Items filtered by date: Thursday, 29 October 2026

BOGOR, lensafokus.id — EIGER meresmikan EIGER Nature di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai destinasi ekowisata yang memadukan petualangan, edukasi, dan pelestarian alam. Mengusung tema “Menjaga dan Merawat Alam, Bergerak Bersama untuk Indonesia”.

EIGER Nature hadir untuk mempererat hubungan antara alam, budaya, dan manusia. Peresmian EIGER Nature turut dihadiri oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Transmigrasi M.Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, serta Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Berangkat dari perjalanan hampir empat dekade di dunia petualangan, EIGER meyakini bahwa alam bukan hanya tempat untuk dijelajahi, tetapi juga kehidupan yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Founder & Chairman EIGER Group, Ronny Lukito, menyampaikan bahwa pengembangan EIGER Nature merupakan bagian dari upaya EIGER untuk memberikan kontribusi yang lebih luas bagi Indonesia.

“Selama hampir empat dekade, alam Indonesia telah memberikan begitu banyak inspirasi bagi perjalanan EIGER. Melalui EIGER Nature, kami ingin belajar memberikan kembali, dengan menjaga alam, merawat kehidupan, dan mengajak lebih banyak orang untuk menghargai kekayaan yang kita miliki. Sebab, warisan terbaik bukan hanya tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi alam yang tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujar Ronny, Selasa (27/10/26).

IMG 20261029 WA0000

Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, mengapresiasi dedikasi tim EIGER Nature selama kurang lebih lima tahun dalam membangun dan mengembangkan destinasi ini. Ia menegaskan bahwa pengembangan pariwisata perlu berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap peraturan, keselamatan wisatawan, dan pelestarian alam.

“Saya berharap EIGER Nature dapat terus menghadirkan pengalaman wisata alam yang berkualitas, aman, dan bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan kegiatan petualangan, edukasi lingkungan, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Widiyanti.

Ia menambahkan bahwa investasi pariwisata berkualitas tidak hanya diukur dari pertumbuhan usaha, tetapi juga dari manfaat ekonomi bagi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. EIGER Nature diharapkan dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja sekaligus memperkuat daya saing wisata alam Indonesia.

Direktur Utama EIGER Nature, Imanuel Wirajaya, menegaskan bahwa alam merupakan aset utama yang menjadi fondasi pengembangan EIGER Nature. Karena itu, destinasi ini tidak hanya mengajak pengunjung menikmati keindahan alam, tetapi juga membangun kepedulian untuk menjaganya.

“Aset utama EIGER Nature adalah alamnya. Kami berharap setiap pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga mengenalnya, jatuh cinta kepadanya, dan pada akhirnya ikut merawatnya. Kami juga berharap apa yang kami bangun di Megamendung ini dapat menjadi berkat bagi alam, budaya, dan manusia yang hidup di atasnya,” ujar Imanuel.

EIGER Nature akan mulai membuka kunjungan bagi publik secara bertahap pada 2 November 2026. EIGER Nature berharap kehadirannya dapat menghadirkan pengalaman petualangan bermakna sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap alam, budaya, dan Indonesia. (Zulfi Kusuma)

Published in Nasional

LEBAK, lensafokus.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026. Memasuki hari ketiga, petugas menertibkan sejumlah pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Lebak, Rabu (28/10/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas menindak kendaraan mobil bak terbuka atau losbak yang digunakan untuk mengangkut penumpang. Penindakan juga dilakukan terhadap pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm serta kendaraan truk yang diduga mengangkut muatan melebihi kapasitas atau mengalami pelanggaran Over Dimension Over Loading (ODOL).

Langkah penertiban ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

Penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang, berkendara sepeda motor tanpa helm, serta membawa muatan yang melebihi ketentuan dapat membahayakan keselamatan pengemudi, penumpang, maupun pengguna jalan lainnya.

Operasi Patuh Maung 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Selama operasi berlangsung, Satlantas Polres Lebak mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Pengendara sepeda motor diimbau menggunakan helm berstandar SNI, sedangkan pemilik dan pengemudi kendaraan angkutan diminta memastikan penggunaan kendaraan serta muatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui Operasi Patuh Maung 2026, Polres Lebak berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. Dengan demikian, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Lebak dapat terus terjaga. (C2P)

Published in Banten

Serang, lensafokus.id – Layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) yang diluncurkan pada momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, terus diperluas penerapannya di berbagai daerah, termasuk Provinsi Banten.

Setelah Kota Tangerang Selatan menjadi proyek percontohan (pilot project) dengan respons positif dari pengguna layanan, implementasi PERINTIS kini diperluas ke Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Serang. Perluasan ini diharapkan dapat menjangkau kabupaten dan kota lainnya di Banten guna menghadirkan layanan pertanahan yang lebih mudah, cepat, dan akuntabel.

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, mengatakan keberhasilan penerapan PERINTIS membutuhkan kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak terkait. Menurutnya, optimalisasi layanan tidak dapat hanya mengandalkan BPN, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah daerah dan mitra strategis lainnya.

Kolaborasi tersebut mencakup pembayaran dan validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), pembuatan akta oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), serta pemenuhan kelengkapan administrasi sebelum berkas diproses oleh Kantor Pertanahan.

Harison menjelaskan, penerapan layanan ini turut didukung integrasi Nomor Identifikasi Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) yang telah berjalan di tiga kabupaten/kota di Banten. Integrasi tersebut diharapkan dapat membantu mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor BPHTB sekaligus meminimalkan potensi sengketa akibat tumpang tindih bidang tanah.

Meski demikian, ia mengakui implementasi PERINTIS masih membutuhkan penyesuaian secara bertahap. Karena itu, pelaksanaannya akan terus dipantau, dievaluasi, dan disempurnakan bersama seluruh pihak terkait.

“Dengan kemudahan ini, harapannya dapat mendorong perbaikan tata kelola di semua aspek, baik BPN maupun mitra-mitra strategis yang terlibat. Dengan demikian, tata kelola pembuatan akta juga menjadi lebih baik dan lebih pasti. Begitu pula tata kelola validasi BPHTB untuk optimalisasi penerimaan PAD di daerah juga menjadi lebih baik,” ujar Harison.

Hingga pertengahan Oktober 2026, tercatat sekitar 3,75 juta bidang tanah di Provinsi Banten telah bersertipikat. Pada periode yang sama, nilai Hak Tanggungan yang didaftarkan mencapai Rp58,87 triliun, sedangkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari layanan pertanahan tercatat sebesar Rp242,3 miliar.

Sementara itu, penerimaan BPHTB mencapai Rp1,47 triliun, dengan progres sekitar 83 persen berdasarkan target yang menjadi acuan. Capaian tersebut diharapkan turut memberikan nilai tambah ekonomi (Economic Value Added), meningkatkan pendapatan daerah, serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

Harison menegaskan bahwa transformasi layanan pertanahan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar perubahan administratif.

“Transformasi tidak boleh sekadar terlihat baik di atas kertas, melainkan harus membuat layanan semakin mudah, dekat, dan menghadirkan kepastian hukum dalam setiap proses administrasi pertanahan dan tata ruang,” tandasnya. (C2P)

Published in Banten

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengajak generasi muda untuk menjaga persatuan, meningkatkan kreativitas, serta berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Pesan tersebut disampaikan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kota Tangerang yang digelar di Lapangan Ahmad Yani, Selasa (28/10/2026).

Ribuan pemuda dan pelajar memadati lokasi upacara sejak pagi. Kegiatan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Sachrudin, didampingi Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan.

Upacara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Ketua Pengadilan Negeri Tangerang, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Hadir pula perwakilan perguruan tinggi, kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, organisasi kepemudaan, Pramuka, dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Dalam amanatnya, Sachrudin membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang untuk terus membuka ruang bagi kreativitas dan partisipasi pemuda dalam pembangunan.

Ia mengatakan, tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan perjuangan para pemuda pada masa pergerakan kemerdekaan. Karena itu, semangat persatuan yang diwariskan melalui Sumpah Pemuda perlu diwujudkan dalam tindakan nyata untuk menghadapi berbagai persoalan di era modern.

“98 tahun yang lalu para pemuda berikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Hari ini, tantangan pemuda berbeda. Bukan lagi melawan penjajah, tetapi melawan kemalasan, hoaks, narkoba, dan perpecahan. Pemuda di Kota Tangerang harus berbenah, bersatu, kreatif, dan menjadi motor penggerak pembangunan Kota Tangerang yang berdaya saing,” ujar Sachrudin.

Sachrudin juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sekolah dalam membangun ekosistem kepemudaan yang positif. Menurutnya, bonus demografi harus dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul karimah, kompeten, dan memiliki kecintaan terhadap tanah air.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, mengingatkan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya diperingati melalui upacara seremonial, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mendorong generasi muda untuk terlibat dalam berbagai kegiatan positif, seperti gerakan peduli lingkungan, pengembangan kewirausahaan, serta pelestarian budaya lokal, termasuk pencak silat sebagai salah satu warisan budaya bangsa.

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut ditutup dengan pembacaan teks Sumpah Pemuda oleh perwakilan pemuda, penampilan paduan suara pelajar, serta sesi foto bersama seluruh peserta. (Sumarna)

Published in Banten
Go to top