Banten

Banten (6281)

LEBAK, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak resmi menggelar program “Bulan Taat Pajak” sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pajak daerah di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Program tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Bupati Lebak Nomor B900.1.13.1/2 Bid Perencanaan/1/2026, yang menginstruksikan partisipasi aktif seluruh ASN dan pegawai BUMD dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah secara mandiri dan tepat waktu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak, Agung Budi Santoso,ST, M.T, menjelaskan bahwa program ini mewajibkan ASN dan pegawai BUMD untuk melunasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga ketetapan pajak tahun 2026.

“Selain pembayaran PBB-P2, ASN dan pegawai BUMD juga diwajibkan melakukan pemutakhiran data objek dan subjek pajak secara mandiri, sesuai dengan bukti kepemilikan atau penguasaan dan pemanfaatan objek pajak masing-masing,” kata Agung di kantornya, Selasa (03/02/2026).

Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya awal menciptakan basis data perpajakan yang akurat dan mutakhir di Kabupaten Lebak.

Dalam rangka sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Lebak, perangkat daerah juga diminta memastikan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen PKB untuk kendaraan dinas dan operasional hingga ketetapan pajak tahun 2026. Selain itu, ASN dan pegawai BUMD diimbau melakukan balik nama Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) ke wilayah Kabupaten Lebak.

Hasil pelaksanaan program Bulan Taat Pajak ini wajib dilaporkan secara kolektif oleh masing-masing instansi kepada Bapenda Kabupaten Lebak paling lambat 27 Februari 2026.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, kepatuhan terhadap program ini menjadi salah satu syarat pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN dan pegawai BUMD di lingkungan Pemkab Lebak.

Di sisi lain, guna meningkatkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), pembayaran pajak diprioritaskan melalui kanal digital seperti QRIS, Virtual Account, Mobile Banking, e-wallet (OVO dan LinkAja), e-commerce (Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak), serta gerai ritel seperti Indomaret.

Masyarakat dapat mengakses informasi lebih lanjut melalui :
Informasi SPPT dan pembayaran :
Pemutakhiran data SPPT : bit.ly/DokumenSPPTLebak
Informasi PBB-P2 via telepon/WhatsApp: 0838-9809-6389
Informasi PKB melalui gerai Samsat terdekat.

Program Bulan Taat Pajak ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat umum dalam menunaikan kewajiban perpajakan, sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah demi terwujudnya “Lebak RUHAY”. (Cecep)

Serang, lensafokus.id - Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) serta unsur insan pers terus melakukan persiapan menjelang pelaksanaan Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026.

Agenda tahunan ini dipersiapkan agar berjalan lancar selama penyelenggaraan pada tanggal 6 s.d 9 Februari 2026 mendatang.

“Alhamdulillah, persiapan berjalan bersama-sama dengan PWI Pusat, PWI Provinsi Banten, dan seluruh unsur pers yang ada di Provinsi Banten,” ujar Andra Soni, Minggu (1/2/2026).

Andra Soni mengatakan, Pemprov Banten antusias menyambut pelaksanaan HPN yang menjadi agenda nasional.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pers, sekaligus bagi kemajuan daerah.

Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam menjaga dan menumbuhkan iklim kebebasan berpendapat yang sehat, bertanggung jawab, dan beretika.

Pers juga berperan strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, serta edukatif kepada masyarakat.

Ia berharap pelaksanaan HPN di Provinsi Banten tidak hanya menjadi ajang peringatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi dan refleksi bersama untuk memperkuat peran pers dalam pembangunan demokrasi dan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga kebebasan pers juga tumbuh dengan baik dan pers dapat menjadi bagian dari pendukung, sekaligus mitra strategis, menuju Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah berharap agar pers menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan program kepada masyarakat.

Pelaksanaan HPN di Provinsi Banten bisa menjadi momentum bagi masyarakat provinsi lain untuk lebih mengenal daerah Banten.

“Mudah-mudahan melalui peringatan HPN tahun 2026, Provinsi Banten semakin dikenal dan terangkat seluruh potensi wilayahnya,” ungkapnya.

Selain itu, ia berharap ke depan pers juga terus menjadi penyediaan informasi, pendidikan, hiburan, dan kontrol sosial. Serta berperan sebagai mediasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan solusi bagi keberlangsungan pembangunan.

Melalui jurnalistik yang akurat, jujur, dan berimbang, pers membantu mengoreksi kebijakan, mendorong akuntabilitas, serta mendidik masyarakat untuk membangun pemerintahan yang lebih baik.

“Pers juga ikut melakukan pengawasan terhadap roda pemerintahan yang berlangsung. Kita menyambut baik kehadiran pers, kehadiran media massa, agar memberikan masukan yang konstruktif,” pungkas Dimyati. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menghadirkan program Gerakan Pangan Murah (Gampang Sembako) bagi masyarakat.

Program ini digelar sepanjang Februari 2026 dan dilaksanakan secara bergilir di 13 kecamatan se-Kota Tangerang hingga 23 Februari mendatang. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemkot Tangerang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan di bawah harga pasar.

“Sejumlah komoditas yang tersedia antara lain beras, minyak goreng, telur, daging dan olahannya, serta aneka sayur dan buah segar,” tutur Muhdorun, Kepala DKP Kota Tangerang, Senin (2/2/26).

Pelaksanaan Gampang Sembako dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan lokasi yang menyesuaikan di setiap kecamatan. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

“Masyarakat kami ajak untuk memanfaatkan program Gampang Sembako ini sebaik mungkin. Selain membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan,” ujarnya.

Berikut jadwal pelaksanaan Gampang Sembako dalam rangkat HUT ke-33 Kota Tangerang

Selasa, 3 Fabruari
Kecamatan Jatiuwung
Halaman Kantor Kelurahan Alam Jaya

Rabu, 4 Februari
Kecamatan Ciledug
Halaman Kantor Kelurahan Sudimara Barat

Kamis, 5 Februari
Kecamatan Pinang
Halaman Kantor Kelurahan Panunggangan Timur

Jumat, 6 Februari
Kecamatan Cipondoh
Halaman Kantor Kelurahan Poris Plawad Utara

Senin, 9 Februari
Kecamatan Karawaci
Halaman Kantor Bojong Jaya

Selasa, 10 Februari
Kecamatan Neglasari
Alun-Alun Kelurahan Kedaung Wetan

Rabu, 11 Februari
Kecamatan Karang Tengah
Halaman Kantor Kelurahan Pondok Bahar

Kamis, 12 Februari
Kecamatan Cibodas
Halaman Kantor Kecamatan Cibodas

Jumat, 13 Februari
Kecamatan Tangerang
Lapangan Segitiga Bona Sarana Indah Kelurahan Cikokol

Rabu, 18 Februari
Kecamatan Periuk
Halaman Kantor Kecamatan Periuk

Senin, 23 Februari
Kecamatan Benda
Jalan Halim Perdana Kusuma, RT 01, RW 06, Samping Alfamidi Perumahan Alam Raya Kelurahan Jurumudi

 

Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja menghadiri dan membuka acara peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang digelar di Kawasan Ketapang Urban Aquaculture (KUA), Kecamatan Mauk, Senin (02/02/26)

Pada kesempatan tersebut, Sekda Soma menandaskan pentingnya komitmen bersama dan aksi nyata seluruh pihak, baik itu pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha maupun masyarakat, khususya generasi muda untuk menangani sampah demi terciptanya lingkungan yang sehat, nyaman dan berdampak luas, bukan hanya untuk masyarakat namun juga untuk kelangsungan seluruh ekosistem terkait lainnya

“Persoalan sampah adalah persoalan bersama, yang membutuhkan kepedulian, komitmen, dan aksi nyata secara kolektif, baik itu pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha maupun masyarakat, khususya generasi muda secara berkelanjutan. Sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kelestarian lingkungan, dan masa depan generasi yang akan datang,” tandas Soma

Menurut dia, wilayah pesisir seperti Kecamatan Mauk memiliki peran strategis sekaligus tantangan tersendiri. Sampah yang tidak dikelola dengan baik akan bermuara ke laut, merusak ekosistem pesisir, mengancam biota laut, serta berdampak pada mata pencaharian masyarakat nelayan. Pihaknya mengajak semua pihak untuk menjadikan HPSN sebagai momentum untuk semakin menguatkan kolaborasi dan aksi nyata dalam melestarikan dan menjaga wilayah pesisir secara menyeluruh dan berkelanjutan

“Mari kita jadikan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2026 ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan komunitas lingkungan, demi mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih, hijau, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir,” ujarnya

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendorong penanganan dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Untuk itu, pihaknya pun sangat mendukung dan mengapresiasi pelaksanaan HPSN dengan aksi bersih pantai, penanaman mangrove, dan pelepasan mimi yang merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan pesisir Kabupaten Tangerang.

“Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dan menjaga lingkungan pesisir agar ekosistemnya senantiasa lestari dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” imbuhnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, memimpin apel awal bulan Februari yang digelar di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (2/2/26).

Dalam amanatnya, Sekda Soma Atmaja menekankan pentingnya percepatan kinerja, khususnya pada triwulan pertama Tahun Anggaran 2026, yang dinilainya sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah secara keseluruhan.

“Hari ini kita memasuki minggu pertama di bulan Februari. Artinya, di triwulan pertama ini kita sudah harus menggenjot serapan anggaran dari pelaksanaan tugas-tugas kita. Keberhasilan di triwulan pertama sangat menentukan keberhasilan kita di tahun 2026,” tandas Sekda Soma

Selain itu, Sekda Soma Atmaja juga mengajak seluruh ASN untuk menunjukkan empati dan kepedulian terhadap kondisi di berbagai wilayah yang dalam hampir satu bulan terakhir dilanda banjir.

“Dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, 27 kecamatan terdampak banjir. Bahkan mungkin di antaranya adalah rumah kita sendiri. Untuk itu, mari kita saling menjaga kesehatan, membantu dan mendoakan saudara-saudara kita yang masih kesusahan,” ungkapnya.

Ia menyampaikan pesan Bupati Tangerang agar jajaran BPBD, Dinas Sosial, dan perangkat daerah terkait lainnya terus bekerja maksimal membantu warga terdampak, khususnya para pengungsi yang masih berada di tenda-tenda, masjid, dan balai desa.

“Bapak Bupati berpesan jangan sampai ada rakyat kita yang kelaparan. Itu menjadi arahan beliau kepada kami semua,” ujarnya.

Menutup amanatnya, Sekda mengajak seluruh peserta apel untuk juga mendoakan agar banjir segera surut dan kondisi cuaca berangsur membaik, seraya kembali menggaungkan semangat kerja aparatur pemerintahan untuk pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Kota Tangerang bergerak cepat dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan. Sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Kelurahan Poris Plawad, kini meluncurkan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) pada Minggu (1/2/26). Peresmian ini menandai babak baru pemberdayaan ekonomi lokal yang terintegrasi dengan program strategis nasional.

Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang, perwakilan Dekopinda Kota Tangerang, Camat Cipondoh serta para pelaku UMKM setempat. Selain seremonial, kegiatan ini diisi dengan bazar sembako murah, pameran UMKM dan layanan pemeriksaan mata gratis.

Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang Abdul Kholil Kurniawan menjelaskan, bahwa pembentukan KKMP di Poris Plawad adalah bagian dari langkah serentak di 104 kelurahan se-Kota Tangerang. Peran Dinas Indagkop tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi mencakup pembinaan intensif dan fasilitasi jejaring bisnis.

"Kami memfasilitasi pertemuan antara KKMP dengan BUMN strategis seperti Bulog, ID Food, dan Pertamina Patra Niaga. Kolaborasi ini memastikan koperasi memiliki akses langsung ke rantai pasok komoditas penting sehingga mampu beroperasi secara mandiri dan kompetitif," ujarnya.

Selain itu, satu terobosan penting dalam program ini adalah integrasi bantuan sosial dengan ekosistem koperasi. Berdasarkan MoU antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial, anggota PKH diimbau menjadi anggota koperasi. Ke depannya, bantuan sosial diharapkan dapat dibelanjakan di KKMP.

"Pemerintah memberikan market atau pasar yang pasti untuk KKMP. Ini peluang besar bagi warga. Dengan belanja di koperasi sendiri, perputaran uang tetap berada di wilayah dan memberikan manfaat kembali kepada anggota," tambahnya.

Ditempat yang sama, Camat Cipondoh Muhamad Marwan menyatakan, bahwa fokus utama di tahap awal ini adalah penyediaan sembako sebagai kebutuhan paling mendasar warga.

"Kami mulai dari sembako, karena itu yang paling dibutuhkan. Harapan kami, peluncuran hari ini di Poris Plawad menjadi pemantik bagi UMKM lokal untuk meningkatkan penghasilan mereka. Ini adalah dari warga, oleh warga dan untuk warga," ungkapnya.

Dengan peresmian ini, Koperasi Merah Putih Poris Plawad diharapkan menjadi pilar ekonomi yang kokoh, mengubah wajah kelurahan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang mandiri dan sejahtera. (Red)

Page 22 of 629
Go to top