KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Partai final Liga Santri Kota Tangerang 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang, Jumat sore (18/9/2026).
Dalam laga puncak tersebut, tim santri Ummul Rodhiyah berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Al-Kamal dengan skor tipis 1-0.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit babak pertama dibunyikan. Kedua tim saling jual beli serangan dan berusaha menciptakan peluang hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Gol kemenangan Ummul Rodhiyah akhirnya tercipta pada menit ke-80. Al-Kamal yang berupaya mengejar ketertinggalan terus memberikan tekanan, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap 1-0 untuk kemenangan Ummul Rodhiyah.
Liga Santri Kota Tangerang 2026 diikuti sekitar 30 klub dari pondok pesantren se-Kota Tangerang dengan menggunakan sistem gugur. Kompetisi tersebut diinisiasi Pemerintah Kota Tangerang bersama Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) dan KONI Kota Tangerang.
Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, hadir langsung menyaksikan pertandingan final. Ia memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, serta pihak-pihak yang mendukung terselenggaranya kompetisi tersebut.
“Liga Santri ini bukan sekadar ajang pertandingan. Ini adalah wadah silaturahmi, pembinaan karakter, dan menumbuhkan semangat kebersamaan serta sportivitas para santri. Pemkot Tangerang akan terus mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujar Maryono.
Jadi Ajang Pembinaan dan Silaturahmi Santri
Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang mengatakan, Liga Santri telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan para santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Tangerang.
“Alhamdulillah, final berjalan lancar dan sportif. Ini bukan hanya soal juara, tapi bagaimana santri belajar teamwork, stamina, dan akhlak di lapangan. Animo dari setiap pesantren tahun ini sangat luar biasa,” ungkapnya.
Ia berharap pelaksanaan Liga Santri pada tahun mendatang dapat berlangsung lebih baik dan semakin meriah sehingga semakin banyak pondok pesantren yang berpartisipasi.
Selain memperebutkan piala bergilir Wali Kota Cup, para juara juga mendapatkan trofi dan uang pembinaan. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi salah satu wadah untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial dari kalangan pesantren yang dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Rutin Digelar Sambut Hari Santri
Liga Santri Kota Tangerang bukan merupakan kegiatan yang baru pertama kali digelar. Turnamen sepak bola antarpondok pesantren tersebut telah berlangsung secara rutin sejak 2022 dan menjadi salah satu kegiatan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional.
Stadion Benteng Reborn menjadi salah satu venue utama dalam penyelenggaraan Liga Santri, termasuk untuk kegiatan pembukaan dan partai final.
Melalui kompetisi tersebut, Pemkot Tangerang bersama FSPP berharap kegiatan olahraga dapat berjalan beriringan dengan pembinaan karakter, silaturahmi, dan pengembangan potensi generasi muda di lingkungan pesantren. (Sumarna)
