Kota Tangerang, lensafokus.id - Kota Tangerang bergerak cepat dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan. Sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Kelurahan Poris Plawad, kini meluncurkan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) pada Minggu (1/2/26). Peresmian ini menandai babak baru pemberdayaan ekonomi lokal yang terintegrasi dengan program strategis nasional.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang, perwakilan Dekopinda Kota Tangerang, Camat Cipondoh serta para pelaku UMKM setempat. Selain seremonial, kegiatan ini diisi dengan bazar sembako murah, pameran UMKM dan layanan pemeriksaan mata gratis.
Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas Indagkop UKM Kota Tangerang Abdul Kholil Kurniawan menjelaskan, bahwa pembentukan KKMP di Poris Plawad adalah bagian dari langkah serentak di 104 kelurahan se-Kota Tangerang. Peran Dinas Indagkop tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi mencakup pembinaan intensif dan fasilitasi jejaring bisnis.
"Kami memfasilitasi pertemuan antara KKMP dengan BUMN strategis seperti Bulog, ID Food, dan Pertamina Patra Niaga. Kolaborasi ini memastikan koperasi memiliki akses langsung ke rantai pasok komoditas penting sehingga mampu beroperasi secara mandiri dan kompetitif," ujarnya.
Selain itu, satu terobosan penting dalam program ini adalah integrasi bantuan sosial dengan ekosistem koperasi. Berdasarkan MoU antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Sosial, anggota PKH diimbau menjadi anggota koperasi. Ke depannya, bantuan sosial diharapkan dapat dibelanjakan di KKMP.
"Pemerintah memberikan market atau pasar yang pasti untuk KKMP. Ini peluang besar bagi warga. Dengan belanja di koperasi sendiri, perputaran uang tetap berada di wilayah dan memberikan manfaat kembali kepada anggota," tambahnya.
Ditempat yang sama, Camat Cipondoh Muhamad Marwan menyatakan, bahwa fokus utama di tahap awal ini adalah penyediaan sembako sebagai kebutuhan paling mendasar warga.
"Kami mulai dari sembako, karena itu yang paling dibutuhkan. Harapan kami, peluncuran hari ini di Poris Plawad menjadi pemantik bagi UMKM lokal untuk meningkatkan penghasilan mereka. Ini adalah dari warga, oleh warga dan untuk warga," ungkapnya.
Dengan peresmian ini, Koperasi Merah Putih Poris Plawad diharapkan menjadi pilar ekonomi yang kokoh, mengubah wajah kelurahan menjadi pusat kegiatan ekonomi yang mandiri dan sejahtera. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Jami Raudhatul Jannah, Desa Cisereh, Kec. Tigaraksa, Sabtu malam (31/1/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi bersama masyarakat dalam momentum keagamaan yang penuh makna tersebut. Ia menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan hanya seremonial semata, tetapi menjadi pengingat pentingnya untuk menjaga dan meningkatkan kualitas iman, takwa, dan ibadah, khususnya shalat lima waktu.
“Peringatan Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita tentang pentingnya keimanan, ketakwaan, dan kualitas ibadah sebagai pondasi utama membentuk pribadi yang berakhlak mulia, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj juga mengandung pesan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat saling menolong antar sesama. Menurutnya, ibadah yang baik harus tercermin dalam sikap peduli terhadap lingkungan sekitar.
"Isra Mi'raj ini sarat pesan nilai-nilai kemanusiaan, kepedelian sosial dan semangat saling tolong menolong. Ibadah yang baik harus tercermin dalam sikap dan tindakan," tandasnya
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan masyarakat yang tengah terdampak musibah banjir, baik di Kabupaten Tangerang maupun di daerah lain. Ia berharap masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menghadapi cobaan.
“Kita doakan semoga saudara-saudara kita yang terdampak bencana diberikan kesabaran dan ketabahan. Semoga kita semua dimampukan untuk turut membantu sesuai kemampuan masing-masing,” ujarnya.
Dia juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga penanganan sosial dan kemanusiaan, termasuk penanganan dampak bencana. Dirinya pun Ia menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas dan gotong royong.
“Kami menyadari ikhtiar pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan dan kebersamaan masyarakat. Mari jadikan momentum Isra Mi’raj ini sebagai penguat semangat persatuan, kepedulian, dan keberkahan bagi Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah secara resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) TK Tingkat Kecamatan Pagedangan yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Pagedangan, Sabtu (31/1/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa kegiatan Porseni bukan sekadar ajang lomba atau kompetisi, melainkan wadah pembinaan karakter sejak dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk berani tampil, bersikap sportif, bekerja sama, serta mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka.
"Porseni ini bukan hanya soal menang atau kalah. Yang paling penting adalah proses belajar anak-anak kita, belajar percaya diri, berani tampil, bekerja sama, dan menghargai teman. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal penting bagi mereka di masa depan," tandas Wabup Intan.
Menurutnya, pendampingan, perhatian, keteladanan dan kasih sayang dari para guru dan orang tua juga sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak-anak.
“Pendampingan di rumah, perhatian, kasih sayang, serta keteladanan yang diberikan setiap hari merupakan sekolah pertama dan utama bagi anak-anak. Mari kita jaga bersama tumbuh kembang mereka agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat karakternya, santun perilakunya, serta sehat jasmani dan rohaninya,” ujarnya.
Ia menambahkan, anak-anak TK yang mengikuti Porseni tersebut merupakan calon Generasi Emas Indonesia. Di tangan merekalah masa depan Kabupaten Tangerang dan masa depan bangsa akan diestafetkan. Untuk itu, peran bersama antara pemerintah, guru, dan orang tua sangat diperlukan untuk memastikan anak-anak tumbuh di lingkungan yang aman, positif, dan penuh kasih sayang.
"Kami, Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung pendidikan anak usia dini. Pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari pondasi yang kuat sejak usia dini. Mari kita bersama kuatkan terus sinergi dan kolaborasi," imbuhnya
Dirinya pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, khususnya IGTKI-PGRI Kecamatan Pagedangan, para guru, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Porseni yang sangat positif bagi tumbuh kembang anak usia dini.
Sementara itu, salah satu guru TK di Kecamatan Pagedangan, Anisa, menuturkan bahwa kegiatan Porseni menjadi sarana yang sangat efektif untuk mengembangkan potensi anak sejak usia dini. Melalui berbagai perlombaan olahraga dan seni, anak-anak dapat melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan bersosialisasi dengan teman sebaya.
Ia juga menyampaikan bahwa Porseni memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak untuk belajar tampil di depan umum serta menanamkan nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan. Selain itu, kegiatan ini turut mempererat kerja sama antara guru, orang tua, dan sekolah dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.
“Melalui kegiatan seperti Porseni ini, anak-anak tidak hanya belajar berkompetisi, tetapi juga belajar berani tampil, bekerja sama, dan menghargai teman-temannya. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melepas jalan santai sarungan dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU) yang dilaksanakan di Alun-alun Kec. Balaraja, Sabtu (31/01/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa gerak jalan santai sarungan tersebut mempunyai makna yang mendalam yaitu: identitas, kesahajaan, kesantunan, dakwah dan kebersamaan
"Sarung melambangkan kesahajaan, kesantunan, dan identitas warga Nahdliyin. Jalan santai ini melambangkan kebersamaan. Ada pesan yang sangat indah: bahwa dakwah, persaudaraan, dan persatuan bisa kita rawat dengan cara yang menyenangkan," ujar Wabup Intan.
Menurut dia, NU bukan hanya organisasi besar, namun juga adalah rumah besar umat, tempat belajar tentang Islam yang sejuk, toleran, penuh kasih sayang, dan menjunjung tinggi akhlakul karimah. Selama lebih dari satu abad, NU telah menjaga tradisi dan merawat persatuan.
"Di Kabupaten Tangerang, peran NU sangat luar biasa. Pesantren, madrasah, majelis taklim dan berbagai kegiatan sosial. NU telah membantu pemerintah membina umat, mendidik generasi muda, serta menjaga kerukunan masyarakat," tandasnya
Pihaknya pun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas segala upaya dan peran aktif NU yang telah bersinergi serta berkolaborasi bersama pemerintah daerah dalam pembangunan bidang pendidikan, sosial, keagamaan dan pemberdayaan masyarakat Kab. Tangerang
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama ke-103. Kami dari Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya," ucapnya
Dia juga berharap melalui peringatan Hari Lahir ke-103, sinergitas dan kolaborasi NU bersama pemerintah daerah semakin kuat dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan sejahtera.
"Selamat Hari lahir NU ke-103. Semoga NU terus menjadi cahaya umat dan perekat persatuan bangsa. Ikuti jalan santai ini dengan penuh semangat, tertib, jaga keselamatan, dan jangan lupa tebarkan senyum," pungkasnya
Wakil Ketua NU Kab. Tangerang yang juga Pimpinan Yayasan Al Itqon, Komaruzaman melaporkan bahwa dalam rangka memperingati Harlah ke-103 NU, selain gerak jalan sarungan dengan membuka stand-stand UMKM, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kab. Tangerang juga akan meluncurkan soft launching buku sejarah NU dan kegiatan sosial lainnya.
"Selain getak jalan santai sarungan dengan doorprise umrah, juga sudah ada stan-stan, ada yang gratis ada yang bayar, Bu. Dan insyaAllah nanti malam nanti kita soft launching buku sejarah NU setebal 1.200 halaman," ungkap Komaruzaman
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Ibu Wakil Bupati, Muspika Kecamatan Balaraja dan para camat yang telah mendukung kegiatan Harlah ke-103 NU. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri pengajian rutin yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW Majelis Taklim Al-Munir yang digelar di Gedung Majelis Taklim Al-Munir Kec. Pagedangan, Sabtu (31/01/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyambut baik dan mendukung kegiatan pengajian dan peringatan hari besar Islam yang dilakukan Majelis Taklim Al-Munir. Selain untuk menguatkan tali silahturahmi juga mempertebal keiman dan ketaqwaan.
"Pengajian setiap dua minggu sekali yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi'raj ini merupakan cerminan atau wujud nyata kita semua bisa menguatkan silaturahmi sekaligus mempertebal keiman dan ketaqwaan," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, melalui pengajian rutin, para jamaah yang hadir mendapatkan ilmu untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan, baik dari sisi sikap, perilaku, tutur kata dan perbuatan sehari-hari serta membuka pintu keberkahan dari Allh SWT.
"Pengajian ini tidak hanya mendapatkan ilmu saja tapi dapat juga keberkahan. Ini sesuai dengan ajaran anjuran nabi kita, Nabi Besar Muhammad SAW. Jadi kalau sering silaturahmi, insyaAllah nambah rizki dan nambah panjang umur, memperpanjang persaudaraan, mempertebal ilmu sekaligus juga meningkatkan keimanan ketakwaan kita kepada Allah SWT," tandasnya
Pihaknya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Majelis Taklim Al-Munir yang telah konsisten dan berkelanjutan melaksanakan pengajian dan kegiatan sosial lainnya yang berkontribusi positif terhadap pembangunan keagamaan di Kab. Tangerang.
"Saya mengucapkan terima kasih sekaligus juga selamat melaksanakan rutinitas pengajian di Al-Munir yang diikuti Majelis Taklim Al-Munir dari lima kecamatan jamaahnya Pagedangan, Legok, Cisauk, Curug, Kelapa Dua," imbuhnya
Sementara itu, Ketua Yayasan Al-Munir, KH Romli menekankan pentingnya menjaga silahturahmi dan kekompakan para alumni dan jamaah untuk bersama-sama melaksanakan program dan kegiatan Majelis Taklim Al-Munir, terutamanya di bidang pendidikan dan dakwah sesuai dengan kemampuan masing-masing
"Mari kita berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Bagi yang memiliki tenaga, bantulah dengan tenaga. Yang memiliki pemikiran, bantulah dengan ide. Dan bagi yang memiliki kelebihan harta, bantulah dengan hartanya. Bantuan tidak selalu harus berupa materi," ujar KH. Romli. (Red)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas guru sebagai fondasi utama pembangunan pendidikan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menutup Pelatihan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2026 yang diikuti oleh 136 tenaga pendidik.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kota Tangerang tersebut berlangsung di Gedung Semeru, BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Kota Depok, Jumat (30/1/2026).
Menurut Maryono, tantangan pendidikan ke depan menuntut guru tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi terhadap perubahan sosial, teknologi, dan karakter peserta didik.
Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun ekosistem pendidikan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan publik di sektor pendidikan.
Sebagai penutup, Maryono, berpesan kepada seluruh peserta agar terus menjaga semangat belajar dan berinovasi demi kemajuan pendidikan di Kota Tangerang.
“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di ruang kelas. Ketika guru terus belajar dan berinovasi, di situlah masa depan Kota Tangerang sedang kita siapkan bersama,” pungkas Maryono. (Red)
Kota Serang, lensafokus.id - Gubernur Banten, Andra Soni, menerima kunjungan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, di Ruang Kerja Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis (29/1/2026).
Pertemuan tersebut membahas potensi serta penguatan ekosistem industri halal di Provinsi Banten, termasuk dukungan terhadap percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Andra Soni menyatakan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi industri halal yang sangat besar seiring dengan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Potensi tersebut tercermin dari jumlah dan perkembangan UMKM yang terus meningkat secara signifikan.
“Potensi industri halal di Provinsi Banten ini sangat luar biasa. Jumlah UMKM kita sangat besar dan harus didukung agar mereka dapat memperoleh sertifikasi halal,” ungkap Andra Soni.
Menurutnya, industri halal kini tidak lagi terbatas pada sektor makanan dan minuman saja. Saat ini, industri halal telah merambah ke berbagai sektor lain, termasuk gaya hidup (lifestyle) dan layanan pendukung lainnya.
“Halal bukan lagi sekadar urusan agama, melainkan sudah menyangkut aspek ekonomi, gaya hidup, kesehatan, dan dimensi lainnya,” tuturnya.
Andra Soni menjelaskan, dengan dibentuknya badan khusus yang menangani sertifikasi serta pengembangan industri halal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan memberikan dukungan penuh agar program nasional tersebut berjalan optimal di daerah. Dukungan tersebut tidak hanya berupa imbauan, tetapi juga fasilitasi nyata bagi pelaku UMKM.
“Langkah ini akan ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait, yakni Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” tambah Andra.
Sementara itu, Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni terhadap pengembangan UMKM halal.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Andra Soni. Dukungan beliau sangat luar biasa dalam menjadikan Banten sebagai daerah yang peduli terhadap UMKM halal,” ujarnya.
Ahmad Haikal Hasan menjelaskan bahwa BPJPH bersama Pemprov Banten berencana membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Sertifikasi Halal di Banten. UPT tersebut akan melayani proses sertifikasi halal bagi berbagai skala usaha, mulai dari UMKM hingga pelaku usaha besar di Banten dan wilayah sekitarnya.
Selain itu, pertemuan tersebut membahas rencana hibah tanah, kontribusi Pemprov Banten dalam percepatan sertifikasi halal UMKM, serta strategi sosialisasi halal kepada pelaku usaha besar. Upaya tersebut mencakup dorongan bagi UMKM dan kantin di sekitar kawasan industri agar segera memiliki sertifikat halal.
Ahmad Haikal Hasan menilai pertumbuhan ekonomi Banten di bawah kepemimpinan Andra Soni menunjukkan tren positif.
“Inflasi terjaga, pertumbuhan ekonomi meningkat, dan tingkat kesenjangan menurun. Ke depan, sertifikasi halal di Banten akan menjadi barometer baru pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara Pemprov Banten dan BPJPH dalam mengembangkan industri halal serta mempercepat standardisasi halal di daerah. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi rumah roboh akibat cuaca ekstrem di Kampung Lembur Saung RT 015/005, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Jumat (30/1/26).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kapolresta Tangerang serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna memastikan penanganan cepat dan menyeluruh bagi warga terdampak.
Rumah milik Eka Rosita roboh rata dengan tanah akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada dini hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan rumah tergolong berat dan tidak lagi layak huni untuk ditempati kembali
Pada kesempatan tersebut, Bupati Measyal Rasyid secara tegas menginstruksikan pihak kecamatan dan OPD terkait untuk segera menindaklanjuti penanganan, mulai dari bantuan darurat hingga pembangunan kembali rumah warga yang terdampak.
“Saya minta jangan ditunda. Hari ini semua administrasi dan teknis disiapkan, dan besok rumah ini harus sudah mulai dibangun kembali. Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tidak dibiarkan menghadapi musibah sendirian,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menghadapi bencana, serta memastikan setiap warga yang terdampak mendapatkan perlindungan dan bantuan secara maksimal.
“Kami pastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi, dan pembangunan rumah akan diprioritaskan. Ini bentuk tanggung jawab dan kehadiran negara di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pemilik rumah, Eka Rosita, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian dan gerak cepat Pemerintah Kabupaten Tangerang yang langsung turun ke lokasi dan membantu untuk segera membangun rumahnya yang roboh
“Saya tidak menyangka Bapak Bupati bisa langsung datang dan membantu kami. Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami sekeluarga,” ujar Eka Rosita dengan berkaca-kaca, haru. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan Salat Jumat Keliling (Jumling) bersama masyarakat di Masjid Baiturrohman, Kampung Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Jumat (30/1/26).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa program Salat Jumat berjamaah di desa-desa kembali dijalankan sejak tahun 2025 dan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus juga untuk menyerap aspirasi masyarakat.
“Hari ini kami sengaja datang untuk melaksanakan salah satu kewajiban program kami, yaitu salat Jumat berjamaah di desa-desa. Alhamdulillah, mulai tahun 2025 ini kita jalankan lagi silaturahmi ke desa-desa dan kecamatan-kecamatan melalui salat Jumat berjamaah. Insyaallah ini akan kita teruskan sampai seterusnya, selama tidak ada agenda kedinasan pada hari Jumat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena baru dapat melaksanakan Jumling ke wilayah Gunung Kaler karena berbagai kendala, khususnya banjir yang tidak hanya terjadi di Kab. Tangerang tapi merata di seluruh Indonesia seperti: Aceh, Medan, Padang, Karawang, Bandung Barat hingga Pati.
"Dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 27 kecamatan terdampak banjir, sementara dua kecamatan lainnya, tidak mengalami banjir. Kondisi ini menjadi ujian bagi kita semua. Pemerintah daerah terus turun ke lapangan untuk mengunjungi masyarakat sekaligus mencari solusi penanganan banjir. Kita tidak pernah libur dalam melayani masyarakat,” tegasnya.
Lanjut dia, pemerintah daerah juga terus berupaya melakukan langkah teknis, seperti pembangunan pintu air di sejumlah sungai yang meluap akibat tingginya curah hujan. Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki saluran air, serta menertibkan pembuangan sampah.
“Banjir ini bukan karena tanggul jebol, tetapi karena curah hujan yang tinggi, durasi hujan yang lama, serta kiriman air dari wilayah hulu. Kabupaten Tangerang sebagai wilayah hilir tentu sangat terdampak,” terangnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa Gubernur Banten telah melakukan kunjungan dan koordinasi bersama BBWS serta kepala daerah di wilayah Tangerang Raya untuk meminimalisir dampak banjir dan mencari solusi jangka panjang
“Menurut informasi, banjir kali ini merupakan siklus seratus tahunan dengan volume hujan yang sangat tinggi dan merata. Mudah-mudahan dengan kesiapsiagaan dan gotong royong, dampaknya bisa kita minimalisir,” ujarnya.
Dia menyebut, berdasarkan laporan, tercatat sebanyak 102 desa di 27 kecamatan terdampak banjir. Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Sosial dan perangkat daerah terkait telah turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Usai melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Kecamatan Gunung Kaler, Bupati Tangerang kemudia meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Kresek, khususnya di wilayah Ponpes Subulussalam.
“Kami ingin memastikan pemerintah hadir di kecamatan dan desa, hadir bersama masyarakat dalam menghadapi persoalan banjir. Mari kita berdoa kepada Allah SWT, hujan adalah rahmat, semoga air segera surut dan Kabupaten Tangerang terhindar dari banjir ke depan,” pungkasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan panen melon hidroponik terpadu dalam rangka launching Sentra Melon Hidroponik Terpadu “Melenial Hydrofarm” di Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kamis (29/1/26).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tangerang mengapresiasi inisiatif warga, khususnya Ade Putra, yang berhasil mengembangkan budidaya melon hidroponik secara mandiri hingga memasuki masa panen hanya dalam waktu dua bulan.
“Alhamdulillah pagi ini saya bersama jajaran hadir di Desa Curug Wetan untuk melaksanakan panen melon hidroponik. Ini diprakarsai dan ditanam langsung oleh Pak Ade Putra beserta rekan-rekannya. Beliau ini aktivis, tapi mau turun langsung ke lapangan bertani, dan ternyata berhasil,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menjelaskan, dari sekitar 130 pohon melon yang dipanen, dengan harga pasar berkisar Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram, usaha tersebut mampu menghasilkan pendapatan jutaan rupiah hanya dalam satu kali panen.
“Kalau ini dikembangkan dan diperluas, ditanam lebih banyak lagi, saya yakin bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu saya sudah minta Pak Camat Curug agar desa-desa di wilayah Curug memanfaatkan lahan tidak produktif, baik tanah kas desa maupun lahan kosong milik warga, untuk ditanami melon hidroponik,” tegasnya.
Menurut Bupati, selain bernilai ekonomi, budidaya melon hidroponik juga berdampak positif bagi kesehatan masyarakat karena menghasilkan buah yang kaya vitamin.
“Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga kesehatan. Buah-buahan seperti melon mengandung vitamin C. Mudah-mudahan ini menjadi berkah bagi masyarakat Desa Curug Wetan, ada aktivitas usaha, ada kepastian pendapatan, dan tentu bisa mengurangi pengangguran,” tambahnya.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen mendukung penuh pengembangan pertanian modern di berbagai wilayah. Sentra Melon Hidroponik Terpadu “Melenial Hydrofarm” ini menjadi bukti nyata pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan, sekaligus mendorong industri pertanian masa depan di Kabupaten Tangerang.
“Di Kabupaten Tangerang kita sudah panen jagung pulut di Sukamulya dan Sindang Jaya, panen semangka di Mauk, panen cabai di Legok. Semua difasilitasi oleh Dinas Pertanian untuk kepentingan ketahanan pangan masyarakat. Kalau ketahanan pangan kuat, insyaAllah masyarakat sehat dan sejahtera,” jelasnya.
Pihaknya berharap desa-desa lain di Kecamatan Curug, juga dapat mulai mengembangkan pertanian produktif berbasis teknologi dengan dukungan awal dari pemerintah daerah. Semakin banyak sentra-sentra pertanian produktif, semakin beragam pula jenis dan manfaatnya yang dapat diperoleh masyarakat
“Bibit dan benih akan difasilitasi Pemda. Setelah berhasil, hasilnya diputar kembali secara mandiri. Ini yang kita harapkan, masyarakat berdaya dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)