Kota Tangerang, lensafokus.id - Pendistribusian air bersih ke beberapa wilayah di Kota Tangerang yang mengalami kekeringan.
Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat mengantisipasi potensi dampak kekeringan dengan menyiapkan distribusi bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter per hari.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Mahdiar menuturkan, ribuan liter bantuan air bersih tersebut akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang wilayahnya mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Saat ini sudah mulai ada pendistribusian air bersih seperti di Kecamatan Pinang serta tidak menutup kemungkinan di sejumlah wilayah lain yang membutuhkan. Kapasitas yang bisa dilakukan sementara ini kurang lebih 5.000 liter per hari untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Mahdiar, Selasa (22/9/26).
Salurkan Bantuan 5.000 Liter Air Bersih
Pemkot Tangerang juga melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan terdapat dua wilayah yang termasuk dalam zona merah (awas), yakni Kecamatan Tangerang dan Kecamatan Benda.
“Kami terus melakukan pemantauan di setiap wilayah sekaligus menyiapkan petugas untuk stand by bila ada permintaan air bersih dari masyarakat. Prinsipnya, bantuan akan langsung didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan berdasar laporan yang diterima,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang mengajak partisipasi masyarakat untuk tidak melakukan pemborosan penggunaan air bersih sekaligus memberikan laporan melalui kanal LAKSA, 112, maupun hotline BPBD Kota Tangerang untuk mendapatkan bantuan air bersih yang dibutuhkan.
“Kami berharap sekali saling bantu antarwarga yang memang masih memiliki sumber air. Tapi jika memang diperlukan bantuan air bersih bisa langsung memberikan laporan untuk diverifikasi dan ditindaklanjuti secepatnya,” pungkasnya. (Sumarna)
Kota Tangerang, lensafokus.id - Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang segara membuka pelatihan baru di bidang hidroponik sebagai salah satu upaya memperluas keterampilan masyarakat sekaligus menyasar peluang usaha pertanian perkotaan.
Kepala BLK Kota Tangerang Yasin Surya menuturkan, pelatihan hidroponik dirancang untuk memberikan pemahaman dasar dan keterampilan praktis kepada peserta mengenai budi daya tanaman dengan sistem hidroponik.
”Kami menghadirkan pelatihan ini untuk memperluas keterampilan yang bisa dipelajari masyarakat. Targetnya, keterampilan ini nantinya dapat menjangkau pasar tenaga kerja maupun usaha di bidang pertanian perkotaan dengan produk-produk seperti sawi, pakcoy, kangkung, cabai, sampai selada yang cocok dibudidayakan di Kota Tangerang,” ujar Yasin, Selasa (22/9/26).
Ia melanjutkan, pelatihan baru ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan memanfaatkan lahan terbatas untuk kegiatan pertanian perkotaan maupun pengembangan usaha yang produktif.
”Rencananya pelatihan ini akan diselenggarakan selama 20 hari bersama para praktisi berpengalaman. Tunggu informasinya lebih lanjut karena pendaftarannya akan segera dibuka dalam waktu dekat,” tambahnya.
Informasi pendaftaran pelatihan hidroponik dapat dipantau melalui laman media sosial Instagram @tangerangkota, @disnaker_kotatangerang, dan @blk_kotangerang maupun aplikasi Tangerang LIVE.
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid. Selasa (22/9/26), Bupati mendatangi langsung kediaman bayi berusia 10 bulan, M. Rasyid Arrumi, di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, yang tengah menjalani pengobatan akibat penyakit jantung bawaan, Selasa (22/09/26)
M. Rasyid Arrumi merupakan putra pasangan Samsul Bahri dan Heti Restiana, warga RT 03/02, Desa Pasir Gadung. Di usianya yang masih 10 bulan, Rasyid harus menjalani perawatan dan pemeriksaan secara rutin di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.
Pada kesempatan tersebut, setelah melibat kondisi dan mendengarkan informasi yang disampaikan orang tua Rasyid, Bupati Maesyal memastikan Pemkab Tangerang akan memberikan dukungan agar proses perawatan Rasyid dapat berjalan secara optimal.
“Ini kita semua berusaha untuk berbagi rasa, termasuk untuk bersama-sama membantu apabila ada anak yang sedang dalam proses penyembuhan dan pengobatan. Kita bantu, di mana pun anak-anak yang ada di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Bupati Maesyal juga memastikan kebutuhan susu khusus yang diperlukan Rasyid akan dibantu melalui Puskesmas. Berdasarkan kebutuhan yang disampaikan keluarga, susu Nutrinidrink akan diberikan secara gratis selama satu bulan, dengan kebutuhan sekitar lima kaleng setiap dua minggu atau 10 kaleng dalam sebulan.
“Susunya nanti melalui Puskesmas kita kirim, gratis selama sebulan, 10 kaleng,” imbuhnya
Tak hanya kebutuhan nutrisi, Bupati juga meminta jajaran Puskesmas memberikan pelayanan langsung ke rumah. Hal itu dilakukan karena Rasyid membutuhkan penggantian selang secara rutin yang digunakan untuk memasukkan makanan, minuman, susu, vitamin, maupun obat-obatan.
“Kalau ganti selang seminggu sekali, biasanya harus datang ke Puskesmas. Saya sudah bicara dengan pimpinan Puskesmas, nanti staf Puskesmas yang datang ke rumah untuk mengganti selang setiap seminggu sekali, supaya higienis dan sebagainya,” jelasnya.
Bupati juga menaruh perhatian terhadap kondisi ayah Rasyid, Samsul Bahri, yang harus berhenti bekerja karena fokus mendampingi anaknya menjalani pengobatan secara rutin. Samsul diketahui harus bolak-balik mendampingi Rasyid ke RS Harapan Kita. Untuk membantu keberlanjutan ekonomi keluarga, Bupati meminta Camat Cikupa Supriyadi mengupayakan agar Samsul bisa mengikuti program pendidikan kesetaraan Paket C. Dengan demikian, Samsul diharapkan dapat memperoleh ijazah yang setara dengan SMA dan memiliki kesempatan untuk kembali bekerja.
“Nanti diusahakan oleh Pak Camat supaya bisa ikut Paket C, sehingga mendapatkan ijazah setara SMA. Nanti diusahakan lagi supaya bisa bekerja kembali, karena sebelumnya dia bekerja tetapi diberhentikan karena harus mengurus anaknya yang sakit dan bolak-balik ke Harapan Kita,” ungkapnya.
Lebih la jut, Ia mengatakan bahwa Pemkab Tangerang memastikan Rasyid akan mendapatkan pendampingan untuk menjalani pemeriksaan rutin ke Rumah Sakit Harapan Kita. Pemeriksaan dijadwalkan secara berkala, termasuk setiap dua minggu, dengan dukungan mobil Siaga Desa dan pendampingan dari pemerintah desa serta kader.
“Semua gratis buat dia, jangan ada pungutan apa-apa,” tegasnya
Bupati Maesyal lun mengapresiasi peran pemerintah desa, kader, Puskesmas, serta masyarakat yang selama ini ikut membantu keluarga Rasyid. Menurutnya, kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi persoalan kesehatan harus dilakukan secara bersama-sama dan gotong-royong
Sementara itu, Heti Restiana, ibu Rasyid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang, terutama Bupati Maesyal Rasyid yang datang langsung ke rumah untuk melihat kondisi anaknya.
“Alhamdulillah, kami terus dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Pak Bupati bahkan datang langsung ke rumah kami. Sebelumnya pihak desa dan terutama Puskesmas juga terus membantu dalam memberikan perawatan,” ujar Heti.
Ia mengungkapkan bahwa bantuan dan perhatian yang diberikan sangat membantu proses pengobatan Rasyid hingga kondisinya membaik.
“Kami tidak bisa mengucapkan apa-apa lagi selain rasa syukur dan terima kasih atas apa yang telah dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kami mohon doanya kepada seluruh masyarakat untuk kesembuhan anak kami,” tuturnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid. Selasa (22/9/26), Bupati mendatangi langsung kediaman bayi berusia 10 bulan, M. Rasyid Arrumi, di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, yang tengah menjalani pengobatan akibat penyakit jantung bawaan, Selasa (22/09/26)
M. Rasyid Arrumi merupakan putra pasangan Samsul Bahri dan Heti Restiana, warga RT 03/02, Desa Pasir Gadung. Di usianya yang masih 10 bulan, Rasyid harus menjalani perawatan dan pemeriksaan secara rutin di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.
Pada kesempatan tersebut, setelah melibat kondisi dan mendengarkan informasi yang disampaikan orang tua Rasyid, Bupati Maesyal memastikan Pemkab Tangerang akan memberikan dukungan agar proses perawatan Rasyid dapat berjalan secara optimal.
“Ini kita semua berusaha untuk berbagi rasa, termasuk untuk bersama-sama membantu apabila ada anak yang sedang dalam proses penyembuhan dan pengobatan. Kita bantu, di mana pun anak-anak yang ada di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Bupati Maesyal juga memastikan kebutuhan susu khusus yang diperlukan Rasyid akan dibantu melalui Puskesmas. Berdasarkan kebutuhan yang disampaikan keluarga, susu Nutrinidrink akan diberikan secara gratis selama satu bulan, dengan kebutuhan sekitar lima kaleng setiap dua minggu atau 10 kaleng dalam sebulan.
“Susunya nanti melalui Puskesmas kita kirim, gratis selama sebulan, 10 kaleng,” imbuhnya
Tak hanya kebutuhan nutrisi, Bupati juga meminta jajaran Puskesmas memberikan pelayanan langsung ke rumah. Hal itu dilakukan karena Rasyid membutuhkan penggantian selang secara rutin yang digunakan untuk memasukkan makanan, minuman, susu, vitamin, maupun obat-obatan.
“Kalau ganti selang seminggu sekali, biasanya harus datang ke Puskesmas. Saya sudah bicara dengan pimpinan Puskesmas, nanti staf Puskesmas yang datang ke rumah untuk mengganti selang setiap seminggu sekali, supaya higienis dan sebagainya,” jelasnya.
Bupati juga menaruh perhatian terhadap kondisi ayah Rasyid, Samsul Bahri, yang harus berhenti bekerja karena fokus mendampingi anaknya menjalani pengobatan secara rutin. Samsul diketahui harus bolak-balik mendampingi Rasyid ke RS Harapan Kita. Untuk membantu keberlanjutan ekonomi keluarga, Bupati meminta Camat Cikupa Supriyadi mengupayakan agar Samsul bisa mengikuti program pendidikan kesetaraan Paket C. Dengan demikian, Samsul diharapkan dapat memperoleh ijazah yang setara dengan SMA dan memiliki kesempatan untuk kembali bekerja.
“Nanti diusahakan oleh Pak Camat supaya bisa ikut Paket C, sehingga mendapatkan ijazah setara SMA. Nanti diusahakan lagi supaya bisa bekerja kembali, karena sebelumnya dia bekerja tetapi diberhentikan karena harus mengurus anaknya yang sakit dan bolak-balik ke Harapan Kita,” ungkapnya.
Lebih la jut, Ia mengatakan bahwa Pemkab Tangerang memastikan Rasyid akan mendapatkan pendampingan untuk menjalani pemeriksaan rutin ke Rumah Sakit Harapan Kita. Pemeriksaan dijadwalkan secara berkala, termasuk setiap dua minggu, dengan dukungan mobil Siaga Desa dan pendampingan dari pemerintah desa serta kader.
“Semua gratis buat dia, jangan ada pungutan apa-apa,” tegasnya
Bupati Maesyal lun mengapresiasi peran pemerintah desa, kader, Puskesmas, serta masyarakat yang selama ini ikut membantu keluarga Rasyid. Menurutnya, kepedulian terhadap warga yang sedang menghadapi persoalan kesehatan harus dilakukan secara bersama-sama dan gotong-royong
Sementara itu, Heti Restiana, ibu Rasyid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang, terutama Bupati Maesyal Rasyid yang datang langsung ke rumah untuk melihat kondisi anaknya.
“Alhamdulillah, kami terus dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Pak Bupati bahkan datang langsung ke rumah kami. Sebelumnya pihak desa dan terutama Puskesmas juga terus membantu dalam memberikan perawatan,” ujar Heti.
Ia mengungkapkan bahwa bantuan dan perhatian yang diberikan sangat membantu proses pengobatan Rasyid hingga kondisinya membaik.
“Kami tidak bisa mengucapkan apa-apa lagi selain rasa syukur dan terima kasih atas apa yang telah dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kami mohon doanya kepada seluruh masyarakat untuk kesembuhan anak kami,” tuturnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid yang didampingi Wakil Bupati Tangerang memimpin pelaksanaan apel bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 RSUD Balaraja yang digelar di Halaman RSUD Balaraja, Selasa (22/9/26).
Dalam arahannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya momentum HUT ke-15 RSUD Balaraja sebagai dorongan bersama untuk memperkuat komitmen peningkatan pelayanan publik di bidang kesehatan.
"Kami bersama seluruh jajaran pegawai baik tenaga medis, paramedis, maupun nonmedis memiliki komitmen yang sama untuk terus meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang," ujar Bupati Maesyal
Bupati mengungkapkan bahwa cakupan pelayanan RSUD Balaraja saat ini tidak hanya dirasakan oleh warga Kabupaten Tangerang, melainkan juga melayani masyarakat dari wilayah sekitar, seperti Kabupaten Serang. Oleh karena itu, peningkatan standar mutu pelayanan serta kecepatan penanganan pasien menjadi prioritas utama.
"Fokus utama kita adalah peningkatan quick response atau respon cepat para pegawai dalam menerima dan menangani pasien. Tujuannya agar setiap pasien yang datang benar-benar tertangani dengan baik dan mendapatkan pelayanan yang maksimal. Hal baik yang sudah berjalan di RSUD Balaraja ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan," tegasnya.
Bupati Maesyal menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Direktur RSUD Balaraja dan seluruh jajaran struktural, fungsional, dokter spesialis, dokter umum, dokter gigi, hingga seluruh tenaga nonmedis atas dedikasi dan kesetiaan mereka dalam melayani masyarakat selama 15 tahun RSUD Balaraja berdiri. Ia juga berpesan kepada seluruh insan kesehatan di RSUD Balaraja untuk tidak pernah lelah dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
"Jangan pernah letih, jangan pernah lelah untuk terus mengabdi di bidang kesehatan. Ini adalah amanah dan tugas mulia yang dipercayakan kepada kita, sekaligus bagian dari kewajiban kita bersama untuk melayani masyarakat sehingga mutu pelayanan yang dirasakan masyarakat benar-benar aman, nyaman, dan sehat," pungkasnya
Hal yang sama juga ditegaskan Wakil Bupati, Intan Nurul Hikmah. Menurut dia, peningkatan kualitas pelayanan dan respond cepat merupakan hal yang penting dalam peningkatan mutu RSUD Balaraja, termasuk juga meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat atas layanan yang diberikan
"Peningkatan kualitas dan respond cepat harus terus dilakukan sebagai wujud komitmen nyata RSUD Balaraja dalam meningkatkan mutu, sekaligus juga meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat," ungkap Wabup Intan
Ia berharap HUT ke-15 RSUD Balaraja tersebut bukan hanya ceremonial semata, namun menjadi momentum bagi seluruh jajaran RSUD Balaraja untuk terus memberikan layanan terbaiknya kepada masyarakat
Sementara itu, Direktur RSUD Balaraja, dr. Corah Usman menyampaikan RSUD Balaraja berkomitmen untuk terus membenahi dan mengembangkan kualitas fasilitas serta layanan rumah sakit terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang maupun masyarakat di luar wilayah Kabupaten Tangerang
"Kami terus berbenah, meningkatkan pelayanan kesehatan, dan saat ini juga sedang melakukan pembangunan gedung baru untuk menunjang fasilitas pelayanan agar menjadi lebih baik," ungkap dr. Corah.
Usai memimpin apel pagi, Bupati Tangerang meresmikan Gedung Bank Banten serta melihat secara langsung beberapa sentra pelayanan kesehatan yang ada di RSUD Balaraja. Fasilitas yang ditinjau meliputi bangunan kantor kesekretariatan RSUD dan rencana tambahan ruang ICU serta menyapa pasien yang sedang mendapatkan perawatan medis. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah membuka secara resmi tahapan seleksi wawancara Lomba Kreativitas dan Inovasi Kanvas Gemilang Tahun 2026 yang mengangkat tema “Transformasi Inovasi untuk Akselerasi Pembangunan Berkelanjutan Menuju Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing” di Ruang Rapat Sinergi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Senin (21/09/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan menegaskan lomba Kanvas Gemilang tidak boleh hanya untuk mencari pemenang, tetapi harus menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menumbuhkan budaya inovasi dan menghasilkan gagasan yang dapat diterapkan secara nyata serta mampu mempercepat pembangunan berkualitas di Kabupaten Tangerang.
“Jangan cuma seremonial, jangan cuma mencari produk inovasi yang tidak mungkin diimplementasikan di Kabupaten Tangerang. Lomba ini harus bisa menghasilkan inovasi nyata yang mudah diterapkan dan mampu mempercepat pembangunan yang berkualitas,” tegas Wabup Intan.
Dia mengatakan Lomba Kreativitas dan Inovasi Kanvas Gemilang tersebut harus menjadi ruang bagi pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, masyarakat, dan perangkat daerah untuk menyampaikan berbagai ide, gagasan, kreativitas, serta inovasi yang dapat mendukung pembangunan Kabupaten Tangerang. Dukungan aktif dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar dirasakan manfaatnya dan berdampak luas.
"Kabupaten Tangerang ini dalam membangun tidak mungkin bisa sendirian pemerintah. Pasti harus bersama-sama dengan masyarakat. Keterlibatan dan kolaborasi langsung dari seluruh elemen masyarakat sangat menentukan jalannya pembangunan,” ujarnya
Menurut dia, Kabupaten Tangerang membutuhkan inovasi di berbagai bidang untuk menghadapi tanangan perubahan global, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat agar semakin sejahtera dan berdaya saing.
Ia berharap seluruh gagasan yang masuk dapat dikembangkan menjadi solusi, sesuai kebutuhan masyarakat serta mendukung visi dan misi pembangunan daerah.
"Saya harap inovasi yang masuk tidak hanya berhenti sebagai gagasan dan ide, tapi bisa menjadi sebuah solusi yang mudah diterapkan, efektif dan efisien. Harus memiliki dampak dan keberlanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," harapnya.
Wabup Intan juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berani menuangkan ide dan gagasan melalui Kanvas Gemilang 2026. Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar berani dan percaya diri memaparkan inovasi yang dibuat
“Jangan takut mencoba dan jangan takut berbeda. Tunjukkan bahwa inovasi yang saudara-saudari hadirkan bukan hanya mampu menjawab persoalan hari ini, tetapi juga memiliki manfaat untuk masa yang akan datang,” pesannya.
Wakil Bupati berharap seluruh proses seleksi wawancara dapat menghasilkan inovator yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Tangerang. Para dewan juri dan tim penilai diharapkan tidak hanya melihat kreativitas dari setiap gagasan, tetapi juga kemungkinan implementasi serta dampaknya bagi masyarakat.
“Momen wawancara ini bukan akhir perjalanan inovasi. Justru ini harus menjadi alat untuk mengembangkan gagasan menjadi sesuatu yang benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan Lomba Kreativitas dan Inovasi Kanvas Gemilang Tahun 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-394 Kabupaten Tangerang.
Tercatat ada sekitar 119 peserta yang lolos seleksi administrasi. Selanjutnya ada 40 peserta yang lolos seleksi substansi untuk mengikuti tahapan wawancara. Para peserta terbagi dalam lima kategori, yakni pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, masyarakat, dan perangkat daerah. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Kader Posyandu Lili 3 Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Erna Yanti, resmi mewakili Provinsi Banten dalam Penilaian Kader Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Penilaian tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Undangan Kemenkes RI Nomor: PK.06.02/B.IV/878/2026. Acara tolok ukur dan pemaparan materi verifikasi ini berlangsung di Ruang Rapat Camat Mauk, Kabupaten Tangerang, melalui dalam jaringan (daring) pada Senin (21/09/26).
Dalam kesempatan tersebut, Erna Yanti memaparkan berbagai pencapaian, wawasan, serta program inovasi yang telah ia jalankan selama 20 tahun mengabdi sebagai kader kesehatan. Berbagai inovasi unggulan yang dibawakan di antaranya:
1. Inovasi UPIK CERDAS (Upaya PIK 2 Cegah dan Atasi Bersama Stunting).
2. Inovasi KETUK TB (Kader Temukan, Kunjungi, dan Tuntaskan Pengobatan TB).
3. Inovasi KP-ASI (Kader Peduli ASI Eksklusif).
4. Inovasi RBJ (Rumah Bebas Jentik).
Camat Mauk, Angga Yulyantono, menyampaikan rasa bangga serta apresiasi yang mendalam atas dedikasi Erna Yanti hingga berhasil membawa nama harum Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten di kancah nasional.
"Alhamdulillah, Ibu Erna Yanti sebagai salah satu kader terbaik di Kabupaten Tangerang hari ini mewakili Provinsi Banten dalam rangka penilaian kader berprestasi tingkat nasional," ujar Camat Angga.
Camat Angga menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dan dukungan dari segenap pihak di Pemerintah Kabupaten Tangerang.
"Semua itu berkat dukungan, arahan, dan bimbingan Bapak Bupati, Wakil Bupati Tangerang dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang beserta seluruh jajaran, baik dari PMD, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Kecamatan, hingga Desa. Alhamdulillah, ini adalah momentum pelecut semangat untuk kader-kader lainnya meningkatkan prestasi dan yang paling penting bermanfaat untuk masyarakat di lingkungannya. Mudah-mudahan hari ini menjadi pengingat kita semua bahwasannya pada prinsipnya kita adalah pelayan masyarakat Kabupaten Tangerang," tambahnya.
Sementara itu, Erna Yanti mengungkapkan rasa syukur dan bangganya dapat melangkah hingga ke tahapan seleksi nasional setelah melalui tahapan berjenjang dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, hingga meraih predikat terbaik pertama di tingkat Provinsi Banten.
"Saya bangga berada di titik sekarang ini mewakili kader se-Provinsi Banten. Alhamdulillah tidak gampang dan tidak mudah untuk mencapai seperti ini. Sebelum ke tingkat nasional, saya mengikuti seleksi dari desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang dan bersaing di provinsi, alhamdulillah lolos tiga besar dan menjadi yang pertama," ungkap Erna Yanti.
Meskipun telah mengabdi selama dua dekade, Erna mengaku terus semangat melayani masyarakat dan membagikan ilmu kepada sesama kader.
"Suatu kebanggaan sebagai kader sampai di titik ini setelah 20 tahun. Harapan saya mudah-mudahan saya tetap rendah hati, bisa bermanfaat untuk masyarakat khususnya, dan kader-kader lain bisa seperti saya. Yang penting kita mau belajar dan terus belajar," pungkasnya. (Red)