Banten

Banten (6942)

Tangerang, lensafokus.id – Kecamatan Tigaraksa kembali menghadirkan terobosan strategis dalam pelayanan publik dengan menggelar program "Pelayanan Mantap Jasa" pada Sabtu malam (04/07/26). Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Tigaraksa, kegiatan bulanan ini menjadi magnet bagi ratusan warga yang memanfaatkan momentum akhir pekan untuk mengurus berbagai dokumen penting secara cepat, mudah, dan terintegrasi dalam satu lokasi.

Program inovasi unggulan ini dirancang khusus untuk memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja operasional. Dalam pelaksanaannya, Forkopimcam Tigaraksa berhasil mengorkestrasi berbagai instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk), perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling dan SKCK dari Polresta Tangerang, perpanjangan STNK dari Gerai Samsat Tigaraksa, hingga pemeriksaan kesehatan gratis oleh Puskesmas Tigaraksa dan Pasir Nangka. Tidak hanya itu, tersedia pula pos bantuan hukum (Posbakum), sertifikasi produk halal, pameran produk 8 UMKM dari perwakilan desa/kelurahan, hingga bursa lowongan pekerjaan.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, menegaskan bahwa kehadiran program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dan komitmen jajaran Forkopimcam untuk senantiasa responsif terhadap dinamika kebutuhan pelayanan masyarakat.

"Pelayanan mantap jasa ini merupakan bagian inovasi dari Kecamatan Tigaraksa bahwa pemerintah daerah dan Kami dari Forkopimcam hadir mendekatkan diri pelayanan terhadap masyarakat. Pada saat masyarakat dihari kerja ada keterbatasan waktu atau bekerja, maka malam minggu kami siapkan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat, antara lain kebutuhan adminduk, perpanjangan SIM, kemudian juga SKCK, ada juga dari SAMSAT yang kebetulan dari tanggal 24 Juni yang Kecamatan Tigaraksa menghadirkan gerai samsat, bisa untuk perpanjangan pajak STNK, Kemudian cek kesehatan gratis dari puskesmas Tigaraksa dan Pasir Nangka, Kemudian juga ada pos bantuan hukum, bisa untuk melaporkan atau curhat terkait dengan pelayanan hukum, Kemudian ada sertifikasi produk halal, dan ada 8 UMKM dari masing-masing desa dan kelurahan." ujar camat cucu.

Lebih lanjut, Cucu Abdurrosyied memaparkan bahwa antusiasme masyarakat pada edisi bulan Juli ini sangat luar biasa, terutama dengan hadirnya beberapa layanan tambahan yang bersifat taktis dan sangat dibutuhkan, termasuk kolaborasi dengan sektor industri untuk penyediaan lapangan kerja lokal bagi warga sekitar.

"Dan malam ini memang ada tambahan. Salah satunya kita kerjasama dengan satu perusahaan. Yang bisa bergabung untuk melayani hari ini adalah lowongan pekerjaan bagi masyarakat tigaraksa, kami bekerjasama dengan perusahaan dan alhamdulillah antusiasnya luar biasa, ini adalah bagian dari kita untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di saat mereka ada kesempatan di hari libur untuk melakukan proses pelayanan administrasi" tambahnya.

Tingginya lonjakan kunjungan masyarakat pada pelayanan kali ini juga didorong oleh momentum menyambut tahun ajaran baru sekolah. Banyak warga berbondong-bondong memperbarui dokumen keluarga mereka demi memenuhi persyaratan pendaftaran sekolah anak, khususnya perpindahan dari dokumen fisik/manual ke sistem identitas digital yang mutakhir.

"Ini kan menjelang daftar sekolah anak, di bulan Juli ini angka mengurus administrasi makin banyak. Salah satunya lebih banyak itu kepada perubahan yang dulu kakaknya manual sekarang menjadi digital, kepada IKD. Ini lebih kepada IKD karena sekarang harus ada barcode. Nah ini masyarakat lebih arah kepada pelayanan untuk mengurus anak untuk sekolah” jelasnya lagi.

Menanggapi kepadatan warga yang hadir sejak sore hari, Camat Tigaraksa memastikan bahwa koordinasi antar-petugas terjalin dengan sangat baik guna memberikan kenyamanan maksimal. Pihaknya berkomitmen untuk konsisten mempertahankan dan memperluas jangkauan integrasi pelayanan publik ini melalui sinergi lintas instansi yang kokoh di masa depan.

"Ya sebenarnya pelayanan ini kita akan mulai di jam 18.30, tapi dari jam 4 masyarakat sudah berdatangan dan kita layani. Jadi sebenarnya walaupun jadwalnya malam tapi dari sore ya sudah kita layani, dan bagi masyarakat Tigaraksa yang malam ini tidak terlayani, bisa kembali di hari Senin sampai Jumat, lalu untuk Samsat dilakukan tambahan, setengah hari kerja di hari Sabtu” tutup camat cucu. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen penuh Pemkab Tangerang menangani bencana kebakaran TPA Jatiwaringin, termasuk memfasilitasi masyarakat yang terdampak. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat mendampingi Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono saat meninjau lokasi TPA Jatiwaringin, Sabtu (04/07/26)

"Alhamdulillah sudah kita siapkan tempatnya, tempat tidurnya, kebutuhan sehari-harinya, termasuk dengan pemeriksaan kesehatannya. Dinas Kesehatan maupun Puskesmas tidak hanya standby di posko tetapi hadir door to door mendatangi rumah-rumah," ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, ada 2 tempat pengungsian sementara yang diperuntukan bagi masyarakat yaitu di Kantor Desa Tanjakan dan Kantor Desa Rajeg Mulya. Sampai tadi malam tercatat ada sekitar 102 warga yang saat ini mengungsi di tempat yang telah disediakan dan untuk data sementara warga yang terkena ISPA ada sekitar 22 orang yang ditangani oleh Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

"SOP tanggap darurat sesuai dengan peraturan perundangan sudah dilakukan melalui SK Bupati tentang status kedaruratan selama 14 hari, tetapi mudah-mudahan ini lebih cepat penanganannya supaya ini juga bisa kita atasi," imbuhnya

Dia juga menegaskan Pemkab Tangerang bersama seluruh komponen yang terlibat dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin akan menindaklanjuti arahan Wamen LH dan mohon doa dari seluruh masyarakat agar bencana kebakaran segera dapat teratasi.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono mengungkapkan bahwa pemadaman kebakaran seperti di TPA Jatiwaringin bukan hal yang mudah, karena karakteristiknya seperti kebakaran lahan gambut.

"Mungkin di atasnya terlihat sudah padam tetapi kita lihat di bagian bawahnya masih ada apinya, kapan saja bisa terbakar dan karena ada CH4-nya (Gas Metana) yang berpotensi menimbulkan ledakan," jelas Diaz

Saat ini, pihaknya juga telah melakukan monitoring dan pemantauan dengan drone untuk menganalisa titik-titik api (hotspot) di TPA Jatiwaringin dan akan berkoordinasi dengan pihak bandara agar pemantauan melalui drone dapat dilakukan secara berkala. Selain itu, Kemen LH juga telah menyiapkan Mobile Monitoring System untuk melakukan pemantau kualitas udara.

"Kementerian kehutanan juga telah membantu kami memadamkan api. 30 personil dari Kementerian Kehutanan dari Jawa Barat dan Sulawesi ini ahli dalam memadamkan gambut jadi yang serupa dengan TPA ini," imbuhnya

Dia juga menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama dalam penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin, baik itu keselamatan personil yang bertugas maupun masyarakat

"Kita tekankan keselamatan adalah prioritas dari KLH, baik itu untuk masyarakat mauoun keselamatan petugas pemadaman itu sendiri. Pak Bupati terima kasih sudah melakukan antisipasi untuk pengecekan ISPA dan penanganan pengungsian," ujarnya

Dia juga meminta kepada Pemkab Tangerang untuk memastikan dan menjaga lahan seluas 5 hektar yang dialokasikan untuk program Waste to Energy (WTE) agar tidak digunakan untuk hal-hal lain agar progeam WTE dari Presiden Prabowo tetap bisa berjalan sesuai dengan rencana. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi melepas duta-duta terbaik Kabupaten Tangerang yang akan berlaga pada MTQ ke-23 Tingkat Provinsi Banten. Acara tersebut digelar di Hotel Yasmin, Sabtu (04/07/26)

Pada kesempatan tersebut Bupati Maesyal Rasyid memberikan pesan dan dorongan semangat kepada Kafilah Kab. Tangerang agar terus semangat, percaya diri, jaga kesehatan dan kekompakan untuk berjuang mengharumkan nama daerah dan masyarakat Kab. Tangerang di ajang MTQ Tingkat Provinsi Banten tahun 2026

"Nanti tampil lepas jangan grogi, harus percaya diri, penuh dengan senyuman. Jaga kesehatan dan jangan melupakan salat serta memanjatkan doa. Upaya sudah maksimal, persiapan sudah matang, proses tidak akan menghianati hasil," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menyebut, MTQ merupakan salah satu barometer syiar Islam di Provinsi Banten. Untuk itu, dia berharap semua pihak terus menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk mendukung serta berperan aktif dalam pembangunan, khususnya di bidang keagamaan.

"Kepada masyarakat, tokoh ulama, MUI, DMI, FKUB dan semuanya, saya harap terus terlibat aktif untuk bisa mendorong sekaligus juga melanjutkan perjuangan-perjuangan syiar Islam dikumandangkan di Kabupaten Tangerang melalui MTQ ini sebagai parameter dan barometer kita," ujarnya

Dia juga menekankan bahwa kepada kafilah hendaknya jangan hanya mengejar prestasi terbaik, namun juga harus mampu menjadi teladan yang bisa hadir di tengah-tengah masyarakat dan menginspirasi banyak orang dalam kebaikan dan kepedulian.

"Yang kita kejar bukan hanya predikat kita yang terbaik, tapi bagaimana kita bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, bagaimana kita bisa menjadi teladan dan menginspirasi banyak orang dengan syiar Islam yang terus kita dikumandangkan," tandasnya

Sementara itu, Ketua LPTQ Kab. Tangerang yang juga menjabat Sekda, Soma Atmaja melaporkan bahwa MTQ ke-23 Provinsi Banten akan dilaksanakan tanggal 6-10 Juli 2026 di KP3B, Kota Serang

"Jumlah Kafilah Kabupaten Tangerang sebanyak 157 orang. Peserta sebanyak 66 orang, 33 putra dan 33 putri yang akan mengikuti semua cabang MTQ, pimpinan dan penanggung jawab kafilah 35 orang, pembina, official dan panitia serta pendamping 56 orang," ungkap Soma

Lanjut dia, semua peserta telah mengikuti tahap pembinaan dan pemantapan sebanyak 6 kali. Tujuan pembinaan tersebut untuk meningkatkan kualitas peserta MTQ serta mempertahankan prestasi terbaik sebagai juara umum.

"Pembinaan ini untuk meningkatkan kualitas peserta MTQ serta mempertahankan prestasi terbaik sebagai juara umum. Kami siap meraih prestasi juara umum yang kelima kalinya secara berturut-turut pada MTQ ke-23 ini," ujarnya

Dia juga memberikan pesan kepada duta-duta terbaik MTQ Kab. Tangerang agar tidak menyia-nyiakan berbagai tahapan pembinaan yang telah dilalui serta perjuangan yang telah dilakukan selama ini.

"Untuk adikku para peserta, sekali lagi tanamkan mentalitas juara kita. Karena menjadi seorang juara bermula dari sini, sekali lagi kita tekadkan dan niatkan saat ini untuk menjadi juara," pungkasnya. (Red)

Kota y, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Salah satunya dengan merencanakan pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan.

Kepala Bidang Perencanaan dan Teknis Kebinamargaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Rusdy menuturkan, rencana pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase dinilai dapat mengefisiensikan tingginya beban kerja Dinas PUPR Kota Tangerang dalam mengelola ribuan jalan lingkungan dan drainase yang memicu keterlambatan penanganan masalah di lapangan.

”Kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman wilayah (kecamatan) untuk membahas lebih lanjut teknis detil rencana pelimpahannya. Prinsipnya, rencana akan didorong sebagai solusi quick response terhadap masalah-masalah penanganan infrastruktur yang biasanya dikeluhkan masyarakat seperti kerusakan jalan lingkungan, saluran mampet, turap jebol, dan sebagainya yang skalanya kecil,” ujar Rusdy, Jumat (3/7/26).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang telah melakukan pembahasan dengan melibatkan semua kecamatan beberapa hari kemarin.

Rencananya, kriteria jalan lingkungan yang akan dilimpahkan kewenangan pengelolaannya berupa jalan dengan lebar terbatas di bawah dua meter, serta jaringan saluran pembuangan air tersier dengan lebar penampung tidak melebihi 40 centimeter yang berada di tengah kawasan pemukiman.

”Rencana pelimpahan kewenangan ini direspons sangat positif tapi memang ada beberapa hal yang masih harus dikoordinasikan lebih lanjut karena memang tidak hanya menyangkut kewenangan saja melainkan juga pembagian anggaran ke depannya,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang berharap rencana pelimpahan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase yang sedang dicanangkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan di Kota Tangerang. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melakukan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jamiatul Khoer Kp. Ranca Malang Desa Kadusirung Kec. Pagedangan, Jum'at (03/07/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa kegiatan Jumling yang dilakukan bersama Baznas dan DMI Kab. Tangerang merupakan salah satu upaya pemerintah untuk lebih mendekatkan diri, hadir langsung ke masyarakat. Selain dalam rangka silahturahmi dan salat Jum'at berjamah bersama warga, juga untuk melihat pembangunan yang dilaksanakan serta mendengar aspirasi dan keinginan masyarakat, khususnya warga Ranca Malang Kadusirung dalam hal pembangunan, pemberdayaan dan pelayanan.

"Kami, pemerintah daerah bersama Baznas, dan DMI melaksanakan silaturahmi ke masjid-masjid setiap Jumat. Kami bersama tim hadir di sini juga dalam rangka saling sapa, tidak ada pemisah antara pemerintah dengan masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan peran aktif masyarakat dalam pembangunan daerah. Pihaknya pun berjanji akan merespon aspirasi yang disampaikan dan akan berupaya merealisasikannya sesuai dengan kewenangan dan kemampuan pemerintah.

"Insya Allah nanti akan kita respon apa yang diinginkan masyarakat, tentunya juga dengan pemerintah provinsi yang menjembataninya melalui Pak Muhammad Bahri sebagai dewan provinsi.

Selain itu, dia juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin bisa segera tertangani. Dia menyebut penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin tidak hanya dilakukan oleh Pemkab Tangerang saja, dukungan dan bantuan juga datang dari Kota Tangerang, BNPB, pemerintah pusat dan banyak pihak lainnya

"Kami mohon juga doanya, bencana di TPA Jatiwaringin bisa tertangani dengan cepat. Penanganannya bukan dari kabupaten saja, dari kota, dari pusat sudah membantu, jadi kita sama-sama berdoa agar api cepat padam," ungkapnya

Lanjut dia, bantuan personil dari Makasar dan Bandung yang ahli dalam hal penanganan kebakaran di berbagai daerah juga terus berdatangan untuk membantu proses penanganan kebakaran TPA Jatiwaringin

"Jadi semalam kita mendapat bantuan dari ahlinya yang sudah menangani bencana di daerah lain, dari Bandung dan Makassar yang biasa menangani kebakaran gambut dan sebagainya, baru semalam datang, separuh hari ini datang lagi ," jelasnya

Dia juga mengaskan Pemkab Tangerang berkomitemen penuh untuk melakukan penanganan maksimal termasuk untuk masyarakat yang terdampak. Tenaga medis, Puskesmas, kepala desa, lurah, camat dan TNI, Polri terus disiagakan untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan, baik medis maupun evakuasi ke tempat yang lebih aman

"Sekali lagi mohon doanya supaya cepat selesai, supaya cepat padam apinya. Yang sakit kita bawa ke Puskemas, tim medis juga selalu standby. Kita tetap tanggung jawab apapun hasilnya dan hari ini di beberapa masjid juga melakuka salat istisqa untuk mendoakan supaya dapat hujan," ungkapnya

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bahu membahu menangani kebakaran TPA Jatiwaringin

"Mudah-mudahan Allah segera menyelesaikan atau mematikan api yang berkobar. Terima kasih kepada para kyai, pak ustad, DKM, lurah, camat, aparat TNI, Polri dan semuanya yang telah membantu," pungkasnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang secara simbolis menyerahkan bantuan untuk DKM Masjid Jamiatul Khoer. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Tani Indonesia menggelar Festival Jagung Nusantara yang terpusat di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten, pada Jumat (3/7/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang bagi insan pertanian dan generasi muda petani untuk merayakan sekaligus merawat momentum swasembada pangan nasional, dengan menghadirkan peresmian Pusat Riset, Pelatihan, dan Bisnis Jagung, gerai Pemuda Tani Mart, penanaman jagung serentak, hingga peluncuran kampanye Gerakan Satu Desa Satu Hektar Jagung.

Ketua Umum DPP Pemuda Tani Indonesia, Budisatrio Djiwandono, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan ikhtiar nyata untuk melipatgandakan capaian swasembada yang telah diraih pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

“Tanam Jagung Serentak yang kita lakukan hari ini bukan seremoni belaka, melainkan komitmen bahwa generasi muda siap turun ke sawah dan ladang, bukan hanya sekadar bicara,” ujarnya.

IMG 20260703 WA0003

Budi memaparkan empat agenda utama yang menjadi wujud konkret keterlibatan generasi muda dalam rantai produksi pangan nasional.

“Pertama, Peresmian Pusat Riset, Pelatihan, dan Bisnis Jagung ditujukan untuk membangun fondasi inovasi agar produktivitas jagung terus meningkat berbasis riset, bukan hanya mengandalkan perluasan lahan dan tanam”, tuturnya.

Kedua, Peluncuran Pemuda Tani Mart. Program ini akan memperpendek rantai pasok jagung agar nilai tambah kembali kepada petani, bukan berhenti di tengah rantai distribusi.

Ketiga, Penanaman Jagung Serentak, yang menjadi aksi nyata dan menegaskan kesiapan generasi muda terjun langsung ke sawah dan ladang. Kemudian keempat, Kampanye Gerakan Satu Desa Satu Hektar Jagung. Seruan yang mengajak setiap desa dan komunitas mengambil peran konkret menjaga keberlanjutan swasembada pangan.

Menurut Budi, Festival Jagung patut disyukuri karena digelar di tengah sejumlah capaian positif sektor pertanian nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi jagung pipilan kering nasional dengan kadar air 14% sepanjang 2025 mencapai 16,16 juta ton, naik 6,74 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan kebutuhan nasional sebesar 15,64 juta ton, Indonesia mencatatkan surplus jagung lebih dari 500 ribu ton.

“Capaian juga terjadi pada beras. Produksi beras nasional tahun 2025 tercatat sebesar 34,69 juta ton, naik 13,29 persen atau setara 4,09 juta ton dibandingkan 2024. Dengan kebutuhan konsumsi nasional sekitar 31,1 juta ton per tahun, Indonesia membukukan surplus sekitar 3,5 juta ton beras, tanpa melakukan impor beras konsumsi sama sekali sepanjang 2025. Cadangan Beras Pemerintah di Bulog turut tercatat aman, mencapai sekitar 5,3 juta ton pada Juni 2026”, pungkas Budi.

Pada waktu yang sama, Suroyo, Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia mengungkapkan pemerintah telah menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi sebesar 20% secara nasional sejak 22 Oktober 2025, dan mempercepat akses petani terhadap pupuk bersubsidi mulai 1 Januari.

“Pemerintah juga menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung pipilan melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2026, yakni Rp5.500 per kilogram untuk kadar air 18-20% dan Rp6.400 per kilogram untuk kadar air 14%, serta menugaskan Perum Bulog menyerap jagung petani dengan target 1 juta ton pada 2026”, pungkas Suroyo.

Suroyo menambahkan, fokus pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto tidak berhenti pada peningkatan produksi semata, tetapi juga kesejahteraan petani.

Hal ini tecermin dari Nilai Tukar Petani (NTP) pada Mei 2026 yang mencapai 127,73. Angka tersebut merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah pencatatan NTP nasional.
Melalui Festival Jagung Nusantara, Pemuda Tani Indonesia menegaskan bahwa pertanian saat ini bukan lagi sektor pinggiran, melainkan sektor strategis yang membentang dari hulu produksi hingga hilirisasi, dan bisnis pangan modern.

Karena itu, jangan biarkan predikat swasembada menjadi hanya milik generasi sebelumnya. Jadikan lah ia sebagai pijakan bagi generasi muda kita saat ini untuk turut melangkah.

Kegiatan dihadiri peserta sekitar lima ratus orang yang sebagian besar merupakan perwakilan kelompok tani, para penyuluh pertanian, kader Pemuda Tani Indonesia, anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dan pengurus Karang Taruna.

Turut juga memeriahkan acara antara lain, Anggota DPR-RI, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Kepolisian Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Presiden Direktur Syngenta, Perwakilan Petrokimia Kayaku, dan Pimpinan YKB Merah Putih. +Mala)

Page 24 of 695
Go to top