Wabup Intan Hadiri Penyerahan Bantuan CSR Program Lippo PRIMA di SDN Gerubug I

Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah menghadiri acara penyaluran bantuan Program Lippo PASTI, salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Lippo Karawaci Tbk di SD Negeri Gerubug 1, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (29/10/25).

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan apresiasi kepada PT. Lippo Karawaci yang telah menyalurkan CSR-nya kepada pihak SDN Gerubug 1. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan terima kasih kepada PT Lippo Karawaci yang telah peduli terhadap dunia pendidikan. Ini merupakan bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam meningkatakan mutu pendidikan di Kabupaten Tangerang. Semoga seluruh keluarga besar Lippo Karawaci diberikan kesehatan, kelancaran usaha, dan terus bisa berbagi untuk masyarakat sekitar,” ujar Wabup Intan

Dia menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggungjawab bersama, bukan hanya pemerintah tetapi seluruh elemen bangsa. Untuk itu, dukungan dan kolaborasi aktif dari dunia usaha sangat penting untuk mendorong pemerataan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini juga diharapkan mampu menguatkan dan meningkatkan semangat gotong royong antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang.

“Pendidikan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh elemen bangsa. Dengan sinergi yang telah terjalin baik ini, juga mendorong pemerataan pendidikan dan kesejahteraan dalam rangka mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” tandasnya.

Pihaknya berharap bantuan yang disalurkan bisa dimanfaatkan oleh pihak sekolah dengan sebaik-baiknya sehingga dapat menambah semangat belajar para anak didik dan berdampak positif bagi peningkatan pelayanan pendidikan di SDN Gerubug 1.

“Semoga bantuan berupa laptop untuk sekolah, makanan bergizi, dan susu bagi siswa-siswi SDN Gerubug 1 yang diberikan hari ini, bukan hanya menambah semangat bagi anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita, namun juga meningkatkan pelayanan di di SDN Gerubug 1,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga melihat berbagai fasilitas di SDN Gerubug 1 dan berdialog langsung dengan para siswa-siswi dengan penuh kehangatan dan penuh keceriaan. Dia juga memberikan pesan-pesan kepada para siswa untuk tetap semangat belajar, disiplin, dan berani bermimpi tinggi.

“Siapa yang mau jadi dokter? Siapa yang mau jadi bupati? Jangan takut untuk bermimpi tinggi, semua bisa asal rajin belajar, tekun dan hormat pada orang tua dan guru,” pungkasnya

Turut hadir juga dalam acara tersebut: Anggota DPRD Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang, Direktur Government and Community Relations PT Lippo Karawaci, Camat Kelapa Dua, Lurah Bojong Nangka, para guru dan para tokoh masyarakat setempat. (Red)

Tingkatkan Layanan Sosial, Pemkab Tangerang Latih Ratusan Petugas Pemulasaraan Jenazah

TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Bag. Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) menggelar Pelatihan Petugas Pemulasaraan Jenazah Tahun 2025, di Hotel Lemo, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat pelayanan sosial-keagamaan sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kemanusiaan.

Adapun kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, yang nantinya akan menjadi ujung tombak pelayanan pemulasaraan jenazah di wilayah masing-masing.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang diwakili Kabag Kesra, Chaidir menjelaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memuliakan kehidupan dan kematian warga.

“Kematian adalah suatu kepastian. Dalam Islam, memuliakan jenazah adalah kewajiban fardhu kifayah yang menjadi tanggung jawab bersama umat. Karena itu, kemampuan dalam memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah sesuai syariat adalah bentuk penghormatan terakhir yang sangat mulia,” ujarnya di lokasi.

Menurut Chaidir, kegiatan ini merupakan bagian penting dari visinya membangun Kabupaten Tangerang yang Sejahtera, Religius, dan Berdaya Saing. Dengan adanya pelatihan ini, setiap desa dan kelurahan diharapkan memiliki petugas terlatih yang tidak hanya memahami tata cara pemulasaraan secara syar’i, tetapi juga melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab, ketenangan, dan keikhlasan.

“Pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di momen-momen duka cita yang memerlukan empati dan profesionalitas tinggi,” tambahnya.

Selain memperkuat kemampuan teknis, kegiatan ini juga diharapkan membangun solidaritas antarwarga dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sosial masyarakat.

Pelatihan pemulasaraan jenazah ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara Pemerintah Daerah, tokoh agama, dan masyarakat, guna memastikan pelaksanaan syariat Islam di bidang pelayanan sosial keagamaan berjalan secara berkelanjutan.

Selama ini, Pemkab Tangerang telah menjalankan berbagai program penguatan keagamaan, mulai dari pembangunan sarana ibadah, bantuan operasional lembaga keagamaan, program sanitasi pesantren, hingga pelatihan-pelatihan bagi petugas pelayanan umat.

“Semua program tersebut adalah bagian dari komitmen kita untuk membangun masyarakat yang berakhlak, berempati, dan berjiwa sosial tinggi,” jelasnya.

Chaidir menegaskan bahwa menjadi petugas pemulasaraan jenazah bukan hanya pekerjaan sosial, tetapi juga amal ibadah dengan pahala besar di sisi Allah SWT.

"Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada seremonial, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan. Jadilah petugas yang profesional, amanah, dan ikhlas, karena tugas ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan hati dan pengabdian,” pesannya.

“Semoga pelatihan ini menambah pengetahuan, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di Kabupaten Tangerang,” tandas dia. (Red)

Bupati Harap Anggota DPRD Provinsi Banten Terus Mendukung dan Memperjuangan Prioritas Pembangunan Di Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid para anggota DPRD Provinsi Banten terus mendukung dan memperjuangkan prioritas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menerima kunjungan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten, masa persidangan ke-1 (satu), tahun Sidang 2025-2026 di Pendopo Bupati, Jl. Kisamauan Kota Tangerang, Rabu (29/10/25)

“Kami berharap bapak-bapak anggota DPRD Provinsi Banten ini terus mendukung dan mampu membawa serta memperjuangkan segala aspirasi, perencanaan prioritas dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tangerang, melalui anggaran Pemerintah Provinsi Banten” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi para anggota DPRD Provinsi Banten yang telah memilih Kabupaten Tangerang sebagai lokasi pertama pada kunjungan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten, masa persidangan ke-1 tahun 2025 ini.

“Kami atas nama pemerintah daerah atas nama masyarakat Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada bapak-bapak anggota DPRD Provinsi Banten dengan agenda reses yang pertama di Kabupaten Tangerang. Semoga kunjungan ini membawa manfaat untuk kemajuan bersama,” ucapnya

Ketua kunjungan reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten, Tubagus Luay Sofhani dari Fraksi PAN mengungkapkan bahwa kunjungan Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten, masa persidangan kesatu tersebut bertujuan untuk mendengarkan langsung secara obyektif berbagai aspirasi dari pemerintah kabupaten/kota serta untuk merumuskan langkah-langkah solutif terhadap segala hambatan yang dihadapi.

“Terima kasih Pak Bupati sangat responsif terhadap kedatangan kami. InsyaAllah apa yang kita bahas dan disampaikan hari ini, akan kami bawa dan bahas lebih lanjut secara kelembagaan di DPRD dengan pak gubernur. Semoga kunjungan ini juga semakin memperkuat sinergi dan koordinasi yang telah terjalin baik,” ujarnya. (Red)

Bupati Tangerang Buka Rakor Realisasi Investasi Triwulan III Provinsi Banten

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka Rapat Koordinasi Rilis Realisasi Investasi Triwulan III dan Periode Januari–September Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten. Acara yag dihadiri oleh Kepala DPMPTSP Provinsi Banten dan para Kepala DPMPTSP Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten tersebut digelar di Aula Kantor BPKAD Kabupaten Tangerang, Selasa (28/10/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat sinergi antar pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan realisasi investasi di Provinsi Banten.

“Pengelolaan investasi merupakan bagian dari tugas pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota. Tugas ini memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah, salah satunya melalui pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan nyaman bagi para pelaku usaha,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa kemudahan, kepastian dan kondusifitas wilayah dalam investasi menjadi kunci utama tumbuhnya kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Banten, khususnya di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, pemerintah daerah wajib memastikan bahwa setiap pelaku usaha mendapatkan kemudahan dan rasa aman dalam menjalankan aktivitas ekonominya.

“Kita diwajibkan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pelaku usaha. Dengan begitu, investasi akan tumbuh dan berdampak langsung pada peningkatan lapangan kerja serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dia juga menekankan bahwa peningkatan investasi akan berpengaruh terhadap roda perekonomian daerah yang semakin baik. Pertumbuhan ekonomi yang baik tersebut akan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ekonomi kerakyatan.

"Peningkatan investasi bagi daerah akan berkorelasi langsung dengan roda perekonomian yang semakin baik dan menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan pendapatan masyarakat," ungkapnya

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Banten untuk terus menguatkan kolaborasi dan meningkatkan kinerja pelayanan publik, terutama dalam sektor perizinan dan fasilitasi investasi.

“Mari kita jadikan pertemuan ini sebagai momentum berbagi pengalaman dan memperkuat koordinasi antar daerah. Semoga sinergi ini dapat mempercepat pertumbuhan investasi dan pembangunan ekonomi di seluruh wilayah Banten,” pungkasnya. (Red)

Sekda dan Kepala Bappeda Hadiri Rakor Sinkronisasi Program Kementerian dan LPNK dengan Pemerintah Daerah

Sumedang, lensafokus.id -- Sekretaris Derah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja bersama Kepala Bappeda menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025. Acara terserbut digelar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (27/10/25).

Di sela-sela rakor, Sekda Soma mengatakan bahwa, Rakor tersebut diikuti oleh para Sekretaris Daerah dari seluruh Indonesia dan dijadwalkan akan berlangsung selama empat hari terhitung mulai tanggal 26-29 Oktober mendatang di IPDN Jatinangor.

“Menindaklanjuti Surat Edaran Mendari Nomor 600.3/7565/SJ, hari ini, saya bersama Kepala Bappeda hadir langsung mengikuti Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah Tahun 2025. Dimulai dari kemarin malam sampai hari ini sudah berlangsung dua hari dari rencana empat hari, bersama pemerintah daerah seluruh Indonesia jadi hadir di sini para sekda provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia,” ungkap Soma.

Lanjut dia, Rakor tersebut juga membahas isu-isu strategis nasional, di antaranya dana transfer daerah, keselarasan pelaksanaan program dan kegiatan antara pemerintah pusat dan daerah serta isu-isu lainnya.

“Acara ini sangat penting untuk menyinkronkan berbagai program dari pemerintah pusat dengan pemerintah daerah misalnya isu soal dana transfer ke daerah yang dirasakan oleh daerah itu berkurang banyak dan isu lainnya yang dipaparkan oleh Menteri Dalam Negeri, Wamendagri, Bappenas RI, Kementerian Keuangan dan unsur kementerian terkait lainnya,” ujarnya.

Pihaknya menyambut baik Rakor Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah terserbut yang diikuti sekitar 38 Sekda provinsi, 38 Kepala Bappeda provinsi, 514 Sekda kabupaten/kota dan 514 Kepala Bappeda kabupaten/kota seluruh Indonesia.

“Kami memahami konsep pemerintah pusat bahwa pada akhirnya daerah harus mampu mandiri tanpa terlalu bergantung kepada pemerintah pusat untuk mengelola pelayanan publiknya, mengelola manajemen pemerintahannya, mengelola anggarannya di daerah masing-masing. Insya Allah banyak hal yang bisa kita sinkronkan pada kesempatan yang baik ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memaparkan bahwa Rakor tersebut selain untuk menyikronisasi program dan kegiatan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah juga untuk mengevaluasi pelaksanaan program yang telah dan sedang berjalan serta mempersiapkan penyusunan RKPD tahun 2026.

“Rapat koordinasi ini di antaranya mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan 2025 yang telah dan sedang berjalan dan juga memberikan bekal kepada rekan-rekan untuk menyusun RKPD Rencana Kerja Pemerintah Daerah dalam penyusun APBD di tahun 2026,” jelas Tito.

Pihaknya juga menekankan bahwa program-program unggulan Presiden Prabowo Subianto untuk menanggulangi dan mengatasi masalah seperti, stunting, kemiskinan ekstrem, penggangguran, perumahan kumuh, ketahanan pangan, sampah dan program-program lainnya harus terus dioptimalkan.

“Program pemerintah daerah harus linier dan selaras dengan program unggulan Bapak Presiden. Rekan-rekan harus betul-betul memberikan atensi dan menjadikannya prioritas. Kita hadirkan Kementerian PU, keuangan, kesehatan, Riset Dikti, pendidkan dasar dan menengah, KemanPAN, Kemensos, Koperasi, Bappenas dan kementerian lainnya agar bapak/ibu semakin paham dan jelas,” ungkapnya. (Red)

Wabup Intan Tinjau Progres Pelaksanan Program Bedah Rumah Di Kecamatan Kemiri

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah meninjau pelaksanaan program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Selasa (28/10/25).

Wabup Intan didampingi Camat Kemiri dan unsur Forkopimcam untuk melihat langsung sejauh mana progres pelaksanaan progam bedah RTLH di Kecamatan Kemiri pada triwulan akhir tahun anggaran 2025 saat ini.

"Hari ini, saya didampingi pak camat ada relawan juga di sini ada Forkopimcam mengunjungi 2 rumah yang pertama sudah selesai di bedah dan satu lagi rumah masih proses renovasi. Saya juga ingin melihat langsung sejauhmana progres rumah yang dibedah dan berdialog dengan warga penerima manfaat di Kecamatan Kemiri," ungkap Wabup Intan.

Dia mengungkapkan, Kecamatan Kemiri mendapatkan kuota sebanyak 50 unit RTLH yang dibedah pada tahun 2025 ini. Dia juga meminta pihak kecamatan maupun pemerintah desa terus berkolaborasi dan bergotong royong mengadakan program serupa dengan menggandeng pihak lainnya, khususnya para pengembang untuk melakukan bedah RTLH di Kecamatan Kemiri.

"Kecamatan Kemiri tahun ini dapat 50 unit rumah yang dibedah. Saya harap pihak kecamatan dan pemerintah desa terus berkolaborasi untuk juga membuka ruang kerjasama dengan pihak pengembang untuk program serupa sehingga makin banyak masyarakat yang dapat dibantu. Mudah-mudahan tahun depan bisa dapat 100 unit supaya lebih merata," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga mengunjungi rumah Ibu Aisyah, seorang warga Desa Kemiri yang suaminya menderita sakit selama 5 tahun dan memberikan bantuan berupa kursi roda dan sembako.

"Kami juga mengunjungi kediaman Bu Aisyah yang suaminya menderita sakit selama 5 tahun. Kita berikan kursi roda dan bantuan lainnya untuk meringankan bebannya. Semoga kunjungan kita kali ini juga bisa menambah semangat Bu Aisyah dan keluarganya," pungkasnya. (Red)

Bupati Tangerang Ajak Generasi Muda Jaga dan Kuatkan Semangat Persatuan

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Selasa (28/10/25).

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Hj. Intan Nurul Hikmah, unsur Forkopimda, para kepala OPD, organisasi kepemudaan, serta tokoh masyarakat dan pelajar.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh generasi muda untuk meneladani semangat para pemuda 1928 yang telah mewariskan nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Ikrar Sumpah Pemuda harus terus dijaga sebagai kekuatan moral dan sosial dalam menghadapi tantangan zaman.

“Hampir satu abad yang lalu, para pemuda dari berbagai daerah dan latar belakang berkumpul untuk menyatakan satu ikrar: Satu Tanah Air, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa, Indonesia. Ikrar itu bukan hanya kata-kata, tapi tekad yang lahir dari kesadaran mendalam akan pentingnya persatuan dalam perjuangan. Semangat inilah yang harus terus kita hidupkan di masa kini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui berbagai program kesehatan, pembinaan kepemudaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan SDM yang unggul, tangguh dan religius diharapkan generasi muda sebagai calon-calon pemimpin bisa menjadi pelopor dan penggerak pembangunan di segala bidang.

“Kami ingin para pemuda Tangerang yang unggul, tangguh dan religius menjadi pelopor inovasi, pelindung persatuan, dan pelaku pembangunan yang membawa Kabupaten Tangerang semakin gemilang,” harapnya.

Pada upacara tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan penghargaan kepada tokoh pemuda berprestasi serta menyerahkan 200 beasiswa pendidikan bagi anak muda berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menyampaikan bahwa program pemberian beasiswa ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam membangun generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Program ini bukan hanya bentuk bantuan finansial, tetapi juga investasi jangka panjang pemerintah daerah terhadap masyarakat dan generasi muda Kabupaten Tangerang," jelas Wabup Intan

Lanjut dia, melalui pendidikan yang berkualitas berarti juga membangun karakter, semangat, dan komitmen untuk berjuang serta bersatu demi kemajuan bangsa. Untuk itu, dia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Mari kita jadikan momentum Sumpah Pemuda ini sebagai penyemangat untuk terus berbuat, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat. Semangat Hari Sumpah Pemuda harus menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus bekerja keras, menjaga persatuan, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing,” pungkasnya. (Red)

Wabup Intan Hadiri Simulasi Manasik Haji Siswa TK

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri tarbiyah simulasi manasik haji siswa Taman Kanak-kanak (TK) yang digelar Al Muhmudah Manasik Training Center Lubana Sengkol, Tangerang Selatan, Senin (27/10/25).

Dalam sambutannya, Wabup Intan menyambut baik kegiatan bagi anak-anak TK tersebut dalam rangka mengenalkan dan mensimulasikan salah satu rukun Islam sejak dini, agar mereka nantinya juga termotivasi untuk senantiasa menyelaraskan pola hidupnya sesuai dengan teladan Nabi Muhammad SAW.

"Tujuan kegiatan ini supaya anak anak belajar salah satu rukun Islam, salah satunya adalah ibadah haji. Semoga pembelajaran simulasi ini menjadikan motivasi bagi mereka untuk menjadi generasi yang tangguh, soleh dan sholehah, tahu mana yang dilarang dan tidak dan mana yang baik dan mana yang buruk," ujar Wabup Intan.

Menurut dia, generasi unggul itu tidak hanya pintar, mampu menguasai ilmu dan teknologi tapi juga memiliki mental dan spiritual yang tinggi.

"Generasi emas ke depan yang unggul ini sebagai calon pimpinan Kabupaten Tangerang, juga harus punya mental dan spiritual agama yang cukup tinggi agar mereka nantinya tidak hanya jadi penonton tapi juga pelaku-pelaku pembangunan," tandasnya.

Menurut dia, simulasi manasik haji ini juga mengajarkan bagaimana anak-anak berperilaku santun, saling berbagi dan berperilaku hidup bersih dalam setiap tutur kata dan tindakannya setiap hari.

"Hari ini saya dengan Bunda PAUD Kabupaten Tangerang hadiri untuk sama-sama melihat bagaimana anak-anak kita ini bisa melaksanakan simulasi ibadah haji yang juga mengajarkan kepada mereka untuk senantiasa berperilaku santun, saling berbagi dan juga diajarkan cara hidup bersih, baik itu cuci tangan maupun buang sampah pada tempatnya," jelasnya.

Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Tangerang, Lies Aan Rodiantini menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan dukungan motivasi bersama bahwa pendidikan usia dini itu penting dan jadi prioritas agar anak-anak menjadi lebih maju dan berkembang semakin baik

"Mudah mudahan pembelajaran ini menjadikan kualitas pendidikan anak usia dini menjadi lebih baik lagi menuju Tangerang semakin gemilang," ujarnya. (Red)

Bupati Tangerang Dampingi Wapres RI Gibran Rakabuming Raka Tanam Mangrove

Tangerang,- lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq dan Wakil Menteri LH Diaz Hendropriyono, Gubernur Banten, Kapolda Banten melakukan tanam mangrove di Taman Mangrove di Ketapang Urban Aquacukture (KUA), Kec. Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin, (27/10/25).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa program penataan wilayah pesisir Desa Ketapang telah berjalan sejak tahun 2018. Saat itu, Pemkab Tangerang menetapkan kawasan pesisir Desa Ketapang seluas 15 hektare di atas tanah milik Pemda sebagai kawasan percontohan pengelolaan pesisir terpadu.

“Pada tahun 2018, ketika Bupati Tangerang masih dijabat oleh Bapak Zaki Iskandar, kami diberi tugas untuk mengembangkan wilayah pesisir di Desa Ketapang. Program ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu perbaikan lingkungan melalui penanaman mangrove dan pengendalian abrasi, peningkatan ekonomi masyarakat pesisir, serta penataan hunian masyarakat nelayan agar lebih layak dan sehat,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Lanjut dia, dalam pelaksanaannya, sebanyak 84 unit rumah layak huni telah dibangun dan diserahkan kepada masyarakat nelayan. Hunian tersebut dilengkapi fasilitas air bersih yang memadai serta lingkungan yang tertata dengan baik. Selain itu, pemerintah juga membangun jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten, Kementerian PUPR, dan Kementerian Lingkungan Hidup, serta dukungan program CSR dari pihak ketiga.

"Program penataan pesisir Ketapang juga berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat setempat. Para nelayan kini tidak hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan, tetapi juga mengembangkan usaha olahan hasil laut seperti bakso ikan, kerupuk udang, dan berbagai produk UMKM lainnya yang dikelola oleh istri-istri nelayan," imbuhnya

Selain sebagai kawasan konservasi dan studi, KUA juga menjadi tujuan wisata, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Hal ini menjadi bukti bahwa pembangunan berbasis lingkungan juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat

“Kawasan Ketapang kini menjadi salah satu destinasi wisata mangrove di Kabupaten Tangerang. Banyak masyarakat dari dalam maupun luar daerah yang datang berkunjung, sekaligus menikmati hasil olahan laut buatan warga setempat,” ujarnya.

Dia menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI melalui Wakil Presiden yang telah berkenan hadir bersama Menteri LH dan seluruh jajarannya di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

"Terima masih kepada Pak Presiden, Pak Wakil Presiden, Menteri Lingkungan Hidup dan seluruh jajarannya. Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir," pungkasnya

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq mengatakan Indonesia merupakan negara dengan kawasan mangrove terluas di dunia yang harus terus dijaga dan dipertahankan bahkan diperluas.

"Kita memiliki sekitar 23 persen ekosistem mangrove dunia. Potensi karbon dari mangrove di Indonesia mencapai hampir 4 juta ton CO₂ ekuivalen," ujar Hanif Faisol.

Hanif menyebut pemerintah menargetkan pemulihan ratusan ribu hektare mangrove yang telah hilang akibat alih fungsi lahan. Masih terdapat sekitar 750 ribu hektare lahan yang dulunya merupakan mangrove, kini telah beralih fungsi dan tidak lagi menjadi kawasan mangrove.

"Wapres Gibran meminta agar pemerintah segera menyiapkan mekanisme pendanaan yang jelas untuk mendukung rehabilitasi kawasan mangrove. Bapak Wakil Presiden mengarahkan agar mekanisme pendanaan rehabilitasi kawasan tersebut segera dicermati dan disiapkan," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa mangrove memiliki fungsi vital, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun mitigasi perubahan iklim. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen serius dalam menangani permasalahan alih fungsi lahan mangrove secara serius, salah satunya melalui kegiatan tanam mangrove sebagai upaya mengembalikan ratusan ribu hektare kawasan mangrove yang telah beralihfungsi.

"Beliau (Wapres) menegaskan bahwa seluruh kawasan mangrove di pesisir harus ditangani dengan sungguh-sungguh dan berkelanjutan, karena adanya masalah serius di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura), di mana banyak mangrove yang rusak dan hilang," ungkapnya.

Selain menanam mangrove, Gibran juga menyempatkan diri berdialog dan menyampaikan apresiasi kepada para aktivis lingkungan yang berperan dalam pelestarian mangrove di pesisir Tangerang.

"Terima kasih kepada Bapak Bupati bersama masyarakat Kabupaten Tangerang yang sudah peduli dan terus manjaga kawasan mangrove ini terjaga dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar," ujarnya

Diketahui, kawasan mangrove Desa Ketapang kini memiliki 16 jenis tanaman mangrove yang tumbuh dan dikelola oleh masyarakat pesisir. Keberadaan ekosistem ini tidak hanya bermanfaat secara ekologis, tetapi juga menjadi sumber ekonomi baru bagi warga sekitar. (Red)

Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Pemkab Tangerang Tuntaskan Cakupan Imunisasi Polio dan Layanan Kesehatan Yang Optimal

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memastikan seluruh anak mendapatkan imunisasi Polio lengkap dan layanan kesehatan yang optimal.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Polio Sedunia (World Polio Day) Tahun 2025 bersama Rotary District, avata tersebut digelar di Halaman Parkir Supermall Karawaci Kelapa Dua. Minggu, (26/10/25).

“Masih ada sekitar 5 persen sasaran imunisasi yang perlu kita tuntaskan. Ini akan terus kita estafetkan kepada Puskesmas dan Posyandu di seluruh wilayah. Kami mohon dukungan semua pihak, termasuk Rotary, agar anak-anak kita semua terlindungi,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa cakupan imunisasi di Kabupaten Tangerang telah mencapai lebih dari 95 persen pada tahun 2024. Upaya pemberantasan Polio merupakan bagian dari gerakan besar peningkatan kesehatan anak di Kabupaten Tangerang, yang juga mencakup pencegahan stunting, penyakit menular, dan penyakit tidak menular.

“Polio tidak ada obatnya, tapi bisa dicegah dengan imunisasi lengkap. Mari kita pastikan seluruh anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal. Orang tua, guru, tokoh agama, dan kader memiliki peran penting dalam menyebarkan pesan kesehatan ini,” imbuhnya.

Bupati juga menyoroti komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung sektor kesehatan. Ia menyebut bahwa alokasi anggaran bidang kesehatan Kabupaten Tangerang telah mencapai 25 persen dari total APBD, jauh melebihi mandat nasional sebesar 10 persen.

“Anggaran kesehatan kita mencapai 25 persen dari APBD. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke tingkat desa, Posyandu, dan RT/RW. Nanti di akhir tahun, kita akan evaluasi bersama dampaknya bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada Kementerian Kesehatan, WHO, UNICEF, dan Rotary International atas dukungan dan sumbangsihnya dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang bebas Polio.

“Satu anak yang tidak terimunisasi adalah risiko bagi kita semua. Mari kita jaga bersama generasi penerus bangsa dari ancaman Polio,” pungkasnya. (Red)

Page 30 of 242
Go to top