Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menghadiri panen jagung serentak kuartal II, yang dirangkaikan dengan Groundbreaking 10 gudang katahanan Polri dan Lunching 166 SPPG Polri di Desa Dangdang Kec. Cisauk, Sabtu (16/05/26)
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengatakan panen raya jagung serentak tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, kelompok tani, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional. Untuk itu, dia sangat mengapresiasi upaya Polri, khususnya Polres Metro Tangerang Selatan yang telah konsisten dan terlibat aktif dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
"Kami sangat menyambut baik dan sangat mengapresiasi keterlibatan Polres Tangerang Selatan dalam mendukung sektor pertanian. Kehadiran Polri ini menjadi langkah positif untuk menjaga stabilitas pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus memperkuat kesejahteraan para petani," ujar Wabup Intan
Lanjut dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen mendukung pembangunan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera dan berdaya saing. Kecamatan Cisauk sendiri memiliki potensi pertanian jagung yang baik. Saat ini potensi lahan jagung di wilayah Cisauk mencapai sekitar 18 hektar, dengan produksi jagung pipil kering rata-rata mencapai 6,5 ton perhektar.
"Potensi ini tentunya harus terus kita tingkatkan melalui berbagai langkah nyata, seperti pendampingan budidaya, penggunaan benih unggul, peningkatan sarana dan prasarana pertanian, hingga memperkuat akses pemasaran hasil panen para petani," imbuhnya
Menurut dia, keberhasilan pembangunan pertanian tidak dapat dilakukan sendiri, dibutuhkan kolaborasi dan kebersamaan dari seluruh pihak. Dia pun merasa bangga Kabupaten Tangerang bisa menjadi salah bagian dari gerakan nasional panen raya jagung serentak.
"Mari kita jadikan momentum panen raya ini sebagai semangat untuk terus bekerja bersama membangun pertanian Kabupaten Tangerang yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan demi masa depan masyarakat yang lebih sejahtera," pungkasnya
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bhudi Hermanto mengungkapkan bahwa panen jagung kuartal II tahun 2026 dipimpin langsung oleh Presiden RI, Prabowo yang dihubungkan secara virtual daring dengan seluruh Polda se-Indonesia
"Kegiatan nasional ini terpusat di Kabupaten Tuban Jawa Timur diikuti oleh pemerintah daerah, Polri dan TNI untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat," jelasnya
Lanjut dia, luas lahan tanam sekitar 1,3 hektar di Desa Dangdang Kec. Cisauk dikelola oleh kelompok tani dengan komoditas jagung varietas benih NK 212.
"Saat ini sudah panen sekitar 5000 meter persegi atau setara dengan setengah hektar dengan estimasi produksi 6 ton jagung pipil kering perhektar. Hasil panen dari area siap panen hari ini mencapai 3 ton jagung pipil kering," ungkapnya
Dia juga menambahkan bahwa dukungan dan peran aktif Polri merupakan bentuk wujud nyata yang berkelanjutan dan berorientasi pada masyarakat untuk menjaga kesinambungan produksi distribusi dan pemanfaatan hasil pangan. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, menghadiri agenda peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia, , yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan diikuti secara virtual dari KDKMP Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/05/26).
Dalam sambutannya, Bupati Moch. Maesyal Rasyid menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak ketiga dalam memperkuat ekonomi desa melalui koperasi.
“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR dan pihak ketiga. Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan CSR dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menjelaskan, dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 KDKMP telah beroperasi secara penuh meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki
“Masih ada 24 koperasi yang saat ini dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi. Kami targetkan dalam waktu dekat seluruhnya sudah dapat berjalan mandiri,” tambahnya.
Terkait kendala operasional yang dihadapi KDKMP, Bupati Maesyal juga meminta dukungan instansi vertikal guna menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok bagi koperasi desa.
“Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dapat mempercepat dukungan sehingga operasional koperasi di desa-desa tidak terhambat,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni mengapresiasi capaian Kabupaten Tangerang dalam pengembangan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus dimulai dari bawah yaitu dari tingkat desa.
“Hingga tahun 2026, sekitar 695 Koperasi Merah Putih telah beroperasi di Provinsi Banten. Koperasi ini merupakan instrumen penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” ujar Andra Soni.
Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tangerang berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang mencapai sekitar 5,67 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional maupun provinsi.
“Ekonomi desa harus bergerak. BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih harus mampu memutar roda perekonomian masyarakat dari bawah sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat daerah hingga nasional,” pungkasnya.
Usai mengikuti peresmian virtual, Bupati Tangerang bersama jajaran meninjau langsung fasilitas KDKMP Desa Ciakar yang telah dilengkapi gudang, klinik, apotek, armada truk, serta kendaraan roda tiga untuk mendukung distribusi logistik desa.
Secara terpisah, Presiden RI Prabowo Subianto menyebut peresmian serentak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai tonggak bersejarah dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
“Peristiwa ini hari yang penting, tonggak bersejarah,” ujar Presiden Prabowo dalam siaran virtual yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Kepresidenan
Presiden menilai, peresmian kali ini juga menjadi momentum penting karena koperasi yang diresmikan telah memiliki kesiapan operasional yang lengkap, mulai dari gedung hingga sarana pendukung lainnya.
“Secara fisik gedungnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur logistiknya ada, ada truk dan kendaraan roda tiga. Saya kira hari ini cukup penting,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa awalnya pemerintah menargetkan peresmian sebanyak 1.300 KDKMP. Namun, setelah dilakukan evaluasi kesiapan, diputuskan sebanyak 1.061 koperasi yang diresmikan secara serentak.
“Saya bilang cukup seribu saja. Kemudian Dirut Agrinas Palma ingat, saya ini suka angka delapan. Kalau begitu 1.061 saja. Saya kira itu semacam semangat saja,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, keberhasilan mengoperasikan ribuan koperasi desa dalam waktu kurang dari satu tahun merupakan capaian besar yang menjadi fondasi penguatan ekonomi nasional berbasis desa. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid membuka secara resmi kegiatan Pembinaan Tahap IV Kafilah Kabupaten Tangerang dalam rangka persiapan menghadapi MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Acara tersebut yang dilaksanakan di Lemo Hotel Kec. Kelapa Dua, Jum'at malam (15/5/26).
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa persiapan menuju MTQ tingkat provinsi dilakukan secara bertahap, matang, konsisten dan berkesinambungan. Pembinaan yang saat ini memasuki tahap keempat akan kembali dilanjutkan pada Juni mendatang dengan melibatkan pembina dari tingkat provinsi.
“InsyaAllah persiapannya tidak instan. Ini sudah pembinaan yang keempat dan bulan Juni nanti akan kembali kita lakukan pembinaan bersama para pembina dari Provinsi Banten,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia meminta kepada panitia penyelenggara agar jumlah pembina terus ditambah agar seluruh cabang lomba mendapatkan perhatian dan pembinaan maksimal.
“Kalau bisa jumlah pembina jangan hanya 50 orang, lebih banyak lebih bagus karena cabang lomba juga banyak. Para pembina harus mampu mentransformasikan ilmu kepada para kafilah dengan baik dan maksimal,” tandasnya.
Lamjut dia, prestasi yang diraih Kabupaten Tangerang yang berhasil meraih juara umum MTQ selama 4 tahun berturut-turut di tingkat Provinsi Banten harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan. Meskipun demikian, ia juga menegaskan bahwa tujuan utama MTQ bukan semata-mata mengejar gelar juara, tetapi juga memperkuat syiar Islam dan membangun sinergi antara ulama dan umaro.
"Predikat juara memang tujuan, tetapi yang paling utama adalah bagaimana syiar Islam dapat terus dikumandangkan mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum LPTQ Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja yang juga Sekretaris Daerah melaporkan bahwa pembinaan kafilah Kabupaten Tangerang mengusung tema “Melalui Pembinaan Kita Pertahankan Prestasi Terbaik Kafilah Kabupaten Tangerang pada MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.”
“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas peserta sekaligus mempertahankan prestasi terbaik Kafilah Kabupaten Tangerang pada MTQ Ke-23 Tingkat Provinsi Banten yang akan dilaksanakan pada 6 sampai 10 Juli 2026 di KP3B Provinsi Banten,” ujar Soma
Lanjut dia, pembinaan kafilah tersebut merupakan tindak lanjut hasil pelaksanaan MTQ Ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang yang telah berlangsung pada 8–13 Januari 2026 yang lalu.
"Pembinaan ini dilaksanakan selama dua hari, 15–16 Mei 2026, dan diikuti sebanyak 183 peserta yang terdiri atas peserta kafilah Kabupaten Tangerang sebanyak 68 orang, pembina tingkat Provinsi Banten sebanyak 50 orang, pembina dari Kabupaten Tangerang sebanyak 35 orang, serta panitia pelaksana," ungkapnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengunjungi seorang bayi yang diberi nama Moch. Maesyal Rasyid di wilayah Kec. Sepatan. Bayi tersebut merupakan putra dari pasangan Boyirin Jamaludin dan Nabila Fauziah Kurniawati yang lahir pada Selasa (12/5/26) lalu di Puskesmas Sepatan.
Pada kunjungannya tersebut, Bupati Maesyal Rasyid mengaku merasa bahagia dan terharu dapat bertemu langsung dengan bayi yang memiliki nama serupa dengannya. Dia juga mengucapkan syukur bisa memenuhi janjinya yang akan datang langsung ke rumah keluarga tersebut setelah sang bayi lahir.
“Saya bersama Pak Camat Sepatan hari ini berkunjung langsung melihat bayi bernama Moch. Maesyal Rasyid asal sarakan Sepatan. Beberapa waktu lalu saya sudah berjanji akan hadir langsung apabila bayinya sudah lahir,” ujar Bupati Maesyal di kediaman Boyirin Jamaludin dan Nabila Fauziah Kurniawati, Kamis, (14/5/26).
Ia menambahkan, pemberian nama tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama keluarga besar dan orang tua bayi.
“Nama tersebut tentu hasil rundingan dan kesepakatan orang tua serta keluarga yang bersangkutan. Saya turut merasa bangga dan mendoakan semoga anak ini menjadi anak yang sehat, sholeh, serta bermanfaat bagi bangsa, negara, dan agama,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga memberikan doa dan motivasi kepada kedua orang tua bayi agar terus memberikan pendidikan dan kasih sayang terbaik bagi sang anak.
Sementara itu, ibu bayi bernama Moch. Maesyal Rasyid, Nabila Fauziah mengungkapkan alasan dirinya bersama keluarga memberikan nama yang mirip dengan nama Bupati Tangerang.
“Saya beserta suami dan orang tua kami sudah sepakat untuk menamai anak kami Moch. Maesyal Rasyid, sama seperti nama Bupati Tangerang, dengan harapan anak kami kelak menjadi orang besar, menjadi pemimpin seperti Bupati Tangerang, menjadi pribadi yang baik berbudi, dan juga menjadi anak yang sholeh,” ujar Nabila bahagia. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melakukan prosesi peletakan batu pertama renovasi dan pembangunan Masjid At-Ta’awun yang berlokasi di Perumahan Green Savana, RW 05, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Jumat (15/05/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi yang sangat strategis, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai sosial kemasyarakatan.
“Masjid bukan hanya tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, tempat tumbuhnya nilai persaudaraan, kepedulian sosial, dan pendidikan akhlak bagi generasi muda kita,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Ia mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan warga Green Savana dalam mendukung pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang dan religius.
"Atas nama pribadi dan pemerintah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dan partisipasi aktif masyarakat yang begitu kuat untuk menjadikan masjid ini lebih nyaman dan aman serta bermanfaat lebih luas," ucapnya
Ia berharap pembangunan Masjid At-Ta’awun dapat semakin mempererat ukhuwah antarwarga serta menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid At-Ta’awun, Awaludin, menjelaskan bahwa renovasi dan pembangunan masjid dilakukan karena kapasitas bangunan sebelumnya sudah tidak mampu menampung jumlah jemaah yang semakin meningkat, terutama saat pelaksanaan Salat Jumat dan perayaan peringatan hari besar Islam lainnya
“Pada momentum tertentu, jemaah bahkan meluber hingga ke jalan. Karena itu, perluasan masjid menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan dilakukan dengan konsep bangunan vertikal sehingga luas masjid dapat meningkat dari yang awalnya sekitar 328 meter persegi menjadi 422 meter persegi. Kapasitas jemaah pun bertambah dari sekitar 217 orang menjadi 327 orang.
"Setelah dibangun, masjid ini nantinya akan lebih luas lagi menjadi sekitar 422 meter persegi yang dapat menampung sekitar 327 orang yang tadinya hanya sekitar 217 orang saja," imbuhnya. (Red)
BOGOR, lensafokus.id – Pemerintah Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui program Dana Desa Tahun 2026.
Salah satu program yang saat ini tengah direalisasikan adalah pembangunan pengaspalan jalan lingkungan desa di dua titik wilayah Kampung Dayeuh, Desa Sukanegara. Pembangunan tersebut dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) bersama masyarakat sebagai bentuk kolaborasi dalam membangun desa.
Adapun titik pertama pembangunan pengaspalan jalan lingkungan berada di Kampung Dayeuh RT 002 RW 001 dengan volume pekerjaan panjang 22 meter, lebar 2,2 meter dan ketebalan 0,03 meter. Kegiatan tersebut menelan anggaran sebesar Rp16.110.000 yang bersumber dari Dana Desa 2026.
Sementara titik kedua berada di Kampung Dayeuh RT 001 RW 001 dengan volume panjang 130 meter, lebar 1,2 meter dan ketebalan 0,03 meter, dengan total anggaran sebesar Rp33.340.000.
Pembangunan jalan lingkungan tersebut disambut positif warga karena dinilai mampu meningkatkan akses mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga sehari-hari.
Kepala Desa Sukanegara, Ahmad Yani, mengatakan pembangunan infrastruktur desa menjadi salah satu prioritas pemerintah desa guna menunjang kenyamanan dan aktivitas masyarakat.
“Pembangunan pengaspalan jalan lingkungan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Desa Sukanegara dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang lebih baik, aman dan nyaman. Kami berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Ahmad Yani, S.Pd.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Pemerintah Desa Sukanegara juga terus menggulirkan program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahun 2026 sebagai langkah konkret penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah desa.
Pada tahun 2026 ini, sebanyak 46 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan BLT DD selama empat bulan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam memperkuat ekonomi domestik masyarakat yang membutuhkan.
Sesuai ketentuan terbaru mengacu pada PMK Nomor 7 Tahun 2026, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan. Penyaluran dilakukan secara rapel selama empat bulan dengan total Rp1.200.000 per KPM.
Kepala Desa Sukanegara, Ahmad Yani, menegaskan bahwa program BLT DD bukan sekadar bantuan tunai, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“BLT Dana Desa ini kami harapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjadi stimulus untuk modal usaha kecil warga. Pemerintah desa ingin memastikan bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya. (Asp)
Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan penanaman pohon mangrove dalam rangka memperingati Hari Tri Suci Waisak 2570 TB/2026 yang digelar di Balai Konservasi Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kamis (14/5/26).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas kepedulian umat Buddha terhadap lingkungan hidup melalui aksi nyata penanaman mangrove di wilayah pesisir Desa Ketapang.
“Hari ini, kami bersama dengan umat Buddha, juga bersama dengan para Jatradar dan beberapa Kepala Dinas, Camat, termasuk ada Bhante kita dari Cilacap hadir di sini dalam rangka memperingati Hari Tri Suci Waisak tahun 2026 dengan melaksanakan tugas yang sangat mulia yaitu menanam mangrove di Desa Ketapang,” ujar Bupati Maesyal
Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian lintas agama terhadap keberlanjutan lingkungan yang harus terus ditingkatkan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut juga menjadi simbol kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang, umat Buddha, para Bhante serta berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir Kabupaten Tangerang.
“Menanam mangrove ini memang bagian daripada kepedulian umat Buddha untuk terus meningkatkan atensi dan kepedulian terhadap lingkungan. Baik itu lingkungan di desa, di kecamatan, dan seterusnya,” tambahnya.
Menurutnya, keberadaan mangrove memiliki manfaat besar, tidak hanya untuk menjaga ekosistem pesisir dan mencegah abrasi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara arif dan kreatif.
“Mudah-mudahan pohon mangrove itu ke depan akan besar dan manfaatnya sangat banyak sekali. Di antaranya adalah memberikan oksigen yang bagus, menahan abrasi, dan juga tanaman mangrove itu bisa diolah menjadi berbagai produk lokal, baik untuk minuman, makanan, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada seluruh umat Buddha dan para Bhante yang telah memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan pesisir Kabupaten Tangerang.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada umat Buddha dan para Bhante yang telah hadir di Desa Ketapang dan memberikan kontribusi terbaik untuk lingkungan,” pungkasnya.
Sementara itu, Bhante Abdi Seno selaku panitia kegiatan menyampaikan bahwa peringatan Waisak tahun ini menjadi momentum memperkuat kepedulian umat Buddha terhadap lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan lintas agama di Kabupaten Tangerang yang dikenal sebagai daerah multikultural dan penuh toleransi.
"Peringatan Waisak tahun ini menjadi momemtum bagi kami, umat Budha untuk terus memperkuat sinergi multikultural dan kepedulian terhadap lingkungan," ujarnya
Pihaknya juga mengapresiasi kehadiran Bupati Tangerang beserta jajaran pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan dukungan nyata terhadap kegiatan sosial dan lingkungan yang dilakukan umat Buddha. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Kapolesta Tangerang dan Dandum 0510 Tigaraksa melakukan inspeksi mendadak (sidak) langsung ke lokasi tempat hiburan malam yang diduga tidak memiliki izin operasional.
Dalam sidak tersebut, Bupati turut memanggil pengelola usaha dan menggelar musyawarah bersama unsur Forkopimda, aparat wilayah, serta perwakilan warga setempat di Kantor Kelurahan Kadu Agung Tigaraksa. Rabu, (13/5/26)
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolresta Tangerang, Dandim, camat, lurah, hingga perwakilan RT/RW, juga pengelola tempat hiburan guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
Bupati Maesyal Rasyid mengatakan, pihaknya telah meminta klarifikasi langsung kepada pemilik usaha hiburan malam terkait aktivitas yang meresahkan masyarakat tersebut.
“Kita melaksanakan musyawarah dengan Forkopimda, Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Camat, Pak Lurah, ada perwakilan RT/RW juga, ada juga si pemilik usaha hiburan tadi. Jadi sudah kita sampaikan terhadap situasi kondisi di wilayah kita, Kabupaten Tangerang, ini harus betul-betul aman, kondusif,” ujar Bupati Maesyal Rasyid
Lanjut dia, para pengelola tempat hiburan malam tersebut telah membuat surat pernyataan resmi untuk menghentikan seluruh aktivitas usaha hiburan di lokasi tersebut.
“Yang bersangkutan sudah menyatakan, tidak akan melaksanakan aktivitas usaha hiburan lagi, Sekarang sudah ditandatangani semuanya, pernyataan di atas segel, disaksikan oleh Pak RT, Pak RW, juga Pak Lurah dengan Pak Camatnya,” katanya.
Pihaknya berharap langkah tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjaga ketertiban lingkungan di wilayah Kabupaten Tangerang.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi hal yang positif bagi seluruh warga dan juga para aktivitas usahanya di situ tidak lagi melaksanakan usaha hiburan yang meresahkan masyarakat,” ungkapnya.
Saat ditanya terkait sanksi apabila pengelola kembali membuka usaha hiburan malam tersebut, Bupati menegaskan bahwa pengelola siap menerima konsekuensi hukum sesuai pernyataan yang telah dibuat.
“Mereka sudah menyatakan apabila dia melaksanakan lagi, dia siap untuk diproses secara hukum,” tegasnya.
Dia juga menyebut bahwa tempat hiburan malam yang disidak tersebut tidak memiliki izin operasional. Terkait dugaan tempat hiburan itu telah beroperasi selama bertahun-tahun, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah telah meminta agar seluruh aktivitas hiburan di lokasi tersebut dihentikan.
Selain itu, Pemkab Tangerang juga akan melakukan pengawasan lebih luas terhadap tempat-tempat hiburan yang tidak berizin di wilayah lainnya.
“InsyaAllah. Termasuk tadi Satpol PP sudah saya perintahkan juga untuk lebih ketat mengawasi, termasuk di tempat yang lain,” tandasnya. (Red)
Tangerang, lensafokus.id - Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah melakukan kunjungan dan monitoring ke Bank Sampah RW. 025 Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Rabu (13/05/26).
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan mengatakan bahwa kunjungannya tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi warga.
"Alhamdulillah, hari ini saya bisa hadir di Bank Sampah RW. 25 Bencongan, sekaligus ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan sampah yang berbasis masyarakat," ujar Wabup Intan
Menurut dia, keberadaan bank sampah yang berbasis masyarakat merupakan langkah nyata dalam mendukung program pengurangan sampah langsung dari sumbernya sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif serta memberikan nilai tambah
“Bank sampah seperti ini sangat baik dan patut menjadi contoh bagi wilayah lain. Selain membantu mengurangi langsung sampah lingkungan, program ini juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat karena sampah yang sebelumnya tidak bernilai kini bisa diolah dan dijual,” ungkapnya
Ia sangat mengapresiasi seluruh pengurus dan warga RW. 025 Bencongan atas semangat gotong royong serta inovasi dalam pengelolaan sampah lingkungan dan diharapkan dapat menginspirasi RW-RW lainnya untuk bersama-sama bergotong royong mengelola sampah agar lebih bermanfaat bagi kepentingan bersama
"Saya sangat mengapresiasi semangat warga RW. 25 Bencongan ini. Semoga ini juga dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan serta menciptakan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah yang berkelanjutan," ujarnya
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah dan pihak swasta dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis lingkungan agar bisa memberikan manfaat dan dampak yang berkelanjutan
Sementara itu, Ketua Eco Pioneer mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap keberadaan bank sampah sangat tinggi. Warga secara aktif terlibat dalam proses pemilahan, pembersihan, hingga pengolahan sampah yang bernilai jual.
"Tingkat partisipasi warga dalam program bank sampah terus mengalami peningkatan signifikan dan kini telah berkembang hingga menjangkau banyak RT dan RW di wilayah Bencongan. Program ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah lingkungan, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat," ungkapnya
Dia menambahkan sejumlah inovasi yang telah dilakukan warga, mulai dari pengolahan sampah organik menjadi kompos, pemanfaatan minyak jelantah, hingga pengembangan alat pirolisis sederhana untuk mengurangi sampah residu. Namun demikian, pihaknya masih menghadapi sejumlah keterbatasan, khususnya terkait kebutuhan sarana dan prasarana seperti alat pirolisis, komposter, serta dukungan fasilitas pengolahan sampah lainnya.
"Berbagai upaya edukasi dan pendekatan langsung kepada masyarakat terus dilakukan agar budaya memilah sampah dapat menjadi kebiasaan sehari-hari. Kami juga mohon bantuan Ibu Intan untuk dapat memfasilitasi berbagai kelengkapan pendukung lainnya," ujarnya. (Red)
TANGERANG, lensafokus.id – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah menutup secara resmi kegiatan Pengembangan Kompetensi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) Angkatan IV dan V jenjang SD dan SMP di Ruang Rapat Cituis, Rabu (13/05/26)
Dalam sambutannya, Wabup Intan mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk melakukan transformasi pendidikan melalui penguatan literasi digital bagi para pendidik agar para tenaga pendidik senantiasa siap dan cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
"Kita ingin memastikan bahwa para pendidik kita siap menghadapi era digital dan mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran," ujar Wabup Intan.
Dia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan kompeten dan berhak mendapatkan sertipikat berdasarkan hasil evaluasi menyeluruh dari pihak penyelenggara. Ia berharap pengalaman, ilmu dan wawasan yang telah dikuasai bisa segera diimplementasikan untuk mengembangkan media ajar dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran,
“Semoga ilmu, pengalaman dan wawasan yang diperoleh para peserta dapat segera diimplementasikan untuk mengembangkan media ajar berbasis koding dan memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran yang inovatif di sekolah masing-masing. Dampak pelatihan ini akan terlihat dari inovasi yang Bapak/Ibu hadirkan setelah kembali ke satuan pendidikan masing-masing," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Beni Rachmat melaporkan bahwa Kompetensi Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial tersebut diikuti oleh 90 orang guru SD dan SMP di lingkungan Pemkab Tangerang yang terdiri dari guru mata pelajaran TIK, Matematika, dan IPA untuk jenjang SMP, serta guru kelas 4 dan 5 untuk jenjang SD. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 5 hingga 13 Mei 2026 dengan metode blended learning, yakni kombinasi pembelajaran tatap muka dan virtual daring, bekerja sama dengan BPSDM dan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten
“Tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para alumni dapat mengimplementasikan ilmu koding dan kecerdasan artifisial di unit kerja masing-masing guna meningkatkan literasi digital dan inovasi pembelajaran,” jelas Beni
Lanjut dia, total durasi pelatihan adalah 61 jam pelajaran yang mencakup materi teori, praktik, serta evaluasi. 90 orang peserta angkatan IV dan V dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertipikat kelulusan.
“Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh peserta, 90 orang dinyatakan kompeten dan berhak menerima sertifikat,” imbuhnya
Adapun 3 peringkat terbaik angkatan ke-IV, diraih oleh Siti Suhami, Putik Nusa Indah, S.Pd., dan peringkat ketiga Siti Marfiah, S.Pd. Untuk angkatan ke-V, peringkat I: Cut Rika Dinantiar, M.Pd, Leli Mulawati, S.Pd, dan ketiga diraih Siti Aisyah, S.Pd., Ing. (Red)