Berita Pendidikan Lensa Fokus

TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan Run To Give For Sumatra yang digelar oleh Karang Taruna Kecamatan Curug di kawasan Summarecon Tangerang, Minggu (18/1/26).

Kegiatan fun run 5 km yang diikuti doleh masyarakat umum dan disambut meriah meskipun diguyur hujan.

Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga wujud solidaritas dan kepedulian sosial bagi masyarakat Sumatra yang sedang membutuhkan dukungan.

Dalam sambutannya, Bupati Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kegiatan Run To Give For Sumatra bukan sekadar olahraga, tetapi juga mengajak seluruh peserta untuk berbagi empati dan kepedulian terhadap saudara-saudara yang tertimpa bencana di Sumatra agar segera pulih dari kondisi yang dihadapi.

“Hari ini kita bukan hanya sekadar berolahraga, tetapi juga ikut berbagi rasa kepada saudara-saudara kita di Sumatra. Mudah-mudahan ini menjadi amal dan pahala, dan masyarakat kita di Sumatra bisa segera pulih kembali,” ungkap Bupati Maesyal.

Bupati Maesyal menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak Karang Taruna Kecamatan Curug yang telah menginisiasi kegiatan kolaboratif tersebut. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komunikasi yang baik antara karang taruna, pengembang dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Yang pertama kami ucapkan terima kasih, walaupun dalam situasi dan kondisi hujan kita masih bisa ceria bersama dan berolahraga. InsyaAllah kita semua dalam keadaan sehat,” ujarnya

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan rasa senangnya melihat antusiasme peserta dalam kegiatan fun run 5 km tersebut. Menurutnya, kehadiran Summarecon bersama masyarakat dalam kegiatan seperti ini menunjukkan adanya kolaborasi yang positif dan saling mendukung.

“Hari ini fun run 5 km, kami semua senang bisa berada disini. Terima kasih kepada Summarecon yang hadir bersama masyarakat. Ini harus menjadi bentuk komunikasi yang baik, Summarecon bisa memberikan perhatian kepada masyarakat, dan masyarakat juga bisa membantu. Kolaborasi itu harus ada,” katanya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Curug yang juga merupakan Ketua Pelaksana kegiatan Run To Give For Sumatra, Adi Humaidi menuturkan bahwa kegiatan lari amal tersebut diselenggarakan sebagai upaya membangkitkan jiwa sosial di tengah masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 400 peserta.

“Alhamdulillah, dari kegiatan ini kami berhasil menghimpun donasi sebesar Rp62.558.000. Dana tersebut merupakan hasil dari pendaftaran peserta, donasi sukarela, serta dukungan berbagai pihak yang peduli terhadap saudara-saudara kita di Sumatra,” ujar Adi.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan bahwa seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan secara langsung melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang untuk membantu meringankan beban para korban bencana alam di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah berpartisipasi serta mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang didampingi Plh. Sekda Kab. Tangerang Iwan Firmansyah dan Kadis Koperasi meresmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih yang dirangkaikan juga dengan kegiatan santunan anak yatim serta penyelenggaraan sembako murah bagi masyarakat di Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, Minggu (18/1/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam menggerakkan roda perekonomian dan wujud gotong royong masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Koperasi Kelurahan Merah Putih Curug Kulon ini merupakan bagian dari total 274 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Tangerang. Koperasi adalah wujud gotong royong dan menjadi wadah untuk memutar roda perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menjelaskan, pembentukan koperasi sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam.aspek penguatan ekonomi kerakyatan di desa dan kelurahan.

“Ini adalah amanah presiden. Dengan koperasi, kebutuhan masyarakat bisa terlayani. Modal awal koperasi ini berasal dari CSR PIK 2 sebesar Rp100 juta. Jika dikalikan 274 koperasi, maka lebih dari Rp27,4 miliar telah digelontorkan untuk mendukung ekonomi masyarakat di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Menurut dia, pada tahap awal, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) difokuskan pada penyediaan kebutuhan pokok masyarakat, terutama dalam rangka menopang ketahanan pangan, seperti sembako dan gas elpiji.

“Sementara ini kegiatannya difokuskan pada sembako dan gas. Ke depan, jenis usahanya harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat agar koperasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” tambahnya.

Pihaknya juga terus mendorong peningkatan jumlah anggota KDKMP yang saat ini berjumlah sekitar 150 orang, agar koperasi semakin besar dan kuat sebagai wadah aktivitas ekonomi anggota dan keluarga.

“Koperasi adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan semangat gotong royong, simpan pinjam, dan pengembangan usaha, koperasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi rakyat nantinya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Curug Kulon, H. Suhendra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta dukungan Bupati Tangerang.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Tangerang. Kehadiran beliau menjadi kehormatan sekaligus motivasi besar bagi kami dan seluruh masyarakat Curug Kulon,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen pengurus koperasi untuk mengelola koperasi secara amanah dan profesional serta memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh anggotanya dan masyarakat

“Kami berkomitmen mengelola koperasi ini secara amanah, profesional, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh anggota dan masyarakat. Kami berharap adanya pembinaan dan sinergi berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, kecamatan, dan kelurahan,” pungkasnya. (Red)

Published in Banten
Sunday, 18 January 2026 15:56

Bupati Tangerang Buka Lokakarya HMMI

Tangerang, lensafokus.id — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara resmi membuka Lokakarya Adat Seni Budaya Warga Masyarakat Tangerang yang diselenggarakan oleh Himpunan Masyarakat Majemuk Indonesia (HMMI) di Aula Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Tangerang, Kec. Curug, Minggu (18/1/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa Kabupaten Tangerang merupakan daerah yang kaya akan keberagaman, mulai dari adat istiadat, seni tradisi, dan kearifan lokal yang menjadi kekuatan dalam membangun daerah.

“Kabupaten Tangerang memiliki keberagaman adat dan seni budaya yang sangat kaya. Ini merupakan modal sosial yang besar untuk membangun daerah yang harmonis, berkarakter, dan berdaya saing,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menegaskan bahwa adat dan seni budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan ada nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda

“Adat dan seni budaya bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi warisan luhur yang mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, toleransi, dan saling menghormati. Nilai-nilai inilah yang harus terus kita tanamkan kepada generasi muda agar mereka tidak kehilangan jati dirinya,” tegasnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen mendukung segala upaya pengembangan dan pelestarian seni budaya serta berbagai kearifan lokal lainnya melalui berbagai program dan kolaborasi lintas sektor.

“Pemerintah daerah akan terus hadir dan mendukung pelestarian adat serta seni budaya melalui kebijakan, program, dan sinergi dengan komunitas budaya, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat,” tandasnya.

Pihaknya berharap lokakarya tersebut dapat menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan program nyata yang dapat menjadi rujukan kebijakan pelestarian budaya daerah nantinya

“Saya berharap dari lokakarya ini lahir gagasan-gagasan konstruktif dan rekomendasi yang dapat kita tindak lanjuti bersama demi kemajuan budaya di Kabupaten Tangerang,” harapnya.

Bupati pun menyampaikan apresiasi kepada HMMI atas terselenggaranya lokakarya tersebut sebagai ruang diskusi dan perumusan langkah konkret pelestarian budaya.

“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada HMMI yang telah berinisiatif menyelenggarakan lokakarya ini. Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah nyata dalam melestarikan adat dan seni budaya masyarakat Tangerang,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh perwakilan unsur Forkopimda, Plh. Sekda Iwan Firmansyah, perwakilan pemerintah provinsi dan daerah, para tokoh adat, tokoh seni dan budaya, budayawan, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya lokal. (Red)

Published in Banten

Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengajak masyarakat untuk terus memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta meneladani kesabaran dan keikhlasan Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah di Majlis Talim Raudlatul Falah, Desa Pasir Muncang Kec. Jayanti, Minggu (18/01/26)

"Marilah kita jadikan momentum peringatan Isra Miraj ini sebagai sarana untuk memperbaiki kualitas ibadah, khususnya shalat, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun di tengah masyarakat. Mari kita tanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda agar tumbuh menjadi insan yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah," ajak Wabup Intan.

Menurut dia, Isra Miraj Nabi Muhammad SAW bukan hanya menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT, tetapi juga mengandung pelajaran penting bagi kehidupan umat Islam, khususnya tentang perintah shalat sebagai tiang agama dan kebutuhan rohani yang membentuk akhlak dan kepribadian seorang muslim.

"Shalat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan kebutuhan rohani yang membentuk akhlak dan kepribadian seorang muslim. Shalat yang khusyuk akan mencegah perbuatan keji dan mungkar, serta menumbuhkan ketenangan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat," tandasnya.

Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang senantiasa mendukung kegiatan keagamaan yang membawa manfaat bagi umat, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, dan sejahtera.

"Semoga melalui kegiatan ini, kita semua dapat mengambil hikmah Isra Miraj untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Mari teladani kesabaran dan keikhlasan Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai ujian agar senantiasa mendapatkan pertolongan dan kemuliaan dari Allah SWT," ujarnya.

Pihaknya pun mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi segenap panita dan semua pihak yang telah mendukung serta membantu penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Majlis Talim Raudlatul Falah yang telah menyelenggarakan kegiatan keagamaan ini. Kegiatan seperti ini sangat penting dalam memperkuat ukhuwah islamiyah serta membangun masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius dan berakhlak mulia," pungkasnya. (Red)

Published in Banten
Go to top