Tangerang 10K 2026 Diikuti 3.000 Peserta, Dorong Olahraga dan Ekonomi Daerah

KOTA TANGERANG, lensafokus.id.— Gelaran Tangerang 10K 2026 menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ajang lari yang berlangsung di Kota Tangerang, Minggu (13/9/2026), tersebut diikuti sekitar 3.000 peserta.

Jumlah peserta tahun ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang diikuti sekitar 2.500 peserta. Antusiasme tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari sekaligus membuka peluang bagi Kota Tangerang untuk menjadi salah satu destinasi penyelenggaraan event olahraga berskala nasional.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengapresiasi penyelenggaraan Tangerang 10K yang merupakan bagian dari Ultimate 10K Series.

Menurutnya, kehadiran event olahraga berskala besar tidak hanya memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Tangerang.

“Yang pertama saya mengucapkan apresiasi dan terima kasih atas gagasannya kepada Harian Kompas yang mempunyai gagasan Ultimate 10K Series. Setelah Bandung, kemudian Surabaya, sekarang Kota Tangerang. Kita lihat kemajuannya luar biasa,” ujar Sachrudin.

Sachrudin menilai kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi antardaerah yang perlu terus dikembangkan. Menurutnya, event olahraga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi wisata, produk UMKM, hingga menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Ini salah satu upaya untuk mengembangkan potensi wisata, khususnya di Kota Tangerang, kemudian UMKM dan peningkatan perekonomian yang memang ini perlu kita kembangkan,” katanya.

IMG 20260913 WA0001

Direktur Bisnis Harian Kompas, Lukmimto Wibowo, mengatakan Kota Tangerang memiliki potensi kuat untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan berbagai event olahraga.

Ia melihat karakter Kota Tangerang yang multikultural menjadi salah satu kekuatan yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

«“Kami melihat Tangerang sangat berpotensi dengan kondisi kebudayaan yang multikultural. Itu menjadi daya tarik sendiri. Pasti di situ tersimpan banyak sekali potensi daerah, wisata dan sebagainya,” ungkap Lukmimto.

Menurutnya, penyelenggaraan event seperti Tangerang 10K tidak hanya berkaitan dengan olahraga, tetapi juga dapat memberikan dampak sosial, budaya, dan ekonomi bagi daerah.

Sementara itu, Plt CEO Regional 4 bank bjb, Rahadian A. Hamdani, menilai Tangerang 10K dapat menjadi sarana untuk membuka peluang pertumbuhan ekonomi di daerah.

Menurutnya, aktivitas yang melibatkan ribuan peserta dan masyarakat tersebut berpotensi memberikan efek berganda terhadap sejumlah sektor, mulai dari transportasi, UMKM hingga pariwisata.

“Bagi bank bjb ini sesuai dengan visi kami, yaitu menjadi penggerak dan pendorong laju ekonomi di daerah. Dengan adanya 10K ini, kita melihat menjadi sarana membuka perkembangan ekonomi, baik dari transportasi, UMKM maupun pariwisata,” ujar Rahadian. (Sumarna)

Rate this item
(0 votes)
Go to top