Kapolda Banten Pastikan Kesiapan Penanganan Banjir di Cilegon

Cilegon, lensafokus.id – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. turun langsung meninjau dapur umum siaga bencana serta sejumlah lokasi terdampak banjir di Kota Cilegon, Sabtu (03/01/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus pengawasan terhadap kesiapan penanganan bencana dan pelayanan kepada masyarakat akibat tingginya curah hujan di wilayah tersebut.

Kegiatan diawali dengan peninjauan dapur umum siaga bencana di Kantor PDAM Kota Cilegon, Kecamatan Cibeber. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Banten didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol. Dr. Hendra Wirawan, Karoops Polda Banten Kombes Pol. Yofie Girianto Putro, Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, selaku penanggung jawab kegiatan, serta Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, serta dihadiri Ketua PMI Kota Cilegon dan instansi terkait.

Di lokasi dapur umum, Kapolda Banten melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan logistik, sarana dan prasarana, serta mekanisme pendistribusian makanan bagi warga terdampak banjir. Kapolda mengapresiasi kesigapan seluruh unsur yang terlibat, baik aparat keamanan, pemerintah daerah, maupun relawan kemanusiaan, yang dinilai cepat dan responsif dalam membantu masyarakat.

Dalam kesempatannya, Kapolda Banten menyampaikan terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang telah terbangun dengan baik. Ia menegaskan bahwa Polda Banten terus berkoordinasi dengan BMKG, dan berdasarkan informasi yang diterima, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih dapat terjadi di wilayah Provinsi Banten. Oleh karena itu, Kapolda mengimbau agar seluruh pihak menyiapkan peralatan pendukung seperti ekskavator, perahu karet, serta sarana evakuasi lainnya guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Usai meninjau dapur umum, Kapolda Banten melanjutkan pengecekan ke lokasi banjir di Lingkungan Sambirata RT 005/003, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber. Di lokasi tersebut, Kapolda melihat langsung kondisi permukiman warga yang terdampak banjir sekaligus menyerahkan bantuan makanan kepada masyarakat sebagai bentuk empati dan dukungan moril.

Melalui kegiatan ini, Polda Banten bersama Polres Cilegon menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan penanganan bencana berjalan secara optimal, serta menjaga keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana alam di Kota Cilegon. (Red)

Bupati Tangerang Tinjau Banjir di Perumahan Nuansa Mekarsari Rajeg

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau secara langsung lokasi banjir di Perumahan Nuansa Mekarsari 1, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang, Sabtu (3/1/26).

Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid didampingi Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Camat Rajeg, Kepala Desa Mekarsari, serta unsur RT dan RW setempat. Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari, dengan ketinggian air mencapai sekitar setinggi lutut orang dewasa.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama BPBD, Dinas Bina Marga SDA, Pak Camat, Pak Lurah, serta RT dan RW melihat langsung kondisi di lapangan. Tadi malam hujan turun terus tanpa henti sehingga menyebabkan banjir. Ada warga yang masih bertahan di rumah, namun ada juga yang sudah dievakuasi,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan. Untuk jangka pendek, Pemkab Tangerang akan menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak dan menyiapkan dapur umum bagi warga yang mengungsi.

“Untuk jangka pendek, kami pastikan bantuan logistik dan kebutuhan warga yang dievakuasi segera terpenuhi. Sementara untuk jangka menengah dan panjang, kami akan melakukan normalisasi saluran, peninggian jembatan, serta menyiapkan pompanisasi untuk mempercepat pembuangan air,” jelasnya

Ia menambahkan, normalisasi saluran akan mulai dilaksanakan pada tahun 2026 dan diupayakan bisa segera dimulai dalam waktu dekat. Dia juga mengimbau masyarakat agar menggiatkan kembali gerakan kerja bakti bersih-bersih lingkungan serta tidak membuang sampah ke saluran air dan sungai, karena hal tersebut memperparah banjir.

“Kami mohon kerja sama masyarakat, terutama soal sampah. Jangan dibuang ke saluran atau sungai. Jika ada sampah, kumpulkan di satu tempat dan koordinasikan dengan lurah atau camat agar bisa segera diangkut,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua RW 06 Perumahan Nuansa Mekarsari 1, Andri Suseno mengatakan banjir di wilayahnya hampir terjadi setiap tahun dan sangat berdampak pada kehidupan warga.

“Di lingkungan RW 06, banjir seperti ini hampir setiap tahun terjadi. Warga kami sebagian besar ekonominya menengah ke bawah, sehingga setiap banjir menimbulkan kerugian besar, terutama peralatan rumah tangga. Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Pak Bupati yang langsung turun dan memberikan solusi,” ungkapnya.

Pihaknya berharap upaya normalisasi dan penanganan yang direncanakan pemerintah daerah dapat menjadi solusi permanen agar banjir tidak terus berulang setiap tahun.

Kepala Bidang SDA pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Rijal, menjelaskan pihaknya akan mengambil langkah-langkah teknis untuk penanganan lebih lanjut.

“Langkah teknis yang kami ambil adalah melakukan normalisasi saluran pembuangan di Perumahan Nuansa Mekarsari yang mengarah ke Sungai Cilongok dan Sungai Cirarab. Selain itu, akan dilakukan peninggian jembatan serta pembangunan sistem pompanisasi,” jelas Rijal.

Ia menambahkan, pekerjaan normalisasi direncanakan mulai dilaksanakan pada pertengahan Januari 2026.

“Kami upayakan pertengahan Januari ini normalisasi sudah mulai dikerjakan,” pungkasnya. (Red)

Peringati HAB ke-80 Kemenag, Bupati Tangerang Ajak Perkuat Sinergi dan Kerukunan Umat

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Sabtu, (3/1/26).

Upacara tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Tangerang, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur upacara dan membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar mengatakan bahwa peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”. HAB ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh aparatur, khususnya jajaran Kementerian Agama, untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dan menguatkan kembali pentingnya kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan dan mendorong kemajuan bangsa.

“Peringatan Hari Amal Bakti ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tugas utama Kementerian Agama adalah menjaga dan merawat kerukunan umat beragama. Kerukunan inilah yang menjadi modal sosial terbesar dalam menjaga persatuan serta mendorong kemajuan pembangunan daerah dan nasional,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Kementerian Agama dalam rangka menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, dan religius.

“Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kementerian Agama, baik dalam penguatan pendidikan keagamaan, peningkatan kualitas pelayanan publik, maupun dalam menjaga kondusivitas dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat,” tambahnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih atas kolaborasi dan sinergi yang telah terjalin dengan seluruh jajatan Kemanag Kab. Tangerang, khususnya dalam bidang pembangunan keagamaan dan keharmonisan antar umat beragama

"Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Kemenag Kabupaten Tangerang atas kerjasama dan kolaborasinya dalam pembangunan keagamaan dan keharmonisan di Kabupaten Tangerang," ucapnya

Upacara peringatan HAB ke-80 berlangsung khidmat dan tertib, ditandai dengan pemotongan tumpeng. Peringatan HAB ke-80 tingkat Kab. Tangerang juga digelar aksi sosial donor darah sebagai wujud rasa syukur serta harapan agar semangat pengabdian Kementerian Agama terus menjadi cahaya dan inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Red)

Wabup Tangerang Resmikan GSG RW 12, Simbol Kebersamaan dan Gotong Royong Warga

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meresmikan Gedung Serbaguna (GSG) warga RW 12 Perumahan Sudirman, Desa Pasirnangka Kec. Tigaraksa, Sabtu (03/01/26).

Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa GSG warga RW 12 Perum Sudirman bukanlah sebagai sebuah bangunan fisik yang kokoh, melainkan juga merupakan sebuah simbol kebersamaan, gotong royong dan kemandirian.

"Gedung Serbaguna ini bukan sekedar bangunan fisik, melainkan simbol kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian masyarakat, khususnya warga RW 12 Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa," ujar Wabup Intan

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang senantiasa mendorong pemanfaatan fasilitas umum dan sosial secara optimal, tertib, dan berkelanjutan. Dengan diresmikannya GSG tersebut juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, berbudaya, dan sejahtera, melalui pembangunan yang merata hingga ke tingkat lingkungan dan komunitas warga.

"Saya berharap GSG RW 12 ini dapat menjadi pusat berbagai kegiatan positif, mulai dari kegiatan sosial, keagamaan, senam, bulutangkis, pendidikan, pembinaan kepemudaan, hingga musyawarah warga untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di lingkungan," tandasnya

Pihaknya juga mengajak seluruh warga RW 012 untuk menjaga, merawat, dan menggunakan GSG yang sudah dibangun tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab, agar manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya hari ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang.

"Selamat dan sukses atas diresmikannya Gedung Serbaguna RW 12 Perumahan Sudirman Indah. Semoga keberadaan gedung ini membawa manfaat besar, mempererat silaturahmi, serta menjadi wadah lahirnya berbagai kegiatan yang membawa kebaikan bagi seluruh warga," pungkasnya

Ketua RW 12, mewakili warga, Enjan Jaelani mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemkab Tangerang dan dukungan anggota DPRD yang telah merealisasikan pembangunan GSG warga yang telah lama diidam-idamkan.

"Terima kasih kepada Ibu Wakil Bupati, yang telah bersedia hadir dan meresmikan langsung GSG ini. Terima kasih kepada pemerintah kabupaten, kecamatan dan anggota DPRD yang telah merealisasikan GSG ini," ucapnya. (Red)

Polisi Bongkar Pembunuhan Pria 19 Tahun di Jambe, Pelaku Ditangkap Dua Hari

Tangerang, lensafokus.id - Dalam waktu relatif singkat, personel gabungan Polresta Tangerang dan Polsek Tigaraksa berhasil mengungkap misteri penemuan mayat pria berinisial AA (19) di pinggir jalan di Desa Jantungeun, Desa Mekar Sari, Kecamatan Jambe, Sabtu (27/12/2025).

Polisi menangkap seorang pria berinisial AM (23), warga Desa Tipar Raya, Kecamatan Jambe selang dua hari setelah penemuan mayat atau Senin (29/12/2025).

"Tersangka nekat melakukan aksi itu karena sakit hati ditagih utang Rp1,4 juta oleh korban," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, saat konferensi pers, Jumat (2/1/2026).

Kata Indra Waspada, berdasarkan keterangan tersangka, korban juga mengancam akan melapor ke polisi apabila utang tidak dibayar. Karena hal itu tersangka kemudian gelap mata dan diduga merencanakan aksi pembunuhan itu.

Indra Waspada kemudian menjelaskan kronologis peristiwa itu. Awalnya tersangka berpura-pura mengajak korban ke rumah kerabat untuk mengambil uang. Keduanya berangkat menggunakan motor dengan posisi, korban yang mengendarai. Sedangkan tersangka dibonceng.

Saat berada di lokasi penemuan mayat, tersangka meminta korban berhenti dengan alasan hendak buang air kecil. Tersangka juga meminta agar korban mematikan motor.

"Saat korban lengah, tersangka menyerang korban dengan pisau yang telah disiapkan hingga korban akhirnya meninggal dunia," ujar Indra Waspada.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, tersangka berupaya menyembunyikan jasad korban di semak rerumputan. Tersangka juga sempat memotong rumput dan ranting-ranting untuk menutupi jasad korban.

Setelah itu, tersangka mengambil barang-barang milik korban yakni dua unit ponsel, uang tunai Rp3,4 juta, dan sepeda motor. Kemudian, tersangka meninggalkan lokasi tersebut.

Tersangka juga berusaha menghilangkan barang bukti. Motor korban dibuang tersangka dengan cara diceburkan ke danau yang berada di kawasan Puspemkab Tangerang. Setelah itu, tersangka kembali ke rumahnya untuk mengemas pakaian. Kepada keluarga, tersangka pamit selama sebulan dengan alasan hendak menuntut ilmu agama.

"Tersangka kemudian bergerak ke daerah Serang. Di sana tersangka mengontrak tempat tinggal dengan membayar menggunakan uang korban," kata Indra Waspada.

Tersangka juga membuang salah satu ponsel korban ke aliran sungai di daerah Serang. Sementara ponsel korban satunya, dijual tersangka ke salah satu konter di daerah Serang. Penjaga konter seorang pria berinisial I (23) juga diamankan dengan tuduhan menjadi penadah.

Tak selang lama, tersangka dihubungi keluarganya yang memberi informasi bahwa ada beberapa petugas polisi yang mencari keberadaannya. Pada komunikasi dengan keluarga itu, ibu tersangka menanyakan kejelasan apakah tersangka terlibat atau tidak. Hal itu yang membuat tersangka memutuskan pulang menggunakan kereta api dari Stasiun Rangkasbitung turun di Stasiun Daru.

"Sesaat setelah tiba di rumahnya, kami berhasil menangkap tersangka tanpa perlawanan," ujar Indra Waspada.

Atas perbuatannya, tersangka AM dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana juncto Pasal 338 KUHP juncto Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana maksimal seumur hidup.

Sementara terhadap terduga penadah, penyidik akan menerapkan pasal 480 KUHP, setelah proses pemeriksaan selesai. (Red)

Pedas Dikit Resmi Diperkenalkan, Solusi Digital Pelayanan Kependudukan di Kecamatan Kelapa Dua

Tangerang, lensafokus.id - Dalam memudahkan pelayanan ke masyarakat Kecamatan Kelapa Dua melakukan soft launching inovasi pelayanan publik bertajuk Pedas Dikit (Pelayanan Dasar Digitalisasi Kecamatan Kelapa Dua Terintegrasi). Platform layanan digital ini hadir sebagai solusi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan, khususnya pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK) secara lebih cepat, efisien, dan transparan.

Diketahui Kecamatan Kelapa Dua merupakan salah satu kecamatan dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi di Kabupaten Tangerang. Wilayah ini terdiri dari 5 Kelurahan dan 1 Desa dikenal sebagai kawasan penyangga perkotaan yang berkembang pesat dengan karakter masyarakat yang heterogen, terdiri dari pekerja sektor industri, jasa, perdagangan, serta masyarakat perumahan dan permukiman padat penduduk.

Dalam penyampaiannya Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat menjelaskan dengan jumlah penduduk yang didominasi oleh usia produktif dan keluarga muda, kebutuhan akan layanan administrasi kependudukan yang cepat dan mudah menjadi sangat penting. Aktivitas masyarakat Kelapa Dua yang dinamis, mobilitas tinggi, serta kebiasaan menggunakan perangkat digital seperti ponsel pintar dan aplikasi daring menjadi latar belakang utama lahirnya inovasi Pedas Dikit.

"Pedas Dikit dirancang sebagai layanan digital terintegrasi yang memungkinkan masyarakat mengajukan permohonan administrasi kependudukan tanpa harus datang langsung ke kantor kecamatan, mengurangi antrean, serta meminimalkan waktu dan biaya pelayanan. Namun tanpa menghilangkan eksistensi aplikasi SIAK, Krn aplikasi PEDAS DIKIT merupakan pendukung" Ungkapnya, Selasa (30/12/25).

Menurutnya Inovasi ini sebagai fungsi kecamatan dalam garda terdepan dalam pekayanan dasar di masyarakat. Pihaknya berharap nantinya dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung transformasi digital pemerintahan di tingkat kecamatan.

Sementara itu Sekretaris Camat Kelapa Dua, Dwi Chandra Budiman Sebagai Penggagas/inisiator menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan bentuk komitmen kecamatan dan menjadi implementasi program unggulan PRIMA dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Bismillah semoga inovasi Pedas Dikit yang akan kami hadirkan sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat Kelapa Dua yang menginginkan pelayanan administrasi yang praktis, cepat, dan mudah diakses. Dengan sistem digital terintegrasi ini, kami menghadirkan 15 layanan terverifikasi, berharap masyarakat tidak lagi terbebani oleh proses yang panjang dan berulang,” ujar DCB.

Ia juga menambahkan bahwa soft launching ini menjadi tahap awal untuk penyempurnaan layanan berdasarkan masukan dan kebutuhan masyarakat. Selain itu jam operasional aplikasi ini baru bisa di pergunakan jam 11.00 WIB s.d jam 13.00 WIB serta masyarakat bisa mendownload di App Store.

“Kami membuka ruang evaluasi dan masukan dari warga agar ke depan Pedas Dikit benar-benar menjadi layanan yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kelapa Dua,” tambahnya.

Salah satu warga kecamatan kelapa Dua, Eva juga berharap inovasi ini dapat dimanfaatkan serta dikembangkan untuk layanan administrasi lainnya.

“Semoga ke depan layanan digital seperti ini bisa diperluas, karena sangat membantu masyarakat yang aktivitasnya padat,” ujarnya.

Melalui inovasi Pedas Dikit, Kecamatan Kelapa Dua menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Diharapkan inovasi ini mampu menjadi contoh pelayanan administrasi kependudukan yang modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Red)

Bentuk Empati untuk Sumatra, Kabupaten Tangerang Gelar Tahun Baru 2026 Tanpa Petasan

TANGERANG, lensafokus.id - Kabupaten Tangerang menutup akhir 2025 dengan cara yang berbeda. Dalam mewarnai malam pergantian tahun, Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan doa bersama dan galang donasi sebagai bentuk kepedulian untuk masyarakat Sumatra yang tengah tertimpa bencana di Taman Baca Baleraja (Kolong Fly Over Balaraja), Rabu (31/12/25).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan, malam pergantian tahun 2025 menuju 2026 hendaknya dijadikan momentum empati. Di Kecamatan Balaraja, masyarakat berkumpul secara sederhana, menikmati hiburan musik tanpa hingar-bingar, sembari memanjatkan doa untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Barat, hingga Sumatra Utara.

“Ini menjadi simbol bahwa kita, khususnya Kabupaten Tangerang dan Balaraja, berempati terhadap keluarga kita di Sumatra. Kita hadir bukan untuk berpesta, tapi untuk peduli,” tutur Bupati Maesyal di lokasi.

Yang tak kalah mencuri perhatian, perayaan tahun baru di Balaraja berlangsung tanpa petasan dan kembang api. Kesepakatan itu disebut sebagai bagian dari empati kepada korban bencana, sekaligus wujud perayaan yang lebih bermakna.

“Tidak ada petasan, tidak ada kembang api. Ini bagian dari empati kita kepada saudara-saudara di Sumatra,” imbuhnya

Menurutnya, kegiatan kumpul bersama sejak siang hingga malam bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk solidaritas nyata. Doa dipanjatkan agar para korban diberi ketabahan, segera pulih, dan mampu bangkit kembali. Empati itu tak berhenti pada kata-kata, namun juga aksi nyata penggalangan dana masyarakat Balaraja.

"Jadi kita hadir di sini ikut serta berpartisipasi, peduli, dan mengumpulkan menggalang dana," ungkapnya.

Lebih jauh, Bupati Maesyal mengungkapkan Pemkab Tangerang telah dua tahap mengirimkan bantuan ke wilayah terdampak di Sumatra. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,7 miliar, terdiri dari Rp1,5 miliar hasil penghimpunan ASN, PKK, dan kepala desa se-Kabupaten Tangerang, serta Rp1,2 miliar dari APBD.

Bantuan tahap awal disalurkan melalui PMI Pusat dan diterima langsung oleh Ketua PMI Pusat, Jusuf Kalla. “Ini uang masyarakat Kabupaten Tangerang, hanya dihimpun melalui pemerintah daerah. Kami mengucapkan terima kasih atas empati warga yang luar biasa,” kata dia.

Menjelang detik-detik pergantian tahun, Bupati Tangerang berharap tahun 2026 membawa kesehatan, kemajuan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat. Pihaknya juga mengajak warga menjadikan solidaritas dan kepedulian sebagai semangat bersama dalam menatap tahun baru.

“Selamat tahun baru, selamat Natal. Semoga masyarakat Kabupaten Tangerang selalu dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT,” tutupnya. (Red)

Pemkab Tangerang Kembali Salurkan Bantuan Rp1,2 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera

Tangerang, lensafokus.id -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di wilayah Sumatera. Bantuan tahap kedua ini disalurkan dengan total nilai sebesar Rp1,2 miliar. Selasa, (30/12/25).

Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada pemerintah daerah di tiga provinsi terdampak, yakni Sumatera Barat (Padang), Sumatera Utara (Medan), dan Aceh. Masing-masing daerah menerima bantuan sebesar Rp400 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, yang ditemui di Pendopo Bupati Tangerang, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap saudara-saudara di Sumatera yang tengah mengalami musibah dan sedang bangkit kembali dari dampak bencana yang menimpa.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mentransfer bantuan sebesar Rp1,2 miliar kepada daerah-daerah di Sumatera yang terdampak bencana, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Masing-masing daerah kami salurkan Rp400 juta. Bantuan ini seluruhnya bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bantuan tahap kedua yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Sebelumnya, Pemkab Tangerang juga telah menyalurkan bantuan tahap pertama melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat sebesar Rp1,5 miliar beberapa waktu yang lampau

“Bantuan kali ini merupakan tahap kedua, dan disalurkan langsung kepada pemerintah daerah terkait. Ke depan, kami juga akan terus berupaya menggalang dana untuk bantuan tahap ketiga,” jelasnya.

Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap daerah lain yang sedang mengalami bencana. Pihaknya juga akan terus menguatkan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk membantu menormalkan kembali situasi dan kondisi di wilayah terdampak

“Ini adalah bagian dari rasa empati dan kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita di Sumatera. Kita berdoa semoga masyarakat di sana dapat segera bangkit dan kondisi kembali normal.,” pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Lantik Dirops Perumda Pasar NKR

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid melantik dan mengambil sumpah Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) yang dilaksanakan di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Jl. Kisamaun Kota Tangerang, Selasa (30/12/25)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi seluruh jajaran Perumda Pasar NKR agar Perumda Pasar NKR semakin baik dan dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya

"Program yang sudah dicanangkan harus dijalankan bersama sesuai dengan agenda yaitu penataan pasar-pasar, pembangunan pasar-pasar yang menjadi kewenangannya harus dijalankan bersama harus kolaborasi antara direktur utama direktur operasional direktur keuangan harus bergandeng tangan," tandas Bupati Maesyal Rasyid

Dia juga memberikan pesan kepada Dirops yang baru dilantik segera cepat menyesuaikan dengan direksi-direaksi lainnya untuk kepentingan masyarakat sesuai dengan tupoksinya serta dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

"Jadikanlah organisasi ini dikelola secara positif bersinergi dan harus menjadi tanggung jawab bersama, pelihara lembaga PD pasar ini sebagai sebuah lembaga yang bisa membantu masyarakat, membantu pemerintah daerah sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah. Laksanakan tugas-tugas dengan kemandirian dan pendewasaan," tegasnya

Pihaknya berharap dengan dilantiknya Dirops yang baru dapat meningkatkan kinerja Perumda Pasar NKR dengan lebih baik dan memberikan dampak nyata untuk kepentingan masyarakat

Sementara itu, Dirops Pasar NKR yang dilantik, Abdul Haer mengatakan akan segera memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan para direktur Perumda Pasar NKR lainnya untuk mewujudkan visi dan misi pasar sesuai dengan arahan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang

"Kita harus memperkuat tim. Diantara 3 direktur ini harus jadi satu menciptakan pasar di seluruh Kabupaten Tangerang bisa berjalan dengan baik sesuai dengan visi misi Pak Bupati," ujarnya

Dia juga akan terus mendorong penggunaan digitalisasi, baik untuk menghimpun data pedagang, jenis usaha dan data-data pendukung lainnya agar bisa dilihat secara real time dan menyeluruh.

"Harapan saya itu digitalisasi yang penting kita bisa lihat data pedagang seluruh kabupaten, data-data usaha pedagang bisa kita lihat secara menyeluruh dan selanjutnya itu meningkatkan PAD. Kita harus bisa mengejar itu walaupun memang tidak instan prosesnya," pungkasnya. (red)

Dekranasda Pandeglang Studi Tiru ke Kabupaten Tangerang, Perkuat Sinergi Pengrajin Banten

Tangerang, lensafokus.id - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tangerang menerima kunjungan studi tiru dari Dekranasda Kabupaten Pandeglang pada Senin (29/12/2025). Kunjungan ini bertujuan memperkuat kapasitas kelembagaan serta meningkatkan pemberdayaan pelaku kerajinan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, kedua daerah saling bertukar pengalaman mengenai pengembangan produk kerajinan dan penguatan peran Dekranasda di tengah masyarakat. Studi tiru ini diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran bersama untuk meningkatkan kualitas karya UMKM lokal. Kabupaten Tangerang menjadi salah satu daerah tujuan karena dinilai memiliki program pelatihan yang berjalan baik.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menyambut baik kunjungan tersebut. “Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Harapannya, kerja sama seperti ini dapat memperkuat pengrajin di masing-masing daerah dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ujarnya.

Selain mempererat hubungan antardaerah, kegiatan ini juga memperkuat peran Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekonomi kreatif. Penyampaian gagasan dinilai penting agar program pelatihan dapat berjalan lebih efektif. Pemerintah Kabupaten Tangerang menyatakan siap mendukung kolaborasi berkelanjutan.

Dengan terlaksananya kajian tiru ini, diharapkan sinergi antar-Dekranasda di Provinsi Banten semakin solid. Kehadiran Dekranasda Pandeglang menjadi momentum untuk memperkuat jaringan kerja dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Kabupaten Tangerang menilai kegiatan ini sebagai langkah positif bagi kemajuan sektor kerajinan daerah. (Red)

Page 25 of 257
Go to top