Banten

Banten (6281)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid mendorong generasi muda untuk berani dan lebih percaya diri menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul serta berkualitas

Hal tersebut ditegaskan Bupati Maesyal Rasyid saat membuka kegiatan Kenduri Ramadhan Akbar Initiative Tahun 2026 yang digelar di Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Minggu (22/02/26)

“Kalian ini calon-calon pemimpin, generasi yang akan mengisi pembangunan di Kabupaten Tangerang, di provinsi, bahkan di tingkat nasional. Maka harus berani, percaya diri, dan punya kualitas,” tegas Bupati Maesyal Rasyid

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan modal utama agar generasi muda mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. Untuk itu, dia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi momentum untuk memperkuat karakter dan kapasitas generasi muda, baik intelektual dan mental maupun spritualnya

"Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum pembinaan generasi muda dalam memperkuat keberanian, karakter, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) selama bulan suci Ramadhan,"

Ia pun meminta para peserta tidak ragu menunjukkan kemampuan, termasuk dalam hafalan Al-Qur’an maupun penguasaan ilmu lainnya. Keberanian untuk bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat dinilai sebagai bagian penting dalam membangun SDM unggul.

“Kalau punya kemampuan, jangan takut tampil. Jangan takut angkat tangan. Orang cerdas itu harus berani menyampaikan untuk kebaikan dan kebenaran,” serunya.

Dia juga menekankan bahwa Ramadhan merupakan momen terbaik untuk meningkatkan kualitas diri, baik secara spiritual maupun intelektual. Dirinya pun mengajak seluruh peserta memanfaatkan bulan suci ini dengan memperbanyak ibadah, memperdalam ilmu, serta membangun akhlak yang baik.

“Ramadhan adalah bulan penuh pahala. Setiap kebaikan akan dilipatgandakan sesuai niat dan keikhlasan kita. Ini kesempatan membentuk pribadi yang kuat, berilmu, dan berakhlak,” tandasya.

Bupati Moch Maesyal Rasyid mengapresiasi inisiatif penyelenggara yang menghadirkan ruang pembelajaran intensif selama 25 hari penuh. Menurutnya, kegiatan tersebut juga selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, lingkungan, serta tata kelola pemerintahan.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ikuti prosesnya dengan tertib, belajar dengan sungguh-sungguh, dan jadikan Ramadhan ini sebagai titik awal perubahan diri menjadi pribadi yang lebih baik, lebih berani, dan lebih berkualitas,” pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara membuka kegiatan Seminar dan Pameran Karya Teknik 2026 Universitas Tangerang Raya (Untara) yang digelar Aula Utama Gedung Untara, Sabtu, (21/2/26)

 

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa mahasiswa teknik merupakan generasi yang hidup di era percepatan teknologi, di mana perubahan terjadi begitu cepat dan menuntut kesiapan serta kemampuan beradaptasi yang cukup tinggi. Mahasiswa dituntut menjadi pelaku utama untuk berdaya cipta dan mengaplikasikannya teknologi tepat guna untuk kepentingan yang lebih luas lagi

“Jadilah pencipta, bukan sekadar pengguna. Bangsa yang besar bukan bangsa yang hanya bisa memakai teknologi, tetapi yang mampu menciptakannya. Mahasiswa teknik harus menjadi perancang sistem, pencipta alat, pengembang aplikasi, dan penemu serta solusi teknologi tepat guna,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang membuka ruang seluas-luasnya bagi hasil riset dan inovasi mahasiswa untuk dapat diimplementasikan dalam pembangunan daerah.

“Kabupaten Tangerang menunggu kontribusi saudara-saudara. Kami percaya sinergi antara universitas, mahasiswa, dan pemerintah akan melahirkan inovasi yang inklusif yang berkelanjutan dan ekonomi digital di daerah,” imbuhnya.

Dirinya pun mengajak seluruh peserta seminar untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai ajang membangun jejaring, bertukar gagasan, dan membuka peluang masa depan.

"Acara ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang visioner, melek teknologi, berintegritas, serta siap memberikan solusi bagi pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang" ungkapnya

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh civitas akademika Universitas Tangerang Raya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BEM Fakultas Teknik Universitas Tangerang Raya. Semoga kegiatan ini bukan sekadar agenda akademik, tetapi wadah lahirnya inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Menanggapi berbagai informasi dan pertanyaan yang berkembang di sejumlah media mainstream terkait operasional Tangerang Radio (Radio Gemilang 91 FM), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis kominfo) Kabupaten Tangerang, Diyan Mayang Sari, menyampaikan klarifikasi resmi guna meluruskan isu yang beredar di masyarakat.

Dalam kesempatannya Kadiskominfo Diyan Mayang Sari menegaskan bahwa operasional Tangerang Radio memiliki dasar hukum yang sah dan kuat. Landasan tersebut merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) yang dapat diakses secara terbuka melalui portal JDIH Kabupaten Tangerang.

"Saat ini, Tangerang Radio telah mengantongi perizinan resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), meliputi Izin Stasiun Radio (ISR) serta Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP). Dengan demikian, seluruh aktivitas siaran dilaksanakan secara sah sesuai ketentuan hukum nasional," ungkapnya saat memberikan keterangan, Sabtu (21/02/2026).

Menurutnya, Secara regulatif, kelembagaan penyiaran di Indonesia telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, yang menjadi acuan utama dalam penyelenggaraan operasional radio pemerintah daerah.

Sementara itu Terkait isu penerimaan dana iklan, Kadiskominfo menjelaskan bahwa hingga saat ini Tangerang Radio belum menerima iklan berbayar. Kebijakan tersebut diambil karena proses perubahan Peraturan Bupati yang mengatur tarif layanan iklan masih dalam tahap penyempurnaan.

"Oleh sebab itu, tidak terdapat pungutan maupun penerimaan pendapatan dari iklan, sehingga tidak ada potensi dana yang tidak tercatat. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi yang sedang dalam proses penetapan," tegas Dyan Mayang sari.

Kendati demikian, pihaknya telah menanggapi catatan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menunjukkan sikap kooperatif dan bertanggung jawab. Seluruh temuan telah ditindaklanjuti secara menyeluruh dengan melengkapi dokumen serta administrasi yang diperlukan.

Diskominfo juga telah melaksanakan seluruh rekomendasi BPK melalui koordinasi intensif bersama Inspektorat Kabupaten Tangerang guna memastikan tata kelola keuangan dan administrasi berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan standar yang berlaku.

“Kami berkomitmen penuh untuk menjalankan operasional Tangerang Radio dengan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap hukum. Seluruh rekomendasi dari lembaga pemeriksa telah kami tindak lanjuti sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan informasi publik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” Kata Diyan Mayang Sari.

Ia berharap, masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah memiliki layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) khusus untuk rumah tinggal dengan proses cepat maksimal 10 jam.

Layanan ini dirancang untuk memudahkan warga yang ingin memastikan bangunannya legal dan sesuai aturan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Sugihharto Achmad Bagdja menjelaskan, jika bangunan rumah tinggal masyarakat Kota Tangerang belum memiliki izin bisa melakukan permohonan PBG.

“Diimbau, sekarang saatnya untuk segera memanfaatkan permohonan PBG. Layanan ini berlaku khusus untuk rumah tinggal dengan luasan tertentu, sehingga proses pengajuan menjadi lebih praktis dan efisien,” papar Sugihharto, Jumat (20/2/26).

Bagi masyarakat yang masih bingung cara mengajukan permohonan, DPMPTSP Kota Tangerang telah menyediakan konsultasi online atau Sulton di nomor WhatsApp 0852-8000-0191 untuk mendapatkan panduan lengkap.

”Manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan hunian Anda aman, legal dan sesuai peraturan. Jangan tunda, urus PBG rumah tinggal Anda sekarang juga dan nikmati layanan cepat dengan konsultasi yang mudah,” jelasnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan peninjauan langsung terhadap progres renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Sukabakti, Kecamatan Curug, Jumat (20/02/26).

Pada kunjungannya tersebut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa hunian yang layak itu tidak harus mewah namun harus memenuhi aspek fungsional dan aspek kesehatan yang membuat penghuninya merasa aman dan nyaman serta mendorong kemandirian.

"Hunian yang layak itu harus memenuhi aspek fungsional dan kesehatan. Kalau rumahnya aman dan nyaman, insyaAllah penghuninya juga lebih sehat dan tenang dan mampu mendorong penghuninya untuk meningkatkan standar hidup dan kesejahterannya," ungkap Wabup Intan.

Dia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan RTLH, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, pihaknya mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan dan kolaborasi seluruh pihak terhadap program-program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat

"Alhamdulillah, hari ini saya bersama Sekcam Curug, Lurah Sukabakti, serta jajaran pejabat terkait meninjau langsung pembangunan RTLH ibu Yana. Semoga pembangunannya segera bisa diselesaikan dan ditempati keluarga Ibu Yana," ujarnya

Wabup Intan juga memberikan motivasi untuk memanfaatkan hunian baru tersebut sebagai sarana meningkatkan ekonomi keluarga dan menawarkan bantuan modal usaha bagi Ibu Yana agar dapat berwirausaha dari rumah.

“Yang penting kalau sudah selesai dibangun harus dijaga. Nanti kalau rumahnya sudah bisa ditempati, bisa disambil ngewarung atau jualan makanan misal gado-gado. Nanti saya yang kasih modal buat tambah-tambah penghasilan sehari-hari, yang penting sekarang rumahnya beres dulu," tambahnya.

Selain meninjau progres renovasi RTLH, Wabup Intan juga melakukan dialog dengan para warga, salah satunya adalah pemanfaatan mobil siaga yang telah diserahkan kepada desa dan kelurahan untuk pelayanan kedaruratan dan kepentingan seluruh masyarakat.

"Fasilitas ini dapat digunakan masyarakat untuk keperluan darurat atau layanan kesehatan. Manfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dengan berkoordinasi langsung melalui pihak kelurahan atau desa," tandasnya

Wabup Intan secara simbolis juga menyerahkan bantuan tambahan berupa kasur, kipas angin dan perlengkapan rumah tangga lainnya, serta paket sembako.

Penerima manfaat, Ibu Yana mengungkap rasa syukur atas bantuan program renovasi RTLH. Ia mengungkapkan kondisi rumahnya dulu sangat memprihatinkan dan membuat kuatir seluruh anggota keluarganya

"Terima kasih banyak ya Bu atas bantuan renovasi rumahnya. Dulu saya kehujanan, kebocoran, kalau ada angin juga takut. Sekarang alhamdulillah kebantu banget," ucap Ibu Yana haru. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan Semarak Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi sekaligus meresmikan sejumlah fasilitas baru Masjid Agung Al-Amjad, Jumat. (20/2/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas selesainya fasilitas dan sarana penunjang ibadah di Masjid Agung Al-Amjad yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah hari ini kita resmikan berbagai fasilitas pendukung di Masjid Agung Al-Amjad. Sekarang sudah mulai lengkap, ada perpustakaan, ruang bermain anak, ruang laktasi, loker, fasilitas disabilitas, hingga ruang penginapan musafir, payung, Ini semua dalam rangka memberikan kenyamanan bagi jamaah,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dia menandaskan bahwa pembangunan dan pengembangan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat Kabupaten Tangerang yang mayoritas beragama Islam, sekaligus menjaga semangat toleransi antarumat beragama.

“Hubungan emosional antarumat beragama di Kabupaten Tangerang berjalan sangat baik. Umat Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu saling menjaga dan menghormati. Ini bukti Pancasila hidup di sini, bukti keharmonisan dan toleransi yang terus kita jaga bersama,” tandasnya.

Dirinya juga memohon doa para kiai dan ulama agar ke depan, kawasan Masjid Agung Al-Amjad dapat terus dikembangkan, termasuk rencana pembangunan pusat manasik haji, lengkap dengan asrama, museum, serta fasilitas pendukung lainnya.

“Kita mohon doanya, insyaAllah ke depan akan kita bangunkan juga tempat manasik haji berikut asramanya di belakang sini. Kita ingin Masjid Agung Al-Amjad ini menjadi pusat kegiatan keagamaan yang representatif bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Kegiatan Semarak Ramadan 1447 H diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah islamiyah, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat persatuan dan toleransi di Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, Ketua Harian DKM Al-Amjad H. Hariri menjelaskan bahwa selama Januari hingga Februari telah dilakukan renovasi dan rehabilitasi sejumlah fasilitas, seperti kamar mandi aula dan ruangaan perempuan, penggantian marmer dan kaligrafi, serta perbaikan interior masjid.

“Alhamdulillah seluruh renovasi ringan sudah selesai sebelum 1 Ramadan sesuai target. Selain itu, kita juga menambah fasilitas baru seperti perpustakaan, ruang laktasi dan ruang ganti popok, 72 loker untuk tas jamaah, fasilitas disabilitas, serta ruang penginapan bagi musafir,” jelasnya.

Ia menambahkan, perpustakaan Masjid Agung Al-Amjad kini telah memiliki 312 buku hasil wakaf jamaah, termasuk Al-Qur’an dan jurnal keislaman. Selain itu, DKM juga menyediakan ruang UMKM dengan tenda membran bagi 20 pelaku usaha serta ruko untuk aktivitas remaja masjid.

“Semua ini kami hadirkan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dan menjadikan Masjid Agung Al-Amjad sebagai pusat ibadah sekaligus pusat literasi dan pemberdayaan umat,” ujarnya. (Red)

Page 12 of 629
Go to top