Pemkab Tangerang Gelar Deklarasi Gerakan Literasi Sekolah

Tangerang, lensafokus.id -- Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan menggelar Deklarasi Gerakan Literasi Sekolah, yang diikuti 250 perwakilan Guru SD dan SMP baik swasta dan Negeri, sekaligus peluncuran buku karya siswa dan guru. GSG Puspem, Minggu (04/05/2025).

Sekretaris Dinas Pendidikan  Agus Supriatna dalam kesempatannya menyanpaikan adanya deklarasi literasi sekolah ini  bagian dari Dinas Pendidikan melihat masih rendahnya kemampuan literasi di Indonesia. Berdasarkan data PISA 2022 menunjukan bahwa angka minat baca di Indonesia hanya sekita 0,001%. 

"Dalam momentum HARDIKNAS ini maka kita jadikan suatu langkah yang tepat agar memberikan hasil yang signifikan dalam menangani keadaan tersebut," ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Agus Supriatna.

Menurut Ia, Disdik Kab.Tangerang telah melakukan berbagai upaya melalui program dan kegiatan tentang kemampuan dalam berliterasi. Adanya Pelatihan Menulis guru pada tahun 2024 (TUKU SAGU) dan pembentukan duta baca tahun 2025 dengan melibatkan 551 peserta.

"Berharap dengan deklarasi ini tidak hanya menjadi seremonial saja, namun menjadi pemicu bagi kita semua untuk memiliki komitmen dalam meningkatkan kemampuan literasi," Pungkasnya. (Red)

Semarak HARDIKNAS, Bupati Tangerang Beri Voucher Umroh untuk Guru

Tangerang, lensafokus.id -- Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menghadiri rangkaian kegiatan memperingati HARDIKNAS tingkat Kabupaten Tangerang yang diikuti seluruh guru Paud/TK, SD dan SMP Negeri dan Swasta.

Dalam sambutannya Bupati Tangerang menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa menjadi momentum bersama untuk merefleksikan sumbangsih dan dedikasi seluruh guru dalam rangka membangkitkan dan menguatkan semangat baru untuk bekerja lebih baik lagi mencerdaskan bangsa.

"Saya atas nama pribadi, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa demi mencapai Indonesia Emas 2045," ungkap Bupati Tangerang, Sabtu (03/05/2025).

Pihaknya juga mengajak untuk terus bersinergi meningkatkan kualitas pendidikan di Kab. Tangerang, khususnya dalam meningkatkan angka lama sekolah. Pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan angka lama sekokah dari 9 tahun menjadi 12 tahun.

"Tidak ada perbedaan antara sekolah negeri dan swasta. Saat ini rata-rata lama sekolah di Kabupaten masih 9 tahun, kita ingin tingkatkan sampai 12 tahun," tandasnya

Diketahui acara memperingati HARDIKNAS dirangkaikan dengan senam massal, lomba cerdas cermat, pemberian beasiswa dari BAZNAS, penghargaan desa penyelenggaraan pendidikan kesetaraan, penyerahan penghargaan kepala sekolah inspiratif, penyerahan beasiswa bagi warga belajar kesetaraan, penyerahan juara lomba sanitasi sekolah, penyerahan juara guru konten kreator serta pengundian 2 tiket umroh.

Di kesempatan yang sama, Dini salah satu guru SDN 1 Jambe yang mendapatkan voucher umroh mengungkapkan rasa syukur atas apa yang didapatkan.

"Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Bupati Tangerang dan Dinas Pendidikan. Syukur Alhamdulillah, tidak menyangka kalo hari ini saya dapet voucher umroh," pungkasnya. (Red)

Wabup Intan Kobarkan Semangat Guru di Hardiknas: Tingkatkan Kompetensi, Ciptakan Sekolah Menyenangkan

Tangerang, lensafokus.id - Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini terasa begitu membara di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tigaraksa. Ribuan tenaga pendidik Kabupaten Tangerang tumpah ruah dalam acara senam massal yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Sabtu (3/5/2025).

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, hadir di tengah-tengah kemeriahan acara bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan penuh Pemkab terhadap kemajuan dunia pendidikan di wilayahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Intan menyampaikan bahwa kegiatan senam bersama ini tak hanya diikuti secara langsung oleh para guru, namun juga terhubung secara daring dengan rekan-rekan pendidik lainnya di seluruh Kabupaten Tangerang. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental para guru.

"Momentum Hari Pendidikan Nasional ini hendaknya menjadi penyemangat bagi seluruh guru dan tenaga pendidik untuk terus berkembang dan berinovasi. Kami berharap seluruh guru di Kabupaten Tangerang semakin termotivasi, berprestasi, dan mampu menciptakan inovasi-inovasi baru," ungkap Wabup Intan dengan penuh harap.

Lebih lanjut, Wabup Intan menyoroti betapa krusialnya peran guru dan kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan bagi para siswa. Menurutnya, peningkatan kompetensi dan kapasitas bagi para pendidik adalah sebuah keniscayaan.

"Peran guru itu sungguh luar biasa. Oleh karena itu, mereka harus terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan menjadi lebih inovatif dalam menciptakan suasana sekolah yang menyenangkan bagi anak didik," tegasnya.

Pemkab Tangerang, melalui Dinas Pendidikan, telah menunjukkan komitmennya dalam memfasilitasi pengembangan diri para guru. Berbagai program pelatihan dan pendidikan berkelanjutan (diklat) secara rutin diselenggarakan untuk membekali para pendidik dengan ilmu dan wawasan terkini.

"Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang telah berupaya maksimal dalam menyelenggarakan berbagai diklat, memberikan ilmu dan wawasan agar kapasitas serta kompetensi guru-guru di Kabupaten ini terus meningkat," jelas Wabup Intan.

Selain fokus pada kualitas pendidik, Wabup Intan juga menyampaikan harapan besar agar generasi muda Kabupaten Tangerang tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan beradab. Ia berharap para pemuda dapat menjadi teladan dan agen perubahan positif di lingkungan mereka.

"Saya berharap, para pemuda Kabupaten Tangerang memiliki adab dan akhlak yang baik. Dan ke depannya, tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Tangerang yang putus sekolah," tuturnya.

Kemeriahan acara senam bersama ribuan guru ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan secara simbolis kepada para guru dan kepala sekolah inspiratif. Tak ketinggalan, berbagai atraksi seni dan olahraga persembahan dari para siswa turut memeriahkan suasana Hardiknas di Kabupaten Tangerang. (Asp)

Sekolah Gratis Swasta Resmi Berlaku di Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi mencanangkan program sekolah gratis secara bertahap untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta umum. Langkah bersejarah ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, perwakilan PGRI, Dewan Pendidikan, DPRD, serta unsur Forkopimda pada Jumat (02/05/2025).

"Ibu bapak, kita mulai ya pencanangan sekaligus dimulainya sekolah gratis secara bertahap di Kabupaten Tangerang untuk SD, SMP swasta umum," ujar Bupati Moch Maesyal Rasyid dalam sambutannya.

Bupati mengungkapkan bahwa program sekolah gratis untuk SD dan SMP swasta umum ini merupakan wujud komitmennya bersama Wakil Bupati Tangerang dan menjadi prioritas utama yang akan dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan.

"Memang baru sekitar Rp40 miliar yang kita gelontorkan tahun 2025, mengakomodir 25 ribu siswa SMP swasta umum dan 24 ribu siswa SD swasta umum. Tahun 2026 dan 2027, mudah-mudahan paling lambat 5 tahun, sudah tuntas tapi kita coba adakan percepatan-percepatan," jelasnya.

Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orang tua serta memotivasi para siswa untuk lebih giat belajar. Tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan rata-rata tingkat pendidikan di Kabupaten Tangerang.

"Secara umum, kebijakan ini positifnya adalah meringankan beban orang tua dari sisi ekonomi, yang kedua memberikan motivasi kepada anak didik agar lebih semangat lagi dia sekolah, yang ketiga tidak melulu SD dan SMP negeri menjadi tujuan tapi juga di swasta," imbuh Bupati Maesyal.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyediaan layanan pendidikan yang bermutu.

"Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa," tuturnya saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, H. Dadan Gandana, S.TP M.Si, menjelaskan bahwa program sekolah gratis ini merupakan implementasi dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Program ini akan diprioritaskan untuk zona-zona pendidikan yang belum terjangkau oleh sekolah negeri.

"Mekanisme yang kita lakukan dalam sekolah gratis ini melalui seleksi Dinas Pendidikan dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta. Sekolah yang mendaftar akan diseleksi secara ketat," terang Dadan Gandana.

Lebih lanjut, Dadan menjelaskan bahwa pembayaran biaya sekolah gratis akan dilakukan di awal setiap triwulan bagi sekolah swasta yang telah ditetapkan sebagai mitra pemerintah daerah.

"Untuk tahap pertama ini, kita akan mengcover sekitar 25.000 siswa SMP dan 24.000 siswa SD. Mudah-mudahan tahun depan jumlahnya bisa kita tingkatkan lagi," pungkasnya.

Pencanangan program sekolah gratis ini disambut antusias oleh berbagai pihak, terutama para orang tua dan pengelola sekolah swasta di Kabupaten Tangerang. Diharapkan, program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas pendidikan dan angka partisipasi sekolah di wilayah tersebut. (Asp)

Bupati Tangerang Bantu Penuh Balita Penderita Kanker Mata

Tangerang, lensafokus.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menunjukkan kepedulian mendalamnya dengan menyambangi seorang balita berusia 4 tahun, SM, yang tengah berjuang melawan retinoblastoma (kanker mata). Kunjungan tersebut berlangsung di kediaman SM di Desa Pagenjahan, Kecamatan Kronjo, pada Jumat (2/5/2025).

Dalam kunjungannya, Bupati Maesyal tidak hanya memberikan dukungan moril kepada keluarga SM, tetapi juga menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk menanggung seluruh biaya pengobatan SM hingga tuntas.

"Kami hadir untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada ananda SM. Pemkab Tangerang akan memastikan seluruh proses pengobatan berjalan lancar, mulai dari pemenuhan kebutuhan gizi, hingga pelaksanaan operasi yang rencananya akan dilakukan di RS Cipto Mangunkusumo," ujar Bupati dengan nada penuh keprihatinan.

Sebagai bentuk keseriusan, Bupati telah menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Kronjo untuk melakukan pemantauan kesehatan SM secara berkala. Laporan perkembangan kondisi SM diharapkan dapat diterima langsung oleh Bupati agar langkah-langkah medis selanjutnya dapat diambil dengan cepat dan tepat.

"Pemantauan rutin ini krusial untuk mengetahui perkembangan kesehatan SM dan memungkinkan kita untuk segera bertindak jika ada kebutuhan mendesak," jelasnya.

Selain fokus pada pengobatan, Bupati juga memberikan perhatian khusus pada asupan nutrisi SM. Dia meminta Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kronjo untuk memberikan tambahan gizi yang dibutuhkan agar kondisi fisik dan mental SM semakin siap menjalani tindakan operasi.

"Kita ingin memastikan berat badan SM mencapai standar minimum yang dipersyaratkan tim medis sebelum operasi dilakukan," ungkap Bupati.

Tidak hanya bantuan di bidang kesehatan, Pemkab Tangerang juga menunjukkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal SM. Melalui Dinas Perkim dan Kecamatan Kronjo, bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan sarana air bersih akan segera direalisasikan di rumah keluarga SM.

Di akhir kunjungannya yang penuh haru, Bupati Maesyal Rasyid mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk terus memelihara dan meningkatkan rasa empati serta solidaritas sosial terhadap sesama, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi kesulitan.

"Kepedulian terhadap sesama adalah pilar penting dalam membangun masyarakat yang kuat dan saling mendukung," tuturnya.

Imroatun Soleha (Iim), ibunda SM, tak kuasa menahan haru dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Bupati Tangerang.

“Saya sangat bersyukur dan terharu atas kedatangan Bapak Bupati. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan Bapak,” ucap Bu Iim dengan mata berkaca-kaca.

Kunjungan Bupati Maesyal Rasyid ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan uluran tangan, sekaligus memberikan harapan baru bagi kesembuhan SM. (Asp)

Perhatian Penuh Pemkab Tangerang untuk Tamu Allah: Insentif dan Pelepasan Kloter Perdana Haji

Tangerang, lensafokus.id - Suasana haru dan khidmat mewarnai pelepasan 393 calon haji yang tergabung dalam Kloter 05 JKG asal Kabupaten Tangerang. Bupati Moch Maesyal Rasyid secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama dari total 2.170 calon haji Kabupaten Tangerang tahun 2025 ini di Masjid Agung Al-Amjad Puspemkab Tigaraksa, Jumat (02/05/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas kesempatan untuk melepas para tamu Allah. Dia menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji.

"Serahkan segalanya kepada Allah SWT, jaga kesehatan jasmani dan rohani. Saling tolong-menolong, saling mengingatkan, dan ikuti arahan dari para pembimbing," pesannya kepada seluruh calon haji.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk para calon haji. Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan transportasi, akomodasi, serta pemberian insentif kepada seluruh 2.170 calon haji asal Kabupaten Tangerang.

"Ini adalah wujud komitmen kami untuk melayani para tamu Allah dengan sebaik-baiknya, dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air," imbuhnya.

1001207036

Bupati Maesyal Rasyid juga mendoakan agar seluruh jamaah calon haji Kabupaten Tangerang diberikan kesehatan, kelancaran, dan kekuatan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Sementara, Kepala Kemenag Kabupaten Tangerang, H. Ade Baijuri, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Dia menjelaskan bahwa pemberangkatan seluruh calon haji akan dilakukan secara bertahap melalui Asrama Haji Pondok Gede.

"Sebanyak 2.170 jamaah akan diberangkatkan secara bertahap, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, DPRD, Kemenag, dan tim kesehatan," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Banten, Dr. Nanang Fathurohman, berharap agar seluruh jamaah haji, khususnya dari Kabupaten Tangerang, dapat menjaga persatuan, kesehatan, dan mengikuti arahan petugas haji demi kelancaran dan kesempurnaan ibadah.

"Semoga seluruh jamaah haji Provinsi Banten, terutama Kabupaten Tangerang, dapat meraih haji mabrur, berangkat dan pulang dengan selamat serta sehat," tuturnya.

Diketahui, Kloter 05 JKG yang diberangkatkan pada kesempatan tersebut terdiri dari 393 jamaah, dengan rincian 161 laki-laki dan 223 perempuan. Jamaah tertua berusia 90 tahun berasal dari Kecamatan Cikupa, sementara jamaah termuda berusia 18 tahun dari Kecamatan Pakuhaji.

(asp)

May Day 2025 di Kabupaten Tangerang: Momentum Kolaborasi Tingkatkan Kesejahteraan Buruh

Tangerang, lensafokus.id - Suasana kebersamaan dan sinergi mewarnai perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Kamis (1/5/25). Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat menggelar acara yang dihadiri langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, beserta perwakilan Kapolda Banten dan Danrem 052 Wijayakrama. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah, sekaligus memajukan kesejahteraan buruh di Provinsi Banten.

Mengusung tema "Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Produktivitas Nasional dan Kesejahteraan Bersama" serta tagline "Mayday is Kolaborasi Day", acara ini menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh bukan sekadar agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, May Day adalah saat yang tepat untuk merefleksikan kontribusi signifikan para pekerja dalam pembangunan daerah dan negara.

"Peran vital buruh di Kabupaten Tangerang sangat terasa dalam menggerakkan roda perekonomian, memperkokoh sektor industri, dan mendorong pertumbuhan yang inklusif serta berkelanjutan," ujar Bupati Maesyal.

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kolaborasi yang sudah terjalin. Menurutnya, Hari Buruh adalah momentum krusial untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja dan produktivitas nasional.

"Tema peringatan Hari Buruh tahun ini sangat sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mempererat sinergitas dan semangat kolaborasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah," tambahnya.

IMG 20250501 WA0053

Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap peringatan May Day tahun ini dapat menjadi pemicu bagi seluruh stakeholder untuk berkolaborasi dalam menciptakan iklim hubungan industrial yang kondusif, harmonis, dinamis, dan adil.

"Dengan hubungan industrial yang harmonis, kita berharap dapat menarik lebih banyak investasi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Pada akhirnya, kita ingin mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang sejahtera, baik bagi buruh, pengusaha, maupun seluruh warganya," pungkas Maesyal.

Sementara, Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Buruh Internasional ini dapat memperkuat peran lembaga tripartit (pemerintah, pengusaha, dan pekerja) dalam menciptakan hubungan yang semakin harmonis dan saling mendukung.

"Alhamdulillah, kita menyaksikan para buruh merayakan Hari Buruh tahun 2025 dengan penuh kegembiraan. Semoga kegiatan hari ini menjadi momentum sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor industri, dan para pekerja untuk meningkatkan produktivitas serta pertumbuhan ekonomi daerah," ungkap Gubernur Andra Soni.

Dia menekankan bahwa peringatan Hari Buruh 2025 menjadi waktu yang tepat untuk memberikan perhatian pada isu-isu strategis terkait buruh. Hal ini meliputi pentingnya kemitraan tripartit, penetapan upah minimum yang layak, jaminan sosial dan kesehatan, serta kebebasan berserikat. Selain itu, kesehatan dan keselamatan kerja juga menjadi prioritas, seiring dengan perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang menuntut pekerja untuk meningkatkan keterampilan digital. Gubernur juga menyampaikan rencana peluncuran sekolah gratis tingkat SMA/SMK swasta di Banten sebagai bentuk dukungan kepada para buruh.

"Semua aspek ini perlu menjadi perhatian bersama demi menciptakan dunia kerja yang lebih baik," katanya.
Gubernur Andra Soni berharap agar peringatan Hari Buruh Internasional ini terus memperkuat lembaga tripartit, sehingga hubungan baik antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja terus terjaga dan meningkatkan kondisi perekonomian di Banten.

Rangkaian kegiatan yang turut memeriahkan peringatan May Day 2025 ini meliputi Pekan Olahraga Buruh (POB), donor darah, mancing bersama, dan bazar produk unggulan Kabupaten Tangerang. Kegiatan-kegiatan ini mencerminkan eratnya kebersamaan antara pekerja, serikat pekerja, perusahaan, dan pemerintah daerah, yang diharapkan dapat terus dipelihara untuk menciptakan ruang dialog yang positif dan solusi terbaik bagi kesejahteraan pekerja. (Asp)

Nyaris Dikeroyok Saat Liputan Proyek, DPD KWRI Banten Desak Polres Lebak Bertindak

Lebak, lensafokus.id – Kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Kabupaten Lebak. Baedi Muhtar, seorang wartawan dari Benuanewsbanten.com, nyaris menjadi korban pengeroyokan oleh dua pekerja proyek pembangunan Turap Penahan Tanah (TPT) di Desa Sukamanah, Kecamatan Rangkasbitung, pada Rabu (30/4/2025).

Peristiwa ini bermula ketika Baedi menjalankan tugas jurnalistiknya untuk meliput dugaan masalah dalam pelaksanaan proyek TPT tersebut. Namun, kedatangannya justru mendapatkan respons intimidasi dari dua pekerja proyek berinisial BH dan Kem, yang hampir melakukan kekerasan fisik di hadapan Kepala Desa Sukamanah, Aang Noh, Kasi Ekbang Kecamatan Rangkasbitung, Eri, serta sejumlah pekerja lainnya.

“Saya diundang oleh Kasi Ekbang Kecamatan ke lokasi proyek setelah sebelumnya menerbitkan berita soal dugaan ketidaksesuaian proyek dengan RAB. Tapi di lokasi justru saya mendapat intimidasi dan nyaris dikeroyok,” ungkap Baedi Muhtar.

Atas kejadian tersebut, Baedi telah melaporkan insiden ini ke Polres Lebak dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: 147/IV/RES 1 24/2025/Reskrim. Selain itu, ia juga melaporkannya kepada organisasi profesinya, DPD Komite Wartawan Reformasi Indonesia (DPD-KWRI) Provinsi Banten.

Ketua DPD KWRI Provinsi Banten, H. Edy Murpik, mengecam keras tindakan para pekerja proyek tersebut yang dianggap telah menghalangi tugas jurnalis. Ia menegaskan bahwa tindakan ini merupakan pelanggaran serius terhadap kebebasan pers yang dilindungi oleh undang-undang.
“Menghalangi kerja wartawan bukan hanya mencederai demokrasi, tetapi merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Ayat (1) UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Ancamannya dua tahun penjara atau denda hingga Rp500 juta,” tegas Edy.

DPD KWRI Banten menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang diambil oleh Baedi Muhtar dan mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan profesional dalam menangani kasus ini.

DPD KWRI juga mengingatkan seluruh pihak, terutama pelaksana proyek yang menggunakan dana negara, untuk bersikap terbuka terhadap kontrol sosial dari media. Tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis tidak hanya mencoreng citra demokrasi, tetapi juga akan diproses hukum tanpa kompromi.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Lebak, Oktavianto Arief Ahmad, S.IP., M.Si, memberikan respons singkat melalui pesan WhatsApp dengan bertanya, “Waduh, kapan itu kejadiannya?”. Hingga berita ini diturunkan, Sekda Lebak, Budi Santoso, belum memberikan tanggapan. (Red)

Atasi Kendala Geografis, RSUD Pakuhaji Buka Gerai Bank Darah Bersama PM

Tangerang, lensafokus.id — Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan dan mempercepat pemenuhan kebutuhan darah di wilayah utara Kabupaten Tangerang, RSUD Pakuhaji bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang resmi membuka Gerai Bank Darah.

Keberadaan gerai darah ini merupakan bentuk inovasi untuk menjawab tantangan geografis wilayah utara yang cukup jauh dari pusat penyediaan darah di wilayah Kecamatan Curug dan Kota Tangerang. Selama ini, keterbatasan akses dan waktu menjadi kendala utama dalam penanganan kasus-kasus darurat seperti persalinan dengan risiko perdarahan maupun kecelakaan lalu lintas.

“Perdarahan itu urusannya detik. Maka kecepatan akses terhadap darah sangat penting. Dengan adanya gerai darah di RSPH, proses penanganan pasien menjadi jauh lebih cepat dan risiko kematian akibat keterlambatan bisa diminimalisir,” ujar ungkap Direktur RSUD Pakuhaji, dr. Umie Kulsum, Rabu (30/04/2025).

Menurutnya, hadirnya Gerai Bank darah ini juga membuka peluang kerja sama dengan rumah sakit lain yang berada di wilayah utara Kabupaten Tangerang melalui mekanisme MoU. Setiap rumah sakit yang membutuhkan darah hanya perlu mengajukan surat permintaan resmi untuk mendapatkan suplai darah dari gerai yang telah tersedia di RSUD Pakuhaji.

Sementara itu, Kepala UDD PMI Kabupaten Tangerang dr. Zainal Muttaqiin menuturkan, kebutuhan darah di wilayah mencapai 8.000 kantong per bulan. Dengan adanya gerai darah ini, 99,7% kebutuhan tersebut kini sudah berhasil terpenuhi secara optimal.

“Ini adalah gerai darah pertama di Provinsi Banten, bahkan mungkin salah satu yang pertama di Indonesia. Kami bersyukur inovasi ini mampu memperpendek jarak pelayanan, meningkatkan efisiensi, dan menyelamatkan lebih banyak nyawa,” katanya.

Gerai Darah RSPH diharapkan menjadi percontohan inovasi pelayanan publik, khususnya dalam hal penyediaan kebutuhan darah secara cepat, aman, dan tepat sasaran di wilayah yang memiliki tantangan geografis. (Red)

Wabup Intan Tekankan Pentingnya Aspirasi dalam Musrenbang RPJMD dan RKPD Kabupaten Tangerang

Tangerang, lensafokus.id — Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 Kabupaten Tangerang yang digelar di Hotel Aryaduta, Kelapa Dua, Selasa (30/4/25).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Intan menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 serta Permendagri Nomor 86 Tahun 2017. Forum ini menjadi wadah penjaringan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak, termasuk instansi, lembaga, serta masyarakat untuk menyempurnakan dokumen perencanaan daerah.

Dalam pemaparannya, Wabup Intan bahwa RPJMD Kabupaten Tangerang 2025–2029 mengusung visi: “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Tangerang yang Sejahtera dan Berdaya Saing (Tangerang Sejahtera, Semakin Gemilang)”, yang dijabarkan ke dalam enam misi utama pembangunan.

"Visi ini bukan sekadar harapan, tapi menjadi komitmen kita bersama untuk membangun Kabupaten Tangerang yang lebih sejahtera, kompetitif, dan berkelanjutan. Maka dari itu, perencanaan ini harus mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat secara menyeluruh dan berkeadilan," tegasnya.

menurut dia, ada lima program prioritas pembangunan daerah, yaitu Pemerintahan Inovatif, Maju, dan Smart (PRIMA), Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah (PROSPEK), Talenta Unggul Generasi Sehat (TUNAS), Sekolah Terpadu Ramah Anak (SETARA) dan Sistem Lingkungan Aman, Ramah, dan Berkesinambungan (SELARAS).

"Kelima program ini dijalankan melalui berbagai kegiatan strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari digitalisasi layanan publik, pembangunan kawasan ekonomi kreatif, penanganan stunting, hingga pembangunan ruang terbuka hijau dan sarana pengendalian banjir," paparnya.

Dia pun mengajak semua pihak, baik pemerintah, akademisi, dunia usaha, maupun masyarakat untuk bersama-sama memberikan masukan demi kesempurnaan dokumen RPJMD yang stategis ini.

"Saya mengajak semua pihak, baik pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan masukan demi kesempurnaan dokumen ini. Ini adalah rencana kita bersama, bukan hanya milik pemerintah," ungkapnya.

Pihaknya berharap forum tersebut bisa menjadi forum yang produktif dan inklusif dan menghasilkan RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 Kabupaten Tangerang yang selaras, terpadu dan berkelanjutan. (Red)

Page 97 of 258
Go to top