Banten

Banten (6883)

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperkuat sinergi dan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemanfaatan teknologi digital di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (15/6/2026).

Rapat strategis tersebut menjadi langkah penting dalam menyelaraskan kebijakan dan koordinasi lintas sektor untuk memastikan program MBG berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di Kabupaten Tangerang.

Dalam arahannya, Bupati Maesyal menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah mengembangkan aplikasi MBG sebagai platform terintegrasi yang mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan. Mulai dari pengelolaan data yang masih tersebar, proses pelaporan yang belum terpusat, hingga kebutuhan informasi yang dapat diakses secara cepat dan akurat.

“Melalui konsep Satu Data, Satu Platform, Satu Keputusan, seluruh data dari Sentra Pangan (SPPG), sekolah, hingga madrasah akan terintegrasi dalam satu sistem. Dengan begitu, pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih tepat, cepat, dan berbasis data terkini,” ujar Bupati Maesyal.

Selain membahas integrasi data, forum juga menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan aplikasi MBG yang akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pada tahap awal, pengembangan difokuskan pada fitur self-service bagi SPPG dan satuan pendidikan agar proses pelaporan dapat dilakukan secara mandiri, mudah, dan akurat.

"Langkah ini penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas pengawasan program MBG di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang," jelasnya.

Bupati menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga kolaborasi yang kuat antarperangkat daerah serta pemanfaatan teknologi yang tepat guna.

“Digitalisasi menjadi instrumen penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak maksimal bagi peningkatan kualitas generasi muda Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Dengan penguatan sistem digital yang terintegrasi, Pemerintah Kabupaten Tangerang optimistis pelaksanaan Program MBG akan semakin efektif dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Sementara itu, Wabup Intan Nurul Hikmah menambahkan bahwa digitalisasi menjadi kebutuhan penting dalam mendukung tata kelola program yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, sistem yang terintegrasi akan memudahkan seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan pemantauan, evaluasi, serta pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

"Saya berharap pengembangan aplikasi MBG dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pihak terkait sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat, khususnya para peserta didik di Kabupaten Tangerang," ujarnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar senantiasa berpedoman pada visi dan misi pembangunan daerah dalam melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (15/06/26)

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa ASN merupakan representasi negara yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang berjumlah lebih dari 3,5 juta jiwa. Karena itu, seluruh perangkat daerah harus terus memperkuat koordinasi, konsolidasi, dan semangat kerja untuk mendukung tercapainya target pembangunan daerah.

“Sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan, kita harus bekerja dalam koridor visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Seluruh program dan kegiatan yang kita laksanakan harus bermuara pada terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing,” tandas Sekda Soma

Ia mengingatkan kembali visi Kabupaten Tangerang Tahun 2025–2029, yaitu “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing.” Untuk mewujudkan visi tersebut, terdapat enam (6) misi yang menjadi pedoman seluruh perangkat daerah, meliputi penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien, penguatan perekonomian yang produktif dan berdaya saing, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, percepatan pembangunan infrastruktur, serta pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

"Pemahaman yang kuat terhadap visi dan misi daerah ini sangat penting agar seluruh ASN memiliki arah yang sama dalam bekerja dan mampu menghasilkan kinerja yang berdampak langsung bagi masyarakat," tegasnya

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menekankan pentingnya publikasi berbagai program dan capaian pembangunan daerah. Menurutnya, berbagai kegiatan dan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan pemerintah perlu disampaikan kepada masyarakat secara luas agar masyarakat mengetahui berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah.

“Banyak program dan pekerjaan pembangunan yang sudah dilaksanakan. Publikasi yang baik melalui media sosial menjadi sarana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah,” ungkapnya.

Di akhir arahannya, Sekda mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kerja, meningkatkan kolaborasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh pegawai dan masyarakat Kabupaten Tangerang. (Red)

CILEGON, lensafokus.id – Cabang olahraga (cabor) Senam Artistik (Gymnastic) kembali menjadi lumbung medali bagi Kontingen Kota Tangerang pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten 2026. Bertanding di GOR Krakatau Steel, Cilegon, pada 12–15 Juni 2026, para atlet muda Kota Tangerang tampil impresif dengan memborong 13 medali, terdiri dari 9 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu.

Raihan tersebut tidak hanya menjadi salah satu penyumbang medali terbesar bagi Kota Tangerang, tetapi juga berhasil melampaui target yang sebelumnya ditetapkan oleh KONI Kota Tangerang.

Ketua KONI Kota Tangerang, Sudirman, mengaku bangga atas pencapaian para atlet senam artistik yang mampu menorehkan prestasi di atas ekspektasi.

“Target awal kami untuk cabor senam artistik adalah lima medali emas. Alhamdulillah, atlet-atlet kita mampu melampaui target dengan meraih sembilan emas dan total 13 medali. Ini prestasi luar biasa yang patut diapresiasi,” ujar Sudirman.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persani Banten, Sugito Adiwarsito. Menurutnya, atlet-atlet Kota Tangerang menunjukkan kualitas teknik, koreografi, serta mental bertanding yang sangat baik dibandingkan peserta dari daerah lain.

“Secara teknik, koreografi, dan mental bertanding, atlet Kota Tangerang sangat matang. Mereka tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga disiplin dalam menjalankan strategi pertandingan. Ini merupakan hasil dari pembinaan jangka panjang yang dilakukan secara konsisten,” kata Sugito usai penyerahan medali.

IMG 20260615 191900

Pada POPDA XII Banten 2026, medali emas Kota Tangerang diraih dari berbagai nomor bergengsi, di antaranya Floor Exercise, Pommel Horse, Rings, Vault, Parallel Bars, Horizontal Bar, serta All Around Putri. Sementara tiga medali perak dan satu medali perunggu turut melengkapi dominasi Kota Tangerang di cabang olahraga senam artistik.

Pelatih Kepala Senam Artistik Kota Tangerang, Suhenda, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras para atlet yang menjalani program latihan intensif selama enam bulan terakhir.

“Anak-anak berlatih dua kali sehari dengan fokus pada penyempurnaan teknik, pendaratan, dan ekspresi artistik. Saat ini penilaian juri tidak hanya melihat tingkat kesulitan gerakan, tetapi juga aspek estetika dan ketepatan teknik. Alhamdulillah, hasilnya sangat memuaskan,” jelas Suhenda.

Menurutnya, dukungan penuh dari orang tua atlet juga menjadi faktor penting yang turut mendorong keberhasilan para atlet muda Kota Tangerang dalam meraih prestasi.

Tambahan 13 medali dari cabor senam artistik semakin memperkuat posisi Kota Tangerang dalam perburuan gelar juara umum POPDA XII Banten 2026. Prestasi tersebut sekaligus mempertegas keberhasilan sistem pembinaan olahraga pelajar yang selama ini dijalankan oleh KONI Kota Tangerang bersama Pemerintah Kota Tangerang.

Sudirman menegaskan, keberhasilan ini tidak akan membuat pihaknya berpuas diri. KONI Kota Tangerang telah menyiapkan program pembinaan berkelanjutan melalui pencarian bakat sejak usia dini guna menjaga tradisi prestasi di cabang senam artistik.

“Kami sudah menyiapkan program talent scouting hingga ke tingkat sekolah dasar agar regenerasi atlet terus berjalan. Kami ingin senam artistik Kota Tangerang tetap menjadi lumbung medali dan mampu melahirkan atlet-atlet yang bisa bersaing di tingkat nasional hingga internasional,” tegasnya. (Sumarna)

TANGERANG, lensafokus.id - Kicau Mania Nusantara Bupati Cup Tahun 2026 resmi digelar di lapangan highland stadium, Talaga Bestari, Kabupaten Tangerang, Minggu (14/6/26). Ajang yang diikuti komunitas pecinta burung dari berbagai daerah tersebut tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah silaturahmi dan penggerak ekonomi masyarakat.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengapresiasi seluruh panitia, komunitas kicau mania, sponsor, dan berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar perlombaan.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, mempererat persaudaraan, berbagi pengetahuan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap pelestarian satwa dan lingkungan,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menuturkan, komunitas kicau mania memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Dari hobi yang sama, lahir persahabatan, kerja sama, hingga peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bupati Maesyal menjelaskan, berbagai event kicau mania terbukti mampu menarik peserta lintas daerah dan mendorong perputaran ekonomi. Sektor UMKM, perdagangan perlengkapan burung, kuliner, hingga jasa pendukung lainnya turut merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut.

“Dari hobi yang sama, lahir persahabatan, kerja sama, dan bahkan peluang ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendukung kegiatan-kegiatan positif yang mampu mempererat persatuan masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata. Ia berharap Kicau Mania Nusantara Bupati Cup dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar, profesional, dan membanggakan Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat persaudaraan. “Menang atau kalah adalah hal biasa dalam sebuah perlombaan, tetapi persaudaraan dan kebersamaan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Ronggolawe Nusantara (RNS), Petrus Julianus, mengungkapkan antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 25 sesi perlombaan digelar di dua lapangan berbeda, yakni kelas 24G dan 72G, dengan hampir seluruh tiket kelas 24G terisi penuh sejak sehari sebelum pelaksanaan.

“Untuk pesertanya kita hari ini mainkan ada 25 sesi. Yang 24G itu terpantau sampai semalam hampir semua sesi full semua, 24 peserta semua,” ujarnya.

Menurut Petrus, peserta yang hadir tidak hanya berasal dari wilayah Banten, tetapi juga datang dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Lampung, Jakarta, Bandung, Jawa Timur, hingga Cirebon. Ia menilai tingginya partisipasi peserta dari luar daerah menunjukkan bahwa Kicau Mania Nusantara Bupati Cup semakin dikenal di kalangan pecinta burung berkicau.

“Peserta ada dari Jogja, Lampung, Jakarta, Bandung, Jawa Timur, Cirebon. Banyak dari luar Banten sendiri. Kalau Cirebon dan Serang juga banyak banget,” katanya.

Ia menjelaskan, perlombaan tahun ini mempertandingkan dua jenis burung, yakni Murai Batu dan Cucak Hijau. Penilaian dilakukan berdasarkan pakem yang telah dikenal luas di dunia kicau mania, mulai dari kualitas kicauan, irama, lagu, materi, volume suara, hingga gaya burung saat tampil di arena.

Selain menjadi ajang kompetisi, Petrus menilai kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran peserta dari berbagai daerah turut menggerakkan aktivitas UMKM, mulai dari penjualan sangkar, pakan burung, hingga berbagai produk pendukung lainnya.

“Pemain-pemain yang belum tahu lapangan sini akhirnya tahu. Orang yang belum pernah ke Kabupaten Tangerang akhirnya datang ke sini. UMKM-nya pun tetap berjalan. Ada jual sangkar, ada makanan, semuanya menurut saya luar biasa,” ujarnya.

Menurut dia, penyelenggaraan Kicau Mania Nusantara Bupati Cup Tahun 2026 berlangsung lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya. Kehadiran langsung Bupati Tangerang serta ramainya pelaku UMKM di lokasi menjadi indikator bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sukses sebagai ajang perlombaan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Yang terpenting UMKM tadi rame juga. Kalau UMKM jalan, otomatis roda perekonomian, khususnya Kabupaten Tangerang ini berjalan,” pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mendorong Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) DPC Kab. Tangerang terus menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk mendukung dan menyukseskan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa

Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri musyawarah cabang luar biasa DPC ABPEDNAS Kab. Tangerang di Aula DPW Pendopo Bupati Tangerang, Minggu (14/06/26)

"Kami mohon keberadaan ABPEDNAS bisa semakin mempererat kerjasama dalam membantu dan mendukung proses penyelenggaraan pemerintahan di desa, proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. ABPEDNAS adalah bagian dari pada komponen yang harus membantu kemajuan desa," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menandaskan bahwa keberhasilan pembangunan, pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat desa sangat ditentukan oleh seberapa harmonis hubungan antara lembaga atau organisasi di desa, kepala desa beserta seluruh jajarannya dan elemen masyarakat lainnya, termasuk ormas dan kader perempuan

"Pembangunan di desa, baik di Kabupaten Tangerang maupun di Provinsi Banten itu sangat tergantung dengan peranan kepala desa berserta perangkat desanya, RT, RW dengan BPD. Pembangunan di desa itu juga tidak akan jalan optimal kalau tidak dibantu oleh semua masyarakat desa, termasuk ormas-ormas kaum perempuan yang ada di desa," tandasnya

Ia berpesan kepada seluruh peserta Muscablub DPC ABPEDNAS Kab. Tangerang bahwa usul, saran dan pendapat yang berbeda merupakan hal yang wajar dalam perjalanan sebuah organisasi. Untuk itu semua pihak agar senantiasa mengutamakan asas musyawarah untuk mufakat dan norma serta mekanisme yang telah ditetapkan agar setiap hasil Muscablub benar-benar nyata manfaatnya, bukan hanya bagi organisasi namun juga masyarakat.

"Siapapun nanti yang terpilih, silakan, yang terpilih ini memanage anggotanya dengan baik dan memajukan ABPEDNAS. Kalau hasil Muscablub nanti dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, insyaAllah desa akan maju, kabupaten akan maju, provinsi akan maju tentunya akan mendapatkan predikat Indonesia yang maju," tegasnya

Sementara itu, Ketua Panitia Muscablub DPC ABPEDNAS, Ito Ilah menjelaskan bahwa Muscablub tersebut digelar karena adanya kekosongan untuk perangkat Dewan Pimpinan Cabang ABPEDNAS Kabupaten Tangerang yang harus segera diisi sesuai dengan rekomendasi DPP ABPEDNAS Provinsi Banten

"Alhamdulillah berkat kerja tim, terlaksana juga acara Muscablub Kabupaten Tangerang ini. Mudah-mudahan acara ini bisa berjalan lancar sesuai dengan harapan kita semua dan bisa membawa nama baik Kabupaten Tangerang lebih ke arah yang positif," ujar Ito. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah aktif sebagai gerakan kemanusiaan yang dilakukan secara rutin. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Tangerang bersama Unit Donor Darah (UDD) Kabupaten Tangerang di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Minggu (14/6/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid juga menyerahkan penghargaan kepada 54 warga Kabupaten Tangerang yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 25 kali sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepedulian mereka terhadap sesama.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada 54 pendonor yang telah mendonorkan darahnya hingga 25 kali. Semoga tetap sehat dan terus memberikan kontribusi bagi kemanusiaan melalui donor darah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurutnya, donor darah memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia menyebutkan, dalam sepekan terakhir kegiatan donor darah yang digelar PMI dan UDD Kabupaten Tangerang berhasil mengumpulkan sekitar 146 kantong darah, terdiri dari 58 kantong darah pada kegiatan sebelumnya dan 88 kantong darah pada kegiatan yang berlangsung hari ini.

“Darah yang terkumpul akan disimpan dan dikelola oleh UDD untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Mudah-mudahan tidak ada yang membutuhkan karena sakit, tetapi jika ada yang membutuhkan, Kabupaten Tangerang siap membantu,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendukung layanan donor darah. Setiap tahun, Pemkab Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp22 miliar untuk mendukung operasional pelayanan donor darah agar masyarakat yang membutuhkan tidak terbebani biaya.

“Kami terus mendukung operasional donor darah agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh layanan secara gratis. Darah yang tersedia akan didistribusikan ke rumah sakit, klinik, maupun fasilitas kesehatan lainnya, baik di Kabupaten Tangerang maupun daerah lain yang membutuhkan,” jelasnya.

Dalam momentum Hari Donor Darah Sedunia, Bupati pun mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang yang dalam kondisi sehat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah yang akan digelar secara berkala di berbagai lokasi, termasuk di lingkungan pemerintah daerah, UDD, Puskesmas, maupun tempat-tempat lainnya yang mudah dijangkau masyarakat.

“Kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, mari manfaatkan momentum Hari Donor Darah Sedunia ini untuk ikut berkontribusi. Datanglah ke lokasi-lokasi donor darah dan berikan setetes darah untuk membantu sesama. Dengan stok darah yang tersedia, kita dapat membantu masyarakat yang membutuhkan, baik di Kabupaten Tangerang maupun di luar daerah,” ujarnya.

Ia berharap dengan semakin banyaknya masyarakat yang tergerak menjadi pendonor darah sukarela dapat memenuhi kebutuhan darah dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin optimal.

“Semoga para pendonor senantiasa diberikan kesehatan. Satu tetes darah dapat menolong jiwa manusia,” pungkasnya. (Red)

Page 30 of 689
Go to top