Banten

Banten (6955)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menginstruksikan seluruh jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang untuk memperkuat kehadiran petugas di lapangan sebagai langkah utama dalam mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi kepada masyarakat.

Instruksi tersebut disampaikan saat memimpin Apel Siaga di Kantor Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Selasa (28/7/2026). Menurut Maryono, kehadiran petugas di titik-titik rawan kemacetan menjadi kunci dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

"Kita mungkin tidak bisa menghilangkan kemacetan sepenuhnya. Paling tidak, harus ada petugas Dishub yang berjaga di lapangan agar dapat mengurangi kepadatan lalu lintas. Kehadiran petugas menjadi hal yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Maryono Hasan.

Ia menegaskan, kelancaran arus lalu lintas tidak hanya berdampak pada kenyamanan para pengguna jalan, tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan produktivitas masyarakat. Karena itu, seluruh personel Dishub diminta meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, serta memberikan pelayanan yang cepat, sigap, dan responsif.

Selain fokus pada penanganan kemacetan, Maryono juga meminta Dishub melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai layanan transportasi di Kota Tangerang. Mulai dari pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU), prasarana dan operasional teknis, layanan angkutan perkotaan Tayo, Bus Si Benteng, hingga layanan bus sekolah gratis agar terus ditingkatkan kualitasnya.

"Kita urai satu per satu persoalan yang ada, lalu kita diskusikan bersama langkah penataannya. Harus ada perbaikan dari sisi pelayanan transportasi di Kota Tangerang agar semakin baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," katanya.

IMG 20260728 WA0007

Maryono juga mengingatkan bahwa setiap petugas Dishub merupakan representasi Pemerintah Kota Tangerang di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh personel diminta untuk tetap menjaga semangat, disiplin, profesionalisme, dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas di lapangan.

"Tetap semangat menjalankan tugas. Mari kita bantu masyarakat Kota Tangerang dengan memastikan lalu lintas tetap lancar dan seluruh program kerja Dishub berjalan optimal. Titik-titik kemacetan yang menjadi tanggung jawab kita harus segera ditangani dengan baik," tegasnya.

Usai memimpin apel, Maryono Hasan meninjau Area Traffic Control System (ATCS) Kota Tangerang yang menjadi pusat pengendalian lalu lintas berbasis teknologi. Sistem tersebut telah terintegrasi dengan 33 kamera CCTV yang terpasang di sejumlah persimpangan strategis, sehingga kondisi lalu lintas dapat dipantau secara real time. (Sumarna)

Tangerang, lensafokus.id - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memperluas peran perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

Melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), DPAD Kota Tangerang menyelenggarakan Pelatihan Inklusi Sosial Ecoprint bertempat di Perpustakaan Asteria, Perum 2, RW 09, Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 20 peserta dari warga setempat ini merupakan bagian dari implementasi program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang Engkos Zarkasyi menyampaikan, perpustakaan masa kini tidak lagi sekadar menjadi tempat membaca buku, melainkan wadah interaksi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Melalui program TPBIS ini, kami ingin memastikan perpustakaan dapat menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup, kreativitas dan kemandirian ekonomi. Pelatihan ecoprint ini mengajarkan warga memanfaatkan potensi alam sekitar menjadi produk kriya bernilai jual tinggi tanpa merusak lingkungan," ujar Engkos.

Ia menerangkan, proses pembuatan ecoprint dalam pelatihan ini meliputi persiapan kain, pewarnaan mordan, penataan daun dan penggulungan, yang diakhiri dengan pengukusan agar pigmen alami menempel kuat pada serat kain.

Selanjutnya, para peserta dibekali keterampilan mengenali berbagai tumbuhan alami, mulai dari daun jati hingga bunga kenikir, yang dapat mengeluarkan pigmen warna dan motif unik pada ecoprint.

"Ecoprint dipilih dalam program TPBIS karena ramah lingkungan, memiliki motif unik yang eksklusif, serta dapat diaplikasikan menjadi berbagai produk fesyen & kerajinan bernilai jual tinggi," jelasnya.

Melalui kegiatan ini, DPAD Kota Tangerang berharap Perpustakaan Asteria Cibodas Baru dapat menjadi pusat inkubasi kreativitas warga yang mampu menggerakkan roda perekonomian keluarga secara berkelanjutan. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Tigaraksa yang tengah mengalami keterbatasan pasokan air bersih akibat musim kemarau.

Menurut Cucu, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa air bersih.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Tangerang, Bapak Moch. Maesyal Rasyid, yang telah memberikan perhatian dan respons cepat melalui penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat Kecamatan Tigaraksa. Bantuan ini sangat berarti dan memberikan manfaat nyata bagi warga yang sedang mengalami kesulitan memperoleh air bersih," ujar Cucu.

Ia menjelaskan bahwa Kantor Kecamatan Tigaraksa bersama pemerintahan desa dan seluruh unsur terkait terus berkoordinasi untuk memastikan masyarakat dapat bantuan air bersih dan tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan dan memastikan distribusi air bersih berjalan dengan baik. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang, kecamatan, pemerintahan desa, serta seluruh pihak terkait menjadi kunci agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan optimal," tambahnya.

Cucu juga mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara bijaksana selama musim kemarau serta terus menjaga semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan.

"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan tetap menghemat penggunaan air. Semoga kondisi segera membaik dan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan," tutupnya.

Pemerintah Kecamatan Tigaraksa berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta memastikan setiap kebutuhan warga dapat ditangani secara cepat, tepat dan efektif. (Red)

Lebak, lensafokus.id – Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kipar Sejahtera Desa Margaluyu, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang dimuat salah satu media online pada edisi Senin (27/7/2026). Pemberitaan tersebut disebut mencatut nama P3A Kipar Sejahtera dan memuat dugaan adanya pemotongan anggaran sebesar 30 persen pada Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026.

Ketua P3A Kipar Sejahtera, Royanudin, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah dimintai keterangan sebelum berita tersebut dipublikasikan.

"Kami selaku pengurus P3A Kipar Sejahtera merasa difitnah oleh oknum wartawan. Kami tidak pernah dimintai keterangan terkait kegiatan, baik teknis maupun nonteknis," ujar Royanudin kepada wartawan.

Hal senada disampaikan Willy, selaku Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM). Menurutnya, tidak pernah ada upaya konfirmasi dari wartawan terkait pelaksanaan teknis pekerjaan maupun kualitas pembangunan.

IMG 20260728 WA0004

Ia menegaskan bahwa material dan hasil pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam program.

"Material dan kualitas fisik bangunan sudah sesuai RAB dan spesifikasi kegiatan. Tidak ada yang dilanggar," kata Willy melalui sambungan telepon, Selasa (28/7/2026).

Sementara itu, Ketua Umum Badak Banten Perjuangan yang akrab disapa King Badak, Eli Sahroni, mengaku prihatin terhadap munculnya pemberitaan yang dinilai tidak mengedepankan prinsip keberimbangan karena tidak melakukan konfirmasi kepada pihak yang namanya disebut dalam berita.

Menurutnya, seorang wartawan wajib mematuhi Kode Etik Jurnalistik dengan menerapkan prinsip cover both sides atau cek dan ricek sebelum sebuah berita dipublikasikan.

"Jangan membuat berita yang menyudutkan pihak lain tanpa konfirmasi. Informasi yang disajikan kepada publik harus objektif, berdasarkan fakta dan data, bukan opini maupun asumsi," tegas Eli Sahroni.

Ia menilai praktik pemberitaan tanpa konfirmasi dapat mencederai kredibilitas profesi wartawan dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi pihak yang diberitakan.

Lebih lanjut, Eli Sahroni menyatakan pihaknya akan mempertimbangkan langkah hukum apabila tidak ada itikad baik dari pihak media maupun penulis berita untuk memberikan klarifikasi atau hak jawab.

"Kami diberi mandat mengawal kegiatan aspirasi Komisi V DPR RI Dapil Lebak–Pandeglang. Apabila tidak ada itikad baik, kami akan menempuh langkah sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kritik terhadap kualitas pekerjaan tetap sah dilakukan selama didukung data yang valid dan disampaikan secara profesional melalui konfirmasi kepada pihak yang memiliki kewenangan, seperti pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3).

"Kalau memang ada temuan terkait kualitas pekerjaan, silakan disampaikan berdasarkan data dan hasil konfirmasi. Jangan membuat narasi yang menyesatkan atau hanya berdasarkan asumsi," pungkasnya. (C2p)

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama sekaligus penyerahan Beasiswa Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang dan Beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) PG-PAUD di Auditorium Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Senin (27/7/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, Program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan salah satu program unggulan Pemkab Tangerang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Penandatanganan kerja sama tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

"Hari ini kami bersama Pak Sekda dan jajaran menghadiri penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Universitas Muhammadiyah Tangerang dalam pelaksanaan Program Beasiswa Tangerang Gemilang," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia mengungkapkan, sejak tahun 2025 hingga 2026, sekitar 485 lebih mahasiswa asal Kabupaten Tangerang telah memperoleh beasiswa penuh di Universitas Muhammadiyah Tangerang.

"Alhamdulillah, masyarakat Kabupaten Tangerang yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi sudah kita kuliahkan sekitar 485 orang lebih. Mereka mendapatkan fasilitas pendidikan secara gratis mulai dari biaya pendaftaran, formulir, SPP hingga menyelesaikan pendidikan selama empat tahun," jelasnya.

Menurutnya, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi penerus yang akan membangun Kabupaten Tangerang di masa depan.

"Mudah-mudahan mereka menjadi sarjana, menjadi pemimpin, dan menjadi SDM unggul yang akan mengisi pembangunan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten bahkan Indonesia pada masa yang akan datang,"ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Tangerang akan terus menambah cakupan jumlah penerima Beasiswa Tangerang Gemilang setiap tahunnya agar semakin banyak masyarakat yang dapat mengenyam pendidikan tinggi, khususnya bagi mereka dari keluarga kurang mampu yang terkendala biaya untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang perguruan tinggi

"Kita akan terus berupaya menambah kuota setiap tahun. Harapannya semakin banyak masyarakat Kabupaten Tangerang yang bisa kuliah, menjadi cerdas, dan mampu membangun daerahnya masing-masing," ungkapnya.

Selain bekerja sama dengan UMT, Pemkab Tangerang juga memberikan beasiswa ke berbagai perguruan tinggi ternama, di antaranya Universitas Al-Azhar Mesir, IPB University, Swiss German University (SGU), Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan rasa syumur dan kebanggaannya atas dua penerima beasiswa yang berhasil diterima di Fakultas Kedokteran.

"Alhamdulillah sekarang ada dua putra-putri Kabupaten Tangerang yang mendapatkan kesempatan kuliah kedokteran. Mudah-mudahan mereka segera menjadi dokter dan dapat mengabdi kepada masyarakat serta bangsa dan negara," imbuhnya.

Bupati menjelaskan, penerima Beasiswa Tangerang Gemilang diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4, yaitu keluarga dengan kondisi ekonomi yang membutuhkan bantuan pemerintah.

"Mereka inilah yang menjadi prioritas agar cita-cita mereka menjadi sarjana bisa terwujud meskipun memiliki keterbatasan ekonomi," tegasnya.

Sementara itu, salah satu penerima Beasiswa Kedokteran UMT, Intan Nurfadilah, warga Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri, mengaku sangat terharu dan tidak pernah menyangka bisa memperoleh kesempatan kuliah di Fakultas Kedokteran.

"Saya benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan beasiswa kedokteran. Awalnya saya tidak berani bermimpi terlalu tinggi, tetapi melalui Program Beasiswa dari Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya bisa kembali merajut cita-cita. Saya sangat senang, bangga, dan terharu. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memberikan kesempatan ini kepada saya," ucapnya penuh haru. (Red)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Festival Cisadane 2026 resmi ditutup oleh Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangerang, Minggu (26/7/2026). Penyelenggaraan festival tahun ini mencatatkan capaian yang membanggakan dengan nilai transaksi ekonomi yang hampir mencapai Rp10,5 miliar.

Di balik besarnya dampak ekonomi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan Festival Cisadane sebagai festival berkelas nasional yang mengusung konsep green event, yakni penyelenggaraan acara yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, mengatakan Festival Cisadane ke depan tidak hanya harus berkembang dari sisi jumlah pengunjung dan nilai transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

"Ini sangat membanggakan. Di tengah besarnya antusiasme masyarakat terhadap festival, kita tetap menjaga komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Kami berkomitmen agar Festival Cisadane di masa mendatang semakin berkualitas, tertata, inklusif, ramah lingkungan, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Kota Tangerang," ujar Maryono.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program selama Festival Cisadane 2026, di antaranya aksi bersih-bersih Sungai Cisadane, penanaman pohon, pengelolaan sampah, serta beragam kegiatan edukasi lingkungan yang melibatkan masyarakat.

Selain sukses dari sisi penyelenggaraan, Festival Cisadane 2026 juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam sektor ekonomi. Berdasarkan laporan panitia, total transaksi selama festival mendekati Rp10,5 miliar, sementara jumlah booth yang berpartisipasi meningkat lebih dari dua kali lipat, dari 90 booth pada 2025 menjadi 190 booth pada 2026.

"Alhamdulillah, capaian pelaksanaan event kali ini menunjukkan peningkatan omzet para pelaku UMKM dibandingkan tahun sebelumnya. Tingkat hunian hotel di Kota Tangerang juga mengalami kenaikan seiring meningkatnya jumlah wisatawan dan tamu dari berbagai daerah yang datang menikmati Festival Cisadane," tutur Maryono Hasan.

Menurutnya, keberhasilan Festival Cisadane masuk dalam daftar 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata menjadi momentum penting untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival agar mampu bersaing di tingkat nasional.

"Saya optimistis, dengan semangat kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Festival Cisadane bukan hanya mampu mempertahankan posisinya sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara, tetapi juga terus meningkatkan kualitasnya hingga menjadi salah satu festival terbaik di Indonesia," pungkas Maryono Hasan. (Sumarna)

Page 13 of 696
Go to top