TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri kegiatan Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Perumahan Sodong Village, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (13/08/26).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Tangerang bersama warga RW 06 dan RW 07 Perumahan Sodong Village. Rangkaian kegiatan diisi dengan donor darah, penanaman pohon, bakti sosial, serta peresmian balai warga.
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengapresiasi inisiatif dan kolaborasi JMSI Kabupaten Tangerang bersama masyarakat dalam mengisi momentum hari ulang tahun kemerdekaan RI dengan kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung bagi warga. Menurut dia, peringatan HUT Kemerdekaan RI hendaknya tidak hanya diisi dengan kegiatan hiburan dan perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, menjaga lingkungan, serta meningkatkan semangat gotong royong.
“Semangat 17 Agustus bukan hanya tentang perlombaan. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa terus bergotong royong, saling menjaga kerukunan, saling membantu, dan membangun lingkungan bersama-sama,” ujar Wabup Intan.
Wabup Intan berharap kegiatan peduli lingkungan dan aksi kepedulian sosial tersebut bisa dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam rangka menyemarakan peringatan HUT kemerdekaan RI tetapi juga hari-hari besar lainnya yang membawa manfaat dan bertujuan memperkuat kebersamaan serta kerukunan warga
“Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, dan semangat gotong royong. Semoga warga Sodong Village selalu guyub, rukun, dan kompak. Mari kita jaga persatuan dan gotong royong. Dengan kebersamaan, insyaAllah lingkungan kita semakin nyaman, aman, dan indah,” tandasnya
Selain itu, Wabup Intan mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dan tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama pada musim kemarau ketika kondisi lingkungan lebih mudah terbakar. Ia juga meminta pemerintah desa, pengurus RW dan RT, serta seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman.
“Jangan buang dan membakar sampah sembarangan, apalagi saat musim kemarau dan angin cukup kencang, api bisa merembet dan membahayakan lingkungan maupun rumah warga. Karena itu, pengelolaan sampah harus dilakukan dengan baik,” tegasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi membuka kegiatan Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Pegawai Tahun 2026 yang diselenggarakan di halaman parkir kantor BPKAD Kabupaten Tangerang, Kamis (13/8/26).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tangerang ini untuk memeriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia sekaligus menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antar pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.
Wabup Intan yang juga menjabat sebagai Ketua KORMI Kabupaten Tangerang membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya olahraga tradisional bukan hanya sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai upaya melestarikan warisan budaya bangsa.
"Olahraga tradisional mengajarkan kita banyak hal, ada semangat, kekompakan, sportivitas, dan yang paling penting adalah kegembiraan. Hari ini, melalui kegiatan ini, kita ingin membangun semangat kerja yang lebih baik dengan suasana yanggembira dan penuh antusiasme dalam menyambut Peringatan hariUlang Tahun ke-81 RI," ujar Wabup Intan.
Lebih lanjut, Intan menjelaskan bahwa terdapat lima cabang olahraga yang dipertandingkan, antaranya Bola Sundul, Dagongan, Tarik tambang, Terompah panjang, dan e-sport Ps 5. Ia pun berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan senantiasa mengutamakan keselamatan selama bertanding.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pelaksana, Era Erahia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi KORMI dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, antusiasme pegawai tahun ini jauh lebih tinggi dibandingkantahun-tahun sebelumnya.
"Selain dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, tujuan kami adalah bagaimana menggali kembali nilai-nilai luhur budaya bangsa. Kami berharap kegiatan ini bisa menghibur dan memberikan penyegaran bagi para pegawai, sehingga nantinya suasana kerja di instansi masing-masing menjadi lebih produktif dan harmonis," ungkap Era.
Ke depan, KORMI Kabupaten Tangerang berencana untuk terus memasyarakatkan olahraga tradisional melalui sosialisasi yang lebih luas ke sekolah-sekolah, mengingat tingginya minat pelajar terhadap olahraga khas daerah tersebut. Rangkaian kegiatan ini direncanakan akan mencapai puncaknya pada bulan Oktober mendatang melalui penyelenggaraan festival olahraga tradisional yang terbuka untuk umum dan instansi. (Asp)
Tangerang, lensafokus.id - Sekretaris Daerah, Soma Atmaja melepas gerak jalan santai dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI) yang diikuti berbagai elemen masyarakat Kecamatan dan unsur pemerintahan se-Kecamatan Sukamulya, Kamis (13/08/26)
Dalam sambutannya, Sekda Soma sangat mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan masyarakat Sukamulya yang dengan penuh semangat dan kegembiraan mengikuti gerak jalan santai tersebut
"Masyarakat Sukamulya kompak. Saya sangat senang melihat antusias masyarakat pagi hari ini yang penuh semangat dan ceria, mulai dari anak-anak, pemuda bapak, ibu dan seluruh elemen masyarakat ikut memeriahkan jalan santai," ungkap Soma
Dia menandaskan kekompakan, kepedulian dan kebersamaan merupakan modal dasar pembangunan. Dengan terjaganya kekompakan, kepedulian dan kebersamaan tantangan pembangunan akan lebih mudah dihadapi
"Kegiatan ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan kekompakan masyarakat adalah kekuatan kita. Kalau masyarakat kompak, pembangunan akan lebih mudah, lingkungan akan lebih nyaman, masyarakat akan sehat dan aktif serta daerah pun semakin kuat," tandasnya
Menurut dia, gerak jalan santai dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI tidak hanya sederhana tetapi juga mempunyai tujuan yang sangat besar di antaranya memperkuat silahturahmi, kerukunan, gotong-royong, kepedulian sosial dan persatuan
"Inilah yang kita harapkan dalam setiap peringatan kemerdekaan, bukan hanya dengan upacara, memasang bendera merah putih tetapi kemerdekaan juga kita isi dengan kebersamaan, persatuan, gotong royong dan kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan seluruh masyarakat," ungkapnya
Soma pun mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Sukamulya untuk terus menjaga dan memperkuat persatuan, kekompakan dan kepedulian dalam setiap sendi kehidupan, baik pemerintahan maupun kemasyarakatan
"Mari kita terus pertahankan semangat seperti pagi hari ini. Jangan hanya kompak ketika ada perayaan saja tetapi mari kita bangun dan perkuat kebersamaan ini dalam kehidupan sehari-hari, mari kita peduli terhadap lingkungan serta mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang," ajaknya
Selain gerak jalan santai dengan berbagai doorprize menarik, pada kegiatan tersebut juga digelar senam massal, cek kesehatan gratis dan tebus murah sembako. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Nonce Thendean bersama warga Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan melakukan survei ke PT Kobe Kujira Mandiri (KKM) untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dugaan aroma tak sedap yang tercium hingga ke kawasan permukiman.
Nonce Thendean menegaskan bahwa aktivitas industri tetap harus memperhatikan dampak yang dirasakan masyarakat.
“Kami ke sini bukan untuk menghakimi suatu perusahaan. Kami datang untuk memastikan sejauh mana perusahaan tersebut berproduksi sudah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan atau belum,” ungkap Nonce pada Rabu 12 Agustus 2026.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Politisi Partai Demokrat itu adalah kelengkapan perizinan PT KKM. Nonce meminta pihak PT KKM menunjukkan dokumen perizinan asli untuk dilakukan pengecekan bersama instansi terkait.
Menurut Nonce, meskipun sebagian perizinan PT KKM diterbitkan oleh pemerintah pusat, keberadaan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tangerang tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya ketika aktivitasnya diduga menimbulkan dampak bagi masyarakat.
“Walaupun perizinan sudah dilengkapi secara komplit, tetapi masih ada dampak yang dirasakan masyarakat, perusahaan juga harus bertanggung jawab untuk mengurangi dampak dari polusi tersebut,” tandasnya.
Saat kunjungan ke lokasi, Nonce menceritakan pengalamannya ketika mencium bau menyengat yang diduga menyerupai bau oli terbakar di sekitar kawasan Citra Raya dan sekitarnya.
Diungkapkan Nonce, bau tersebut tidak selalu muncul di lokasi yang sama. Berdasarkan pengamatannya, bau dapat terbawa angin dan muncul di wilayah yang berbeda, terutama pada malam hari.
Nonce bahkan mengaku pernah membuka kaca mobil saat melintas di kawasan permukiman dan mencium bau yang serupa.
“Sesudah mobil saya bergeser jauh ke depan, tidak tercium lagi. Jadi, boleh dikatakan bau tersebut tidak menetap. Bagaimana arah angin, jika arah angin membawa, maka di wilayah tersebut akan tercium,” paparnya.
Selain perizinan, Nonce meminta penjelasan secara rinci mengenai kegiatan utama PT KKM, termasuk jenis bahan baku, proses produksi, hingga kapasitas produksinya. Nonce mempertanyakan apakah perusahaan hanya mengumpulkan dan menyalurkan oli bekas atau juga melakukan proses pengolahan.
“Kalau mengolah, bahannya itu mulai dari yang murni atau yang dari bekas? Dan kemudian setelah diproduksi, berapa banyak sehari yang diproduksi?” tanya Nonce.
Ia juga mengaitkan kapasitas produksi dengan potensi dampak lingkungan. Menurutnya, semakin besar aktivitas produksi, perlu dipastikan pula bahwa sistem pengendalian dampak lingkungan mampu mengimbanginya.
"Keberadaan industri dan perlindungan masyarakat bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya harus berjalan beriringan memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan dampak yang dirasakan warga," pungkasnya. (Mala)
LEBAK, lensafokus.id – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Barisan Aktivis dan Advokasi Keluarga (Badak) Banten Perjuangan menilai Roby Sumantri Jayabaya merupakan sosok yang tepat untuk memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lebak.
Roby Sumantri Jayabaya ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Kadin Kabupaten Lebak dan dilantik oleh Ketua Kadin Provinsi Banten, M. Azzari Jayabaya, berdasarkan hasil Musyawarah Kabupaten (Muskab) VIII Kadin Lebak. Kepengurusan baru tersebut akan menjalankan masa bakti 2026–2031.
Ketua Umum DPP Badak Banten Perjuangan, Eli Sahroni, mengatakan Roby melanjutkan kepemimpinan Kadin Lebak dari Vivi Sumantri Jayabaya yang telah berakhir masa baktinya.
Menurut Eli, kepengurusan baru Kadin Lebak diharapkan mampu mengambil peran lebih aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta peningkatan investasi.
"Kami meyakini Robby bersama jajaran pengurus Kadin Lebak akan mampu membawa organisasi menjadi lebih terbuka, adaptif, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha," kata Eli Sahroni.
Ia menilai membangun dan mengelola organisasi sebesar Kadin bukan perkara mudah. Kadin tidak hanya berfungsi sebagai wadah berkumpulnya para pelaku usaha, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan mendukung perkembangan aktivitas bisnis di daerah.
"Kami mengajak masyarakat Lebak untuk bersama-sama mendukung Robby Sumantri Jayabaya dalam menjalankan perannya sebagai lokomotif dunia usaha di Kabupaten Lebak. Kadin juga memiliki peran penting sebagai jembatan antara dunia usaha dengan pemerintah daerah," ujar Eli yang akrab disapa King Badak.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Jawa Barat, Moch. Nabil Jayabaya, menyambut baik kepemimpinan baru Kadin Kabupaten Lebak.
Ia berharap Kadin tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para pengusaha, tetapi mampu mengambil peran nyata dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
Menurut Nabil, Kadin harus aktif membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah agar berbagai persoalan yang dihadapi dunia usaha dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.
"Kadin jangan hanya menjadi wadah. Kadin harus aktif bersinergi dengan pemerintah, ikut memberikan gagasan dan solusi, sehingga dunia usaha di Lebak bisa tumbuh dengan baik," kata Nabil.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu kunci menciptakan iklim investasi dan usaha yang sehat. Selain itu, sinergi tersebut dinilai dapat memperkuat UMKM serta membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Lebak.
"Kalau pemerintah dan dunia usaha bisa berjalan bersama, saya yakin akan semakin banyak peluang yang bisa dibuka. Target akhirnya tentu bagaimana dunia usaha tumbuh, masyarakat mendapatkan manfaat, dan bersama-sama mewujudkan Lebak Ruhay," pungkasnya. (C2p)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kecamatan Cisoka mengadakan pasar murah pada Rabu 12/08/2026, bagi warga yang membutuhkan. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban sekaligus membantu masyarakat menghemat biaya pengeluaran kebutuhan pokok Sehari-hari.
Paket sembako yang disalurkan berisi kebutuhan pokok utama, yaitu beras, tepung terigu, gula, dan minyak goreng. Komoditas ini merupakan kebutuhan yang paling sering digunakan dalam rumah tangga, sehingga kehadirannya sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.
Warga menyambut baik program ini. Dengan harga yang terjangkau, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Program ini juga diharapkan dapat menjaga kestabilan kebutuhan pokok dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang, Banten.
Berharap dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini, serta menjamin ketersediaan pangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. (Lingga)