KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang menggelar sesi tanya jawab interaktif bersama para pengunjung di stan Festival Cisadane 2026, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pada hari kedua festival tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Sesi interaktif itu disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Dr. Mugiya Wardhany, yang turut menyerahkan berbagai door prize kepada pengunjung yang berhasil menjawab pertanyaan dari panitia.
Melalui kuis dan tanya jawab tersebut, Diskominfo mengedukasi masyarakat mengenai berbagai program Smart City, layanan publik berbasis digital, serta peran Diskominfo dalam menyebarluaskan informasi dan kebijakan Pemerintah Kota Tangerang.
Antusiasme pengunjung terlihat dari banyaknya warga yang aktif mengikuti kuis, menjawab pertanyaan, hingga berdiskusi langsung dengan petugas di stan Diskominfo.
Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Dr. Mugiya Wardhany, mengatakan kehadiran Diskominfo dalam Festival Cisadane merupakan momentum untuk semakin mendekatkan layanan informasi kepada masyarakat sekaligus meningkatkan literasi digital warga.
"Kami ingin masyarakat Kota Tangerang semakin cerdas dalam memanfaatkan teknologi digital dan mengetahui bahwa berbagai layanan informasi pemerintah kini dapat diakses dengan mudah. Melalui kuis dan sesi tanya jawab ini, edukasi menjadi lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan," ujarnya.
Menurut Mugiya, pendekatan yang dikemas secara santai dan komunikatif diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai layanan digital yang telah disediakan Pemerintah Kota Tangerang.
Festival Cisadane 2026 sendiri merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Tangerang yang tidak hanya menampilkan pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menjadi wadah promosi UMKM serta pelayanan publik dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (Sumarna)
Lebak, lensafokus.id - Ratusan aktivis pergerakan Lebak dari berbagai lembaga dan organisasi menggelar aksi menyampaikan pendapat terkait aksi premanisme sekelompok orang dari salah satu Ormas Lebak terhadap Uun aktivis kemanusiaan warga Kp Kebon Awi Desa Bojongleles Kec Cibadak Kab Lebak,Banten.Kamis, 23/7/2026
Dalam orasinya para pimpinan organiasasi dan lembaga menekankan pada penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan penculikan dan pengeroyokan Uun alias Fam Phu Tjong wakil ketua Peradi pwi ,sabtu malam pekan kemarin.
Uun saat itu berada di rumah sekitar jam delapan malam kedatangan puluhan orang dengan cara menggedor pintu rumah, setelah pintu di buka Uun langsung di hujani pukulan oleh orang-orang tersebut.
Tak tak cukup sampai di situ,Uun di culik paksa di bawa ke suatu tempat yang diketahui rumah itu milik salah satu pimpinan DPRD Kab Lebak. Dalam perjalanan menuju rumah itu di dalam mobil Uun masih di siksa oleh penculik sambil mengeluarkan kata-kata yang dapat dikatagorikan sebuah pengancaman kepada Uun korban aksi premanisme sabtu malam.
Kami aktivis Lebak meminta penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten agar menangani kasus ini dengan baik dan profesional tanpa tebang pilih. Kekerasan terhadap Uun aktivis Lebak tidak bisa di tolerir mengingat perbuatan para pelaku sangat biadab tak ada lagi memiliki rasa kemanusiaan.
" Kami meminta Ditkrimum Polda Banten agar serius menangani perkara ini dan tidak ada tebang pilih ,setiap pelaku tangkap dan penjarakan", kata King Naga saat orasinya.
Senada dikatakan para orator lainya saat orasi di atas mobil komamdo ,mendesak agar segera kejar para pelaku kejahatan kriminal kepada Uun Fam Phu Tjong.
" Kami meminta agar para pelaku segera di kejar dan di tangkap,kami menunggu ketegasan pihak polda", kata Tisna LSM LBR Lebak.
Di tempat terpisah,Eli Sahroni mengatakan adanya aksi dari sejumlah organisasi dan lembaga di kantor DPRD Lebak merupakan sebuah aspirasi aktivis yang prihatin melihat kejadian menimpa Uun di sampaikan kepada anggota DPRD Lebak yang memiliki pungsi penampung aspirasi masyarakat dan untuk di tindaklanjutinya.
" Saya apresiasi pergerakan rekan-rekan aktivis lebak melakukan gerakan aksi orasi menyampaikan aspirasi atau pendapat di depan gedung wakil rakyat atas keperihatinan dan kepeduliaan untuk Uun aktivis yang di culik dan di keroyok puluhan orang sabtu malam", kata King Badak panggilan lain dari Ketua Umum Ormas Badak Banten Perjuangan.
King Badak,mengatakan agar aspirasi di salurkan oleh anggota legislativ kepada pihak Polda Banten, aspirasi ini bukan hanya sekedar di terima tapi harus ada penyampaian atau tindaklanjutnya.
" Saya meminta pihak legislativ bukan hanya sekedar mendengar menerima aspirasi ini ,harus di tindaklanjutinya,sampaikan sesuai kewenangan dewan kepada Ditkrimum Polda Banten", kata King Badak melalui chat WhasAppnya.
Menurut King Badak, para pelaku penculikan sesuai pasal 328 KUHPidana ,setiap orang yang ada dalam peristiwa hukum penculikan atau membawa paksa orang ke tempat lain dapat di jerat pasal penculikan,dan pengeroyokan sebagaimana bunyi pasal 262 KUHPidana setiap orang bersama - sama melakukan pengeroyokan mengakibatkan orang lain luka dapat di penjara sesuai pasal pengeroyokan.
" Saya mememinta penyidik ditkrimum Polda Banten agar menggunakan dan menerapkan pasal pidana yang tepat berdasarkan pristiwa hukumnya, kasus Uun itu penculikan dan pengeroyokan ,pasal 328 KUHP dan pasal 262 KUHP baru", terangnya. (C2p)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Festival Cisadane 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin di kawasan Jalan Benteng Jaya, Kelurahan Sukarasa, Rabu (22/7/2026). Mengusung tema "Flowing Heritage, Growing Courage", festival tahunan kebanggaan Kota Tangerang ini tampil lebih meriah dan berhasil masuk dalam jajaran Top 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Pembukaan festival berlangsung spektakuler dengan menghadirkan berbagai atraksi budaya di atas Sungai Cisadane yang disambut antusias ribuan masyarakat dari Kota Tangerang maupun daerah sekitarnya.

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengatakan Festival Cisadane menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah melalui kolaborasi berbagai pihak.
"Alhamdulillah, Festival Cisadane tahun ini kembali digelar dengan lebih meriah. Kita bersyukur festival ini telah masuk dalam Karisma Event Nusantara sebagai salah satu dari 125 event terbaik di Indonesia. Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, tahun depan Festival Cisadane dapat masuk dalam 10 besar event nasional," ujar Sachrudin.
Untuk memudahkan masyarakat menikmati festival, Pemerintah Kota Tangerang juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung, di antaranya layanan Bus Tayo gratis menuju lokasi festival serta dukungan transportasi lainnya.
Menurut Sachrudin, seluruh rangkaian pembukaan tahun ini dipusatkan di atas Sungai Cisadane dengan menampilkan tarian kolosal di panggung apung, atraksi perahu naga, liong dance, sirkus api, hingga pesta kembang api yang memukau para pengunjung.
"Seluruh rangkaian pembukaan kami fokuskan di atas Sungai Cisadane. Ada tarian kolosal di panggung apung, atraksi perahu naga, liong dance, sirkus api, hingga pesta kembang api," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan konsep tersebut menjadi simbol bahwa Sungai Cisadane tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga menyimpan sejarah dan warisan budaya yang harus terus dilestarikan.
Menurutnya, tema "Flowing Heritage, Growing Courage" menggambarkan semangat menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mendorong keberanian untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.
Selama penyelenggaraan yang berlangsung pada 22–26 Juli 2026, masyarakat dapat menikmati berbagai hiburan, pameran produk UMKM dan ekonomi kreatif, kriya, fesyen, kuliner, pelayanan publik dari organisasi perangkat daerah (OPD), hingga kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata.
Boyke menambahkan, masuknya Festival Cisadane ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN) menjadi pengakuan nasional atas kualitas penyelenggaraan festival sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan daya saing pariwisata Kota Tangerang.
"Ini menjadi kebanggaan bagi Kota Tangerang. Festival Cisadane bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk melestarikan budaya, memperkuat ekonomi kreatif, serta menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah," katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak siang hari dengan memadati kawasan festival. Salah seorang pengunjung, Nurul, mengaku selalu menantikan Festival Cisadane setiap tahun karena menyuguhkan perpaduan hiburan dan edukasi budaya.
"Seru sekali. Tadi kami melihat atraksi perahu naga, tarian kolosal yang sangat menarik, pesta kembang api, sampai penampilan musik. Selain menghibur, festival ini juga membuat kami semakin mengenal sejarah Sungai Cisadane. Semoga acara seperti ini terus dilestarikan dan diselenggarakan setiap tahun," ungkapnya. (Red)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang turut ambil bagian dalam kemeriahan Festival Cisadane 2026 dengan membuka stan pelayanan dan informasi kepada masyarakat di kawasan festival, Rabu malam (22/7/2026).
Keikutsertaan BPKD menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat. Melalui stan tersebut, pengunjung dapat memperoleh berbagai informasi mengenai pajak daerah, retribusi, serta inovasi layanan digital yang memudahkan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya.
Suasana di stan BPKD tampak semarak dengan kehadiran seluruh jajaran pegawai yang menunjukkan kekompakan dalam memberikan pelayanan. Mulai dari Kepala Badan, Sekretaris Badan, hingga para staf, seluruhnya terlihat antusias menyambut masyarakat yang berkunjung.
Petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pajak daerah bagi pembangunan Kota Tangerang, sekaligus membagikan berbagai suvenir kepada pengunjung sebagai bentuk apresiasi.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang, Agus Andriansjah, S.E., M.M., mengatakan keikutsertaan dalam Festival Cisadane merupakan komitmen BPKD untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.
"Kami ingin layanan BPKD tidak hanya hadir di kantor, tetapi juga bisa diakses dan dipahami langsung oleh masyarakat melalui kegiatan seperti ini. Kekompakan tim menjadi kunci bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik dengan sepenuh hati," ujar Agus Andriansjah.
Menurutnya, Festival Cisadane menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan daerah serta peran pajak dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang.
Festival Cisadane sendiri merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Tangerang yang selalu menyedot perhatian puluhan ribu pengunjung. Berbagai pertunjukan seni dan budaya, bazar UMKM, kuliner, hingga pelayanan publik dari organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi daya tarik utama festival tersebut. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi meluncurkan layanan Investment and Potential Object Tangerang (IPO-T) bertajuk "Investasi Digital, Peluang Optimal". Layanan tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Lemo Hotel Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (22/7/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengatakan investasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah. Menurutnya, di tengah perkembangan era digital, pemerintah dituntut untuk terus menghadirkan layanan informasi investasi yang mudah diakses, akurat, dan terpercaya untuk memberikan kemudahan bagi calon investor dalam mengenali potensi daerah yang dimiliki.
"Melalui DPMPTSP, Pemerintah Kabupaten Tangerang menghadirkan Aplikasi IPO-T sebagai inovasi digital yang menghimpun informasi potensi investasi dalam satu platform. Kami berharap aplikasi ini menjadi media promosi yang efektif sekaligus memudahkan investor memperoleh informasi peluang investasi secara cepat, transparan, dan terpercaya," ujar Bupati Maesyal.
Ia menjelaskan, kehadiran IPO-T merupakan wujud komitmen Pemkab Tangerang dalam memperkuat pelayanan publik berbasis digital sekaligus meningkatkan daya saing daerah melalui kemudahan aksesq informasi investasi.
"Saya berharap IPO-T dapat meningkatkan realisasi investasi di Kabupaten Tangerang yang pada akhirnya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Bupati Maesyal juga mengajak seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk aktif memperbarui data potensi wilayah agar setiap informasi yang disajikan selalu lengkap, mutakhir dan terkini. Ia pun mengundang para pelaku usaha, investor, dan akademisi untuk memanfaatkan IPO-T sebagai sarana membangun kolaborasi dan membuka peluang investasi baru di Kabupaten Tangerang.
"Keberhasilan aplikasi ini membutuhkan dukungan semua pihak. Dengan sinergi yang kuat, saya optimistis Kabupaten Tangerang akan semakin dikenal sebagai daerah yang memiliki iklim investasi yang kondusif dan potensi ekonomi yang kompetitif," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan mengatakan, aplikasi IPO-T merupakan inovasi digital yang menghimpun data potensi dan peluang investasi di Kabupaten Tangerang dalam satu platform digital yang mudah diakses oleh calon investor.
"Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Kabupaten Tangerang meluncurkan aplikasi IPO-T atau Investment and Potential Object Tangerang. Di dalamnya memuat data potensi dan peluang investasi dari berbagai sektor, seperti industri, perdagangan, kesehatan, hingga UMKM yang disajikan per kecamatan," ujar Hendar.
Dia menjelaskan, setiap wilayah memiliki karakteristik dan potensi investasi yang berbeda. Sebagai contoh, Kecamatan Kelapa Dua memiliki peluang pada sektor jasa, kawasan hunian, dan pendidikan swasta, sedangkan Kecamatan Kresek lebih berpotensi di sektor pertanian serta pengolahan dan ketahanan pangan. Menurutnya, informasi tersebut dapat menjadi referensi awal bagi para investor dalam menentukan lokasi investasi.
Hendar menambahkan, berbeda dengan aplikasi layanan perizinan yang telah dimiliki DPMPTSP, IPO-T tersebut berfungsi sebagai pusat informasi investasi. "Kalau aplikasi yang lain fokus pada pelayanan perizinan, IPO-T justru menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan calon investor. Jadi mereka tidak perlu lagi mencari informasi ke masing-masing perangkat daerah karena semuanya sudah kami himpun dalam satu aplikasi yang dapat diakses melalui ponsel maupun laptop," jelasnya.
Saat ini, lanjut Hendar, IPO-T baru memuat data dari lima kecamatan dan akan terus dikembangkan hingga mencakup seluruh 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang.
"Data yang tersedia akan terus diperbarui dan ke depan direncanakan terintegrasi dengan aplikasi Potensi dan Informasi Regional (PIR) milik BKPM agar data investasi daerah dan nasional dapat saling terhubung," imbuhnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lontar 2, Kecamatan Kemiri yang telah selesai direnovasi dengan memanfaatkan material fly ash dan bottom ash (FABA) dari PLTU Lontar sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), Rabu (22/7/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada PLTU Lontar yang telah mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan melalui renovasi ruang belajar di SDN Lontar 2 dan SDN Klebet 1.
"Hari ini kita meresmikan hasil renovasi di SDN Lontar 2 dan SDN Klebet 1. Total ada lima unit yang dibangun, empat unit di SDN Lontar 2 dan satu unit di SDN Klebet 1. Ini merupakan wujud nyata tanggung jawab perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya penyediaan sarana dan prasarana belajar yang layak," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, salah satunya perbaikan ruang kelas yang belum direnovasi agar seluruh bangunan sekolah memiliki kualitas yang seragam dan semakin nyaman digunakan oleh para siswa maupun tenaga pendidik.
"Pemkab Tangerang akan menyesuaikan dengan bangunan yang sudah direnovasi oleh PLTU Lontar. Ruang kelas lainnya akan kami rehabilitasi agar seluruh fasilitas sekolah menjadi lebih baik, sehingga proses belajar mengajar berlangsung nyaman, aman, bersih, sehat, dan tertib," katanya.
Bupati berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan PLTU Lontar terus berlanjut melalui berbagai program CSR lainnya yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kami juga berharap kerja sama ini dapat diperluas, tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga program bedah rumah, kesehatan, dan program sosial lainnya. Saya meminta Pak Camat terus memfasilitasi agar program CSR PLTU Lontar dapat menjangkau lebih banyak desa di Kecamatan Kemiri," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dili Windu Rezeki Sugandi, melaporkan bahwa SDN Lontar 2 berdiri di atas lahan seluas 1.978 meter persegi dengan total tujuh ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, serta fasilitas pendukung lainnya.
Melalui program CSR PLTU Lontar, sekolah tersebut dapat memperoleh bantuan renovasi 3 ruang kelas, satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dan satu fasilitas sanitasi. Sedangkan SDN Klebet 1 sebelumnya telah mendapatkan renovasi satu ruang kelas sejak Desember 2025.
"Perbaikan di SDN Lontar 2 dilaksanakan mulai Maret hingga Juli 2026. Alhamdulillah seluruh pekerjaan telah selesai dan hari ini dapat diresmikan. Kami menyampaikan terima kasih kepada PLTU Lontar atas dukungan yang diberikan dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan di Kabupaten Tangerang," ucapnya. (Red)