Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid kembali mengunjungi Perumahan Villa Permata 2, Kecamatan Balaraja, untuk meninjau secara langsung progres penanganan banjir yang selama ini kerap terjadi setiap tahun. Rabu, (7/1/25).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan kunjungannya tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memberikan solusi berkelanjutan terhadap permasalahan banjir yang dirasakan masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini saya kembali datang ke Villa Permata 2 Balaraja untuk melihat langsung upaya-upaya yang sudah kita lakukan bersama. Sebelumnya kami bersama Pak Gubernur, Pak Camat, Pak Lurah, dan para RW sudah datang ke sini untuk mencari solusi atas banjir yang rutin terjadi setiap tahun,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menjelaskan, pascakunjungannya beberapa waktu lalu, pemerintah daerah bersama masyarakat langsung melakukan langkah konkret, di antaranya pembangunan tandon air serta pelebaran saluran drainase yang dilakukan secara gotong royong.
“Alhamdulillah, tandon sudah dibangun, saluran air juga sudah dilebarkan. Saya juga tanyakan langsung kepada masyarakat dan RW, sekarang sudah tidak banjir lagi. Ini bagian dari tugas kita bersama agar beban masyarakat bisa diringankan,” ujarnya.
Menurut dia, banjir kerap menyebabkan warga tidak bisa beristirahat karena harus membersihkan rumah yang kemasukan air. Oleh karena itu, solusi yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara, tetapi jangka panjang.
“Fungsi tandon ini untuk meminimalisir banjir sekaligus sebagai area resapan air. Ke depan, tandon ini juga bisa dimanfaatkan untuk budidaya ikan dan akan dilengkapi paving bloc sehingga bisa digunakan sebagai jogging track bagi masyarakat,” jelasnya.
Dia juga menanggapi usulan warga terkait pembangunan gedung serbaguna di sekitar tandon dan berjanji akan menindaklanjuti secara bertahap, sesuai dengan kesiapan anggaran.
“Mudah-mudahan ini semua untuk kepentingan masyarakat. Nantinya bisa ditanyakan langsung kepada warga apakah solusi ini benar-benar bermanfaat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua RW Perumahan Villa Permata 2, Subianto, menyampaikan bahwa pascakunjungan Gubernur Banten bersama Bupati Tangerang dan jajarannya, penanganan banjir langsung dilaksanakan di lapangan.
“Setelah kunjungan Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Sekda, dan Muspika Kecamatan Balaraja, langsung dilakukan pembangunan tandon dengan kedalaman sekitar dua meter dan luas kurang lebih 1.000 meter persegi oleh Dinas Bina Marga,” ungkap Subianto.
Ia menambahkan, selain pembangunan tandon, dilakukan pula pengerukan dan pelebaran aliran sungai menuju Sungai Cimanceuri serta normalisasi aliran sungai sepanjang kurang lebih dua kilometer. Pihaknya pun mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat yang telah terlibat dalam penanganan banjir di Perum Villa Permata Balaraja
“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Gubernur, Bupati, Muspika Kecamatan Balaraja, serta seluruh warga yang telah membantu baik secara pikiran maupun material. InsyaAllah pada tahun 2026 akan dilanjutkan dengan penyempurnaan seperti paving, turap tandon, dan saluran irigasi,” ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mendorong Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Tangerang untuk menguatkan kolaborasi dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas
Hal tersebut diungkapkan Wabup Intan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2026 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kab. Tangerang di Sekretariat IGRA Kec. Cikupa, Rabu (07/01/26)
“Rakerda ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi titik awal pengabdian dan tanggung jawab besar untuk menguatkan kolaborasi bersama dalam membangun kualitas pendidikan anak usia dini, khususnya melalui Raudhatul Athfal sebagai fondasi awal pembentukan karakter,” ujar Wabup Intan.
Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa para guru Raudhatul Athfal (RA) memiliki posisi yang sangat mulia dan strategis. Para guru RA merupakan salah satu pihak yang pertama kali mengenalkan adab, akhlak, doa, serta nilai-nilai keislaman kepada anak-anak.
“Guru RA adalah penjaga fondasi peradaban, karena dari tangan para guru inilah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” tandasnya.
Menurut dia, mendidik anak usia dini bukanlah pekerjaan yang mudah, melainkan membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan kasih sayang yang luar biasa. Untuk itu, pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh guru RA Kab. Tangerang atas pengabdian dan sumbangsihnya kepada pendidikan dan masa depan generasi penerus bangsa.
"Saya ucapan selamat dan apresiasi kepada segenap pengurus yang baru dilantik dan keluarga besar IGRA Kabupaten Tangerang yang telah melaksanakan amanah besar, tanggung jawab moral, sosial, dan organisatoris, tidak hanya kepada masyarakat luas dan masa depan generasi penerus bangsa," ucapnya
Dia juga memberikan pesan agar para pengurus dan anggota IGRA terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, penguatan kelembagaan RA, serta konsistensi dalam menanamkan nilai keislaman, kebangsaan, dan karakter mulia sejak usia dini.
"Melalui pelaksanaan Rakerda IGRA Kabupaten Tangerang ini, saya berharap dapat menghasilkan rumusan program kerja yang terarah, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri pendidikan Islam," pungkasnya
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh para Ketua Pimpinan Daerah (PD) IGRA Provinsi Banten, PD IGRA Kota Tangerang, PD IGRA Kota Tangerang Selatan, serta para Ketua dan pengurus IGRA tingkat kecamatan se-Kabupaten Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menguatkan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui pelaksanaan imunisasi balita, pemantauan tumbuh kembang anak, serta peningkatan gizi ibu hamil. Upaya tersebut ditandai dengan Launching Gerebek Posyandu 2026 yang digelar di Perum Villa Permata Balaraja, Kecamatan Balaraja, Selasa (7/1/26).
Mengusung pesan “Pantau Berat Badan dan Tinggi Badan Balita serta Gizi Ibu Hamil Secara Teratur dan Imunisasi lengkap Untuk Cegah Stunting” menjadi langkah strategis Pemkab Tangerang dalam mendekatkan layanan kesehatan dasar kepada masyarakat.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa Gerebek Posyandu merupakan penguatan dari aktivitas Posyandu yang sejatinya sudah berjalan rutin sejak 2 Januari 2026, namun pencanangan besarnya dilaksanakan secara terpusat di Balaraja.
“Alhamdulillah, hari ini kita hadir di Villa Permata Balaraja untuk memulai pencanangan Gerebek Posyandu se-Kabupaten Tangerang. Kegiatan Posyandu sebenarnya sudah berjalan, namun hari ini kita canangkan secara resmi sebagai gerakan bersama,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menjelaskan, pelayanan Posyandu meliputi imunisasi balita, pemberian makanan tambahan (PMT), serta pemeriksaan kesehatan ibu hamil yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Posyandu juga berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan gratis yang mudah diakses masyarakat.
“Posyandu ini berada dekat dengan lingkungan masyarakat. Warga tidak perlu jauh-jauh ke Puskesmas atau rumah sakit. Imunisasi balita, PMT, hingga pemeriksaan ibu hamil semuanya bisa dilayani di Posyandu,” jelasnya.
Dia menambahkan bahwa sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu kini memiliki enam bidang layanan, yakni kesehatan, pendidikan, perumahan rakyat, pekerjaan umum, perlindungan masyarakat, dan sosial.
“Posyandu bukan hanya tempat kegiatan kesehatan, tetapi pusat pelayanan masyarakat dengan enam komponen. Model ini akan terus kita sosialisasikan ke desa-desa agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmidzi menjelaskan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil bersumber dari berbagai pendanaan, baik Dana Desa, APBD Kabupaten Tangerang, maupun APBN dari Kementerian Kesehatan.
“PMT penyuluhan bertujuan mendorong masyarakat datang ke Posyandu dan bersumber dari Dana Desa. Sedangkan PMT pemulihan diberikan kepada balita dengan berat badan menurun, berisiko stunting, atau gizi buruk, yang dananya berasal dari APBD dan APBN,” jelas dr. Hendra.
Dia menyebutkan, pada tahun 2026 Pemkab Tangerang menargetkan PMT pemulihan untuk sekitar 12.000 balita bermasalah gizi dan sekitar 5.000 ibu hamil berisiko. Seluruh sasaran akan melalui proses skrining di Posyandu untuk menentukan bentuk intervensi yang tepat.
“Intervensinya bisa berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian tablet tambah darah, PMT, hingga rujukan ke dokter spesialis di rumah sakit bila diperlukan,” ungkapnya.
Menurutnya, Gerebek Posyandu merupakan inovasi lintas sektor yang dimulai sejak 2024 untuk menggerakkan partisipasi masyarakat, khususnya di wilayah perkampungan yang selama ini sulit menjangkau layanan kesehatan.
“Dengan dukungan camat dan kepala desa, kita ingin memetakan secara akurat balita dan ibu hamil berisiko. Alhamdulillah, angka balita berisiko stunting sudah menurun signifikan dari sekitar 17 ribu menjadi 9 ribuan, terutama di wilayah Pantura, dan beberapa kecamatan lainnya,” pungkasnya.
Pohaknya berharap melalui Gerebek Posyandu 2026, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat terus menurunkan angka stunting serta menekan angka kematian ibu dan bayi demi mewujudkan masyarakat Tangerang yang sehat dan berkualitas. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Greenhouse sekaligus melaksanakan panen perdana budidaya melon hasil Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat di Eduwisata Agribisnis Desa Sodong Kec. Tigaraksa, Rabu (7/1/26).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Sodong dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat melalui program TJSL, yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasinya atas pemanfaatan lahan negara yang dikelola oleh Pemerintah Desa bersama BPD dan BUMDes untuk kegiatan pertanian produktif. Menurutnya, lahan yang sebelumnya tidur, tidak termanfaatkan, kini mampu menghasilkan berbagai komoditas pertanian yang bernilai ekonomi.
“Alhamdulillah, hari ini kami diundang oleh Pak Lurah Sodong dalam rangka peresmian Greenhouse sekaligus panen melon. Ternyata bukan hanya melon, tetapi juga ada cabai, jagung, dan timun. Ini luar biasa karena lahan negara bisa dimanfaatkan secara produktif untuk ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Dia menjelaskan, dari hasil panen perdana melon, tercatat sekitar 500 buah melon dengan estimasi berat rata-rata 1 kilogram pe buah. Dengan harga jual sekitar Rp25.000 perkilogram, potensi pendapatan mencapai Rp12,5 juta, belum termasuk hasil panen komoditas lainnya seperti cabai, timun, dan jagung.
“Manfaatnya sangat besar bagi kelompok tani. Mereka sudah bisa bercocok tanam, panen, dan memasarkan hasilnya. Ini juga menjadi ladang pendapatan sekaligus tempat wisata edukasi ketahanan pangan bagi masyarakat,” jelasnya.
Lanjut dia, program kolaborasi tersebut nantinya akan dijadikan percontohan dan direplikasi di desa-desa lain. Setiap desa didorong untuk bisa mengelola lahan sekitar 2 hektar untuk ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian sesuai potensi wilayah masing-masing.
“Ini akan menjadi model percontohan. Desa-desa lain, baik di Kecamatan Tigaraksa maupun di kecamatan lainnya, akan diarahkan melakukan hal serupa. Dinas Pertanian nanti juga akan memetakan desa-desa yang perlu disupport, baik dalam bentuk bantuan bibit, pupuk, maupun pendampingan,” imbuhnya.
Pihaknya punmengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Sodong, BUMDes, BPD, Camat Tigaraksa, serta PT PLN (Persero) yang telah memberikan dukungan melalui program CSR dalam pengembangan ketahanan pangan desa tersebut.
"Terima kasih kepeda Pak Kades, Camat Tigaraksa, BUMDes, BPD dan PLN dengam TJSL-nya yang telah membantu. Semoga maju, sukses dan semoga ini menjadi ladang ibadah dan juga menjadi jembatan untuk mendapatkan kepastian pendapatan," pungkasnya
Program ketahanan pangan di Desa Sodong ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan, pemerataan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dimulai dari desa. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Sesuai instruksi DPP Golkar di bawah komando Ketua Umum Bahlil Lahadalia , Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang membagikan 1000 paket sembako kepada warga, acara yang digelar pada Rabu (7/1/2026) di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Tangerang tersebut berjalan lancar, dalam pembagian tersebut dibagi dua tahap , untuk tahap pertama 500 paket dibagikan di kantor DPD Golkar, untuk tahap kedua akan dibagikan di rumah pembina DPD Golkar Kabupaten Tangerang H Jaini Sepatan Kamis (8/1/2026)
Berdasarkan pantauan dilokasi, acara tersebut dihadiri ratusan kader Golkar, dengan mengenakan kaos kuning, ratusan kader berkumpul dan mendengarkan arahan dari ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang Hj Intan Nurul Hikmah, dalam acara tersebut hadir anggota DPRD Provinsi Banten , Muhammad Faisal, Wahyu Nugraha, dan anggota DPRD Kabupaten Tangerang,
H Deni Hendardi, Fikri Faiz Muhammad, Herni Susilawati, Sholi Sobirin,
M Nur Rojab, M.H, Eli Nurhaeni, Febri Nur Irawan, Bimo Mahfudz Fudianto S.H, MH,
yang merangkap selaku ketua Panitia acara baksos Golkar peduli serta penguru DPD Golkar Kabupaten Tangerang dr Zainal Muttaqin, Ari Asari Maenan.
" Acara hari ini merupakan kegiatan Golkar peduli sebagai wujud syukur dan kepedulian sosial, mengimplementasikan arahan untuk selalu hadir membantu masyarakat dan memperkuat kesejahteraan rakyat,"terang Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang Hj Intan Nurul Hikmah kepada awak media , (Rabu/7/1/2026).

Intan mengatakan, pada baksos kali ini, 1000 paket Sembako dibagikan secara gratis kepada warga yang membutuhkan, untuk tahap pertama, 500 sembako dibagikan pada hari ini di kantor DPD Golkar Kabupaten Tangerang, untuk tahap kedua akan disalurkan bagi warga Tangerang Utara lokasinya di Sepatan Kediaman Kader Golkar H Jaini yang juga anggota DPRD Provinsi Banten.
"Melalui aksi-aksi nyata ini, Partai Golkar ingin menunjukkan bahwa prioritas utama partai adalah kesejahteraan rakyat dan berupaya menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi implementasi langsung dari semangat karya dan Pengabdian untuk Bangsa,"tandasnya.
Sementara ketua panitia acara Baksos Partai Golkar Bimo Mahfudz Fudianto S.H, M.H. mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia acara, dan pengurus Golkar Kabupaten Tangerang dan pengurus Golkar kecamatan yang telah membantu acara hingga sukses, terutama ketua DPD II partai Golkar Kabupaten Tangerang Hj Intan Nurul Hikmah, yang telah mensupport kegiatan acara baksos ini, program baksos Golkar peduli ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan, sehingga mendapatkan apresiasi dari masyarakat, kedepan kita berharap acara ini akan lebih meriah lagi.
" Kegiatan baksos ini merupakan program ketua DPD II Golkar Kabupaten Tangerang terpilih yakni ibu Hj Intan Nurul Hikmah, di era kepemimpinannya ini kita harus benar - benar lebih semangat lagi , dan kita harus sukseskan program - programnya ibu ketua kita, agar Golkar lebih dicintai masyarakat,"tandasnya. (Rosmala)