semester pertamanya, Arsyad langsung menunjukkan performa akademik dan karakter yang luar biasa.

Berbagai prestasi berhasil diraihnya, di antaranya masuk dalam tiga besar peringkat kelas X-16, menandakan konsistensi dan ketekunan dalam belajar. Tidak hanya unggul secara akademik, Arsyad juga meraih tiga besar kepribadian siswa, mencerminkan karakter kuat, disiplin, dan integritas yang terpuji.

Dalam aspek wawasan kebangsaan, Arsyad mencatatkan nilai tertinggi pada mata pelajaran Pancasila, yang menunjukkan pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Prestasi tersebut semakin lengkap dengan keberhasilannya menjadi Juara 1 Lomba Robotik di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), sebagai bukti kemampuan berpikir inovatif dan kreativitas di bidang teknologi.

Tak berhenti di situ, Arsyad juga sukses mengharumkan nama sekolah dan daerah asalnya dengan meraih medali emas Olimpiade Sains Nasional (NASPO) yang diselenggarakan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Capaian ini menjadi bukti bahwa generasi muda daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional.

Prestasi demi prestasi yang diraih Arsyad bukan sekadar deretan penghargaan, melainkan refleksi dari semangat belajar yang menyala, disiplin tinggi, serta komitmen untuk terus berkarya secara positif. Ia membuktikan bahwa masa muda bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan kesempatan emas untuk menyiapkan masa depan.

Bagi pemuda Indonesia, sosok Raihan Arsyad menjadi teladan bahwa generasi muda harus cerdas secara akademik, kuat dalam karakter, serta aktif berkontribusi bagi bangsa. Indonesia membutuhkan generasi penerus yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Dukungan dan doa terus mengalir agar Arsyad senantiasa melangkah dengan rendah hati, menjaga nilai luhur, dan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Semoga prestasinya terus berkembang dan mampu menembus batas demi masa depan bangsa yang lebih gemilang. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meraih juara umum kinerja pengelolaan keuangan dan asset daerah tingkat Provinsi Banten tahun anggaran 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Gubernur Banten Andra Soni kepada Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Aula Pendopo Gubernur Banten, Kamis (18/12/25).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan yang diraih Pemkab Tangerang. Ia menegaskan capaian yang diraih tersebut, merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Atas rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa serta doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya kerja keras tim TAPD, Pemkab Tangerang berhasil meraih juara umum pengelolaan keuangan dan asset daerah tingkat Provinsi Banten tahun 2025. Terima kasih dan apresiasi atas kerja keras, kerjasamanya dari seluruh OPD dan masyarakat yang telah melaksanakan tata kelola keuangan dan aset daerah dengan sangat baik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan bahwa Pemkab Tangerang kembali meraih juara umum untuk ketiga kalinya dari empat kali penyelenggaraan penilaian pengelolaan keuangan dan aset daerah tingkat Provinsi Banten. Dari 9 indikator penilaian Pemkab Tangerang mendapatkan skor tertinggi 92,5 dengan kualifikasi predikat sangat baik

“Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan dan aset daerah yang kita lakukan berjalan dengan tertib, transparan dan dapat dipertangungjawabkan. Penghargaan ini sekaligus menjadi respon dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Banten terhadap daerah yang mampu mengelola keuangan dan aset secara baik,” ungkapnya.

Lanjut dia, penghargaan yang diraih tersebut hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam hal tertib administrasi pengelolaan keuangan dan aset daerah.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar kami terus istiqamah dalam melaksanakan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang, Muhammad Hidayat, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil komitmen kuat Pemkab Tangerang dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.

“Setiap tahun kami menjalankan prinsip pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, serta penuh kehati-hatian. Berkat bimbingan dan arahan pimpinan, Bupati Tangerang, serta Ketua TAPD,” jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa Pemkab Tangerang akan terus menjaga kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pengendalian rasio belanja, serta peningkatan kemandirian daerah.

“Ini menjadi komitmen kami untuk terus memperbaiki dan meminimalisir kesalahan, sehingga pengelolaan keuangan dan aset daerah Kabupaten Tangerang ke depan semakin baik dan berdampak kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Banten Andra Soni turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dia berharap apa yang telah diraih Pemkab Tangerang bisa terus dipertahankan dan menginspirasi kabupaten/kota lainnya di Provisi Banten untuk terus meningkatkan pengelolaan keuangan dan aset daerahnya.

“Saya mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang berhasil meraih juara umum dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah tingkat Provinsi Banten. Pertahankan terus dan semoga menginspirasi lainnya” ujar Andra Soni. (Red)

Page 21 of 609
Go to top