Tangerang, lensafokus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengunjungi sekolah lansia Matuga BKL Seroja di Desa Caringin Kec. Legok, Senin (20/10/25)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengatakan menyediakan sangat mendukung program sekolah lansia yang bertujuan untuk menjaga para lansia agar tetap produktif dan dapat mengisi waktunya dengan hal-hal yang positif
"Jadi ini kunjungan saya yang kedua kalinya. Menurut saya program ini sangat bagus, masa tua itu harus diisi dengan hal-hal yang positif supaya tidak stres, meski pensiun, meski sudah usia lanjut tapi masih produktif," ungkap Wabup Intan
Selanjutnya dia, Sekolah Lansia Mutuga (Masa Tua Bahagia) yang dilakukan Bina Keluarga Lansia (BKL) Seroja Desa Caringin kecamatan Legok sudah diakui secara nasional. Program sekolah lansia BLK Seroja tersebut juga telah mendapatkan dukungan dan pendampingan penuh dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, (DPPKB), Bidan Desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
“Kesehatannya diperiksa, diberikan makanan bergizi, diberikan pembekalan keterampilan macam-macam. Meskipun sekolahnya sebulan sekali, yang penting bisa bertemu silaturahmi, banyak belajar dan berbagi ilmu dengan sesama siswa, bapak ibu yang lainnya,” ujarnya
Dia juga memberikan pesan kepada para peserta didik sekolah lansia angkatan kedua agar tetap semangat dan bahagia sehingga bisa berprestasi dan memberikan manfaat kepada yang lainnya
"Matuga namanya itu masa tua bahagia. Jadi ibu-ibu dan bapak bapak harus terus bahagia, bukan tidak bisa berprestasi di usia lanjut, pasti bisa berprestasi apalagi program ini sudah terkenal sampai tingkat nasional," serunya
Pihaknya berharap Sekolah Lansia Matuga di Desa Caringin tersebut bisa menginspirasi dan menjadi lokus studi bagi pihak lain yang ingin membuat program yang sama di wilayahya masing-masing.
“Saya sendiri sebagai kepala daerah pinginnya semua desa punya sekolah punya lansia kayak Desa Caringin. Masa tua itu harus diisi dengan hal-hal yang positif, ada ketrampilan, pengajian, ada pemeriksaan kesehatan. Saya doain, yang sekolah di sini semuanya sehat-sehat walafiat,” ucapnya.
Dirinya juga menghimbau kepada para lansia peserta didik sokolah lansia untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam mensosialisasikan dsn mensukseskan program-program pemerintah daerah. Salah satu program tersebut di antaranya adalah program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
“Pemerintah punya program Cek Kesehatan Gratis di setiap Puskemas, manfaatan program ini. Bapak ibu yang punya KTP Kabupaten Tangerang kalau berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang khususnya, itu bisa gratis kalau ada sakit-sakit yang dirasa, bisa dirujuk sama Puskesmas pakai program UHC BPJS yang gratis dibayar di Pemerintah Kabupaten Tangerang,” tutupnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi menambah empat zona baru dalam program Layanan Angkutan Sekolah Gratis, sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan gratis bagi para pelajar di wilayah Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
“Bus antar sekolah ini, semuanya gratis ya. Sebelumnya kita sudah siapkan tiga bus yang sudah beroperasi di zona Cikupa–Tigaraksa. Sekarang kita tambah lagi sebanyak 12 bus dari Dishub dan 1 dari Kemenhub, jadi total ada 16 bus antar sekolah gratis yang disiapkan oleh pemerintah daerah,” ujar Bupati.
Ia menegaskan, keberadaan bus sekolah gratis tersebut diharapkan dapat membantu para siswa terutama siswa SD dan SMP untuk berangkat serta pulang sekolah bersama-sama dengan lebih aman dan terkendali.
“Ini semua dalam rangka berjuang terus melayani masyarakat, terutama anak didik kita agar mereka bisa sekolah bersama, aman, dan nyaman. Mereka berangkat dari titik yang ditentukan dan pulangnya pun diantar ke titik yang sudah disiapkan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati Maesyal menyebutkan bahwa Pemkab Tangerang terus berupaya memperluas cakupan program hingga seluruh kecamatan di kemudian hari
“Di dekatnya semua kecamatan akan kita upayakan punya bus sekolah. Pengadaannya bisa dari APBD, CSR pengembang, maupun pihak ketiga karena pihak swasta juga punya tanggung jawab sosial terhadap sekitar,” jelasnya.
Selain penambahan armada, Pemkab Tangerang juga menyiapkan sistem pengawasan berbasis teknologi demi menjamin keselamatan pengguna.
“Di dalam bus sudah terdapat CCTV dan alat pengontrol kecepatan supaya tidak ugal-ugalan. Kita ingin anak-anak merasa aman, nyaman, dan tidak perlu lagi memikirkan biaya transportasi untuk ke sekolah,” ungkapnya.
Bupati menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan pelayanan publik di sektor pendidikan. Menurut dia, tantangan yang dihadapi bukanlah sebuah halangan untuk terus bergerak maju dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Masih banyak PR yang harus kita selesaikan, tapi kami akan terus bergerak memberikan pelayanan terbaik bagi dan masyarakat memastikan anak-anak Kabupaten Tangerang dapat menempuh pendidikan dengan aman dan terjangkau,” tandasnya.
Salah satu siswi dari SDN Kaduagung 1 Kecamatan Tigaraksa, Quindara Arsila mengaku sangat senang bisa menaiki bus sekolah gratis yang disediakan oleh Pemkab Tangerang.
"Setiap hari, aku diantar menggunakan motor oleh orang tua. Seru banget, soalnya rame bareng teman-teman. Terima kasih sudah disediakan bus sekolah gratis," ucap Quindara.
Adapun empat zona baru yang resmi diluncurkan meliputi Zona II Cikupa (Kantor Kades Cibadak Barat–SMK Maha Karya PP), Zona III Jambe (SDN Kutruk III–SDN Daru 1 Jambe PP), Zona IV Curug (Jl. Raya Curug Parigi–Jl. Raya Curug Parigi PP), dan Zona V Mauk (Kantor Kepala Desa Tanjung Anom–Kantor Kecamatan Rajeg PP). Dengan tambahan tersebut, kini terdapat lima zona layanan bus sekolah gratis yang telah beroperasi di Kabupaten Tangerang. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendorong mahasiswa kuatkan sinergitas dan kolaborasi untuk kemajuan pembangunan daerah.
Hal tersebut diungkapkan saat Bupati Maesyal Rasyid yang didampingi Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah dan Dandim 0510 Tigaraksa, Letkol Inf Yudho Setyono menghadiri kegiatan silaturahmi dan dialog kebangsaan bersama unsur mahasiswa dan masyarakat di Aula Polresta Tangerang, Senin (20/10/25)
“Kami ingin memastikan bahwa Kabupaten Tangerang menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan masyarakatnya sejahtera. Dan untuk itu dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen, termasuk mahasiswa, agar pembangunan berjalan sesuai harapan," ungkap Bupati Maesyal Rasyid
Dia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, mulai dari keterbatasan anggaran hingga persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pengangguran. Seluruh program pembangunan, pelayanan dan pemberdayaan yang dilakukan pemerintah daerah berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan berkelanjutan.
“Mahasiswa adalah generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Tangerang. Kami butuh saran, ide, semangat, kolaborasi dan sinergitas dari teman-teman mahasiswa untuk memperkuat dan memajukan program-program pembangunan daerah," tandasnya
Pihaknya bersama seluruh usur Forkopimda berkomitmen untuk memastikan bahwa Kabupaten Tangerang bisa menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera masyarakatnya. Visi dan misi besar ini tentu tidak akan terwujud tanpa dukungan dan sinergi seluruh elemen, termasuk mahasiswa,
"Sekali lagi sinergi dan kolaborasi semua pihak sangat penting dan dibutuhkan untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah, termasuk mahasiswa sebagai mitra kritis dan inovatif bagi pemerintah ," serunya
Mengakhiri sambutannya, pihaknya juga mengajak seluruh mahasiswa untuk tetap fokus menyelesaikan pendidikan dan turut berperan aktif dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Teruslah belajar, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat. Jangan pernah lelah mencintai Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.
Pada kesepatan yang sama, Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah juga menekankan hal sama akan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan semangat kebersamaan dalam membangun daerah. Pihaknya juga mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk bersama-sama menjaga kondusifitas di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.
“Mari kita jaga suasana yang aman dan damai di Kabupaten Tangerang. Silaturahmi ini semoga membawa keberkahan dan mempererat kasih sayang di antara kita semua,” ujar Kapolresta.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang selama ini turut menjaga ketertiban dalam berbagai kegiatan sosial dan akademik. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan bantuan peralatan usaha dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) secara simbolis kepada kelompok wirausaha baru di Halaman Kantor Kecamatan Rajeg, Senin (20/10/25).
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa pemberian bantuan peralatan usaha kepada masyarakat tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, melalui Disnaker untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong tumbuhnya wirausaha baru di tingkat kecamatan.
“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, khususnya kelompok usaha perempuan dan penyandang disabilitas. Ada mesin jahit, mesin obras, alat pembuatan kue, hingga mesin pembuatan tempe lengkap dengan perlengkapannya. Harapannya, ini bisa menjadi modal awal untuk membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.
Para pelaku wirausaha baru tersebut bergerak di bidang menjahit, kuliner/tata boga, las listrik, serta pembuatan tempe oleh para disabilitas.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa bahagianya dapat hadir dan teringat kembali kehidupan masa kecilnya di Kecamatan Rajeg yang tidak terlupakan.
“Sekarang saya senang sekali bisa datang kembali, melihat kemajuan yang luar biasa. Jumlah penduduk bertambah, pembangunan meningkat, masyarakatnya semakin cerdas dan kompak,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid saat menghadiri Perayaan Tepang Tahun atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kecamatan Rajeg.
Dia juga mendorong agar pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pembinaan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah kecamatan bersama TP PKK setempat dan Dinas Tenaga Kerja.
“PKK dan perangkat desa harus terus aktif memberikan pemdampingan, pelatihan dan pembinaan agar masyarakat makin berdaya. Pemerintah daerah siap mendukung baik dari sisi peralatan maupun modal usahanya,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Rajeg Oman Apriaman menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tangerang atas perhatian dan dukungannya kepada masyarakat Rajeg.
“Terima kasih kepada Pak Bupati yang telah hadir sekaligus memberikan bantuan peralatan usaha. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meningkatkan kesejahteraan warga Rajeg,” ujarnya.
Acara peringatan HUT ke-80 Kecamatan Rajeg juga diisi dengan berbagai kegiatan masyarakat, penampilan seni budaya, serta hiburan rakyat yang menambah semarak suasana tepang taun tersebut. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melakukan panen jagung pulut di Desa Kaliasin, Kecamatan Sukamulya, Senin (20/10/25).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa panen jagung pulut di lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi dengan masa tanam sekitar dua bulan biss menghasilkan sekitar 8 kuintal jagung pulut.
“Jika dihitung dengan harga jual Rp12.000 perkilogram, maka perputaran uang yang dihasilkan mencapai kurang lebih Rp9.600.000 dalam dua bulan. Artinya, petani bisa mendapatkan sekitar Rp4,7 juta setiap bulannya,” jelas Bupati Maesyal Rasyid
Dia menambahkan bahwa jagung pulut merupakan salah satu komoditas pertanian yang menjanjikan dan bernilai ekonomi tinggi jika digeluti secara serius.
“Jagung pukut ini merupakan bahan pangan yang potensial dan bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat karena harganya cukup stabil bila dilakukan dengan serius dan benar," imbuhnya
Dirinya pun berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda agar tidak malu dan sungkan jadi petani. Dengan teknologi informasi saat ini, banyak petani yang dengan tekun dan serius menggeluti dunia pertanian mampu menjadi petani milenial yang sukses
"Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang jangan malu dan sungkan bertani, karena dengan dukungan teknologi informasi saat ini dan ketekunan, bertani juga dapat memberikan hasil yang menguntungkan,” ujarnya.
Panen jagung pukut tersebut dihadiri juga oleh Plt. Kepala Dinas Pertanian dan jajaran, Camat Sukamulya, Kepala Desa Kaliasin, serta para kelompok tani setempat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-VIII sekaligus menyaksikan Rampak Bedug yang digelar di Lapangan Desa Bojong Renged, Kecamatan Teluknaga, Minggu malam (19/10/25).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas terselenggaranya kegiatan STQ yang penuh nilai keagamaan tersebut. Menurutnya, STQ bukan hanya ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi insan yang beriman dan berakhlakul karimah.
“Alhamdulillah, dari pawai hingga pembukaan rampak bedug dan pelaksanaan STQ ke-8 di Desa Bojong Renged ini, saya melihat antusiasme luar biasa dari masyarakat. Ini menandakan kecintaan dan kasih sayang kita kepada Nabi Besar Muhammad SAW semakin tinggi,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti STQ dan MTQ di tingkat desa merupakan upaya nyata untuk memperkuat pondasi keimanan dan membiasakan masyarakat mencintai Al-Qur’an sejak usia dini.
“Melalui STQ, kita tidak hanya mencari bakat seni baca Al-Qur’an, tetapi juga menumbuhkan semangat memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an. Anak-anak kita sedang dipersiapkan menjadi kader dan calon pemimpin masa depan yang berakhlak Qur’ani,” tambahnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa penyelenggaraan STQ dan MTQ di tingkat desa dan kecamatan turut berkontribusi positif terhadap prestasi Kabupaten Tangerang yang selama empat tahun berturut-turut meraih predikat terbaik di MTQ tingkat Provinsi Banten.
“Kontribusi besar datang dari seluruh desa, termasuk Bojong Renged. Karena dari sinilah lahir para qari dan qariah yang nantinya mewakili kecamatan hingga ke tingkat kabupaten dan provinsi. Insya Allah, Teluknaga siap berkontribusi kembali pada MTQ tingkat Kabupaten Tangerang yang akan digelar Januari mendatang,” tuturnya
Sementara itu, Camat Teluknaga, Kurnia, S.STP, M.Si, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Bojong Renged dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut dengan meriah dan penuh semangat kebersamaan.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia, tokoh agama, dan masyarakat Desa Bojong Renged yang telah menyukseskan STQ ke-8 ini. Kegiatan seperti ini menjadi wadah penting untuk menumbuhkan generasi Qur’ani sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat,” ujar Camat Kurnia.
Ia berharap semangat kegiatan keagamaan seperti STQ dan rampak bedug terus dijaga dan dikembangkan di seluruh desa di Kecamatan Teluknaga.
“Kami berharap seluruh desa di Teluknaga dapat mencontoh semangat yang ditunjukkan Desa Bojong Renged ini, agar nilai-nilai Al-Qur’an semakin hidup dan membumi di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Red)