Banten

Banten (6955)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang menghadiri agenda Harmoni Gerakan Bersama bertajuk "Satu Tarikan Nafas Kebaikan" yang diselenggarakan oleh Lintas Komunitas Indonesia di Patio Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kamis (30/7/2026).

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dan sinergi yang dibangun oleh Lintas Komunitas Indonesia. Menurutnya, pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah semata, melainkan butuh keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

"Kegiatan Harmoni Gerakan Bersama ini menjadi bukti nyata kesadaran dan kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang anak-anak di Kota Tangerang. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan satuan pendidikan adalah kunci utama untuk menciptakan ekosistem yang aman, ramah, dan mendukung masa depan generasi muda," ujar Tihar.

Dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional ini, Ketua Pelaksana Kegiatan Awaludin Reza Permana menjelaskan, acara difokuskan untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada 80 Kepala Sekolah SD se-Kota Tangerang yang hadir sebagai peserta.

"Materi yang kami berikan berfokus pada edukasi parenting, kesehatan mental anak bersama tim psikologi, pencegahan kekerasan, hingga strategi mewujudkan keluarga harmonis demi melahirkan generasi yang berkarakter," kata Awaludin.

Lebih lanjut, pembekalan materi dalam kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antara satuan pendidikan, komunitas, dan pemerintah daerah. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah dan rumah yang aman serta suportif bagi anak-anak di Kota Tangerang.

"Melalui peran aktif para kepala sekolah dan dukungan lintas komunitas, kami ingin memastikan pesan kebaikan ini tersampaikan dengan kuat ke lingkungan sekolah maupun rumah tangga," tutupnya. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berupaya memastikan setiap potensi pendapatan asli Daerah (PAD) Dikelola secara optimal untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Wakil Walikota Tangerang H. Maryono, menegaskan bahwa peningkatan PAD harus dilakukan secara berkeadilan, tidak membebani masyarakat maupun pelaku usaha,serta memberikan manfaat nyata melalui peningkatan kualitas pelayanan publik.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka rapat evaluasi capaian 2026 yang dirangkaikan dengan High Level Meeting (HLM) tim percepatan dan perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Tangerang, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah,di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang,Kamis (30/07/2026).

"Saya mengingatkan agar setiap kebijakan peningkatan PAD tetap mengedepankan asas keadilan dan tidak menambah beban masyarakat maupun pelaku usaha, ditengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.masyarakat harus merasakan bahwa setiap pajak yang dibayarkan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang bermanfaat nyata,"tutur maryono,

Maryono, juga mengapresiasi kinerja seluruh perangkat Daerah pengelola PAD atas capaian positif hingga triwulan ke - II Tahun 2026. Berdasarkan laporan realisasi, secara umum target PAD telah melampaui 100 persen.meski demikian, Ia meminta perangkat Daerah tetap mengoptimalkan sejumlah sektor pendapatan yang realisasinya masih perlu ditingkatkan agar target akhir tahun dapat tercapai secara maksimal.

"Berdasarkan laporan realisasi triwulan ke - II capaian PAD menunjukan hasil yang sangat positif.saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat Daerah pengelolaan PAD. Namun, masih terdapat beberapa jenis pendapatan yang harus terus di optimalkan sehingga target hingga akhir tahun dapat tercapai," ujar maryono.

Selain optimalisasi pendapatan, Maryono, juga mengintruksikan seluruh perangkat daerah untuk mempercepat implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).Menurut maryono digitalisasi menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pendapatan yang lebih efektif, transparansi, akuntebel, sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah,

"Saya meminta seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam TP2DD, terus memperkuat sinergi dan mempercepat implementasi digitalisasi transaksi pemerintah Daerah agar pelayanan semakin mudah, efesien, dan mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, sekretaris Daerah Kota Tangerang, H.Herman Suwarman, mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus menghadirkan inovasi dalam menggali potensi pendapatan baru, PAD merupakan tulang punggung pembiayaan pembangunan sehingga perlu terus diperkuat melalui berbagai terobosan yang adaktif terhadap dinamika kebijakan pemerintah pusat,"ujar Herman,

"Saya mendorong seluruh perangkat Daerah, khususnya pengelola PAD, untuk terus berinovasi dalam menggali potensi pendapatan Daerah.PAD menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.terlebih saat ini pemerintah dituntut semakin mandiri dalam mengoptimalkan potensi pendapatannya masing - masing,"tutup Herman, (Sumarna)

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan koperasi dan usaha mikro melalui penguatan ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi. Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) saat melakukan kunjungan ke Rumah Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro (RPPKUM) Kabupaten Tangerang di Kecamatan Legok, Senin (27/7/2026).

Kunjungan Pendamping Menteri UMKM Tina Astari Maman bersama Pendamping Wakil Menteri UMKM Novi Helvi Moraza serta jajaran Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian UMKM disambut hangat oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tangerang Rismawati Maesyal Rasyid beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun ekosistem UMKM yang inklusif, inovatif, dan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha di Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Anna Ratna Maemunah, menyampaikan rasa bangga atas kunjungan tersebut. Menurutnya, perhatian dari Kementerian UMKM menjadi dorongan besar bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi koperasi dan pelaku usaha mikro.

"Kehadiran Ibu beserta rombongan merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan bagi koperasi dan pelaku usaha mikro di Kabupaten Tangerang," ujar Anna.

Anna menjelaskan, RPPKUM dibangun sebagai pusat layanan terpadu yang menghadirkan berbagai fasilitas bagi pelaku UMKM, mulai dari pembinaan, pelatihan, pengembangan produk, peningkatan kualitas kemasan, digitalisasi usaha, fasilitasi legalitas, kemitraan, hingga akses pembiayaan dalam satu kawasan.

Lebih dari itu, RPPKUM juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan daya saing UMKM agar mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga berharap kunjungan tersebut menghasilkan berbagai masukan dan arahan strategis dari Kementerian UMKM sebagai bahan penyempurnaan program pemberdayaan UMKM di masa mendatang.

Sementara itu, Pendamping Menteri UMKM Tina Astari Maman memberikan apresiasi atas perkembangan pembinaan UMKM di Kabupaten Tangerang yang dinilainya menunjukkan tren positif. Ia juga mengajak Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk turut menyosialisasikan program SAPA UMKM, platform digital Kementerian UMKM yang memudahkan pelaku usaha mengakses berbagai layanan secara lebih luas.

Melalui SAPA UMKM, para pelaku usaha dapat memperoleh layanan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, BPOM, informasi pelatihan, bazar, hingga peluang kemitraan dan akses pembiayaan.

Menurut Tina, keberhasilan pengembangan UMKM tidak hanya ditentukan oleh pelatihan, tetapi juga harus didukung akses pasar, jejaring usaha, serta pemanfaatan teknologi digital. Karena itu, penguatan kapasitas pelaku usaha dalam pemasaran digital melalui pembuatan foto dan video produk menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan daya saing UMKM.

Ia juga mengapresiasi capaian UMKM Kabupaten Tangerang yang telah mampu memasok berbagai produk ke hotel dan rumah sakit. Ke depan, peluang tersebut dinilai masih dapat diperluas dengan menghadirkan produk-produk kebutuhan industri perhotelan seperti sandal hotel, serbet, hingga taplak meja.

Tidak hanya itu, Tina menilai keberadaan RPPKUM Kabupaten Tangerang layak menjadi contoh bagi daerah lain karena berhasil mengoptimalkan bekas kantor kecamatan menjadi pusat pemberdayaan UMKM yang modern, representatif, dan produktif.

Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, dan sektor perbankan, RPPKUM diharapkan mampu menjadi pusat inovasi sekaligus penggerak lahirnya UMKM yang tangguh, mandiri, dan siap bersaing di pasar nasional maupun global.

Mengakhiri kunjungannya, Tina mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung kemajuan UMKM Kabupaten Tangerang sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

"Mari majukan UMKM Kabupaten Tangerang, dari karya lokal menuju dunia," pungkasnya. (***)

TANGERANG, lensafokus.id – Forum Media Center Cisoka (MCC) menggelar diskusi intensif guna mematangkan persiapan Musyawarah Besar (Mubes) Pemilihan Ketua sekaligus Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026.

Forum Media Center Cisoka lokal ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 29–30 Agustus 2026 mendatang, bertempat di Cisarua, Puncak Bogor, Jawa Barat.

Diskusi persiapan ini mengusung tema besar, yakni "Restrukturisasi Kepemimpinan Guna Membangun Sinergitas Serta Akselerasi Media Informasi yang Akuntabel dan Produktif."

Agenda penting ini dihadiri langsung oleh Dewan Penasehat Hasan Doni, Dewan Pembina Anugrah Dwi Sandi, SE, serta jajaran jurnalis dari berbagai media massa yang berdomisili di wilayah Kecamatan Cisoka.

Pertemuan ini difokuskan pada penyusunan tata tertib pemilihan, pembentukan panitia pelaksana (Organizing Committee), serta perumusan draf program kerja yang akan dibahas pada Raker 2026 demi kemajuan organisasi ke depan.

Dewan Pembina Media Center Cisoka, Anugrah Dwi Sandi, SE, dalam arahannya menekankan bahwa pemilihan ketua baru dan penyusunan program kerja harus berorientasi pada penguatan kelembagaan. Pihaknya berharap pelaksanaan Mubes dan Raker di Puncak Bogor nanti melahirkan gagasan-gagasan yang progresif.

"Restrukturisasi ini adalah langkah taktis untuk melakukan penyegaran organisasi. Melalui Mubes dan Raker 2026 di Cisarua nanti, kita ingin membangun sinergitas yang lebih solid agar akselerasi informasi yang disajikan oleh rekan-rekan jurnalis di Cisoka semakin akuntabel dan produktif," ujar Anugrah Dwi Sandi.

Di tempat yang sama, Dewan Penasehat Media Center Cisoka, Hasan Doni, mengingatkan seluruh anggota yang hadir untuk tetap menjaga marwah profesi dengan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Ia berharap kepemimpinan yang baru mampu membawa MCC menjadi barometer pers lokal yang berintegritas.

"Momentum Mubes dan Raker 2026 ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah pertanggungjawaban profesi kita kepada publik. Siapa pun yang menakhodai MCC ke depan harus mampu memastikan bahwa media yang tergabung di dalamnya senantiasa menyajikan produk jurnalistik yang berimbang, akurat, dan bebas dari disinformasi," tegas Hasan Doni.

Diskusi persiapan ini berjalan dengan interaktif, di mana para warta yang berdomisili di Kecamatan Cisoka secara aktif memberikan masukan demi kelancaran acara di Cisarua akhir Agustus mendatang.

Melalui persiapan yang matang ini, Media Center Cisoka berkomitmen mewujudkan suksesi kepemimpinan yang demokratis dan transparan, guna melahirkan program kerja yang berdampak nyata bagi penguatan kompetensi wartawan serta pembangunan wilayah. (Mala)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Tangerang resmi menyelesaikan pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di 13 kecamatan sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dalam memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput, Rabu (29/7/2026).

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengatakan dari hasil Muscam tersebut, lima Pimpinan Kecamatan (PK) kembali dipimpin kader senior yang dinilai memiliki pengalaman, semangat, dan loyalitas tinggi terhadap partai. Sementara delapan PK lainnya dipimpin oleh kader generasi muda yang memiliki kapasitas dan jiwa kepemimpinan.

Muscam ke-13 yang digelar di Kecamatan Pinang menjadi penutup seluruh rangkaian Muscam DPD Partai Golkar Kota Tangerang. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah anggota Fraksi Partai Golkar, di antaranya H. Kosasi, Wawan Setiawan, Saiful Mila, H. Andi, Supiyani, para Ketua PK dari 13 kecamatan, serta Ketua Pimpinan Kelurahan (PL) se-Kota Tangerang.

IMG 20260729 WA0014

Dalam sambutannya, H. Sachrudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus DPD Partai Golkar, peserta Muscam, serta pengurus tingkat kelurahan yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan lancar.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus DPD Partai Golkar, peserta Muscam, dan Ketua PL yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib dan lancar. Ini menunjukkan soliditas dan semangat kebersamaan kita dalam membangun Partai Golkar," ujar Sachrudin.

Ia menegaskan, Muscam bukan sekadar agenda formal organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan misi, melakukan evaluasi terhadap kinerja sebelumnya, sekaligus menyusun strategi pemenangan menghadapi agenda politik mendatang.

"Muscam ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah momentum untuk menyatukan visi dan misi, mengevaluasi kerja-kerja sebelumnya, serta merumuskan strategi pemenangan bersama. Saya meminta seluruh pengurus PK dan PL se-Kota Tangerang terus bergerak di akar rumput dan mendengarkan aspirasi masyarakat," tegasnya.

Menurut Sachrudin, Muscam Kecamatan Pinang merupakan bagian dari konsolidasi internal Partai Golkar Kota Tangerang dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kelurahan, sekaligus menyusun program kerja dan arah kebijakan politik partai ke depan.

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian Muscam berjalan dengan baik dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk penetapan kepengurusan baru serta rekomendasi program kerja di masing-masing kecamatan.

"Alhamdulillah, seluruh Muscam berjalan tertib dan menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk penetapan kepengurusan dan rekomendasi program kerja untuk periode mendatang," katanya.

Dengan rampungnya Muscam di Kecamatan Pinang, DPD Partai Golkar Kota Tangerang resmi menyelesaikan pelaksanaan Muscam di seluruh 13 kecamatan. Sachrudin pun mengajak seluruh kader untuk terus menjaga soliditas dan menghindari potensi konflik internal demi memperkuat partai menghadapi berbagai agenda politik yang akan datang.

"Saya mengingatkan kepada seluruh kader agar terus menjaga kekompakan dan tidak terjadi konflik internal. Mari kita bersama-sama membesarkan Partai Golkar dengan semangat persatuan dan kebersamaan," pungkasnya. (Sumarna)

TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi memulai proyek perbaikan dan rekonstruksi infrastruktur jalan di kawasan utara Tangerang. Langkah konkret ini ditandai dengan peninjauan langsung dan pelaksanaan groundbreaking oleh Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, di dua titik lokasi strategis, yakni ruas jalan Cadas – Sepatan – Jati dan Gardu – Tanah Merah, Rabu (29/07/26).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal didampingi oleh DPRD Provinsi Banten, DPRD Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Camat beserta Forkopimcam (Sepatan, Pakuhaji, Sukadiri) dan Kepala Desa setempat. Usai membuka kegiatan secara resmi, Bupati juga berdialog hangat dengan masyarakat sekitar yang menyambut antusias perbaikan jalan tersebut.

Bupati Maesyal Rasyid, menyampaikan bahwa perbaikan jalan ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab aspirasi masyarakat terkait pemerataan infrastruktur dan peningkatan mobilitas perekonomian warga.

"Alhamdulillah, hari ini kita meninjau dan memulai langsung perbaikan jalan yang sudah selesai proses tender lelangnya. Kita lakukan pengerjaan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, karena anggaran pemkab juga diimbangi untuk alokasi bidang prioritas lainnya seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi," ujar Bupati Maesyal.

Berdasarkan data teknis dari DBMSDA Kabupaten Tangerang, kedua ruas jalan tersebut dikerjakan dengan spesifikasi beton berkualitas tinggi (Tebal Beton: 30 cm dengan mutu beton Fs 45 MPa) serta masa pelaksanaan selama 150 Hari Kalender (berlangsung mulai 27 Juli 2026 hingga 23 Desember 2026).

1. Ruas Jalan Cadas – Sepatan – Jati

* Total Panjang Ruas: 9,47 Km (Panjang Rusak: 3,43 Km)

* Total Panjang Penanganan Tipe Beton: 2,225 Km (Lebar bervariasi hingga 7 meter)

* Rincian Pembagian Segmen Pengerjaan:

* Jati - Sepatan: Panjang 1.035 m, Lebar 7m.

* Cadas - Sepatan Segmen 2: Panjang 747 m, Lebar 7m.

* Cadas - Sepatan Segmen 1: Panjang 443 m, Lebar 8m.

2. Ruas Jalan Gardu – Tanah Merah

* Total Panjang Ruas: 8,41 Km (Panjang Rusak Berat: 4,25 Km)

* Total Panjang Penanganan Tipe Beton: 2,63 Km (Lebar 7 meter)

* Rincian Pembagian Segmen Pengerjaan:

* Segmen 2: Panjang 503 m, Lebar 7m.

* Segmen 3: Panjang 524 m, Lebar 7m.

* Segmen (Telah Dilaksanakan): Panjang 712 m, Lebar 7m.

* Segmen 4: Panjang 396 m, Lebar 7m.

* Segmen 5: Panjang 498 m, Lebar 7 m.

* Rencana Penanganan Lanjutan: Sisa jalan sepanjang 1,62 Km yang belum tertangani akan dialokasikan pada anggaran berikutnya (ditargetkan tuntas paling lambat 2027).

Mengingat pengerjaan rekondisi jalan berfokus pada titik-titik (spot-spot) kerusakan berat yang membutuhkan pembongkaran jalan, Bupati Maesyal secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pengguna jalan di wilayah Sukadiri, Sepatan, Pakuhaji, Mauk, dan sekitarnya atas potensi kemacetan selama masa konstruksi.

"Selama masa pengerjaan 150 hari ke depan, tentu lalu lintas akan sedikit terganggu karena ada spot-spot yang dibongkar. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga dan pengguna jalan. Mohon doa dan dukungannya agar pengerjaan berjalan lancar, sehingga setelah selesai nanti jalan dapat digunakan dengan nyaman dan normal kembali," pungkas Bupati Maesyal.

Dengan selesainya pengerjaan pada akhir Desember 2026 mendatang, diharapkan perekonomian warga di wilayah Kabupaten Tangerang bagian utara dapat tumbuh lebih cepat dan mendukung kelancaran transportasi masyarakat. (Red)

Page 12 of 696
Go to top