Berita Gaya Hidup Lensa Fokus

KOTA TANGERANG,l lensafokus.id — Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Senin (17/8/2026) sore, berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan memimpin upacara penurunan Bendera Merah Putih yang diikuti jajaran Pemerintah Kota Tangerang, Forkopimda, TNI-Polri, serta masyarakat yang memadati kawasan Alun-Alun Kota Tangerang.

Upacara tersebut dipimpin oleh Mayor Inf. Jefriansen Sipayung, yang juga menjabat sebagai Danramil 01/Tgr Kodim 0506/Tangerang.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan lancar. Kedisiplinan serta kesiapan optimal Paskibraka Kota Tangerang 2026 bersama seluruh petugas upacara mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Tangerang dan jajaran Forkopimda.

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan menyampaikan rasa syukur sekaligus kebanggaannya atas kelancaran seluruh rangkaian upacara, mulai dari pengibaran bendera pada pagi hari hingga penurunan bendera pada sore hari.

Menurutnya, proses pelatihan yang dijalani para anggota Paskibraka selama berbulan-bulan membuahkan hasil. Mereka dinilai mampu menunjukkan kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan saat menjalankan tugas.

“Alhamdulillah, mulai dari pengibaran tadi pagi sampai penurunan sore ini semuanya berjalan lancar, baik dan penuh kekhidmatan. Anak-anak kita sudah dilatih beberapa bulan lalu, dan terbukti hari ini mereka mampu menjaga fisik dan kesehatan mental serta tampil dengan sangat siap. Kami berharap disiplin ini terus diimplementasikan di sekolah maupun di lingkungannya,” ujar Maryono.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Wawan Fauzi turut memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka Kota Tangerang 2026.

Menurutnya, para petugas telah menunjukkan kerja keras dan mampu menjalankan seluruh instruksi pelatih dengan baik tanpa hambatan berarti selama rangkaian upacara HUT ke-81 RI.

IMG 20260817 WA0024

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus pembekalan wawasan bagi generasi muda, Pemerintah Kota Tangerang juga menyiapkan program perjalanan edukasi dan kebangsaan bagi para anggota Paskibraka.

“Dalam dua hari ke depan, adik-adik Paskibraka akan melakukan perjalanan ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, dilanjutkan studi tur ke Akademi Militer (Akmil) Magelang dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta,” ujar Wawan.

Ia menambahkan, program tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para anggota Paskibraka dalam menentukan pilihan pendidikan dan masa depan setelah menyelesaikan jenjang SMA.

“Ini bekal agar mereka memiliki gambaran untuk melanjutkan jenjang pendidikan setelah SMA sebagai kader Duta Pancasila,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Upacara Mayor Inf. Jefriansen Sipayung mengaku bangga melihat semangat para anggota Paskibraka serta antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan upacara penurunan Bendera Merah Putih di Lapangan Ahmad Yani.

Ia menilai kedisiplinan dan kesediaan untuk meluangkan waktu dalam menjalani latihan menjadi kunci keberhasilan para anggota Paskibraka dalam menjalankan tugas.

"Perasaan saya sangat luar biasa karena dari tadi pagi sampai sore antusias warga dan masyarakat yang menyaksikan ini sangat meriah. Kunci utama adik-adik Paskibraka adalah kedisiplinan dan mau mengorbankan waktu dalam berlatih. Selama ada kemauan, generasi muda pasti mampu memberikan hasil terbaik bagi bangsa ini,” ujar Jefriansen. (Sumarna)

Published in Banten

TIGARAKSA, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang sukses menggelar Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Upacara yang dilaksanakan di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, pada Senin (17/08/2026) sore ini berlangsung dengan sangat khidmat dan tertib.

Prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih menjadi puncak sekaligus penutup seluruh rangkaian peringatan detik-detik proklamasi tingkat Kabupaten Tangerang. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Bupati Tangerang memimpin langsung jalannya upacara yang diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, serta berbagai elemen masyarakat.

Suasana hening dan penuh penghormatan menyelimuti lapangan saat pasukan pengibar bendera mulai menurunkan bendera. Seluruh rangkaian prosesi, mulai dari persiapan pasukan, formasi barisan, hingga bendera kembali dilipat dan diserahkan secara utuh kepada Inspektur Upacara, berjalan sempurna tanpa hambatan.

Seusai upacara, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersinergi. Kesuksesan dan kelancaran rangkaian peringatan kemerdekaan pada tahun ini dinilai sebagai cerminan nyata dari kekompakan dan soliditas seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Tangerang, mulai dari detik-detik proklamasi dan pengibaran bendera pagi tadi hingga upacara penurunan pada sore hari ini, semuanya berjalan dengan sangat lancar, aman, dan khidmat. Semangat persatuan, penghormatan kepada jasa para pahlawan, serta kedisiplinan yang kita saksikan bersama pada hari ini adalah modal dasar yang sangat berharga bagi daerah kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wabup Intan secara khusus menyoroti dedikasi paripurna dari seluruh petugas upacara, khususnya pasukan pengibar bendera yang bertugas pada sore hari. Sinergi yang apik antara unsur TNI, Polri, aparatur pemerintah daerah, serta para peserta didik telah menunjukkan tingkat kedisiplinan yang tinggi, mulai dari masa latihan yang panjang hingga detik-detik penurunan bendera berhasil dituntaskan dengan sempurna.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus bahu-membahu dan bergotong-royong mengisi kemerdekaan ini dengan karya nyata. Mari kita jadikan momentum bersejarah ini sebagai tonggak untuk saling menguatkan, berinovasi, dan bekerja keras membangun Kabupaten Tangerang di segala sektor agar semakin berdaya saing, sejahtera, dan makmur, demi mewujudkan visi Tangerang yang semakin gemilang," tambahnya.

Sebagai informasi, untuk menambah semarak peringatan kemerdekaan, rangkaian sore hari turut dimeriahkan oleh penampilan kesenian yang melibatkan total 120 orang pengisi acara sebelum prosesi penurunan bendera dimulai. Penampilan ini diawali dengan Tari Kreasi 'Nawasena Praja' dari Padepokan Seni Gema Wirahma yang melibatkan 30 penari, serta atraksi jurus dan gerak dari 30 pesilat Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tangerang yang membawa pesan tentang ketangguhan menjaga keutuhan bangsa.

Selain itu, turut tampil memukau 30 anggota Tim Pemenang Lomba Baris Berbaris (LBB) Tingkat Kabupaten Tangerang. Kemeriahan tersebut kemudian ditutup dengan harmonisasi dari 30 personel Marching Band Gita Wibawa Praja, yang membawakan sejumlah lagu bernuansa kebangsaan dan populer seperti Satu Nusa Satu Bangsa, Musik Peperangan, Gugur Bunga, dan Somewhere Over The Rainbow. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id – Suasana khidmat bercampur decak kagum mewarnai Lapangan Upacara HUT Ke-81 RI tingkat Kabupaten Tangerang saat Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih (Gelar Senja) dalam rangka Memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026 berlangsung meriah. Rangkaian pertunjukan seni, musik, hingga ketangkasan parade dari putra-putri terbaik daerah sukses memukau seluruh hadirin.

Sajian persembahan dibuka oleh penampilan energik dari Marching Band Gita Wibawa Praja. Selama 5 menit, alunan aransemen megah bergema membawakan lagu nasional Satu Nusa Satu Bangsa, ketukan ritmis Musik Perang, suasana syahdu Gugur Bunga, hingga harapan indah lewat lagu Somewhere Over the Rainbow. Medley ini berhasil menyentuh emosi seluruh peserta upacara.

Gelora semangat dilanjutkan oleh aksi para pesilat dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Tangerang. Lewat ragam jurus dan gerak pencak silat yang mantap, peragaan ini secara visual menggambarkan nilai-nilai persatuan, kebersamaan, serta ketangguhan bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan yang mengancam keutuhan NKRI.

Tak kalah memukau, Padepokan Seni Gemawirahma menghadirkan karya bertajuk "Tari Nawasena Praja". Tarian ini mengusung makna filosofis mendalam tentang masa depan yang cerah dan harapan baru bagi kemajuan daerah, masyarakat, hingga jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Sebagai penutup pertunjukan, riuh tepuk tangan membahana menyaksikan ketangkasan Tim Pemenang Lomba Baris-Berbaris (LBB) peraih Juara 1 Tingkat Kabupaten Tangerang dari SMKS 1 PGRI Balaraja. Kekompakan, kedisiplinan, dan ketegasan tiap derap langkah yang ditampilkan para siswa menjadi bukti nyata semangat generasi muda yang unggul dan berkarakter di Tangerang Gemilang. (Red)

Published in Banten

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah perusahaan dan pelaku usaha produktif di Kota Tangerang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan penghargaan khusus sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan skala mikro, kecil, hingga menengah yang dinilai berhasil mencatatkan produktivitas unggul sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah dan peningkatan daya saing tenaga kerja.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Senin (17/8/2026).

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap perusahaan dan pelaku usaha yang mampu menunjukkan kinerja serta produktivitas yang baik.

“Kami memberikan apresiasi besar kepada perusahaan sampai pelaku usaha kecil yang sukses mencatatkan peningkatan omzet secara signifikan. Tidak hanya soal pendapatan saja, produktivitas ini berkontribusi besar menunjang perekonomian daerah, termasuk membuka lapangan pekerjaan di Kota Tangerang,” ujar Ujang Hendra usai Upacara Peringatan HUT ke-81 RI.

IMG 20260817 WA0008

Sejumlah perusahaan dan pelaku usaha yang menerima penghargaan tersebut di antaranya Rumah Sakit Melati Tangerang, PT Aneka Pangan, PT Bosco Indolestari, PT Loves Semprong, Diftria Art Crafting, dan Sambal Prajna.

Ujang Hendra menegaskan, Pemkot Tangerang tidak ingin penghargaan tersebut berhenti sebagai bentuk apresiasi semata. Pemerintah daerah juga akan memberikan perhatian melalui berbagai program pendampingan dan peningkatan kapasitas.

“Kami tidak akan berhenti dengan memberikan penghargaan saja, melainkan akan memberikan perhatian, termasuk menyiapkan program pendampingan, bimbingan teknis dan sebagainya untuk memastikan perusahaan dan pelaku usaha di Kota Tangerang mampu menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan secara rutin setiap tahun tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi perusahaan dan pelaku usaha lainnya untuk terus bertransformasi, berinovasi, serta menjaga daya saing.

Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat perekonomian daerah sekaligus menciptakan lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat Kota Tangerang.

Salah satu penerima penghargaan, Direktur Rumah Sakit Melati Kota Tangerang Noor Ikhwan, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan Pemkot Tangerang.

“Kami sangat senang sekaligus tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan luar biasa ini. Jelas ini menjadi semangat lebih bagi internal perusahaan kami untuk terus menebar inovasi agar produktivitas ini semakin tahun bisa semakin berkembang lagi,” ujar Noor Ikhwan.

Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari semangat peringatan HUT ke-81 RI di Kota Tangerang. Pemkot Tangerang berharap perusahaan dan pelaku usaha dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Sumarna)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat sinergi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Integrasi NIB-NOP dalam rangka mempercepat validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta proses peralihan hak atas tanah. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kapala Bapenda dan Kepala Kantor BPN di Ruang Rapat Soelar Gedung Kantor Bupati, Senin (17/8/26)

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa integrasi data Nomor Induk Bidang (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) tersebut sangat penting untuk memastikan data pertanahan dan perpajakan dapat dipadankan dengan lebih baik. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi menghadapi proses pelayanan yang berlarut-larut akibat keterlambatan validasi data.

“Melalui kerja sama ini, kita ingin memastikan masyarakat mendapatkan kepastian waktu pelayanan, proses yang transparan, dokumentasi yang tertib, serta pelayanan yang mudah dipantau,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Selain itu, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pelayanan pertanahan dan perpajakan daerah agar semakin cepat, transparan, terintegrasi, sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat.

"PKS ini juga dalam rangka memperkuat tata kelola pelayanan pertanahan dan perpajakan daerah agar makin cepat, transparan, terintegrasi dan masyarakat juga dapat kepastian," ujarnya

Ia juga mengapresiasi mekanisme pelayanan yang mengedepankan Service Level Agreement (SLA) atau kepastian waktu penelitian Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) BPHTB yang penyelesaian waktunya sekitar 1 sampai 3 hari kerja, menyesuaikan dengan karakteristik permohonan dan kebutuhan verifikasi.

“Jangan sampai masyarakat datang ke kantor pelayanan berkali-kali tanpa kepastian. Kita ingin setiap proses memiliki standar, prosedur, waktu penyelesaian, dan pertanggungjawaban yang jelas,” tegasnya.

Bupati menambahkan, penerapan mekanismenya juga harus dipahami secara tepat. Mekanisme tersebut bukan berarti menghapus kewajiban pajak, melainkan mempercepat proses administrasi pelayanan dengan tetap menjaga hak pemerintah daerah untuk melakukan penagihan apabila kemudian ditemukan kekurangan pembayaran.

“Mekanismenya harus dipahami dengan jelas dan tepat. Pelayanan harus cepat, tetapi pengelolaan fiskal tetap harus akuntabel,” imbuhnya.

Bupati meminta Bapenda Kabupaten Tangerang dan perangkat daerah terkait segera menindaklanjutinya dengan langkah konkret dan memastikan PKS tersenut berjalan efektif, mulai dari penyusunan regulasi teknis internal, SOP dan SLA, pemadanan data NIB-NOP, penguatan sistem hingga evaluasi berkala terhadap kualitas data dan pelayanan.

“Ukuran keberhasilan kerja sama ini bukan hanya terletak pada dokumen yang kita tandatangani hari ini. Ukuran keberhasilannya adalah ketika masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang lebih cepat, lebih mudah, lebih pasti, dan lebih transparan,” tandasnya.

Ia berharap PKS tersebut tidak berhenti pada penandatanganan di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi salah satu instrumen perubahan pelayanan publik melalui penguatan koordinasi, percepatan digitalisasi, penjagaan integritas, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jadikan kerja sama ini sebagai momentum untuk membangun pelayanan yang cepat tanpa mengabaikan ketelitian, mudah tanpa mengurangi akuntabilitas, serta modern tanpa meninggalkan integritas,” pungkasnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, jajaran Pejabat Kantor BPN Kab. Tangerang, Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang serta jajaran perangkat daerah terkait. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Suasana khidmat dan penuh semangat nasionalisme mewarnai upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin (17/8/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bertindak sebagai inspektur upacara. Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tangerang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, aparatur sipil negara (ASN), serta perwakilan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat untuk melanjutkan perjuangan melalui pengabdian, peningkatan kinerja, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kesempatannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pelaksanaan upacara pengibaran Bendera Merah Putih berjalan dengan baik dan lancar. Ia berharap momentum kemerdekaan dapat semakin memperkuat semangat seluruh aparatur dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah, pelaksanaan pengibaran bendera memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berjalan baik dan lancar. Momentum ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik secara bertahap sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah. Hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama mulai dari jajaran Forkopimda, perangkat daerah, hingga pemerintahan kecamatan, desa, dan kelurahan.

“Semangat kemerdekaan harus terus kita kumandangkan di Kabupaten Tangerang, salah satunya melalui peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kita bersama-sama melanjutkan perjuangan para pahlawan sesuai dengan perkembangan dan tantangan saat ini,” katanya.

Bupati Maesyal juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air serta mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang dan rela berkorban demi kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kita semua mengenang dan mendoakan para pejuang serta pahlawan yang telah gugur membela dan memerdekakan Republik Indonesia. Semoga mereka senantiasa mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Maesyal menekankan bahwa semangat kemerdekaan perlu diwujudkan dengan kerja bersama dan bersinergi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan sejahtera.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah berpartisipasi dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, baik melalui kegiatan di tingkat kabupaten maupun di lingkungan masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah berpartisipasi dan merayakan kemerdekaan. Mudah-mudahan semangat kebersamaan ini terus terjaga dan membawa kebaikan bagi masyarakat,” pungkasnya.

Perayaan HUT ke-81 tingkat Kabupaten Tangerang tahun ini juga diwarnai berbagai rangkaian kegiatan. Selain pengibaran Sang Saka Merah Putih, terdapat penampilan Paduan Suara dari Gita Swara Tangerang Gemilang, penyanyi solo yang menambah semarak suasana. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) kembali menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahun 2026. Program pelatihan yang difasilitasi oleh UPTD Latihan Kerja ini dibuka secara GRATIS khusus untuk masyarakat Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran dan komitmen pemerintah daerah dalam merespons tantangan ketenagakerjaan serta kebutuhan dunia industri yang semakin dinamis. Pendaftarannya sendiri telah resmi dibuka mulai tanggal 13 Agustus hingga 12 September 2026 mendatang.

"Pelatihan Berbasis Kompetensi ini kami hadirkan sepenuhnya gratis agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kabupaten Tangerang, memiliki akses yang setara untuk mengembangkan keterampilan mereka. Kami ingin memastikan angkatan kerja kita tidak hanya siap secara teori, tetapi juga memiliki keahlian teknis, kompeten, profesional, dan siap langsung diserap oleh dunia usaha maupun industri," ujar Rudi Lesmana di Tangerang.

Lebih lanjut, Rudi Lesmana menekankan bahwa peserta tidak hanya akan dibekali ilmu, tetapi juga difasilitasi secara maksimal agar dapat fokus belajar.

"Kami memastikan kenyamanan dan kelancaran belajar para peserta. Selain mendapatkan ilmu, peserta akan menerima Sertifikat UPTD Latihan Kerja dan Sertifikat BNSP yang diakui secara nasional. Tidak hanya itu, kami juga memfasilitasi asrama, perlengkapan ATK, seragam pelatihan, uang transport, hingga makan siang bagi para peserta. Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya generasi muda, manfaatkanlah kesempatan emas ini sebaik-baiknya," tegas Rudi.

Ia menjelaskan bahwa rangkaian jadwal pelaksanaan Program PBK 2026 dimulai dengan masa pendaftaran pada 13 Agustus hingga 12 September 2026, dilanjutkan dengan tahap tes seleksi pada 14 sampai 16 September 2026. Selanjutnya, para peserta akan menjalani Pelatihan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) pada tanggal 1 hingga 2 Oktober 2026, yang sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan pelatihan utama pada 1 Oktober 2026 hingga seluruh rangkaian program selesai.

"Bagi masyarakat yang berminat untuk mengembangkan keahliannya, pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai pelatihan ini dapat diakses secara online maupun melalui layanan kontak resmi UPTD Latihan Kerja Kabupaten Tangerang." Tutupnya.

Pelatihan PBK Tahun 2026 ini akan diselenggarakan di dua lokasi balai latihan kerja unggulan milik Pemkab Tangerang, dengan beragam kejuruan yang dirancang sesuai dengan permintaan pasar tenaga kerja saat ini:

- BLK Jayanti (7 Program Kejuruan): Pembuatan Kuliner Roti dan Kue, Merias Wajah, Plate Welder SMAW 1G/PA (Kualifikasi 2), Peracikan Minuman Kopi (Barista), Service Sepeda Motor Sistem Injeksi, Practical Office Advance, dan Operator Forklift.

- BLK Kosambi (6 Program Kejuruan): Desainer Grafis Muda, Teknisi Perawatan AC Residential, Drafter Mesin, Technical Service Sistem Kelistrikan, Housekeeping, dan Operator Forklift. (Red)

Published in Banten

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Tangerang berlangsung khidmat di Alun-Alun Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang, Senin (17/8/2026) pagi.

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut diikuti jajaran Forkopimda, aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Tangerang, TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat Kota Tangerang.

Dalam amanatnya, H. Sachrudin mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai pengingat untuk terus memperkuat semangat gotong royong, kolaborasi, dan pengabdian demi kemajuan Kota Tangerang.

“Tema kemerdekaan tahun ini mengingatkan kita bahwa kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan saja, tapi juga untuk diisi dengan kerja nyata. Mari kita terus bangun Kota Tangerang yang semakin berdaya saing, inklusif, dan sejahtera,” ujar Sachrudin dalam pidatonya.

IMG 20260817 WA0006

Rangkaian upacara berlangsung tertib, aman, dan lancar. Salah satu momen yang berlangsung khidmat adalah pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangerang.

Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh jajaran pejabat Forkopimda, ASN, serta ribuan peserta upacara yang memadati kawasan Lapangan Ahmad Yani.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada ASN berprestasi dan purna tugas. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan kolosal yang melibatkan para pelajar Kota Tangerang.

Pemerintah Kota Tangerang turut mengimbau masyarakat agar terus menggelorakan semangat kemerdekaan melalui berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada perayaan seremonial, tetapi diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama Wali Kota Tangerang, Wakil Wali Kota Tangerang, serta jajaran pejabat Forkopimda.

Antusiasme terlihat dari para pelajar dan masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengabadikan momen bersama para pimpinan daerah. Bagi sebagian peserta, kesempatan berfoto bersama Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan jajaran Forkopimda menjadi pengalaman yang jarang mereka dapatkan. (Sumarna)

Published in Banten
Go to top