Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang gelar apel pagi minggu ketiga di Lapangan Raden Arya Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin(20/07/26). Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Daerah (Asda) III Bidang Hukum, Administrasi, dan Umum, Firzada Mahalli.
Dalam arahannya, Firzada Mahalli menyampaikan sejumlah poin penting, mulai dari apresiasi atas prestasi daerah hingga imbauan krusial terkait antisipasi bencana di tengah musim kemarau.
Membuka arahannya, Asda III menyampaikan rasa syukur atas pencapaian gemilang Kafilah Kabupaten Tangerang yang berhasil mempertahankan gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi Banten secara lima kali berturut-turut. Prestasi ini diharapkan dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang demi mewujudkan visi Tangerang yang semakin gemilang.
Selain itu, ia juga mengingatkan para pegawai untuk senantiasa menjaga kedisiplinan dan kesiapan dalam menjalankan tugas pelayanan publik usai apel pagi.
"Alhamdulillah minggu lalu kita kembali meraih juara MTQ lima kali berturut-turut. Semoga tahun-tahun ke depan kita juga akan terus meraih prestasi di ajang MTQ dan bidang lainnya, agar selaras dengan harapan para pimpinan agar Kabupaten Tangerang semakin gemilang," ujar Asda III Firzada.
Lebih lanjut ia menekankan kepada pegawai untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau panjang yang sudah berlangsung selama hampir tiga minggu tanpa turun hujan. Firzada menginstruksikan para pemangku kepentingan terkait, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), untuk siaga penuh mengantisipasi potensi bencana, terutama ancaman kebakaran lingkungan.
"Saya mengingatkan kepada kita semua bahwa saat ini kita memasuki musim kemarau dan hampir tiga minggu tidak turun hujan. Kondisi ini harus kita waspadai bersama karena potensi kebakaran sangat besar. Untuk itu, saya instruksikan stakeholder terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Lingkungan Hidup untuk siaga menjaga kebersihan serta kondisi lingkungan guna menghindari risiko bencana kebakaran," pungkasnya.
Menutup arahannya, Asda III juga mengingatkan perwakilan perangkat daerah (OPD) dan para kepala dinas untuk senantiasa disiplin dan hadir dalam agenda-agenda kedinasan selanjutnya demi menjaga produktivitas kinerja pelayanan kepada masyarakat. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 bersama ribuan masyarakat di Alun-Alun Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Senin dini hari (20/7/26)
Kegiatan nobar yang dipadati masyarakat tersebut berlangsung meriah. Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyiapkan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, di antaranya dua unit sepeda listrik serta beragam doorprize lainnya. Selain itu Pemkab Tangerang juga menggelar stand UMKM yang meramaikan acara tersebut
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan kegiatan nobar ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia.
"Alhamdulillah pada final Piala Dunia 2026 ini kami Pemerintah Kabupaten Tangerang mengadakan nobar bersama masyarakat Kabupaten Tangerang. Kami juga telah menyiapkan berbagai macam doorprize menarik, di antaranya dua unit sepeda listrik serta beberapa hadiah menarik lainnya," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan tingginya semangat kebersamaan sekaligus kecintaan terhadap olahraga sepak bola. Dalam laga final, Tim Nasional Spanyol berhasil menumbangkan juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol yang tercipta pada babak perpanjangan waktu. Kemenangan tersebut mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia Piala Dunia 2026.
"Kita tadi telah menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 dan Spanyol berhasil keluar menjadi juara mengungguli Argentina," ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya menjagokan Timnas Spanyol untuk menjadi juara. Ia menilai keberhasilan Spanyol merupakan buah dari kedisiplinan, kerja keras, serta permainan yang konsisten sepanjang turnamen.
"Saya sendiri menjagokan Spanyol dan alhamdulillah Spanyol berhasil juara. Tentunya ini bukan hal yang mudah diraih oleh Timnas Spanyol. Mereka bisa menjadi juara karena disiplin dan kerja keras yang tinggi sehingga mereka bisa keluar menjadi juara dunia pada tahun 2026 ini," pungkasnya.
Kegiatan nobar berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat. Ribuan warga yang memadati Alun-Alun Tigaraksa turut merayakan kemenangan Spanyol sekaligus menikmati kebersamaan bersama Pemerintah Kabupaten. (Red)

Lebak, lensafokus.id -- Aksi brutal sekelompok orang yang melakukan penculikan dan pengeroyokan terhadap aktivis Lebak warga Kp Kebon Awi Desa Bojongleles Kec Cibadak Kab Lebak terjadi pada sabtu malam mendapat kecaman dari berbagai elemen masyarakat sipil Kab Lebak dalam pemberitaan di media online aksi premanisme itu menyeret nama Ketua DPRD Kab Lebak.
Ketua DPRD Kab Lebak Dr Juwita dalam keteranganya kepada Ketua Umum Badak Banten Perjuangan membantah ada keterlibatan dirinya pada aksi kriminal sekelompok orang terhadap Uun aktivis Lebak.
" Saya pada saat itu ada di dalam kamar , baru pulang dari Karawaci bersama keluarga,tiba-tiba terdengar ada keributan di luar rumah,pas saya lihat ada banyak orang membawa Uun ,langsung sok saya melihat kejadian itu", kata Dr Juwita di Kantor Pusat Badak Banten Perjuangan.
Dikatakan Dr Juwita ,mengaku bahwa kejadian yang dilakukan orang - orang itu tidak ada kaitan maupun keterlibatan dirinya. Menyuruh orang untuk melakukan tindakan kriminal merupakan perbuatan melanggar hukum sangat tidak relevan hal itu dilakukan Ketua DPRD Kab Lebak.
" Saya katakan,tidak pernah meminta atau nyuruh orang untuk bertindak atau melakukan kekerasan pada orang,dan apa untungnya bagi saya (Dr Juwita) selaku Ketua Dewan kalau hal itu dilakukan", kata Dr Juwita kader Fraksi PDI-Perjuangan
Dr Juwita, mengatakan dan menegaskan kepada siapapun agar jangan mengambil air keruh untuk kepentingan politik yang dapat merasakannya.
Peristiwa hukum itu murni tindakan kriminal pidana jangan di seret kepada ranah politik.
" Peristiwa itu murni kasus kriminal,jangan di seret- seret pada ranah politik,tidak ada kaitan saya pada peristiwa hukum tersebut", tegasnya.
Sedangkan Ketua Umum Badak Banten Perjuangan ,Eli Sahroni saat dikonfirmasi, mengatakan, telah kedatangan Ketua DPRD Kab Lebak, Dr Juwita bersama suaminya.
Dr Juwita dalam perbincangan dengan kami di Kantor Pusat Badak Banten Perjuangan,membantah issue ada keterlibatan di peristiwa hukum yang terjadi pada sabtu malam akhir pekan kemarin.
Dalam keteranganya, Dr Juwita mengaku tidak pernah ada hubungan bentuk apapun dengan oknum ormas itu. Kendati ada hadir dalam acara ormas tersebut itu sebatas undangan ,sama seperti saat acara ormas lainya saya hadir karena memenuhi undangan baik kapasitas sebagai Ketua DPRD Lebak maupun selaku tokoh perempuan di Lebak
" Kami Badak Banten Perjuangan memahami apa yang telah beliau sampaikan dengan jelas ,tidak ada kaitanya dengan penculikan dan pengeroyokan Uun Aktivis Lebak", kata Eli Sahroni kepada awak media.
Kejujuran yang terungkap dari seorang perempuan yang saat ini jadi Ketua DPRD Lebak merupakan ungkapan yang berlandasan pakta maka tak obyektif jika peristiwa hukum itu menyeretnya.
" Kami menghormati kejujuran yang di sampaikan ibu Dr Juwita, dan memang berdasarkan penelusuran secara komperhesif tak ada nama beliau dalam keterlibatan aksi premanisme sabtu malam tersebut", kata King Badak panggilan akrabnya Ketua Umum Badak Banten Perjuangan.
Dikatakan King Badak, penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan oleh sekelompok warga yang berada di salah satu ormas di Kab Lebak harus di proses hingga tuntas tanpa ada tebang pilih terhadap setiap pelaku penculikan dan pengeroyokan terhadap Uun aktivis Lebak.
" Saya dan rekan-rekan badak banten perjuangan mengawal proses penegakan hukum,tak boleh satupun lolos dari jeratan hukum ", kata King Badak. (Cecep)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan khitanan massal yang digelar di Masjid Sholeh Al Balusyi, Kecamatan Sindang Jaya, Minggu. (19/7/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara yang terus istiqamah menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim dan khitanan massal setiap tahunnya.
"Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat dan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah melaksanakan santunan anak yatim sekaligus khitanan massal. Ini merupakan kegiatan yang sangat mulia dan patut terus dipertahankan," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada H. Mus Mulyadi, yang turut berperan langsung dalam pelaksanaan khitanan massal sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Terima kasih kepada Pak Haji Mus Mulyadi yang memberikan perhatian luar biasa kepada warganya. Semoga kepedulian seperti ini menjadi teladan bagi kita semua," ujarnya.
Menurut dia, kegiatan yang telah berlangsung selama satu dekade ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Mudah-mudahan agenda ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Jangan pernah berhenti berbuat kebaikan kepada masyarakat. Jangan pernah lelah memberikan perhatian kepada anak-anak yatim yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kasih sayang dan bantuan dari kita semua," tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat, termasuk para jamaah majelis taklim dan warga Perumahan Taman Laguna, untuk terus memperkuat tumbuhnya semangat kebersamaan dan berbagi kepada sesama
"Semoga seluruh masyarakat senantiasa diberikan rezeki yang halal dan berkah oleh Allah SWT sehingga dapat terus membantu serta memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga menyampaikan harapannya agar jumlah penerima manfaat pada kegiatan sosial tersebut terus bertambah setiap tahunnya sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
"Saya yakin tahun depan penerima santunan maupun peserta khitanan massal akan semakin bertambah. Semoga tidak ada lagi perbedaan dalam memberikan perhatian kepada masyarakat. Siapa pun yang membutuhkan, baik anak yatim maupun masyarakat kurang mampu, mari kita bantu bersama," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang secara resmi membuka Open Turnamen Catur Piala Bupati Tangerang tahun 2026 yang digelar di GSG Puspemkab Tangerang, Minggu (19/07/26)
Dalam sambutannya, Sekda Soma sangat mengapresiasi upaya Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tangerang yang menggelar Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang 2026 sebagai salah satu upaya pembinaan berkelanjutan dan mengasah fisik serta mental, khususnya para pecatur muda potensial Kab. Tangerang.
"Luar biasa, kita apresiasi apa yang telah dilakukan Percasi Kabupaten Tangerang ini. 310 peserta dari berbagai kelompok usia dan kategori ikut kejuaraan. Ini bukan hanya mengasah fisik dan mental tapi juga wadah pembinaan bagi atlet-atlet catur muda potensial Kabupaten Tangerang," ujar Sekda Soma
Menurut dia, turnamen tersebut sangat besar manfaatnya, bukan hanya meningkatkan prestasi namun juga mencari bibit-bibit pecatur unggul yang bisa mengharumkan Kab. Tangerang, baik di tingkat provinsi maupun nasional bahkan internasional
"Kejuaraan ini membuktikan bahwasanya pembinaan terus berlangsung. Bakat anak-anak kita jadi lebih kelihatan, kemudian mereka dibina sebagai bibit-bibit potensial yang luar biasa untuk masa depan catur Kabupaten Tangerang khususnya dan Provinsi Banten pada ajang PON nantinya," ungkapnya
Dia juga berharap kepada seluruh pengurus Percasi Kab. Tangerang terus memperkuat sinergi, tidak hanya sukses mengelar berbagai kejuaraan namun juga sukses melakukan pembinaan atlet-atlet yang mampu berprestasi dan membanggakan Kab. Tangerang.
"Mudah-mudahan peningkatan prestasi dan pembinaan ini bisa dilanjutkan oleh kepengurusan yang sekarang. Kibarkan kembali Percasi Kabupaten Tangerang di tingkat yang lebih tinggi lagi," harapnya
Sementara itu, Ketua Percasi Kab. Tangerang, Hendra melaporkan bahwa turnamen catur piala Bupati Tangerang tahun 2026 diikuti oleh peserta mulai dari usia muda sampai veteran, kelompok junior usia 7-19 tahun putra putri serta kelompok terbuka putra dan putri.
"Open turnamen Percasi piala Bupati Tangerang ini diikuti total sebanyak 310 peserta. Turnamen yang dilaksanakan selama 1 hari ini juga untuk penjaringan ke tingkat provinsi," ungkap Hendra
Percasi Kab. Tangerang berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan berjenjang dan berkelanjutan agar dapat melahirkan pecatur-pecatur potensial yang dapat mewaliki Provinsi Banten pada ajang PON nantinya. (Red)
Jakarta, lensafokus.id – Momen penting mewarnai Dialog Kebangsaan bertema "Peran Tionghoa Dalam Pusaran Kebangsaan" yang digelar pada Minggu (19/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, tokoh inovator Bank Air dan Tol Air, Sudirman Indra, secara resmi menyerahkan buku panduan pengelolaan sumber daya air terpadu kepada Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Helmi Yuni Moraza.
Penyerahan buku panduan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara inovasi dan kebijakan pemerintah dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat melalui pelibatan sektor UMKM.
Buku panduan itu memuat konsep pengelolaan cadangan air nasional, sistem Tol Air yang lebih efisien, serta peta jalan yang membuka peluang keterlibatan pelaku usaha, termasuk UMKM, dalam mendukung ekosistem pengelolaan sumber daya air.

Sudirman Indra menegaskan bahwa gagasan Bank Air dan Tol Air merupakan bentuk kontribusi nyata bagi kedaulatan air Indonesia.
"Bank Air dan Tol Air adalah gagasan untuk kedaulatan air bangsa. Kami menghadirkan panduan ini agar selaras dengan kebijakan pemerintah, memberikan manfaat secara merata, serta membuktikan bahwa setiap elemen bangsa memiliki kontribusi bagi kemajuan bersama," ujar Sudirman.
Sementara itu, Wakil Menteri UMKM Helmi Yuni Moraza menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, sinergi antara inovasi masyarakat dan kebijakan pemerintah merupakan faktor penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
"Sinergi inovasi dan kebijakan adalah kunci kemajuan. Solusi yang disampaikan menjadi masukan berharga untuk memperkuat ketahanan usaha serta memastikan setiap pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," kata Helmi. (Red)