Tangerang, lensafokus.id – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jayanti menggelar rapat koordinasi (rakor) penting di Aula Gedung Kecamatan Jayanti pada Selasa (11/8/2026). Acara rakor ini berfokus pada "Antisipasi Dini Perkiraan Cuaca dan Iklim serta Penanganan Permasalahan Situasi dan Kondisi Sosial di Wilayah Kecamatan Jayanti Tahun 2026".
Pertemuan strategis yang dipimpin langsung oleh Camat Jayanti, H. Yandri Permana, S.STP., ini dihadiri oleh Kapolsek Cisoka , Danramil, Babinsa perwakilan dari 8 desa, MUI, BPD, KUA, LPTQ, serta tokoh agama setempat. Camat menegaskan ada empat agenda krusial yang dibahas, mulai dari mitigasi kekeringan akibat kemarau panjang, perlindungan perempuan dan anak, penanggulangan kenakalan remaja, hingga koordinasi menyambut perayaan HUT RI.
"Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah umur selalu mengemuka setiap tahun. Penanganan terbaik harus bersifat preventif dan dimulai dari benteng keluarga. Namun, jika kasus sudah terjadi, pemerintah dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten dipastikan siap memfasilitasi penanganannya," tegas Camat Yandri di hadapan para peserta rapat.
Sementara itu, Kapolsek Cisoka Iptu Aditya Surya Sakti, S.Tr.K., M.M., menyoroti maraknya kasus kenakalan remaja, tawuran, serta pelecehan seksual anak yang dipicu oleh bebasnya penggunaan media sosial tanpa kontrol. Mengingat minimnya pengawasan gawai di era digital, pihak kepolisian meminta peran aktif orang tua untuk menjaga anak-anak dari ancaman kejahatan siber yang memanfaatkan keluguan usia dini.
Selain persoalan sosial, Iptu Aditya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di area industri, khususnya lahan kosong berilalang kering. Warga dilarang keras membuang putung rokok atau membakar sampah sembarangan.
Menutup jalannya rapat, para kepala desa diinstruksikan segera meneruskan imbauan kamtibmas ini ke tingkat RT/RW sekaligus mengajak warga menyukseskan rangkaian HUT RI di kecamatan maupun wilayah masing-masing. (Mala)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari potensi kemacetan selama proses perbaikan Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Neglasari.
Pemkot Tangerang telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat selama pekerjaan perbaikan jalan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalkan dampak kemacetan di sekitar lokasi proyek.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengimbau para pengguna jalan untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Bayur – Jalan Kedaung Barat – Jembatan Gantung Kedaung Sepatan – Jalan Tangga Abu – Jalan Iskandar Muda, kemudian menuju Jalan Marsekal Suryadarma hingga Pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta. Jalur tersebut juga berlaku untuk arah sebaliknya.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar mulai memanfaatkan jalur alternatif yang telah disediakan dan diarahkan. Adapun lokasi perbaikan akan terfokus di sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Iskandar Muda, tepatnya di sekitar Kantor Kecamatan Neglasari," ujar Achmad Suhaely, Selasa (11/8/2026).
Ia menjelaskan, Pemkot Tangerang memastikan tidak akan melakukan penutupan total Jalan Iskandar Muda selama proyek perbaikan berlangsung. Pemerintah telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem buka-tutup.
Dengan skema tersebut, kendaraan kecil masih dapat melintasi Jalan Iskandar Muda secara terbatas, sementara kendaraan dengan volume dan ukuran lebih besar diarahkan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
"Kami beberapa hari terakhir terus menggencarkan sosialisasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Harapannya, skema rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif yang disediakan dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat," tambahnya.
Selain itu, Dishub Kota Tangerang mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan selama melintas di sekitar lokasi pekerjaan serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan jalan ini berlangsung. Skema rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif yang disediakan semata-mata untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kelancaran bagi seluruh pengguna jalan," pungkas Achmad Suhaely. (Sumarna)
KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan operasional pengangkutan sampah menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing tetap berjalan normal selama proses perbaikan Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Neglasari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Yudi Pradana, mengatakan Pemkot Tangerang telah menyiapkan rute khusus bagi armada kebersihan yang menuju TPA Rawa Kucing selama pekerjaan perbaikan jalan berlangsung.
Armada pengangkut sampah akan diarahkan melalui Jalan Marsekal Suryadarma menuju Jalan Iskandar Muda bagian sisi utara, yakni arah Jalan Tangga Abu, Kedaung.
"Kami telah menyiapkan rute khusus bagi truk armada kebersihan yang beroperasi menuju TPA Rawa Kucing. Rute khusus ini nantinya diberlakukan secara satu arah sehingga tidak mengganggu keberlangsungan proyek perbaikan Jalan Iskandar Muda yang akan dimulai besok," ujar Yudi Pradana, Selasa (11/8/2026).
Ia menjelaskan, penerapan rute khusus tersebut merupakan bagian dari langkah Pemkot Tangerang untuk menjaga kelancaran operasional pengangkutan sampah sekaligus menyesuaikan dengan skema rekayasa lalu lintas selama proyek perbaikan Jalan Iskandar Muda berlangsung.
Menurut Yudi, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan terjadinya penumpukan sampah di lingkungan permukiman. Sebab, seluruh operasional pengangkutan sampah dipastikan tetap berjalan meskipun akses jalan utama sedang dalam proses perbaikan.
"Masyarakat tidak perlu khawatir terjadi penumpukan sampah di lingkungan permukiman. Seluruh operasional pengangkutan sampah tetap berjalan normal meskipun akses jalan utama sedang dalam perbaikan," jelasnya.
Selain menyiapkan jalur alternatif, Pemkot Tangerang juga akan melakukan penyesuaian jadwal operasional armada pengangkutan sampah. Armada akan diatur untuk beroperasi di luar jam sibuk guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. (Sumarna)
Jakarta, lensafokus.id - Dalam Rangka memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PTK (Perhimpunan Tionghoa Kalimantan) Indonesia bekerja sama dengan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut, menyelenggarakan Fun Run 2026.
Bertemakan ”Melangkah Bersama, Indonesia Kuat”, Fun Run 2026 ini untuk membangun semangat kebersamaan, semangat sehat, dan semangat persatuan bagi seluruh anggota dan Masyarakat.
Kegiatan ini, berlangsung mulai pukul 05.30 pagi hingga 10.30, memperlombakan Lari 10K dan 5 K, di sekitar lokasi Pasar Seni, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, hari Minggu lalu (09/08/2026).
Hadir memeriahkan acara, Ketua Umum PTK Indonesia Yordanus disertai Wakil Ketua Ketua Umum, Agus Musalim dan Hiu Kon Bun. Sementara jajaran dewan tampak hadir Vincent Effendy Lie, Tjhai Leonardi, Budianto Sugianto, dan Abraham Rudy. Tamu kehormatan, Irjen Pol (Purn) Didi Haryono, Perwakilan TNI AL Pushidrosal Laksamana Pertama TNI Dwi Jantarto dan Laksamana TNI Edward Sibuea.

Sedangkan jajaran pengurus Sekretaris Jenderal Venndy Wijaya, Wakil Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum Jie Kui Lie dan Staf Khusus PTK Indonesia Bunardy Aloyanto.
Ketua Umum PTK Indonesia didampingi Dewan Kehormatan Abraham Rudy dan Ketua Penyelenggara Jeffry ( Liong Kong Sui ) yang juga Ketua Divisi Pemuda PTK Indonesia, menyampaikan bahwa tema “Melangkah Bersama, Indonesia Kuat”, adalah semangat kebersamaan yang ingin selalu dikumandangkan agar Indonesia semakin kuat persatuannya.
“Olahraga adalah jembatan persatuan yang paling murni: tanpa memandang latar belakang, kita semua berlari dengan langkah yang sama, tujuan yang sama untuk kesehatan, kebersamaan, dan cinta tanah air, “ kata Yordanus.
Yordanus menambahkan, melalui Fun Run ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga masyarakat dan institusi TNI.
“Semoga langkah kaki kita hari ini membawa berkah, kekuatan, dan semangat pengabdian untuk Indonesia yang lebih sehat, bersatu, dan tangguh,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Jeffry (Liong Kong Sui), mengungkapkan, Fun Run 2026, yang kedua kali ini, disambut antusias oleh berbagai lapisan Masyarakat. Termasuk anggota perkumpulan, jumlah peserta mencapai 1.500 orang.
Kembali Jeffry mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan adalah memperkuat ikatan persaudaraan antar anggota dan perkumpulan afiliasi. Menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan. Membangun sinergi harmonis antara masyarakat dan institusi TNI. Mengajak masyarakat hidup sehat dan aktif berolahraga. Dan Meneguhkan tekad: Bersatu Melangkah, Kuat Bersama untuk Indonesia.
Menurutnya, dengan kehadiran pimpinan, serta dewan dan tamu kehormatan terlebih antusias peserta dari berbagai elemen masyarakat kegiatan Fun Run 2026 PTK Indonesia bersama Pushidrosal ini dapat berlangsung sukses, meriah, dan penuh makna. (Lingga)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait rumah milik Ibu Laila di Kecamatan Gunung Kaler yang roboh setelah diterjang angin puting beliung.
Kunjungan tersebut dilakukan Bupati Tangerang bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang, di antaranya Direktur Utama PDAM Tirta Kerta Raharja, kepala perangkat daerah, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman (Perkim), serta jajaran Kecamatan Gunung Kaler dan pemerintah desa setempat, Senin (10/8/26).
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, kedatangannya ke lokasi merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat dan pemerintah setempat mengenai kondisi rumah Ibu Laila yang ambruk akibat diterjang angin puting beliung.
"Alhamdulillah hari ini saya datang bersama teman-teman dari Kabupaten Tangerang. Ada Direktur PDAM, kepala-kepala dinas, Dinas Bina Marga, Perkim dan semuanya hadir di sini. Ini berdasarkan laporan, kemudian Pak Lurah dan Pak Camat juga menyampaikan kondisi rumah Ibu Laila," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Setelah melihat langsung kondisi rumah, Bupati Maesyal Rasyid memastikan pembangunan rumah Ibu Laila akan segera dilakukan dan menginstruksikan pembangunannya dimulai lebih cepat dari yang telah direncanakan, sesuai dengan permintaan pemilik rumah.
"InsyaAllah rumah Ibu Laila yang tadinya berdiri kemudian ambruk karena puting beliung, segera kita bangun. Ada permintaan dari yang punya rumah, 'Pak, bisa enggak hari Jumat?' InsyaAllah hari Jumat mulai kita bangun," katanya.
Ia menegaskan pembangunan tidak hanya bertujuan mengganti bangunan yang roboh, tetapi juga memastikan rumah tersebut menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan sehat bagi Ibu Laila bersama keluarganya.
"Yang penting rumahnya nanti dibangun sehat. Dulu tidak ada keramiknya, nanti kita keramik. Dulu tidak ada wc, nanti kita buatkan WC-nya. Kamarnya juga nanti dibuatkan. InsyaAllah rumahnya menjadi rumah yang sehat," tegasnya.
Bupati memperkirakan pembangunan rumah tersebut dapat diselesaikan paling lama sekitar dua bulan. Namun, ia meminta seluruh pihak yang terlibat agar pembangunan dapat dikerjakan secepat mungkin sehingga Ibu Laila dan keluarganya bisa kembali menempati rumah tersebut.
"Biasanya dilaksanakan paling lama dua bulan. Tapi kalau bisa tidak sampai dua bulan, kita selesaikan secepatnya supaya ibu ini bisa segera tinggal di sini lagi," jelasnya.
Sementara itu, Ibu Laila menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Tangerang beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian dan bantuan untuk membangun kembali rumahnya.
"Alhamdulillah, terima kasih atas bantuan Bapak Bupati Tangerang beserta jajaran yang telah membangun rumah saya yang roboh terkena angin puting beliung," ungkap Ibu Laila.
Ia berharap bantuan tersebut menjadi keberkahan bagi dirinya dan keluarga, terlebih dirinya baru saja dikaruniai seorang anak.
"Mudah-mudahan ini menjadi keberkahan untuk saya dan keluarga saya, dan ini juga menjadi rezeki untuk anak saya yang baru lahir," tuturnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mendorong dunia usaha di Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan kepatuhan dalam pengelolaan limbah domestik sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat menghadiri Workshop yang bertema “Kepatuhan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Limbah Domestik” yang diselenggarakan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk., di Hotel Haris Gading Serpong Kec. Kelapa Dua. Senin (10/8/26).
“Pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan tidak boleh dipertentangkan. Keduanya harus berjalan bersama. Dunia usaha harus mampu menunjukkan bahwa peningkatan produksi dan investasi dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kinerja lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujar Wabup Intan.
Dalam sambutannya, Wabup Intan menandaskan, pertumbuhan industri, perdagangan, pergudangan, permukiman dan berbagai aktivitas usaha di Kabupaten Tangerang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja. Pertumbuhan dan kontribusi tersebut juga harus diiringi dengan meningkatnya kesadaran dan tanggung jawab perusahaan dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Pengelolaan limbah tidak boleh hanya dilakukan ketika ada pemeriksaan, tetapi harus menjadi bagian dari sistem manajemen dan budaya operasional perusahaan sehari-hari. Jangan sampai kegiatan ekonomi menghasilkan keuntungan bagi perusahaan, tetapi meninggalkan beban pencemaran bagi masyarakat dan generasi berikutnya,” tegasnya
Lanjut dia, perusahaan juga harus memastikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik berfungsi dengan baik, dilakukan pemeliharaan secara rutin, serta memastikan hasil pengolahan memenuhi baku mutu sebelum dilepaskan ke lingkungan. Prinsip reduce, reuse, recycle, recovery, efisiensi sumber daya dan ekonomi sirkular harus diterapkan.
“Pengelolaan lingkungan tidak selalu membutuhkan teknologi mahal, tetapi dapat menggunakan teknologi tepat guna yang efektif, terukur dan mudah dipelihara,” imbuhnya
Wabup Intan juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap dunia usaha. Perusahaan yang telah patuh diharapkan dapat menjadi contoh, sementara perusahaan yang masih memiliki kekurangan akan didorong untuk melakukan perbaikan. Ia berharap workshop tersebut tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menghasilkan komitmen dan langkah nyata dalam meningkatkan kepatuhan dan kinerja lingkungan perusahaan
“Kita ingin Kabupaten Tangerang tumbuh sebagai kawasan industri dan ekonomi yang kuat. Tetapi kita juga ingin mewariskan sungai yang bersih, air tanah yang terjaga, udara yang sehat, serta lingkungan yang layak bagi anak cucu kita,” pungkasnya. (Red)