Banten

Banten (6088)

Tangerang, lensafokus.id – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan Istigosah dan Doa Bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 serta mendo'akan saudara-saudara di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak musibah.

Acara Istigosah dan doa bersama ini dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH. Uwes Nawawi berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat sekitar Tigaraksa.

Selain itu menghadirkan penceramah nasional Ustadz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A., yang dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjadikan pergantian tahun sebagai momentum muhasabah dan perbaikan diri.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya doa sebagai fondasi spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

"Momentum ini untuk dijadikan introspeksi dan memperkuat kebersamaan dengan semua element masyarakat agar Kabupaten Tangerang senantiasa diberikan keberkahan, keamanan dan kesejahteraan,” tandas Bupati Maesyal.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di wilayah Indonesia.

"Mari kira berdoa agar keluarga dan saudara saudara kita semoga cepat bangkit dan pulih kembali," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M Indra Waspada dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan istigosah ini merupakan bentuk ikhtiar batin sekaligus upaya memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Melalui istigosah dan doa bersama ini, kita memohon perlindungan, keselamatan, dan kedamaian bagi Kabupaten Tangerang khususnya, serta Indonesia pada umumnya. Kami berharap di tahun yang akan datang, situasi kamtibmas semakin kondusif, masyarakat semakin aman, dan persatuan tetap terjaga,” ujarnya.

Sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang perayaan malam tahun baru.

Pada Kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim, dilanjutkan dengan penghimpunan donasi secara langsung dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Dr. Adi Hidayat, dengan harapan agar tahun yang akan datang membawa kedamaian, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meluncurkan satu unit mobil training kejuruan teknik motor sekaligus menyerahkan bantuan alat service AC kepada peserta pelatihan saat apel Senin pagi di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, Senin (29/12/25).

Bupati Maesyal menjelaskan bahwa mobil training servis motor ini disiapkan untuk mendekatkan layanan pelatihan keterampilan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya bagi mereka yang membutuhkan pengetahuan dan keahlian bengkel motor tanpa harus datang ke Balai Latihan Kerja (BLK).

“Dengan adanya mobil training ini, masyarakat tidak lagi harus hadir ke BLK Kosambi atau BLK Jayanti karena pelatihannya bisa langsung kami bawa ke desa-desa,” ujar Bupati Maesyal.

Ia menambahkan, mobil training tersebut dilengkapi sarana praktik berupa sepeda motor yang digunakan sebagai objek pelatihan maupun layanan servis. Dengan sistem jemput bola ini, pelatihan dapat dilaksanakan langsung di desa dan kecamatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Mobil training ini yang akan datang ke desa, lengkap dengan motor-motor sebagai contoh dan objek pelatihan, sehingga praktik servis bisa langsung dilakukan di dalam mobil,” jelasnya.

Selain peluncuran mobil training, Pemkab Tangerang juga menyerahkan bantuan alat service AC lengkap kepada 100 peserta pelatihan service AC yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan selama tiga minggu di BLK. Bantuan ini diberikan agar para peserta dapat langsung bekerja setelah menyelesaikan pelatihan.

“Alat service AC ini kami serahkan supaya setelah pelatihan mereka tidak lagi kesulitan mencari peralatan dan bisa langsung bekerja,” katanya.

Dia mengungkapkan bahwa pengadaan peralatan tersebut didukung oleh APBD Kabupaten Tangerang serta kerja sama dengan pihak ketiga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai bentuk dukungan agar peserta dapat langsung bekerja atau membuka usaha secara mandiri.

“Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, sekaligus kolaborasi dengan pihak ketiga untuk mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui berbagai program pelatihan ini, masyarakat dapat memiliki keterampilan, membuka usaha, serta memperoleh pendapatan yang berkelanjutan.

"Mobil training ini saat ini masih satu unit dan akan dijadwalkan secara bergilir, dengan rencana penambahan unit pada tahun mendatang," imbuhnya.

Sementara itu, Agus, warga Villa Balaraja, mengaku mengetahui adanya layanan servis motor gratis tersebut dari temannya. Ia memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan service pada motornya.

“Dari temen, katanya ada servis gratis. Kebetulan ini motor belum diganti oli. Program servis motor gratis ini sangat meringankan, apalagi dengan sistem jemput bola,” ujar Agus.

Agus berharap berharap program serupa dapat terus dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Fatayat NU dan seluruh kadernya untuk menjadi perempuan-perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak bagi pembangunan mental, spiritual dan sosial.

Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat menghadiri pengajian Dua Bulanan Muslimat Fatayat PAR Nahdlatul Ulama Pakulonan Barat, Kec. Kelapa Dua, Minggu (28/12/25).

"Saya mengajak seluruh jamaah, khususnya ibu-ibu muslimat dan kader Fatayat NU, untuk terus menjadi perempuan yang berdaya, teladan dan berdampak dalam menanamkan nilai keimanan, akhlakul karimah, serta semangat kebersamaan di tengah keluarga dan lingkungan sekitar maupun di Kabupaten Tangerang," ujar Wabup Intan.

Menurut dia, peran ibu dan perempuan sangat strategis dalam membentuk generasi berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia dalam mendukung terwujudnya masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, rukun, dan berdaya saing.

"Pengajian seperti ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter umat, khususnya kaum ibu dan generasi muda perempuan, agar senantiasa berakhlak mulia, berilmu, serta berkontribusi positif dalam kehidupan keluarga dan masyarakat," jelasnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan yang membawa kemaslahatan dan memperkuat persatuan umat. Melalui kegiatan tersebut, dia berharap selain dapat memberikan siraman rohani juga dapat memotivasi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian sosial.

"Saya berharap, melalui pengajian ini, kita semua dapat mengambil hikmah dan keteladanan, serta semakin termotivasi untuk bersama-sama menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian sosial, dan berperan aktif dalam pembangunan Kabupaten Tangerang yang religius, harmonis, dan berdaya saing," imbuhnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni membuka dan melepas kegiatan Fun Bike Kolaborasi Gemilang dan Gowes Desa Wisata yang digelar di SMKN 5 Kabupaten Tangerang, Kecamatan Mauk, Minggu (28/12/25).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Banten atas inisiasinya dalam menggelar kegiatan Fun Bike yang diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Gubernur atas perhatian dan kolaborasinya dengan Kabupaten Tangerang. Kegiatan fun bike ini sangat luar biasa, diikuti ribuan peserta dari berbagai wilayah,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Dia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus mendukung kegiatan olahraga masyarakat yang dikolaborasikan dengan pengembangan pariwisata desa. Salah satu contohnya adalah kegiatan Fun Bike yang menjadi ajang kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mendorong gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan desa wisata.

"Kami berharap dapat terus digelar secara rutin dan berkelanjutan karena manfaatnya sangat besar, baik untuk kesehatan masyarakat, promosi wisata maupun perekonomian daerah," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya olahraga sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, selain pendidikan, olahraga merupakan faktor penting dalam membentuk masyarakat yang sehat jasmani dan rohani.

“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kolaborasi antara Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang ini adalah bagian dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Gubernur Andra Soni.

Lanjut dia, kegiatan Fun Bike tersebut juga memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM lokal karena mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

“Peserta yang datang pasti berbelanja, membeli makanan dan minuman. Ini tentu memberikan manfaat langsung bagi para pelaku UMKM. Ke depan, kami ingin kegiatan bersepeda bisa digelar di berbagai destinasi wisata di Banten dengan melibatkan desa-desa,” jelasnya.

Pihaknya pun mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah, seraya menegaskan bahwa dengan kerja bersama dan konsistensi, tujuan pembangunan akan tercapai dan berdampak langsung kepada masyarakat. (Red)

Tangerang, lensafokus.id – Kehadiran pembangunan tempat peristirahatan terakhir dengan konsep taman hijau yang memadukan nilai spiritual dan estetika menjadi dambaan banyak masyarakat. Selain menghadirkan suasana yang asri dan menenangkan, konsep tersebut juga dinilai mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap area pemakaman.

Hal itu diwujudkan melalui pembangunan Insira Memorial Park, sebuah kawasan pemakaman muslim modern dan eksklusif yang berlokasi di Desa Tegalsari, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, tidak jauh dari pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.

Menurut Andri, selaku pihak pengembang, saat ini pihaknya tengah menggarap proyek pemakaman muslim dengan luas lahan mencapai sekitar 30 hingga 32 hektar. Insira Memorial Park mengusung konsep taman hijau bernuansa Maroko yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.

“Insira Memorial Park dibangun dengan konsep pemakaman muslim modern dan eksklusif, namun tetap kami hadirkan dengan harga yang terjangkau serta perawatan gratis hingga 101 tahun,” ujar Andri, Minggu (28/12/2025).

Ia menjelaskan, konsep pemakaman ini dirancang menyerupai taman peringatan modern, dengan tata ruang hijau yang tertata rapi, makam anti tumpang tindih, serta nisan perunggu rata yang menyatu dengan lanskap taman.

Tak hanya itu, Insira Memorial Park juga menyediakan berbagai fasilitas unggulan, di antaranya masjid yang dirancang senyaman mungkin, lounge, restoran, kids playground, jalur pejalan kaki ramah difabel dan lansia, serta area parkir yang luas.

“Fasilitas unggulan kami nanti meliputi masjid, lounge, restoran, kids playground, walkway ramah difabel dan lansia, serta lahan parkir yang memadai,” terang Andri.

Lebih lanjut, kehadiran Insira Memorial Park diharapkan dapat menjadi solusi atas kebutuhan tempat pemakaman muslim yang layak dan representatif di wilayah Kabupaten Tangerang. Selain itu, proyek ini juga dinilai mampu memberikan dampak positif bagi daerah, seperti peningkatan pendapatan daerah serta penyerapan tenaga kerja lokal.

Dalam hal pelayanan, pihak pengembang menjamin layanan yang maksimal, mulai dari proses pemandian jenazah hingga pemakaman, termasuk perawatan makam tanpa biaya tambahan hingga 101 tahun.

“Pelayanan kami pastikan maksimal, mulai dari pemandian jenazah, pemakaman, hingga perawatan makam yang kami gratiskan sampai 101 tahun,” tandasnya.

Terkait perizinan yang belakangan menjadi sorotan, Andri menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengikuti seluruh prosedur yang berlaku. Ia menyebutkan, sebagian besar perizinan telah rampung, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian.

“Perizinan sebagian besar sudah selesai, hanya beberapa yang saat ini masih dalam proses,” pungkas Andri. (Red)

Kota Tangerang, lensafokus.id – Komunitas pencinta motor Vespa atau Scooterist yang tergabung dalam komunitas Scouterist Piaggio menggelar aksi donasi kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Kegiatan bertajuk “Scooterist for Sumatra” tersebut berlangsung di Alun-Alun Kota Tangerang, Sabtu (27/12/2025).

Aksi sosial ini dikemas secara kreatif dalam bentuk konser musik amal yang melibatkan berbagai lintas komunitas scooterist, pelaku usaha UMKM Kota Tangerang, serta dimeriahkan kehadiran sejumlah artis ibu kota. Selain hiburan musik, panitia juga menggelar lelang karya komunitas, termasuk satu unit motor antik yang dilelang langsung di hadapan para pengunjung.

Komunitas scooterist dikenal memiliki hobi unik, seperti touring jarak jauh, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, mereka menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatra.

IMG 20251227 WA0032

Salah satu panitia kegiatan, Saiful Basri yang akrab disapa Marcel, menjelaskan bahwa kegiatan donasi ini merupakan lanjutan dari aksi kemanusiaan sebelumnya yang telah mereka lakukan.

“Kegiatan donasi ini merupakan lanjutan dari aksi kemanusiaan yang sebelumnya sudah kami lakukan,” ujar Marcel di sela-sela acara.

Marcel mengungkapkan, pada aksi sebelumnya, komunitas scooterist bersama Pemerintah Kota Tangerang telah mengirimkan bantuan logistik dan kebutuhan lainnya langsung ke wilayah terdampak di Sumatra dan Aceh.

“Pada donasi pertama, kami berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tangerang dan berhasil menyalurkan bantuan hampir satu miliar rupiah. Bantuan tersebut kami kirim langsung bersama relawan dari Kota Tangerang ke Sumatra dan Aceh,” jelasnya.

Dalam kegiatan kali ini, panitia kembali menggalang dana melalui konser musik dan lelang berbagai karya komunitas, mulai dari lukisan, sepeda antik, hingga motor roda dua antik dan hasil karya lainnya.

“Semua yang dilelang hari ini adalah karya teman-teman komunitas di Kota Tangerang, dan seluruh hasilnya akan kami donasikan kembali untuk masyarakat di Sumatra dan Aceh yang terdampak bencana,” kata Marcel.

Hingga acara berlangsung, dana donasi yang berhasil terkumpul telah mencapai puluhan juta rupiah. Panitia berharap jumlah tersebut terus bertambah hingga akhir acara.

“Kami berharap sampai akhir acara nanti bisa mencapai ratusan juta rupiah. Untuk penyaluran bantuan, kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan yang sudah berada langsung di lokasi bencana,” tegas Marcel.

Ia juga menambahkan, sejak awal pihaknya selalu bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam proses pengiriman dan pendistribusian bantuan, khususnya di wilayah Sumatra Barat yang terdampak cukup parah.

“Relawan kami sudah berada di lokasi dan melihat langsung kondisi di lapangan. Ini menjadi bentuk kepedulian masyarakat Kota Tangerang terhadap saudara-saudara kita di Sumatra Barat dan Aceh,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, komunitas scooterist berharap bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban para korban bencana sekaligus memperkuat solidaritas antar masyarakat di berbagai daerah.

“Sebagai sesama manusia, sudah sepantasnya kita saling membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua,” pungkas Marcel. (Sumarna)

Page 17 of 609
Go to top