Banten

Banten (7172)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) benar-benar menjadi pola penanganan Stunting yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri kegiatan Balita Kita Sehat, sekaligus mencanangkan program Intervensi Terpadu Cegah Stunting (INOVASI TERPA GANTUNG) di Kantor Desa Klutuk, Kecamatan Mekar Baru, Rabu (19/08/26)

“Melalui INOVASI TERPA GANTUNG, kita ingin membangun pola penanganan yang lebih kolaboratif, efektif dan terpadu, sehingga setiap anak yang membutuhkan perhatian dapat segera diketahui dan mendapatkan intervensi yang sesuai, dengan melibatkan lebih banyak pihak, dan multi sektor,”

Ia menandaskan, pencegahan dan penanganan Stunting harus dilakukan sedini mungkin, bahkan sejak masa kehamilan, melalui pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kesehatan secara rutin, pola asuh yang tepat, serta lingkungan yang sehat

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi dan berat badan serta kesehatan anak tetapi berkaitan dengan bagaimana kita bersama mampu berkomitmen penuh atas tumbuh kembang serta kualitas sumber daya manusia di masa yang akan datang,” tandasnya.

Wabup Intan berharap Desa Klutuk dan Kecamatan Mekar Baru dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan intervensi terpadu pencegahan stunting. Dia pun mengajak seluruh jajaran pemerintah desa dan kecamatan untuk terus memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, serta seluruh unsur masyarakat.

“Data mengenai kondisi ibu dan anak juga harus terus diperbarui agar program yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kolaborasi dan kepedulian, kita optimistis dapat menciptakan generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas,” ujarnya

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peran para kader sangat penting karena berinteraksi langsung dengan keluarga dan menjadi penghubung antara masyarakat dengan berbagai program kesehatan pemerintah.

“Saya juga berharap kegiatan Balita Kita Sehat tidak berhenti pada kegiatan seremonial hari ini. Pencanangan ini harus menjadi awal dari gerakan bersama yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Mari kita bangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan anak merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, lingkungan, masyarakat hingga pemerintah,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Klutuk, Ubaedilah mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kepedulian Wabup Intan terhadap kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG Desa Klutuk Kec. Mekar Baru. Kegiatan Balita Kita Sehat dan INOVASI TERPA GANTUNG tersebut merupakan program inovasi Pemerintah Desa Klutuk yang berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Kecamatan Mekar Baru.

“Kehadiran Ibu tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting,” ujar Ubaedilah

Dia juga berharap Wabup Intan juga dapat membantu dan memfasilitasi berbagai upaya untuk mengatasi tantangan dan kendala yang dihadapi sehingga upaya pencegahan dan penanganan Stunting di Desa Klutuk dapat berjalan lebih baik lagi

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan juga menyerahkan secara simbolis bantuan telur dan melihat langsung pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG). (red)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menutup secara resmi kompetisi sepak bola Liga Bola Open Turnamen PIK 2 yang digelar di Lapangan Satuan Radar (Satradar) 401 Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan selain menjadi wadah bagi para pesepak bola untuk menunjukkan kemampuan, turnamen ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat, sekaligus juga mendorong pemberdayaan serta perekonomian masyarakat desa.

"Kompetisi sepak bola ini selain mempererat silahturahmi dan menjaga kebugaran, masyarakat juga dapat memanfaatkannya untuk jualan, sehingga perekonomian masyarakat desa juga dapat berputar," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Menurutnya, olahraga, khususnya sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang memiliki penggemar dan fanatisme yang sangat tinggi serta mendorong munculnya potensi-potensi baru dari tingkat desa. Untuk itu dia juga menekankan pentingnya sportivitas dan saling menjunjung tinggi persatuan dan kebersamaan dalam setiap pertandingan

"Penutupan Liga Bola Open Turnamen PIK 2 ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mengembangkan olahraga serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Tangerang," imbuhnya.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kompetisi tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan, tidak hanya di Kabupaten Tangerang, tetapi juga meluas ke Kota Tangerang, Tangerang Selatan, hingga daerah lainnya.

“Ini kita mulai dari Kabupaten Tangerang. Mudah-mudahan nanti bisa dilebarkan ke Tangerang Kota, Tangerang Selatan dan daerah lainnya,” ujarnya

Sementara itu, Komandan Satuan Radar 401 Tanjung Kait, Letkol Lek Aris Budi Wicaksono, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kompetisi sepak bola yang digelar tersebut merupakan kerja sama dengan PIK 2 dalam rangka memeriahkan dan menyemarakan HUT ke-81 RI

Dia juga melaporkan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan meriah. Masyarakat juga dapat menyaksikan pertandingan secara langsung dengan suasana yang kondusif.

“Kami bersyukur kompetisi ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan meriah. Masyarakat juga sangat antusias menyaksikan pertandingan secara langsung,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan olahraga seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi sarana positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan bakat serta membangun semangat sportivitas. (Red)

KOTA TANGERANG, lensafokus.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong penggunaan produk dalam negeri sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian daerah sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Gedung Cisadane, Kota Tangerang, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong pelaku usaha agar semakin mengutamakan produk buatan dalam negeri.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Suli Rosadi, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk Indonesia, mendorong penggunaan barang dalam negeri, serta mendukung pertumbuhan UMKM lokal.

“Ketika masyarakat memilih produk dalam negeri, secara tidak langsung kita ikut memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar Suli.

IMG 20260819 WA0005

Menurutnya, sosialisasi juga diarahkan agar para peserta dapat berkontribusi secara langsung dalam memajukan UMKM Kota Tangerang. Peserta diharapkan tidak hanya menjadi konsumen yang cerdas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dengan ikut mengampanyekan penggunaan produk lokal di lingkungan masing-masing.

Selain mendorong masyarakat menggunakan produk dalam negeri, kegiatan tersebut juga memberikan motivasi kepada para pelaku usaha untuk mampu menangkap berbagai peluang pasar, termasuk peluang yang berasal dari belanja pemerintah.

Pelaku UMKM juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk agar mampu bersaing dengan produk dari luar negeri.

“Kegiatan Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Tahun Anggaran 2026 diikuti 100 peserta yang terdiri dari pelaku usaha UMKM perwakilan dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Keterlibatan pelaku usaha dari seluruh kecamatan diharapkan dapat memperluas pemahaman sekaligus memperkuat gerakan penggunaan produk lokal,” jelas Suli.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM, terutama dalam meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta membuka peluang pasar yang lebih besar.

“Kami ingin peserta semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas produk, menangkap peluang pasar, dan ikut berkontribusi dalam memajukan UMKM Kota Tangerang,” harapnya. (Sumarna)

LEBAK, lensafokus.id — Ketua Umum Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP), Eli Sahroni atau yang akrab disapa King Badak, kembali melontarkan kritik terhadap dugaan sikap arogansi yang dilakukan oknum Kepala Desa Rahong, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.

King Badak menilai sejumlah persoalan yang diduga melibatkan oknum Kepala Desa Rahong belum mendapatkan penanganan dari Komisi Etik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memperburuk citra pejabat publik sekaligus menunjukkan perlunya penguatan fungsi pengawasan dan penegakan kode etik di lingkungan pemerintahan daerah.

«“Ada beberapa kasus arogansi oknum Kepala Desa Rahong tidak disentuh Komisi Etik Pemkab Lebak sehingga makin arogan. Itulah fakta sesungguhnya. Inspektorat dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) harus segera turun tangan. Jika tidak, kami akan melakukan langkah tegas,” ujar King Badak kepada media, Rabu (19/8/2026).»

Ia mendesak Pemkab Lebak melalui instansi terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap oknum Kepala Desa Rahong apabila terdapat laporan atau dugaan pelanggaran yang memenuhi unsur untuk ditindaklanjuti.

Menurutnya, pengawasan terhadap aparatur pemerintahan desa penting dilakukan guna memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai ketentuan serta menjaga kepercayaan masyarakat.

King Badak juga menyatakan bahwa Badak Banten Perjuangan berencana melakukan aksi di Kantor Bupati Lebak pada Rabu pekan depan. Aksi tersebut, kata dia, merupakan bentuk desakan kepada Bupati Lebak Hasby Jayabaya agar memerintahkan Inspektorat dan Dinas/BPMPD untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap oknum Kepala Desa Rahong.

«“Kami akan turun langsung, karena ini menyangkut marwah masyarakat dan integritas pemerintahan desa,” tegasnya.»

BBP berharap Pemkab Lebak dapat merespons persoalan tersebut secara objektif dan sesuai mekanisme yang berlaku. Pemeriksaan, menurut organisasi tersebut, diperlukan untuk memastikan setiap dugaan pelanggaran dapat ditangani secara transparan dan memberikan kepastian kepada masyarakat.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari Kepala Desa Rahong maupun pihak Pemkab Lebak terkait tudingan dan rencana aksi yang disampaikan BBP tersebut. (C2p)

TANGERANG, lensafokus.id - Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Tangerang Tahun 2026 resmi ditutup di Hotel Yasmin, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/26). Kegiatan yang berlangsung sejak 10 hingga 17 Agustus 2026 dengan Sistem Desa Bahagia tersebut menjadi rangkaian pembentukan karakter dan penguatan kesiapan Paskibraka sebelum menjalankan tugas pada Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bupati Maesyal menegaskan, nilai-nilai dan wawasan yang diperoleh selama pelatihan tidak boleh berhenti diterapkan setelah tugas sebagai Paskibraka selesai. Para peserta diminta membawa dan mengimplementasikan kedisiplinan, kepedulian, semangat gotong royong, dan pengalaman selama berada di Desa Bahagia kemb1ali ke sekolah, keluarga, serta lingkungan masyarakat.

“Tugas kalian sebagai Paskibraka mungkin telah selesai, tetapi tugas kalian sebagai generasi penerus bangsaq baru saja dimulai. Jadilah teladan dan jadikan nilai dan pengalaman yang diperoleh sebagai bekal untuk meraih cita-cita” tegas Bupati Measyal

Ia menjelaskan, Sistem Desa Bahagia menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter peserta. Para pelajar yang berasal dari sekolah, keluarga, danq1 lingkungan berbeda dilatih dan dibina untuk hidup bersama, saling menghargai, saling membantu, serta membangun rasa persaudaraan.

“Menjadi generasi muda tidak cukup hanya dengan memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi juga harus memiliki kepedulian, karakter, semangat gotong royong, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya

Ia juga berpesan agar mereka terus belajar, berprestasi, memberikan manfaat, serta menjadiqq teladan bagi lingkungan. "Teruslah belajar dan berprestasi, jadilah teladan yang dapat menginspirasi serta memberikan manfaat bagi sekolah, keluarga dan masyarakat," pesannya

Bupati Maesyal juga menyampaikan selamat kepada seluruh Paskibraka1 Kabupaten Tangerang Tahun 2026 atas keberhasilan menyelesaikan pemusatan pelatihan dan penugasan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pelatih, pembina, pendamping, panitia, orang tua serta seluruh pihak terkait atas dukungan, doa, keiklasan, tenaga dan pikiran yang telah dicurahkan untuk mendidik, melatih dan membina para peserta sehingga mereka mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik

"Kami juga ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para pelatih, pembina, pendamping, panitia, orang tua serta seluruh pihak yang telah mencurahkan waktu, tenaga, pikiran, doa, keiklasan dan perhatian selama proses pelatihan sehingga menghantarkan peserta dalam menyelesaikan seluruh rangkaian tugasnya dengan baik," pungkasnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id — Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Habibah yang berlokasi di Desa Jeungjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, turut menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai perlombaan yang berlangsung meriah dan penuh kegembiraan.

Kegiatan tersebut diikuti para siswa dengan penuh antusias. Semarak perayaan semakin terasa dengan kehadiran para wali murid yang turut memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak selama perlombaan berlangsung.

Sejak pagi, suasana lingkungan madrasah tampak penuh warna dan diwarnai riuh tawa para siswa. Berbagai perlombaan tradisional dan permainan edukatif disiapkan panitia sebagai sarana menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, kreativitas, serta kecintaan terhadap Tanah Air sejak usia dini.

Sejumlah perlombaan yang digelar di antaranya lomba makan kerupuk, yang menguji ketangkasan dan kecepatan peserta. Ada pula lomba kelereng yang melatih ketelitian dan kesabaran anak-anak.

Selain itu, siswa mengikuti lomba menghias sepeda dengan menampilkan kreativitas dan imajinasi melalui berbagai hiasan berwarna-warni bertema kemerdekaan. Kemeriahan juga terlihat dalam lomba meledakkan balon serta lomba membawa air secara berkelompok yang mengajarkan pentingnya kerja sama dan semangat gotong royong.

IMG 20260818 WA0027

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan. Kehadiran para wali murid menjadi salah satu bagian yang membuat perayaan HUT ke-81 RI di MI Al Habibah semakin meriah.

Para orang tua tidak hanya menyaksikan perlombaan, tetapi juga memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak mereka. Kebersamaan tersebut menciptakan suasana kekeluargaan yang harmonis antara siswa, guru, dan wali murid.

Kepala MI Al Habibah, Muhamad Hasbullah, S.Pd.I, mengatakan perayaan HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar kegiatan hiburan bagi para siswa. Menurutnya, momentum tersebut menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kemerdekaan, gotong royong, sportivitas, dan cinta Tanah Air kepada generasi muda.

“Perayaan ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kemerdekaan, gotong royong, dan cinta Tanah Air kepada generasi muda sejak usia dini. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara sekolah dan orang tua murid,” ujar Muhamad Hasbullah.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting dilakukan karena dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak sekaligus mengajarkan nilai kebersamaan melalui kegiatan yang menyenangkan.

Perayaan HUT ke-81 RI di MI Al Habibah pun berakhir dengan senyum dan kebahagiaan. Para siswa, guru, dan wali murid tampak menikmati seluruh rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan. (Her)

Page 22 of 718
Go to top