KOTA TANGERANG, lensafokus.id – Festival Cisadane 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang H. Sachrudin di kawasan Jalan Benteng Jaya, Kelurahan Sukarasa, Rabu (22/7/2026). Mengusung tema "Flowing Heritage, Growing Courage", festival tahunan kebanggaan Kota Tangerang ini tampil lebih meriah dan berhasil masuk dalam jajaran Top 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Pembukaan festival berlangsung spektakuler dengan menghadirkan berbagai atraksi budaya di atas Sungai Cisadane yang disambut antusias ribuan masyarakat dari Kota Tangerang maupun daerah sekitarnya.

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin mengatakan Festival Cisadane menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah melalui kolaborasi berbagai pihak.
"Alhamdulillah, Festival Cisadane tahun ini kembali digelar dengan lebih meriah. Kita bersyukur festival ini telah masuk dalam Karisma Event Nusantara sebagai salah satu dari 125 event terbaik di Indonesia. Mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, tahun depan Festival Cisadane dapat masuk dalam 10 besar event nasional," ujar Sachrudin.
Untuk memudahkan masyarakat menikmati festival, Pemerintah Kota Tangerang juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung, di antaranya layanan Bus Tayo gratis menuju lokasi festival serta dukungan transportasi lainnya.
Menurut Sachrudin, seluruh rangkaian pembukaan tahun ini dipusatkan di atas Sungai Cisadane dengan menampilkan tarian kolosal di panggung apung, atraksi perahu naga, liong dance, sirkus api, hingga pesta kembang api yang memukau para pengunjung.
"Seluruh rangkaian pembukaan kami fokuskan di atas Sungai Cisadane. Ada tarian kolosal di panggung apung, atraksi perahu naga, liong dance, sirkus api, hingga pesta kembang api," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, mengatakan konsep tersebut menjadi simbol bahwa Sungai Cisadane tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga menyimpan sejarah dan warisan budaya yang harus terus dilestarikan.
Menurutnya, tema "Flowing Heritage, Growing Courage" menggambarkan semangat menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mendorong keberanian untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.
Selama penyelenggaraan yang berlangsung pada 22–26 Juli 2026, masyarakat dapat menikmati berbagai hiburan, pameran produk UMKM dan ekonomi kreatif, kriya, fesyen, kuliner, pelayanan publik dari organisasi perangkat daerah (OPD), hingga kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata.
Boyke menambahkan, masuknya Festival Cisadane ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN) menjadi pengakuan nasional atas kualitas penyelenggaraan festival sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan daya saing pariwisata Kota Tangerang.
"Ini menjadi kebanggaan bagi Kota Tangerang. Festival Cisadane bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang untuk melestarikan budaya, memperkuat ekonomi kreatif, serta menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah," katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak siang hari dengan memadati kawasan festival. Salah seorang pengunjung, Nurul, mengaku selalu menantikan Festival Cisadane setiap tahun karena menyuguhkan perpaduan hiburan dan edukasi budaya.
"Seru sekali. Tadi kami melihat atraksi perahu naga, tarian kolosal yang sangat menarik, pesta kembang api, sampai penampilan musik. Selain menghibur, festival ini juga membuat kami semakin mengenal sejarah Sungai Cisadane. Semoga acara seperti ini terus dilestarikan dan diselenggarakan setiap tahun," ungkapnya. (Red)
