TANGERANG, lensafokus.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan apresiasi atas pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat nelayan di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/4/26).
Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Menko AHY ke Desa Tanjung Anom dan Desa Ketapang bersama jajaran kementerian terkait, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Wakil Gubernur Banten.
Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY didampingi Bupati Tangegerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung hasil pembangunan rumah terintegrasi hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, dan pihak swasta.
“Ini merupakan contoh nyata kolaborasi yang baik. Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang, dalam menghadirkan kawasan hunian yang lebih layak dan tertata bagi masyarakat nelayan,” ujar AHY.
Menko AHY menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada hunian, tetapi juga pada pengembangan ekosistem ekonomi masyarakat. Di Desa Tanjung Anom, telah dibangun sebanyak 110 unit rumah layak huni bagi nelayan melalui kolaborasi pemerintah daerah dengan berbagai pihak, termasuk Habitat for Humanity dan koperasi setempat. Sementara itu, di kawasan Ketapang Aquaculture, terdapat sekitar 127 rumah yang telah ditata menjadi lingkungan yang lebih asri dan produktif.
“Kita ingin memastikan kawasan ini tidak hanya nyaman untuk ditinggali, tetapi juga produktif. Para nelayan bisa meningkatkan nilai ekonomi, sementara keluarga juga dapat mengolah hasil perikanan menjadi produk yang bernilai tambah,” jelasnya.
Selain itu, Menko AHY juga meninjau kawasan mangrove di Desa Ketapang yang berfungsi sebagai perlindungan terhadap abrasi sekaligus berpotensi menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan (ecotourism) dan olahraga (sport tourism).
“Penanaman mangrove ini sangat penting sebagai bentuk mitigasi perubahan iklim dan perlindungan wilayah pesisir. Ke depan, kawasan ini juga bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata yang memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” tambahnya.
Program penataan kawasan ini merupakan bagian dari upaya transformasi kawasan kumuh melalui program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh), serta didukung oleh pendanaan APBN, APBD, dan sinergi lintas sektor.
Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menjalankan program bedah rumah melalui program unggulan Gebrak Pakumis (Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat, Kumuh dan Miskin) dengan target pembangunan 1.000 rumah layak huni setiap tahun.
Pemkab Tangerang juga akan menindaklanjuti arahan Menko AHY terkait penyediaan infrastruktur pendukung, seperti pembangunan tanggul penahan abrasi (breakwater), normalisasi sungai, serta fasilitas penunjang lainnya guna memperkuat kawasan pesisir.
“Program 1.000 rumah layak huni akan terus kami lanjutkan hingga seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang mendapatkan hunian yang layak. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Pihaknya berharap melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pihak, diharapkan penataan kawasan pesisir di Kecamatan Mauk dapat menjadi model pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.
“Harapan kami, semoga sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan swasta ini terkait penataan kawasan pesisir dapat menjadi model pembangunan berkelanjutan di kawasan pesisir yang tidak hanya membangun hunian yang layak tapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakatnya,” pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Tangerang menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 sebagai langkah strategis dalam memperkuat performa Aparatur Sipil Negara (ASN). Bertempat di Lemo Hotel Kelapa Dua, Kamis (16/4/26)
Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Tangerang. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa Raker ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan kompas penentu arah kebijakan organisasi ke depan. Raker ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan program organisasi dengan visi pembangunan daerah yang lebih berdampak.
Mengusung tema “KORPRI Solid Mewujudkan Asta Cita”, Soma menegaskan pentingnya persatuan di tubuh ASN. KORPRI diharapkan mampu berdiri teguh sebagai perekat bangsa dan penggerak utama integritas birokrasi di tengah arus perubahan zaman.
“Rapat Kerja ini adalah wahana strategis untuk mengevaluasi sekaligus menyusun langkah nyata. Kita harus adaptif terhadap dinamika reformasi birokrasi dan transformasi digital agar pelayanan publik semakin berkualitas,” ujar Soma Atmaja.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi ASN merupakan harga mati untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks. Selain membahas evaluasi kinerja, Raker ini juga membedah peta jalan program kerja untuk tahun 2026. Soma memaparkan sejumlah isu strategis yang akan menjadi prioritas, di antaranya:
- Revitalisasi Pendidikan: Melanjutkan pembangunan dan pembenahan kualitas SMP serta SMK Korpri sebagai kontribusi nyata di sektor pendidikan.
- Layanan Kesehatan & Usaha: Optimalisasi Klinik Korpri dan berbagai unit usaha organisasi guna mendukung program kesehatan pemerintah daerah bagi masyarakat luas.
- Kesejahteraan Anggota: Menjajaki kolaborasi strategis dengan sektor pengembang untuk memfasilitasi pengadaan perumahan khusus bagi anggota KORPRI.
Soma memastikan bahwa penyusunan program kerja tidak akan dilakukan secara top-down semata. Ide-ide segar dan gagasan dari setiap subunit KORPRI juga akan ditampung dan dibahas secara mendalam untuk memastikan program yang dilahirkan benar-benar berjalan dan tepat sasaran.
“Tahun ini, KORPRI Kabupaten Tangerang harus melangkah lebih maju. Kita ingin organisasi ini memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh seluruh anggota,” tegasnya menutup sambutan.
Raker ini diharapkan menghasilkan sinergi yang lebih kuat antar-ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, sehingga mampu menciptakan birokrasi yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga prima dalam melayani masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, wakil Ketua III Korpri Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa menjelaskan bahwa agenda besar ini berpijak pada landasan regulasi yang kuat, termasuk Keppres No. 82 Tahun 1971 serta Keputusan Caretaker Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Banten Tahun 2025.
Menurut Prima, Raker ini ditargetkan menghasilkan empat output krusial yakni, Rekomendasi program prioritas KORPRI untuk tahun 2026, Penegasan tugas dan tanggung jawab di setiap lini bidang, Komitmen Bersama untuk pelaksanaan program yang profesional dan akuntabel serta Rumusan SK Program Kerja KORPRI Tahun 2026 sebagai payung hukum internal.
"Dengan sinergi yang terbangun, KORPRI Kabupaten Tangerang optimis mampu menciptakan birokrasi yang solid secara internal dan prima dalam melayani publik, selaras dengan semangat Asta," terangnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Triwulan I Tahun 2026 yang digelar di Aula Dhama Wanita Persatuan (DWP) Kab. Tangerang, Rabu (15/04/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengatakan bahwa kegiatan Monev tersebut menjadi langkah awal memastikan koperasi berjalan optimal dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang. Sebanyak 137 ketua KDKMP mengikuti Monev gelombang pertama, sementara gelombang kedua akan dijadwalkan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro. “Hari ini, kita mengundang 137 ketua koperasi merah putih untuk gelombang pertama, nanti gelombang kedua jumlahnya sama,” ujar Bupati Maesyal.
Bupati menjelaskan, Monev ini bertujuan mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan program KDKMP yang telah mendapatkan dukungan dana serta hambatan apa saja yang dialami. Menurut dia, evaluasi ini penting untuk memastikan koperasi tidak hanya terbentuk secara administratif, namun benar-benar beroperasi dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat
“Kita ingin melihat apakah koperasi yang mendapat support Rp100 juta per desa/kelurahan ini sudah berjalan lancar atau masih ada kendala. Koperasi harus menunjukkan kinerja nyata, berjalan usahanya, dan memberikan manfaat langsung bagi anggota,” tegasnya.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa pihaknya juga menghadirkan sejumlah narasumber strategis untuk menjawab kebutuhan dan tantangan yang dihadapi KDKMP. Kehadiran narasumber dan para pemangku kepentingan diharapkan bisa memberikan solusi konkret yang mampu memperlancar operasional koperasi. “Kita cari jalan keluarnya bersama, supaya koperasi desa/kelurahan ini bisa terus berjalan tanpa hambatan, khususnya terkait suplai,” harapnya.
Bupati juga mendorong agar koperasi mampu bekerjasama dan memanfaatkan potensi lokal di wilayah masing-masing, seperti hasil panen pertanian, holtikultura dan hasil peternakan yang dijalankan para petani di wilayah sekitar KDKMP beroperasi.
“Koperasi bisa jalin kerjasama dengan para petani lokal. Kalau ada hasil panen pertanian, hortikultura, ternak ayam atau lele, itu bisa dimanfaatkan koperasi untuk disuplai ke program MBG,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan adanya sinergi dengan petani lokal dan para mitra lainnya diharapkan semakin memperkuat peran koperasi dalam rantai pasok kebutuhan masyarakat. “Dengan adanya sinergi yang kuat, koperasi tidak hanya berjalan, tapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung program pemerintah dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya juga memastikan bahwa Monev ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar setiap kendala bisa ditemukan solusinya, sehingga koperasi benar-benar berkembang, mandiri, dan bermanfaat nantinya
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menyampaikan bahwa monev ini difokuskan untuk memetakan permasalahan yang dihadapi koperasi secara lebih terarah.
“Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kendala dari aspek kelembagaan, usaha, dan SDM agar dapat ditangani secara tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan langkah pembinaan ke depan. “Dari hasil ini, kami akan menyusun rekomendasi strategis untuk meningkatkan kinerja dan keberlanjutan koperasi,” jelasnya.
Menurut Anna, proses monev yang dilakukan dirancang interaktif agar solusi dapat ditemukan bersama. “Melalui diskusi, asistensi, dan monitoring, kami harap setiap permasalahan bisa ditindaklanjuti secara konkret,” tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) resmi membuka Gelar Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Acara yang menjadi ajang adu kreativitas inovator lokal ini dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa pada Rabu (15/04/2026).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, yang mewakili Bupati Tangerang. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya inovasi teknologi yang lahir dari akar rumput untuk mempercepat kemandirian ekonomi desa.
"Teknologi Tepat Guna adalah jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Intinya adalah efisiensi. Kita ingin melihat alat-alat yang dihasilkan hari ini benar-benar bisa dipakai petani kita untuk memanen lebih cepat, membantu pelaku UMKM mengemas produk lebih baik, hingga membantu ibu rumah tangga mengelola limbah domestik secara mandiri," Ujar Sekda Soma
Dominasi pelajar dalam ajang tahun ini membawa warna baru melalui teknologi berbasis Internet of Things (IoT). Selain alat SIPETA (Sistem Pemantauan pH Tanah) yang mampu merekomendasikan tanaman secara otomatis, inovasi unggulan lainnya datang dari perwakilan Kecamatan Pasar Kemis.
Naura Atanaya Aji dan Sabriya Belfaira, siswi dari SMA Islam Terpadu Auladi Islami, memperkenalkan BEI (Bio Energy in IoT Hydroponics). Alat ini merupakan sistem hidroponik cerdas yang mengandalkan 100% tenaga surya dan sistem otomasi nutrisi.
"Sistem BEI memungkinkan pemberian nutrisi dilakukan secara otomatis melalui sensor. Jika nutrisi kurang, alat akan menambahkannya sendiri hingga sesuai. Selain itu, kondisi hidroponik dapat dipantau dari jauh melalui website. Jadi, pemilik tetap bisa memantau dan mengoperasikan sistem meskipun sedang berada di luar kota," jelas Naura dan Sabriya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang H. Yayat Rohiman, memaparkan bahwa lomba tahun 2026 ini diikuti oleh 21 alat teknologi tepat guna dan 4 Posyantek dari 15 kecamatan, termasuk Tiga Raksa, Sepatan, Kemiri, Jayanti, Legok, Panongan, Sukamulya, Pagedangan, Cisauk, Pakuhaji, Teluknaga, Jambe, Mekarbaru, dan Kresek.
Meskipun secara kuantitas terdapat penurunan dibanding tahun lalu karena bertepatan dengan jadwal Ujian Akhir Semester (UAS), kualitas inovasi seperti Bio-Casta (juara tingkat provinsi 2025) tetap menjadi standar tinggi bagi peserta tahun ini. Kepala DPMPD menekankan pentingnya sinergi Triple Helix—pemerintah, akademisi, dan perusahaan swasta sebagai pemodal—agar inovasi ini tidak berhenti di tahap prototipe.
Seluruh pemenang dari tingkat kabupaten ini akan mewakili Kabupaten Tangerang di Lomba TTG Tingkat Provinsi Banten. Menariknya, Kabupaten Tangerang juga diproyeksikan akan bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara tingkat provinsi pada tahun 2026 ini.
"Hasil lomba ini nantinya akan dibina lebih lanjut oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) agar produknya bisa legal, berkelanjutan, dan menyebar luas. Kami ingin potensi inovasi lokal ini benar-benar ditangkap oleh sektor industri agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas," tutup Yayat.
Dengan penyelenggaraan lomba ini, Kabupaten Tangerang optimis dapat menciptakan ekosistem inovasi yang mandiri, menjadikan teknologi sebagai alat praktis untuk meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat secara menyeluruh. (Red)
Jakarta, lensafokus.id - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid didampingi Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Fifi Aleyda Yahya dan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar pada Selasa (14/4/2026) mengatakan kepatuhan terhadap PP TUNAS bukanlah pilihan, melainkan kewajiban yang harus dijalankan oleh setiap penyelenggara sistem elektronik.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan upaya pelindungan anak di ruang digital mulai menunjukkan hasil nyata.
Hingga 10 April 2026, platform TikTok telah menonaktifkan sekitar 780 ribu akun milik pengguna berusia di bawah 16 tahun di Indonesia.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).
"Kami mencatat TikTok menjadi platform pertama yang melaporkan bahwa per tanggal 10 April 2026, telah menonaktifkan 780 ribu akun anak di bawah 16 tahun untuk Indonesia," ungkap Meutya dalam Konferensi Pers di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026).
Meutya menyampaikan apresiasi kepada platform TikTok yang telah memutuskan bergabung dalam gerakan bersama untuk melindungi anak-anak, khususnya di Indonesia.
“TikTok telah menyerahkan surat komitmen kepatuhan kepada Pemerintah Republik Indonesia, mempublikasikan batas usia minimum 16 tahun melalui Help Center, serta berkomitmen melakukan pembaruan berkala atas implementasinya,” jelasnya.
Meutya menegaskan hal itu menjadi langkah awal yang sangat positif dan menjadi kemenangan bagi publik, khususnya orang tua dan anak-anak di Indonesia.
"Kita harapkan juga muncul dari platform lainnya untuk segera menyampaikan jumlah akun yang sudah dilakukan penanganan atau takedown," ujarnya.
Sementara itu, terkait platform Roblox, Kemkomdigi mencatat adanya perkembangan di tingkat global.
Roblox dilaporkan telah melakukan penyesuaian pengaturan (adjustment setting) dan menghadirkan fitur baru secara global dari kantor pusatnya di Amerika Serikat, sebagai bagian dari upaya pelindungan anak.
Namun demikian, pemerintah menilai langkah tersebut belum sepenuhnya memenuhi ketentuan PP TUNAS di Indonesia.
"Masih ada loophole (celah) yang membolehkan komunikasi atau chat dengan orang tak dikenal," jelasnya.
Kemkomdigi menegaskan hingga saat ini Roblox belum dapat dikategorikan sebagai platform yang patuh terhadap PP TUNAS.
"Dengan berat hati meskipun sudah melakukan adjustment yang cukup banyak, kami belum dapat menerima proposal dari Roblox untuk menyatakan bahwa platform Roblox telah mematuhi PP TUNAS," tandasnya.
Kemkomdigi akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala, serta akan mengambil langkah tegas terhadap platform yang belum memenuhi ketentuan yang berlaku. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kabupaten Tangerang yang diselenggarakan di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (14/04/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa selain prioritas makro, Pemkab Tangerang memberikan perhatian khusus pada fakta lapangan yang mendesak, seperti infrastruktur jalan, Penerangan Jalan Umum (PJU), pengelolaan sampah, hingga penanganan banjir yang harus dituntaskan pada tahun anggaran 2027.
"Kita sudah sependapat dengan TAPD untuk memantapkan sasaran yang langsung menyentuh masyarakat. Kegiatan yang sifatnya sosialisasi atau seremonial bisa kita tunda dahulu agar anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan yang diharapkan masyarakat," tegas Bupati Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD ini merupakan langkah strategis untuk menjaring masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan rancangan pembangunan daerah. Kegiatan tersebut juga merupakan puncak dari rangkaian penjaringan aspirasi yang telah dilakukan secara berjenjang dari tingkat terbawah.
"Agenda hari ini adalah tindak lanjut dari Musrenbang tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan. Substansinya adalah perumusan anggaran 2027 untuk melaksanakan program unggulan dan skala prioritas yang semuanya demi kepentingan masyarakat Kabupaten Tangerang," ungkapnya.
Lanjut dia, pembangunan pada tahun 2027 mengusung tema "Optimalisasi Sektor Industri, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan Berbasis Berkelanjutan", sebagai bagian dari pelaksanaan tahun ketiga RPJMD 2025–2029. Arah kebijakan ini difokuskan pada enam prioritas utama, termasuk tata kelola pemerintahan yang efisien, penguatan ekonomi, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Guna menjamin kualitas pembangunan, Pemkab Tangerang turut mengintegrasikan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang kuat di setiap tahapan perencanaan. Untuk itu, Bupati Maesyal berharap forum ini dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang selaras dan mampu menjawab tantangan dinamika pembangunan di Kabupaten Tangerang ke depan.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandy menuturkan bahwa tahapan Musrenbang RKPD ini merupakan instrumen vital dalam menyepakati berbagai elemen krusial pembangunan. Hal ini mencakup penentuan skala prioritas program, pagu indikatif, hingga penyesuaian indikator dan target kinerja yang akan menjadi acuan kerja seluruh perangkat daerah pada tahun 2027 mendatang.
"Forum ini menjadi momentum bagi kita untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan sasaran prioritas di tingkat provinsi. Kami juga melakukan klarifikasi mendalam untuk memastikan usulan dari Musrenbang kecamatan yang menjadi kewenangan kabupaten dapat terakomodasi secara tepat sasaran sesuai lokasi yang telah dipetakan," jelas Erwin.
Selain sinkronisasi kebijakan, proses ini juga diarahkan untuk menciptakan integrasi yang kuat antara perencanaan teknokratis dengan usulan riil dari masyarakat desa dan kelurahan. Dengan demikian, dokumen RKPD yang dihasilkan diharapkan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga menjadi solusi konkret atas permasalahan pembangunan di wilayah Kabupaten Tangerang. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri acara Halal Bihalal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) bersama Kapolri di PT KMK Global Sport, Desa Telaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/4/26).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Wakil Gubernur Banten, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Mabes Polri, serta Kapolda Banten.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal yang mempererat silaturahmi antara pemerintah, aparat keamanan, pengusaha dan para pekerja.
“Momentum Halal Bihalal ini menjadi ajang penting untuk semakin memperkuat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, serta para pekerja," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menandaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus menjaga iklim investasi yang kondusif dan hubungan industrial yang harmonis, sehingga pertumbuhan industri di daerah dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja.
"Kabupaten Tangerang sebagai salah satu kawasan industri strategis akan terus berupaya memberikan kemudahan investasi, sekaligus memastikan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja tetap menjadi prioritas," tandasnya
Dia berharap dengan sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, pekerja dan aparat penegak hukum akan berdampak positip bagi iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi, baik nasional maupun daerah
"Semakin kuatnya kolaborasi dan sinerdi dari seluruh pihak, tentu kita akan lebih siap menghadapi tantangan ekonomi global serta mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan, khususnya di Kabupaten Tangerang," ujarnya
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global, khususnya eskalasi konflik di Timur Tengah yang berpotensi berdampak pada perekonomian dunia dan nasional.
"Saya mengajak seluruh elemen, termasuk pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja, untuk bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong iklim investasi yang kondusif di Indonesia," pintanya.
Menurut dia, hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan buruh menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan industri dan investasi. Dengan industri yang sehat, kesejahteraan pekerja akan lebih terjamin.
"Hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, pengusaha dan buruh adalah kunci tumbuh kembangnya industri dan investasi. Semakin harmonis dan sehat hubungan industrial yang tercipta, kesejahteraan pekerja pun semakin terjamin," ungkapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan kesiapan infrastruktur digital, dalam mendukung pelaksanaan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (Pra-SPMB) yang akan berlangsung hingga 8 Juli 2026 mendatang.
Hal tersebut disampaikan langsung Kepala Diskominfo Mugiya Wardhany, saat ditemui langsung di ruang kerjanya, Senin (13/4/26).
Ia menyatakan, Diskominfo telah mengalokasikan server khusus guna menunjang kelancaran proses pra-SPMB untuk jenjang SD maupun SMP.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi tingginya akses dari masyarakat, khususnya ratusan ribu orang tua calon peserta didik.
“Sejak awal pelaksanaan pra-SPMB, kami telah menyiapkan server tersendiri yang didukung dengan sumber daya optimal. Kami juga melakukan berbagai pengujian melalui sejumlah skenario untuk memastikan kekuatan dan stabilitas server dalam menghadapi lonjakan akses,” ungkap Mugiya.
Lanjutnya, Diskominfo juga melakukan pemantauan server secara intensif selama 24 jam penuh, baik melalui pengawasan fisik maupun dashboard sistem yang tersedia. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak terjadi gangguan atau downtime selama proses berlangsung.
“Petugas server kami siagakan 24 jam dalam dua shift setiap hari. Ini menjadi komitmen kami untuk menjaga agar layanan tetap stabil. Jika terjadi kendala, dapat segera ditangani dengan cepat,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi kendala yang mungkin dihadapi masyarakat dapat menghubungi help desk Dinas Pendidikan yaitu tingkat SD di nomor 0877-4852-8302 sedangkan di tingkat SMP di nomor 0877-4852-8303.
"Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi LAKSA sebagai kanal pengaduan layanan publik non-kegawatdaruratan,” tutupnya. (Red)
Jakarta, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meraih penghargaan sebagai top pembina BUMD pada ajang BUMD Award 2026 yang digelar di Dian Ballroom Hotel Raffles, Senin (13/04/2026).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengucapkan rasa syukurnya, selain raihan prestasi sebagai Top Pembina BUMD juga keberhasilan BUMD milik Pemkab Tangerang yang menyabet penghargaan pada ajang BUMD Award 2026.
"Ada tiga institusi lembaga yang mendapatkan penghargaan. Yang pertama adalah PDAM Tirta Kertaraharja, PT. LKM Artha Kerta Raharja dan PT. BPR Kerta Raharja Gemilang. Alhamdulillah, tiga-tiganya mendapatkan penghargaan tahun 2026 ini dari Top Business dan dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaannya adalah Top BUMD," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Dia menandaskan bahwa keberhasilan meraih penghargaan pada ajang Top BUMD Award 2026 tersebut diharapkan dapat menjadi pelecut motivasi dan inovasi bagi BUMD untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan kepada masyarakat.
"Penghargaan ini tentu memberikan semangat untuk memotivasi kami, pemerintah dan juga BUMD untuk terus meningkatkan kinerjanya bagi kepentingan masyarakat. PDAM kita akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dari sisi air bersih, dari BPR dan LKM kita juga meningkatkan pelayanan dari sisi perbankan," ujarnya.
Dia juga menyapaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran BUMD, khususnya kepada Perumdam TKR yang berhasil meraih penghargaan sebanyak 7 kali beruturut-turut. Untuk tahun ini Perumdam TKR menyabet 4 penghargaan pada ajang BUMD Award 2026 tersebut.
"Syukur alhamdulillah, di hari ulang tahun ke-50 ini, Perumdam TKR mendapatkan penghargaan ke-7 kalinya. Tahun ini PDAM kita meraih 4 penghargaan, kategori Top Pengawas BUMD, Role Model BUMD, Top Kinerja NRW (Non-Revenue Water) dan kategori Top CEO BUMD pada ajang BUMD Award 2026," imbuhnya.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan selamat kepada BUMD peraih penghargaan atas kinerja yang telah ditunjukan selama ini yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Selamat kepada BUMD Kabupaten Tangerang, Perumdam TKR, BPR dan LKM. Terima kasih atas kinerja yang telah dijalankan selama ini dan berdampak luas bagi masyarakat. Terima kasih juga atas dukungan sinergi dari masyarakat yang membuat kami termotivasi untuk memberikan yang terbaik," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Menteri UMKM RI Helvi Yuni Moraza menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal dan pemberian santuan ke0ada 500 anak yatim yang berasal dari Kecamatan Rajeg dan Mauk di Halaman Kantor Pusat Perumdam TKR, Senin (13/4/26).
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam sambutannya meminta seluruh jajaran Perumdam TKR agar terus menguatkan sinergi dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan dan perekonomian daerah
"Melalui momentum HUT ke-50, saya minta seluruh jajaran Perumdam terus kuatkan sinergi dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan ekonomi daerah," pinta Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, peningkatan kualitas pelayanan, inovasi teknologi, penguatan SDM, serta sinergi dengan berbagai pihak adalah hal sangat penting dan perlu dilakukan untuk menghadapi tantangan ke depan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang terus meningkat.
"Momentum HUT ke-50 ini, diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh jajaran Perumdam TKR untuk bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih berdampak bagi masyarakat dan pemerintah Kabupaten Tangerang," imbuhnya.
Lanjut dia, selama 50 tahun perjalanannya, Perumdam TKR telah mampu mencurahkan dedikasi, komitmen dan bukti nyata dalam menyediakan layanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Capaian tersebut tidak hanya terlihat dari sisi bisnis, tetapi juga kontribusi sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Perumdam tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga hadir melalui program sosial seperti sambungan gratis, bantuan keagamaan, bedah rumah, hingga beasiswa anak yatim. Inilah peran BUMD yang kita harapkan, tumbuh secara perusahaan sekaligus memberi dampak sosial yang luas,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri UMKM RI yang dinilai menjadi kehormatan sekaligus penyemangat bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Momentum Syawal 1447 Hijriah ini juga menjadi kesempatan bagi kita semua untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Yuni Moraza menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Perumdam TKR yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui dukungan terhadap UMKM.
“Kehadiran kami di sini merupakan bagian dari kolaborasi antar kementerian dan daerah, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi capaian Perumdam TKR yang dinilai sebagai salah satu perusahaan daerah terbaik di Indonesia, serta keberhasilannya dalam menyeimbangkan antara profit dan manfaat sosial, termasuk dalam pembinaan UMKM.
Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Sapar menambahkan bahwa perjalanan 50 tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.
“Perumdam TKR akan terus adaptif, progresif, serta melakukan transformasi digital dalam pelayanan. Kami juga berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial,” jelasnya.
Ia juga memaparkan sejumlah capaian perusahaan, di antaranya pertumbuhan sambungan pelanggan, peningkatan cakupan pelayanan, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta predikat kinerja terbaik nasional selama lima tahun berturut-turut. (Red)