Items filtered by date: Wednesday, 28 October 2026

TANGERANG, lensafokus.id – Pengurus Perguruan Mathla’ul Anwar Buaranjati bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sukadiri melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kantin sekolah di lingkungan Perguruan Mathla’ul Anwar Buaranjati, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengawasan terhadap makanan dan minuman yang dijual di lingkungan sekolah. Pemeriksaan ini bertujuan mencegah peredaran makanan kedaluwarsa, jajanan yang berpotensi membahayakan kesehatan, serta mainan yang dinilai tidak aman bagi anak-anak.

Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian pengurus perguruan terhadap kesehatan dan keselamatan peserta didik, khususnya dalam memilih jajanan selama berada di lingkungan sekolah.

Perwakilan Pengurus Perguruan Mathla’ul Anwar Buaranjati, Mahmod yang akrab disapa Sajud, mengatakan bahwa kegiatan sidak merupakan bagian dari komitmen pihak perguruan dalam meningkatkan pengawasan terhadap produk yang dijual di kantin sekolah.

Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan agar makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa memenuhi aspek keamanan dan kelayakan konsumsi. Selain itu, barang atau mainan yang tidak mendidik maupun berpotensi membahayakan anak juga perlu menjadi perhatian.

“Melalui kegiatan sidak ini, pihak perguruan berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap peredaran makanan dan jajanan kedaluwarsa di lingkungan sekolah,” ujar Mahmod, Rabu (28/10/2026).

Ia berharap, melalui sinergi dengan Satpol PP Kecamatan Sukadiri, pengawasan kantin dapat berjalan lebih optimal sehingga lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan sehat bagi peserta didik.

Kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari wali murid. Salah seorang wali murid bernama Tini mengaku senang dengan adanya pemeriksaan kantin sekolah karena dinilai dapat meningkatkan perhatian terhadap makanan yang dikonsumsi anak-anak.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dengan adanya sidak ini. Harapannya, anak saya bisa mendapatkan jajanan yang sehat dan aman ketika membeli makanan di kantin sekolah,” ungkap Tini.

Menurutnya, keamanan jajanan di sekolah menjadi perhatian penting bagi orang tua. Sebab, anak-anak kerap membeli makanan dan minuman di kantin saat jam istirahat tanpa selalu mengetahui kondisi maupun masa kedaluwarsa produk yang dikonsumsi.

Melalui kegiatan ini, Pengurus Perguruan Mathla’ul Anwar Buaranjati bersama Satpol PP Kecamatan Sukadiri diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap kantin sekolah.

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pengelola kantin untuk menyediakan produk yang aman, layak konsumsi, dan sesuai bagi anak-anak, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan nyaman. (Mala)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ketua Umum LSM BIMPAR Indonesia, Muhammad Kadfi, S.Sos., S.H., M.M., menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh elemen pemuda Indonesia untuk memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta mengambil peran nyata dalam mewujudkan Indonesia yang adil, bermartabat, dan berkeadilan sosial.

Menurut Muhammad Kadfi, Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap 28 Oktober. Lebih dari itu, Sumpah Pemuda merupakan tonggak persatuan bangsa sekaligus pengingat bahwa pemuda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semangat Sumpah Pemuda harus kita hidupkan dalam tindakan nyata. Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah berbagai persoalan bangsa, tetapi harus hadir sebagai kekuatan moral, intelektual, dan sosial yang berani menyuarakan kebenaran serta memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegas Muhammad Kadfi. Rabu (28/10/2026).

Ia menambahkan, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan pendidikan, lapangan pekerjaan, ketimpangan sosial, hingga tantangan perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Karena itu, pemuda harus mampu meningkatkan kapasitas diri, menjaga persaudaraan, serta menolak segala bentuk perpecahan yang dapat melemahkan persatuan bangsa.

Sebagai Ketua Umum LSM BIMPAR Indonesia, Muhammad Kadfi juga menegaskan pentingnya peran pemuda dalam mengawal jalannya pemerintahan, mendorong transparansi, serta membangun budaya kritis yang tetap mengedepankan etika, hukum, dan kepentingan masyarakat luas.

“Berbeda pendapat bukan alasan untuk terpecah. Justru keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun Indonesia. Pemuda harus berani bersikap, kritis terhadap ketidakadilan, dan konsisten memperjuangkan cita-cita kemerdekaan,” lanjutnya.

Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda 2026, LSM BIMPAR Indonesia mengajak seluruh generasi muda untuk menjadikan semangat Bersatu, Bangkit, dan Bergerak sebagai landasan dalam berkarya, mengabdi kepada masyarakat, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Satu Tanah Air, Satu Bangsa, Satu Bahasa: Indonesia. Mari kita rawat persatuan, kuatkan solidaritas, dan buktikan bahwa pemuda Indonesia mampu menjadi garda terdepan perubahan menuju masa depan yang lebih baik.” Imbuhnya. (Mala)

Published in Banten
Go to top