KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Sebanyak sekitar 2.000 anggota Pramuka dipastikan akan memeriahkan Apel Hari Pramuka ke-65 di Kota Tangerang. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kepramukaan sekaligus mendorong peran generasi muda dalam pembangunan daerah.
Apel Hari Pramuka ke-65 dijadwalkan berlangsung di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Minggu (30/8/2026).
Ketua Tim Kerja Kepramukaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Bobby Yunandar, mengatakan persiapan teknis terus dimatangkan untuk menyambut ribuan peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, peserta apel berasal dari berbagai unsur Gerakan Pramuka, mulai dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega hingga para Pembina.
“Kami terus mematangkan seluruh persiapan teknis untuk menyambut kehadiran 2.000 peserta apel yang terdiri dari anggota Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, sampai Pembina yang akan meramaikan Apel Hari Pramuka ke-65 besok,” ujar Bobby, Jumat (28/8/2026).
Ribuan peserta tersebut juga akan mencakup perwakilan dari seluruh Gugus Depan yang berada di Kota Tangerang. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan dalam peringatan Hari Pramuka tahun ini.

Wali Kota Tangerang sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang, H. Sachrudin, direncanakan hadir dalam kegiatan tersebut.
Bobby mengatakan, Apel Hari Pramuka bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda.
“Apel ini juga menjadi momentum krusial untuk memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda yang siap berkontribusi bagi pembangunan dan kemajuan Kota Tangerang,” tambahnya.
Menurutnya, nilai-nilai kepramukaan seperti kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama sangat penting untuk terus ditanamkan kepada generasi muda.
Selain pelaksanaan apel, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tangerang juga akan memberikan penghargaan kepada sejumlah anggota Pramuka yang berhasil menorehkan prestasi.
Apresiasi tersebut salah satunya diberikan kepada Kontingen Kota Tangerang yang berhasil meraih prestasi dalam ajang Jambore Nasional XII 2026 di Jakarta. (Sumarna)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat upaya penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui pendekatan langsung kepada anak dan lingkungan keluarganya.
Salah satu strategi yang disiapkan adalah pelaksanaan home visit atau kunjungan langsung ke rumah bersama perangkat kewilayahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi setiap anak secara lebih mendalam sekaligus mencari solusi agar mereka dapat kembali melanjutkan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, program home visit menjadi salah satu strategi pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang belum atau tidak melanjutkan sekolah.
“Untuk akses pendidikan, kita akan coba menjangkau ATS secara prioritas melalui program home visit dengan perangkat kewilayahan,” ujar Wahyudi, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, pendekatan langsung kepada keluarga memungkinkan pemerintah berinteraksi secara lebih dekat dengan orang tua maupun anak. Dengan demikian, berbagai persoalan yang menjadi penyebab anak tidak sekolah dapat diketahui secara lebih konkret.
Selain persoalan akses pendidikan, pemerintah juga menemukan adanya faktor demotivasi anak serta kurangnya pemahaman lingkungan keluarga mengenai pentingnya keberlanjutan pendidikan.
Melalui home visit, perangkat kewilayahan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kondisi masing-masing anak sehingga bentuk penanganan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
“Melalui home visit, perangkat kewilayahan dapat membantu mengidentifikasi kondisi setiap anak secara lebih konkret. Hasil kunjungan kemudian dapat menjadi dasar untuk menentukan bentuk intervensi yang sesuai, baik terkait akses pendidikan maupun persoalan lain yang dihadapi anak dan keluarga,” papar Wahyudi.
Pemkot Tangerang juga menyiapkan sejumlah pilihan jalur pendidikan yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anak. Selain mendorong anak kembali ke sekolah formal, pemerintah mengoptimalkan berbagai program pendidikan, termasuk sekolah gratis, Tangerang Cerdas, serta pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Program pendidikan kesetaraan tersebut mencakup Paket A, Paket B, dan Paket C, sehingga anak yang memiliki kondisi tertentu tetap mendapatkan kesempatan memperoleh layanan pendidikan.
Upaya pemerintah tidak hanya difokuskan kepada anak yang sudah berhenti sekolah. Pencegahan juga dilakukan agar anak yang telah menyelesaikan satu jenjang pendidikan dapat terus melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Langkah tersebut dinilai penting agar persoalan anak tidak sekolah dapat ditangani sejak dini dan tidak terus berulang pada setiap jenjang pendidikan.
“Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan keluarga, Pemkot Tangerang berharap setiap persoalan dapat dipahami secara lebih utuh sehingga solusi yang diberikan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak,” tutup Wahyudi. (Sumarna)
Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang secara resmi menyampaikan dukungan penuh kepada skuad Pendekar Cisadane, Persita Tangerang, yang akan kembali berlaga pada musim kompetisi Liga 1 2026/2027.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah dalam acara peluncuran tim, jajaran pelatih, dan jersey baru Persita yang berlangsung di Hotel Novotel Tangerang BSD City, Kamis (27/08/26).
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada keluarga besar Persita Tangerang yang akan kembali menjalani perjuangan di musim kompetisi yang baru," ujar Wabup Intan
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa keberadaan Persita Tangerang bukan sekadar entitas klub olahraga semata, melainkan telah menjadi simpul identitas dan kebanggaan kolektif warga Kabupaten Tangerang.
"Bagi kami, Persita bukan hanya klub sepak bola. Persita adalah bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang. Mari kita ramaikan pertandingan, datang ke stadion, berikan dukungan terbaik, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan," ungkapnya
Dia juga memberikan dorongan motivasi mendalam dan pesan kepada para punggawa Persita yang akan berlaga agar senantiasa menjaga integritas daerah.
"Kepada seluruh pemain Persita, saya berpesan, ketika mengenakan jersey Persita, bawalah nama Kabupaten Tangerang dengan penuh kebanggaan. Berikan kemampuan terbaik, bermain dengan disiplin, kerja keras, dan jangan pernah menyerah," tegasnya.
Lebih lanjut, Wabup Intan mengingatkan peran penting masyarakat dan suporter dalam mengawal perjalanan tim Persita sebagai satu-satunya klub dari wilayah Tangerang yang tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Tangerang, khususnya para suporter, untuk terus memberikan energi positif kepada Persita," imbuhnya
Mengakhiri sambutannya, Wabup Intan juga sangat mengapresiasi upaya program berjenjang dan berkesinambungan sebagai pembinaan pemain muda (Persita Academy).
"Saya juga mengapresiasi komitmen Persita dalam melakukan pembenahan tim serta pembinaan pemain muda melalui Persita Academy dan jenjang U16, U18, hingga U20. Tentunya ini menjadi investasi penting untuk masa depan sepak bola Kabupaten Tangerang," pungkasnya
Sementara itu, Presiden Klub Persita Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menjelaskan bahwa inovasi seragam dan pembenahan tim berbanding lurus dengan profesionalisme tata kelola klub. Persita sukses mempertahankan status Lisensi Klub AFC (AFC Club Licensing) dengan predikat granted tanpa catatan selama dua musim berturut-turut yang diharapkan akan memacu prestasi Persita di lapangan
"Lisensi AFC dua musim berturut-turut tanpa catatan menjadi bukti manajemen bekerja serius dan akuntabel. Kami berharap capaian ini memacu prestasi tim di lapangan," ungkap Zaki
Zaki juga menghimbau seluruh elemen Persita Fans serta warga Tangerang untuk terus menjaga kebanggaan, nama baik dan memberikan pengawalan dukungan yang positif.
"Kami juga mengajak seluruh elemen Persita Fans dan masyarakat Tangerang untuk selalu mendukung dan meningkatkan rasa bangga terhadap Persita, yang masih konsisten tampil dan berada di kasta tertinggi sepakbola Indonesia dalam enam tahun terakhir," ujarnya
Peluncuran jersey musim 2026/2027 ini menandai musim ketiga berturut-turut Persita mengusung produksi mandiri (self-apparel / in-house), termasuk pengerjaan desainnya. Keunikan terlihat pada peletakan logo klub di tengah-tengah dada, menggantikan posisi kiri yang konvensional. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto secara resmi membuka ajang Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo Tahun 2026. Kegiatan berskala nasional ini diselenggarakan di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (27/8/26).
Apkasi Otonomi Expo 2026 yang berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2026 merupakan pameran rutin tahunan yang telah digelar sejak 2005. Ajang ini menampilkan berbagai komoditas unggulan, produk investasi, pengadaan barang dan jasa, serta inovasi pelayanan publik dari pemerintah kabupaten se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Wamendagri Bima Arya memberikan apresiasi kepada Apkasi atas konsistensinya menyelenggarakan pameran yang telah memasuki tahun penyelenggaraan ketujuh ini. Namun, ia menekankan agar pameran tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial belaka.
"Tantangannya adalah keluar dari rutinitas, indikator-indikatornya tidak hanya jumlah pengunjung, tetapi jumlah transaksi realisasi investasi. Ini adalah outlet atau sarana yang sangat baik untuk memaksimalkan potensi daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah," ujar Bima Arya.
Ia juga mendorong para kepala daerah untuk terus membangun kolaborasi, memperkuat jejaring, serta saling melengkapi antardaerah. Di tengah berbagai tantangan dan situasi yang tidak mudah, Wamendagri memuji para bupati yang tetap fokus memenuhi pelayanan dasar masyarakat seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Sementara itu, Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang beserta seluruh jajaran atas dukungan terhadap penyelenggaraan Otonomi Expo 2026.
Ia berharap expo tersebut tidak sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan mampu menciptakan transaksi konkret dan berkelanjutan antardaerah.
“Harapannya expo ini bukan hanya sebatas seremonial, tetapi menjadi momentum nyata bagi daerah-daerah untuk saling bertukar komoditas dan menjalin transaksi yang berkelanjutan,” ungkap Bursah.
Gubernur Banten, Andra Soni yang juga hadir menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar memiliki satu kesatuan cara pandang yang utuh dalam melihat pembangunan Indonesia ke depan, terutama dalam hal pengelolaan swasembada pangan dan infrastruktur.
"Expo ini, saran kami untuk melakukan inovasi, memperkuat sinergi, dan mengeksplor produk-produk lokal yang bisa diperdagangkan," ungkap Andra Soni.
Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan agenda strategis nasional ini. Gubernur Banten menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada "Tanah Jawara".
Senada dengan hal tersebut, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid menyampaikan terima kasih atas kehadiran para kepala daerah dan bupati dari seluruh penjuru Indonesia yang turut berpartisipasi memamerkan potensi serta produksi daerah masing-masing.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat pengolahan potensi lokal secara berkelanjutan.
"Dengan mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan, APKASI Otonomi Expo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi etalase produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi terbentuknya kerja sama perdagangan, investasi, dan pengembangan UMKM yang berkelanjutan," ungkapnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tangerang menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Berbasis Pangan Lokal Tahun 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari 29 kecamatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).
Hadir mewakili Bupati Tangerang, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Yudiana, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DPKP bersama TP-PKK Kabupaten Tangerang yang secara konsisten berperan dalam menggerakkan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.
“Pemenuhan pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman merupakan bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berkualitas,” ungkap Yudiana.
Menurutnya, Kabupaten Tangerang memiliki sumber daya pangan lokal yang beragam dan sangat potensial untuk terus dikembangkan. Karena itu, kreativitas masyarakat dalam mengolah pangan lokal perlu didorong, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun pola konsumsi pangan yang sehat serta ketahanan pangan keluarga,” kata Yudiana.
Sementara itu, Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono, menjelaskan bahwa kegiatan Lomba Cipta Menu B2SA merupakan agenda tahunan yang bertujuan meningkatkan diversifikasi konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dengan mengoptimalkan sumber daya pangan lokal.
“Kegiatan ini mendorong pemanfaatan dan pengolahan pangan lokal secara kreatif, sekaligus meningkatkan kapasitas ibu-ibu TP-PKK kecamatan dalam mengembangkan olahan pangan yang bergizi untuk konsumsi keluarga, khususnya anak-anak, serta memiliki nilai ekonomi dan komersial,” jelas Ujang.
Ia menambahkan, melalui lomba cipta menu berbasis pangan lokal, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya penyediaan makanan bergizi, terutama bagi keluarga dan anak-anak.
“Melalui lomba cipta menu berbasis pangan lokal ini, diharapkan bisa meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya makanan yang bergizi, khususnya bagi keluarga dan anak,” ujarnya.
Sebanyak 29 peserta PKK dari 29 kecamatan turut ambil bagian dalam perlombaan dengan mengolah berbagai komoditas pangan lokal, di antaranya sayuran, umbi-umbian, buah-buahan, dan ikan dan menghadirkan 3 juri dari sisi akademis, ahli gizi dan Cheff.
Ujang menuturkan, Lomba Cipta Menu B2SA tahun ini terbagi dalam dua kategori utama, yakni menu sarapan dalam box untuk anak sekolah dan produk olahan pangan lokal komersial. Kategori tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan usaha kecil berbasis pangan lokal agar semakin inovatif dan berdaya saing.
“Lomba tahun ini dibagi dalam dua kategori utama, yaitu menu sarapan dalam box untuk anak sekolah usia 7 - 9 tahun dan kategori produk olahan pangan lokal komersial, sebagai upaya pengembangan usaha kecil berbasis pangan lokal yang berdaya saing,” tuturnya.
Lebih lanjut, DPKP Kabupaten Tangerang berkomitmen agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi semata. Lomba Cipta Menu B2SA diharapkan menjadi sarana edukasi dan advokasi mengenai pola konsumsi pangan sehat, sekaligus memperkuat jejaring antar-TP-PKK kecamatan.
“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ajang edukasi, advokasi, sekaligus penguatan jejaring antar-TP-PKK kecamatan untuk bersama-sama menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan produktif,” pungkasnya. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Sebanyak sekitar 160 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Turnamen Golf Terbuka Piala Wali Kota Tangerang 2026 yang digelar di Modern Golf and Country Club, Kota Tangerang, Kamis (27/8/2026).
Turnamen tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin. Kompetisi ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Tangerang dan kini memasuki tahun kedua penyelenggaraan.
Sachrudin menyambut positif tingginya antusiasme peserta dalam turnamen tahun ini. Menurutnya, jumlah peserta yang mencapai lebih dari 160 atlet menunjukkan semakin berkembangnya olahraga golf di Kota Tangerang.
“Turnamen ini telah memasuki tahun kedua yang antusiasnya makin luar biasa. Panitia tadi melaporkan ada lebih dari 160 atlet yang meramaikan turnamen ini, bahkan ada atlet nasional yang turut berpartisipasi, termasuk para atlet lokal yang akan bertanding di ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 nanti,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, keberadaan atlet nasional dan pegolf lokal dalam satu ajang menjadi kesempatan baik untuk meningkatkan pengalaman sekaligus mengasah kemampuan para atlet daerah.
Selain menjadi ajang kompetisi, Turnamen Golf Terbuka Piala Wali Kota Tangerang 2026 juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Kota Tangerang sebagai daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga dan pariwisata berbasis olahraga.
Sementara itu, Ketua PGI Kota Tangerang Nana Setiana Soebarna mengatakan turnamen tahun ini menawarkan hadiah yang cukup bergengsi bagi para peserta.
Tersedia empat unit mobil yang dapat diraih peserta melalui tantangan hole in one atau memasukkan bola ke lubang hanya dengan satu pukulan. Selain hadiah utama tersebut, pihak sponsor juga memberikan tambahan hadiah berupa uang tunai.
“Hadiahnya juga sangat prestisius, ada empat mobil yang bisa dibawa pulang peserta yang bisa mencatatkan hole in one atau sekali pukul bisa masuk. Bahkan dari pihak sponsor, dalam hal ini Modernland, ada tambahan Rp250 juta,” jelas Nana.
Nana berharap penyelenggaraan turnamen dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga golf di Kota Tangerang.
Ia juga menilai kegiatan tersebut dapat mendukung upaya Pemkot Tangerang dalam mengembangkan konsep sport city, sportainment, dan sport tourism.
Dengan melibatkan atlet dari berbagai daerah, turnamen tersebut sekaligus menjadi ruang promosi bagi Kota Tangerang sebagai salah satu daerah yang terbuka terhadap penyelenggaraan berbagai kompetisi olahraga berskala nasional. (Sumarna)