Items filtered by date: Tuesday, 10 February 2026

Tangerang, lensafokus.id – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, MARS, angkat bicara terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan yang dialami puluhan ribu warga di wilayahnya. Ia menegaskan, kebijakan tersebut bukan berasal dari pemerintah daerah, melainkan merupakan kebijakan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI di tingkat pusat.

Menurut dr. Hendra, tercatat sekitar 70.000 warga Kabupaten Tangerang mengalami penonaktifan BPJS Kesehatan, khususnya peserta yang sebelumnya terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI).

“Perlu kami luruskan bahwa penonaktifan BPJS ini merupakan kebijakan dari Kemensos pusat, bukan keputusan pemerintah daerah. Data penerima PBI dilakukan pemutakhiran secara nasional,” ujar dr. Hendra Tarmizi, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, pemutakhiran data tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, namun berdampak pada masyarakat yang sebelumnya aktif dan kini mendadak tidak bisa menggunakan layanan BPJS.

Terkait langkah yang harus ditempuh warga terdampak, dr. Hendra mengimbau masyarakat agar tidak panik dan segera melapor ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang.

“Warga yang BPJS-nya nonaktif harus melapor ke Dinsos untuk dilakukan verifikasi ulang. Nantinya, hasil verifikasi tersebut akan diusulkan kembali ke Kemensos agar kepesertaan bisa diaktifkan,” jelasnya.

Proses ini, kata dia, membutuhkan waktu karena harus melalui tahapan persetujuan di tingkat pusat.

Sebagai bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan kebijakan darurat, khususnya bagi warga yang sedang menjalani perawatan medis berkelanjutan seperti cuci darah, pengobatan penyakit kronis, atau kondisi gawat darurat.

“Atas kebijakan Bupati Tangerang, bagi warga yang sedang menjalani perawatan dan BPJS-nya nonaktif, pemerintah daerah bisa mengaktifkan sementara melalui skema pembiayaan APBD sambil menunggu proses di pusat selesai,” ungkap dr. Hendra.

Kebijakan ini bertujuan agar masyarakat tidak terhenti mendapatkan layanan kesehatan yang bersifat vital dan menyelamatkan nyawa.

dr. Hendra juga menekankan pentingnya sosialisasi masif kepada masyarakat agar informasi tidak simpang siur dan menimbulkan kepanikan.

“Kami mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga fasilitas kesehatan, untuk menyampaikan informasi ini secara benar. Masyarakat harus tahu langkah apa yang harus dilakukan ketika BPJS mereka tiba-tiba tidak aktif,” tegasnya.

Ia berharap dengan adanya penjelasan terbuka ini, masyarakat Kabupaten Tangerang tetap tenang, memahami prosedur yang ada, serta mendapatkan perlindungan kesehatan secara berkelanjutan. (Asp)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyusuri bantaran Kali Cirarab di Kecamatan Pasar Kemis untuk meninjau langsung kondisi aliran sungai yang mengalami penyempitan dan berpotensi menyebabkan banjir di wilayah Pasar Kemis dan sekitarnya, Senin (9/2/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam rencana penurapan dan normalisasi Kali Cirarab yang akan dilaksanakan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum.

“Saya menyusuri bantaran Kali Cirarab ini untuk melihat langsung kondisi eksisting sungai yang selama ini mengalami penyempitan, sehingga menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah Pasar Kemis dan sekitarnya,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan, penyempitan aliran Kali Cirarab disinyalir terjadi akibat keberadaan bangunan yang tidak sesuai peruntukan di sepanjang bantaran sungai. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama BBWS Kementerian PU akan melakukan normalisasi sekaligus penurapan bantaran sungai sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir.

“Ke depan akan dilakukan penurapan bantaran Kali Cirarab oleh BBWS Kementerian Pekerjaan Umum. Bangunan di bantaran kali yang tidak sesuai ketentuan juga akan ditertibkan sesuai peraturan yang berlaku agar proses normalisasi dapat berjalan lancar,” tegasnya.

Usai peninjauan lapangan, Bupati Tangerang didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kepala Satpol PP, Camat Pasar Kemis, Camat Sepatan, serta jajaran terkait, menggelar musyawarah bersama para ketua RW, tokoh masyarakat, aparat kecamatan, serta pengurus rumah ibadah yang berada di sepanjang aliran Kali Cirarab.

Musyawarah tersebut dilakukan untuk menyamakan pemahaman dan memberikan penjelasan secara menyeluruh kepada masyarakat terkait rencana penataan bantaran sungai.
“Kami langsung melakukan musyawarah dengan seluruh unsur terkait agar rencana penataan ini dapat dipahami dengan jelas oleh masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan dukungan terhadap program penataan bantaran sungai, termasuk salah satu pemilik usaha pabrik tempe yang bersedia memindahkan lokasi usahanya dari bantaran Kali Cirarab.

“Saya sangat mengapresiasi jiwa besar pemilik pabrik tempe yang bersedia memindahkan usahanya demi kelancaran program normalisasi Kali Cirarab,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya kepada SMK dan LPK Gyokai Indonesia Kompeten yang dinilai tidak hanya berperan sebagai lembaga pelatihan kerja, tetapi juga aktif membangun nilai-nilai keagamaan dan moral peserta didik.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di lingkungan LPK dan SMK Gyokai Indonesia Kompeten, Kecamatan Cisoka, Senin (9/2/2026).

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, kami menyampaikan apresiasi kepada SMK Gyokai Indonesia Kompeten yang tidak hanya fokus pada pelatihan kerja, tetapi juga aktif membangun nilai-nilai keagamaan dan moral melalui kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Menurutnya, peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat kembali pesan-pesan keimanan, kedisiplinan, dan tanggung jawab, terutama melalui perintah salat yang menjadi pondasi kehidupan seorang muslim di tengah tantangan peradaban global.

“Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam dunia pendidikan dan pelatihan kerja di era global saat ini,” tandasnya.

Bupati Maesyal Rasyid juga menilai keberadaan LPK dan SMK Gyokai Indonesia Kompeten sangat membantu masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang terampil dan siap kerja melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan.

“Tempat pelatihan kerja ini sangat membantu pemerintah daerah dalam upaya mencerdaskan bangsa dan membuka peluang lapangan pekerjaan. Tadi dilaporkan telah menjalin kerja sama dengan sekitar 50 perusahaan, ini tentu sangat positif,” ujarnya.

Selain itu, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan tinggi gratis. Hingga saat ini, Pemkab Tangerang telah memfasilitasi 235 mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri.

“Keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Kabupaten Tangerang untuk mengenyam pendidikan tinggi. Kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk sukses,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat serta generasi muda berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu untuk memanfaatkan program Beasiswa Tangerang Gemilang, yang mencakup pembiayaan pendidikan hingga lulus, bantuan biaya hidup, fasilitas pendukung, hingga biaya keberangkatan bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri.

“Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan arah pembangunan yang menyeluruh, yaitu memperkuat nilai keagamaan sekaligus memperluas akses pendidikan gratis, demi melahirkan generasi yang religius, berilmu, dan siap membangun Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten

Kota Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mempererat kemitraan strategis dengan insan pers dalam rangka mendukung pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Dialog Refleksi Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar bersama organisasi dan komunitas wartawan di Ruang Rapat Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (9/2/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan perayaan HPN 2026, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, yang kemudian diserahkan kepada Ketua Forum Wartawan Tangerang (FORWAT), Andy Lala.

Dalam sambutannya, Mugiya Wardhany menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers, sejalan dengan tema HPN 2026 yakni “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.”

“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang, kami mengucapkan selamat Hari Pers Nasional kepada seluruh insan pers. Kami berharap di tahun 2026 ini kemitraan strategis antara Pemerintah Kota Tangerang dan media semakin kuat dan bersahabat,” ujar Mugiya.

Ia menegaskan, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai program dan pelayanan pemerintah agar dapat diketahui serta dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Di sisi lain, Pemkot Tangerang juga membutuhkan masukan, kritik, dan informasi dari insan pers sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan pelayanan dan pembangunan ke depan.

“Pers adalah mitra penting pemerintah. Informasi, kritik, dan saran dari rekan-rekan media sangat kami butuhkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

IMG 20260210 WA0013

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Wartawan Tangerang (FKWT), Gugun, menilai peringatan HPN merupakan momentum penting untuk memperkuat peran wartawan sebagai mitra kritis pemerintah.

“HPN menjadi momentum bagi wartawan di Kota Tangerang untuk terus memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kemajuan Pemerintah Kota Tangerang. Pers dan pemerintah harus saling terbuka dalam informasi dan evaluasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua FORWAT, Andy Lala, yang menilai dialog refleksi HPN 2026 menjadi ruang komunikasi yang sehat antara pemerintah dan insan pers.

“Melalui dialog ini, kami bisa berdiskusi, bertukar pikiran, dan menyampaikan masukan secara langsung. Ini akan menjadi agenda tahunan kami. Alhamdulillah, sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang melalui Diskominfo selama ini sudah berjalan baik dan semoga terus ditingkatkan,” kata Andy.

Sementara itu, Ketua Komunitas Jurnalis Kompeten, Agus, menilai peringatan HPN ke-80 menjadi momen penting untuk memperkuat kemitraan sekaligus meningkatkan perhatian terhadap profesionalisme dan kesejahteraan wartawan.

“Kami adalah bagian dari penyampai aspirasi publik. Apa yang menjadi harapan dan kebutuhan masyarakat harus kami sampaikan kepada pemerintah agar dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Sumarna)

Published in Banten

Kota Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus melakukan percepatan penanganan jalan rusak dan berlubang akibat intensitas hujan dan banjir yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Salah satu titik yang tengah dilakukan perbaikan berada di Jalan Husein Sastranegara, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Senin (9/2/2026). Terlihat petugas DPUPR melakukan penambalan pada sejumlah lubang jalan guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan DPUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan petugas lapangan untuk menggencarkan penanganan darurat dan sementara di sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.

“Pemerintah Kota Tangerang terus bergerak cepat merespons keluhan masyarakat dengan melakukan penanganan darurat berupa penambalan jalan yang rusak, terutama di tengah musim penghujan,” ujar Iwan, Senin (9/2/2026).

IMG 20260210 WA0009

Ia menambahkan, penanganan di Jalan Husein Sastranegara dilakukan dengan menggunakan material Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) maupun paving block, menyesuaikan dengan tingkat dan kondisi kerusakan jalan.

“Jalan Husein Sastranegara merupakan akses vital yang menghubungkan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sehingga harus segera dilakukan perbaikan di beberapa titik kerusakan,” jelasnya.

Selain di Kecamatan Benda, perbaikan jalan juga dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan di sejumlah wilayah lainnya. Beberapa ruas jalan yang saat ini masuk dalam penanganan DPUPR antara lain Jalan Benteng Betawi, Jalan Imam Bonjol Karawaci, Jalan Yos Sudarso Batuceper, Jalan Iskandar Muda Neglasari, Jalan Puri Beta Larangan, Jalan Rasuna Said Pinang, Jalan Mencong Ciledug, serta Jalan Wahid Hasyim Larangan.

“Tidak hanya di Jalan Husein Sastranegara, penanganan penambalan juga kami lakukan secara masif di ruas-ruas jalan lainnya, termasuk sejumlah jalan alternatif seperti Jalan Kali Pasir. Untuk penanganan sementara, kami menggunakan material paving block,” ungkap Iwan.

DPUPR Kota Tangerang menegaskan bahwa perbaikan jalan akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memberikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran mobilitas bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga mengimbau para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan yang sedang dalam proses perbaikan serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. (Sumarna)

Published in Banten
Go to top