Banten

Banten (6888)

Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, memimpin Apel Pagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang digelar di Lapangan Raden Arya Yudha Negara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Senin (08/06/26).

Dalam arahannya, Wakil Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pegawai yang telah menunjukkan kedisiplinan dengan hadir tepat waktu dan mengenakan atribut kedinasan yang lengkap.

"Hal-hal seperti ini mungkin terlihat sederhana, namun sebetulnya mencerminkan kejujuran, tanggung jawab, dan kesiapan kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kedisiplinan berpakaian dan ketepatan waktu mencerminkan kualitas birokrasi dan integritas para aparatur kita," ujar Wabup Intan.

Memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, Wabup Intan mengajak seluruh jajaran untuk terus memacu kinerja dan menjaga ritme kerja agar target-target pembangunan dapat tercapai secara optimal. Beliau meminta para Kepala OPD untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program di instansi masing-masing.

"Saya meminta semua kepala perangkat daerah untuk mengevaluasi capaian kinerja dan program kerja yang berjalan. Pastikan semua pekerjaan dilakukan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan dampak serta manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Tangerang," tegasnya.

Selain masalah kinerja, Wakil Bupati menyoroti hal krusial terkait budaya kerja, salah satunya adalah kebersihan lingkungan kantor dan penegakan aturan merokok di area pemda. Beliau mengingatkan kembali keberadaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 18 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

"Saya ingin mengingatkan kembali mengenai larangan merokok di lingkungan kantor, terutama di area pelayanan publik. Mohon ini menjadi perhatian kita bersama. Bagi pegawai yang merokok, manfaatkanlah tempat yang telah disediakan (smoking area). Jangan merokok di sembarang tempat, apalagi membuang puntung rokok sembarangan," tambah Wabup Intan.

Wabup Intan menambahkan, puntung rokok yang dibuang sembarangan sering kali dianggap sepele, namun dampaknya merusak estetika, mengotori lingkungan, dan mencerminkan citra buruk aparatur pemerintah di mata masyarakat maupun tamu kedinasan yang berkunjung.

"Mari kita mulai dari hal-hal kecil. Jaga kebersihan ruang kerja, lingkungan kantor, halaman, hingga area toilet. Lingkungan kerja yang bersih akan menciptakan atmosfer kerja yang sehat, nyaman, produktif, sekaligus mencerminkan wajah birokrasi Pemkab Tangerang yang modern dan profesional. Saya minta para Kepala OPD memantau langsung hal ini," imbuhnya.

Di depan peserta apel, Wabup Intan juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis demi menghindari ego sektoral dan konflik internal di lingkungan kerja. Beliau menegaskan bahwa status kepegawaian tidak boleh menjadi sekat dalam profesionalisme pelayanan.

"Kita semua bekerja di bawah satu payung besar, yaitu Pemerintah Kabupaten Tangerang. Latar belakang dan cara pandang boleh berbeda, tetapi tujuan kita satu: memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Saya minta bangun komunikasi yang baik, saling menghargai, dan jauhi tindakan yang dapat memicu konflik. Pekerjaan seberat apa pun akan terasa ringan jika dikerjakan bersama melalui kolaborasi," tuturnya.

Lebih lanjut, beliau menyinggung perihal kesetaraan tanggung jawab antara PNS dan PPPK.

"Mau statusnya PNS atau PPPK, semuanya sama-sama memikul tanggung jawab yang sama untuk melayani masyarakat. ASN harus menjadi teladan yang baik, baik dari segi sikap, perilaku, maupun kinerja di tengah masyarakat. Saya minta para Kepala OPD melakukan pembinaan secara terus-menerus terhadap disiplin pegawai ini," lanjut Wabup Intan.

Menutup arahannya, Wabup Intan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada para atlet, pelatih, serta ofisial yang akan mewakili Kabupaten Tangerang dalam ajang kejuaraan olahraga terdekat.

"Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang membawa nama baik Kabupaten Tangerang. Mari kita doakan bersama agar para atlet terbaik kita mampu mengukir prestasi gemilang, menjaga sportivitas, dan kembali dengan membawa kebanggaan bagi daerah yang kita cintai ini," pungkasnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Perkumpulan Gerakan Moral Anti Kriminalitas (GMAKS) Tangerang Raya melayangkan surat konfirmasi, klarifikasi tertulis, sekaligus somasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang dan Pokja Pemilihan setempat. Langkah tegas ini diambil setelah tim investigasi menemukan dugaan pelanggaran administrasi dalam penetapan pemenang tender proyek raksasa.

Proyek yang menjadi sorotan tajam adalah Paket Belanja Modal Bangunan Gedung Kantor Pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah (Eks Pabrik Edy) Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan data LPSE Kota Tangerang, tender berkode 10116578000 ini memiliki nilai Pagu senilai Rp 34,74 miliar.

Pihak Pokja Pemilihan sebelumnya telah menetapkan PT. Sultan Sukses Mandiri sebagai pemenang utama. Perusahaan tersebut keluar sebagai pemenang dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp 32,54 miliar.

Namun, Koordinator GMAKS Tangerang Raya, Hadi Isron, mengungkapkan adanya kejanggalan fatal pada pemenuhan syarat kualifikasi. Berdasarkan pengecekan data resmi, pemenang tender diduga tidak memenuhi dokumen wajib yang dipersyaratkan.

“Dokumen pemilihan secara eksplisit mewajibkan kepemilikan Sertifikat Badan Usaha (SBU) Klasifikasi Spesialis subklasifikasi KK016 tentang Pemasangan Kerangka Baja Konstruksi. Sayangnya, izin wajib tersebut diduga kuat tidak dimiliki oleh perusahaan pemenang,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Hasil penelusuran riil tim investigasi pada portal resmi LPJK Kementerian Pekerjaan Umum membuktikan hal tersebut. PT. Sultan Sukses Mandiri tercatat hanya mengantongi lima subklasifikasi, tanpa ada kode KK016.

Selain ketiadaan SBU baja, GMAKS juga mencium kejanggalan pada dokumen kualifikasi SBU BG009 milik pemenang. Pengesahan izin konstruksi gedung tersebut diduga baru terbit pada 22 April 2026.

“Tanggal penerbitan SBU BG009 tersebut memicu dugaan kuat adanya praktik post-bidding atau pengondisian dokumen susulan. Hal ini dinilai mencederai asas keadilan dan persaingan usaha yang sehat antar-peserta,” katanya.

GMAKS menduga keras ada unsur kelalaian atau kesengajaan oleh Pokja Pemilihan demi meloloskan perusahaan tertentu. Indikasi favoritisme ini berpotensi melanggar ketentuan Pasal 17 UU Nomor 30 Tahun 2014 terkait larangan penyalahgunaan wewenang.

Pihak Pokja juga dipertanyakan keadilannya karena menggugurkan peserta lain yang menawar lebih rendah dengan dalih teknis yang ketat. Sebaliknya, pemenang yang kekurangan dokumen wajib justru diloloskan begitu saja.

Melalui surat nomor 082/Klarf/gmaks/TR/VI/2026, GMAKS secara resmi menuntut DLH Kota Tangerang dan Pokja Pemilihan untuk segera menunda penandatanganan kontrak. Mereka mendesak panitia melakukan evaluasi kualifikasi ulang demi kepastian hukum.

“Instansi terkait diberikan tenggat waktu selama 3x24 jam untuk memberikan klarifikasi tertulis. Jika somasi ini diabaikan, kami akan segera melaporkan dugaan KKN ini kepada KPK, Kejaksaan Tinggi Banten, dan Ombudsman RI,” tegasnya. (Smr/red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara kenaikan kelas dan kelulusan siswa-siswi RA Daarul Muttaqien Kec. Pagedangan, Minggu (07/06/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan merasa terharu dan bangga kepada Yayasan Daaru Muttaqien yang telah menyelenggarakan pendidikan dan Kelompok Bermain (KB) untuk anak-anak, termasuk juga Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

"Alhamdulillah, KB Kartini dan juga PAUD di sini ternyata welcome menerima anak-anak berkebutuhan khusus. Ini yang bikin saya selalu bangga sama KB Kartini karena anak-anak berkebutuhan khusus pun bisa mendapat kesempatan yang sama untuk bersekolah," ungkap Wabup Intan

Dia juga sangat mengapresiasi KB Kartini dan PAUD Daaru Muttaqien yang senantiasa mengedepankan pendidikan mental dan spiritual dalam mendidik anak didiknya

"Tadi sudah kita lihat ada yang jadi MC, ada yang baca doa, ada yang jadi penerima tamu. Alhamdulillah anak-anak kita diajarkan untuk berani tampil, bahwa mental dan spiritual anak-anak kita memang harus digembleng sejak dini," tandasnya

Dia juga menegaskan bahwa Pemkab Tangerang terus mendorong agar semua anak-anak di Kabupaten Tangerang memiliki kesempatan yang sama, baik dalam hal pendidikan, kesehatan maupun di bidang layanan lainnya. Di bidang kesehatan, Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang sudah ada klinik Intan emas, klinik tumbuh kembang anak yang dilengkapi dengan dukungan semua dokter spesialis untuk anak-anak termasuk, ABK yang bisa menjalani terapi di sana secara gratis.

"Saya ingin anak-anak di Kabupaten Tangerang mempunyai kesempatan yang sama, orang tuanya jangan malu. Anak berkebutuhan khusus itu anak yang istimewa dan mengajarkan kita orang tuanya untuk sabar, jadi jangan pernah malu untuk menyekolahkan anak-anak berkebutuhan khusus Insyaallah SD Negeri, Swasta, TK sekarang bisa menerima anak-anak berkebutuhan khusus," tegasnya

Dia juga mengucapkan selamat kepada anak-anak dan orang tua yang telah menyelesaikan sekolah di TK dan naik kelas dan mendoakan, mudah-mudahan anak-anak bisa menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta berprestasi yang mampu membanggakan orang tua dan daerah.

Sementara itu, Kepala sekolah Lilis Jahrotul Ulum mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar berbagai rangkaian kegiatan menjelang tahun ajaran baru 2026/2027, mulai dari Open School, pentas seni dan ajang kreatifitas serta Market Day yang berkolaborasi dengan kegiatan kewirausahaan dari guru dan juga komite sekolah.

"Kegiatan hari ini adalah bentuk apresiasi rasa syukur dan bahagia. InsyaAllah, mudah-mudahan lelahnya menjadi ibadah buat kita semuanya dan insyaAllah menjadi ladang pahala buat kita semuanya Kemudian kami juga menyampaikan permohonan maaf yang tak terhingga," ujar Lilis. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid membuka rangkaian TANGKAB EXPO 2026 yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang Tigaraksa, Minggu (07/06/26). Kegiatan tersebut dikemas melalui Tangkab Fun Walk dan berbagai layanan publik yang melibatkan ribuan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa TANGKAB EXPO 2026 menjadi ajang kebersamaan yang memadukan olahraga, pemberdayaan ekonomi lokal, pelayanan publik, kepedulian sosial, dan inovasi digital.

“Pagi ini, kita dapat berkumpul dalam kegiatan Tangkab Fun Walk dan Tangkab Expo, sebuah ajang panggung kebersamaan masyarakat Kabupaten Tangerang yang memadukan olahraga, pemberdayaan ekonomi lokal, pelayanan publik, kepedulian sosial, serta penguatan inovasi digital dalam satu momen,” ujar Bupati Maesyal.

Menurut Maesyal, kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama berbagai mitra strategis, termasuk Bank Indonesia Provinsi Banten dan Bank BJB. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat kegiatan bagi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik yang semakin mudah dan modern.

Ia menjelaskan, masyarakat dapat menikmati beragam kegiatan dan layanan yang tersedia selama TANGKAB EXPO 2026. Mulai dari Fun Walk, booth UMKM dan produk lokal, expo hunian dan kendaraan, layanan administrasi kependudukan dan perizinan, hingga layanan pajak daerah berbasis digital yang memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan pemerintah.

Bupati Maesyal juga menegaskan bahwa TANGKAB EXPO bukan sekadar ajang olahraga dan hiburan, melainkan ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang hadir langsung ke masyarakat dengan suasana yang gembira,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan memperkuat peran pelaku UMKM dan memperkenalkan berbagai layanan publik kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan penggunaan transaksi digital dalam pelayanan dan pembayaran daerah.

Menariknya, kegiatan yang diikuti sekitar 20 ribu masyarakat Kabupaten Tangerang tersebut juga menghadirkan layanan donor darah serta berbagai pelayanan publik dari sejumlah instansi. Seluruh layanan yang tersedia merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat, mempermudah, dan meningkatkan transparansi pelayanan kepada masyarakat.

Pemkab Tangerang berharap TANGKAB EXPO dapat terus menjadi agenda tahunan yang memberikan manfaat semakin besar bagi masyarakat. “Tentunya, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid melepas peserta Fun Run 5K Komunitas Wisata Kreatif yang digelar di area Scientia Park Gading Serpong Kec. Kelapa Dua, Minggu (07/06/26)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mendukung upaya-upaya penyelenggaraan kegiatan olahraga yang melibatkan para pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang, salah satunya Fun Run Komunitas Wisata Kreatif.

"Ini adalah agenda yang positif supaya masyarakat Kabupaten Tangerang ini terus mengumandangkan olahraga dan memasyarakatkan olahraga juga sekaligus ada beberapa UMKM yang hadir di sini untuk memeriahkan jalan santai tingkat Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menambahkan kehadirannya bersama dengan anggota DPRD Provinsi Banten, DPRD Kab Tangerang, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), baik dari Provinsi Banten maupun Kabupaten Tangerang serta Camat merupakan bentuk dukungan untuk terus membudayakan hidup sehat sekaligus menggerakan roda perekonomian lokal

"Baru saja kita lepas mereka untuk melaksanakan jalan santai atau lari santai. Mudah-mudahan dengan jalan santai ini, kita bisa bersilaturahmi, bisa sehat dan agenda ini akan terus kita laksanakan secara rutin untuk membiasakan bahwa pola hidup sehat, termasuk di dalamnya adalah meningkatkan keberadaan UMKM yang ada di Kabupaten Tangerang," ungkapnya

Dia juga berharap kegiatan tersebut dapat memacu kegiatan olahraga wisata kreatif lainnya di Kabupaten Tangerang semakin berkembang sehingga berdampak luas bukan hanya untuk komunitas dan masyarakat, namun juga para pelaku UMKM di sekitar lokasi acara

"Kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang juga atas nama provinsi Banten mengucapkan terima kasih apresiasi kepada panitia atas penyelenggaraan wisata kreatif Fun Run 5K tahun 2026 di Kabupaten Tangerang," pungkasnya

Ketua pelaksana Fun Run 5K, Indra Irawan melaporkan bahwa kegiatan tersebut merupakan event olahraga yang dikolaborasikan dengan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Tangerang

"Peserta sudah tercatat 1.100 peserta. Kegiatan ini pun bukan hanya fun run, hanya sekedar proud tapi kita membuat event ini dikolaborasikan dengan tradisi budaya yang ada di Kabupaten Tangerang," jelas Indra

Pihaknya berjanji akan membuat kegiatan tersebut sebagai agenda tetap dengan cakupan yang lebih luas, tidak hanya pesertanya dan tingkatannya, namun juga dengan seni budaya yang lebih beragam dan bekerjasama dengan UMKM yang lebih banyak. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, membuktikan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar slogan di atas kertas. Melalui langkah progresif, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tigaraksa sukses menyelenggarakan malam pelayanan terpadu bertajuk "MANTAP JASA" (Malam Terpadu Jemput Aspirasi dan Solusi Administrasi) pada Sabtu malam (06/06/2026).

Mengusung tagline “Mendekatkan Pelayanan, Menghadirkan Solusi, Melayani Tanpa Batas Waktu,” kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor kecamatan ini berubah menjadi pusat pelayanan publik yang masif. Program ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga yang selama ini mengalami hambatan waktu akibat tuntutan pekerjaan di siang hari, seperti buruh pabrik, buruh harian, pedagang, dan pelaku UMKM.

Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme warga yang luar biasa. Berdasarkan data di lapangan, jumlah kunjungan pada malam ini berhasil memecahkan rekor tertinggi sejak inovasi ini pertama kali digulirkan dua tahun lalu.

"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat malam ini benar-benar di luar ekspektasi kami. Ini adalah rekor baru. Pelayanan administrasi dan pelayanan publik lintas sektor malam ini dipadati oleh warga. Bahkan, dari laporan petugas di meja registrasi, banyak warga yang sudah datang dan mengantre sejak pagi dan siang hari untuk mengamankan nomor antrean, padahal loket pelayanan baru resmi kami buka pukul 19.30 WIB setelah persiapan sejak pukul 18.00 WIB," ungkap Camat Cucu.

Cucu juga menambahkan bahwa daya tarik MANTAP JASA kini telah meluas ke luar batas wilayah administrasinya.

"Yang menarik, pergerakan warga malam ini menunjukkan bahwa yang datang bukan hanya masyarakat dari dalam Kecamatan Tigaraksa saja. Banyak warga dari kecamatan tetangga yang ikut memanfaatkan momentum ini karena melihat kelengkapan layanan yang kami sediakan." Tambah Camat Cucu.

Keberhasilan MANTAP JASA tidak lepas dari kolaborasi erat antara pihak kecamatan dengan berbagai instansi vertikal dan horizontal. Semua layanan diintegrasikan secara one-stop service untuk memastikan warga bisa menyelesaikan berbagai urusan sekaligus.

Berikut adalah rincian pelayanan terpadu yang tersedia:

• Administrasi Kependudukan (Adminduk): Disdukcapil melalui gerai kecamatan membuka layanan lengkap mulai dari perekaman dan pencetakan E-KTP, pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), hingga pengurusan Akta Kelahiran dan Akta Kematian.

• Layanan Keamanan dan Hukum Kepolisian: Bekerja sama dengan Satpas Polresta/Polres, dihadirkan layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sangat diminati warga, serta loket pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

• Layanan Lintas Sektoral & Sosial: Kantor Samsat turut hadir memfasilitasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Sementara itu, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten melalui Pos Pelayanan Hukum (Posbakum) memberikan ruang konsultasi hukum gratis bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan atau kejelasan hukum. Disediakan pula layanan kesehatan gratis dan sertifikasi halal bagi produk lokal.

• Penguatan Ekonomi dan Media Komunikasi: Lapangan luar diisi oleh belasan gerai UMKM lokal sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi. Di sudut lain, sebuah panggung interaktif digunakan untuk Live Talkshow publik yang menghadirkan unsur Polsek dan Anggota Dewan perwakilan rakyat guna menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung.

Kapolsek Tigaraksa yang hadir mendampingi jajaran Forkopimcam menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelayanan yang humanis dan responsif. Masyarakat tidak hanya pulang membawa dokumen yang selesai, tetapi juga mendapatkan edukasi terkait kamtibmas dan hak-hak hukum mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Tigaraksa kembali menegaskan bahwa MANTAP JASA bukan hanya tentang mencetak dokumen penunjang administrasi, melainkan ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan keluhan birokrasi, infrastruktur, maupun masalah sosial.

"Kami membuka pos pengaduan langsung. Jika ada keluhan, hambatan, atau aspirasi yang tersumbat, malam ini silakan sampaikan kepada saya, kepada Pak Kapolsek, atau ke jajaran dinas terkait yang sedang bertugas. Kami hadir di sini untuk bekerja dan memberikan solusi langsung di tempat," Camat Cucu.

Secara regulasi, inovasi MANTAP JASA ini mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta Peraturan Bupati Tangerang Nomor 33 Tahun 2023. Dengan memindahkan waktu pelayanan ke malam hari tanpa memotong produktivitas harian warga, inovasi ini memberikan penghematan biaya (cost efficiency) yang signifikan bagi masyarakat.

Melihat dampak positif dan lonjakan indeks kepuasan masyarakat yang nyata, Pemerintah Kecamatan Tigaraksa berencana menjadikan format ini sebagai model pelayanan berkala yang lebih masif. Model pelayanan jemput bola bertema malam hari ini juga sangat adaptif untuk direplikasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

"Inovasi MANTAP JASA adalah bukti komitmen kami bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat tanpa dibatasi oleh jam kerja formal. Kami ingin birokrasi di Tigaraksa berjalan dinamis, fleksibel, dan selalu berpihak pada kemudahan urusan rakyat," tutup Camat Cucu. (Red)

Page 34 of 689
Go to top