Banten

Banten (7205)

Tangerang, lensafokus.id - Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, memastikan bahwa pelaksanaan pengadaan tanah untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Tol Serpong-Balaraja dilakukan secara transparan.

Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Didik Purnomo, usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, warga terdampak, pihak PUPR, Bagian Hukum Setda, serta sejumlah perwakilan dinas teknis lainnya, Senin 5 Oktober 2026.

Didik menuturkan terkait transparansi pelaksanaan pengadaan tanah tersebut dapat dilihat dari tahapan perencanaan, tahapan persiapan, dan tahapan pelaksanaan yang telah dilakukan dimulai dengan konsultasi publik.

IMG 20261006 WA0009

Terkait dengan Musyawarah kami pastikan pihak yang berhak terlibat termasuk panitia pelaksana yang terdiri dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa dan OPD terkait dengan pendampingan aparat Kepolisian Resor Kota Tangerang dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang.

“Terkait dengan musyawarah dapat dipahami bukan untuk mendiskusikan besar kecilnya nilai ganti kerugian yang dinegosiasikan, namun musyawarah yang dimaksudkan adalah untuk menyepakati bentuk ganti kerugian sebagaimana amanah Undang-undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum," tegasnya.

Dirinya juga mengungkapkan, bahwa dari total bidang pengadaan tanah Pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja Seksi 2A di Desa Cirarab, sebanyak 94 bidang yang tercantum dalam Daftar Nominatif terdapat sanggahan sebanyak 94 bidang dari pihak lain, dimana terdapat 8 bidang telah diajukan gugatan oleh Kuasa Hukum penyanggah melalui Pengadilan Negeri Tangerang yang merupakan bagian dari 73 bidang yang sudah dikonsinyasi di Pengadilan Negeri Tangearang sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

Dalam permasalahan ini lanjut Didik, pihaknya juga termasuk sebagai pihak tergugat, sehingga dalam proses peradilannya akan bersama-sama beracara di Pengadilan dengan pihak tergugat lainnya.

RDP pengadaan tanah proyek Tol Serbaraja di Desa Cirarab ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo Mahfudz Fudianto. Meskipun berlangsung cukup alot, DPRD akhirnya menghasilkan sejumlah rekomendasi yang dibacakan di akhir.

Dalam rekomendasinya, Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang menekankan bahwa pembangunan infrastruktur untuk kepentingan umum harus didukung sepenuhnya dan tetap berjalan.

Menghormati proses hukum atas tanah yang masih benar-benar dipersengketakan dan tidak mengambil alih kewenangan Kantor Pertanahan maupun Pengadilan dalam menentukan kepemilikan tanah. Namun, sengketa pada sebagian kecil bidang tanah tidak boleh serta-merta menghambat pembayaran bagi bidang-bidang lain yang tidak sengketa.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Abdullah Rijal, turut memberikan pandangannya terkait pentingnya kepastian hukum dalam menghadapi permasalahan pengadaan tanah proyek strategis nasional.

Abdullah Rijal menyatakan, bahwa penanganan sengketa pada prinsipnya diarahkan melalui mekanisme yang adil dan transparan agar hak-hak masyarakat tidak dirugikan.

“Apabila ada permasalahan. memang kita biasanya menghadapinya adalah melalui konsiliasi di pengadilan. Karena kita ingin mendapatkan kepastian hukum yang pasti,” tandasnya. (Mala)

Kota Tangerang, lensafokus.id - Gubenur Banten Andra Soni (tengah) menyerahkan penghargaan kepada Lurah Keroncong Panji Buana yang berhasil meraih Juara I Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Banten yang diadakan di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Provinsi Banten.

Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, baru saja meraih penghargaan bergengsi sebagai Kelurahan Berprestasi Tingkat Provinsi Banten 2026.

Lurah Keroncong Panji Buana menuturkan, penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Provinsi Banten sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kinerja pelayanan publik dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada semua lapisan yang telah berpartisipasi selama proses penilaian beberapa waktu kemarin. Prestasi ini menjadi milik bersama khususnya semua elemen masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Keroncong,” ujar Panji Buana, Senin (5/10/26).

 

Sebelumnya, Kelurahan Keroncong telah dikenal sebagai salah satu wilayah dengan program pemberdayaan masyarakat terbaik di Kota Tangerang. Penghargaan yang diraih dinilai sejalan dengan slogan yang diusung, yakni Kelurahan Keroncong Hijau, Efektif,sebelah Bersih, Aktif, dan Terampil (HEBAT).

“Penghargaan ini bukan hanya sebuah prestasi, melainkan bukti dari keberhasilan solusi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tambah Panji yang sebelumnya juga mengantarkan kelurahannya sebagai kelurahan dengan Indeks Layanan Publik Terbaik di Kota Tangerang.

Selain itu, Kelurahan Keroncong berkomitmen penghargaan yang diraih dapat menjadi motivasi bagi seluruh lapisan untuk bersama-sama menghadirkan kualitas pelayanan publik yang relevan sekaligus berdampak besar bagi masyarakat.

“Kami tidak mudah berpuas, justru prestasi yang diraih akan menjadi motivasi untuk terus berinovasi memberikan pelayanan yang terbaik khususnya bagi seluruh lapisan masyarakat Kelurahan Keroncong tanpa terkecuali,” pungkasnya. (Sumarna)

TANGERANG, lensafokus.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melalui Puskesmas Cisoka menggelar skrining Tuberkulosis (TBC) di Aula Masjid Jami' Ar-Rohman, Perumahan Puri Harmoni Cisoka 3, Senin (5/10/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini kasus TBC di masyarakat untuk menekan angka penularan.

Kepala Puskesmas Cisoka, drg. Reta Rianti, mengatakan skrining TBC menjadi salah satu upaya penting dalam menemukan kasus secara lebih cepat, sehingga pengobatan dapat segera diberikan kepada warga yang dinyatakan positif.

“Gejala TBC biasanya ditandai dengan batuk lebih dari tiga minggu, badan terasa lemas, terjadi penurunan berat badan, serta menurunnya nafsu makan. Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat,” ujarnya.

Menurutnya, warga yang memiliki gejala akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut, salah satunya melalui pemeriksaan dahak dengan metode Tes Cepat Molekuler (TCM). Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan positif TBC, pasien akan mendapatkan obat antituberkulosis sesuai dengan tata laksana pengobatan.

“Pengobatan TBC dilakukan selama enam bulan dengan pengawasan minum obat. Kami juga melakukan monitoring melalui kunjungan rumah untuk memastikan pasien rutin mengonsumsi obat sampai tuntas,” katanya.

Selain pengobatan bagi pasien, Puskesmas Cisoka juga melakukan upaya pencegahan terhadap anggota keluarga maupun warga yang memiliki kontak erat dengan pasien TBC. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan lebih lanjut di lingkungan sekitar.

drg. Reta menambahkan, pencegahan TBC juga perlu dilakukan dengan menjaga daya tahan tubuh melalui asupan gizi yang baik, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta menjaga kebersihan lingkungan.

“Kondisi lingkungan juga sangat berpengaruh. Masyarakat perlu memastikan rumah memiliki jamban sehat, sirkulasi udara dan pencahayaan yang baik, serta lingkungan tetap bersih dan sehat,” jelasnya.

Ia mengatakan, Puskesmas Cisoka juga berkoordinasi dengan petugas kesehatan lingkungan untuk melakukan pemantauan langsung ke rumah pasien. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi tempat tinggal pasien memenuhi aspek kesehatan dan tidak menjadi lingkungan yang mendukung penyebaran bakteri TBC.

“Selama ini kami juga bekerja sama dengan petugas kesehatan lingkungan dan sering turun ke lapangan untuk memastikan rumah pasien dalam kondisi sehat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Reta menjelaskan bahwa penemuan kasus TBC di wilayah Cisoka dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan. Namun, peningkatan tersebut tidak semata-mata menunjukkan bertambahnya penularan, melainkan juga karena semakin aktifnya kegiatan penemuan kasus melalui skrining dan active case finding (ACF).

“Kegiatan penemuan dan skrining TBC yang terintegrasi dengan PKG membuat kami lebih aktif turun langsung ke masyarakat. Dengan semakin banyak kasus baru yang ditemukan, diharapkan semakin banyak pula pasien yang mendapatkan pengobatan,” tuturnya.

Ia berharap peningkatan penemuan kasus tersebut dapat diikuti dengan peningkatan angka keberhasilan pengobatan, sehingga kasus TBC di Kabupaten Tangerang secara bertahap dapat ditekan dan target eliminasi TBC pada 2030 dapat tercapai.

Tercatat, target penemuan kasus TBC di Kecamatan Cisoka tahun ini sebanyak 464 kasus. Hingga saat ini, Puskesmas Cisoka telah menemukan sebanyak 290 kasus TBC, sehingga upaya skrining dan penemuan kasus secara aktif terus dilakukan untuk mencapai target tersebut.

Sementara itu, salah seorang warga, Suparti, mengapresiasi kegiatan skrining TBC dan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Puskesmas Cisoka. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya para ibu yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke puskesmas karena harus mengurus anak dan pekerjaan rumah tangga.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu kami semua. Kami para ibu ada yang tidak bisa naik motor dan ada juga yang repot dengan anak-anak, jadi sangat bersyukur dengan adanya pemeriksaan gratis ini. Kami tidak perlu mengeluarkan biaya dan tidak perlu meninggalkan anak-anak,” ujarnya.

Suparti juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan berharap kegiatan pelayanan kesehatan secara langsung di lingkungan masyarakat dapat terus dilaksanakan. Ia mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan juga membantu warga mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh ke puskesmas.

“Alhamdulillah, tadi saya sudah diperiksa dan insyaallah diberikan obat serta vitamin. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah perhatian kepada warga. Semoga kegiatan seperti ini terus ada ke depannya karena sangat membantu kami, terutama para ibu yang banyak pekerjaan di rumah,” pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri acara lepas sambut Kepala Sekolah SMP dan SMK Satya Muda Gemilang Tigaraksa, Senin (5/10/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal menegaskan bahwa pergantian kepala sekolah merupakan proses yang wajar dalam sebuah organisasi dan sekaligus menjadi momentum untuk menghadirkan semangat baru dan gagasan baru serta peningkatan kualitas pengelolaan sekolah.

“Pergantian kepala sekolah merupakan proses yang wajar, sekaligus harus jadi momentum untuk menghadirkan semangat baru dan gagasan baru serta inovasi untuknpeningkatan kualitas pengelolaan sekolah," tandas Bupati Maesyal

Bupati pun menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Abdi Satya Negara dan seluruh keluarga besar SMP dan SMK Satya Muda Gemilang yang telah melaksanakan proses pergantian kepala sekolah dengan baik. Ia juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada kepala sekolah sebelumnya atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusinya dalam memajukan sekolah.

"Setiap kepemimpinan meninggalkan jejak dan memberikan warna dalam perjalanan lembaga pendidikan. Karena itu, berbagai hal baik yang telah dilakukan diharapkan dapat menjadi fondasi bagi kemajuan sekolah ke depan," ujarnya

Kepada kepala sekolah yang baru, Bupati Maesyal mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan. Ia menegaskan, jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi, melainkan ada tanggung jawab besar untuk memastikan proses pendidikan berjalan dengan baik dan berkualitas

“Kepemimpinan yang baru harus dapat melanjutkan hal-hal baik yang sudah berjalan, sekaligus menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan mutu pendidikan, kedisiplinan, karakter, serta prestasi para peserta didik,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan akses dan mutu pendidikan.

“Semoga SMP dan SMK Satya Muda Gemilang dapat terus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, berprestasi, dan mampu memberikan bekal yang kuat bagi peserta didik,” ungkapnya.

Lanjut dia, dengan mengusung tema “Melanjutkan Pengabdian, Memperkuat Kebersamaan, Menuju Sekolah yang Semakin Gemilang”, lepas sambut tersenut diharapkan bisa lebih mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat pengabdian seluruh keluarga besar sekolah.

“Lanjutkan pengabdian, eratkan kebersamaan, Satya Muda Gemilang semakin berjaya,” ujarnya

Mengakhiri sambutannya, Bupati Maesyal juga mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menjaga kekompakan serta membangun komunikasi yang baik serta memperkuat kolaborasi dengan kepala sekolah dalam rangka memajukan sekolah bersama-sama

"Kemajuan sekolah tidak mungkin dibangun oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kolaborasi antara yayasan, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, dan seluruh pemangku kepentingan," pungkasnya. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memimpin secara langsung Apel Pagi pekan pertama bulan Oktober yang berlangsung di Lapangan Raden Arya Yudha Negara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (05/10/26).

Apel pagi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, para Asisten Daerah, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan sejumlah arahan strategis, mulai dari percepatan realisasi program APBD triwulan IV, kesiapan menyambut Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang, penegakan disiplin kebersihan di area publik/pelayanan, penanganan banjir, hingga agenda olahraga nasional.

Memasuki triwulan terakhir tahun anggaran 2026, Bupati meminta seluruh jajaran dari tingkat Sekda hingga pelaksana untuk tetap bersemangat menuntaskan program-program APBD yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Kita sudah memasuki triwulan terakhir. Kegiatan dan program yang menjadi beban tugas kita harus tetap bersemangat untuk dijalankan sesuai APBD di setiap OPD maupun Kecamatan. Di triwulan keempat ini, masyarakat menunggu hasil kinerja kita demi kepentingan publik," tegas Bupati Maesyal.

Menjelang peringatan Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang pada 13 Oktober 2026, Bupati menginstruksikan seluruh pegawai untuk bersiap dan menjaga kebersihan sarana-prasarana kantor, termasuk toilet dan ruang kerja, hingga set°erusnya agar lingkungan kerja menjadi ny°aman untuk kita semua.

"Beberapa hari ke depan, tepatnya 13 Oktober 2026, kita akan memperingati Hari Jadi Ke-394 Kabupaten Tangerang. Saya mohon seluruh pegawai bersiap men-support perayaan ini, terutama menjaga kebersihan di lingkungan OPD dan toilet, guna memberikan kenyamanan bersama," ujarnya.

Bupati memberikan perhatian serius terkait laporan masyarakat dan media mengenai kepatuhan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Beliau menegaskan tidak boleh ada lagi puntung maupun asbak rokok di area pelayanan umum.

"Saya tidak mau lagi mendengar ada puntung rokok, abu rokok, atau asbak di ruang-ruang pelayanan publik. Ini menjadi perhatian terakhir dan saya akan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke dinas-dinas tanpa pemberitahuan. Mari kita saling mengingatkan demi kesehatan dan estetika," imbau Bupati Maesyal.

Bupati meminta OPD teknis dan camat untuk sigap melakukan penataan lingkungan, pemangkasan pohon lapuk, serta pembersihan saluran air guna mengantisipasi bahaya banjir.

"Menjelang musim hujan, mindset 'banjir hal biasa' harus dibuang. Kita harus antisipasi dari sekarang di lingkungan Puspem, di wilayah-wilayah yang terutama terdampak langsung kepada masyarakat. OPD terkait harus peka memangkas pohon lapuk dan membersihkan sampah," jelasnya.

Dalam rangka memberikan dukungan moral kepada Tim Nasional Indonesia yang bertanding melawan Thailand nanti malam, Pemkab Tangerang menyiapkan fasilitas Nonton Bareng (Nobar) layar lebar untuk para pegawai dan masyarakat.

"Nanti malam Timnas kita bertanding melawan Thailand. Kita siapkan layar lebar di Puspem/GSG. Mari kita berdoa bersama agar Indonesia meraih juara," ucapnya Bupati Maesyal.

Sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tangerang, KORPRI Kabupaten Tangerang akan menggelar Night Run terbuka se-Indonesia pada Sabtu (10/10/26) di kawasan Gading Serpong, yang diperkirakan dihadiri ribuan peserta beserta tokoh nasional.

"Event Night Run ini sudah terdaftar lebih dari 4.500 peserta dari seluruh Indonesia. Saya minta seluruh pegawai hadir, baik untuk lari, jalan sehat, maupun mendukung UMKM lokal. Kita tunjukkan bahwa Kabupaten Tangerang adalah tuan rumah yang baik," ajaknya.

Di akhir rangkaian apel pagi, Bupati Tangerang, didampingi Sekda Kabupaten Tangerang, dan Kepala BKPSDM menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat serta melepas para ASN yang memasuki masa purnabakti (pensiun) secara simbolis.

Bupati menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas para ASN yang telah menuntaskan tugasnya dengan baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian, jasa, serta dedikasi bapak dan ibu sekalian selama bertugas di Kabupaten Tangerang. Semoga seluruh kerja keras yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan terus membawa manfaat bagi masyarakat," pungkas Bupati. (Red)

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menutup secara resmi open turnamen Link Viber Cup 2026 yang digelar di Stadion Mini Pangerang Jaga Lautan (PJL) Kec. Kronjo, Minggu (04/10/26)

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, baik itu panitia dan club maupun masyarakat yang begitu antusias mendukung timnya masing-masing dengan tertib dan damai.

"Hari ini kita semua telah menyaksikan pertandingan yang luar biasa, final dalam rangka open turnamen Link Viber Cup Kecamatan Kronjo tahun 2026. Pertandingannya cukup bagus, semangat dan cukup sportif, termasuk supoternya, semuanya tertib dan damai," ujar Bupati Maesyal

Penutupan turnamen tersebut ditandai dengan pertandingan final yang mempertemukan kesebelasan AGS Muncung Kecamatan Kronjo melawan Srontol Bersatu Tanara Kabupaten Serang. Pertandingan yang berjalan seru dan sportif tersebut akhirnya dimenangkan oleh Srontol Bersatu lewat drama adu pinalti dengan skore 4-3 setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal.

Bupati Maesyal mengucapkan selamat kepada tim pemenang dan terima kasih kepada segenap panitia serta masyarakat yang dengan tertib, semangat dan damai menyaksikan pertandingan final.

"Selamat yang juara, yang juara kedua, ini adalah keberhasilan yang tertunda, insya Allah ke depan bisa jadi juara juga. Saya titipkan semua warga masyarakat yang luar biasa, masyarakat Kronjo agar pulang dengan tertib, dengan aman, dengan lancar. yang telah menjadi karakter, ciri khas Kecamatan Kronjo yang tertib, yang damai," tandasnya

Ia juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat untuk tim sepakbola kebanggaan, Persita dan juga Tim Nasional Indonesia yang besok (Senin, 05l10/26) akan bertanding melawan Thailand pada ajang final FIFA ASEAN Cup 2026

"Besok malam tim nasional kita final melawan Thailand. Kalau ada yang sempat, kita nonton bareng di Alun-alun Tigaraksa. Kita doakan tim nasional kita supaya menjadi juara, menang besok malam. Terus Persita-nya juga supaya terus di papan atas, mudah-mudahan juara tahun sekarang," imbuhnya

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Link Viber Cup 2026, Trisno Sergio menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada Bupati Tangerang yang menyempatkan diri hadir langsung dan menutup turnamen. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan berlangsung

"Terima kasih, luar biasa antusias suporter masing-masing kedua tim. Kami atas nama panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut terlibat dan mensukseskan kegiatan pada tahun ini," ucapnya. (Red)

Page 2 of 721
Go to top