Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Gerai Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang Kec. Pagedangan, Minggu (16/11/25)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid sangat mengapresiasi Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang yang sangat responsif dan bergerak cepat menjalankan operasionalnya melalui gerai Koperasi Merah Putih yang antara lain menyediakan gas, air mineral dan sembako.
"Alhamdulillah sudah ditindaklanjuti dengan cukup cepat bantuan CSR sebasar 100 juta beberapa waktu, salah satunya Koperasi Merah Putih di Medang. Kita lihat langsung ke gudang ternyata sudah ada barang-barang ada gas, ada air mineral, ada sembako dan sekarang ada 2000 sembako untuk kepentingan masyarakat dijualnya murah 35.000," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, respond dan gerak cepat Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang membuktikan bahwa semangat Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang Kec. Pagedangan mampu memberikan yang terbaik bukan hanya untuk anggotanya nun juga masyarakat. Dia berharap Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ( KDKMP) lainnya segera menyusul agar masyarakat juga merasakan manfaat dari adanya KDKMP
Kami juga berharap supaya koperasi Kelurahan merah putih ini bukan hanya di Medang saja tetapi 60 koperasi merah putih lainnya yang mendapatkan support dari CSR bisa bergerak operasionalnya seperti koperasi Kelurahan Merah Putih, supaya masyarakat juga merasakan manfaat akan keberadaanya," ujarnya
Selain itu, pihaknya juga berharap operasional KDKMP bisa berjalan lancar yang pada akhirnya juga akan berdampak positif pada berputarnya roda perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
"Mudah-mudahan mulai bergeraknya operasional Koperasi Kelurahan Medang ini bisa lancar berputar, terus maju dan juga bisa memunculkan roda perekonomian rakyat yang diputar oleh koperasi untuk kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Medang juga Kecamatan Pagedangan," pungkasnya
Semetara itu, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang, Minwanto mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati Tangerang beserta seluruh jajarannya yang telah mendukung dan memfasilitasi Koperasi Merah Putih Kelurahan Medang hingga bisa memulai operasionalnya.
"Terima kasih kepada Bapak Bupati dan seluruh jajarannya. Anggota koperasi yang terdata saat ini kurang lebih 150 anggota. Koperasi Merah Putih ino dibentuk bukan hanya sebagai lembaga usaha yang menghasilkan laba tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan masyarakat untuk membuka peluang usaha baru serta meningkatkan kesejahteraan warga," ucapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri pengukuhkan Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kecamatan Rajeg yabg digelar di halaman Rumah H. Enju. Minggu (16/11/25).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada TTKKBI yang selama ini terus konsisten menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni bela diri tradisional khas Banten. Menurutnya, TTKKBI bukan sekadar perguruan silat, tetapi juga wadah pembinaan karakter, moral, dan spiritual generasi muda serta penjaga budaya
“Seni bela diri Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia mengandung nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, kesopanan, keberanian, serta kemampuan mengendalikan diri. Inilah jati diri bangsa yang harus terus dijaga,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung penuh upaya pelestarian seni budaya daerah, terlebih di tengah derasnya arus globalisasi yang dapat mengikis nilai-nilai kearifan lokal. Untuk itu, dia berharap kepengurusan baru DPC TTKKBI Rajeg dapat semakin aktif, solid, dan mampu menjadi benteng moral bagi generasi muda.
“Saya berharap TTKKBI Rajeg dapat terus menjalin kolaborasi dengan pemerintah kecamatan, sekolah-sekolah, organisasi kepemudaan, dan tokoh masyarakat. Jadikan organisasi ini sebagai wadah mempererat silaturahmi serta penguatan karakter anak-anak kita,” tambahnya.
Ia juga mengatakan bahwa keberagaman budaya Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan besar yang harus dijaga dalam semangat persaudaraan. Lanjut dia, pengukuhan tersehut juga bisa menjadi bukti bahwa budaya mampu menjadi alat pemersatu masyarakat.
"Keberagaman budaya itu sebuah kekuatan besar. Untuk itu kepada para pengurus yang baru dikukuhkan agar senantiasa memegang teguh nilai-nilai Tjimande, menjaga kehormatan organisasi, kenrsamaam dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan integritas," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi menutup Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Tangerang VI Tahun 2025 dengan Kecamatan Pakuhaji keluar sebagai juara umumnya. Acara tersebut digelar di Stadion FU Pasar Kemis, Sabtu (15/11/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi seluruh atlet, pelatih, serta panitia yang telah mampu menyukseskan Porkab VI. Ia menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya pertandingan, tetapi juga sarana pembinaan dan penguatan budaya olahraga di Kabupaten Tangerang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada seluruh atlet yang telah berpartisipasi. Selamat kepada para juara, dan bagi yang belum meraih juara, jangan berkecil hati. Kesempatan lain masih terbuka, teruslah berlatih dan berusaha,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Bupati juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus memasyarakatkan olahraga dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.
“Dengan olahraga kita sehat, dengan olahraga kita berprestasi. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus mendukung agar dunia olahraga di Kabupaten Tangerang semakin maju dan berdaya saing,” tambahnya.
Menutup acara, Bupati Maesyal Rasyid kembali mengajak seluruh stakeholder untuk terus mendukung pengembangan dan memasyarakatkan olahraga di Kabupaten Tangerang.
“Sekali lagi slamat kepada para juara dan seluruh atlet yang telah berjuang pada Porkab Tangerang 2025. Mari kita terus dukung kemajuan olahraga di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya
Sementara itu, Bupati Tangerang periode 2013-2023 yang juga seorang tokoh olahraga nasional, A. Zaki Iskandar juga turut memberikan apresiasi dan motivasinya kepada para atlet. Ia menekankan pentingnya pemberian gizi dan pola hidup sehat bagi atlet muda agar mereka bisa terus memaksimalkan performa dan prestasinya
“Asupan gizi sangat penting bagi atlet, terutama mereka yang berada pada usia pertumbuhan. Mari kita dukung program makanan bergizi dari pemerintah pusat. Prestasi tidak lahir dari latihan saja, tetapi juga dari nutrisi yang baik,” ujar Zaki.
Zaki juga berpesan agar para atlet tetap semangat dan tidak mudah menyerah. Giat berlatih dan berdisiplin jadi salah satu kunci juga dalam meraih prestasi terbaik
“Jangan cepat puas dan jangan cepat menyerah. Terus berlatih lebih keras, karena tantangan di depan lebih besar. Saya berharap semakin banyak atlet Kabupaten Tangerang yang mampu bersaing di tingkat nasional dari berbagai cabang olahraga,” katanya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk peduli kepada pendidikan anak-anaknya dan mampu mengarahkannya pada kegiatan positif melalui olahraga yang disenanginya
“Daripada nongkrong tidak jelas, lebih baik ajak anak-anak kita berolahraga. Futsal, bulutangkis, voli, basket, renang, apa saja—yang penting mereka suka dan bisa aktif sehingga tumbuh sebagai generasi yang sehat, produktif, dan bermental kuat,” ungkapnya. (Red)
Jakarta, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meraih penghargaan Apresiasi Cita Daerah, nominasi pekerjaan layak dan ekonomi lokal dari Kompas TV. Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Bupati Tangerang di Studio Kompas TV, Sabtu malam (15/11/25)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur dan trima kasih atas dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak yang begitu besar sehingga para pelaku UMKM di Kab. Tangerang dapat tumbuh dan berkembang semakin kuat serta mampu menciptakan lapangan kerja baru
"Alhamdulillah, apa yang saya terima hari ini adalah hasil dari kerja bersama dan kolaborasi bersama seluruh elemen masyarakat, praktisi, akademisi, dunia usaha dan media. Para pelaku UMKM kita jadi makin berkembang dan maju. Dan mampu memberikan lapangan kerja baru kepada masyarakat," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Dia juga tidak menutup mata akan segala kekurangan yang masih terjadi. Kekurangan yang terjadi tidak akan pernah menyurutkan semangat, namun menjadi pelecut semangat dan tenaga untuk terus berupaya maksimal bagi kepentingan masyarakat.
"Masih ada kekurangan dan ketidaksempurnaan yang terjadi. Namun itu tidak menyurutkan komitmen kami bersama Bu Intan dan seluruh perangkat daerah untuk terus berupaya membenahi dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat, baik itu dalam hal pelayanan dan pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat," tandasnya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman mengatakan bahwa penghargaan yang diberikan tersebut juga merupakan bentuk apresiasi bagi pemerintah daerah yang telah secara aktif dan nyata mendukung peningkatan kapasitas UMKM dan industri kreatif di daerah.
"Penghargaan ini diberikan sebagai salah satu langkah apresiasi bagi pemerintah daerah yang memberikan dukungan nyata dalam peningkatan UMKM lokal dan industri kreatif serta kesempatan yang sama untuk masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan yang layak," ungkap Maman.
Dia menambahkan pekerjaan layak dan perlindungan sosial merupakan elemen dalam agenda pembangunan 2030 serta menjadi alat pengentasan kemiskinan yang efektif di Indonesia. UMKM juga merupakan motor penggerak ekonomi nasional dan salah satu sumber kekuatan lokal.
"Sektor usaha mikro kecil dan menengah tentunya menjadi salah satu tulang punggung ekonomi dan juga memberikan ruang kesempatan dan jembatan bagi orang-orang yang mungkin punya keterbatasan waktu, keterbatasan fisik, keterbatasan segala macam tetapi UMKM mampu menjawab solusi secara komprehensif," imbuhnya
Pihaknya pun mengucap terima kasih dan mengapresiasi Kompas TV yang juga secara aktif bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya mendukung tumbuh kembangannya ekonomi lokal dan pemberdayaan UMKM. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Meskipun diguyur hujan, antusiasme masyarakat tidak surut untuk menghadiri Tabligh Akbar KIMFest 2025 yang menghadirkan penceramah terkenal, Ustaz Hilman Fauzi.
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tangerang H. Herman Suwarman, turut hadir dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang senantiasa aktif memperkuat ekosistem informasi publik di Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Sachrudin menegaskan bahwa gelaran KIMFest serta peran strategis KIM merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Terlebih di era digital, ketika arus informasi bergerak begitu cepat dan sering kali sulit dikendalikan.
“Fondasi spiritual yang kuat menjadi sangat penting agar setiap langkah kita dalam menyebarkan informasi selalu dilandasi nilai kebenaran, kejujuran, serta kebermanfaatan. Kita tidak hanya dituntut menyebarkan informasi, tetapi memastikan bahwa informasi itu benar, bermanfaat, dan membawa kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya di hadapan ratusan warga yang memadati area Alun-alun Ahmad Yani, Jumat malam (14/11/25).
Sachrudin juga berharap Tabligh Akbar ini mampu memberikan pencerahan dan motivasi bagi masyarakat, khususnya para anggota KIM, agar semakin mantap dalam menjalankan tugasnya sebagai penyampai informasi sekaligus sebagai hamba Allah yang istiqamah dalam menyebarkan kebaikan.
“Jadikan momentum ini sebagai refleksi diri dan sarana bermunajat kepada Allah SWT. Semoga ikhtiar kita sebagai garda terdepan dalam penyajian informasi yang membawa kemaslahatan selalu diberi kemudahan dan keberkahan oleh Allah SWT,” tutupnya.
Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) 2025 masih akan berlangsung hingga Sabtu, 15 November 2025. Ragam suguhan menarik di Booth Pameran KIM dari berbagai provinsi turut memeriahkan acara, menampilkan produk-produk unggulan, inovasi digital, serta kearifan lokal yang inspiratif. (red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-13 tingkat Kecamatan Kronjo. Kegiatan yang dihadiri oleh para tokoh agama, Muspika, LPTQ, MUI dan masyarakat setempat tersebut digelar di Halaman Kantor Kecamatan Kronjo, Sabtu (15/11/25),
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi penyelenggaraan STQ sebagai upaya memperkuat dan membangun kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan STQ dan MTQ di berbagai kecamatan harus terus dilaksanakan sebagai wadah pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Tangerang.
“Mencintai Al-Qur’an adalah bagian dari membangun masyarakat yang berakhlak. Melalui STQ dan MTQ, kita membina generasi agar terbiasa membaca, menulis, dan memahami Al-Qur’an. InsyaAllah STQ ke-13 ini bukan yang terakhir, tetapi akan terus dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat, pemerintah, dan para kiai di Kecamatan Kronjo,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Dia menyebut bahwa pelaksanaan STQ tingkat kecamatan memiliki kontribusi besar terhadap prestasi MTQ Kabupaten Tangerang di tingkat Provinsi Banten dan nasional. Dalam empat tahun terakhir, Kabupaten Tangerang selalu berhasil meraih hasil gemilang pada MTQ tingkat provinsi.
“Ini adalah hasil kerja keras kita semua, panitia, para pembina, dan seluruh masyarakat. Tahun depan, MTQ Kabupaten Tangerang akan digelar di Kecamatan Pagedangan. Saya yakin kafilah dari Kronjo mampu memberikan yang terbaik untuk mewakili kecamatan di tingkat kabupaten,” tambahnya.
Bupati Maesyal mengungkapkan dampak lain dari penyelenggaraan STQ selain memperkuat keharmonisan antara ulama, pemerintah, dan masyarakat, juga berdampak pada sektor ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar. Keberadaan UMKM yang ikut meramaikan acara STQ atau MTQ tingkat kecamatan mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“STQ ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga bagian dari komitmen kita semua untuk menjaga keharmonisan dan membangun generasi Qur’ani serta berdampak bagi perekonomian masyarakat. Terima kasih kepada seluruh panitia, LPTQ, MUI, para kyai, dan masyarakat Kecamatan Kronjo yang telah bekerja keras mensukseskan acara ini,” ucapnya.
Dia berpesan agar semua peserta, panitia dan dewan juri serta masyarakat bisa bersama-sama menjaga ketertiban, sengat kebersamaan dan kejujuran.
"Mari kita bersama-sama sukseskan STQ ke-13 ini, kita jaga agar kegiatan dapat berjalan lancar dan melahirkan qari-qariah terbaik yang akan mengharumkan nama Kecamatan Kronjo di tingkat kabupaten hingga provinsi," pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat kembali terlihat di Kabupaten Tangerang. Peningkatan layanan ini diwujudkan melalui kegiatan penyaluran alat kesehatan (alkes) untuk posyandu dan literasi keuangan di Gedung Serba Guna Kantor Kecamatan Legok, pada Jumat, (14/11/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama PT. Mitra Bisnis Keluarga Ventura Cabang Legok. Selain penyaluran alkes, acara juga diisi dengan literasi keuangan oleh OJK dan sosialisasi program PT. Mitra Bisnis Keluarga Ventura.
Waka 2 Baznas Kabupaten Tangerang, Andi Irawan berharap bantuan alkes ini dapat secara signifikan mendukung upaya penanganan stunting dan gizi buruk di tingkat desa.
"Bantuan yang disalurkan berupa 55 unit alkes yang terdiri atas 22 timbangan dewasa dan 33 timbangan bayi digital. Setiap desa menerima lima unit, yakni dua timbangan dewasa dan tiga timbangan bayi digital," ujar Nawawi.
Kolaborasi ini menunjukkan komitmen berbagai pihak untuk bahu-membahu dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Legok.
Sementara itu, Camat Legok Yusuf Fachroji mengatakan kegiatan penyerahan alkes ini diberikan kepada posyandu di 10 Desa dan 1 Kelurahan di wilayah Kecamatan Legok. Program ini merupakan bentuk kerja sama antara PT. MBK Ventura dan Baznas.
Yusuf menilai bantuan ini sangat penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, terutama pemantauan tumbuh kembang balita. “Alhamdulillah ini menjadi hal yang positif. Posyandu kini mendapat perhatian dari MBK dan Baznas untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat di bidang kesehatan,” terang Yusuf di lokasi.
Yusuf menjelaskan bahwa kehadiran alkes baru menjadi dorongan bagi para kader posyandu untuk bekerja lebih optimal. “Ini menjadi motivasi bagi seluruh kader posyandu untuk lebih semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam memantau kondisi balita,” kata Yusuf.
Menurut Supervisor PT. MBK Ventura Lia Susanti merasa sangat bersyukur bisa membantu menyalurkan dana Zakat yang dihimpun oleh Baznas. Bahwasannya perusahaan kami PT MBK Ventura telah menjadi perusahaan pembayar zakat terbaik melalui baznas RI tahun 2025.
Dalam program ini MBK juga mengundang OJK Banten untuk memberikan literasi keuangan agar masyarakat lebih baik dalam pengelolaan keuangan demi bisa meningkatkan kesehatan keluarga.
Pada saat bersamaan, peserta dari Desa Caringin, Ibu Widia, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan dan bantuan alkes sangat bermanfaat bagi desa, khususnya bagi posyandu.
“Tentunya ini sangat bermanfaat bagi kami untuk di posyandu-posyandu kami,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar kolaborasi pemberian fasilitas tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. “Harapan ke depan, mudah-mudahan bisa lebih kolaborasi lagi untuk desa-desa, bisa memberikan fasilitas lainnya, khususnya untuk kegiatan stunting di desa-desa se-Kabupaten Tangerang,” tutup dia. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengunjungi warga RW. 11 Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis untuk mendengarkan langsung aspirasi masyarakat terkait persoalan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut, Jumat, (14/11/25).
Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi oleh anggota dewan, Kadis Bina Marga dan SDA Iwan Firmansyah, Kadis Perkim Bambang Sapto, Camat Pasar Kemis, serta Lurah Kuta Jaya mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah yang hadir untuk memastikan pelayanan dan permasalahan masyarakat dapat tertangani dengan baik.
“Saya hadir di sini karena ini adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada perbedaan, semua warga Kabupaten Tangerang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan perhatian. Pemerintah bersama masyarakat harus bergotong royong membangun wilayah ini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia juga mengapresiasi jajaran perangkat daerah yang sudah melakukan survei awal di lokasi, termasuk pengecekan gorong-gorong yang diduga menjadi salah satu penyebab utama terjadinya pengumpulan dan banjir.
“Pak Kadis Bina Marga sudah turun langsung melihat kondisi gorong-gorong, untuk memastikan titik permasalahan. Ini menunjukkan komitmen kita untuk menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa salah satu kendala di lapangan yang dihadapi adalah adanya bangunan yang berada di atas saluran aliran air. Untuk itu, dia bersama tim teknis terkait, kecamatan dan kelurahan berkomunikasi langsung dengan pemilik bangunan agar proses penanganan dapat segera dilakukan.
"Ini harus cepat kita selesaikan. Jika semua pihak punya niat baik untuk kepentingan umum, insyaAllah akan dimudahkan. Kita ingin banjir berkurang, bahkan kalau bisa tuntas. Ini demi kebaikan warga di sini," tegasnya.
Bupati juga meminta seluruh wilayah, mulai dari kecamatan, kelurahan, RW, RT, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung upaya penanganan dan perbaikan drainase yang akan dilakukan.
Setelah memberikan arahan, Bupati langsung ke lokasi titik permasalahan untuk meninjau kondisi menuju saluran dan memastikan langkah penanganan yang harus segera diambil.
Ketua RW 11 Villa Tangerang Elok, Dadang Jatmika, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Bupati Tangerang di wilayahnya dan menyerap langsung aspirasi warga yang disampaikan
“Alhamdulillah warga bisa menyampaikan langsung kondisi yang terjadi, khususnya ketika hujan deras, sering terjadi banjir. Karena itu kami mengajukan normalisasi drainase agar permasalahan ini bisa teratasi,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kawasan Villa Tangerang Elok terdiri dari tujuh RW dengan total 54 RT, dan RW 11 merupakan salah satu wilayah terkecil yang terdampak.
“Harapan besar kami, agar program penanganan drainase ini segera direalisasikan sehingga kawasan Elok dapat kembali menjadi lingkungan yang nyaman bagi warga,” ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan kegiatan Jum'at Keliling (Jumling) dan meresmikan Masjid Al Wustho RW 15 Perumahan Taman Buah 2 Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, sekaligus melaksanakan Sholat Jumat berjamaah, Jumat (14/11/25).
Dalam perayaannya, Bupati menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas berdirinya Masjid Al Wustho sebagai sarana ibadah yang lebih nyaman dan menjadi pusat kegiatan keagamaan serta sosial warga RW. 15 Perum Taman Buah 2 Kelurahan Kutabumi.
“Masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah sholat, tetapi juga pusat pendidikan dan pembinaan umat, serta wadah memperkuat nilai-nilai persaudaraan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia juga mengajak seluruh warga dan pengurus DKM Masjid Al Wustho untuk bersama-sama merawat dan memakmurkan masjid agar dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.
“Saya berharap Masjid Al Wustho dapat menjadi tempat lahirnya generasi berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Mari kita makmurkan masjid ini bersama-sama,” ajaknya.
Dia menambahkan bahwa kegiatan Shalat Jumat berjamaah merupakan upaya mendekatkan pemerintah dengan masyarakat serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat.
“Pembangunan di Kabupaten Tangerang bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga pembangunan mental dan spiritual. Hal ini sejalan dengan visi kita: Tangerang Gemilang, maju, sejahtera, berdaya dan religius,” tandasnya.
Dia juga berharap peresmian Masjid Al Wustho tersebut menjadi momentum bersama untuk semakin memperkuat persahabatan, meningkatkan aktivitas keagamaan dan kepedulian sosial, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan dari Baznas sebesar Rp. 20 juta ke DKM Masjid Al Wustho.
“Semoga bantuan sarana keagamaan dari Baznas ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Trima kasih kepada Baznas Kabupaten Tangerang yang terus bersama pemerintah dalam pembangunan daerah,” tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokis.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung pembangunan pompa air pengendali banjir di kawasan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kamis (13/11/25).
Dalam tinjauannya, Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi anggota DPRD Provinsi Banten serta jajaran Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Lurah mengatakan bahwa pembangunan pompa air di Bencongan tersebut merupakan salah satu langkah antisipatif menghadapi musim penghujan dan mengurangi risiko banjir di wilayah perbatasan Kabupaten dan Kota Tangerang.
“Di Bencongan ini, saya bersama dengan dewan Provinsi Banten meninjau langsung pemasangan pompa air sebagai antisipasi di musim penghujan. Mudah-mudahan dengan pompa ini bisa mengurangi tingkat genangan atau volume air saat banjir,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia juga menambahkan bahwa selain pembangunan pompa. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dan berkolaborasi lintas wilayah antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang yang tujuan utamanya agar masyarakat di kedua wilayah ini sama-sama terhindar dari banjir.
“Di wilayah ini memang berbatasan langsung dengan Kota Tangerang. Nanti kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Wali Kota Tangerang agar upaya pengendalian banjir bisa dilakukan bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menjelaskan bahwa pihaknya tengah membangun pompa pengendali banjir berkapasitas 180m³ perjam di RW 25, Jalan Mataram, Kelurahan Bencongan Indah. Pompa ini dibangun untuk mengatasi genangan yang kerap terjadi akibat meluapnya Kali Sabi saat curah hujan tinggi.
“Kehadiran pompa ini diharapkan mampu mempercepat aliran air dan mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman sekitar. Sebagai tindak lanjut, kami juga telah merencanakan pembangunan tiga unit pompa tambahan di RW 18, RW 20, dan RW 31 Bencongan pada tahun 2026,” jelas Iwan.
Selain pembangunan pompa, pihaknya juga akan melakukan peninggian tanggul di Kali Sabi untuk memperkuat perlindungan terhadap luapan air.
"Upaya terpadu ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan infrastruktur pengendali banjir dan mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat," tandasnya
Sebelum melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan pompa air, Bupati Tangerang bersama rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi Puskesmas Jalan Kutai dan Puskesmas Jalan emas Kecamatan Kelapa Dua untuk melihat secara langsung pelayanan kesehatan terhadap masyarakat sekitar. (Red)
© 2018 Lensafokus.id. All rights reserved. support by pamulang.net
