Tingkatkan Kapasitas Kelembagaan, Wabup Intan Buka Bimtek KDKMP Tahap 3

TANGERANG, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Perkoperasian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahap 3 di Fame Hotel Gading Serpong, Selasa (18/11/25).

Wabup Intan menegaskan bahwa Bimtek ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan koperasi. Dengan peningkatan kapasitas tersebut, diharapkan mampu mendorong Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) lebih siap dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

“KDKMP ini harus menjadi pusat aktivitas ekonomi lokal yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh,” ujar masyarakat Wabup Intan.

Dia menambahkan kegiatan Bimtek tersebut juga merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 telah mengamanatkan percepatan pembentukan dan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Menurutnya, koperasi di tingkat desa dan kelurahan memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa/kelurahan dalam mewujudkan ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta memperluas akses layanan ekonomi bagi masyarakat.

“Koperasi harus mampu hadir sebagai pendorong tumbuhnya usaha masyarakat dan memperkuat ekonomi berbasis komunitas. Peran koperasi sangat penting untuk menciptakan ketahanan ekonomi di tingkat lokal dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” tandasnya

Selain sebagai upaya peningkatan kapasitas pengurus, kegiatan tersebut juga memfasilitasi pembukaan rekening koperasi secara kolektif di Bank Mandiri.

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memastikan seluruh pembiayaan KDKMP berjalan lancar, transparan, dan sesuai prinsip tata kelola keuangan yang baik,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu peserta yang merupakan pengurus Koperasi Merah Putih Desa Sumur Bandung Jayanti, Bukhori, menuturkan bahwa program Bimtek ini sangat bermanfaat.

“Bimtek yang kami jalani dari pertama sampai tahap tiga ini pastinya sangat membantu sekali, karena di program ini, kami mendapatkan materi terkait perkoperasian, seperti birokrasi dan juga teknisnya seperti apa,” ujarnya.

Ia menyampaikan, setelah kegiatan ini bermaksud juga berencana memberikan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga seluruh materi dan hasil yang diperoleh selama Bimtek dapat disampaikan langsung dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kegiatan ini diikuti 270 pengurus KDKMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang. (Red)

Bupati Tinjau Ponpes Darussalam Jeunjing Penerima Bantuan Program Sanitren

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau Pondok Pesantren (Pinpes) Darussalam Jeunjing, Kecamatan Cisoka, yang menjadi salah satu penerima bantuan program Sanitren (Sanitasi Pondok Pesantren), Selasa (18/11/25)

Dalam tinjauannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa pembangunan sanitasi di ponpes merupakan program berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan serta kualitas lingkungan belajar para santri.

“Pondok pesantren yang kita bangunkan sarana sanitasi ini adalah untuk kepentingan para santri. Alhamdulillah, khusus di Ponpes Darussalam ini, sanitasi pondoknya sudah selesai dibangun. Ini merupakan salah satu program pemerintah yang terus kita lanjutkan secara berkesinambungan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menambahkan, Pemkab Tangerang pemerintah daerah menargetkan untuk membangun sebanyak 75 unit Sanitren pada tahun 2025, dan akan terus dilanjutkan pada tahun berikutnya. Selain program Sanitren, Pemkab Tangerang juga berencana membangun asrama bagi Ponpes.

“Insya Allah tahun depan, kita akan bantu pembangunan asramanya. Tahun 2026 nanti jumlahnya akan kita tambah lagi. Saat ini pembangunan asrama pondok pesantren baru sekitar 45 unit. Jadi berjalan beriringan, sanitasinya kita bangun, asramanya juga kita bangun. Semua ini demi kenyamanan para santri untuk belajar dan menuntut ilmu,” ungkapnya.

Dia juga menegaskan pemerintah daerah berlomitmen penuh mendukung sarana prasarana pendidikan keagamaan, termasuk fasilitas ibadah serta ruang belajar para santri. Ia berharap program tersebut mendapat dukungan dan doa dari para ulama serta masyarakat agar dapat terus berjalan.

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Darussalam, KH. Ahmad Aliyudin (Ki Gacon), menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Program Sanitren di Ponpes Darussalam sangat bermanfaat para santri dalam menempuh pendidikannya

“Saya selaku pimpinan Pondok Pesantren Darussalam mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah membantu program sanitasi pesantren. Semoga apa yang diberikan bermanfaat bagi para santri dan menjadi ladang ibadah di hadapan Allah SWT. Semoga Bapak Bupati selalu diberikan kesehatan, panjang umur, dan menjadi pemimpin yang adil serta amanah,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Camat Cisoka, Kepala Desa Jeunjing, serta jajaran perangkat kecamatan Cisoka. (Red)

STQ ke-15 Sukamulya Resmi Dibuka, Sekda Soma Dorong Pembinaan Generasi Qur’ani

Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-15 Tingkat Kecamatan Sukamulya yang digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Kecamatan Sukamulya, Selasa (18/11/25)

Dalam sambutannya, Sekda Soma meminta agar penyelenggaraan STQ jangan dijadikan hanya sebagai tempat meraih juara, tetapi untuk memperkuat semangat belajar dan pembinaan serta aktualisai diri nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Menang atau kalah bukanlah tujuan utama STQ, sebab yang lebih penting adalah bagaimana Al-Qur’an dapat melekat dan diaktualisasikan dalam hati, perilaku, dan kehidupan kita sehari-hari,” tandas Soma

Menurut dia, Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat dan sumber petunjuk yang harus dijadikan landasan dalam bersikap, bekerja, membangun keluarga, dan bermasyarakat serta daerah. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat mendukung kegiatan yang menguatkan pendidikan karakter berbasis nilai Al-Qur’an, agar masyarakat semakin religius, damai, berintegritas, dan berakhlak mulia.

“STQ ini juga merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi Qur’ani, generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami, menghayati, dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya

Sementara itu, Ketua Panitia STQ Kec. Sukamulya, H. Syamsul melaporkan bahwa STQ ke-15 ini diikuti oleh sebanyak 184 peserta yang akan mengikuti 4 cabang yaitu, cabang Tilawah, syarh Al-Qur.an, Hifzgil Qur’an dan Qira’at Al-Kutub.

“Kegiatan STQ ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan Kecamatan Sukamulya. Sebanyak 8 desa di Kecamatan Sukamulya dengan total peserta sebanyak 184 peserta yang akan meramaikan 4 cabang yaitu, cabang Tilawah, Syarh Al-Qur.an, Hifzgil Qur’an dan Qira’at Al-Kutub,” jelasnya

Sementara itu, Camat Sukamulya, Khalid Mawardi mengatakan STQ ke-15 Kecamatan Sukamulya mengambil tema “Mewujudkan Masyarakat Gemar Mengaji Menuju Generasi Berkarakter Qur’ani’. Tema ini bertujuan mengajak seluruh masyarakat Sukamulya untuk menggiatkan kembali tradisi mengaji yang saat ini sudah sangat jarang ditemui di Kec. Sukamulya

“Dengan tema ini, kami ingin mengajak kembali masyarakat untuk lebih menggiatkan kembali tradisi gemar mengaji yang saat ini sudah jarang ditemui. Kedua melalui STQ ini, kami ingin menyeleksi putra-putri terbaik Kecamatan Sukamulya untuk ajang MTQ Kabupaten Tangerang, minimal bisa masuk 10 besar terbaik se-Kabupaten Tangerang,” ungkapnya. (Red)

Keselamatan Pekerja Diabaikan, Proyek RTH Rp 4,5 M di Puspemkab Tangerang Tanpa K3

Tangerang, lensafokus.id - Proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eco Park/Ramah Anak di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tangerang pada Selasa (18/11/2025) kembali menjadi sorotan publik.

Proyek beanggaran Rp 4.512.620.618,00 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025 dan dikerjakan oleh CV. SSK Multi Kreasi yang didapat tidak sepenuhnya menerapkan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lapangan.

Gambar 20251118 194923

Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa pekerja yang terlibat dalam pembangunan RTH tersebut bekerja tanpa menggunakan rompi keselamatan (safety vest), salah satu Alat Pelindung Diri (APD) yang wajib digunakan dalam aktivitas konstruksi.

Menurut regulasi nasional, penggunaan APD bukan sekadar formalitas. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta Permenakertrans No. Per.08/Men/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri mewajibkan perusahaan menyediakan APD lengkap dan memastikan seluruh pekerja menggunakannya sesuai potensi bahaya di area kerja.

Namun kenyataannya di lapangan tidak demikian. Saat dikonfirmasi, salah satu pekerja yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku tidak memakai APD dan rompi keselamatan karena dalam kondisi basah.

“APD dan rompi pada pak basah, tadi kehujanan, sepatu aja dulibuka jadi nggak dipakai,” ujarnya.

Alasan tersebut tidak dapat dibenarkan menurut standar K3. Dalam praktik keselamatan kerja yang benar, perusahaan wajib menyediakan APD cadangan atau solusi lain untuk memastikan pekerja tetap dalam kondisi aman selama bekerja, termasuk saat APD utama basah atau rusak.

Sementara itu, Mandor proyek dari CV. SSK Multi Kreasi, Boy, saat dikonfirmasi melalui pesan seluler tidak memberikan respon apa pun hingga berita ini ditayangkan.

Tim redaksi juga mencoba meminta keterangan resmi dari pihak perusahaan pelaksana, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada pihak CV. SSK Multi Kreasi yang dapat mengkonfirmasi terkait temuan di lapangan maupun komitmen penerapan K3 pada proyek bernilai miliaran rupiah tersebut. (Asp/Tim)

Wabup Intan Resmikan Koperasi Desa Merah Putih Sangiang Sepatan Timur

Tangerang, lensafokus.id -- Waki Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meresmikan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sangiang Kec. Sepatan Timur, Selasa (18/11/25)

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan ucapan selamat dan terima kasihnya atas beroperasinya KDMP Sangiang Kec. Sepatan Timur.

"Alhamdulillah, saya didampingi oleh pak camat, anggota DPRD, ketua LPM, kepala desa dan semua tokoh masyarakat Desa Sangiang meresmikan Koperasi Desa Merah Putih Sangiang. Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak atas beroperasi Koperasi Desa Merah Putih Sangiang yang mulai hari ini sudah bisa melayani masyarakat," ujar Wabup Intan

Dia menambahkan KDMP Sangiang selain melayani penjualan sembako, nantinya juga ada pelayanan simpan pinjam untuk masyarakat, khususnya para anggotanya yang membutuhkan modal untuk berusaha dan mengembangkan usahanya.

"Gerainya di sini jualan bahan baku bahan pokok untuk masyarakat dengan harga yang terjangkau dan ada juga koperasi simpan pinjam nantinya untuk memudahkan warga masyarakat yang ingin berusaha atau mau meminjam kredit dari koperasi untuk biaya usahanya," imbuhnya

Dia berharap beroperasinya KDMP Sangiang tersebut juga bisa memacu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih lainnya segera berjalan sehingga para anggota dan masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya

"Kita doakan dengan beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih Sangiang ini semakin memacu Koperasi Merah Putih lainnya untuk segera dibuka. Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen terus mendukung dan membantu melancarkan Koperasi Desa Merah Putih untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya

Sementara itu, Kepala Desa Sangiang yang juga sebagai Ketua Pengawas KDMP Sangiang, Nasrullah mengatakan KDMP Sangiang sebagai salah satu penerima CSR berkomitmen untuk membangun ekonomi masyarakat desa melalui koperasi.

"Kami adalah salah satu koperasi desa yang sudah menerima CSR kemarin. Jadi kami mau membangun ekonomi masyarakat Desa Sangiang melalui koperasi," jelas Nasrullah

Lanjut dia, saat ini KMP Desa Sangiang saat ini memprioritaskan pelayanannya pada penjualan sembako dengan harga yang terjangkau untuk masyarakat. Dan untuk pelayanan simpan pinjam, pihaknya masih terus mematangkan tahapan lebih lanjut.

"Saat ini, koperasi kami utamanya adalah melayani sembako dengan harga terjangkau untuk masyarakat. Apabila sudah lancar dan maju, kami juga akan melayani simpan pinjam ke depannya," ungkapnya

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Wabup Intan dan seluruh jajaran perangkat daerah yang telah hadir langsung dan memberikan motivasi bagi KDMP Sangiang Kec. Sepatan Timur

"Terima kasih kepada Bu Intan dan seluruh jajaran. Kehadiran Ibu sangat memberikan motivasi bagi kami terus maju dan berkembang untuk kesejahteraan masyarakat Desa Sanging," ucapnya. (Red)

HKN 2025, Bupati Tangerang Buka Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Seminar Lansia

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka secara resmi kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Seminar Bagi Lanjut Usia dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2025.

Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Persatuan Pensiunan Indonesia (PPI), Pokjatap Lansia, PWRI, organisasi profesi kesehatan, 10 puskesmas dan PSC 119. Kegiatan tersebut digelar di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa, (18/11/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di semua kelompok usia, termasuk lansia. Sesuai tema HKN 2025 yaitu ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat', kesehatan menjadi pondasi utama dalam membangun bangsa.

“Tema HKN tahun ini adalah ‘Generasi Sehat, Masa Depan Hebat’ menjadi pengingat bahwa kesehatan adalah pondasi utama dalam membangun bangsa. Tidak hanya bagi generasi muda, tetapi juga bagi para lansia yang telah memberikan begitu banyak kontribusinya bagi daerah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menyebut saat ini jumlah lansia di Kabupaten Tangerang sekitar 283.846 jiwa dengan Angka Harapan Hidup mencapai 75 tahun. Untuk itu, perhatian dan kepedulian terhadap para lansia harus terus dilakukan agar mereka semua tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin meningkatkan kesadaran para lansia untuk terus menjaga pola hidup sehat, rutin memeriksakan kesehatan, dan tetap aktif dalam kegiatan sosial. Semangat dan kebijaksanaan Bapak Ibu adalah aset berharga bagi daerah kita,” imbuhnya.

Dia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat budaya hidup sehat dan meningkatkan literasi kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmidzi melaporankan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan dan seminar tersenut merupakan bentuk perhatian kepada kelompok lanjut usia yang rentan mengalami penyakit degeneratif. Untuk itu, edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting untuk menjaga kualitas hidup para lansia.

“Pemeriksaan kesehatan ini mencakup pengukuran tubuh, tekanan darah, skrining laboratorium seperti GDS, kolesterol, dan asam urat, edukasi gizi, hingga pelayanan akupuntur," ungkap Hendra.

Pihaknya juga memastikan para lansia yang hadir mendapatkan layanan kesehatan yang informatif, lengkap dan mudah diakses.

"Harapan kami kegiatan pemeriksaan kesehatan dan seminar ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di daerah," pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Kunjungi Warga Penderita Kanker Payudara di Kosambi

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi seorang warga Desa Blimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang tengah menderita kanker payudara, Senin (17/11/25).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kadinkes Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmidzi, Camat Kosambi, serta Kepala Desa Blimbing. Mereka menjenguk Dede Komalasari, seorang ibu tunggal yang tengah berjuang melawan kanker payudara (Ca Mammae).

Di sela kunjungannya, Bupati menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran Dinas Kesehatan hadir untuk memastikan penanganan yang lebih optimal bagi pasien.

“Saya bersama Kadinkes mengunjungi Saudari Dede Komalasari yang sedang menderita kanker payudara. Saya sudah instruksikan Kepala Puskesmas dan Kadinkes agar besok segera mengurus proses pengobatannya di RSUD Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah daerah akan menanggung seluruh biaya pengobatan. Rencananya Selasa (18/11/25) Dede akan dibawa ke RSU Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif.

"Seluruh biaya pengobatan saudari Dede ini ditanggung pemerintah. Besok akan kita bawa ke RSU Tangerang untuk pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.

Selain memastikan penanganan kesehatannya, Bupati juga meminta kepada Camat, kepala desa dan masyarakat secara bergotong royong memperbaiki rumah yang ditempati Dede agar lebih layak dan nyaman saat ia kembali dari perawatan.

“Kita juga akan merapikan rumah yang ditempati Ibu Dede agar lebih nyaman sebagai tempat pemulihan,” ujarnya.

Dia juga mengajak masyarakat sekitar untuk lebih peduli dan memberikan bantuan serta perhatian kepada Dede yang tinggal bersama dua anaknya yang masih berusia 17 tahun dan 6 tahun.

“Saya mohon kepada warga sekitar agar lebih memperhatikan saudari kita. Ibu Dede kondisinya berat, sementara ia juga masih harus mengurus dua anak yang masih kecil,” pintanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmidzi, menegaskan bahwa pihaknya memastikan layanan kesehatan yang dibutuhkan pasien tersedia lengkap.

“Kami sudah berkoordinasi dengan RSUD Tangerang untuk memastikan Ibu Dede mendapat pemeriksaan lanjutan dan penanganan medis yang menyeluruh. Kondisinya memang cukup berat, tetapi kami akan memberikan pendampingan penuh agar terapinya bisa berjalan optimal,” jelas dr. Hendra.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh proses administrasi telah diarahkan agar pasien dapat segera memperoleh layanan tanpa hambatan.

“Kami pastikan proses rujukan dan administrasinya dipercepat. Kami ingin memastikan Ibu Dede mendapatkan layanan terbaik sesuai standar medis,” tambahnya.

Dede Komalasari merupakan seorang janda dan tinggal bersama dua anaknya tanpa orang tua maupun saudara. Sebelum sakit, ia menjadi satu-satunya tulang punggung keluarganya. Namun sejak kondisinya memburuk, keluarga kecil itu sepenuhnya bergantung pada bantuan warga.

Robi Saripudin salah satu tetangga Dede mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Bupati Tangerang yang langsung berkunjung dan memberikan jaminan pengobatan terhadap ibu Dede Komalasari.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati beserta jajahan pemerintahan yang membantu tetangga kami, saudara kami. Kami sangat bersyukur, atas nama keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian yang diberikan," ucapnya. (Red)

Polresta Tangerang Ungkap Curanmor Bersenjata Api: Tersangka Acungkan Revolver Rakitan Saat Ditangkap

Tangerang, lensafokus.id — Polresta Tangerang kembali menorehkan keberhasilan dalam upaya memberantas tindak kejahatan jalanan. Dalam konferensi pers yang digelar di halaman Mapolresta Tangerang, Selasa (18/11/2025), Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada mengungkap penangkapan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah yang salah satunya nekat mengarahkan pistol rakitan ke petugas.

Dalam penyampaiannya, Kombes Pol Andi M. Indra Waspada menegaskan bahwa pihaknya tak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi para pelaku curanmor yang kian meresahkan masyarakat.

“Saya menegaskan kembali bahwa Polresta Tangerang selalu berupaya melakukan tindakan-tindakan kepolisian untuk menekan tindak pidana pencurian sepeda motor,” ujar Kapolres.

IMG20251118125009

Ia menambahkan, penegakan hukum bukan sekadar menangkap pelaku, namun merupakan rangkaian upaya menciptakan rasa aman bagi warga.

“Penegakan hukum adalah bagian dari pencegahan. Kami tidak melihat faktor tertentu, kami bekerja untuk menciptakan rasa aman, tentram, dan damai bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Salah satu pelaku berinisial I, warga Lampung, disebut bertindak nekat saat hendak diamankan tim Unit Ranmor Satreskrim Polresta Tangerang. Ia mengeluarkan pistol rakitan jenis revolver dan mengarahkan moncongnya ke petugas.

“Salah satu tersangka menggunakan senjata rakitan jenis revolver, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 KUHP dan Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951,” jelas Kapolres.

Beruntung, saat pelaku menekan pelatuk, pistol tersebut mengalami ceket sehingga tidak terjadi tembakan. Petugas pun langsung mengambil tindakan cepat untuk melumpuhkan dan mengamankan pelaku.

Kasus ini bermula dari laporan polisi B1076/XI/2025 pada Kamis (6/11/2025) terkait hilangnya motor Honda Beat putih berpelat F 4249 FCE milik warga Bitung Jaya, Cikupa. Berbekal keterangan korban dan dua saksi, unit Ranmor menelusuri jejak para pelaku.

Penyelidikan membawa tim menuju kawasan Puri Kembangan, Jakarta Barat, tempat kedua tersangka— I dan M (warga Jatinegara)—terdeteksi memiliki gelagat mencurigakan.

Saat petugas mendekat, tersangka I langsung mengacungkan senjata rakitan. Situasi berbahaya itu berhasil diatasi dengan cepat dan kedua pelaku berhasil dibekuk tanpa korban jiwa.

Dalam operasi tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang menguatkan aksi kejahatan kedua tersangka, di antaranya:

1 unit Honda Beat putih F 4249 FCE
1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver
5 butir peluru aktif
1 buah kunci T dan 10 mata kunci
1 lembar STNK
2 kunci kontak
5 sepeda motor tambahan hasil pengembangan

Kedua tersangka telah mengakui pencurian motor yang dilaporkan sebelumnya dan diduga terlibat serangkaian aksi serupa lintas wilayah.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal berlapis:
Pasal 363 KUHP — ancaman hingga 7 tahun penjara
Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat No. 12/1951 — ancaman hingga 10 tahun penjara

Kapolresta memastikan pihaknya akan terus melakukan penindakan cepat terhadap berbagai bentuk kriminalitas di wilayah hukum Tangerang.

“Ini komitmen kami. Tidak ada ruang bagi pelaku curanmor. Kami akan terus hadir untuk menjaga keamanan masyarakat,” tutup Kapolres. (Asp)

Wabup Intan Tegaskan ASN Tangerang Harus Disiplin dan Cepat Tanggap Tingkatkan Pelayanan Publik

TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan kapada para pagawai di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk menguatkan budaya disiplin dan cepat tanggap dalam meningkatkan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat Apel Kesadaran Nasional Tingkat Kab. Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (17/11/25).

"Apel ini bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk memperkuat budaya kerja kita, baik budaya disiplin maupun budaya cepat tanggap dalam melayani masyarakat,” ujar Wabup Intan.

Menurut dia penguatan budaya kerja yang baik setiap aparatur pemerintah merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Budaya disiplin harus menjadi dasar profesionalitas seorang aparatur, terutama disiplin waktu yang menjadi cerminan integritas pegawai.

"Budaya kerja yang kuat ini bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Disiplin waktu harus menjadi budaya kerja, sebab kedisiplinan adalah bentuk penghargaan terhadap tugas dan tanggung jawab yang diemban serta penghargaan kepada masyarakat yang dilayani," tegasnya.

Ia menyoroti pentingnya budaya cepat tanggap atau responsif yang menuntut aparatur pemerintah harus mampu merespons cepat setiap permasalahan dan keluhan masyarakat. Dia juga menegaskan bahwa pemerintah harus hadir sebelum masalah berkembang dan memberikan penyelesaian yang tepat agar pelayanan publik tetap terjaga kualitasnya.

“Responsif berarti hadir sebelum masalah membesar dan menyelesaikan sebelum keluhan menumpuk. Setiap laporan masyarakat melalui berbagai saluran aduan harus ditangani secara cepat, tepat, dan transparan untuk menjaga kepercayaan publik," jelasnya.

Terkait aspek pelayanan, Wabup Intan kembali mengingatkan kepada seluruh aparatur agar melayani dengan humanis, informatif dan memberikan rasa nyaman serta mudah kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Pelayanan publik yang baik tidak hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari sikap ramah, sopan, dan profesional yang ditunjukkan aparatur. Masyarakat datang untuk mencari solusi, bukan masalah baru. Karena itu, jadikan pelayanan berkualitas sebagai kebiasaan, bukan hanya slogan,” serunya.

"Budaya disiplin, budaya cepat tanggap, dan pelayanan yang baik harus menjadi identitas ASN Kabupaten Tangerang. Ketiga budaya kerja ini diharapkan dapat menguatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Selain menekankan tiga budaya kerja tersebut, Wabup Intan mengingatkan perangkat daerah untuk mempercepat realisasi penyerapan anggaran menjelang akhir tahun. Ia menegaskan bahwa percepatan ini harus tetap dilaksanakan secara akuntabel serta mengikuti seluruh regulasi guna memastikan program pembangunan berjalan sesuai target tanpa mengorbankan kualitas.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga memberikan ucapan selamat kepada 194 PNS yang naik pangkat periode Desember 2025 dan berpesan untuk terus meningkatkan kinerja dan mengembangkan diri, aktif secara nyata, baik ide, gagasan maupun karya untuk pembangunan daerah

"Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi amanah untuk meningkatkan profesionalitas dan kinerja," pesannya

Selain itu, ia juga turut melepas secara simbolis 36 PNS yang memasuki masa purnabhakti dan menyampaikan apresiasi atas pengabdian panjang yang telah mereka berikan kepada Kabupaten Tangerang. (Red)

Bupati Tangerang Tutup MTQ Ke-13 Kecamatan Teluknaga

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid secara resmi menutup MTQ ke-13 Kec. Teluknaga yang dilaksanakan di Desa Tanjung Burung, Minggu malam (16/11/25).

Dalam sambutannya, Bupayi Maesyal Rasyid mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasinya kepada seluruh panitia, peserta dan masyarakat Kec. Teluknaga yang bersama-sama telah menyukseskan MTQ ke-13 Kec. Teluknaga

"Kami ucapkan terima kasih kepada panitia, seluruh masyarakat, para tokoh, ulama dan seluruh peserta khususnya di Desa Tanjung Burung sebagai tuan rumah yang sudah bekerja keras dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan MTQ ke-13 Kecamatan Teluknaga ini," ucap Bupati Maesyal Rasyid

Dia pun mengucapkan selamat dan memberikan pesan kepada para pemenang agar tidak terus larut dalam kegembiraan. Tetap menjaga performa dan berlatih dengan disiplin untuk menghadapi event MTQ tingkat Kabupaten Tangerang yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Januari 2026.

"Nanti para pemenang ini menjadi duta Kecamatan Teluknaga yang insyaAllah nanti antara tanggal 5 atau tanggal 8 Januari 2026 akan diselenggarakan MTQ tingkat kabupaten Tangerang di Kecamatan Pagedangan. Tetap disiplin berlatih dan terus semangat," ujarnya

Sementara itu, Sekda Soma Atmaja yang juga Ketua LPTQ Kab. Tangerang mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaanya atas penyelenggaraan MTQ tingkat kecamatan yang digelar dengan sangat baik dan meriah.

"Penyelenggaraan MTQ tingkat kecamatan yang digelar hampir berbarengan di seluruh kecamatan sudah berlangsung sejak minggu yang lalu. Alhamdulillah penyelenggaraannya begitu luar biasa begitu antusias masyarakat memeriahkan MTQ," ujarnya.

Pihaknya berharap kepada seluruh LPTQ kecamatan bisa bergerak cepat untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh pemenang yang akan mewakili kecamatannya masing-masing pada MTQ Tingkat Kabupaten Tangerang pada bulan Januari 2026.

Camat Teluknaga, Kurnia melaporkan MTQ ke-13 Kec. Teluknaga tersebut diikuti oleh 13 desa dengan memperlombakan 7 cabang dan 10 arena.

"Jumlah peserta 350 orang, mewakili 13 desa se-Kecamatan Teluknaga, peserta-peserta ini merupakan terbaik di MTQ tingkat desa," ungkap Kurnia.

Adapun keluar sebagai juara umum MTQ ke-13 Tingkat Kec. Teluknaga adalah Desa Bojong Renged, peringkat kedua Desa Teluknaga dan ketiga diraih kafilah dari Desa Keboncau. (Red)

Page 23 of 242
Go to top