TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) menggelar memantau implementasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa). Kegiatan ini dalam rangka pengawasan sekaligus pendampingan terhadap tata kelola pemerintahan dan keuangan desa.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejagung RI, Reda Mantovani, serta para kepala desa se-Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Program Jaga Desa hadir tidak semata-mata sebagai alat penegakan hukum, tetapi lebih dari itu merupakan pendekatan preventif dan edukatif untuk membina tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik. Program ini difokuskan pada pendampingan hukum, pengawasan pengelolaan dana desa, serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat di tingkat desa.
"Program ini adalah langkah nyata untuk membantu desa dalam pengelolaan keuangan secara tertib dan bertanggung jawab. Saya minta kepada para kepala desa agar benar-benar memahami regulasi dan mekanisme penggunaan dana desa," ujar Bupati di Ruang Rapat Wareng Gedung Setda Kab. Tangerang, Senin (28/2/25).
Menurut Bupati, program Jaga Desa sudah berjalan meskipun masih banyak kendala dan tantangan yang harus terus dilakukan perbaikan-perbaikan. Monitoring ini menjadi momentum penting untuk menciptakan dialog yang terbuka dan jujur antara desa, pemerintah daerah, dan pihak kejaksaan. Ia juga menekankan pentingnya menjadikan hukum sebagai pedoman, bukan sebagai sesuatu yang menakutkan.
"Mari kita jadikan hukum sebagai rambu yang membimbing, agar pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik. Dana desa harus benar-benar dimanfaatkan untuk percepatan pembangunan dan pengentasan kemiskinan di desa," tegasnya.
Menurut dia, Program Jaga Desa bukan hanya upaya penegakan hukum, tetapi juga menjadi bentuk kolaborasi untuk membina dan memperkuat kapasitas desa. Pemerintah daerah dan kejaksaan berkomitmen untuk terus mendukung desa dalam membangun sistem pemerintahan yang terbuka, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
"Mari kita jaga semangat kolaborasi ini. Desa adalah pilar utama pembangunan daerah. Keberhasilannya adalah cerminan dari keberhasilan kita semua," ujarnya.
Sementara itu, Jamintel, Reda Manthovani menyampaikan bahwa pengawasan terhadap pemerintahan desa kini diperkuat melalui sistem digital. Pihak Kejaksaan meminta agar kepala desa secara rutin dan transparan mengisi data dan pelaporan melalui sistem online yang telah disediakan, seperti aplikasi Gajari dan Ramalini.
"Kami ingin bisa memantau langsung perkembangan dan permasalahan di desa. Misalnya, berapa persen dana desa yang sudah digunakan, apa kendalanya, dan bagaimana penyerapannya. Dari situ kita bisa bantu sejak awal jika ada masalah," kata Reda.
Ia menjelaskan bahwa dengan sistem ini, Kejaksaan bisa mencocokkan laporan keuangan desa dengan data lapangan. Jika ditemukan ketidaksesuaian atau indikasi penyimpangan, langkah-langkah korektif bisa segera diambil, tanpa harus menunggu persoalan membesar. Selain itu, kepala desa juga diberikan ruang untuk melapor jika ada oknum kejaksaan yang justru mengganggu atau menyalahgunakan kewenangan mereka.
"Kami juga membuka jalur pelaporan langsung ke Kejaksaan Agung, sehingga kepala desa tidak perlu takut jika ada oknum di tingkat lokal yang menyimpang. Ini semua demi menciptakan tata kelola yang bersih dan akuntabel," tambahnya.
Dalam pertemuan ini juga ditegaskan bahwa dari total 246 desa di Kabupaten Tangerang, seluruhnya sudah memiliki akses untuk mengikuti sistem pelaporan tersebut. Hal ini diharapkan bisa menjadi contoh penerapan pengawasan berbasis teknologi yang efektif dan efisien. (Red)
Jakarta, lensafokus.id — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menerima penghargaan bergengsi Top Pembina BUMD 2025 dalam ajang TOP BUMD Awards 2025 yang diselenggarakan di Raffles Hotel Jakarta. Senin, (28/5/25).
Penghargaan Top Pembina BUMD ini diberikan karena Bupati Maesyal Rasyid dinilai mampu mencurahkan segala dedikasi dan usahanya dalam membina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Tangerang hingga mampu meraih kinerja terbaik tingkat nasional.
Pada ajang tersebut, ada 3 (tiga) BUMD dari Kabupaten Tangerang yang juga menyabet prestasi gemilang yaitu, Perumda Tirta Kerta Raharja, BPR Kerta Raharja, dan PT. LKM Arta Kerta Raharja.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Moch. Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur atas diraihnya penghargaan tingkat nasional untuk BUMD Kabupaten Tangerang
"Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan nasional atas kinerja luar biasa BUMD kita. Ini bukan semata-mata tentang prestise, tapi tentang seberapa besar kontribusi kita dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang," ujar Bupati.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran direksi, dewan pengawas, para direktur serta pegawai PDAM, PT LKM, dan BPR Kerta Raharja atas kerja keras dan dedikasinya sehingga mampu menunjukan kinerja yang sangat membanggakan.
"Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran 3 BUMD kita yang telah mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja setiap tahunnya," ucapnya
Dia berharap penghargaan yang diraih juga akan semakin memotivasi seluruh BUMD Kabupaten Tangerang, khususnya 3 BUMP peraih penghargaan semakin inovatif dan proaktif dalam meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat," imbuhnya
Dirinya juga menekankan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen untuk memperkuat peran BUMD dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kita akan terus menguatkan komitmen agar peran BUMD dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat semakin baik kedepannya," tegasnya
Ajang TOP BUMD Awards sendiri merupakan ajang penghargaan tertinggi bagi BUMD di seluruh Indonesia, yang setiap tahunnya memberikan apresiasi kepada BUMD dengan kinerja terbaik dalam berbagai kategori.
Perumdam TKR Kabupaten Tangerang berhasil meraih penghargaan tertinggi yaitu Platinum And Silver Award. (Red)
Bogor, lensafokus.id -- Wakil Bupati (Wabup) Intan Nurul Hikmah membuka Pelatihan Perencanaan Produksi dan Pengendalian Persediaan (Production Planning & Inventory Control), Senin, (28/4/2025).
Dalam sambutannya Wabup Intan mengatakan peningkatan daya saing daerah menjadi tujuan hendak dicapai, sesuai dengan Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Tangerang Tahun 2017-2037, termasuk di dalamnya daya saing sektoral di bidang industri.
"Diperlukan strategi yang tepat agar daya saing industri kita dapat meningkat, salah satunya melalui perencanaan produksi yang efektif dan efisien," kata Wabup Intan.
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk mendorong dan meningkatkan daya saing industri melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia sektor industri. Untuk itu, pihaknya juga sangat mendukung dan mengapresiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan beserta seluruh jajarannya yang telah menyelenggarakan kegiatan pelatihan tersebut
"Dengan kegiatan Pelatihan ini, diharapkan SDM Industri semakin kompeten sehingga memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Industri kecil dan Industri menengah Kabupaten Tangerang yang berdaya saing," ujarnya
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab. Tangerang, Resmiyati Maningsih melaporkan bahwa Pelatihan Perencanaan Produksi dan Pengendalian Persediaan bertujuan salah satunya adalah memberikan pemahaman kepada para pelaku Industri Menengah Kecil dan Mikro tentang pentingnya perencanaan dan pengendalian produksi yang tepat agar proses produksi dapat berjalan lebih efektif dan efisien serta mampu memenuhi permintaan pasar dengan tepat, baik waktu maupun jumlahnya.
"Pelatihan ini diikuti oleh 20 peserta dari para pelaku usaha mulai dari jenis usaha furnitur, kendaraan, pakaian jadi, logam, tekstil sampai dengan alas kaki dan makanan," jelas Resmiyati
Dia menambahkan bahwa Disperindag Kab. Tangerang secara rutin menggelar pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku UMKM agar mereka semakin berkembang dan mampu bersaing secara nasional maupun global. (Red)
Tangerang, lensafokus.id — Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Grab, OVO, dan Jamintel Kejaksaan Agung melakukan peninjauan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Sekolah Khusus (SKH) di Kabupaten Tangerang. Senin, (28/4/2025).
Peninjauan ini berlangsung di Sekolah Khusus (SKH) Perum Sudirman Blok G, dengan kehadiran langsung Bupati Tangerang dan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung, Reda Manthovani.
Di sela-sela kegiatan tersebut, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berkomitmen untuk terus memantau dan mengawasi pelaksanaan Program MBG. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendapat perhatian khusus dalam pelaksanaannya, terutama dalam aspek dapur penyedia dan penyajian makanan bergizi sesuai standar kesehatan
"Kami mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan amanat Bapak Presiden. Pemantauan rutin, terutama terhadap dapur penyedia makanan, sangat penting untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan yang disajikan kepada siswa," ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Pihaknya pun mengapresiasi Kejaksaan Agung RI, Grab, OVO dan Yayasan yang telah menetapkan Kab. Tangerang sebagai salah satu lokus pelaksanaan program MBG khususnya bagi Sekolah Khusus. Pelaksanaan program ini juga dapat untuk mencegah dan mengatasi Stunting yang terus gencar dilaksanakan di Kab. Tangerang
Sementara itu, Jaksa Agung Muda Intelijen, Reda Manthovani, menjelaskan bahwa kolaborasi monitoring ini melibatkan berbagai pihak, termasuk jaringan Grab dan OVO serta Yayasan Inklusif Pelita Bangsa. Ia menekankan pentingnya perhatian khusus dalam penyusunan menu makanan, mengingat target program ini adalah anak-anak disabilitas yang memiliki kebutuhan khusus terkait asupan gizinya
"Berdasarkan informasi dari para kepala sekolah, ada anak-anak yang memerlukan perlakuan khusus dalam makanannya, seperti pembatasan garam atau gula. Semua itu sudah didata dengan baik sebelum program berjalan," kata Reda.
Lebih lanjut, Reda mengungkapkan bahwa pengawasan ketat akan dilakukan secara berkala, termasuk inspeksi langsung ke dapur hingga pasar tempat bahan makanan dibeli. Grabfood juga berperan aktif dalam pendataan, monitoring, dan pengawasan distribusi makanan untuk memastikan standar tetap terjaga.
"Pengawasan kesehatan terhadap anak-anak penerima manfaat dilakukan dengan melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, yang rutin melakukan inspeksi dan pemeriksaan terhadap kualitas makanan dan kondisi dapur," jelasnya.
Menurut dia kegiatan tersebut juga menjadi langkah nyata untuk memastikan bahwa program nasional ini berjalan dengan baik, adil, dan benar-benar memberikan manfaat bagi para siswa, terutama mereka yang berkebutuhan khusus. (Red)
Tangerang, lensafokus.id -- Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Snack Video meresmikan revitalisasi Stadion Mini Kecamatan Legok, sebagai bagian dari upaya mendukung sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan di wilayah Kecamatan Legok. Minggu, (27/4/25).
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan swasta untuk pembangunan pada sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
"Ketiga komponen ini adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Anak-anak bisa belajar dengan baik bila mereka sehat. Dan kesehatan yang baik memungkinkan masyarakat untuk beraktivitas dan meningkatkan taraf ekonominya," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Bupati Maesyal Rasyid juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas kolaborasi yang terjalin dengan snack video.
"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan terima kasih kepada Snack Video atas kerja sama dan dukungan yang telah diberikan melalui program revitalisasi ini," ucapnya
Pihaknya berharap, program-program serupa dapat terus berlanjut dan diperluas ke kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Tangerang, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas lagi
Lanjut dia, revitalisasi Stadion Mini Kecamatan Legok ini merupakan hasil kerja sama program sosial antara Snack Video dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, yang juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Ekonomi Kreatif. Stadion ini kini siap digunakan sebagai pusat kegiatan olahraga dan pembinaan prestasi, khususnya di bidang sepak bola usia dini.
"Saya harap revitalisasi ini menjadi pilot project yang bisa ditiru oleh kecamatan-kecamatan lain. Stadion mini sudah ada di 29 kecamatan di Tangerang, tinggal bagaimana kolaborasi dengan berbagai pihak, kita bisa menghidupkannya," lanjutnya
Yugo Prabowo dari Snack Video menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan untuk mendukung pembangunan desa melalui pilar kesehatan, pendidikan, dan olahraga. Revitalisasi tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Snack Video terhadap pembinaan regenerasi serta pengembangan bakat di tingkat lokal.
"Kami percaya bahwa setiap warga, di mana pun mereka tinggal, berhak mendapatkan akses yang setara terhadap kesehatan, pendidikan, dan kesempatan berolahraga. Dengan revitalisasi stadion mini ini, kami ingin mendukung regenerasi dan pengembangan bakat di tingkat lokal," ungkap Yugo.
Dia juga menambahkan selain peresmian stadion, acara juga diisi dengan cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas setempat, serta pertandingan sepak bola anak-anak usia 8–12 tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet muda.
"Program ini adalah bagian dari inisiatif "Desa Sejahtera Snack Video", yang pada tahun 2025 akan berkeliling ke berbagai daerah di Pulau Jawa hingga Desember mendatang," ujarnya
Pihaknya berharap dengan peresmian ini, Kecamatan Legok menjadi contoh keberhasilan kolaborasi sektor publik dan swasta dalam membangun fasilitas publik yang mendukung kualitas hidup masyarakat. (Red)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meresmikan Rumah Ibadah Khonghucu Kwan Kong Bio Lithang Bukit Ni Makin Ciapus Kecamatan Panongan, Minggu (27/4/2025).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya menjaga harmoni, saling menghormati, dan toleransi antar umat beragama, etnis, dan suku di Kabupaten Tangerang. Pemerintah hadir memastikan semua umat beragama dapat melaksanakan ibadahnya dengan aman dan damai.
"Jangan ada batasan dalam hubungan kemanusiaan. Kita Pemerintah hadir untuk memastikan semua umat beragama dapat melaksanakan ibadahnya dengan aman dan damai," ujar Bupati Maesyal Rasyid
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah senantiasa mendukung pembangunan rumah ibadah apapun agamanya, sepanjang sesuai dengan regulasi yang berlaku, yakni peraturan bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.
"Kami pemerintah tidak melarang dan membatasi keyakinan dan agama apapun di Kabupaten Tangerang untuk mendirikan rumah ibadah selagi prosesnya ditempuh dengan benar dan sesuai dengan regulasi dan peraturan yang berlaku. Kami ijinkan untuk mendirikan rumah ibadah, sepanjang semua sudah ditempuh dan telah sesuai," tegasnya.
Pihaknya berharap rumah ibadah Kwan Kong Bio tidak hanya digunakan untuk kegiatan keagamaan saja, namun juga menjadi tempat aktivitas sosial yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat.
"Kita ingin rumah ibadah ini menjadi pusat kegiatan yang memperkuat rasa kebersamaan. Ini prinsip kita dalam membangun toleransi di Kabupaten Tangerang," imbuhnya.
Acara peresmian juga dihadiri oleh Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN), Xs. Budi Santoso Tanuwibowo. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan kebanggaannya atas semangat gotong-royong para pemuda Konghucu yang telah membangun tempat ibadah tersebut.
"Lintang ini dibangun berkat inisiatif dan kerja keras pemuda-pemudi Konghucu. Tempat ini diharapkan tidak hanya untuk sembahyang, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan kegiatan sosial," ujar Budi Santoso.
Ia juga mengingatkan bahwa sosok Kwan Kong, yang menjadi inspirasi nama rumah ibadah ini dihormati karena loyalitas, kejujuran, dan patriotisme, bukan hanya karena kehebatannya di medan perang.
"Rumah ibadah ini hendaknya menjadi simbol kebajikan, kejujuran, dan pengabdian kepada sesama," pesannya.
Selain itu, Budi Santoso juga mengapresiasi pemerintah atas segala upayanya dalam memulihkan hak-hak umat Khonghucu di Indonesia, termasuk dalam pengakuan identitas di KTP.
Peresmian ini dihadiri juga oleh Kaban Kesbangpol, FKUB, Kemenag, Sekcam unsur Muspika, tokoh masyarakat, donatur, serta warga sekitar. Semangat toleransi dan kebersamaan begitu terasa dalam acara ini, menegaskan komitmen Kabupaten Tangerang sebagai daerah yang menghargai keberagaman.
Tangerang, lensafokus.id – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri acara Halal Bihalal Majelis Taklim Tangerang Utara. Acara berlangsung di Masjid Nurul Huda Kp. Priuk Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Minggu (27/4/25).
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan keberhasilan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata tapi juga dimulai dari rumah. Pembangunan daerah yang berkelanjutan tidak akan bisa tercapai tanpa peran serta perempuan, khususnya para ibu.
"Pembangunan sejati dimulai dari rumah, dari bagaimana seorang ibu mendidik anak-anaknya, membangun keluarga yang harmonis, dan menjadi contoh dalam masyarakat," ungkapnya
Wabup Intan sangat mendukung setiap kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat Kab. Tangerang yang religius, berakhlak, dan berdaya saing. Kegiatan-kegiatan seperti ini juga mempunyai peran dalam menyuarakan hal-hal positif di tengah masyarakat, menjadi penyambung informasi yang benar, mencegah hoaks, dan merawat persatuan.
"Melalui kegiatan-kegiatan seperti ini juga berperan untuk menyuarakan hal-hal positif, bisa menjadi penyambung informasi yang benar, mencegah hoaks, dan merawat persatuan," ujarnya
Dirinya berharap kepada para ibu, khususnya dari Persaudaraan Muslimah (SALIMAH) dan Majelis Taklim Ibu-ibu wilayah Tangerang Utara bisa menjadi motor penggerak terciptanya pendidikan anak yang baik dan menguatkan kolaborasi dalam menciptakan lingkungan rumah yang penuh masih sayang, ilmu dan keimanan.
"Saya berharap ibu-ibu semua di sini bisa menjadi penggerak pendidikan anak, baik secara formal maupun informal, karena dari rumah yang penuh cinta, ilmu dan keimanan sehingga akan lahir generasi penerus yang cerdas dan berakhlak mulia," harapnya
menekankan pentingnya menjaga dan mempererat silaturahmi antar muslimah, serta membangun kolaborasi dalam upaya menciptakan masyarakat yang harmonis dan religius.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta yang hadir terus menjaga kerukunan dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat serta mendukung dengan aktif program-program pembangunan di Kabupaten Tangerang.
Acara diisi dengan tausiah keagamaan, doa bersama, pemberian piagam penghargaan dan ramah tamah antara peserta. Melalui acara ini.
Kegiatan ini dihadiri juga oleh Ketua Persaudaraan Muslimah (SALIMAH) Kabupaten Tangerang, Camat dan isteri serta ratusan jamaah dari berbagai majelis taklim di wilayah Tangerang Utara. (Red)
Bogor, lensafokus.id — Pemerintah Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, mulai merealisasikan Dana Desa (DD) Tahap I tahun anggaran 2025 dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu wujud nyata dari realisasi ini adalah kegiatan betonisasi jalan desa yang berlokasi di Kampung Awi Lega, RT 01 RW 02." Jum'at, "(25/04/25).
Proyek betonisasi ini memiliki volume panjang 150 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan 0,15 meter. Dana untuk pembangunan tersebut sepenuhnya bersumber dari Dana Desa, yang bertujuan memperbaiki akses jalan warga sekaligus meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat.
Kepala Desa Sukamulya H. Komar, S.E, mengatakan, pembangunan jalan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur dasar di wilayahnya.
"Kami berupaya agar seluruh program yang telah direncanakan melalui musyawarah desa bisa direalisasikan secara bertahap. Pembangunan jalan ini diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," ujarnya.
H. Komar, S.E, menambahkan Selain itu, warga setempat menyambut baik pembangunan jalan tersebut, keberadaan jalan beton ini akan sangat membantu masyarakat.
Pemerintah Desa Sukamulya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penggunaan Dana Desa sesuai dengan kebutuhan dan skala prioritas masyarakat. Dalam proses pengerjaan proyek ini, pemerintah desa juga melibatkan masyarakat setempat sebagai bentuk pemberdayaan dan transparansi. (Asp)
Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid mengajak seluruh aparatur dan elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dan partisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan daerah dan tata kelola pemerintahan
Hal tersebut dikatakan Bupati Maesyal Rasyid saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX Tahun 2025 Tingkat Kabupaten Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Jum’at (25/4/25).
“Saya mengajak semua pihak, mari kita memperkuat semangat kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak ini menjadi pilar utama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang yang baik, inovatif. Mari kita jadikan otonomi daerah yang telah kita jalankan sampai saat ini sebagai sarana untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan daya saing daerah yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kemajuan bangsa secara keseluruhan” kata Bupati Maesyal Rasyid
Menurut dia, pemilihan tema Hari Otonomi Daerah tahun 2025 “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045” merupakan refleksi atas pentingnya hubungan yang harmonis dan konstruktif antara Pusat dan Daerah dalam menyongsong masa depan Indonesia, yaitu Indonesia Emas 2045. Hal ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa kita bisa menjadi bangsa yang maju, mandiri, dan berdaulat yang tercermin dari keunggulan ekonomi, teknologi, pendidikan, dan kebudayaan dengan masyarakat yang adil, makmur dan berakhlak mulia
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada jajaran pemerintahan, kecamatan, Kelurahan dan Desa serta para tokoh masyarakat, akademisi, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tangerang yang telah berkontribusi nyata dalam menyukseskan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Tangerang,”pungkasnya.
Lanjut dia, tantangan dalam penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan yang kita hadapi memang tidaklah mudah. Namun dengan kerja sama, koordinasi dan sinergi yang baik, kita akan bisa menghadapinya dengan lebih mudah. Dengan adanya olaborasi yang efektif di daerah, melaksanakan arah kebijakan nasional yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dengan tetap menyesuaikan derajat kapasitas dari masing-masing tingkatan pemerintahan.
“Saya meneruskan pesan agar kita dapat menjadikan capaian pelaksanaan otonomi daerah di usia ke-29 tahun ini sebagai pijakan untuk terus mengoptimalkan penyelenggaraan urusan dan meningkatkan pelayanan publik ditengah-tengah tantangan dan dinamika yang ada guna menghadirkan pemerintahan yang adaptif, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat secara tepat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar tasyakuran dan Istighosah, guna menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-22 tingkat Provinsi Banten yang akan dilaksanakan di Kabupaten Tangerang pada 25-30 April 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang mengatakan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah MTQ ke-XXII Tingkat Provinsi Banten merupakan amanah yang sangat mulia dan membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Menjadi suatu kebahagian dan kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang yang pada tahun 2025 ini diberikan amanah yang sangat mulia menjadi tuan rumah MTQ ke-22 Tingkat Provinsi Banten," ujar Bupati di Alun-alun Puspemkab Tigaraksa, Kamis (23/4/25).
Dia menandaskan bahwa amanah dan kepercayaan sebagai tuan rumah MTQ ini harus dijaga dan dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Tidak hanya fisik dan teknis penyelenggaraannya namun juga secara bersama-sama seluruh OPD dan elemen masyarakat mampu menunjukan nilai-nilai keislaman dan cinta Al-Qur'an.
"Kepercayaan yang diberikan ini, tidak hanya atas kesiapan fisik dan teknis, tetapi juga merupakan cerminan bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang adalah masyarakat yang cinta Al-Qur’an dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam," tandasnya.
Pemkab Tangerang berkomitmen menyukseskan MTQ ke-22 Provinsi Banten, baik dari sisi penyenggaraan sebagai tuan rumah maupun prestasi. MTQ bukanlah sekadar lomba antarkafilah dalam jenis pertandingan, melainkan wahana syiar Islam, ajang silaturahmi, dan sekaligus sarana membangun generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak, dan cinta Al-Qur’an.
”Kami berkomitmen menyambut tamu-tamu Allah dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten dengan pelayanan terbaik, suasana religius, dan semangat kebersamaan. Semoga MTQ ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan semangat keagamaan, membumikan Al-Qur’an, dan mempererat ukhuwah Islamiyah di antara kita” tegasnya.
Dia berharap melalui istigosah dan tasyakuran ini, semua elemen lebih menguatkan sinergitas dan berkolaborasi sehingga mampu menjadi tuan rumah yang baik dan dapat menorehkan kembali catatan prestasi yang membanggakan.
“Melalui Istigosah ini, kami mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, para kafilah, pembina, masyarakat, dan pemerintah daerah untuk ikut terlibat, berpartisipasi aktif, serta menunjukkan bahwa kita layak menjadi contoh dalam hal semangat Qur’ani, keramahan, dan kekompakan. Semoga kembali dapat menorehkan pretasi yang membanggakan untuk Kabupaten Tangerang”, ujarnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Tangerang mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dengan sungguh-sungguh dalam mempersiapkan MTQ Ke-22 Tingkat Provinsi Banten.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan MTQ Ke-22 Tingkat Provinsi ini. Semoga seluruh partisipasi dan pengorbanan waktu dan tenaganya menjadi ladang amal ibadah yang mendapatkan pahala dari Allah SWT”, tutupnya.
Acara tasyakuran dan istighosah tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Kabupaten Tangerang sebagai bentuk rasa syukur dan doa bersama berharap agar seluruh rangkaian MTQ diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan. (Red)