Banten

Banten (6278)

TANGERANG, lensafokus.id – Kecamatan Pasar Kemis secara resmi menetapkan arah pembangunan untuk tahun anggaran 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang digelar di Gedung Serba Guna Kecamatan Pasar Kemis, Rabu (21/1/2026). Forum ini menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan strategis Kabupaten Tangerang.

Camat Pasar Kemis, Nurhanudin mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran proses musyawarah yang telah dimulai dari tingkat desa dan kelurahan tersebut. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), termasuk anggota DPRD tingkat Kabupaten maupun Provinsi, dinilai memperkuat legitimasi aspirasi masyarakat yang masuk.

Sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku, Kecamatan Pasar Kemis telah mengerucutkan aspirasi warga menjadi 50 usulan prioritas. Usulan ini nantinya akan diperjuangkan dalam Forum Perangkat Daerah tingkat Kabupaten Tangerang.

"Kami mengajukan 50 usulan prioritas untuk masuk ke forum tersebut yang nantinya akan menjadi program kegiatan di perangkat daerah. Namun, usulan lain yang menjadi kewenangan kelurahan, desa, dan kecamatan juga kami usulkan," jelas Camat Pasar.

Senada dengan tema besar pembangunan tahun ini, yaitu optimalisasi sektor industri dan perdagangan serta pertahanan berkelanjutan, Camat menegaskan bahwa mayoritas usulan diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi lokal.

"Kami menekankan pada penguatan UMKM di Kecamatan Pasar Kemis. Mayoritas usulan kita utamakan bagaimana UMKM bisa lebih berdaya lagi, sehingga mereka mampu menjadi penunjang utama ekonomi di wilayah kita," tambahnya.

Menanggapi harapan masyarakat, Camat meminta warga untuk tetap optimis. Ia meyakinkan bahwa setiap aspirasi yang masuk akan diupayakan secara maksimal melalui sinergi dengan para legislatif (Dewan) di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Camat memaparkan bahwa pada tahun anggaran 2026, realisasi pembangunan di Pasar Kemis sangat signifikan.

"Tahun ini (2026) kegiatan yang terealisasi banyak sekali. Terlihat dari jumlah anggaran yang masuk ke Kecamatan Pasar Kemis mencapai hampir Rp60 miliar. Ini menunjukkan bahwa aspirasi yang disampaikan masyarakat selama ini tidak sia-sia dan benar-benar diperjuangkan," tegasnya.

Ketua Forum UMKM Kecamatan Pasar Kemis, Rahayu, memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif para pelaku usaha dalam proses perencanaan ini. Menurutnya, tersedianya ruang promosi dan pameran produk unggulan selama acara berlangsung menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan.

"Kami berharap hasil Musrenbang ini melahirkan program yang membuat UMKM lebih berdaya saing, sehingga pembangunan berjalan inklusif dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga," tutur Asyirah. (Red)

Tangerang. lensafokus.id - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tangerang Laksanakan acara Milad yang ke 32 tahun,  acara milad MAN pada tahun 2026 kali ini dengan mengusung tema " Mencetak generasi masa depan ", acara tersebut di laksanakan di halaman sekolah serta di hadiri oleh siswa-siswi, dewan guru dan para tamu undangan lainya, (21/01/26).

Dalam pelaksanaan kegiatan Milad tersebut walaupun sederhana tetapi penuh rasa khidmat, bahkan siswa - siswi sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut, sehingga acara dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Kepala sekolah MAN 1 Kabupaten Tangerang H. Kustiono. S.Pd. M.Pd kepada awak media mengatakan, pada momentum milad yang 32 tahun 2026 kali ini kita mengusung tema, Mencetak generasi masa depan, sesuai dengan kemajuan dan perkembangan jaman, sehingga apa yang kita tuangkan dalam tema itu merupakan kegiatan sehari-hari dalam (KBM) katanya.

Lebih lanjut H. Kustiono, melalui kegiatan ini, semoga di harapkan siswa - siswi MAN 1 Tangerang ini bisa menjadi generasi masa depan yang cemerlang, sehingga dapat berguna bagi bangsa Indonesia dan mengedepankan nilai-nilai agama, imbuhnya.

"Saya selaku Kepala Sekolah mengucapkan terima kasih kepada panitia dan dewan guru atas terlaksananya kegiatan ini, dan tidak lupa ucapan terima kasih kepada para tamu undangan yang sudah dapat hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut diatas," pungkasnya. (Heri)

TANGERANG, lensafokus.id – Kecamatan Solear melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027 sebagai forum penetapan arah pembangunan berbasis aspirasi masyarakat yang digelar di GSG Kecamatan Solear, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini menjadi wadah penyelarasan usulan tujuh desa dengan kebijakan pembangunan Kabupaten Tangerang.

Camat Solear, Rizkia Nurul Fajar menyampaikan bahwa musrenbang tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian pra-musrenbang desa yang telah dilaksanakan sebelumnya. “Hari ini, musyawarah pembangunan RKPD tingkat Kecamatan Solear tahun 2027 telah dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan musrenbang bertujuan menyerap dan menyepakati aspirasi masyarakat dari tujuh desa, yakni Cikasungka, Cikuya, Cirende, Cikareo, Solear, Munjul, dan Pasangrahan. “Musrenbang ini bertujuan menyerap aspirasi dan usulan-usulan dari masyarakat, khususnya di Kecamatan Solear yang terdiri dari tujuh desa itu,” kata Camat Solear.

IMG 20260121 WA0103

Dari hasil pembahasan, Kecamatan Solear telah merangkum 50 usulan prioritas sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis untuk dibawa ke tingkat kabupaten. “Yang kami sudah rekap sesuai dengan juklak dan juknis, 50 usulan yang akan dibawa ke tingkat musrenbang tingkat Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Camat Solear menambahkan, salah satu fokus utama pembangunan adalah sektor pariwisata dan perekonomian berbasis potensi lokal. “Dari Kecamatan Solear, mungkin dari sektor pariwisata ini yang pertama, kita punya makam keramat Solear, yang nanti kita tingkatkan keberadaannya itu menjadi cagar budaya,” ungkapnya.

Keunikan musrenbang juga tampak dari konsep acara yang menampilkan hasil pertanian berupa sayur dan buah-buahan sebagai cerminan kultur Solear. “Sesuai dengan kultur Kecamatan Solear itu, masyarakatnya masih banyak menjadi petani,” ujar Camat Solear seraya berharap pembangunan dan perekonomian ke depan semakin meningkat.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Ustur Ubadi menyampaikan komitmen legislatif dalam mengawal hasil musrenbang tersebut. “Alhamdulillah, Musrenbang hari ini di Kecamatan Solear berjalan dengan lancar. Nanti, kita akan bahas bersama dengan tim TAPD melalui badan anggaran,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa prioritas hasil analisis Bappeda mencakup penanganan banjir, infrastruktur, dan persoalan mendasar lainnya agar program yang diusulkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kecamatan Solear. (Rosmala)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang menggelar kegiatan Training of Trainer (TOT) bagi Pengelola Sekolah Lansia (SL-BKL). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari kedepan, mulai 20 hingga 22 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat DP3AP2KB Kota Tangerang.

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian menekankan, pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengelola fenomena penuaan penduduk (aging population). Ia menyatakan bahwa Sekolah Lansia bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan instrumen pembangunan kota.

"Melalui pembentukan Sekolah Lansia (SL-BKL), tentunya dengan dukungan multiple helix, kita dapat mewujudkan lansia tangguh yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif dan Bermartabat). Dengan begitu, pertumbuhan jumlah penduduk lansia tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan menjadi potensi luar biasa untuk Pembangunan Kota Tangerang," tegasnya.

Menurutnya, TOT ini didesain secara intensif untuk membekali para pengelola dengan kurikulum 7 Dimensi Lansia Tangguh (Spiritual, Fisik, Emosional, Intelektual, Sosial, Profesional Vokasional, dan Lingkungan). Fokus utama pelatihan tidak hanya pada aspek edukasi bagi lansia, tetapi juga pada penguatan dukungan keluarga.

"Tujuan kegiatan TOT hari ini, selain pengembangan dan peningkatan kualitas SDM pengelola sekolah lansia, juga bertujuan memberikan pemahaman dalam memberikan pelayanan terbaik bagi lansia dan keluarga lansia. Kami ingin meningkatkan pembinaan ketahanan keluarga lansia secara menyeluruh," sambungnya.

Ia menambahkan, melalui pendidikan non-formal yang diberikan oleh para kader yang telah terlatih, lansia di Kota Tangerang diharapkan mampu menjaga kesehatan fisik dan mental secara mandiri.

"Kita ingin lansia di Kota Tangerang tetap berdaya. Dengan pemahaman yang baik mengenai kesehatan fisik dan mental, mereka bisa menjalani masa tua dengan bahagia dan tetap produktif di lingkungannya masing-masing," pungkasnya.

Dengan pelaksanaan TOT ini, Pemkot Tangerang optimis bahwa Sekolah Lansia Tangguh akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan ramah lansia di masa depan. (Red)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda) terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan mengimbau seluruh masyarakat wajib pajak agar patuh dan taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tepat waktu.

Kepala Bapenda Kota Tangerang, Dr. H. Kiki Wibawa, AP., M.Si, menegaskan bahwa kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kami mengimbau kepada seluruh wajib pajak agar menaati kewajibannya membayar PBB-P2 tepat waktu demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang pada tahun 2026,” ujar Kiki Wibawa.

Sebagai bentuk dukungan terhadap optimalisasi penerimaan pajak daerah, Bapenda Kota Tangerang melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyebaran Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 Tahun 2026 untuk Buku I, II, dan III di 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 24 Januari 2026.

IMG 20260121 WA0100

Kiki menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kebijakan Pemerintah Kota Tangerang mengenai PBB-P2 Tahun 2026, sekaligus mendukung kelancaran proses distribusi SPPT kepada para wajib pajak.

“Melalui kegiatan ini, petugas di wilayah diharapkan dapat menyampaikan informasi mengenai PBB-P2 secara tepat, jelas, dan akurat kepada masyarakat wajib pajak di masing-masing lingkungan,” jelasnya.

Peserta sosialisasi terdiri dari para lurah, unsur Seksi Tata Pemerintahan kecamatan dan kelurahan, serta para ketua RW dan RT. Seluruh peserta dibekali informasi mengenai mekanisme penyebaran SPPT, ketentuan PBB-P2 Tahun 2026 untuk Buku I, II, dan III, serta peran strategis petugas wilayah dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah.

Selain penyebaran SPPT, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antara Bapenda Kota Tangerang dengan petugas kewilayahan yang diberikan kewenangan, guna memperkuat sinergi pelayanan kepada masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan proses penyampaian SPPT PBB-P2 dapat berjalan tertib dan pembayaran pajak dapat dilakukan tepat waktu.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar PBB-P2 terus meningkat, sehingga dapat mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kota Tangerang secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid berharap Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Dadap bisa memberikan kontribusi nyata bagi aktifitas usaha dan perekonomian masyarakat setempat. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat meresmikan operasional KKMP Kelurahan Dadap Kec. Kosambi, Selasa (20/01/26)

"Saya berharap mudah-mudahan dengan mulai dioperasionalkannya Koperasi Kelurahan Merah Putih Dadap ini bisa memberikan kontribusi terhadap aktifitas usaha dan perekonomian masyarakat di Kelurahan Dadap," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid meminta kepada seluruh jajaran pengurus KKMP Kelurahan Dadap untuk terus menjaga, baik mutu pelayanan maupun produk-produk yang disediakan dan terus meningkatkan jumlah anggotanya agar bisa memberikan manfaat yang luas lagi bagi masyarakat Kelurahan Dadap.

"Alhamdulillah, hari ini diresmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kelurahan Dadap. Untuk konsentrasi operasionalnya saat ini baru sembako dengan gas. Apabila ini sudah banyak anggotanya, pelayanannya bagus, produknya terjaga baik dan sudah berkembang, itu akan berkembang lagi penyediaan sarana-sarana lainnya, penyediaan kebutuhan-kebutuhan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sini," tandasnya

Selain itu, dia juga mengucapkan tetima kasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama-sama bergotonh royong menangani dan mengatasi banjir yang terjadi beberapa waktu yang lalu, khususnya di wilayah Perumahan Griya Dadap.

"Sekali lagi terima kasih kepada Pak Camat Kosambi, Pak Lurah Dadap, dengan Pak RW dan Pak RT-nya yang bahu-membahu membantu gotong royong untuk menanggulangi banjir yang ada di sini. Sudah membangun rumah pompa dalam rangka membuang air ke Sungai Prancis di Jalan Prancis ini," ucapnya

Lanjut dia, pemerintah daerah melalui dinas dan pihak terkait lainnya akan menginventaris dan mengecek lokasi fasos-fasum pemerintah daerah yang ada di Perumahan Griya Dadap untuk pembangunan tandon resapan air.

"InsyaAllah juga nanti akan cek fasum fasos pemerintah daerah di Perumahan Griya Dadap ini. Kita petakan, kita rencanakan dan mencari rumuskan untuk dibangun tandon di sini. Tapi ini perlu dikaji dulu supaya tandon ini nanti bisa berfungsi sebagai resapan air, bisa juga mengurangi debit air yang banjir di rumah-rumah dan banyak manfaatnya," jelasnya

Pihaknya pun akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura untuk bersama-sama mencari solusi terbaik dalam rangka mengatasi dan menanggulangi banjir yang terjadi di wilayah Kelurahan Dadap dan wilayah lainnya di Kecamatan Kosambi. (red)

Page 27 of 628
Go to top