Banten

Banten (6088)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama Forkopimda melakukan monitoring pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Katolik Santo Gregorius Agung, Kec. Pasar Kemis, Kamis (25/12/25)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan kunjungannya bersama Kapolresta Tangerang, Dandim 0510/Tigaraksa dan Dansatradar Tanjung Kait, Kapolsek, Danramil Camat Pasar Kemis dan Kepala Dinas serta personil kesehatan tersebut ingin memastikan pelaksanaan ibadah Natal berlangsung aman dan kondusif, sekaligus bersilahturahmi dengan jemaat Gereja Katolik Santo Gregorius.

"Kami dengan Pak Kapolres dan Pak Dandim, Pak Dansatradar dan kepala dinas melihat secara langsung pelaksanaan ibadah misa dan memastikan bahwa ibadah misa bagi umat Kristiani dalam perayaan Natal tahun 2025 dalam keadaan aman dan kondusif," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Pihaknya juga menandaskan bahwa keamanan dan kondusifitas pelaksaan ibadah hari raya, khususnya Natal 2025 dan tahun baru 2026 merupakan tanggung jawab bersama. Kehadiran pemerintah dan unsur Forkopimda tersebut merupakan bukti nyata kepedulian bersama seluruh pemangku kebijakan dan elemen masyarakat dalam memelihara kerukunan antar umat beragama di Kab. Tangerang

"Kita semua di sini turut bertanggungjawab untuk memelihara keamanan ketertiban dan juga mengikuti perkembangan ibu bapak dan anak-anak yang melaksanakan misa dalam rangka memperingati merayakan Natal dengan tahun 2025. Ini sebagai bentuk nyata kami dari Forkopimda bersama FKUB, kecamatan untuk memelihara kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Tangerang," ungkapnya

Menurut dia, Kabupaten Tangerang merupakan wilayah yang sangat hiterogen penduduknya. Tidak ada perlakuan dan pengakuan secara khusus untuk setiap warga, semua mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan.

"Para jamaat ini juga warga kami, warga Kabupaten Tangerang. Semua harus mendapatkan pelayanan dan pengakuan yang sama dari pemerintah daerah, kepolisian, TNI dan dari semua pihak di Negara Republik Indonesia ini yang berdasarkan Pancasila," imbuhnya

Lanjut dia, toleransi, kondusifitas dan keharmonis harus terus dijaga dan dikuatkan agar pembangunan, pemberdayaan dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

"Kami atas nama Pemerintah Daerah atas nama masyarakat Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat hari Natal tahun 2025. Semoga umat Kristiani, sahabat kami semua dalam keadaan sehat dan juga senantiasa bisa melaksanakan ibadah misa ini dengan aman, lancar dan khitmat," pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau dan perayaan Malam Natal di sejumlah gereja di wilayah Kabupaten Tangerang, Kamis malam (24/12/25).

Monitoring tersebut dilakukan bersama Wakapolda Banten, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Tangerang dan Dandim, Kajari sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah malam Natal dengan aman, nyaman, dan khidmat.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa hasil pemantauan bersama Wakapolda Banten dan Fokopimda menunjukkan seluruh rangkaian ibadah malam Natal berjalan dengan tertib dan kondusif.

“Alhamdulillah, kami bersama Forkopimda turun langsung ke sejumlah tempat ibadah. Kami melihat secara langsung umat Kristiani merayakan malam Natal dalam keadaan aman, tertib dan terkendali,” ujar Bupati di Gereja Santa Odelia Citra Raya Panongan.

Ia menegaskan bahwa monitoring tidak hanya dilakukan pada malam Natal, namun akan terus berlanjut hingga perayaan Natal dan Tahun Baru. Pengamanan dilakukan secara terpadu dengan pembagian tugas yang jelas antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

“Kami akan terus melaksanakan pengamanan sampai dengan perayaan Tahun Baru. Semua unsur, mulai dari Polres, Kodim, Kejaksaan, hingga perangkat daerah, bersinergi menjaga situasi tetap aman dan tertib,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah, khususnya larangan penggunaan petasan, kembang api, dan arak-arakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Tidak menyalakan petasan, tidak melakukan arak-arakan, demi keamanan dan kenyamanan bersama, baik saat Natal maupun malam Tahun Baru,” tegasnya.

Bupati berharap dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Tangerang dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan tertib.

“Saya ucapkan selamat Natal dan tahun baru untuk umat Kristiani khususnya di wilayah kabupaten Tangerang, Pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan terbaik. Mohon doa dan dukungan semua pihak agar Kabupaten Tangerang tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.

Bupati Tangerang juga mengunjungi pos pam terpadu yang berada di seberang Mal Ciputra Citra Raya dan juga memberikan bantuan paket sembako kepada para petugas pengamanan Pospam tersebut. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri pelantikan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Tangerang Tahun 2025 sekaligus membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang diadakan di Kampung Kalapa. Rabu (24/12/25).

Dalam perayaannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus UPZ Kecamatan yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa pelantikan tersebut bukan sekedar kegiatan seremonial, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan keikhlasan.

“Zakat, infak, dan sedekah bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategi dalam pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan. Untuk itu pengelolaanya harus amanah dan produktif,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati menekankan peran strategis UPZ Kecamatan sebagai garda terdepan yang paling dekat dengan masyarakat serta memahami kondisi riil muzaki dan mustahik di wilayah masing-masing. Oleh karena itu, beliau menyampaikan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian para pengurus UPZ agar potensi zakat di Kabupaten Tangerang dapat dihimpun dan disalurkan secara optimal,

“Pertama, perkuat sinergi dan koordinasi antara UPZ Kecamatan dengan BAZNAS Kabupaten Tangerang, pemerintah kecamatan, desa, serta seluruh pemangku kepentingan. Kedua, menjaga prinsip amanah, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat guna meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tegasnya

Selain itu, dia juga mendorong pendayagunaan zakat secara produktif dan berkelanjutan agar mampu memberdayakan mustahik hingga bertransformasi menjadi muzaki. Inovasi dan inovatif juga harus terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi sehingga lebih memudahkan masyarakat untuk menyalurkan zakatnya

“Keempat, memanfaatkan teknologi dan inovasi dalam penghimpunan zakat agar lebih mudah, cepat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” imbuhnya

Dirinya berharap melalui pelaksanaan Rakorda UPZ kecamatan ini akan semakin memperkuat kesamaan visi, langkah, dan komitmen dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Tangerang. Selanjutnya, pemerintah daerah akan terus mendukung penguatan peran BAZNAS dan UPZ sebagai mitra strategi dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang religius, sejahtera, dan berkeadilan sosial.

“Saya menyampaikan penghargaan kepada BAZNAS Kabupaten Tangerang atas dedikasi dan kerja nyata dalam pengelolaan zakat, serta kepada seluruh pengurus UPZ yang telah bersedia mengabdikan diri untuk kepentingan umat,”pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka seminar Model Sekolah Unggulan dan Parenting yang dilaksanakan di Hotel Lemo, Rabu (24/12/25)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya aspek kedisiplinan, kurikulum dan mutu pendidikan dalam melahirkan dan mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Tangerang yang unggul dan berdaya saing tinggi.

"Hari ini kita hadir dalam rangka memikirkan dan merumuskan dunia pendidikan dari semua aspek. Aspek kedisiplinan, kurikulum dan mutu pendidikan harus terus kita kuatkan dan harus kita jalankan untuk mencetak SDM Kabupaten Tangerang yang unggul dan berdaya saing tinggi nantinya," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan Kab. Tangerang berkomitmen penuh menekan angka putus sekolah. Program sekolah gratis, beasiswa pendidikan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan serta penguatan kompetensi para pendidik terus dilakukan.

"Kita sudah mengalokasikan dari APBD untuk pendidikan melampaui 20 persen sampai dengan 25 persen. Untuk yang putus sekolah, kami juga telah bekerjasama dengan pemerintah desa agar anak-anak dapat terus merampungkan dan menuntaskan supaya lulus sekolahnya dan mendapatkan ijazah," imbuhnya.

Dia berharap melalui seminar tersebut rumusan-rumusan nyata dan terukur untuk dijadikan sebagai dasar pembentukan sekolah-sekolah unggulan di Kabupaten Tangerang.

"Saya harap hasil seminar ini tahun depan ada tindak lanjutnya. Sekolah unggulan harus ada untuk meningkatkan pendidikan di Kabupaten Tangerang. Mungkin bertahap ada beberapa sekolah dulu, SD di mana, SMP di mana, kalau sudah satu atau dua sekolah dan berhasil, kita baru ekspansi ke sekolah-sekolah lainnya," harapnya.

Ketua Dewan Pendidikan Kab Tangerang, Mas Iman Kusnandar mengatakan bahwa Dewan Pendidikan Kab. Tangerang bersama Dinas Pendidikan dan para praktisi pendidikan bertekad menjadikan sekolah maupun madrasah di Kab. Tangerang yang benar-benar bermutu. Hal tersebut akan terus diupayakan dan dikawal bersama sehingga mampu menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai kabupaten pendidikan.

"Penguatan ini yang harus kita jalankan. Kami siap mengawal dan bersama-sama bersinergi mengupayakan agar sekolah-sekolah, baik sekolah umum maupun madrasah, semuanya bisa bermutu. Bukan hal yang mustahil Kabupaten Tangerang ini menjadi mempunyai predikat sebagai kabupaten pendidikan nantinya," ujarnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Kecamatan Pagedangan secara resmi mengukuhkan Panitia Lokal dalam rangka persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026, bertempat di GSG Kecamatan Pagedangan, Rabu (24/12/2025).

Panitia lokal sebanyak 142 orang meliputi Unsur Forkopimcam, Organisasi kepemudaan, Organiasi kemasyarakatan. Hal ini Menjadi langkah awal kesiapan Pagedangan sebagai tuan rumah perhelatan MTQ tingkat Kabupaten yang direncanakan digelar pada 8 hingga 14 Januari 2026.

MTQ ke-56 merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan memberikan ruang dan kesempatan bagi para santri dan santriwati untuk menampilkan kemampuan terbaiknya dalam menggemakan Al-Qur’an. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat serta menciptakan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.

Camat Pagedangan, H. Ramdani yang di dampingi Sekcam Pagedangan dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengukuhan panitia lokal merupakan momentum penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQ dapat berjalan dengan sukses, tertib, dan bermartabat.

“Pengukuhan panitia lokal ini menjadi titik awal kesiapan Kecamatan Pagedangan sebagai tuan rumah MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang. Kami berharap seluruh panitia dapat bekerja secara solid, profesional, dan penuh tanggung jawab demi menyukseskan kegiatan ini,” ujar H. Ramdani.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam dan upaya bersama dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

"Kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan menjadi tuan rumah, mari kita berikan yang terbaik dari segi fasilitas penginapan, venue acara sehingga MTQ ke 56 tingkat Kabupaten Tangerang berjalan Sukses di Kecamatan Pagedangan," kata Camat Pagedangan.

Selain itu Ketua LPTQ Kecamatan Pagedangan, Bukhori, menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan MTQ ke-56, khususnya dalam aspek pembinaan dan kualitas peserta.

“LPTQ Kecamatan Pagedangan siap bersinergi dengan seluruh panitia dan pihak terkait. Kami ingin MTQ ini tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga melahirkan qari dan qariah, hafiz dan hafizah yang berkualitas dan berprestasi,” ungkap Bukhori.

Dengan pengukuhan panitia lokal ini, Kecamatan Pagedangan menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah MTQ ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan bergerak cepat dalam menangani berbagai persoalan kemanusiaan melalui sinergi yang kuat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang. 

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, saat menghadiri Musyawarah Kerja (Muker) PMI Kota Tangerang Tahun 2025 yang digelar di Hotel Golden Tulip, Selasa (23/12/2025).

Maryono menyampaikan apresiasi atas peran PMI yang selama ini menjadi mitra strategis Pemkot Tangerang dalam penanganan kebencanaan dan berbagai aksi kemanusiaan, baik di dalam maupun di luar daerah.

“Pemerintah Kota Tangerang bangga dengan PMI. tanpa menunggu perintah, PMI selalu hadir lebih dulu di lokasi saat masyarakat membutuhkan pertolongan. Inilah wujud sinergi nyata antara pemerintah dan organisasi kemanusiaan,” ujar Maryono.

Ia menjelaskan, kolaborasi antara Pemkot Tangerang dan PMI telah diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir.

“Kerja sama ini memastikan respons yang cepat, terkoordinasi, dan profesional dalam menghadapi berbagai situasi darurat,” ucapnya.

Lebih lanjut, Maryono, menyoroti langkah cepat PMI Kota Tangerang yang turut terlibat dalam penanganan bencana di sejumlah wilayah, termasuk di Sumatera dan Aceh. Hal tersebut, menurutnya, merupakan wujud kepedulian Pemkot Tangerang terhadap sesama anak bangsa.

“Alhamdulillah, Pemkot Tangerang bersama PMI telah bergerak membantu masyarakat di Sumatera dan Aceh dengan didampingi perangkat daerah terkait seperti Dinas Kesehatan dan BPBD. Ini membuktikan bahwa nilai kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah,” tegasnya.

Maryono menambahkan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki nilai historis dan strategis bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, PMI harus senantiasa berada di barisan terdepan dalam menangani persoalan sosial dan kebencanaan.

“PMI adalah mitra utama pemerintah. Bukan karena siapa pengurusnya, tetapi karena aksi, langkah, dan nilai kemanusiaan yang dijalankan. Inilah yang harus terus kita jaga dan perkuat,” imbuhnya.

Ia berharap, Muker PMI Kota Tangerang Tahun 2025 dapat melahirkan program-program yang semakin memperkuat profesionalisme relawan serta meningkatkan kesiapsiagaan PMI dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di Kota Tangerang yang rawan banjir dan bencana lainnya.

“PMI dan Pemkot Tangerang adalah satu barisan dalam urusan kemanusiaan. Hadir, bergerak cepat, dan bekerja untuk masyarakat,” "pungkas maryono. (Sumarna)

Page 18 of 609
Go to top