Banten

Banten (6890)

TANGERANG, lensafokus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda dalam rangka persiapan menjelang Idulfitri dan arus mudik 1447 H di wilayah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Pendopo Bupati Tangerang, Selasa (10/3/26).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa rakor tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah bersama unsur Forkopimda dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran dan selama hari raya Idulfitri

“Kami memastikan seluruh perangkat daerah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait telah melakukan berbagai persiapan agar arus mudik dan perayaan Idulfitri dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif di wilayah Kabupaten Tangerang,” ujar Maesyal.

Ia mengatakan, berbagai sektor telah menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari pengamanan, pengaturan lalu lintas, pelayanan kesehatan, hingga pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat.

“Sinergi antarinstansi sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran dapat berjalan optimal,” katanya.

Lanjut dia, Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang akan terus menguatkan sinergi dengan kepolisian dan Satpol PP untuk mengatur lalu lintas serta pengamanan di sejumlah titik strategis. Sebanyak 19 pos pengamanan yang terdiri dari 15 pos pantau dan 4 pos gabungan telah disiapkan

“Keberadaan pos-pos tersebut diharapkan dapat membantu pengawasan dan pengendalian arus kendaraan sehingga mobilitas masyarakat selama mudik tetap lancar,” jelasnya.

Sementara itu, Satpol PP Kabupaten Tangerang juga akan membantu pengamanan mulai 14 hingga 25 Maret 2026 dengan menurunkan ratusan personel di sejumlah titik.

“Sebanyak 277 personel Satpol PP akan disiagakan di 10 pos pengamanan serta 9 titik objek wisata untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama periode libur Lebaran,” ungkapnya.

Dari sektor keamanan, jajaran kepolisian juga telah menyiapkan personel untuk mendukung pengamanan. Polresta Tangerang mengerahkan total 232 personel dengan rata-rata 184 personel bertugas setiap harinya, termasuk pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan saat Lebaran.

“Selain itu, Polres Metro Tangerang Kota juga siap mengamankan Operasi Ketupat Jaya 2026 dengan menyiapkan tujuh pos pengamanan di wilayah hukumnya,” tambahnya.

Dari sisi pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang akan membuka pos kesehatan mulai 14 Maret 2026 dengan menyiagakan 264 tenaga kesehatan di berbagai pos pengamanan selama 24 jam serta di lokasi wisata hingga pukul 21.00 WIB.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menambahkan bahwa pemerintah daerah juga terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Lebaran agar tetap stabil dan terjangkau masyarakat

“Memang ada sedikit kenaikan pada beberapa komoditas, tetapi secara umum masih cukup stabil. Kami terus memantau terutama pada komoditas penting seperti daging dan cabai rawit agar ketersediaan dan harganya tetap terkendali,” ujar Intan. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id - Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Tangerang menggelar bazar olahan Ikan di Gedung Usaha-Usaha Daerah (GUD) lantai 2, depan kantor Diskan Kabupaten Tangerang, Selasa (09/03/2026).

Bazar tersebut memfasilitasi kelompok-kelompok pengolah dan pemasar binaan Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang dengan produk olahan ikan yang siap konsumsi.

Pohan dari Diskan mengatakan, bazar ini dilakukan secara rutin setiap bulan. Hal tersebut untuk memperkenalkan hasil usaha UMKM dari sektor perikanan, sekaligus memberikan peluang bagi masyarakat untuk menikmati beragam olahan ikan berkualitas.

“Sebanyak 10 pelaku usaha turut serta dalam pelaksanaan Bazar berbagai produk olahan ikan sebagai pilihan konsumsi bagi masyarakat.

Dia menjelaskan, Program bazar olahan produk perikanan tersebut sudah dilakukan dengan tujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan konsumsi ikan.

Dia berharap dan mengajak masyrakat atau pegawai Pemerintah Kabupaten Tangerang bisa meramaikan bazar olahan ikan tersebut, karena banyak berbagai macam olahan ikan yang bisa di konsumsi. (Red)

TANGERANG, lensafokus.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang menggelar Pemeriksaan Persyaratan Teknis Operasional Kendaraan Bermotor (Ramp Check) pada beberapa unit Angkutan Penumpang dalam Program Mudik Lebaran Gratis, di UPTD Pengelola Prasarana Teknik Perhubungan (PPTP) Dishub, Kecamatan Sukamulya, Senin (09/03/2026).

Ramp Check merupakan upaya untuk meningkatkan kedisiplinan dan manifestasi kelaikan operasional angkutan penumpang untuk kenyamanan dan keselamatan penumpang Mudik Lebaran Gratis Tahun 2026.

Dalam kesempatannya, Kepala Bidang Keselamatan pada Dishub Kabupaten Tangerang, Surachman menjelaskan pemeriksaan kelaikan armada yang akan digunakan Program Mudik Lebaran Gratis Kabupaten Tangerang Tahun 2026 secara keseluruhan sebanyak 56 armada.

"Kami telah melakukan pemeriksaan mulai dari tanggal 4 s.d. 6 Maret sebanyak 25 unit armada bus, Untuk unit angkutan penumpang lainnya akan dilakukan tanggal 10 sekitar 14 unit kendaraan" ungkapnya.

Lanjutnya, menyebutkan saat ini sebanyak 17 armada yang kami lakukan pemeriksaan. Kegiatan Ramp Check ini meliputi Administrasi Kendaraan terdiri dari STNK, KPS, KIR, dan Administrasi Pengemudi yaitu SIM. Disamping itu dilakukan pula pemeriksaan terhadap Fisik Kendaraan meliputi sistem pengereman, kondisi ban, wifer, lampu, klakson (termasuk tidak membenarkan menggunakan klakson telolet), break tester, safety belt pengemudi dan penumpang, APAR, pemukul kaca, dan lainnya.

"Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, terdapat armada yang perlu disempurnakan khususnya pada terhalangnya pintu darurat oleh kursi penumpang sehingga perlu dilakukan normalisasi", kata Surachman.

Pihaknya secara tegas kepada PO Bus agar hasil Ramp Check untuk ditindaklanjuti dan di tunggu sampai 3 hari kedepan di jam kerja.

"Kita tidak ingin armada yang beroperasi nanti menimbulkan hal-hal yang memberikan penilaian buruk terhadap manifestasi keselamatan lalu lintas", tegasnya.

Ia berharap dengan adanya Ramp Check ini dapat mengetahui kelaikan fisik kendaraan dan administrasi sehingga dapat beroperasi dengan baik dan dapat menjamin keselamatan dalam berlalu lintas dan mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.

"Kami berharap armada bus yang digunakan dapat beroperasi dengan laik dan aman, serta para Pemudik dapat merasa nyaman selama perjalanan hingga tiba di tujuan dengan selamat, "Mudik Aman, Mudik Nyaman Bersama Dishub Kabupaten Tangerang", tutupnya. (Red)

Lebak, lensafokus.id – Penutupan Rumah Aspirasi Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, Selasa (10/3/2026), memicu polemik dan menjadi perbincangan hangat di ruang publik.

Bangunan yang selama ini dikenal sebagai rumah aspirasi milik Bupati Lebak tersebut kini tidak lagi beroperasi setelah aktivitas di dalamnya dihentikan. Penyegelan dilakukan atas perintah tokoh masyarakat Lebak, Mulyadi Jayabaya (JB).

Langkah tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat, termasuk dugaan adanya praktik transaksional jabatan yang disebut-sebut terjadi di lokasi tersebut.

Menanggapi polemik tersebut, Bendahara Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), Fahmi, angkat bicara. Ia menilai jika dugaan praktik jual beli jabatan tersebut benar terjadi, maka persoalan ini tidak boleh berhenti hanya pada penutupan lokasi semata.

“Sebagai aktivis sekaligus Bendahara Umum PGK, saya meminta kepada Pak JB jika memang benar ada praktik transaksional jabatan, maka sebaiknya segera dilaporkan secara resmi kepada aparat penegak hukum,” ujar Fahmi, Selasa (10/3/2026).

Menurut Fahmi, jabatan dalam pemerintahan merupakan amanah yang tidak boleh diperjualbelikan dalam bentuk apa pun. Jika praktik semacam itu benar terjadi, hal tersebut dinilai dapat merusak sistem birokrasi serta mencederai kepercayaan masyarakat.

“Jabatan itu bukan untuk diperjualbelikan. Itu amanah yang harus dijaga. Karena itu jika ada indikasi seperti yang berkembang saat ini, harus diusut secara terbuka,” tegasnya.

Fahmi juga mendorong agar dugaan tersebut dilaporkan langsung ke lembaga penegak hukum tingkat pusat guna memastikan proses penanganan berjalan transparan.

“Kalau memang ada indikasi kuat, saya mendorong agar laporan itu bisa langsung disampaikan ke Kejaksaan Agung agar semuanya menjadi terang,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat sipil dan kalangan aktivis akan terus mengawal isu tersebut agar tidak berhenti hanya pada penutupan lokasi tanpa adanya kejelasan lebih lanjut.

“Kita akan kawal isu ini bersama. Jangan sampai hanya disegel atau ditutup, tetapi tidak ada pihak yang dimintai pertanggungjawaban jika memang diduga ada penyelewengan,” pungkasnya. (Cecep)

Lebak, lensafokus.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi solusi peningkatan gizi bagi pelajar justru menuai sorotan dari warga. Salah satu warga Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, melayangkan protes setelah menemukan dugaan makanan yang dinilai tidak layak dan minim kandungan gizi yang dibagikan kepada siswa sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/03/2026) di SMAN 4 Citeras, yang menerima distribusi makanan dari program MBG.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, menu makanan yang diterima siswa di antaranya satu buah pisang, satu bungkus kacang, satu butir telur, serta makanan ringan yang diduga memiliki nilai gizi sangat minim.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan menu yang diberikan kepada para siswa. Ia menilai makanan tersebut jauh dari standar makanan bergizi yang seharusnya diberikan melalui program pemerintah.

“Kalau dilihat dari mana gizinya? Dalam satu minggu anak saya juga hanya mendapatkan makanan dari program MBG sekitar dua kali saja,” ungkap warga tersebut.

Menurutnya, protes dari warga muncul setelah sejumlah siswa menunjukkan makanan yang mereka terima kepada orang tua dan warga sekitar.

“Anak-anak memang bisa memakan makanan itu, tapi tidak mencerminkan makanan bergizi seperti yang dijanjikan dalam program,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa lokasi penyedia atau dapur program MBG yang mendistribusikan makanan tersebut diduga berada di sekitar SPPG dekat SPBU Cisalam.

Kejadian ini membuat para orang tua merasa khawatir terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa melalui program MBG. Warga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi karena program makan bergizi seharusnya memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak, bukan justru menimbulkan keresahan.

Sebagai tindak lanjut, warga berharap pihak terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap kualitas makanan yang dibagikan kepada siswa, sekaligus melakukan evaluasi terhadap penyedia makanan dalam program tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap pihak penyedia makanan maupun instansi terkait dapat melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kualitas makanan yang didistribusikan kepada siswa.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak diharapkan dapat berjalan dengan pengawasan lebih ketat, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang para siswa. (Cecep)

Tangerang, lensafokus.id – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menerima kunjungan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun Anggaran 2026 dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Senin (9/3/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dipilihnya Kabupaten Tangerang sebagai lokus lokasi pelaksanaan kegiatan strategis nasional tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang dan seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat datang kepada para peserta dan pendamping kegiatan Studi Strategis Dalam Negeri Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) LXIX Tahun 2026 di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki posisi strategis di Provinsi Banten serta menjadi bagian penting sebagai kawasan penyangga ibu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, terutama pada sektor industri, permukiman, perdagangan dan jasa. Pesatnya pertumbuhan tersebut juga menghadirkan berbagai tantangan, seperti kebutuhan infrastruktur yang semakin besar, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengelolaan lingkungan hidup, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Perkembangan kawasan industri, permukiman dan pusat kegiatan ekonomi di Kabupaten Tangerang memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional, sekaligus juga melahirkan tantangan bagi kami” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan SSDN Lemhannas RI ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para calon pemimpin nasional, sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan dan pemikiran strategis untuk mendukung pembangunan daerah.

“Kami sangat terbuka terhadap berbagai masukan, gagasan, serta pemikiran strategis dari para peserta. Kami meyakini diskusi dan pertukaran gagasan selama kegiatan ini akan memberikan manfaat yang besar, tidak hanya bagi para peserta sebagai bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga bagi Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkaya perspektif pembangunan daerah,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Rombongan SSDN P4N LXIX Lemhannas RI, Kolonel Arhanud Ibnu Sukelan, S.IP., M.Han., menjelaskan bahwa Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) merupakan program strategis Lemhannas RI untuk menyiapkan calon pemimpin tingkat nasional yang bermoral, beretika, berkarakter negarawan, berwawasan kebangsaan, berpikir strategis, serta terampil dalam memecahkan berbagai persoalan pada lingkup nasional, regional, hingga global.

“Pada P4N LXIX Tahun Anggaran 2026 ini terdapat peserta dari berbagai latar belakang, bahkan terdapat satu peserta dari negara sahabat yaitu India. Hal ini menjadi bagian penting dalam memperkaya perspektif kepemimpinan dalam menghadapi tantangan global,” jelasnya.

Lanjut dia, kegiatan SSDN P4N LXIX ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 9 hingga 11 Maret 2026, dengan lokasi kegiatan di Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat serta beberapa kabupaten/kota yang menjadi lokasi studi.

“Melalui kegiatan ini para peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan dan pengalaman yang lebih komprehensif, baik secara teoritis maupun praktis, terkait dinamika pembangunan daerah serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam konteks nasional dan geopolitik,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan SSDN P4N LXIX mengusung tema “Kebijakan Pangan Nasional Menuju Kemandirian dan Kesejahteraan Indonesia”. Para pesertanya akan melakukan kunjungan ke sejumlah instansi dan objek strategis daerah yang berkaitan dengan potensi serta aset nasional dalam mendukung ketahanan pangan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan SSDN P4N LXIX Tahun Anggaran 2026 ini,” pungkasnya. (Red)

Page 66 of 689
Go to top