Banten

Banten (6285)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menghadiri kegiatan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di MI Nurul Huda Curug Wetan, Kecamatan Curug, Sabtu (14/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengajak masyarakat untuk menegakan shalat sebagai fondasi kehidupan. Shalat tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga kebutuhan rohani yang membentuk kejujuran, tanggung jawab, dan akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.

"Melalui momentum Isra Mi’raj, sya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya para orang tua dan generasi muda, untuk menjadikan shalat sebagai dasar dalam membangun keluarga, pendidikan, dan kehidupan sosial," ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dia menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar mengenang perjalanan agung Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum refleksi spiritual bagi umat Islam untuk memperkuat iman dan akhlak.

“Isra Mi’raj adalah perjalanan dari kegelapan menuju cahaya iman, dari kelalaian menuju kesadaran, dan dari keputusasaan menuju keyakinan akan pertolongan Allah SWT,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan umat Islam untuk tetap kuat menghadapi berbagai ujian kehidupan serta menjadikan kesulitan sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.

Ia berharap momentum Isra Mi’raj dan datangnya Ramadan dapat semakin memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong dalam membangun Kabupaten Tangerang yang religius dan sejahtera.

“Dari masjid, dari madrasah, dari majelis taklim, kita bangun Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan penuh keberkahan,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MI Nurul Huda Curug Wetan atas terselenggaranya kegiatan keagamaan yang memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan. Lanjut dia, menjelang bulan suci Ramadan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, Bupati Maesyal Rasyid juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.

“Menjelang bulan suci Ramadan ini, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang apabila dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat masih terdapat kekurangan,” ucapnya. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, resmi melantik dan mengambil sumpah 11 orang lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) formasi tahun anggaran 2024 serta Penyerahan Keputusan Pengangkatan CPNS Formasi Tahun Anggaran 2025 dari lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia di Pendopo Kabupaten Tangerang, Jumat (13/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid memberikan ucapan selamat sekaligus pengingat keras bahwa status ASN bukan sekadar pekerjaan mencari nafkah, melainkan sebuah amanah besar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat dan sukses. Ingatlah, menjadi ASN bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebuah bentuk pengabdian dan tanggung jawab kepada masyarakat," ujar Bupati Maesyal.

Bupati menegaskan bahwa sumpah yang diucapkan para ASN bukan hanya seremonial belaka. Ia menuntut adanya komitmen moral, spiritual, dan profesional yang nyata dalam setiap tindakan. Beliau berharap para ASN dapat bekerja dengan penuh keikhlasan dan menjunjung tinggi integritas.

"Sumpah dan janji ini adalah komitmen moral. Saya berharap saudara-saudari senantiasa bersyukur dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," tegasnya.

Para ASN dituntut untuk:

Solutif: Mampu memberikan jalan keluar atas permasalahan di lapangan.

Responsif: Cepat tanggap terhadap keluhan dan kebutuhan masyarakat.

Adaptif: Terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi dan zaman.

Implementasi Nilai BerAKHLAK

Menutup arahannya, Bupati Maesyal Rasyid menginstruksikan seluruh jajaran untuk menghayati nilai-nilai ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

Bupati juga memberikan peringatan keras agar seluruh pegawai mematuhi peraturan perundang-undangan dan menjaga etika guna menghindari pelanggaran yang dapat merusak citra institusi.

"Jadilah teladan di tengah masyarakat. Teruslah belajar, tingkatkan kompetensi, dan jangan pernah lelah berinovasi demi pelayanan publik yang semakin berkualitas di Kabupaten Tangerang," pungkasnya. (Cecep)

LEBAK, lensafokus.id – Puskesmas Kumpay di Kecamatan Banjarsari resmi beroperasi. Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan fasilitas kesehatan tersebut harus memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan tanpa diskriminasi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Peresmian operasional gedung baru Puskesmas Kumpay dilakukan langsung oleh Bupati Lebak bersama Bunda PAUD Kabupaten Lebak, Belia Hasbi Jayabaya, pada Rabu (11/02/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Inspektur Jenderal Polisi (Purn.) Taufiequrachman Ruki, anggota DPRD Lebak, unsur Forkopimcam, serta para kepala desa se-Kecamatan Banjarsari.

Kehadiran Puskesmas Kumpay menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lebak dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan mudah diakses warga.

Dalam sambutannya, Bupati Hasbi menekankan bahwa pembangunan gedung puskesmas bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan.

“Seiring semakin dekatnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat, saya berharap Puskesmas Kumpay menjadi tempat pelayanan yang ramah, cepat, dan tidak diskriminatif,” ujar Hasbi.

Ia juga mengapresiasi Keluarga Besar Bapak Taufiequrachman Ruki yang telah berkontribusi dalam terwujudnya fasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak sangat penting dalam memperkuat pelayanan publik di daerah.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, khususnya Keluarga Besar Bapak Taufiequrachman Ruki atas sumbangsihnya terhadap penguatan layanan kesehatan di Kecamatan Banjarsari,” katanya.

Di sisi lain, Bupati memastikan Pemerintah Kabupaten Lebak akan terus merawat dan meningkatkan sarana serta prasarana Puskesmas Kumpay agar pelayanan kesehatan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Ia pun mengajak seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Lebak yang RUHAY (Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin) melalui pelayanan publik yang profesional dan berkeadilan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, H. Eka Darmana Putra, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus tetap diberikan, terutama dalam kondisi darurat tanpa terkendala persoalan administrasi.

“Dalam keadaan gawat darurat, pasien tetap dilayani meskipun BPJS-nya belum aktif. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tegas Eka. (Cecep)

Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melakukan monitoring pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Bojong Nangka Kec. Kelapa Dua, Jum'at (13/02/26)

Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengungkapkan bahwa rencananya GPM secara serentak digelar hari ini (Jum'at) di berbagai kecamatan. Untuk wilayah Kelurahan Bojong Nangka ada 334 paket tersedia yang siap disalurkan kepada masyarakat yang untuk memenuhi kebutuhannya, khususnya menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.

"Alhamdulillah hari ini saya bersama Pak Camat dan Pak Lurah hadir untuk monitoring GPM di Kelurahan Bojong Nangka. Hari ini ada 334 paket di Kelurahan Bojong Nangka," ujar Wabup Intan

Dia menjelaskan paket yang disalurkan terdiri dari: 2 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, dan 1 kg tepung terigu yang bisa ditebus masyarakat dengan harga Rp. 41 ribu rupiah

"Harganya 41 ribu itu isinya ada beras 2 kilo, Minyak 1 liter, tepung terigu 1 kg, gula pasir 1 kg. Jadi kalau di luaran bisa sampai 70 ribuan, namun di sini masyarakat bisa menebusnya dengan harga 41 ribu untuk meringankan beban masyarakat terutama menjelang bulan," ungkapnya

Dia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus memonitor dan menjaga kestabilan harga serta stok komoditi pokok, khususnya menjelang bulan suci dan hari raya lebaran.

"Saya kemarin rapat koordinasi Forkopimda. Kita sepakat untuk bersama-sama menjaga agar harga stabil dan stok bahan pokok di pasaran aman, terutamanya menjelang Ramadan dan hari raya nanti. Jadi kalau ada yang naik, lapor sama pak camat dan pak lurah," tandasnya

Pihaknya pun mohon dukungan dan peran aktif seluruh masyarakat agar program-program pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan nanti mau lebaran ada lagi program GPM, muter di semua kecamatan, desa dan kelurahan. Sekali lagi atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Tangerang, kami mengucapkan mohon maaf lahir batin, selamat menjalankan ibadah puasa," pungkasnya

Sementara itu, Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat melaporkan bahwa Kec. Kelapa Dua telah menyiapkan sekitar 2.000 paket yang bisa ditebus dengan harga terjangkau pada pelaksanaan GPM di wilayahnya

"Hari ini Kecamatan Kelapa Dua lakukan Gerakan Pangan Murah, ada 2.000 paket sembako, untuk Kelurahan Bojong Nangka dapatnya 334 paket, untuk warga di 35 RW," ungkap Dadang

Lanjut dia, GPM di Kec. Kelapa Dua tidak hanya dilakukan menjelang datangnya bulan suci Ramadan, namun pihaknya juga telah merancang pelaksanaan GPM menjelang hari raya lebaran.

"Nanti di bulan Ramadan, 1 minggu menjelang Idul Fitri akan diadakan lagi, GPM berlanjut tapi bergantian penerimanya," imbuhnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong seluruh Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPS) untuk mengubah pola kerja dari reaktif menjadi responsif dan terencana untuk meningkatkan kinerja. Hal tersebut, ditegaskan Wabup Intan saat membuka buka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten dan Kecamatan Tahun 2026 di Hotel Vega, Jum'at (13/02/26)

"Saya perlu menyampaikan secara terbuka namun konstruktif, bahwa kita harus mengubah pola kerja dari reaktif menjadi responsif dan terencana untuk meminalisir kinerja yang kurang optimal," tegas Wabup Intan.

Dia menandaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya soal angka dan laporan. Penanganan stunting adalah tentang masa depan anak-anak dan kualitas generasi penerus Kabupaten Tangerang. Selain itu, konvergensi yan mengedepankan pendekatan terpadu dan terkoordinir untuk memastikan bahwa intervensi spesifik dan sensitif benar-benar diberikan pada keluarga sasaran.

"Artinya perangkat daerah kabupaten dan kecamatan harus bergerak dalam satu irama. Mulai dari analisa situasi, pelaksanaan hingga review kinerja atau monev. Peningkatan kinerja ini mencerminkan seberapa besar komitmen dan keseriusan dalam menjalankan program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang," tandasnya

Dirinya pun mengajak semua pihak yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program percepatan penurunan Stunting untuk terus menguatkan kerja bersama, sinergi yang solid dan niat yang tulus agar apa yang sudah, sedang dan yang akan dilaksanakan benar-benar berdampak dan bermanfaat nantinya

"Mari kita jadikan momentum rapat koordinasi ini sebagai titik awal perbaikan. Kita perkuat komitmen, kita perbaiki tata kelola, kita tingkatkan kualitas data, dan kita pastikan setiap program benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat," ungkapnya

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh perangkat daerah, para camat serta seluruh pemangku kepentingan atas kerja keras, kolaborasi dan sinergi yang telah dilakukan dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang.

"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh perangkat daerah, para camat serta seluruh pemangku kepentingan yang selama ini telah bekerja keras berkolaborasi dan berkomitmen dalam mendukung upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang," ucapnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid memberikan bantuan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 500 guru ngaji yang tersebar di lima (5) kecamatan wilayah Utara Kabupaten Tangerang, yaitu: Kec. Mauk, Kosambi, Pakuhaji, Teluk Naga dan Kec. Sukadiri. Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Aula Kecamatan Mauk, Jumat (13/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa para guru ngaji merupakan salah satu kelompok pekerja rentan yang selama ini mengabdikan diri tanpa mengenal waktu, namun belum seluruhnya mendapatkan jaminan perlindungan kerja.

“Alhamdulillah sekarang BPJS dan juga PIK 2 menjamin ini BPJS 500 guru ngaji. Dijamin BPJS-nya karena guru-guru ngaji itu termasuk kelompok rentan. Kerja terus, ngajar ngaji terus enggak kenal waktu tapi belum dijamin,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang sendiri telah mengalokasikan anggaran perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 500 ribu pekerja rentan. Para penerima manfaat tersebut meliputi guru ngaji, nelayan, tukang becak, sopir angkot, hingga tukang ojek.

“Pemda baru mampu untuk 500.000 orang. Kalau semuanya dijamin, nanti Pemda enggak bisa bangun jalan, jembatan, sekolah, puskesmas. Jadi dibagi-bagi. Nah sekarang PIK membantu dengan 500 orang. Nggak apa-apa, yang penting bisa berbagi dan membantu masyarakat kita,” ujarnya.

Pihaknya pun mengapresiasi kontribusi pihak ketiga, termasuk PIK 2, yang selama ini telah membantu pembangunan infrastruktur jalan, sarana olahraga, koperasi desa, bedah rumah, hingga bantuan sosial bagi masyarakat. Ia berharap bantuan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tersebut juga dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pekerja rentan di wilayah pesisir Utara Kabupaten Tangerang.

“Saya berharap ini bisa terus berkembang, bukan buat guru ngaji saja. Nanti dibantu juga nelayan-nelayan kami, tukang becak di sini, supaya ini memberikan keberkahan buat masyarakat kami,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan yang turut menyelenggarakan pelatihan keterampilan tata rias (make-up) bagi masyarakat secara gratis sebagai upaya peningkatan kapasitas dan peluang ekonomi warga.

“Terima kasih juga hari ini dilaksanakan pelatihan make-up. Mudah-mudahan masyarakat kami keterampilannya tinggi, bisa merias, bisa make-up, supaya nanti ada kerjaannya. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ucapnya. (Red)

Page 15 of 629
Go to top