Kota Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah memiliki layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) khusus untuk rumah tinggal dengan proses cepat maksimal 10 jam.
Layanan ini dirancang untuk memudahkan warga yang ingin memastikan bangunannya legal dan sesuai aturan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Sugihharto Achmad Bagdja menjelaskan, jika bangunan rumah tinggal masyarakat Kota Tangerang belum memiliki izin bisa melakukan permohonan PBG.
“Diimbau, sekarang saatnya untuk segera memanfaatkan permohonan PBG. Layanan ini berlaku khusus untuk rumah tinggal dengan luasan tertentu, sehingga proses pengajuan menjadi lebih praktis dan efisien,” papar Sugihharto, Jumat (20/2/26).
Bagi masyarakat yang masih bingung cara mengajukan permohonan, DPMPTSP Kota Tangerang telah menyediakan konsultasi online atau Sulton di nomor WhatsApp 0852-8000-0191 untuk mendapatkan panduan lengkap.
”Manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan hunian Anda aman, legal dan sesuai peraturan. Jangan tunda, urus PBG rumah tinggal Anda sekarang juga dan nikmati layanan cepat dengan konsultasi yang mudah,” jelasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, melakukan peninjauan langsung terhadap progres renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Sukabakti, Kecamatan Curug, Jumat (20/02/26).
Pada kunjungannya tersebut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa hunian yang layak itu tidak harus mewah namun harus memenuhi aspek fungsional dan aspek kesehatan yang membuat penghuninya merasa aman dan nyaman serta mendorong kemandirian.
"Hunian yang layak itu harus memenuhi aspek fungsional dan kesehatan. Kalau rumahnya aman dan nyaman, insyaAllah penghuninya juga lebih sehat dan tenang dan mampu mendorong penghuninya untuk meningkatkan standar hidup dan kesejahterannya," ungkap Wabup Intan.
Dia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan standar hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui program pembangunan RTLH, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan. Untuk itu, pihaknya mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan dan kolaborasi seluruh pihak terhadap program-program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat
"Alhamdulillah, hari ini saya bersama Sekcam Curug, Lurah Sukabakti, serta jajaran pejabat terkait meninjau langsung pembangunan RTLH ibu Yana. Semoga pembangunannya segera bisa diselesaikan dan ditempati keluarga Ibu Yana," ujarnya
Wabup Intan juga memberikan motivasi untuk memanfaatkan hunian baru tersebut sebagai sarana meningkatkan ekonomi keluarga dan menawarkan bantuan modal usaha bagi Ibu Yana agar dapat berwirausaha dari rumah.
“Yang penting kalau sudah selesai dibangun harus dijaga. Nanti kalau rumahnya sudah bisa ditempati, bisa disambil ngewarung atau jualan makanan misal gado-gado. Nanti saya yang kasih modal buat tambah-tambah penghasilan sehari-hari, yang penting sekarang rumahnya beres dulu," tambahnya.
Selain meninjau progres renovasi RTLH, Wabup Intan juga melakukan dialog dengan para warga, salah satunya adalah pemanfaatan mobil siaga yang telah diserahkan kepada desa dan kelurahan untuk pelayanan kedaruratan dan kepentingan seluruh masyarakat.
"Fasilitas ini dapat digunakan masyarakat untuk keperluan darurat atau layanan kesehatan. Manfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dengan berkoordinasi langsung melalui pihak kelurahan atau desa," tandasnya
Wabup Intan secara simbolis juga menyerahkan bantuan tambahan berupa kasur, kipas angin dan perlengkapan rumah tangga lainnya, serta paket sembako.
Penerima manfaat, Ibu Yana mengungkap rasa syukur atas bantuan program renovasi RTLH. Ia mengungkapkan kondisi rumahnya dulu sangat memprihatinkan dan membuat kuatir seluruh anggota keluarganya
"Terima kasih banyak ya Bu atas bantuan renovasi rumahnya. Dulu saya kehujanan, kebocoran, kalau ada angin juga takut. Sekarang alhamdulillah kebantu banget," ucap Ibu Yana haru. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka kegiatan Semarak Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi sekaligus meresmikan sejumlah fasilitas baru Masjid Agung Al-Amjad, Jumat. (20/2/26)
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur atas selesainya fasilitas dan sarana penunjang ibadah di Masjid Agung Al-Amjad yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah hari ini kita resmikan berbagai fasilitas pendukung di Masjid Agung Al-Amjad. Sekarang sudah mulai lengkap, ada perpustakaan, ruang bermain anak, ruang laktasi, loker, fasilitas disabilitas, hingga ruang penginapan musafir, payung, Ini semua dalam rangka memberikan kenyamanan bagi jamaah,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Dia menandaskan bahwa pembangunan dan pengembangan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengakomodir kebutuhan masyarakat Kabupaten Tangerang yang mayoritas beragama Islam, sekaligus menjaga semangat toleransi antarumat beragama.
“Hubungan emosional antarumat beragama di Kabupaten Tangerang berjalan sangat baik. Umat Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Konghucu saling menjaga dan menghormati. Ini bukti Pancasila hidup di sini, bukti keharmonisan dan toleransi yang terus kita jaga bersama,” tandasnya.
Dirinya juga memohon doa para kiai dan ulama agar ke depan, kawasan Masjid Agung Al-Amjad dapat terus dikembangkan, termasuk rencana pembangunan pusat manasik haji, lengkap dengan asrama, museum, serta fasilitas pendukung lainnya.
“Kita mohon doanya, insyaAllah ke depan akan kita bangunkan juga tempat manasik haji berikut asramanya di belakang sini. Kita ingin Masjid Agung Al-Amjad ini menjadi pusat kegiatan keagamaan yang representatif bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.
Kegiatan Semarak Ramadan 1447 H diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah islamiyah, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempererat persatuan dan toleransi di Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, Ketua Harian DKM Al-Amjad H. Hariri menjelaskan bahwa selama Januari hingga Februari telah dilakukan renovasi dan rehabilitasi sejumlah fasilitas, seperti kamar mandi aula dan ruangaan perempuan, penggantian marmer dan kaligrafi, serta perbaikan interior masjid.
“Alhamdulillah seluruh renovasi ringan sudah selesai sebelum 1 Ramadan sesuai target. Selain itu, kita juga menambah fasilitas baru seperti perpustakaan, ruang laktasi dan ruang ganti popok, 72 loker untuk tas jamaah, fasilitas disabilitas, serta ruang penginapan bagi musafir,” jelasnya.
Ia menambahkan, perpustakaan Masjid Agung Al-Amjad kini telah memiliki 312 buku hasil wakaf jamaah, termasuk Al-Qur’an dan jurnal keislaman. Selain itu, DKM juga menyediakan ruang UMKM dengan tenda membran bagi 20 pelaku usaha serta ruko untuk aktivitas remaja masjid.
“Semua ini kami hadirkan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dan menjadikan Masjid Agung Al-Amjad sebagai pusat ibadah sekaligus pusat literasi dan pemberdayaan umat,” ujarnya. (Red)