Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan motivasi dan arahan kepada 25 pemain sepak bola U-20 PSSI Kabupaten Tangerang di TOS Hotel, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (21/12/25).
Dalam arahannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya persiapan matang menghadapi dua agenda besar ke depan, yakni Porprov 2026 dan Piala Gubernur. Menurutnya, seluruh aspek harus dipersiapkan secara optimal agar kontingen sepak bola Kabupaten Tangerang mampu meraih hasil positif dan membanggakan.
“Persiapan tim harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari latihan, fisik, mental, hingga disiplin. Dengan persiapan yang baik, InsyaAllah tim sepak bola Kabupaten Tangerang bisa memberikan hasil terbaik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Bupati menyampaikan bahwa para pemain yang terpilih merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tangerang. Dari puluhan pemain yang diseleksi, terpilih 25 pemain terbaik yang diharapkan menjadi cikal bakal pemain senior hingga pemain nasional di masa mendatang.
“Saudara-saudara adalah duta dari lebih dari 3,4 juta penduduk Kabupaten Tangerang. Jaga kepercayaan ini dengan latihan disiplin, semangat, dan sikap profesional,” tegasnya.
Dia berpesan agar para pemain untuk menjaga kedisiplinan, pola istirahat dan makan, menjaga emosi, skill dan performanya serta patuh kepada pelatih dan tim kesehatan yang mendampingi.
"Jaga emosi, kekompakan, hindari begadang, jaga asupan makanan sehat, serta mengikuti arahan tim medis agar kondisi fisik tetap prima," tandasnya.
Selain itu, dia juga meminta seluruh tim dan ofisial untuk bersikap sportif dan komunikasi yang baik di lapangan, serta kepemimpinan kapten tim yang menjadi kunci dalam menjaga ritme permainan dan menghindari kartu yang merugikan tim.
“Bermainlah dengan semangat dan sportivitas. Jangan mudah terpancing emosi, karena itu justru akan merugikan tim. Jaga komunikasi dan kerja sama di lapangan,” imbuhnya.
Menutup arahannya, Bupati berharap para pemain U-20 PSSI Kabupaten Tangerang dapat terus berlatih dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi disiplin, serta membawa harum nama Kabupaten Tangerang di tingkat provinsi maupun nasional.
"Terima kasih kepada jajaran pelatih dan ofisial atas terus memberikan pengalaman dan pemahaman mendalam tentang pembinaan sepak bola usia muda. Semoga apa yang telah diberikan menjadi pondasi kuat dalam mencetak pemain-pemain berkualitas dan berprestasi," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid menekankan pentingnya peran organisasi kepemudaan, khususnya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di tengah semakin banyaknya disrupti teknologi dan era post-truth.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat menutup Pelatihan Instruktur Wilayah (PIW) PKC PMII Provinsi Banten yang digelar di Aula Gedung Diklat Kitri Bakti, Curug, Minggu (21/12/25).
Perkembangan teknologi digital dan derasnya arus informasi telah membawa perubahan besar, namun juga memunculkan fenomena post-truth, di mana fakta sering kali kalah oleh opini dan emosi. Kondisi ini membutuhkan figur-figur penjernihan di tengah masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Menurutnya, instruktur tidak hanya berfungsi sebagai pengajar materi kaderisasi, tetapi juga sebagai pembentuk pola pikir, sikap, dan karakter kader PMII agar memiliki integritas, literasi digital yang baik, serta kepedulian sosial.
“Kegiatan PIW merupakan ruang kaderisasi intelektual dan kepemimpinan sekaligus juga investasi strategis dalam mencetak kader dan instruktur yang mampu menjawab tantangan zaman,” ungkapnya.
Dia menyampaikan bahwa pembangunan Kabupaten Tangerang ke depan tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyambut baik dan mendukung penuh upaya kaderisasi yang dilakukan organisasi kepemudaan.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Pemerintah memerlukan pemikiran kritis, inovasi, serta kontrol sosial yang konstruktif dari kalangan pemuda dan mahasiswa,” tambahnya.
Dia berharap Pelatihan Instruktur Wilayah ini (PIW) melahirkan instruktur-instruktur PMII yang visioner, adaptif terhadap perubahan, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama'ah dan Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong para alumi SMPN 1 Cisoka untuk saling menguatkan kolaborasi dan peran aktifnya dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan, saat menghadiri Reuni Akbar Lintas Angkatan Alumni SMP Negeri 1 Cisoka. Minggu (21/12/25).
"Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan peran serta seluruh elemen, termasuk para alumni SMPN 1 Cisoka. Reuni ini menjadi titik awal penguatan relasi yang berkelanjutan yang bukan selesai hari ini, tetapi terus terjaga ke depan dalam bentuk komunikasi, kolaborasi, dan aksi nyata dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat," ujar Wabup Intan.
Menurut dia, reuni bukan sekadar temu kangen, tetapi menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, mengenang jasa para guru, sekaligus memperkuat jejaring kebersamaan antaralumni lintas generasi, sekaligus juga bersama-sama untuk memperkuat kepedulian sosial.
"Di tengah dinamika dan tantangan zaman, relasi dan jejaring menjadi modal sosial yang sangat berharga. Melalui reuni ini, para alumni dapat saling mengenal, saling menguatkan, membuka peluang kolaborasi, serta membangun sinergi, baik di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, maupun pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.
Pihaknya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran panitia, keluarga besar SMPN 1 Cisoka dan alumni yang tidak hanya menggelar silahturahmi tapi juga dirangkaikan dengan kegiatan-kegiatan sosial untuk masyarakat.
"Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia dan alumni yang telah menginisiasi kegiatan ini. Terus rawat dan kelola jejaring hubungan yang telah terjalin baik ini," ucapnya.
Dia optimistis dengan semakin kuatnya jejaring dan persatuan antaralumni SMPN 1 Cisoka, kontribusi nyata bagi sekolah dan masyarakat akan semakin terlihat manfaatnya.
"Saya yakin dengan makin kuatnya jejaring dan kekompakan dari para alumni SMP 1 Cisoka ini akan lahir banyak kontribusi nyata yang berdampak positif, tidak hanya bagi sekolah, tetapi juga bagi lingkungan sekitar dan pembangunan Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid meresmikan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Karang Tengah Kec. Pagedangan, Sabtu (20/12/25).
Pada kesempatan tersenur, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa peresmian gerai KDMP Desa Karang Tengah Kec. Pagedangan tersebut juga menandai beroperasinya KDMP yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti gas dan sembako untuk para anggota dan masyarakat Desa Karang Tengah.
"Alhamdulillah hari ini kami bersama dengan Camat Pagedangan Ketua MUI Pagedangan, anggota dewan juga Pak Kodir dengan Pak Firman hadir bersama dengan Kepala Desa Karang Tangah meresmikan gerai dan dimulainya koperasi Desa Merah Putih, Desa Karang Tengah Kecamatan Pagedangan," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Dia sangat mengapresiasi pengawas dan jajaran pengurus KDMP Desa Karang tengah yang telah memanfaatkan bantuan program CSR KDMP sesuai dengan komitmen yang telah disepakati untuk memenuhi kebutuhan anggota dan masyarakat.
"Ini juga bagian daripada upaya awal komitmen bersama, supaya aktivitas masyarakat ini bisa dilaksanakan di koperasi. Koperasi ini harus terus menggulirkan modalnya untuk bisa dipasarkan kepada anggota dan masyarakat," tandasnya.
Dia berharap KDMP Desa Karang Tengah bisa berjalan lancar dan berkembang maju sehingga mampu menopang perekonomian desa dan daerah pada umumnya.
"Mudah-mudahan koperasi desa ini berjalan lancar dan bisa tumbuh berkembang. Modal awalnya terus bergulir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Mudah-mudahan Koperasi Merah Putih ini menjadi simbol berputarnya roda perekonomian di Desa Karang Tengah Kecamatan Pagedangan," ujarnya.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih Desa Karang Tengah, Ana Mantopani mengatakan bahwa saat ini sekitar 87 orang telah tercatat sebagai anggota dan akan terus bertambah nantinya. Pihaknya pun bertekad akan terus menguatkan komitmen menjalankan KDMP dengan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
"Insya Allah kami jalankan sebaik-baiknya dan tentunya dana tersebut bisa berdampak positif untuk mengembangkan SDM warga khususnya warga Desa Karang Tengah serta meningkatkan ekonominya," ujar Ana.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terus memberikan dukungan, bimbingan serta arahan sehingga KDMP Desa Karang Tengah dapat memulai operasionalnya.
"Kami ucapkan terima kasih kepada bapak bupati, bapak dewan, bu Kadis Koperasi yang telah mengamanahkan kepada kami dana CSR," ucapnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan bahwa olahraga bukan hanya tentang kompetisi fisik tetapi menjadi instrumen untuk menunjukkan dan menjaga kehormatan bangsa dan negara.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Maesyal Rasyid saat membuka Rapat Kerja (Raker) KONI Kab. Tangerang yang digelar di Hotel Lemo, Sabtu (20/12/25).
“Olahraga bukan sekedar kompetisi fisik, melainkan instrumen untuk menjaga harga diri bangsa dan daerah. Seperti contoh keberhasilan 6 atlet lokal di ajang SEA Games Thailand 2025 yang meraih medali baik itu emas, perak maupun perunggu yang jadi bukti nyata olahraga bukan hanya prestasi namun jadi kebanggaan daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Menurut dia, pelatihan yang berkelanjutan serta pencarian bibit-bibit unggul merupakan investasi jangka panjang. Untuk itu, melalui Raker tersebut, dia berharap bukan hanya untuk evaluasi terhadap program yang sudah dijalankan tetapi juga menghasilkan berbagai rumusan untuk perbaikan dan peningkatan olahraga ke depan.
“Investasi pada sektor ini memiliki dampak yang luas, mulai dari peningkatan kesehatan masyarakat hingga peningkatan karir bagi generasi muda. Melalui Raker ini juga saya harap akan banyak rumusan yang bisa memperbaiki dan meningkatkan olahraga ke depan,” ujarnya.
Dia pun berpesan agar seluruh pengurus dan insan olahraga di Kabupaten Tangerang terus memperkuat sinergi dan komitmen mengedepankan nilai-nilai sportivitas dalam setiap proses pelatihan dan kompetisi.
Wakil Ketua KONI Kabupaten Tangerang, Hadisa Mansyur melaporkan Raker KONI Kab. Tangerang tahun 2025 tersebut dihadiri oleh 60 cabang olahraga dengan jumlah 120 peserta, 29 Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) dan 59 pengurus KONI Kabupaten Tangerang.
“Rapat kerja KONI Kabupaten Tangerang tahun 2025 merupakan instrumen untuk menyusun grand design kerja olahraga selama 1 tahun yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 yang disusun berdasarkan kebutuhan dari setiap cabang olahraga dan dikhususkan pada pelatihan atlet-atlet percetakan melalui program atlet Tangerang Semakin Gemilang,” jelas Hadisa.
Dia berharap dengan dukungan dan sinergi dari pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, KOK dan masyarakat, semua program kerja yang ditetapkan nanti dapat dilaksanakan dengan penuh semangat dan tanggung jawab, khususnya menghadapi Pekan Olahraga ke-7 Provinsi Banten tahun 2026 yang sudah di depan mata.
“Kami mengajak seluruh pengurus KONI, pengurus cabang olahraga dan Koordinator Olahraga Kecamatan untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan target juara umum Pekan Olahraga Provinsi Banten tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Tangerang Selatan,” tutupnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tipar Raya yang berlokasi di Kecamatan Jambe, Sabtu (20/12/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan bagian dari pelaksanaan program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, khususnya program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
“Program SPPG ini sejalan dengan program Bapak Presiden, yaitu Makan Bergizi Gratis. Manfaatnya sangat besar, mulai dari memastikan asupan gizi anak-anak kita dari PAUD, SD, SMP hingga SMA terkontrol dengan baik, hingga meringankan beban masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menegaskan bahwa menu makanan yang disajikan harus benar-benar terukur dan diawasi oleh Puskesmas, sehingga kualitas gizi dan kebersihannya tetap terjaga. Dengan asupan gizi yang baik, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat secara fisik maupun mental.
“Menunya harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan diawasi Puskesmas. Dengan makan bergizi, insyaAllah anak-anak kita akan tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi penerus bangsa. Inilah tujuan utama kita, mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyiapkan SDM unggul menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas,” tegasnya.
Pihaknya juga menekankan bahwa berbagai program nasional seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Ketahanan Pangan, hingga Koperasi Desa Merah Putih diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Untuk itu, Pemkab Tangerang terus mendorong dan menguatkan dukungan pengembangan SPPG agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah dan peserta didik.
“SPPG ini akan terus kita tambah. Memang belum seluruhnya terakomodir, namun secara bertahap akan terus dikembangkan agar semakin banyak anak-anak kita yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Pihaknya pun mengingatkan pentingnya standar kebersihan dan keamanan pangan dalam operasional SPPG, baik dari sisi para pegawainya dan kelayakan sarana prasaranya maupun keamanan distribusinya ke sekolah-sekolah
“Petugasnya harus benar-benar steril, kebersihan dapur dan menu harus diawasi oleh ahlinya, agar pelaksanaan program ini berjalan sesuai rencana dan aman bagi anak-anak,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Insan Peduli Persada H. Wisnu Yuda Mukti menyampaikan bahwa kehadiran SPPG memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di daerah. Menurut dia, hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau puluhan ribu penerima manfaat dan melibatkan banyak pelaku usaha lokal.
“SPPG Tipar Raya ini merupakan unit ketujuh yang kami kelola. Kami berharap ke depan dapat terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mendirikan dapur-dapur SPPG lainnya agar manfaatnya semakin luas,” ujarnya.
Dengan diresmikannya SPPG Tipar Raya Jambe, diharapkan program pemenuhan gizi di Kabupaten Tangerang semakin optimal dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong agar Paguyuban Kang Nong Kabupaten Tangerang bisa menjadi wadah strategis bagi anak muda untuk mengekspresikan minat dan bakat sekaligus berperan sebagai duta pariwisata daerah.
“Kang Nong ini menjadi wadahnya anak muda Kabupaten Tangerang, tempat berekspresi mengeluarkan bakat-bakat terpendamnya, selain juga akan menjadi Duta Pariwisata Kabupaten Tangerang,” ujar Wabup Intan dalam Paguyuban Kang Nong di Hotel Atria Gading Serpong, Jumat (19/12/25).
Ia menambahkan, Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata akan memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para Kang Nong terpilih agar siap berkiprah di tingkat lebih luas.
“Nanti mungkin Dinas Pariwisata akan mendidik, memberikan pelatihan kepada adik-adik kita yang kemarin baru terpilih Kang Nong 2025 supaya nanti siap dikirim ke Banten, malah mungkin dikirim sampai ajang-ajang nasional,” imbuhnya.
Lanjut dia, Paguyuban Kang Nong Kabupaten Tangerang selama ini dikenal aktif sebagai duta pembangunan dan pemuda berprestasi yang berkontribusi dalam promosi budaya, pariwisata, serta kegiatan sosial di daerah. Selain penguatan organisasi, Wabup juga menekankan pentingnya peran personal dalam meningkatkan akhlak generasi muda di tengah masyarakat.
“Apa pun yang terjadi, kalian harus jadi anak muda yang bisa punya akhlak yang baik di masyarakat, dan mudah-mudahan menjadi orang-orang yang berguna bagi keluarga, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan gagasan terhadap pengembangan Gedung Graha Pemuda sebagai pusat kreativitas anak muda Kabupaten Tangerang.
“Saya berharap Gedung Graha Pemuda nantinya bisa menjadi pusat Creative Hub Kabupaten Tangerang, ada auditorium, sekretariat Kang Nong, tempat UMKM, hingga ruang seni agar anak muda bisa berkegiatan dan berkreasi di sana,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Kang Nong Kabupaten Tangerang, Didi Hamidi, menjelaskan bahwa Paguyuban Kang Nong merupakan organisasi yang menghimpun putra-putri terbaik daerah sebagai duta pembangunan, budaya, dan sosial di Kabupaten Tangerang.
“Paguyuban Kang Nong berfokus pada pengembangan potensi pemuda sekaligus pelestarian nilai-nilai lokal agar generasi muda tetap berkontribusi positif bagi daerahnya,” jelas Didi.
Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan tetap memanfaatkan Graha Pemuda Kabupaten sebagai sekretariat tetap paguyuban dan penyediaan fasilitas organisasi lainnya.
“Saat ini kami sedang memproses serah terima gedung sekretariat tetap di Graha Pemuda yang akan menjadi pusat informasi, ruang istirahat anggota, serta tempat penyimpanan inventaris Kang Nong agar lebih terorganisir,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Jum’at Keliling yang digelar di Masjid Jami Al-Huda, Kampung Seglog, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/25).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Rajeg beserta jajaran Forkopimcam, Kepala Desa Sukamanah dan perangkat desa, pengurus DKM Masjid Al-Huda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta jamaah salat Jumat.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukurnya bisa bersilaturahmi langsung dengan masyarakat melalui program Jum’at Keliling. Ia menegaskan bahwa masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan keimanan, pendidikan akhlak, penguatan ukhuwah islamiyah dan kepedulian sosial.
“Masjid merupakan pusat kegiatan umat. Dari masjidlah nilai-nilai kebaikan ditanamkan, persaudaraan dipupuk, dan kebersamaan dibangun. Oleh karena itu, masjid harus terus dimakmurkan dengan berbagai kegiatan positif,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia sangat mengapresiasi peran aktif pengurus DKM dan masyarakat Kampung Seglog yang selama ini bersama-sama menjaga dan memakmurkan Masjid Jami Al-Huda. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan merupakan cerminan masyarakat yang religius, rukun, dan peduli terhadap lingkungan.
Lebih lanjut, dia juga menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Tangerang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus seimbang dengan pembangunan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong program-program keagamaan, baik pembinaan lembaga keagamaan, peningkatan sarana ibadah, maupun penguatan peran masjid sebagai pusat kegiatan umat. Semua ini membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak para orang tua, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan masjid sebagai tempat untuk membimbing dan membentuk generasi muda agar memiliki karakter kuat, akhlak mulia, serta fondasi keimanan yang kokoh di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi.
“Masjid harus menjadi benteng moral dan rumah kedua bagi anak-anak dan remaja kita. Mari kita hidupkan masjid dengan pengajian, pendidikan Al-Qur’an, serta kegiatan sosial kemasyarakatan,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Bupati Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan kondusivitas lingkungan, sehingga Desa Sukamanah dan Kecamatan Rajeg dapat terus berkembang wilayahnya
Program Jum’at Keliling ini merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah yang hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi, masukan, serta memantau pelaksanaan program pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal bantuan Rasyid secara simbolis memberikan pemasangan sambungan air bersih PDAM secara gratis kepada 250 Kepala Keluarga (KK) di Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Jumat (19/12/2025).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program “Air Bersih untuk Rakyat” yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR). Selain pemasangan gratis, warga juga mendapatkan gratis pemakaian air selama tiga bulan pertama.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, kehadirannya bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Direktur Utama PDAM TKR, bertujuan untuk memastikan dimulainya komitmen pembangunan jaringan air bersih di wilayah yang selama ini belum terlayani air bersih secara optimal.
“Hari ini kita mulai pembangunan jaringan layanan air bersih PDAM di Desa Tanjakan Mekar. Seluruh peralatan sudah siap dan mulai dibangun. Alhamdulillah, masyarakat yang sejak lama menunggu layanan air bersih kini bisa segera menikmatinya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, pada tahap awal sekitar 250 KK yang mendapatkan sambungan air bersih secara gratis, termasuk penyediaan biaya pemakaian air selama tiga bulan pertama. Setelah memasuki bulan keempat, warga baru dikenakan pembayaran sesuai dengan pemakaian.
“Kebijakan ini merupakan bentuk kepedulian Pemda bersama PDAM. Harapannya, pelayanan air bersih ini dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan menunjang kebutuhan sehari-hari warga,” tambahnya.
Dia juga menyampaikan aspirasi masyarakat yang mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan di wilayah tersebut. Pihaknya berjanji akan mengupayakan perbaikan sejumlah ruas jalan di Desa Tanjakan Mekar pada tahun 2026 mendatang.
Direktur Utama Perumdam TKR, Sofyan Safar mengungkapkan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen Perumdam untuk menghadirkan layanan air bersih yang merata dan terjangkau bagi masyarakat.
“Melalui program Air Bersih untuk Rakyat ini, kami melakukan pemasangan jaringan pipa air bersih untuk 250 KK di Desa Tanjakan Mekar secara gratis. Selain itu, PDAM TKR juga memberikan bantuan sembako kepada seluruh penerima manfaat,” ungkapnya.
Program Air Bersih untuk Rakyat ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air serta meningkatkan kualitas hidup warga di Desa Tanjakan Mekar dan sekitarnya.
Salah satu warga Desa Tanjakan Mekar, Asep mengungkapkan rasa terima kasih dan terima kasih atas bantuan yang selama ini ia dan warga idam-idamkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Tangerang dan PDAM. Sambungan air bersih ini sangat dibutuhkan masyarakat. Pemasangan gratis dan pemakaian air gratis selama tiga bulan sangat membantu kami,” ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Unsur Forkopimda menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Maung 2025. Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Jum'at (19/12/25)
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa komitmen bersama seluruh unsur, baik perangkat daerah, TNI, Polri, OKP dan elemen masyarakat untuk memastikan keamanan kondusifitas wilayah dan kesiapsiagaan selama Natal 2025 dan perayaan tahun baru 2026
"Apel ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan bersama untuk memberikan rasa aman, nyaman, tertib dan tetap kondusif bagi seluruh masyarakat yang merayakan Natal maupun menyambut pergantian tahun," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Bupati Maesyal yang membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa momen Nataru tahun ini berpotensi menghadirkan aktivitas masyarakat yang sangat tinggi. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat hampir 8 persen dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, BMKG mencatat adanya tiga sistem siklonik yang meningkatkan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi bersamaan dengan puncak musim hujan November 2025 hingga Februari 2026.
“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra. Seluruh layanan Nataru harus mampu memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sebagai wujud kesiapan nasional, Polri menggelar Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026, dengan dukungan 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait,” ujarnya
Lanjut dia, di Kabupaten Tangerang menyiagakan 650 personel, dengan 178 personel bertugas setiap hari, serta 374 personel tambahan pada malam pergantian tahun. Pemkab bersama Polres dan Kodim juga mendirikan 6 Pos Pengamanan, 3 Pos Terpadu, dan 2 Pos Pelayanan di jalur tol.
"Koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara intensif, termasuk pengamanan rumah ibadah dan titik-titik keramaian. Kita telah sepakat melakukan monitoring ketat dan mengimbau masyarakat agar menghindari pawai kendaraan yang berisiko membahayakan keselamatan,” jelasnya.
Selain pengamanan Nataru, Pemkab Tangerang juga mempersiapkan mitigasi menghadapi potensi bencana di puncak musim hujan. Sebanyak 15 titik rawan banjir telah dipetakan, termasuk wilayah Tanjung Burung, Pengemis, Gelap, Cikadek, Jayanti, Soka, dan Teluk Naga. Sarana evakuasi dan penanganan darurat juga diperkuat, termasuk penyediaan 14 chainsaw untuk penanganan pohon tumbang, 14 perahu, serta 26 dayung, yang disebar di titik-titik strategis.
Selain itu, logistik darurat seperti perlengkapan bayi, makanan, dan beras disiapkan untuk kebutuhan mendesak masyarakat. DLHK bersama BPBD juga melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalur utama guna mengantisipasi potensi tumbang saat hujan dan angin kencang.
“Ini bentuk kesiapsiagaan bersama untuk memastikan penanganan cepat, tepat dan akurat jika terjadi keadaan darurat,” ungkapnya
Dia pun meminta seluruh unsur keamanan dan pemerintah daerah untuk bekerja secara solid, disiplin, dan responsif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pihaknya juga menghimbau seluruh masyarakat yang akan merayakan liburan Nataru untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan serta tidak memaksakan diri apabila kondisi tidak memungkinkan
“Keberhasilan pelayanan Nataru adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya
Setelah apel gelar pasukan, Bupati bersama unsur Forkopimda melakukan pengecekan tenda siaga bencana yang telah didirikan sebagai pos kesiapsiagaan terpadu menghadapi potensi cuaca ekstrem. (Red)